Anda di halaman 1dari 3

QUIZ 5

Materi 11 & 12

Jelaskan elemen-elemen Set Instruksi?


1. Operation code (Op code) : berisikan perintah yang akan dikerjakan,
Menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan.
2. Source Operand reference : letak data yang harus dikerjakan sesuai perintah,
Operasi dapat mencakup satu atau lebih operand sumber (input bagi operasi).
3. Result Operand reference : Penyimpan hasil operasi, Operasi dapat
menghasilkan output.
4. Next Instruction Reference : Perintah selanjutya yang harus diselesaikan atau
Memberitahukan CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil setelah
menyelesaikan eksekusi suatu instruksi

Uraikan perbedaan format instruksi 2 Alamat dan 3 Alamat? *


Format Instruksi 2 Alamat : Bentuk umum: [OPCODE] [AH], [AO]
merupakan instruksi dengan satu alamat operand dan satu alamat hasil
merangkap salah satu operand lainnya.
Misal: SUB Y, B bentuk algoritmik Y 🡨 Y – B yang mengandung arti kurangkan isi
register Y dengan isi register B kemudian simpan hasilnya di register Y.
Dengan format instruksi seperti ini panjang program tidak bertambah terlalu
banyak tetapi mengoperasikan lebih sedikit register dan bentuk instruksi seperti
ini masih digunakan di komputer.

Format Instruksi 3 Alamat : Bentuk umum: [OPCODE] [AH], [AO1], [AO2] merupakan
suatu instruksi dengan satu alamat hasil dan dua alamat operand.
Misal: SUB Y,A,B bentuk algoritmik Y 🡨 A – B yang mengandung arti kurangkan isi
register A dengan isi register B kemudian simpan hasilnya di register Y.
Dengan format seperti ini program lebih pendek dan mengoperasikan banyak
register sekaligus dan bentuk ini tidak umum digunakan di komputer.
Buatlah progam format 3 instruksi Y = (A + B x C) / (D – E x F)? *
A, B, C, D, E, F, Y, T adalah register.

MPY Y, B, C bentuk algoritmik Y 🡨 B X C.

ADD Y, Y, A bentuk algoritmik Y 🡨 Y+A.

MPY T, E, F bentuk algoritmik T 🡨 E X F.

SUB T, T, D bentuk algoritmik T 🡨 T – D.

DIV Y, Y, T bentuk algoritmik Y 🡨 Y / T.

Jadi memerlukan 5 operasi.

Jelaskan tujuan yang mempengaruhi arsitektur dan organisasi


komputer terhadap mode pengalamatan? *
Mengurangi panjang instruksi dengan mempunyai medan yang pendek untuk
alamat. Dan menyediakan bantuan yang tangguh kepada pemrogram untuk
penanganan data kompleks seperti pengindeksan sebuah array, control loop,
relokasi program dan sebagainya.

Uraikan tentang Register Addressing dan Stack Addressing? *


Register Addressing, Pengalamatan ini sama dengan direct addressing yang membedakan hanya
pada lokasi register yang digunakan bukan pada memori utama. Field yang mereferensi register
memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose

Keuntungan:

1. Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi
memori
2. Akses ke register lebih cepat daripada akses ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih
cepat

Kekurangan:

1. Ruang alamat menjadi terbatas

Stack Addressing, Semua operand untuk suatu instruksi diambil dari bagian teratas stack. Instruksi
tidak memiliki medan operand.

Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-first-out. Stack merupakan blok lokasi
yang terbalik. Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian
paling atas stack. Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini
stack pointer mereferensi ke elemen ketiga stack. Stack pointer tetap berada dalam register.

Dengan demikian, referensi-referensi ke lokasi stack di dalam memori pada dasarnya merupakan
pengalamatan register tidak langsung.