Anda di halaman 1dari 138

Panduan

Desain Interior &


www.pln.co.id Teknologi Kantor
Daftar Isi

4 Panduan Desain dan Teknologi Kantor


/01

06 Pendahuluan
Latar belakang | Tujuan

/02
10 Smart Office
/03

14 Konsep
Konsep Desain Interior | Konsep Teknologi
Bangunan | Konsep Teknologi Informasi

/04
Standar Desain
44 Standar Kebutuhan Ruang | Standar Warna dan
Material | Standar Desain Ruang | Standar Furnitur |
Standar Penerapan

100
/05
Referensi

Panduan Desain dan Teknologi Kantor 5


/01
Pendahuluan
Latar Belakang | Tujuan
Latar Belakang

Kantor pada dasarnya adalah ruang yang digunakan untuk kebutuhan kerja.
Kondisi kantor menentukan kredibilitas dan sinergisitas dari sebuah badan atau
kelompok usaha. Untuk sebuah badan usaha yang besar, penjaminan terhadap
performa dan produksivitas pegawainya ditentukan juga oleh kondisi kantor.

Panduan Desain dan Teknologi 7


Pendahuluan

Kantor merupakan sebuah memberikan prestasi terbaik mereka lainnya. Istilah kantor pintar kemudian
tempat untuk mengerjakan satu atau untuk perusahaan. banyak digunakan untuk perusahaan-
lebih aktivitas. Jenis kantor tergantung perusahaan besar hingga kecil. Belum
pada jenis usaha yang dilakukan. Perkembangan kantor ada standar konkrit terhadap kantor
Sebagai contoh, kantor bank berfokus menemukan beberapa istilah yang pintar namun istilah ini sudah banyak
pada pelayanan sehingga komposisi terlibat di dalamnya, salah satunya dipakai.
ruang lebih mengutamakan pelanggan adalah smart-office atau kantor pintar.
atau pengguna jasa, sedangkan kantor Istilah ini mulai muncul dalam dunia Istilah ini memberikan sebuah
bagi seorang yang berprofesi sebagai perencanaan dan perancangan sejak pengakuan terhadap tindakan
pilot adalah di dalam cockpit dan di perkembangan teknologi semakin merespon teknologi terbarukan.
udara. meningkat. Sebagai contoh adalah Sejalan dengan hal ini, teknologi
telepon yang kemudian berkembang itu sendiri terus berkembang dan
Kantor pada dasarnya adalah menjadi handphone atau telepon meninggalkan teknologi sebelumnya.
ruang yang khusus hanya digunakan genggam dan terakhir muncul istilah Oleh karena itu, perencanaan sebuah
untuk kebutuhan profesi. Kondisi baru yaitu smartphone atau ponsel kantor pintar hendaknya mampu
kantor menentukan kredibilitas dan pintar. Pada dasarnya penggunaan memberikan prediksi terhadap kondisi
sinergisitas dari sebuah badan atau telepon adalah untuk berkomunikasi teknologi di masa yang akan datang.
kelompok usaha. Untuk sebuah via suara yang kemudian berkembang
badan usaha yang besar, penjaminan menjadi komunikasi dengan teks. Setiap perusahaan, khususnya
terhadap performa dan produktivitas perusahaan besar, sudah harus
pegawainya ditentukan juga oleh Istilah smartphone digunakan memiliki standar khusus terhadap
kondisi kantor. Sebuah kantor yang karena adanya fitur-fitur tambahan kantornya. Standar-standar ini akan
representatif, atau dengan kata selain fitur dasarnya. Hal ini juga mampu memberikan keuntungan
lain tidak sekedar layak, mampu berlaku pada smart-office dimana dalam segi keamanan, kenyamanan,
mendorong setiap personil dan kantor tidak hanya memenuhi efektivitas, efisien, produktivitas, ramah
karyawan yang ada untuk merasa kebutuhan untuk bekerja saja, tetapi terhadap lingkungan dan lainnya.
nyaman dan termotivasi untuk memiliki keunggulan-keunggulan Standar ini dapat berupa panduan-

8 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


panduan perancangan, sehingga Tujuan
mampu memberikan arahan terhadap
perencanaan kantor atau rehabilitasi. Memberikan peningkatan kualitas lingkungan dan
kualitas kerja bagi staff PT. PLN.
Arsitek memiliki peran cukup
vital dalam perumusan konsep kantor
pintar. Dengan banyaknya teknologi Memberikan panduan ruang yang fungsional dan efisien
yang dapat diterapkan pada bangunan, dalam mewadahi keberagaman aktivitas para staff PT.
maka arsitek sudah selayaknya dapat PLN.
memberikan desain yang mendukung
konsep tersebut. Perkembangan Mendorong terjadinya interaksi dan kerja tim yang lebih baik
teknologi saat ini mampu menjadi antar staff dari masing-masing departemen.
daya dukung yang potensial dalam
sebuah proses perancangan.
Mendorong munculnya inovasi melalui proses kreatif yang
terjadi dalam lingkungan kantor.

Sebagai panduan dalam perencanaan ruang kantor yang


konsisten dan professional bagi PT. PLN di seluruh Indonesia.

Upaya efisiensi dana pengeluaran melalui guideline


perencanaan ruang yang fleksibel, ergonomis, berbasis
antropometri dan wawasan lingkungan.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 9


/02
Smart Office
Smart office adalah sebuah konsep kantor yang mengedepankan pemahaman
mengenai kegiatan kerja yang lebih fleksibel, dinamis, dan saling terhubung yang
komponennya terdiri dari ruang-ruang kantor, teknologi terkini, fungsi yang dapat
disesuaikan dan sustainable (COOR, 2018).

Panduan Desain dan Teknologi 11


Smart Office

Sementara menurut IoT Space mobile dimanfaatkan untuk beberapa meminimalisasi kerja fokus individu,
(2018), smart office adalah sebuah jenis pekerjaan sederhana sehingga serta memanfaatkan teknologi untuk
lingkungan kerja dimana teknologi staff dapat berfokus pada inovasi dan komunikasi, serta mengkombinasikan
berperan dalam meningkatkan kualitas, pnegembangan bisnis. Pada intinya, lingkungan sosial dengan lingkungan
kecepatan, dan kecerdasan dalam menurut Cisco (2016) konsep smart office kerja.
bekerja. Interkoneksi melalui peralatan mendorong peningkatan kolaborasi,

Gambar 2.1 Contoh Smart Office - Google Shibuya HQ Japan

12 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Ditinjau dari sisi sejarah, Konsep smart office dapat
menurut kajian oleh British Land (2017),
dikatakan berpengaruh secara signifikan
perkembangan dari konsep ruang kerja apabila terjadi integrasi yang baik
dan teknologi singkatnya dapat dibagi antara smart system dengan kinerja
menjadi tiga fase, yakni: penghuni pada setiap level–operasional,
lingkungan, dan strategis. Jika
Fase 1 (1996-2006) diimplementasikan secara menyeluruh,
Era dimana teknologi mulai konsep smart office ini akan memberikan
diintegrasikan dalam lingkungan beberapa keuntungan yang di antaranya
perkantoran. Penggunaanlaptop, mobile adalah menurunnya konsumsi energi,
phone, dan internet mulai digunakan meningkatnya kualitas moral kerja
dalam meningkatkan produktivitas. staff, meningkatnya produktivitas.
Namun, keuntungan tersebut dapat
Fase 2 (2006-2016) dicapai dengan adanya tantangan
Inovasi teknologi mulai berkembang. terkait biaya investasi di awal yang
Smartphone dan peralatan cepat cukup besar. Menurut Dennis (2018),
lainnya mulai masuk ke pasaran dan penerapan konsep smart office dapat
mempengaruhi perkembangan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni
software dan cloud computing. pendekatan desain dan pendekatan
teknologi.
Fase 3 (2017-sekarang)
Era dimana konsep smart office menjadi
tren. Banyak perusahaan yang mulai
menyadari perlunya integrasi sistem
otomasi yang dapat memberikan
keuntungan pada kantor berupa efisiensi,
penurunan biaya, dan lingkungan kerja
yang lebih terkoneksi sekaligus fleksibel.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 13


/03
Konsep
Konsep Desain Interior | Konsep Teknologi
Bangunan | Konsep Teknologi Informasi
Panduan Desain dan Teknologi 15
Konsep

Smart Smart Cost Smart Well-


Konsep
Productivity Control being

Aplikasi desain adaptif


Area kerja berbasis aktivitas
dan Zonasi
Ruang kolaborasi dengan
Tabel di samping adalah Desain Interior fasilitas komunikasi remote
gambaran mengenai bagaimana Maksimalisasi ruang meeting
dan Minimalisasi Ruang Kerja
masing-masing konsep memenuhi
Individu
ketiga aspek smart office yang terdiri
dari smart productivity, smart cost Interior dengan warna cerah
control, dan smart well-being. Konsep Interior dengan unsur biofilia
tersebut terbagi menjadi dua, yakni
Fasilitas hiburan dan
konsep teknologi dan konsep desain. kenyamanan
Konsep desain tersebut didapat
Unified Colaboration and
melalui kajian dari beberapa sumber. Communication
Dengan mengamati tabel di atas,
Smart Play
terlihat bahwa keseluruhan konsep
Teknologi

yang hendak diimplementasikan Smart Printing


tersebut telah memenuhi sifat ketiga
Parking System
aspek smart office secara merata.
VMS & Access control
integration
Smart Locker

Tabel 3.1 Implementasi desain interior dan teknologi dari Smart Office

16 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


1. Konsep Desain Interior

Aplikasi Desain Adaptif

Desain yang digagas memiliki


fleksibilitas implementasi baik pada
bangunan baru maupun bangunan
lama. Hal ini diupayakan melalui
rancangan yang berbasis zona
aktivitas, sehingga dimensi tidak
menjadi aspek yang mengikat,
namun hanya bersifat sebagai
panduan ideal. Dengan konsep
ini, diharapkan agar desain dapat
diimplementasikan di setiap tingkat
kantor mulai dari pusat hingga
pelayanan dengan baik. Selain itu, Gambar 3.1 Contoh Interior kantor
tujuan dari konsep ini adalah efisiensi dengan desain yang adaptif. cr : inovasipintar.com

biaya.

Interior Dengan Warna


Cerah

Umum diketahui bahwa


warna-warna cerah memiliki energi
positif yang dapat meningkatkan
produktifitas. Gambar 3.2 Contoh interior kantor
dengan konsep warna cerah. cr : interiordesign.com

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 17


Konsep

Area Kerja Berbasis


Aktivitas dan Zonasi

Konsep area kerja pada smart


office PT PLN menggunakan aktivitas
sebagai landasan definisi ruang.
Aktivitas kerja kaum milenial yang
cr : inwritefield.com
dinamis menuntut adanya berbagai
kegiatan kerja yang beragam baik kerja
individu, rapat, maupun kolaborasi
yang dapat dilakukan di ruang yang
sama. Oleh karena itu, secara teknis,
ruang akan dibagibagi berdasarkan
zona furnitur sesuai aktivitasnya
masing-masing. Dengan konsep ini,
diharapkan dapat meningkatkan
Gambar 3.3 Contoh perbandingan kantor dengan
produktifitas, efisiensi biaya, dan konsep kubikel dan kantor dengan konsep dinamis cr : australianoffice.au

kesejahteraan para staff.

Interior Dengan Unsur


Biofilik

Dengan unsur biofilia seperti


hijau, coklat, abu2, putih, adalah warna
yang banyak dikenal memiliki dampak
menenangkan.
Gambar 3.4 Contoh interior
kantor dengan konsep biophilic cr : guru.com

18 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Maksimalisasi Ruang
Meeting Dan Minimalisasi
Ruang Kerja Individu

Di era smart office, proses


kerja yang bersifat kolaboratif
menjadi aktivitas paling vital. Dengan
meningkatnya kolaborasi, maka
koordinasi, penentuan keputusan,
inovasi dan ide-ide segar akan menjadi
lebih intensif. Maka dari itu, susunan
aktivitas dalam ruang kerja pada konsep
smart office akan lebih menekankan
pada maksimalisasi ruang yang bersifat
meeting, sekaligus meminimalisasi
ruang kerja yang bersifat individu.
Dengan konsep ini diharapkan dapat
meningkatkan produktifitas sekaligus Gambar 3.5 Contoh ruang
kolaboratif pada Smart Office cr : dezeen.com
mengefisienkan biaya fasilitas individu
para staff.

Fasilitas Hiburan Dan


Kenyamanan

Selain konsep-konsep dengan dari pagi hingga petang yang tidak hadirnya beberapa fasilitas hiburan
tujuan peningkatan produktifitas di diselingi dengan penyegaran tentunya seperti ruang bermain menjadi sangat
atas, maka konsep yang menunjang akan berdampak pada penurunan penting untuk menjaga produktivitas
aktivitas hiburan dan kenyamanan kebahagiaan dan energi positif dari dan keberlangsungan kantor.
juga tidak kalah pentingnya. Pola kerja para staff di kantor. Oleh sebab itu,

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 19


Konsep

Gambar 3.6 Contoh Playroom


pada Smart Office cr : guru.com

Ruang Kolaborasi Dengan


Fasilitas Komunikasi
Remote

Dengan berkembangnya
teknologi komunikasi dan informasi,
maka suntikan aktivitas baru dalam
ruang rapat kantor berupa rapat
jarak jauh menjadi sangat penting.
Oleh karena itu, beberapa fasilitas
komunikasi jarak jauh seperti
kamera, layar digital, dan platform
aplikasi konferensi menjadi penting
untuk ditambahkan. Selain akan
meningkatkan produktivitas, konsep
ini juga diharapkan dapat menurunkan
biaya operasional yang umumnya
Gambar 3.7 Contoh Ruang Rapat
dialokasikan untuk biaya pengadaan dengan fasilitas komunikasi jarak jauh cr : CNBC.com

rapat di luar kantor.

20 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


2. Konsep Teknologi Bangunan

Konsep teknologi bangunan sistem pencahayaan, dan sistem diimplementasikan semaksimal


yang dijabarkan dalam standar penghawaan. Ketiga aspek ini bersifat mungkin pada bangunan kantor yang
ini terdiri dari tiga bagian, yakni sebagai strategi pasif dan diharapkan direncanakan.
terkait sistem selubung bangunan, masing-masing komponennya dapat

Sistem Selubung Bangungan

Material Dinding

Dalam merambatkan panas, Aplikasi selubung dengan


dinding bangunan umumnya memiliki Nilai-U yang rendah akan lebih baik jika
dua properti, yakni ketebalan dan dibandingkan menggunakan kaca tirai.
sifat termal. Nilai rambat panas ini Tidak hanya menurunkan transmisi
ditentukan oleh Nilai-U, dimana Nilai-U panas dan beban pendinginan, tetapi
itu sendiri ditentukan oleh gabungan juga menurunkan nilai Mean Radiant
nilai konduktansi (k) dan nilai resistensi Temperature (MRT). Nilai MRT adalah
(R). Semakin rendah Nilai-U maka suhu rata-rata permukaan material
semakin baik kualitasnya karena yang melingkupi ruangan (contoh:
memiliki transfer termal yang lebih dinding, lantai, langit-langit, meja,
rendah. dll). Semakin rendah MRT, maka akan
semakin baik. Bersama dengan suhu
udara, MRT mempengaruhi tingkat
kenyamanan termal yang disebut suhu
operatif, yang merupakan nilai rata-
rata suhu udara dan MRT.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 21


Konsep

33,1°C 25°C 33,1°C 25°C 33,1°C 25°C

46,1°C 42,2°C
Dipermukaan Dipermukaan
36,6°C
dalam 3 dalam
Dipermukaan
dalam
1 1

2 2 2

Orientasi : Dinding Barat 1 Kaca SHGC 0,4


Ilustrasi 3.1 Perbandingan Suhu Permukaan
untuk Material Kaca dan Dinding Bata
Tanggal : 09/23 16:00:00 2 Plester + Bata + Plester
3 Peneduh 90cm

Sebagaimana ditunjukkan selubung bangunan didominasi termal. Kemudian, hal ini berdampak
dalam gambar, suhu permukaan oleh material kaca. Dengan kata lain, pada penggunaan energy yang lebih
dalam dari dinding bata lebih meskipun thermometer ruangan tinggi.maka dari itu, pemilihan material
rendah dibanding suhu permukaan menunjukkan angka 25oC, orang akan dengan Nilai-U secara langsung
material kaca. Oleh sebab itu, suhu merasa seperti 28ºC. Dalam hal ini, berpengaruh terhadap kenyamanan
operatif dapat menjadi lebih tinggi maka suhu udara harus lebih rendah termal dan energi bangunan
dibandingkan suhu ruangan jika dari standar tingkat kenyamanan

22 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Double Skin Facade

Double skin facade adalah shading dapat itambahkan di dalam


salah satu fitur yang kini mulai ruang tengah dari double skin facade.
diperhitungkan dalam desain
bangunan, terutama bangunan kantor.
Fitur ini cukup penting jika bangunan
yang didesain terpapar cukup banyak
pada gangguan bising dan beban
angin yang tinggi. Keunggulan lainnya
adalah fitur ini dapat ditambahkan
untuk bangunan yang sudah berdiri,
manakala renovasi fasad sebuah
bangunan memiliki batasan dalam hal
pembongkaran.
Naturally
Ventilated DF
Dua lapisan fasad yang menjadi
komponen utama dalam fitur ini
menjadi ruang gerak bagi aliran udara. Single Glazing
Sistem ventilasi dari ruang tengah
tersebut dapat menggunakan metode
alami, kipas angin, ataupun mekanisme
mesin lainnya. Komponen kaca dapat
berupa glazing single ataupun double
dengan jarak ruang tengah antara 20
Ilustrasi 3.2
cm hingga 2 meter. Untuk lingkungan Double Skin Facade
dengan paparan radiasi tinggi, fitur

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 23


Konsep

Bentukan dari fitur peneduh perangkat peneduh ini dapat


Peneduh Eksternal tersebut harus direncanakan sesuai melibatkan diagram sun path untuk
dengan jalur pergerakan matahari. hasil yang lebih baik.
Peran dari peneduh eksternal Oleh sebab itu, dalam beberapa
mengurangi perolehan panas kasus, bentuk dan ukuran fitur Efektifitas fitur peneduh
matahari terhadap bangunan. peneduh eksternal dari beberapa horizontal ditentukan oleh sudut
Peneduh eksternal dinilai lebih efektif bangunan menjadi berbeda-beda. bayangan vertikal (VSA) sementara
dibanding peneduh internal. Oleh Perangkat peneduh horizontal, lebih efektifitas peneduh vertikal
karena itu, perencanaan peneduh sesuai untuk sisi bangunan utara ditentukan oleh bayangan horizontal
eksternal ini perlu diperhatikan untuk dan selatan, sementara perangkat (HAS). Beberapa strategi untuk
mengurangi beban pendinginan. peneduh vertikal lebih efektif mendapatkan VSA adalah overhang
Selain itu, fitur ini juga dapat memberi digunakan untuk sisi bangunan horizontal tunggal, pergola,
nilai lebih pada aspek arsitektural. barat dan timur. Proses perencanaan overhang horizontal ganda, dsb.

Gambar 3.8 Contoh instalasi peneduh


eksternal pada bangunan kantor cr : wiring-design.com

24 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


VSA°

HSA°

Ilustrasi 3.3 Peran peneduh eksternal dalam


mengurangi radiasi

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 25


Konsep

Geometri Denah

Denah bangunan yang ramping


memperbesar kesempatan distribusi
80%
cahaya ke dalam bangunan sehingga Pencahayaan
diharapkan dapat menurunkan Alami
50%
konsumsi energi untuk pencahayaan Pencahayaan
secara signifikan. Pada bangunan. Alami
Pada bangunan kantor, posisi open
office dapat ditempatkan di zona
perimeter untuk memperbesar potensi
pencahayaan tersebut. Selain itu,
penggunaan partisi interior transparan
juga membantu penetrasi pencahayaan
Ilustrasi 3.4 pengaruh geometri denah terhadap potensi
alami. distribusi cahaya

Gambar 3.9 Contoh geometri denah memengaruhi


distribusi cahaya pada bangunan juga penyelesaiannya cr : Shutterstock.com

26 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Sistem Pencahayaan

Orientasi Jendela

Sudut matahari yang rendah berada tepat di atas pada saat siang tepat menghadap selatan dan utara
di pagi dan sore akan sulit untuk hari, peneduh horizontal bekerja memungkinkan penyebaran penetrasi
diblokir menggunakan peneduh lebih optimal di lokasi khatulistiwa. cahaya tanpa banyak melibatkan
horizontal. Saat posisi matahari Maka dari itu, peneduh jendela yang radiasi.

12 Siang
12 Siang

8 Pagi

4 Sore U T
Ilustrasi 3.5 pertimbangan bukaan
berdasarkan orientasi jendela

aret
21 M

er
mb

B 21
D es
e
S

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 27


Konsep

Window to-wall ratio


pembiasan, maupun pemantulan, karena pada umumnya, konstruksi
Bukaan pada bangunan masih memberikan gelombang dinding29 lebih hemat disbanding
memasukkan cahaya alami yang secara cahaya yang baik namun dengan konstruksi kaca. Beberapa standar
bersamaan turut melibatkan panas radiasi yang lebih minim. Dengan global telah menetapkan nilai WWR
dari radiasi yang menjadi sumber mengoptimalkan luasan jendela untuk yang optimal berada pada kisaran 25%
pembebanan energy terbesar pada pencahayaan alami, maka bangunan hingga 50%.
bangunan. Namun, cahaya matahari dapat menghemat energy untuk
yang tak langsung baik melalui proses operasional, maupun konstruksi,

Ilustrasi 3.6 pengaruh WWR terhadap distribusi cahaya

28 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Material Kaca

Transmisi cahaya (Visible matahari, atau umum disebut dengan untuk dipertimbangkan saat memilih
Transmittance – VT) merupakan satuan Solar Heat Gain Coefficient (SHGC) produk kaca.
dalam menentukan presentase cahaya sehingga akan Menyebabkan panas
yang menembus kaca. Peningkatan yang turut akan masuk ke dalam
nilai VT umumnya juga turut akan ruangan. Maka dari itu, nilai optimal
meningkatkan perolehan panas VT dan SHGC dari material kaca perlu

Lightshelves

Salah satu cara yang efisien


untuk memblokir radiasi matahari
langsung namun dengan penetrasi
d
pencahayaan yang merata pada uatu
ruangan adalah dengan menggunakan
lightshelves. Lightshelves adalah fitur
pemantul cahaya berupa bidang 1,5d
horisontal yang umumnya terbuat dari
material yang reflektif.

Seperti pada gambar, d
lightshelves pada bukaan yang
menghadap utara –selatan akan
memblokir sinar matahari langsung
2d
dan memantulkan cahaya ke adalam
ruangan, sehingga ruangan mendapat
cahaya, namun tanpa silau berlebih. Ilustrasi 3.7 Pengaruh penggunaan lightshelves terhadap
distribusi cahaya

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 29


Konsep

Peneduh Interior

Fitur peneduh interior seperti blinds


atau roller shades sangat efisien untuk
mencegah silau, namun kecenderungan Diffused Light
penghuni pada umumnya adalah tidak
mengubah kondisi tirai, apabila panas
matahari sudah hilang sebagaimana pada
sore hari. Akibatnya, cahaya alami yang Harsh Light

dibutuhkan untuk penerangan menjadi


minim, dan lampu penerangan menjadi
dinyalakan. Akibatnya konsumsi energy
akan membesar. Jika blind horisontal
digunakan untuk mengontrol silau, blind
tersebut dapat diposisikan sehingga Ilustrasi 3.8 Pengaruh penggunaan blind
terhadap karakteristik cahaya
cahaya matahari tidak masuk secara
langsung ke dalam ruangan.

Gambar 3.10 Contoh penggunaan


Blind pada interior ruang kerja cr : yourpoint.club

30 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Ketinggian kusen jendela

Kemerataan distribusi cahaya


matahari sangat bergantung pada
ketinggian kusen atas dari jendela. Rule
of thumb dari jarak penetrasi cahaya
adalah paling minimal, mencapai 1,5
kali ketinggian kusen jendela atas. Di sisi
lain, kusen di bawah ketinggian 80 cm
umumnya tidak terlalu berpengaruh
pada distribusi pencahayaan alami,
sehingga sebisa mungkin dihindari.

Zona Cahaya Alami

Ilustrasi 3.9 Pengaruh ketinggian kusen terhadap


distribusi cahaya

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 31


Konsep

Sistem Penghawaan

Ceiling kipas angina akan sangat membantu (di atas 25,56 oC) akan menghasilkan
mengkondisikan keadaan udara di dalam penghematan 6-10% dari beban
Pada iklim lembab dan panas, ruangan. Selain itu, fitur ini juga akan pendinginan. Dengan begitu, kenaikan
penguapan dari kadar air permukaan berpengaruh pada penghematan energy. sebesar 2,6 oC dapat menurunkan beban
kulit akan memerlukan banyak energy pendinginan hingga sebesar 14-19%.
untuk proses pengkondisiannya. Untuk Berdasarkan studi, umumnya
mempercepat proses tersebut, maka penghuni merasa nyaman bahkan jika Tabel di bawah ini dapat
aliran udara di dalam ruangan harus suhu meningkat 2,6oC dan aliran udara digunakan untuk menentukan perkiraan
ditingkatkan, agar udara yang bersirkulasi meningkat menjadi 0,8 m/s melalui kipas jumlah kipas angin langit-langit dengan
di dalamnya dapat mengkondisikan angina berkecepatan rendah dengan ukuran yang lazim, yang dibutuhkan
suhu pada batas kenyamanan. Oleh volume tinggi (HVLs) 47. Rule of thumb untuk menyediakan aliran udara yang
karena itu, peningkatan kecepatan aliran dari kondisi ini adalah, setiap kenaikan tepat.
udara dengan menggunakan bantuan satu derajat dari kondisi thermostat

Lebar Panjang Ruang


Ruang 4m 5m 6m 7m 8m 9m 10m 11m 12m 13m 14m
3m 1200/1 1400/1 1500/1 1050/2 1200/2 1400/2 1400/2 1400/2 1200/3 1400/3 1400/3
4m 1200/1 1400/1 1200/2 1200/2 1200/2 1400/2 1400/2 1500/2 1200/3 1400/3 1500/3
5m 1400/1 1400/1 1200/2 1400/2 1400/2 1400/2 1400/2 1500/2 1400/3 1400/3 1500/3
6m 1200/2 1400/2 900/4 1050/4 1200/4 1400/4 1400/4 1500/4 1200/6 1400/6 1500/6
7m 1200/2 1400/2 1050/4 1050/4 1200/4 1400/4 1400/4 1500/4 1200/6 1400/6 1500/6
8m 1200/2 1400/2 1200/4 1200/4 1200/4 1400/4 1400/4 1500/4 1200/6 1400/6 1500/6
9m 1400/2 1400/2 1400/4 1400/4 1400/4 1400/4 1400/4 1500/4 1400/6 1400/6 1500/6
10m 1400/2 1400/2 1400/4 1400/4 1400/4 1400/4 1400/4 1500/4 1400/6 1400/6 1500/6
11m 1500/2 1500/2 1500/4 1500/4 1500/4 1500/4 1500/4 1500/4 1500/6 1500/6 1500/6
12m 1400/3 1400/3 1200/6 1200/6 1200/6 1400/6 1400/6 1500/6 1200/n 1400/9 1400/9
13m 1400/3 1400/3 1200/6 1200/6 1200/6 1400/6 1400/6 1500/6 1400/9 1400/9 1500/9
14m 1400/3 1400/3 1400/6 1400/6 1400/6 1400/6 1400/6 1500/6 1400/9 1400/9 1500/9

Tabel 3.2 perkiraan jumlah kipas angin langit-langit yang diperlukan untuk menyediakan aliran udara

32 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Ventilasi

Pendinginan mekanik
merupakan beban energi terbesar di
dalam bangunan pada umumnya. Maka
dari itu, penggunaan ventilasi alami
harus diutamakan sebelum penggunaan
ventilasi mekanik. Bangunan tradisional
Indonesia telah dirancang untuk
memungkinkan ventilasi alami ini secara
maksimal, oleh sebab itu, terdapat banyak
hal yang dapat di implementasikan dari
konsep ini.
Gambar 3.10
Ilustrasi Ventilasi Satu sisi
Untuk bangunan bertingkat
rendah, metode ini dapat
diimplementasikan secara langsung.
Namun, untuk bangunan tinggi,
akan lebih sulit. Selain menghemat
biaya operasional, ventilasi alam juga
dapat menghemat biaya modal untuk
perancangan peralatan ventilasi
mekanik. Strategi ventilasi alam ini dapat
diimplementasikan dengan catatan,
ruangan tidak berdekatan dengan
sumber bising maupun sumber polusi.
Berikut adalah tiga jenis strategi ventilasi
yang dapat diterapkapkan sesuai
jenis ruang yang berbeda-beda, yakni Gambar 3.11
ventilasi satu sisi, ventilasi silang, dan Ilustrasi Ventilasi Silang

ventilasi stack.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 33


Konsep

Untuk ruangan dengan sistem


AC sentral, sistem ventilasi mekanik
harus dirancang untuk menyediakan
tingkat minimum pasokan udara
segar sesuai dengan standar SNI.
Tingkat ventilasi ratarata untuk jenis
bangunan kantor adalah 18 meter
kubik per jam per orang. Sedangkan
secara spesifik, untuk fungsi ruang
kerja, nilai minimum tersebut adalah
0,15 meter kubik per menit per
orang, sementara untuk ruang rapat,
nilai minimum tersebut adalah 0,21
meter kubik per menit per orang.
Data ini dapat digunakan untuk
mematuhi peraturan yang berlaku.
Pada kasus di mana sistem ventilasi Ilustrasi 3.7
Ventilasi Stack
udara memasok udara ke beberapa
ruangan dengan fungsi yang
berbeda, tingkat ventilasi tertinggi
yang diperlukan di antara ruangan-
ruangan itu harus digunakan.

34 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


3. Konsep Teknologi Informasi

Unified Communication and Collaboration

Unified communication and Fitur-fitur yang dapat


collaboration merupakan solusi diimplementasikan pada aplikasi unified
komunikasi berupa integrasi chatting, communication and collaboration di
video call, dan kerja kolaborasi yang antaranya adalah:
dilakukan dalam platform yang
sama. Beberapa aktivitas yang dapat 1. Fitur penyimpanan dokumen 4. Fitur task management dengan
diintegrasikan dalam solusi ini di kemampuan melakukan pencatatan
antaranya adalah dokumen, kalender, 2. Fitur komunikasi berbasis suara, tugas dan fitur pengingat deadline
group chat, tasking, project planning, video, dan chat yang terintegrasi suatu pekerjaan.
CRM, video conference, telephony, dan dengan fitur kolaborasi.
media sosial. Dengan solusi ini, privasi 5. Fungsi activity stream, yakni fungsi
dan kerahasiaan data perusahaan 3. Fitur kolaborasi dengan untuk melakukan kontrol terhadap
menjadi terjamin karena sirkulasi data kemampuan untuk melakukan aktivitas yang sedang berlangsung.
berada di dalam lingkup perusahaan. video conference lebih dari 2 user Penyampaian informasi perusahaan
Selain itu, solusi ini juga menawarkan melalui audio, visual, maupun teks. dapat dilakukan dengan cepat
adanya fleksibilitas proses kerja yang Selain itu juga kemampuan untuk sehingga keputusan dapat dibuat
tida terbatas ruang, karena data yang sharing dokumen, sharing layar, dengan tepat.
dibutuhkan dapat diakses dimanapun presentasi, kerja tim, kalender, dan
dan kapanpun. jadwal.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 35


Konsep

Sus remporiae sinci omnis ma vitiaec erumquis rem quo officiisque


consequati duciet as doluptatem eatur

36 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Smart Play

Smart Play merupakan


layanan bundling jaringan untuk
kebutuhan voice dan data. Berikut
merupakan referensi arsitektur
teknologi dalam penggunaan Smart
Play dalam sebuah organisasi.

Konsep Smart Play

Fitur-fitur utama pada Smart 2. Layanan IPTPV (Nano+) 4. Layanan Video Conference
Play dijelaskan dalam tabel di Fitur TV kabel sebagai sarana Layanan untuk koordinasi antar
bawah ini: informasi, hiburan, sosialisasi karyawan yang berbeda lokasi
program baik untuk karyawan melalui media video.
maupun pelanggan.
1. Layanan Wireless Hotspot 5. Layanan CCTV
Fitur koneksi internet nirkabel 3. Layanan Voice Over IP Merupakan layanan video
untuk keperluan internal dan Layanan voice yang dapat surveillance yang dapat digunakan
pelanggan. dimanfaatkan untuk koordinasi untuk pemantauan baik karyawan
antar karyawan maupun non karyawan.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 37


Konsep

Smart Printing

Smart printing merupakan fitur


cerdas untuk melakukan manajemen
proses printing. Proses ini melibatkan
perangkat keras dan perangkat
lunak. Layanan ini terhubung dengan
prosedur helpdesk, pelacakan aset IT
dan pemeliharaan berkala. Manajer
printing akan melakukan monitor
perangkat. Jika terjadi hal-hal yang
menyebabkan proses cetak tidak
berjalan, on-site operator akan
mendapatkan informasi secara
langsung sehingga dapat menangani
permasalahan. Permasalahan dalam
proses cetak tersbut pada umumnya
disebabkan oleh kegagalan perangkat
dan kekurangan toner.

Berikut merupakan referensi Konsep Smart Printing


arsitektur teknologi dalam penggunaan
Smart Printing pada sebuah organisasi.

38 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Smart Parking Gate in Gate Out
Masuk ke area parkir Petugas Pos Keluar akan menginput no.
Gedung perkantoran mutlak dengan duaalternatif metode, plat kendaraan.
yakni :
harus mempunyai sistem parkir yang
• proximity card/smart Pengemudi akan menyerahkan bukti karcis
memadai, disamping sebagai fasilitas card (untuk karyawan) parkir atau proximity car/smart card ke petugas
kepada tenant hal ini juga bisa menjadi • Tiket barcode (untuk untuk proses validasi.
pemasukan tambahan bagi pemilik tamu)
gedung. Entry point minimal yang Sistem otomatis Petugas akan memastikan gambar no.
akan mengambil gmabar plat yang masuk dan keluar adalah sama. Sistem
dapat diterapkan pada sistem parkir
pengemudi dan kendarannya. ototmatis akan mengambil gambar pengemudi dan
dapat dibuat seperti berikut dengan
kendarannya
menerapkan automatic manless gate.
Flow Parking

Komponen yang dibutuhkan


Berikut merupakan entitas-entitas awal parking system yang akan diterapkan.
• Gate-in
Seluruh entitas ini nantinya akan menjadi satu kesatuan topology parking system
• Gate-out yang dapat diterapkan di beberapa unit kantor PLN yang sesuai.
• Ruang Server
• Ruang Admin
• Kartu Gate In Gate Out Admin Room Server Room Card Instalasi
• Instalasi Dispencer Barrier PC Client PC Server Card Hardware
• Parkir terkunci (Untuk Pengguna Barrier PC Client Printer UPS Software
VIP) Plate Controller Reader Software Cable
Camera Printer
Dalam implementasinya, UPS Scanner
penerapan parking system Reader
mempunyai flow yang sama seperti Camera
pada umumnya yang melewati Plate
gate in dan gate out, sehingga tidak Camera
ada lack of knowledge bagi para Driver
pemilik kendaraan ketikan sistem ini UPS
diterapkan.
Entitas Sistem Parkir

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 39


Konsep

Visitor Management System

Visitor Management System Bentuk Visitor management Visitor Management System


yaitu sebuah sistem yang dipergunakan System ini, sangat fleksibel untuk merupakan sebuah cara terbaik untuk
untuk melakukan management disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini untuk mencegah sesuatu yang
penerimaan dan pemantauan dengan instansi anda, mulai dengan tidak diinginkan, yang ditempatkan
terhadap tamu atau pengunjung, yang hanya sistem tunggal mandiri, sampai pada porsi membantu sistem
biasanya diterapkan pada bangunan dengan sistem yang amat luas dan keamanan dan pengamanan sebuah
berlantai tinggi, perkantoran, instansi diintegrasikan dengan kemajuan instansi yang sudah ada sebelumnya,
umum atau pemerintahan yang fungsi teknologi saat ini, baik berupa internet tetapi tidak untuk menggantikan
utamanya adalah untuk mengurangi atau intranet, face recognition, yang sudah ada. Ya, sistem keamanan
resiko yang tidak diiinginkan, baik biometrics, dan lain sebagainya. pada gedung erupakan standarisasi
berupa unsur kriminal, terorisme, dan yang harus diterapkan sebagai fasilitas
tindakan yang bersifat negatif lainnya. keamanan dan kenyamanan pemakai
gedung.

Gambar 3.11 Demonstrasi penggunaan


Visitor Management System cr : Indiamart.com

40 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Security Access Control

Akses dapat berarti tindakan Kontrol akses secara fisik dapat dicapai Berikut adalah arsitektur teknis
memasuki atau menggunakan. Dalam oleh manusia melalui cara mekanis dari system access control yang
bidang keamanan akses kontrol adalah seperti kunci atau melalui sarana di ajukan mengguakan platform
akses pembatasan selektif ke suatau teknologi yang disebut sistem akses access control manager dari avigilon
tempat atau sumber daya lainnya. kontrol. Hak akses hanya bagi yang yang terintegrasi dengan Video
Definisi akses kontrol biasanya merujuk berkepentingan ini sangat berguna Management Software.
pada praktek pembatasan pintu untuk melindungi aset properti bila
masuk ke suatu properti, bangunan, didukung dengan kamera CCTV.
atau ruangan hanya untuk orang yang
berwenang. Sedangkan izin untuk
mengakses suatu sumber daya disebut
otorisasi. Sebuah sistem akses kontrol
akan menentukan :

• siapa saja yang diperbolehkan


masuk atau keluar
• di mana mereka diizinkan untuk
keluar atau masuk dan
• kapan mereka diizinkan untuk
masuk atau keluar

Akses kontrol secara fisik


biasanya diberikan pada petugas
khusus seperti penjaga keamanan.
Umumnya ada pagar atau pintu untuk
menghindari akses kontrol fisik dari
Sus remporiae sinci omnis ma vitiaec erumquis rem quo officiisque
pihak yang tidak berkepentingan.
consequati duciet as doluptatem eatur

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 41


Konsep

Berikut adalah fitur system akses kontrol yang di ajukan

Antarmuka berbasis Replika Korelasi kejadian


web - browser Peer to Peer dan pemantauan
alarm

Integrasi dengan Integrasi dengan Menggunakan


sistem pengawasan data milik HR IT dan perangkat panel
video HD sekuriti akses

Sus remporiae sinci omnis ma vitiaec erumquis rem quo officiisque consequati
duciet as doluptatem eatur

• Antarmuka berbasis web browser, • Integrasi Fungsi titik kumpul, • Integrasi degan Peta Grafis,
Mengatur sistem dari workstation video dan peta dalam ACM, Tampilan informasi peta visual
manapun hanya menggunakan Alarm peringatan dapat dilihat yang real time atas semua
koneksi internet, Mendukung melaluipeta digital dan terhubung kejadianalarm dan kondisi pintu
banyak software web-browser dengan kamera pada titik terpasang yang memudahkan
termasuk Internet Explorer, Firefox, lokasi secara gambar live atau Anda untuk memberikan respon
Chrome dan Safari. rekamanvideo. cepat.

42 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Smart Locker

Smart Locker merupakan solusi Smart


Locking Device
penyimpanan untuk setiap personil di
dalam perusahaan yangnmenerapkan
konsep Open space smart office Controller
dimana tidak ada meja yang di
peruntukan personil tertentu, sehingga
dibutuhkan system penyimpanan Network Hub Touch
Locker System dan Distribusi Power Screen
yang dengan akses yang terintegrasi Interface
dengan ID karyawan atau kunci pintar
Asset Manager
sehingga personil dapat menyimpan
(Server Software)
barang-barang pribadi di dalam locker
tersebut.
Sus remporiae sinci omnis ma vitiaec erumquis rem quo officiisque
consequati duciet as doluptatem eatur
System penguncian locker
akan terintegrasi dengan database
personil, sehingga personil memiliki Adapaun fitur-fitur dari smart locker
locker khususnya sendiri atau bisa di yang di sarankan adalah :
buat menjadi system haring space
dengan pemanfaatan booking slot • Anti karat dan korosi. • Dapat di letakan indoor maupun
locker menggunakan aplikasi berbasis • Bahan kuat, tahan bernturan. outdoor.
mobile. • Mudah di bersihkan. • Dengan pilihan warna pintu dan
• Mudah dalam perbaikan karena pilihan system penguncian (RFID,
Berikut adalah hardware system modular / knock down. Bluetooth, Finger print, keyless)
konfigurasi dan arsitektur teknologi • Penempatan locker yang tidak
dari Smart Loker yang di sarankan : memakan ruang.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 43


/04
Standar Desain
Standar Kebutuhan Ruang | Standar Warna dan Material |
Standar Desain Ruang | Standar Furnitur | Standar Penerapan
Panduan Desain dan Teknologi 45
Standar Desain

1. Standar Kebutuhan Ruang

Data pada tabel kebutuhan prioritas utama. Sebagai contoh ruang perencanaan, angka rentang antara
ruang menyajikan kebutuhan luasan staff, ruang pejabat, ruang meeting minimum dan maksimum dapat
dari masing-masing ruang sekaligus dan sebagainya. Hal ini disebabkan menjadi batasan dalam menentukan
perbedaannya pada masingmasing adanya perbedaan yang signifikan luasan ruangan. Perlu diketahui, bahwa
tingkat kantor. Data jenis ruang terdiri antara konsep kantor konvensional di dalam tabel ini, terdapat beberapa
dari beberapa ruang pada umumnya, dengan konsep kantor smart office ruang yang ada pada satu jenis kantor
namun dengan tambahan fungsi yang yang umumnya terjadi pada ruangan- namun tidak ada pada satu jenis kantor
telah diadaptasi dengan konsep smart ruangan tersebut. Selain itu, di dalam lainnya. Sebagai contoh, ruang direktur
office. tabel tersebut, jenis ruang dibagi utama di kantor pusat yang tidak ada
menjadi empat, yakni terbuka, tertutup, pada kantor jensi lainnya.
Sementara itu, jenis tingkat kubikal, dan terbuka/tertutup.
kantor terdiri dari empat jenis, mulai
dari wewenang terbesar, yakni pusat, Ruangan-ruangan tersebut
induk, pelaksana, hingga yang terkecil, diperoleh melalui perhitungan standar
yakni pelayanan. luasan furnitur, ditambah dengan
standar luasan aktivitas, dan standar
Dalam konsep smart office, luasan sirkulasi sebesar 25%. Dalam
desain dari beberapa ruang menjadi penggunaan tabel sebagai acuan

46 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Luasan
Kode Perabot Jenis Aktivitas Sumber
(m2)
A Meja kerja + kursi 1.74 Kerja staf Neufert Architect's Data
B Meja kerja + 2 kursi 2.86 Kerja manajerial Neufert Architect's Data
C Meja kerja + 2 kursi ukuran besar 3.97 Kerja manajerial atas Neufert Architect's Data
D Meeting Kecil A(4 orang) 4.00 Rapat kecil Neufert Architect's Data
E Meeting Kecil B (10 orang) 5.40 Rapat kecil Neufert Architect's Data
F Lemari penyimpanan besar 0.48 Penyimpanan dan pengambilan Neufert Architect's Data
G Lemari penyimpanan kecil 0.24 Penyimpanan dan pengambilan Neufert Architect's Data
H Rak buku standard 0.24 Penyimpanan dan pengambilan Neufert Architect's Data
I Papan 0.72 Presentasi Neufert Architect's Data
J Coffee table set (6 orang) 7.31 Diskusi ringan Neufert Architect's Data
K Sofa santai (4 orang) 2.25 Bersantai Neufert Architect's Data
L Meja resepsionis 4.00 Menerima tamu Neufert Architect's Data
M Kursi aula 0.61 Duduk Neufert Architect's Data
N Dining table set (6 orang) 5.70 Makan Neufert Architect's Data
O Kubikel toilet 1.50 Buang air Neufert Architect's Data
P Toilet difabel 3.15 Buang air Neufert Architect's Data
Q Urinoir 0.52 Buang air Neufert Architect's Data
R Wastafel 0.70 Cuci tangan Neufert Architect's Data
S Kamar mandi pribadi 3.19 Mandi Neufert Architect's Data
T Sholat 0.96 Sholat Neufert Architect's Data
U Wudhu 0.39 Berwudhu Neufert Architect's Data

Tabel 4.1 Tabel

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 47


Standar Desain

1. Kebutuhan Ruang Unit Pusat

Perhitungan kebutuhan okupansi lobi: jumlah total pegawai satu unit x 10%
Perhitungan kebutuhan okupansi Ruang tunggu: jumlah total pegawai satu unit x 10%
Perhitungan kebutuhan okupansi ruang tunggu VIP: jumlah total pegawai satu unit x 3%
Perhitungan kebutuhan okupansi pelayanan: jumlah total pegawai satu unit x 10%

Pusat
Kisaran Kisaran
Metode
No. Nama Ruang Hirarki Kode Aktivitas sirkulasi luas area Keterangan
Kalkulasi
(%) (m2)
1 Direksi Per orang CCDEFFFFHIJS 45 38.74 Dimensi furnitur + sirkulasi
2 Manajemen Atas Khusus Per orang CEFHIK 40 26.54 Dimensi furnitur + sirkulasi
3 Manajemen Atas Per orang BDFHIJ 35 22.37 Dimensi furnitur + sirkulasi
4 Manajemen Menengan Privat Per orang BDFHIK 30 14.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
5 Manajemen Dasar Per orang BDGHK 30 12.47 Dimensi furnitur + sirkulasi
6 Supervisori Dasar Per orang CF 38 6.14 Dimensi furnitur + sirkulasi
7 Sekretaris Per orang BH 40 4.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
8 Ruang Persiapan Per orang GM 25 2.48 Dimensi furnitur + sirkulasi
9 Staff Per orang A 45 2.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
10 Meeting Besar Per orang AI 30 3.20 Dimensi furnitur + sirkulasi
11 Meeting Kecil Semi Per orang AI 25 1.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
12 Locker privat Per orang G 60 0.10 Dimensi furnitur + sirkulasi
13 Dapur Per ruang X X 15.60 Standar per ruang
14 Gudang Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi
15 Arsip Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi

48 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Pusat
Kisaran Kisaran
Metode
No. Nama Ruang Hirarki Kode Aktivitas sirkulasi luas area Keterangan
Kalkulasi
(%) (m2)
1 Ruang
16 DireksiHiburan Per orang JCCDEFFFFHIJS 45
60 38.74
2.55 Dimensi furnitur + sirkulasi
2 Manajemen
17 Kafe Atas Khusus Per orang CEFHIK
N 40
45 26.54
1.38 Dimensi furnitur + sirkulasi
3 Mushola
18 Manajemen Atas Per orang BDFHIJ
T 35
25 22.37
1.20 Dimensi furnitur + sirkulasi
4 Ruang
19 Manajemen
WuduMenengan Privat Per orang BDFHIK
U 30
50 14.34
0.59 Dimensi furnitur + sirkulasi
5 Manajemen
20 Aula Dasar Per orang BDGHK
M 30
50 12.47
0.91 Dimensi furnitur + sirkulasi
6 Lobi
21 Supervisori Dasar Per orang LCF 38
50 6.14 Dimensi furnitur + sirkulasi
6.00
Publik
7 Ruang
22 Sekretaris
Tunggu Per orang BH
K 40
50 4.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
1.83
8 Ruang Tunggu
23 Persiapan
VIP Per orang GM
K 25
50 2.48 Dimensi furnitur + sirkulasi
1.83
9 Pantry
24 Staff orang
Per ruang A
X 45
X 2.52 Standar
3.94 Dimensi per
furnitur
ruang+ sirkulasi
10 Laktasi
25 Meeting Besar orang
Per ruang AI
X 30
X 3.20 Standar
12.00 Dimensi per
furnitur
ruang+ sirkulasi
11 Daycare
26 Meeting Kecil Semi orang
Per ruang AI
X 25
X 1.52 Standar
50.00 Dimensi untuk
furnitur
20+anak
sirkulasi
12 Klinik
27 Locker privat orang
Per ruang G
X 60
X 0.10 Standar
24.50 Dimensi per
furnitur
ruang+ sirkulasi
13 Toilet
28 DapurTamu ruang
Per orang X
OQR X
40 15.60 Standar per
3.81 Dimensi ruang
furnitur + sirkulasi
14 Toilet
29 Gudang Pribadi ruang
Per orang X
S X
25 14.64 12 rak + +sirkulasi
3.99 Dimensi furnitur sirkulasi
15
30 Arsip
Toilet Karyawan Per ruang
orang X
OQR X
40 14.64
3.81 Dimensi 12 rak + +sirkulasi
furnitur sirkulasi
Servis
31 Toilet Difabel Per ruang X X 3.04 Standar per ruang
bangunan
32 Janitor Per ruang X X 1.00 Standar per ruang
33 Ruang Server Per ruang X 40 6.83 Dimensi 4 rak + sirkulasi
34 Ruang ME Per ruang X 80 26.35 Dimens 12 rak + sirkulasi

Tabel 4.2 Tabel Kebutuhan Ruang Unit Pusat

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 49


Standar Desain

2. Kebutuhan Ruang Unit Induk

Perhitungan kebutuhan okupansi lobi: jumlah total pegawai satu unit x 10%
Perhitungan kebutuhan okupansi Ruang tunggu: jumlah total pegawai satu unit x 10%
Perhitungan kebutuhan okupansi ruang tunggu VIP: jumlah total pegawai satu unit x 3%
Perhitungan kebutuhan okupansi pelayanan: jumlah total pegawai satu unit x 10%

Induk
Kisaran Kisaran
Metode
No. Nama Ruang Hirarki Kode Aktivitas sirkulasi luas area Keterangan
Kalkulasi
(%) (m2)
1 Manajemen Atas Per orang CEFHIK 40 26.54 Dimensi furnitur + sirkulasi
2 Manajemen Menengan Per orang BDFHIJ 35 22.37 Dimensi furnitur + sirkulasi
3 Manajemen Dasar Per orang BDFHIK 30 14.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
4 Supervisori Atas Privat Per orang ADFI 38 9.58 Dimensi furnitur + sirkulasi
5 Supervisori Dasar Per orang CF 38 6.14 Dimensi furnitur + sirkulasi
6 Sekretaris Per orang BH 40 4.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
7 Ruang Persiapan Per orang GM 25 2.48 Dimensi furnitur + sirkulasi
8 Staff Per orang A 45 2.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
9 Meeting Besar Per orang AI 30 3.20 Dimensi furnitur + sirkulasi
10 Meeting Kecil Per orang AI 25 1.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
Semi
11 Locker Per orang G 60 0.10 Dimensi furnitur + sirkulasi
Privat
12 Dapur Per ruang X X 15.60 Standar per ruang
13 Gudang Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi
14 Arsip Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi

50 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Induk
Kisaran Kisaran
Metode
No. Nama Ruang Hirarki Kode Aktivitas sirkulasi luas area Keterangan
Kalkulasi
(%) (m2)
1 Ruang
15 Manajemen Atas
Hiburan Per orang JCEFHIK 40
60 26.54
2.55 Dimensi furnitur + sirkulasi
2 Kafe
16 Manajemen Menengan Per orang BDFHIJ
N 35
45 22.37
1.38 Dimensi furnitur + sirkulasi
3 Mushola
17 Manajemen Dasar Per orang BDFHIK
T 30
25 14.34
1.20 Dimensi furnitur + sirkulasi
4 Ruang
18 Supervisori
WuduAtas Privat Per orang ADFI
U 38
50 9.58 Dimensi furnitur + sirkulasi
0.59
5 Aula
19 Supervisori Dasar Per orang CF
M 38
50 6.14 Dimensi furnitur + sirkulasi
0.91
6 Sekretaris
20 Lobi Per orang BH
L 40
50 4.34
6.00 Dimensi furnitur + sirkulasi
Publik
7 Ruang Tunggu
21 Persiapan Per orang GM
K 25
50 2.48 Dimensi furnitur + sirkulasi
1.83
8 Ruang
22 Staff Tunggu VIP Per orang A
K 45
50 2.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
1.83
9 Meeting
23 Pantry Besar Per orang
ruang AI
X 30
X 3.20
3.94 Dimensi furnitur
Standar per ruang+ sirkulasi
10 Laktasi
24 Meeting Kecil orang
Per ruang AI
X 25
X 1.52 Standar
12.00 Dimensi per
furnitur
ruang+ sirkulasi
Semi
11 Daycare
25 Locker orang
Per ruang G
X 60
X 0.10 Standar
50.00 Dimensi untuk
furnitur
20+anak
sirkulasi
Privat
12 Klinik
26 Dapur Per ruang X X 15.60 Standar per ruang
24.50
13 Toilet
27 Gudang Tamu ruang
Per orang X
OQR X
40 14.64 12 rak + +sirkulasi
3.81 Dimensi furnitur sirkulasi
14 Toilet
28 Arsip Pribadi ruang
Per orang X
S X
25 14.64 12 rak + +sirkulasi
3.99 Dimensi furnitur sirkulasi
29 Toilet Karyawan Per orang OQR 40 3.81 Dimensi furnitur + sirkulasi
Servis
30 Toilet Difabel Per ruang X X 3.04 Standar per ruang
bangunan
31 Janitor Per ruang X X 1.00 Standar per ruang
32 Ruang Server Per ruang X 40 6.83 Dimensi 4 rak + sirkulasi
33 Ruang ME Per ruang X 80 26.35 Dimens 12 rak + sirkulasi

Tabel 4.3 Tabel Kebutuhan Ruang Unit Induk

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 51


Standar Desain

3. Kebutuhan Ruang Unit Pelaksana

Pelaksana
Kisaran Kisaran
Metode
No. Nama Ruang Hirarki Kode Aktivitas sirkulasi luas area Keterangan
Kalkulasi
(%) (m2)
1 Manajemen Dasar Per orang BDFHIJ 35 22.37 Dimensi furnitur + sirkulasi
2 Supervisori Atas Per orang BDFHIK 30 14.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
Privat
3 Supervisori Dasar Per orang CF 38 6.14 Dimensi furnitur + sirkulasi
4 Sekretaris Per orang BH 40 4.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
5 Staff Per orang A 45 2.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
6 Meeting Besar Per orang AI 30 3.20 Dimensi furnitur + sirkulasi
7 Meeting Kecil Per orang AI 25 1.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
Semi
8 Locker Per orang G 60 0.10 Dimensi furnitur + sirkulasi
Privat
9 Dapur Per ruang X X 15.60 Standar per ruang
10 Gudang Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi
11 Arsip Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi
12 Ruang Hiburan Per orang J 60 2.55 Dimensi furnitur + sirkulasi
13 Mushola Per orang T 25 1.20 Dimensi furnitur + sirkulasi
14 Ruang Wudu Per orang U 50 0.59 Dimensi furnitur + sirkulasi
15 Lobi Publik Per orang L 50 6.00 Dimensi furnitur + sirkulasi
16 Ruang Tunggu Per orang K 50 1.83 Dimensi furnitur + sirkulasi
17 Pantry Per ruang X X 3.94 Standar per ruang
18 Laktasi Per ruang X X 12.00 Standar per ruang
19 Toilet Tamu Per orang OQR 40 3.81 Dimensi furnitur + sirkulasi
20 Toilet Karyawan Per orang OQR 40 3.81 Dimensi furnitur + sirkulasi
21 Toilet Difabel Servis Per ruang X X 3.04 Standar per ruang
22 Janitor bangunan Per ruang X X 1.00 Standar per ruang
23 Ruang Server Per ruang X X 6.83 Dimensi 4 rak + sirkulasi
24 Ruang ME Per ruang X X 8.78 Dimensi 4 rak + sirkulasi

Tabel 4.4 Tabel Kebutuhan Ruang Unit Pelaksana

52 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


4. Kebutuhan Ruang Unit Pelayanan

Pelayanan
Kisaran Kisaran
Metode
No. Nama Ruang Hirarki Kode Aktivitas sirkulasi luas area Keterangan
Kalkulasi
(%) (m2)
1 Supervisori Atas Per orang BDFHIJ 35 22.37 Dimensi furnitur + sirkulasi
2 Supervisori Dasar Privat Per orang BDFHIK 30 14.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
3 Sekretaris Per orang BH 40 4.34 Dimensi furnitur + sirkulasi
4 Meeting Kecil Per orang AI 25 1.52 Dimensi furnitur + sirkulasi
5 Dapur Semi Per ruang X X 15.60 Standar per ruang
6 Gudang Privat Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi
7 Arsip Per ruang X X 14.64 Dimensi 12 rak + sirkulasi
8 Ruang Pelayanan Per orang KL 60 1.95 Dimensi furnitur + sirkulasi
9 Lobi Per orang L 50 6.00 Dimensi furnitur + sirkulasi
Publik
10 Ruang Tunggu Per orang K 50 1.83 Dimensi furnitur + sirkulasi
11 Pantry Per ruang X X 3.94 Standar per ruang
12 Toilet Tamu Per orang OQR 40 3.81 Dimensi furnitur + sirkulasi
13 Toilet Karyawan Per orang OQR 40 3.81 Dimensi furnitur + sirkulasi
14 Toilet Difabel Servis Per ruang X X 3.04 Standar per ruang
15 Janitor bangunan Per ruang X X 1.00 Standar per ruang
16 Ruang Server Per ruang X X 6.83 Dimensi 4 rak + sirkulasi
17 Ruang ME Per ruang X X 8.78 Dimensi 4 rak + sirkulasi

Tabel 4.5 Tabel Kebutuhan Ruang Unit Pelayanan

Perhitungan kebutuhan okupansi lobi: jumlah total pegawai satu unit x 10%
Perhitungan kebutuhan okupansi Ruang tunggu: jumlah total pegawai satu unit x 10%
Perhitungan kebutuhan okupansi ruang tunggu VIP: jumlah total pegawai satu unit x 3%
Perhitungan kebutuhan okupansi pelayanan: jumlah total pegawai satu unit x 10%

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 53


Standar Desain

2. Standar

54 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


3. Standar Warna dan Material

Berikut adalah spesifikasi yakni material yang menjadi pelingkup material plastik, material kaca, material
warna dari beberapa material yang ruangan, sementara material Furnitur papan. Warna-warna yang dipilih dalam
digunakan dalam standar desain yakni material yang digunakan panduan berikut ini disusun dengan
interior ruangan kantor PT. PLN. Standar hanya pada furnitur. Material interior mengacu pada buku panduan panduan
penggunaan material ini dibagi menjadi terdiri dari standar material dinding, dan aplikasi identitas perusahaan
dua bedasarkan fungsinya, yakni material kusen, dan material kaca. dari PLN. Ilustrasi dari masing-masing
material interior dan material furnitur. Material furnitur terdiri dari material furnitur tersebut dijelaskan di dalam
Yang dimaksud dengan material interior kain, material metal, material kayu, gambar di bawah ini.

Interior

Dinding

Merah Jambu Biru Tosca Biru Turqoisse Kuning Lime Putih Snow Putih Krem Merah Jambu
Pantone 1788C Pantone1447C Pantone 7477C Pantone 803C Pantone P115U Pantone P139C Pantone 1788C

Pelapis Lantai Kaca Kusen

Beton Abu Keramik Putih Kaca Frosted Kaca See- Brushed Brushed Kayu Jati
Brushed Thriugh Alumunium Coklat Alumunium atau setara
Alternative Veneer

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 55


Standar Desain

Furnitur

Material Kain Sofa | Kursi | Penutup Lantai/Karpet

Merah Salmon Abu Tua Hijau Muda Kuning Lime Putih Snow Abu Isunda Abu Tua
Opc. 20% Idekulla Pantone 803C Pantone P115U Djuparp

Kulit Hijau Mint Biru Turqoisse Putih Lambeth


Opc. 20

Material Metal Kaki Kursi | Kaki Meja | Kaki Stool | Keran

Brushed Hitam Brushed Putih Coat Powder Coat Powder Polished Hitam Polished Putih
Glossy Glossy Hitam Glossy Putih Glossy Glossy Glossy

56 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Material kayu Lemari | Sofa | Rak | Kursi | Meja

Derry Oak Winter Bamboo Pearl White Kayu Pinus Kayu Birch Kayu Jati
atau setara Logs Atau Setara Atau Setara Colored BnW Colored BnW Colored BnW
HPL (taco.co.id) Colored Veneer

Kayu Birch Kayu Pinus Kayu Jati


Atau Setara
Natural Veneer

Material Plastik/ Sinteteik Material Kaca & Papan


Meja | Kursi | Stool |Baby Stand Meja | Papan Tulis

Plastik Hitam Plastik Putih Kaca Frosted Papan Board


Doff Glossy Hitam

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 57


Standar Desain

4. Standar Desain Interior

Ruang Manajerial Utama


Manajemen Atas Khusus/Manajemen Atas/
Manajemen Menengah

Ruang kantor manajerial Ruangan ini dikhususkan untuk Fungsi dan Aktivitas
memiliki konsep yang hampir sama staff setingkat jajaran direktur hingga
dengan ruang staff individual, yakni manajement atas khusus. Meja kerja (K7 • Kerja individu yang membutuhkan
dengan menekankan pada proses kerja dan R4), coffee table (M7 dan S1), dan konsentrasi, seperti analisis
individu, kolaborasi, dan komunikasi area meeting kecil merepresentasikan informasi yang kompleks
yang fleksibel. zona-zona yang berbeda untuk
aktivitas yang berbeda pula. Selain • Pekerjaan yang bersifat rahasia
itu, layar wall mounted dapat menjadi
fasilitas untuk mendukung kegiatan • Pekerjaan yang membutuhkan
remote meeting. Untuk pemilihan aktivitas meeting kecil, yakni
warna dan material, ruangan ini masih pekerjaan yang bersifat desk-
memiliki konsep yang sama dengan based
ruang staff individual, yakni warna
cerah dengan kroma warna alam. • Pekerjaan yang berpotensi
Kemudian, elemen alam desain biofilia mengganggu konsentrasi orang-
dihadirkan melalui fitur-fitur seperti orang di sekitar, seperti menelpon.
pot dan tanaman.

58 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Pertimbangan Umum Pertimbangan Kelebihan
konfigurasi ruang
• Umumnya diperlukan untuk • Dapat memberikan privasi akustik
beberapa jabatan khusus (status) dan visual
dan fungsional tertentu (privasi) • Disarankan untuk berada • Sangat cocok untuk pekerjaan
dekat dengan jendela, untuk yang bersifat rahasia
• Fungsi aktivitas dapat dipadatkan mendapatkan vista keluar gedung • Dapat menunjukkan status dalam
dengan memanfaatkan sebagain dan akses pencahayaan alam. struktur organisasi.
ruang sebagai ruang rapat. • Dapat digunakan untuk meeting
• Dapat diposisikan berdekatan room jika tidak digunakan
• Menggunakan partisi transparan dengan area sirkulasi yang tinggi, • Kemudahan dalam mengontrol
untuk memberikan kedekatan atau ruang kantor terbuka lainnya, kenyamanan termal
dengan staf lain, memperbesar dengan persyaratan insulasi yang
distribusi pencahayaan, namun memadai.
dengan konsekuensi peningkatan
distraksi.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 59


Standar Desain

0 50 100 200

Denah Ruang Menjerial Utama

60 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Isometri Ruang Menejerial Utama

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 61


Standar Desain

Gambar 2.4 Perspektif suasana


Ruang Menejerial Utama

62 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 63
Standar Desain

Ruang Manajerial Fungsi dan Aktivitas Pertimbangan konfigurasi ruang


Pendukung
Manajemen Dasar/Supervisori Atas • Kerja individu yang membutuhkan • Disarankan untuk berada
konsentrasi, seperti analisis dekat dengan jendela, untuk
Ruang kantor manajerial kedua informasi yang kompleks mendapatkan vista keluar gedung
secara umum memiliki konsep yang dan akses pencahayaan alam.
sama dengan ruang manajerial utama, • Pekerjaan yang bersifat rahasia
hanya saja dengan ukuran yang lebih • Dapat diposisikan berdekatan
kecil, sehingga beberapa aktivitas lain • Pekerjaan yang membutuhkan dengan area sirkulasi yang tinggi,
seperti diskusi, menerima tamu, dan aktivitas meeting kecil, yakni atau ruang kantor terbuka lainnya,
video call menjadi ditiadakan pada pekerjaan yang bersifat desk- dengan persyaratan insulasi yang
ruangan ini. Warna dan tekstur yang based memadai.
digunakan juga masih sama. Ruangan
ini dikhususkan untuk jajaran staff • Pekerjaan yang berpotensi
setingkat manajemen atas hingga mengganggu konsentrasi orang- Kelebihan
Manajemen Dasar. orang di sekitar, seperti menelpon.
• Dapat memberikan privasi akustik
dan visual
Pertimbangan umum • Sangat cocok untuk pekerjaan
yang bersifat rahasia
• Umumnya diperlukan untuk • Dapat menunjukkan status dalam
beberapa jabatan khusus (status) struktur organisasi.
dan fungsional tertentu (privasi) • Kemudahan dalam mengontrol
kenyamanan termal
• Menggunakan partisi transparan
untuk memberikan kedekatan
dengan staf lain, memperbesar
distribusi pencahayaan, namun
dengan konsekuensi peningkatan
distraksi.

64 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


0 50 100 200

Denah Ruang Menjerial Pendukung

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 65


Standar Desain

Isometri Ruang Menejerial Utama

Gambar 2.4 Perspektif suasana


Ruang Menejerial Pendukung

66 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 67
Standar Desain

Ruang Rapat Utama

Ruang rapat utama memiliki Selain itu, diperlukan dukungan Fungsi dan Aktivitas
konsep yang formal, namun dengan fasilitas audio yang memadai
tambahan fasilitas baru berupa agar dapat memperlancar proses • Untuk rapat rutin dengan grup
video cam dan proyektor sehingga berjalannya rapat. Sebagaimana • Bermanfaat untuk meeting yang
memungkinkan kegiatan rapat jarak ruang staf, perabot di dalam ruang bersifat tertutup.
jauh. rapat utama menggunakan meja • Untuk kegiatan presentasi
yang “clean” (M2) serta menggunakan • Dapat di booking melalui pusat
kursi pivot (K8) agar peserta rapat
merasakan kenyamanan. Kemudian,
bukaan pada sisi kanan dan kiri ruang Pertimbangan umum
rapat diupayakan agar menggunakan
fitur shading interior, agar ketika • Penggunaan dinding transparan
layar sedang tidak digunakan, cahaya akan berpotensi mengganggu jika
matahari, dapat masuk ke dalam ruangan diletakkan berdekatan
ruangan secara maksimal. dengan area sirkulasi.

• Ruangan ekstra dan penggunaan


Furnitur yang fleksibel dapat
memungkinkan pengguna untuk
mengatur sendiri konfigurasi
rapatnya untuk berbagai jenis
rapat yang berbeda-beda.

68 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Pertimbangan konfigurasi ruang Kelebihan

• Disarankan untuk ditempatkan • Disarankan untuk berdekatan • Dapat dikonversi menjadi ruang-
dekat dengan area periperi, agar dengan area pantry, agar ruang yang lebih kecil jika
mendapatkan vista keluar gedung penyediaan snack/minuman menggunakan dinding partisi
dan pencahayaan alami untuk kepentingan rapat menjadi lipat.
mudah.
• Disarankan berada di dekat • Dapat digunakan sebagai ruang
dengan pintu masuk utama • Disarankan untuk berdekatan brainstorming jika peralatannya
lantai (dekat dengan tangga/lift) dengan area beristirahat atau memadai.
untuk mendekatkan akses dan ruang koridor yang lebar, agar
menghindari distraksi dari para terdapat ruang untuk berdiskusi • Dapat juga dimanfaatkan untuk
staf lainnya yang bekerja di ruang santai sebelum dan sesuah rapat kerja tim sebuah proyek ketika
kantor terbuka. yang umumnya dilakukan. ruang-ruang yang ada sudah
dirasa kurang.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 69


Standar Desain

0 100 200 400

Denah Ruang Rapat Utama

70 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Isometri Ruang Rapat Utama

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 71


Standar Desain

Gambar 2.4 Perspektif suasana


Ruang Rapat Utama

72 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 73
Standar Desain

Ruang Staf

Ruang kantor manajerial Ruangan ini dikhususkan untuk Fungsi dan Aktivitas
memiliki konsep yang hampir sama staff setingkat jajaran direktur hingga
dengan ruang staff individual, yakni manajement atas khusus. Meja kerja (K7 • Kerja kolaboratif yang
dengan menekankan pada proses kerja dan R4), coffee table (M7 dan S1), dan membutuhkan frekuensi interaksi
individu, kolaborasi, dan komunikasi area meeting kecil merepresentasikan yang cukup tinggi antar staf.
yang fleksibel. zona-zona yang berbeda untuk
aktivitas yang berbeda pula. Selain • Kerja kreatif yang membutuhkan
itu, layar wall mounted dapat menjadi suasana studio seperti proses
fasilitas untuk mendukung kegiatan desain.
remote meeting. Untuk pemilihan
warna dan material, ruangan ini masih
memiliki konsep yang sama dengan Pertimbangan konfigurasi ruang
ruang staff individual, yakni warna
cerah dengan kroma warna alam. • Disarankan dekat dengan area
Kemudian, elemen alam desain biofilia fasad bangunan, untuk vista keluar
dihadirkan melalui fitur-fitur seperti dan pencahayaan alami.
pot dan tanaman.

74 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Pertimbangan umum Kelebihan

• Perhatikan aspek akustik (material • Efisiensi penggunaan ruang.


kedap suara, plafon akustik, dll)
• Memungkinkan untuk
• Bergantung pada jenis pekerjaan, meningkatkan kepadatan
sangat disarankan untuk penghuni dengan menambahkan
menggabungkan area ruang staf meja
dengan ruang belajar atau area
rapat. • Tingkat fleksibilitas ruang yang
tinggi
• Diperlukan penerapan peraturan
terkait aktivitas menelpon, • Tidak ada penghalang fisik untuk
mendengarkan music, dan komunikasi, meningkatkan
interaksi informal lainnya jika ada. interaksi dan proses belajar dalam
lingkungan kantor.
• Diperlukan penerapan peraturan
terkait kerapian dan kebersihan
karena setiap benda yang berada
di atas meja di ruang staf akan
terlihat.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 75


Standar Desain

0 50 100 200

Denah Ruang Staf

76 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Isometri Ruang Staf

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 77


Standar Desain

Gambar 2.4 Perspektif


suasana Ruang Staf

78 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 79
Standar Desain

Ruang Staf Kolaboratif

Keseluruhan ruang staff tersebut ditentukan sesuai dengan kolaborasi dan diskusi menjadi
terbagi menjadi dua bagian, yakni konsep dasar area kerja berbasis lebih aktif. Kemudian, pemilihan
ruang staff zona kerja kolaboratif, aktivitas dan zonasi, sehingga warna ruang yang berwarna warni
dan zona kerja individual. Gambar masing-masing zona tersebut dapat ditentukan untuk mendorong mood
di atas merupakan ruang staff zona digunakan sesuai dengan intensitas yang membangkitkan kreatifitas
kerja kolaboratif. Terlihat pada aktivitas yang juga beragam. Selain dan produktifitas. Di samping itu,
gambar denah bahwa zona ini itu, di dalam ruang ini juga terdapat ditambahkan pula elemen hijau
terbagi menjadi beberapa bagian zona meeting yang dilingkup oleh sebagai penyeimbang suasana, agar
yakni kursi berundak, coffee table papan lengkung untuk penunjang aktivitas produktifitas tersebut juga
(M11 dan K10), bar table (M2), dan proses diskusi. Diharapkan dengan didampingi dengan unsur yang
kursi tengah (S7). Keberagaman zona adanya fitur tersebut, proses menenangkan.

80 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Fungsi dan Aktivitas Pertimbangan umum Kelebihan

• Untuk kegiatan kerja individu • Perhatikan aspek akustik (material • Efisiensi penggunaan ruang.
yang membutuhkan konsentrasi kedap suara, plafon akustik, dll) • Memungkinkan untuk
yang tidak terlalu tinggi seperti meningkatkan kepadatan
administrasi. • Diperlukan penerapan peraturan penghuni dengan menambahkan
terkait aktivitas menelpon, meja
• Kerja kreatif yang membutuhkan mendengarkan music, dan • Tingkat fleksibilitas ruang yang
suasana studio seperti proses interaksi informal lainnya jika ada. tinggi
desain.
• Diperlukan penerapan peraturan
terkait kerapian dan kebersihan
Pertimbangan konfigurasi ruang karena setiap benda yang berada
di atas meja di ruang staf akan
• Disarankan dekat dengan area terlihat.
fasad bangunan, untuk vista keluar
dan pencahayaan alami.

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 81


Standar Desain

0 50 100 200

Denah Ruang Staf Kolaboratif

82 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Isometri Ruang Staf Kolaboratif

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 83


Standar Desain

Gambar 2.4 Perspektif suasana


Ruang Staf Kolaboratif

84 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 85
Standar Desain

Gambar 2.4 Perspektif suasana


Ruang Staf Kolaboratif

86 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 87
Standar Desain

Kafe Fungsi dan Aktivitas Pertimbangan umum

Ruang kafetaria memiliki • Aktivitas makan dan minum • Memerlukan pencahayaan alami
konsep zona aktivitas yang sama • Aktivitas bekerja santai • Memerlukan sirkulasi udara yang
dengan ruang staff. Furnitur yang • Aktivitas bersantaI nyaman untuk menghindari udara
digunakan pada ruang ini disusun dan aroma makanan yang (Meel,
membentuk zona aktivitas makan Martens, & Ree, 2010)mengendap.
individu, kelompok, diskusi, maupun Pertimbangan konfigurasi ruang • Diperlukan regulasi terkait alur
bersantai. Selain fungsi utamanya pemesanan, aktivitas makan,
untuk makan, ruang ini juga dapat • Berdekatan dengan ruang lobi hingga meninggalkan ruangan
difungsikan untuk bekerja. Sebagai atau loker agar kebersihan dan ketertiban
contoh, furnitur K6 dan K9 untuk • Berdekatan dengan ruang luar tetap terjaga.
individu, furnitur M5, K3, K4, M6 dan K5 untuk mengantisipasi kebutuhan • Diperlukan privasi akustik
untuk kelompok. merokok bagi sebagian staf. seandarinya berdekatan dengan
ruang-ruang dengan aktivitas
yang menuntut konsentrasi.

Kelebihan

• Memungkinkan aktivitas bersantai


maupun produktif yang dapat
dijadikan satu ditempat yang
sama.

88 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


0 100 200 400

Denah Kafe

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 89


Standar Desain

Isometri Kafe

90 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Isometri Kafe

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 91


Standar Desain

Gambar 2.4 Perspektif


suasana Kafe

92 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 93
Standar Desain

Ruang Rapat Pendukung Fungsi dan Aktivitas Pertimbangan konfigurasi ruang

Ruang rapat pendukung • Untuk aktivitas rapat kecil. • Dapat diposisikan di dalam
memiliki skala yang lebih intim • Untuk diskusi yang bersifat rahasia. area kantor tertutup untuk
dibanding ruang rapat utama. • Penggunaan yang lebih fleksibel menghindari gangguan
Ruangan ini berfungsi untuk proses tanpa perlu penjadwalan. konsentrasi.
diskusi dengan klien, tawar menawar,
maupun proses pengadaan. Di dalam
ruang ini terdapat fasilitas yang sama Pertimbangan umum Kelebihan
dengan ruang rapat utama, hanya
saja berukuran lebih kecil. Selain • Penggunaan dinding transparan • Fleksibel, dapat digunakan untuk
dalam bentuk tertutup, ruang ini juga dapat memberikan gangguna rapat insidentil yang bersifat
dapat dihadirkan bercampur dengan visual jika berdekatan dengan area rahasia.
ruang staf tanpa menggunakan sekat sirkulasi yang padat. • Dapat digunakan sebagai
pembatas, namun dengan fasilitas • Hadirkan ruang rapat pendukung ruang belajar jika sedang tidak
yang masih sama. dengan ukuran dan lokasi yang digunakan untuk rapat.
beragam.

94 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


0 50 100 200

Denah Ruang Rapat Pendukung

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 95


Standar Desain

96 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 97
Standar Desain

Lobi dan Resepsionis Fungsi dan Aktivitas Pertimbangan konfigurasi ruang

Ruang lobi dan resepsionis • Aktivitas menunggu. • Berdekatan dengan pintu masuk
memiliki skema warna sesuai skema • Membaca majalah/brosur. utama gedung atau lantai kantor
brand image dari PT. PLN. Meja • Aktivitas menggunakan laptop, (tangga/lift).
resepsionis digunakan untuk registrasi telepon. • Dekat dengan meja resepsionis
awal jika ada tamu yang berkunjung, • Menonton berita atau media atau sekretariat
selain itu terdapat furnitur untuk lainnya. • Dekat dengan fasilitas toilet.
bersantai dan menunggu disekitarnya
(S1 dan M5).
Pertimbangan umum Kelebihan

• Furnitur menggunakan kursi yang • Memberikan tempat khusus untuk


nyaman pengunjung menunggu.
• Adanya fasilitas multimedia, Wi- • Dapat membantu pengunjung
fi, atau majalah akan membuat agar merasa diterima di dalam
ruang tunggu menjadi lebih kantor.
menarik dan fungsional. • Dapat digunakan sebagai media
• Diperlukan penerapan peraturan branding perusahaan, untuk
mengenai material yang memberikan kesan ataupun
dipamerkan dan majalah agar informasi terkait perusahaan
terus menerus diperbaharui. kepada publik.

98 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


50 100 200

Denah Lobi dan Resepsionis

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 99


Standar Desain

100 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 101
Standar Desain

Ruang Pelayanan Fungsi dan Aktivitas Pertimbangan umum

Ruang pelayanan, sebagai • Aktivitas menunggu • Furnitur menggunakan kursi yang


wajah penerima publik dari smart • Membaca majalah/brosur nyaman.
office PT. PLN, memiliki konsep yang • Menonton video informasi • Diperlukan adanya regulasi
hampir sama dengan ruang lobi. • Berkonsultasi dan melakukan terkait alur pengunjung dengan
Menggunakan warna khas brand transaksi kepentingan yang berbeda-beda.
image dari PT. PLN. Ruang ini berfungsi • Dilengkapi dengan penanda yang
untuk menerima beberapa pelayanan memudahkan pengunjung dalam
untuk masyarakat seperti pembayaran Pertimbangan konfigurasi ruang mendapatkan pelayanan.
tagihan. Warna, dan tekstur masih
menggunakan skema yang sama • Berdekatan dengan pintu masuk
dengan ruang lobi, sementara furnitur utama gedung atau lantai kantor Kelebihan
di dalamnya, disesuaikan untuk fungsi (tangga/lift).
mengantre dan melakukan transaksi. • Dekat dengan meja resepsionis • Memberikan tempat khusus untuk
atau sekretariat pengunjung melakukan transaksi
• Dekat dengan fasilitas toilet maupun pelayanan lainnya.
• Dapat membantu pengunjung
agar merasa diterima di dalam
kantor.
• Dapat digunakan sebagai media
branding perusahaan, untuk
memberikan kesan ataupun
informasi terkait perusahaan
kepada publik.

102 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


0 50 100 200

Denah Ruang Pelayanan

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 103


Standar Desain

104 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 105
Standar Desain

Toilet 1 Toilet 2 Toilet 3

0 50 100 200

106 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


VIP Lounge Klinik

0 50 100 200

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 107


Standar Desain

Loker

0 100 200 400

108 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Mushalla

0 100 200 400

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 109


Standar Desain

Children Daycare

0 100 200 400

110 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Playroom

0 100 200 400

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 111


Standar Desain

5. Standar Furnitur dan Komponen Lainnya

Kursi

K1 K2

K3 K4

112 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


K5 K6

K7 K8

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 113


Standar Desain

K9 K10

K11 K12

114 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Sofa

S1

S2

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 115


Standar Desain

S4-Biru S5-Biru

S4-Merah S5-Merah

S4-Kuning S5-Kuning

116 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


S7

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 117


Standar Desain

S3

S6

118 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Meja

M1 M2

M3 M4

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 119


Standar Desain

M5 M6

M7 M8

120 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


M9 M10

M11

M12
M13

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 121


Standar Desain

Rak

R2

R1

R3 R4

122 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


R5 R6

R7
R8

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 123


Standar Desain

R9

124 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Komponen Kelistrikan

SL1 SL2
Main Panel Control Panel

SK 1
Wall Mounted

SK 2
Furnitur Mointed

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 125


Standar Desain

6. Contoh Penerapan Elemen Desain pada Furnitur

Berikut ini adalah contoh tersebut digambarkan dengan tujuan agar pembaca juga dapat memiliki
penyusunan furnitur berdasarkan zona agar pembaca memahami komponen gambaran visual mengenai luasan
aktivitas yang berada di ruangan staf furnitur yang perlu dihadirkan dari ruang yang digunakan dari masing-
dan ruangan manajerial. Zona aktivitas masing-masing aktivitas. Selain itu, masing aktivitas.

Aktivitas kerja
kolaboratif santai

126 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Aktivitas kerja
kolaboratif

Aktivitas kerja
kolaboratif

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 127


Standar Desain

Aktivitas kerja
individual santai

Aktivitas kerja
individual ruang staf

128 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


Aktivitas kerja individu
manajer dan rapat manajer.

Aktivitas ruang
rapat kecil

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 129


Standar Desain

7. Standar Penerapan Teknologi Pada Desain

Electrical
Box.
penggunaan shaft t ersendiri
pengantaran koneksi via kabel
menuju r outer dan akses
langsung ke kabel RJ45

Extende

LAN Splitte

Router. RJ45 Con.

130 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


SK1
Wall Plug

SK2
Furn. Applied

SL1

SL2
SK2

SK1

SL1 Main Switch

SL2 Dual / Panel Type

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 131


Standar Desain

Dalam aplikasinya, standar ini


dapat digunakan sebagai acuan yang
dengan beberapa ketentuan yang
wajib diupayakan dan beberapa
ketentuan yang dapat disesuaikan.
Adapun beberapa ketentuan yang
wajib diupayakan di antaranya adalah
sebagai berikut:

Jumlah dan jenis ruang


Jumlah dan jenis ruang wajib dipenuhi
selain untuk mewadahi aktivitas
perkantoran di dalamnya, juga sebagai

Prinsip Variasi atribut yang wajib dimiliki dari kantor


smart office.

Zona aktivitas (contoh: area diskusi,


area kerja individu, area bersantai,
dsb)
Konsep smart office mendorong
semakin banyaknya aktivitas-aktivitas
dalam perkantoran yang dapat dibilang
baru seperti diskusi, meeting, bersantai,
bekerja, berkolaborasi, maupun

132 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


bermain. Maka dari itu, beberapa zona Sedangkan beberapa ketentuan yang Luasan ruang
aktivitas tersebut wajib dipenuhi sebagai dapat disesuaikan adalah sebagai Luasan ruang dapat disesuaikan selama
syaratbterciptanya suasana smart office. berikut: berada dalam rentang minimum dan
maksimum sesuai standar yang telah
Komponen furnitur setara dengan Posisi dari zona aktivitas ruang diuraikan.
ilustrasi pada panduan Jika dalam perencanaan terdapat
Penggunaan furnitur dalam panduan perbedaan bentuk denah yang berbeda Posisi furnitur
ini telah menyesuaikan keberagaman secara signifikan dengan panduan, maka Posisi masing-masing Furnitur dapat
aktivitas sesuain fungsi smart office posisi dari masing-masing zona aktivitas disesuaikan dengan kondisi eksisting.
dapat diubah.
Jenis-jenis komponen perangkat IT Konsep teknologi bangunan
Komponen perangkat IT yang disebutkan Geometri denah Beberapa prinsip dalam sistem selubung
dalam panduan ini merupakan standar Bentuk denah dapat disesuaikan dengan bangunan, sistem pencahayaan, dan
minimum komponen yang wajib kondisi eksisting, dengan ketentuan sistem penghawaan dapat disesuaikan
dipenuhi tidak mengurangi fungsi zona aktivitas. dengan kondisi eksisting.

Konsep warna dan material Posisi ruang


Warna dan material dalam panduan ini Diutamakan untuk perencanaan yang
disusun berdasarkan pertimbangan: (1) bersifat renovasi, posisi dari masing-
konsep warna masing ruang dapat dioptimalkan
cerah smart office PT. PLN, (2) konsep dengan mengacu pada hubungan
warna biofilia, (3) brand image PT. PLN. ruang.
Oleh karena itu, konsep warna dan
material dalam panduan ini bersifat wajib

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 133


Referensi

Referensi

134 Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor


British Land. (2017). Smart Offices: A 2017 Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2016).
Vision For The Future. London: Peraturan Walikota Bandung
British Land. Nomor 1023 Tahun 2016 Tentang
Bangunan Gedung Hijau.
Cisco (Director). (2016). Working in the Bandung: Pemerintah Provinsi
Smartest Office Building in Jawa Barat.
the World [Motion Picture].
Retrieved from https://www. Pemprov DKI Jakarta. (2012). Panduan
youtube.com/wa\tch?time_ Pengguna Bangunan Gedung
continue=98&v=vgtTVaLj3zM Hijau Jakarta. Jakarta: Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta.
COOR. (2018, Oktober 11). WHAT IS A
SMART OFFICE? Release the Sanjaya, N. (2011). Skripsi: Pengaruh
potential ofbpeople. Retrieved Efektivitas Tata Ruang Kantor
from COOR Smart Office: http:// Terhadap Kinerja Pegawai Di
www.smartoffice.coor.com/areas/ Biro Umum dan Perlengkapan
what-is-a-smart-office/ Sekretariat Daerah Provinsi
Banten. Serang, Banten: Universitas
Dennis, V. (2018, September 12). Comelite Sultan Ageng Tirtayasa.
Architecture. Retrieved from
Keeping Up with the Digital Culture
with Smart Office Design: https://
comelite-arch.com/smartoffice-
design/

Estel (Director). (2016). Walking through a


SMART OFFICE Concept [Motion
Picture].

IoT Space. (2018, Mei 2018). What Is a


Smart Office? History, benefits
and hot desking apps. Retrieved
from IoT Space: https://www.
iotspace.co.uk/blog/2018/7/20/
what-is-asmart-office

www.pln.co.id Panduan Desain Interior dan Teknologi Kantor 135

Anda mungkin juga menyukai