Anda di halaman 1dari 21

Peer Review terhadap

Naskah Akademik RUU


tentang Partisipasi
Masyarakat
Dr. Teguh Kurniawan, S.Sos, M.Sc
Fakultas Ilmu Administrasi – Universitas Indonesia
Email: teguh.kurniawan@ui.ac.id
Kenapa Partisipasi Masyarakat

Masalah terkait Partisipasi Masyarakat di Indonesia

Pengaturan Partisipasi Masyarakat dalam Berbagai


Outline Peraturan Perundang-Undangan

Menjamin Keterlibatan Masyarakat dalam Proses


Pembuatan Kebijakan Publik & Pelaksanaan
Pembangunan
Masukan terhadap Naskah Akademik
Kenapa Partisipasi Masyarakat
meningkatkan kualitas pembuatan kebijakan dengan
menyediakan pemerintah sumber informasi,
perspektif dan solusi masalah yang besar;

memfasilitasi interaksi yang luas antara masyarakat


dan pemerintah;
Keuntungan
Melibatkan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi yang
Masyarakat pada akhirnya akan meningkatkan keterwakilan dan
kepercayaan masyarakat;

menghasilkan kebijakan pemerintah yang lebih baik.


1. isu atau situasi; 1. isu atau situasi;
Empat 2. struktur, sistem, dan 2. masyarakat;
Komponen proses administrasi
dimana partisipasi
3. administrator;
Partisipasi mengambil tempat; 4. struktur, sistem, dan
proses administrasi
3. administrator;
Masyarakat 4. masyarakat
dimana partisipasi
mengambil tempat
realitas dari kehidupan seharihari masyarakat yang terikat
dengan posisi kelas sosial termasuk faktor-faktor seperti
transportasi, hambatan waktu, struktur keluarga, jumlah
anngota keluarga yang bekerja, pengurusan anak, dan
ketidakmampuan ekonomi;
sistem dan proses administratif yang mendukung status
Hambatan quo;

utama
teknik partisipasi yang masih belum memadai seperti
dengar pendapat publik, dewan penasehat masyarakat,
panel masyarakat, dan survey publik
memberdayakan dan melakukan pendidikan terhadap masyarakat
yakni dengan mendesain proses sehingga masyarakat mengetahui
bahwa partisipasi mereka dapat memberikan dampak, melibatkan
keterwakilan yang luas dari masyarakat, serta dapat menghasilkan
keluaran yang dapat dilihat;

Upaya mendidik kembali para administrator yang sesuai dengan upaya


Mengatasi untuk mengubah peran mereka dari manajer yang ahli menjadi
peserta atau mitra yang kooperatif melalui pembentukan keahlian
interpersonal, mendefinisikan kembali peran administrator, dan
Hambatan mengubah cara dalam mendidik dan melatih administrator publik;

Utama memungkinkan struktur dan proses administrasi


kepercayaan warga masyarakat
kepada sesama warga masyarakat;
kepercayaan masyarakat terhadap
Membangun elit;
Kepercayaan kepercayaan elit politik terhadap
sesama elit;
kepercayaan elit politik terhadap
warga masyarakat
kompatibilitas antar peserta berdasarkan kepercayaan
dan penghargaan yang saling menguntungkan;
keuntungan bagi semua mitra;

kesetaraan kekuatan dengan mitra;


Atribut
Partisipasi saluran komunikasi;

kemampuan beradaptasi;

keberadaan integritas, kesabaran dan kemauan untuk


menyelesaikan permasalahan
dilema terkait besaran dari masyarakat;

dilema terkait kelompok-kelompok


masyarakat yang termarjinalkan;
Dilema
dilema terkait resiko;
Partisipasi
Masyarakat dilema terkait teknologi dan keahlian;
dilema terkait waktu;
dilema terkait barang-barang bersama
(common good)
Masalah terkait Partisipasi
Masyarakat di Indonesia
Proses pembuatan kebijakan yang
lebih didominasi elit
Pengetahuan masyarakat
Masalah terhadap program pemerintah
yang sering
dihadapi Kompetensi masyarakat untuk
berpartisipasi
Mekanisme dan akses partisipasi
yang tidak memadai
Pengaturan Partisipasi
Masyarakat dalam Berbagai
Peraturan Perundang-Undangan
• Pasal 4 → Asas pelayanan publik → Partisipatif
• Sistem Informasi → penyampaian informasi kepada masyarakat
• Pengaduan Masyarakat
• Penyuluhan Masyarakat

UU 25/2009 • Hak & Kewajiban Masyarakat


• Pasal 18 - Hak: pengawasan, pengaduan, memberitahukan

tentang • Pasal 19 – Kewajiban: mematuhi peraturan, menjaga sarana


• Keikutsertaan dalam menyusun & menetapkan standar (tidak diskriminatif,
terkait langsung dengan jenis pelayanan, memiliki kompetensi,
Pelayanan mengutamakan musyawarah, memperhatikan keberagaman)
• Peran Serta Masyarakat (Pasal 39):
Publik • sejak penyusunan standar sampai evaluasi & pemberian penghargaan
• Kerja sama; pemenuhan hak & kewajiban; peran aktif dalam
penyusunan kebijakan pelayanan public
• Lembaga pengawasan pelayanan publik
• Gugatan
• Melaporkan tindak pidana
• Partisipasi Masyarakat adalah peran serta warga masyarakat untuk menyalurkan
aspirasi, pemikiran, dan kepentingannya dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
• Partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum
• Partisipasi dan pengawasan di daerah persiapan terhadap pemerintahan, pembangunan

UU 23/2014 •
& kemasyarakatan
Partisipasi Masyarakat (Pasal 354):
• Pemda menyampaikan informasi
tentang • Pemda mendorong peran aktif dalam pemerintahan daerah melalui dukungan
pengembangan kapasitas masyarakat

Pemerintahan • Pemda mengembangkan kelembagaan & mekanisme yang memungkinkan


masyrakat terlibat
• Ruang lingkup: penyusunan Perda dan kebijakan Daerah yang mengatur dan

Daerah membebani masyarakat; perencanaan, penganggaran, pelaksanaan,


pemonitoran, dan pengevaluasian pembangunan Daerah; pengelolaan aset
dan/atau sumber daya alam Daerah; dan penyelenggaraan pelayanan publik
• Bentuk: konsultasi publik; musyawarah; kemitraan; penyampaian aspirasi;
pengawasan; dan/atau keterlibatan lain
• Tata cara akses informasi; kelembagaan & mekanisme partisipasi; bentuk;
penguatan kapasitas
Menjamin Keterlibatan Masyarakat
dalam Proses Pembuatan Kebijakan
Publik & Pelaksanaan
Pembangunan
Dapat melakukan
Ingin melakukan
Memperkuat
Kompetensi Mungkin melakukan
Masyarakat
Jemput bola
Tanggapan
Jenis Partisipasi

• Informasi
• Konsultasi
Menjamin • Pembuatan Kebijakan
Hak • Pelaksanaan Pembangunan
Masyarakat
Sarana Partisipasi
untuk
Berpartisipasi • Hearing
• Pengaduan
• Kemitraan
• dll
Masukan Terhadap Naskah
Akademik
• Daftar Referensi
• Mengapa Partisipasi Masyarakat merupakan hal penting untuk diatur sudah
tergambarkan dalam berbagai kajian teoritik meskipun berbagai penelitian
terkait partisipasi masyarakat di Indonesia belum banyak dirujuk --
http://garuda.ristekdikti.go.id/search/document?select=title&q=Partisipasi+
Masyarakat&pub= → 1089 artikel
Masukan • Kajian teoritis telah menggambarkan bagaimana peranan Partisipasi
Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemerintahan serta filosofi dari

terhadap Partisipasi Masyarakat serta prasyarat dan hambatan yang dihadapi untuk
mewujudkannya. Hanya saja belum terlihat arahan Partisipasi masyarakat
seperti apa yang kemudian akan diwujudkan di Indonesia termasuk Batasan
dalam partisipasi masyarkat
Naskah • Praktik empiris perlu menampilkan bagaimana Partisipasi Masyarakat diatur
di sejumlah negara (best practices) → perjelas bentuk pengaturannya

Akademik • Berbagai peraturan perundang-undangan telah mengatur mengenai


partisipasi masyarakat → berjalannya seperti apa dan kenapa belum terlihat
dalam naskah akademik
• Secara umum, Naskah Akademik harus berbasis pada masalah nyata yang
dihadapi serta teori dan atau best practices di negara lain. Selain itu perlu
memunculkan bagaimana peran IT dalam meningkatkan atau mewujudkan
partisipasi masyarakat
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai