Anda di halaman 1dari 1

Beberapa pengertian lain diare menurut beberapa ahli adalah keluarnya tinja air

dan elektrolit yang hebat. Bayi dikatakan diare bila volume tinja lebih dari 15
gram/kg/24 jam dan pada anak usia 3 tahun volume tinja lebih dari 200 gram/24
jam. Volume tinja anak usia 3 tahun sama dengan volume tinja orang dewasa.
( Nelson, 2000)

Sedangkan ahli lain Robbins (1999) memberi batasan kasar diare sebagai produksi tinja harian
melebihi 250 gram, mengandung 70%-90% air, yang menyebabkan bertambahnya volume tinja
dan frekuensi buang air besar.

Sedangkan menurut menurut Depkes RI (2005), diare adalah suatu penyakit


dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja, yang
melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar biasanya
tiga kali atau lebih dalam sehari .

Diare akut diberi batasan sebagai meningkatnya kekerapan, bertambah cairan,


atau bertambah banyaknya tinja yang dikeluarkan, akan tetapi hal itu sangat relatif
terhadap kebiasaan yang ada pada penderita dan berlangsung tidak lebih dari satu
minggu. Apabila diare berlangsung antara satu sampai dua minggu maka dikatakan
diare yang berkepanjangan (Soegijanto, 2002).

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi berak lebih
dari biasanya (3 atau lebih per hari) yang disertai perubahan bentuk dan
konsistensi tinja dari penderita (Depkes RI, Kepmenkes RI tentang pedoman P2D,
Jkt, 2002).