Anda di halaman 1dari 3

Briliant Private www.briliantprivate.co.

cc

LAJU REAKSI
1. Laju reaksi: laju pengurangan konsentrasi molar salah satu pereaksi atau laju pertambahan
konsentrasi molar salah satu produk dalam satuan waktu.
Reaksi: R → P
∆[R ] ∆[P ]
V=- = + ,dengan:
∆t ∆t
V = laju reaksi (M/detik)
∆[R ] = perubahan konsentrasi molar pereaksi (M)
2. a AB→ bA+cB
1 1 1
VAB = VA = VB
a b c
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi:
a. konsentrasi:
[] >> → v >>
b. luas permukaan sentuh:
luas permukaan >> → v >>
c. Tekanan & Volume (untuk gas)
Jika tekanan diperbesar(volume jadi mengecil), maka v membesar
d. suhu:
T >> → v >>
contoh: reaksi berlangsung a x lebih cepat jika suhu dinaikan b0 C.
rumus:
T −To
b
1. V = V0 . a
T −To

1  b
2. t = to .   , dimana:
a 
V = kec. reaksi pd suhu T
Vo = kec. reaksi pd suhu To
T = suhu akhir
To = suhu awal
t = waktu reaksi pd suhu T
to = waktu reaksi pd suhu To
Cat: >> artinya diperbesar, << artinya diperkecil

e. katalisator, adalah zat yg mempercepat laju reaksi. Katalis sangat spesifik untuk
reaksi tertentu. Katalis dapat menurunkan energi aktivasi dengan membuat tahap-

- Page1 -
Briliant Private www.briliantprivate.co.cc

tahap reaksi lebih banyak. Setelah reaksi berakhir, katalis terbentuk kembali. Katalis
yang memperlambat reaksi = inhibitor.
4. aA+bB → cC+dD
V=k. [A ]x [B ]y , dimana:
V = kec. reaksi (M/det)
k = konstanta kec. reaksi
x = orde reaksi thd A
y = orde reaksi thd B
x+y = orde reaksi total
x&y belum tentu sama dg a & b

v v v

orde 0 [] orde 1 [] orde 2 []

5.
Ea1
Energi
Ea2

Jalanya reaksi
Ea1 = energi aktivasi tanpa katalis.
Ea2 = energi aktivasi dengan katalis.
Ea = energi minimum yg diperlukan untuk hasilkan tumbukan efektif.

- Page2 -