Anda di halaman 1dari 11

Bab 8 Daya Dukung Tanah

1.

KOND/51 TANAH

Pada dasamya daya dukung tanah adalah kemampuan tanah tanah memikul tekanan at au tekanan maksimum yang diijinkan bekerja pada tanah pondasi = (f kN/m2• Daya dukung ultimit (Ultimit Bearing Capacity) (O'ul1) = daya kemampuan pad a batas runtuh. Daya dukung tanah yang diijinkan

= a- ada faktor

aman dimana :

o = ___!!!!_ SF
(j

SF = 3 untuk beban normal. SF = 2 untuk beban darurat

Misalnya:
Sebuah kolom memikul beban sebesar P leN, menggunakan pondasi langsung (pondasi telapak ) dengan ukuran B x L m' Luas pondasi A = B x L m'.Tekanan yang timbul pada tanah sebesar : 0' P/ A = P/(B.L) kNI m' o 5. Jika diketahui P=90kN dan dayadukung tanah d» 15kN/m2 Berapakah ukuran pondasi yang diijinkan, Luas pondasi yang diperlukan: A = P/o = 90/15 = 6 m' Dapat digunakan pondasi bujur sangkar

cr

Maka bisa digunakan B = 2.45 m atau bentuk segi empat dengan B= 2 m, dan L = 3 m

Gambar 8.1 Tekanan pada tanah dan pengaruhnya.

69

'" II

Terdapat beberapa bentuk pondasi langsung : Persegi (square footing) Bulat (round) Lajur (continuous), sangat pamjang misal pondasi dinding.

Besarnya

(J

ditentukan dan dibatasi oleh :


runtuhnya tanah (s ult dibagi faktor aman) penurunan akibat konsolidasi tanah total tidak terlalu besar I defleksion sangat tidak merata

Aman terhadap Arnan terhadap I. penurunan 2. penurunan

Yang mempuyai pengaruh terhadap daya dukung tanah uItimit suatu tanah adalah Nilai parameter tanah ($, c, y). Kedalarnan pondasi Df Ukuran dan bentuk pondasi. Sifat tanah terhadap penurunan. Kedalaman muka air tanah Berdasarkan lunak kerasnya tanah atau padat kurang padatnya tanah terdapat dua kondisi sifat penurunan jika diberi beban berangsur naik. Mula mula dengan beban kecil penurunan kecil, setelah mencapai ultimit, terus cepat turun (kondisi General Shear). Hal ini terjadi pada tanah yang cukup keras (padat) Tidakjelas batas ultimit, dan penurunan relatifbesar (Kondisi Local Shear). Ini terjadi pada tanah lunak atau kurang padat. '

ql

q2

Gambar 8. 2 : Pengaruh penurunan tanah terhadap tekanan.

70

2.

TEORI TERZAGHI (MENGENAI DAYA DUKUNG TANAH)

Dimisalkan pondasi lajur dengan lebar B, yang dalamnya Of dan memikul beban Q kN/m' (lihat gambar). Pada tanah dasar bekerja tekanan s = Q/B kN/m2• Jika Q atau (j terIalu besar, pondasi akan turun, jika tercapai ultimit tanah akan runtuh dan menggeser kesamping.

!Q
~

Df'B'"

,:

....•.•.•.....•..

Gambar 8. 3 : Tekanan pada tanah akan menyebabkan keruntuhan dan menirnbulkan tekanan aktif dan pasif sehingga tanah rnenggeser ke samping. Pada gambar diatas disederhanakan dan dianggap sebagai berikut: Bidang longsoran dianggap garis lurus. Yang mendorong tekanan aktif, yang melawan tekanan pasif. Muka tanah dianggap satu bidang dengan dasarpondasi, be rat tanah setebal Df dianggap beban terbagi rata q Of Y kN/m2

Dianggap tekanan aktif dan tekanan pasif pada bidang vertikal fiktif KM sebagai berikut. KM = H = B tg (45 - <1>/2) =B

Gambar 8. 4: Tekanan aktif dan pasif yang disebabkan tekanan normal.


71

..

Pada keadaan ultimit sarna dengan kondisi seimbang yang terakhir sebelum runtuh (a = a ~I!)' Untuk lebar ameter . Ea = 112 H2 g Ka + g H Ka - 2H c ffa Ep = 112 HZ g Kp + q H Kp - 2H c...fi(j) Pada keadaan ini : Ea = Ep a = a ult maka didapat: 1 1 a I = - Ka 2 H c (v'Ka" + ilip + H q Kp + -JP g ( Kp - Ka) ) ut H 2 dengan H = B a
I ut

=2c

v'Ka" + .fi<P
Ka

+q-

Kp Ka

+ 0.5 By ~

Ka Kp

vKa

fa!

Dan dapat ditulis sebagai berikut a uI = c. Nc + q.Nq + 0.5 B:yNy


I

(Rumus Terzaghi)

fbI

Oleh Terzaghi digunakan rumus dengan bentuk persamaan fbI tetapi nilainya tidak sama persis seperti persamaan laI, diadakan koreksi mengingat • • Bidang longsor buang garis Jurus Diperhitungkan terhadap 3 macam bentuk pondasi persegi (square), bulat (round), lajur (continuous) Dibedakan keadaan kondisi general shear kondisi lokal shear.

Ditulis sebagai 6 buah rumus:

I.

General Shear
1. 2. 3. Continuous footing ault= c. Nc + q.Nq + 0.5 B.yNy Sguare footing: ault = 1.3 c. Nc + q.Nq + 0.4 B.y Ny Round footing aull = 1.3 c. Nc + q.Nq + 0.3 B.yN y Continuous footing Nc'+q'Nq'+05ByN'•• • y Sguare footing: O'ult = 1.3 c'. Nc' + q' .Nq' + 0.4 B.y N../ Round footing ault = 1.3 c'. Nc' + q' .Nq' + 0.3 B.y N../
0' ull'=c'

II. Local Shear


1. 2. 3.

72

Rumus-rumus diatas agak disederhanakan menjadi 2 rumus: General Shear: cU Il = a c. Nc + q.Nq + ~ B.y N Y Lokalshear: oul = a c'. Nc' + q' .Nq' + ~ B.yN' Y J

Dalam rumus tersebut : 1. a dan ~ adalah faktor bentuk pondasi dimana :

2.

Nc, Nq, Ny serta Nc', Nq', Ny , adalah: Koefisien daya dukung tanah, untuk General Shear dan Lokal Shear Besarnya ditentukan oleh dari tanah dibawah dasar pondasi. disajikan dalam tabel dan grafik (atau rumus tapi bukan seperti persamaan lal) Lebar Pondasi (B) Untuk pondasi lajur adalah lebamya. Untuk lingkaran dimana B adalah diameter Untuk segi empat diambil sisi yang kecil.

3.

4.

Nilai parameter f, c, g yang dipakai pada rumus, adalah parameter dari tanah yang ada dibawah dasar pondasi. Jika tanah ada dibawah muka air terendam maka digunakan berat volume terendam.
(y'),

Jika kodisi tanah dibawah dasar pondasi itu tidak homogen atau berlapis-lapis, digunakan nilai $, c dan y rata-rata. Untuk tanah setebal B

Tidak menentukan dalam hitungan

73

5.

Nilai q berat tanah per meter yang ada diatas bidang dasar pondasi per meter terbagi rata Jika tanah homogen q = Dr 'Y Jika tanah berlapis lapis q = Dr 'Yl + Df2 Y2 +...... Untuk bagian tanah dibawah muka air tanah digunakan

= beban
I

Df

6.

Untuk hitungan berdasar kondisi Lokal Shear a. b. Nilai kohesi tanah direduksi dipakai C' = 2/3 C Digunakan Nc' ,N q' , dan Ny' , yang tabelnya diperoleh dari tabel khusus untuk lokal shear (nilai Nc', Nq', dan Ny') seperti nilai Nc, Nq, dan Ny dengan nilai yang direduksi menjadi <1>' dimana tg <1>' = 213. tg <1>.

Daftar nilai koefisien Daya Dukung Tanah Terzaghi

Catatan:
Untuk nilai-nili f diantara nilai-nili tersebut dapat di interpolasi

*** : Iempung mumi kenyang air


3.
O'uit

DA YA DUKUNG BRUTO DAN NErO

dari rumus Tersaghi memperhatikan seIuruh beban yang ada diatas dasar pondasi, yaitu be ban kolom (P) + berat fondasi dan tanah (w). Dengan dianggap berat unit beton beratlunit tanah, maka (w) memberikan tekanan terbagi merata q dan besar q = Dr y 74

I'

~ Dr

....._----'

!-

Rumus Tersaghi : crull = a c. Nc + q.Nq + ~ B.yNy diubah menjadi: crUll = a c. Nc

+ q.(Nq - 1) + ~ B.yNy + q

Pada tanah dasar pondasi, tekanan q sudah ada sebelum ada pondasi. Sehingga daya dukung netto memperhitungkan tambahannya saja, sehingga :
1). Daya dukung netto

ou I nctto = a c. Nc + q.(Nq t

1)

dimana:

+ tJ B.yNy+ q A

oneue

=a

= cr ult neue

uLt

ncno

I SF 13

2). Daya Dukung Bruto crUlLBrow = O'ull neue + q = (a uLt ncuo ISF) cr nell" = O'ncllo + q

+q

Harga q tidak prerlu dibagi faktor aman, karena sudah ada sebelum ada fondasi. ** Dalam perhitungan atau perencanaan, o neue digunakan untuk menentukan luas fondasi berdasarkan beban kolom saja tanpa memperhitungkan I memperhatikan berat pondasi dan tanah, sedang crBruto memperhitungkannya. Contoh: 1). Fondasi pada tanah homogen, fondasi berbentuk segi empat dengan ukuran tergambar, tanah mempunyai cj> = 18 c = 2 kN/m2, G = 2.7, e::: 0.8, w = 15% Berapakah daya dukung netto dan bruto ? Berapakah gaya P yang dapat dipikul kolom? Jika tidak dijelaskan anggap kondisi general shear. Pondasi segi empat. O'ull ncuo = 1.3 c. Nc + q.(Nq - 1) + 0.4 B <p ::: 18° (tabel interpolasi antara 15° - 20°) Nc 12.9 + 3/5 (17.7 - 12.9) 15.78
0 ,

75

Nq N

= 6.2 =4

Berat unit tanah

=y=

Gyw 1+e

(1 + w)

2.7

x 9.8

1 + 0.8

(1 + 0.15)

Beban q = Dr y = 1.6 16.9 = 29.07 kN/m2 Lebar fondasi diambil yang kecil B 1.5 m Kohesi c = 20 kN/m2 masuk rumus: O'ul1 = 1.3 c. Nc + q.(Nq - 1) + 0.4 B.yNg = 1.3 x 2 x 15.78 + 27,07 (6,2 - 1) + 0.4 = 580.94 kN/m2

(netto) 1.5 x 16,9

x4

Daya dukung netto:


0'neue

(j

SF

"II nella

580,94 = --3-

= 194.4 kNlm

dalam hal ini SF = 3 (untuk beban normal) Daya dukung bruto:


0' h run I

= 0' nco + q = 194.4 + 27.07 = 221.5 kN/m2 II

Gaya P yang dapat dipikul oleh kolom : P

=Ao =
ncttc

1.5 x 1.8 x 194.4

= 524.8 kN

2). Pondasi Dinding tanah homogen, Kondisi lokal Shear. Berapakah lebar dinding B yang diperJukan untuk memikul dinding dengan beban 60 kN/m (tidak termasuk berat pondasi dan tanah). J ika parameter tanah: y = 16 kN/m\ <1> = 150, c = 15 kN/m2• Diperhitungkan kondisi lokal shear. Kondisi continuous footing, lokal shear, maka didapatkan :
crull ncttn

160

kN/m

1.2 m

= c'.

Nc' + q.(Nq' - 1) + 0.5 B. yNl'

B=?

B dicari, padahal B ada dalam rumus., maka dapat dihitung secara coba-coba (trial and error) c' = 2/3. c = = 2/3 15 ;:::10 kN/m2 'I> = 15°, Nc::: 9.7, Nq = 2.7, Ng = 0.9 maka diperoleh : O'ullncll<> = 1 x 9.7 + (1.2 X 16) X (2,7 - 1) + 0.5 X B x 16 X 0.9 = 129.64 + 7.2 (B) 76

'

dicoba harga B ::::I


0"u IL nctto 0"neue
::::

129.64 + 7.2 (1):::: 136.84 kN/m2 :::: 136.84 I 3:::: 45.6 kN/m2 sepanjang

Untuk dinding sebesar:

1 m bebannya

60 kN,

Q yang dipikul fondasi (I m)

::::BO"

neue

::::1 X 45.6 ::::45.6 kN dicoba harga B :::: 1.3


sull"CIL" ::::

< 60 kN

nctto

::::

129.64 + 7.2 (1.3):::: 139 kN/m2 139 I 3 ::::46.3 kN/m2


nctto

::::BO"

::::1.3

46.3:::: 60.2

kN < 60 kN

OK !!!! dipilih B minimum yang masih

Maka digunakan memenuhi).

fondasi dengan lebar 1.3 m (diusahakan

3). Fondasi pada tanah kohesif murni ( tanah lempung kenyang air)
catatan penting untuk kondisi 1.

ini adalah :

2. 3.
4.

Untuk tanah kohesif murni hanya mempunyai c dan tidak mempuyai Untuk nilai <P :::: 0 dieroleh Nc 5.7, Nq ::::1 Ng:::: 0

<II (<II::::

0)

0" ult ncuo :::: a c 5.7 + q (1 - 1) + 0 Daya dukung netto tidak dapat dipengaruhi oleh lebar dan kedalaman fondasi. Jika parameter tanah yang diketahui qu, berarti kohesi c ::::1/2 qu (qu ::::kuat tekan

bebas tanah). Misalnya :


kolom memikul P dengan fondasi pada tanah lempung kenyang air (y:::: 18 kN/m3) Kuat tekan bebas tanah qu ::::60 kN/m2• Berapakah 0"ncuo dan P yang diperbolehkan? Kondisi tanah ::::112 kaut tekan bebas tanah 1.5 m 2x2 :

C:::: 1/2 qu ::::112 X 60:::: 30 kN/m2


O"ull"Cllo>

untuk <P :::: 0, bentuk fondasi persegi kondisi general shear maka didapatkan
0" ncuo

O"bn>tll

::::1.3 x 30 x 5.7 ::::222.3 kN/m ::::74.1 kN/m2 :::: 1/3 0"uI ::::113 x 222.3 :::: 0" ncuo + q :::: 4.1 + 1.5 xz 18 ::::101.1 kN/m2 7
::::

1.3 c Nc

l ",CUD

beban kolom yang dapat dipikul fondasi :

p:::: A

0"

ncuu

:::: 2

x 2 x 74.1

::::296.4 kN

77

it

Catatan

Untuk lempung bentuk lajur: 0: 1, bentuk persegi dan bulat 0: 1.3 Maka daya dukung lempung berkisar antara O'uILnclio = 1 c 5.7 sampai dengan 1.3 c 5.7 _. = 5.7 c sampai 7.41 c 0' neue 2.9 c sampai dengan 2.47 c ( = 2 c)
0'
ncuo

= 1/3 0'ull neue hampir sarna dengan nilai qu (nilai taksiran tanah)

4). Pondasi pada tanah non kohesifmumi


berarti tanah tidak mempuyai kohesi (c = 0). maka daya dukung tanah : 0'uu neuo = q (Nq - 1) + b B YN g (0: dan Nc tidak berpengaruh pada 0'ult neue )

5). Pondasi pada tanah berlapis lapis


(termasukjika ada air anah, karen a air tanah dianggap bisa menjadikan tanah berubah volumenya, sehingga seakan akan menjadi berlapis-Iapis).

0.8

In

Berapa

daya dukung netto tanah ?

a). Data ¢ dan c untuk lapis I dan II tidak diperlukan karena tanah berada diatas bidang fondasi. Lapis I dan II menentukan beban q dimana: q = nr, YI + Df2 Y2 = 0.8 x 14.7 + 1.0 x 15.68 = 27.44 kN/m2 b). Parameter o, c dan yyang dipakai atau yang dimasukkan dalam rumus Terzaghi diambil nilai rata-rata tanah setebal B yang adadi bawah dasarfondasi (B = lebarterkecil). Untuk kasus di atas di peroleh B = 1.2 + 1.1 ;::2.3 m. maka :

¢=

1.2 25° + 1.1 30° 1.2 + 1.1

= 27.39°

78

:::

'Lhici hi

=
y=

1.2 14.7 + 1.1 4.9 1.2+1.1 'Lh/~ hi

= 9.99

kNlm2

1.2 17.64 + 1.1 16.66 1.2+1.1

= 17.17 kNlm2

untuk 4> = 27.390

dari tabel interpolasi maka didapatkan Nc::: 30.88, Nq::: 17.38, Ng:::14A

Sehingga

cruIt ncno crhruto

:::

o u I1 ncLtn

(l.3 x 9.99x30.88) + (27.44 (17.38 - 1»+(0.4 x 2.3 x 17.17 x 14.4):::1078.2 kN/m2 = 1/3 x 1078.2 = 359.4 kN/m2 ::: o I + q = 359.4 + 27.44 = 386.84 kN/m2 u t ncuo atas bidang

6). Kondisi ada air dibagian pondasi

maka ou Ineuo = 1.3 c Nc + q (Nq - 1) + OA By' Ny

----- -::J-----'

Dn
- 'Df2

'--

7). Pondasi bulat dengan kondisi ada air dibawah pondasi. Nilai $, c, dan y diambi rataratanya pada daerah setebal 4 m. Y=

-------:-=--

l.5 Y1 + 2.5 Y2 4.5 + 2.5

Jika kedalaman air lebih dari B (lebar pondasi) maka pengaruh air dapatlah diabaian.

4m

1---

O:4~-----¥----~-:
79