Anda di halaman 1dari 9

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.

karena metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk

menggambarkan atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif dan

selanjutnya mencari adanya hubungan antara variabel bebas dengan variabel

terikat, sedangkan yang dimaksud dengan cross sectional adalah tiap subjek

penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap

status karakter atau subjek pada saat penelitian. Hal ini berarti bahwa semua

subyek penelitian diamati pada waktu yang sama (Notoatmodjo, 2002).

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variabel penelitian

yang terdiri dari faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program

persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi di Puskesmas Jetis II,

Bantul, Yogyakarta.

B. Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini akan dilakukan di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta

pada bulan Januari 2012.

33
2

C. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto, 2006, 130).

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh hamil yang telah melakukan

kunjungan antenatal care di Puskesmas Jetis II Yogyakarta pada bulan

April 2012.

2. Sampel

Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti (Arikunto,

2006,131). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu

bersalin yang telah melakukan kunjungan antenatal care di Puskesmas

Jetis II Bantul Yogyakarta.

3. Tehnik pengambilan sampel

Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah secara purposive

sampling yaitu menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu yang

dipandang dapat memberikan data secara maksimal (Arikunto, 2006),

dengan kriteri inklusi:

a. Ibu bersalin yang telah melakukan kunjungan antenatal care di

Puskesmas Jetis II Yogyakarta selama penelitian berlangsung pada

bulan April 2012.

b. Bersedia menjadi responden.

c. Dapat membaca dan menulis


3

D. Variabel penelitian dan Definisi Operasional

1. Definisi Variabel

Menurut Sutrisno Hadi, variabel dapat didefinisikan sebagai gejala yang

bervariasi. Dimana gejala yang dimaksud adalah objek penelitian.

Sehingga variabel adalah objek penelitian yang bervariasi (Arikunto,

2006, 116). Variabel penelitian ini adalah:

a. Variabel Independen (variabel bebas)

Variabel independen penelitian ini adalah faktor-faktor yang

mempengaruhi program persiapan persalinan dan pencegahan

komplikasi.

b. Variabel Dependen (variabel Terikat)

Variabel dependen penelitian ini adalah pelaksanaan program persiapan

persalinan dan pencegahan komplikasi.

2. Definisi Operasional

Definisi operasional bertujuan untuk mengarahkan kepada pengukuran

atau pengamatan terhadap variabel-variabel yang bersangkutan serta

pengembangan instrumen (alat ukur) (Notoatmodjo, 2002, 46).

Definisi Skala
Indikator Kategori
Operasional

Pelaksanaan Pelaksanaan Baik: Jika Ordinal


program program persiapan melaksanakan > 9
persiapan persalinan dan Kegiatan dari 12
persalinan pencegahan Indikator Program
dan komplikasi yang Sedang: Jika
pencegahan terdiri dari 12 melaksanakan
komplikasi indikator antara 5 - 8
Kegiatan dari 12
4

Indikator Program

Buruk: Jika
melaksanakan <5
Kegiatan dari 12
Indikator Program
Karakteristik 1. Usia <20 tahun Interval
ibu hamil 20-35 tahun
>35 tahun

2. Pendidikan SD,SMP,SMU,PT Interval

3. Pekerjaan Petani, Pegawai, Nominal


Wiraswasta dan lainnya

4. Sumber informasi Orangtua, Saudara,


Teman, Tenaga Nominal
kesehatan dan lainnya

E. Jenis dan Teknik Pengumpulan Data

1. Jenis data yang dikumpulkan .

a. Data primer

Data primer dalam penelitian ini adalah data faktor-faktor yang

mempengaruhi pelaksanaan program persiapan persalinan dan

pencegahan komplikasi di Puskesmas Jetis II Bantul.

b. Data sekunder

Data sekunder dalam penelitian ini adalah data tentang profil

Puskesmas Jetis II Bantul, Yogyakarta.

2. Teknik pengumpulan data

Data primer diperoleh dengan cara wawancara terhadap responden

yang telah dirancang berdasarkan kebutuhan penelitian. Proses

pengumpulan data dimulai dengan melakukan pemilihan sampel penelitian


5

sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Peneliti

melakukan pendekatan terhadap ibu dan memberikan penjelasan mengenai

maksud dan tujuan penelitian kepada ibu serta memohon kesediaan untuk

menjadi respoden dan melakukan tanya jawab kepada responden dan

selanjutnya responden di wajibkan membawa buku KIA.

F. Instrumen Penelitian

Alat yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini

adalah dengan melihat buku KIA dan wawancara.

Melihat buku KIA dan wawancara ini digunakan untuk mengukur 2

variabel, yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program

persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi. Untuk variabel tingkat

pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan terdiri dari 25 pertanyaan.

Penilaian pada variabel tingkat pengetahuan dalam penelitian ini

menggunakan ketentuan skor apabila jawaban benar akan diberi skor satu dan

jawaban salah diberi skor nol sehingga diperoleh skor total minimum 0 dan

maksimum 25.

Tabel 2. Kisi-kisi hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang P4K

No Pengetahuan tentang P4K No Item

1 Pendataan ibu hamil dengan stiker 1


2 Forum peduli KIA 2
3 Kunjungan rumah 3
4 Rencana pemakaian alat kontrasepsi pasca 4
persalinan
5 Persalinan oleh Nakes 5
6 KB pasca persalinan 6
7 Kesiagaan 7
8 Tabulin 8
9 Ambulans Desa 9
6

10 Calon Donor Darah 10


11 Inisiasi Menyusui Dini 11
12 Kunjungan Nifas 12

Untuk variabel karakteristik dalam penelitian ini diperoleh dari daftar

isian karakteristik ibu dalam identitas responden.

G. Analisa Data.

1. Metode Pengolahan Data

Data yang diperoleh melihat buku KIA dan wawancara akan diolah

dengan meneliti ulang dan memeriksa buku KIA mulai identitas dan

pengetahuan ibu tentang tulisan-tulisan yang ada di dalam buku KIA,

dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Editing

Memeriksa data, menghindari hitungan atau pengukuran yang salah,

memeriksa jawaban, pada tahap ini tidak dilakukan penggantian atau

penafsiran jawaban.

b. Coding

Memberi kode jawaban dengan cara angka atau kode lain yaitu 1

untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban salah kode diberikan

disebelah kanan daftar pertanyaan sesuai dengan jawaban yang

diberikan ibu.

c. Tabulating

Dari data mentah (raw data) dilakukan penataan data, kemudian

menyusun dalam bentuk tabel distribusi atau tabel silang.


7

2. Analisis data

a. Analisis Univariat

Merupakan suatu analisa yang digunakan untuk

mengambarkan distribusi frekuensi ibu serta statistik deskriptif.

Analisis ini digunakan untuk menginterpretasikan hasil perhitungan

dari buku KIA dan pertanyaan-pertanyaan tentang pelaksanaan

program persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi yang

disajikan dalam bentuk tabel dan prosentase.

b. Analisa Bivariat

Untuk pengujian apakah ada korelasi karakteristik ibu dengan

pelaksanaan program persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi,

analisis statistik yang dipakai sesuai dengan jenis data yang berbentuk

ordinal dan ordinal adalah menggunakan uji Chi Square.

Rumus yang digunakan dalam analisis ini adalah sebagai berikut :

b k 2
(Oij −Eij )
X =∑ ∑
2

i=1 j=1 Eij


Keterangan :

Oij = Banyak observasi pada baris ke-i kolom ke-j

Eij = Nilai harapan pada baris ke-i kolom ke-j

i = 1,2,……….b

j = 1,2,……….k

b = banyak baris

k = banyak kolom
8

Adapun ketentuan apabila X2 hitung < X2 tabel, maka dinyatakan

tidak ada hubungan, sebaliknya bila X2 hitung > X2 tabel dapat

dinyatakan ada hubungan dengan interval kepercayaan 95 % (Sugiono,

2002). Adapun perhitungannya dengan bantuan program SPSS for

Windows version 16.

Untuk mengetahui kekuatan hubungan tersebut menggunakan

interpretasi koefisien korelasi dapat dilihat pada Tabel 3 sebagai

berikut :

Tabel 3. Pedoman untuk memberikan interpretasi koefisien korelasi

No Koefisien Korelasi Tingkat Hubungan


1. 0,000 – 0,199 Sangat rendah
2. 0,200 – 0,399 Rendah
3. 0,400 – 0,599 Sedang
4. 0,600 – 0,799 Kuat
5. 0,800 – 1,000 Sangat kuat
(Arikunto, 2002)

H. Jalan penelitian

1. Tahap persiapan

a. Melakukan studi pendahuluan ke tempat penelitian.

b. Menyusun proposal penelitian di bawah arahan dari pembimbing.

c. Mempertanggung jawabkan proposal di hadapan penguji proposal.

d. Merevisi proposal yang telah diujikan dibawah arahan dari penguji dan

pembimbing.

e. Mengurus surat izin penelitian setelah mendapatkan persetujuan dan

pengesahan usulan penelitian dari penguji dan pembimbing.


9

2. Tahap Pelaksanaan.

a. Melakukan pengambilan data sesuai dengan kebutuhan penelitian

b. Melakukan pengolahan data dan menyusun laporan penelitian dibawah

arahan pembimbing.

c. Mempertanggung jawabkan hasil penelitian didepan penguji.

3. Tahap Akhir.

Menyusun Skripsi yang sudah disetujui dan disahkan oleh penguji.