Anda di halaman 1dari 20

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS

PADA NY. M DENGAN G1 P0 A0 USIA KEHAMILAN


32 MINGGU IN PARTU KALA I FASE AKTIF

Untuk Menyelesaikan Tugas Profesi Keperawatan Maternitas


Program Profesi Ners

Disusun Oleh:
Eka Shandika Ade Pratiwi, S.Kep
11194692110099

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MULIA
BANJARMASIN
2022
LEMBAR PERSETUJUAN

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS


PADA NY. m DENGAN G1 P0 A0 USIA KEHAMILAN
32 MINGGU IN PARTU KALA I FASE AKTIF

Tanggal 15 Maret 2022

Disusun oleh :
Eka Shandika Ade Pratiwi, S.Kep
11194692110099

Banjarmasin, 15 Maret 2022

Mengetahui,

Preseptor Akademik (PA) Preseptor Klinik (PK)

Hj. Latifah, S.Kep., Ns., M.Kep Hj. Fauziah, S.Kep., Ners


NIK. 1166072021198 NIP. 19730323 199703 2 011
PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS
PADA PERIODE INTRANATAL

Nama Mahasiswa : Eka Shandika Ade P Tempat Praktek :-


NIM : 11194692110099 Tanggal Praktek :-
Tanggal pengkajian : 15 Maret 2022

DATA UMUM
Inisial Klien : Ny. M Nama Suami : Tn. A
Umur : 25 Tahun Umur : 27 Tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SLTA Pendidikan : SLTA
Suku bangsa : Banjar Suku Bangsa : Banjar
Status perkawinan : Kawin Status perkawinan : Kawin
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jln. Handil bakti,
Kalimantan Selatan

DATA UMUM KESEHATAN


1. Tinggi/Berat Badan 156 cm/ 66 kg
2. Berat Badan sebelum hamil 50 kg
3. Masalah kesehatan khusus :
Pasien keluhan perut mules-mules sejak pukul 06.00 pagi Wita. Pasien mengatakan
ada keluar bercak lendir bercampur darah pada pukul 08.00 Wita. Nyeri yang
dirasakan saat kontraksi uterus, nyeri tarasa diremes-remes, yeri pada bagian perut
dan pinggang dengan skala nyeri 3 (1-10) sedang, nyerinya hilang timbul dengan his
2x/10 menit dan durasi 25 detik/his, pasien tampak meringis kesakitan dan berkeringat
dingin.
4. Obat-obatan:
Pasien tidak ada mengkonsumsi obat-obatan
5. Alergi (makanan/obat-obatan/bahan tertentu):
Pasien mengatakan tidak ada pantangan selama ini untuk makanan ataupun alergi
obat juga tidak ada kata klien.
6. Diet khusus:
Pasien mengatakan tidak ada diet khusus yang dianjurkan
7. Menggunakan alat bantu: gigi tiruan/kacamata/kontak lensa/alat dengar, lain-lain.
Sebutkan:
Pasien mengatakan tidak mempunyai gigi palsu, dan tidak menungguanakan alat bantu
penglihatan maupun pendengaran.
8. Frekuensi BAB: 1 kali/hari
Masalah:
Pasien mengatakan saat BAB tidak ada masalah, BAB padat tidak cair
9. Frekuensi BAB: 7-8 kali/hari
Masalah:
Pasien mengatakan saat BAK air urinenya berwarna putih kekuningan
10. Kebiasaan waktu tidur:
Pasien mengatakan tidak ada mengalami kesulitan dalam tidur.

DATA UMUM MATERNITAS


1. Kehamilan sekarang direncanakan (ya/tidak) : Ya
2. Status Obstetrikus : G1 P0 A0
3. Usia kehamilan : 32 minggu
4. HPHT : 05 – 08 - 2021
5. Taksiran partus : 06 – 05 - 2022
6. Jumlah anak di rumah : Tidak ada
7. Mengikuti kelas prenatal (ya/tidak) :
Tidak, hanya memeriksakan kandungan ke bidan dekat rumah klien
8. Jumlah kunjungan selama kehamilan ini :
Klien mengatajan berkunjung 4x dalam sebulan
9. Masalah kehamilan yang lain :
Pasien mengatakan masalah kehamilan yang lain adalah kehamilan pasien baru 32
minggu dan pasien sudah merasa mules-mules, adanya keluar bercak darah beserta
lendir
a. Trimester I :
Pada trimester I pasien mengalami mual
b. Trimester II :
Pada trimester II pasien tidak ada mengalami keluhan
c. Trimester III :
Adanya keluhan perut terasa mules, keluar bercak lender bercampur darah dan
adanya nyeri pada bagian perut dan pinggang
10. Masalah kehamilan sekarang :
Usia kehamilan 32 minggu pasien mengalami mules-mules, keluarnya bercak darah
beserta lendir dan adanya nyeri kontraksi.
11. Kontrasepsi yang pernah dipakai:
Pasien mengatakan sebelum hamil tidak pernah menggunakan alat
Rencana KB setelah kehamilan ini:
Pasien mengatakan ingin menggunakan KB suntik (3 bulan)
12. Makanan bayi sebelumnya ASI/PASI:
Pasien belum melahirkan
13. Pendidikan kesehatan yang ingin ibu dapatkan selama perawatan (Beri tanda √
didepan option)
 Relaksasi pernafasan
 Manfaat ASI dan cara menyusui yang baik
 Senam nifas
 Metode KB
 Perawatan perineum
 Perawatan payudara
14. Setelah bayi lahir siapa yang diharapkan membantu: suami/teman/orang tua atau yang
lain:
Suami dan Orang tua yang akan membantu merawat bayinya
15. Masalah persalinan yang lalu:
Pasien mengatakan baru pertama kali hamil dan belum pernah melahirkan sebelumnya

RIWAYAT PERSALINAN SEKARANG


1. Mulai persalinan (kontraksi/pengeluaran pervaginam) : tgl /jam
Pasien mengalami kontraksi tgl 15 April 2022 jam 06.00 pagi Wita dan adanya bercak
darah yang bercampur lender, ketuban pasien belum pecah.
2. Keadaan kontraksi (frekuensi dalam 10 menit, lamanya, kekuatan):
Kontraksi 2x dalam 10 menit dan durasi 25 detik/his
3. Frekuensi dan kekuatan denyut jantung janin 170 x/menit
4. Pemeriksaan fisik:
Kenaikan Berat Badan selama kehamilan 16 kg
Tanda vital: TD = 110/80 mmHg Suhu = 36,6 °C
Nadi = 120 x/menit Respirasi = 20 x/mnt

a. Kepala/leher :
Rambut dan kepala : Rambut tidak mengalami kerontokan, warna rambut hitam
dan kepala terlihat bersih, tidak ada ketombe, tidak
terdapat luka pada bagian kepala
Kelenjar tiroid : Tidak ada terdapat pembesaran kelenjar thyroid
Kaku kuduk : Tidak ada
JVP : Tidak terdapat kenaikan JVP
b. Dada (jantung, paru-paru) :
Jantung
Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis
Palpasi : Iktus Kordis teraba pada ICS 5
Perkusi : Terdengar suara redup
Auskultasi : Suara S1 dan S2 tunggal
Paru-paru
Inspeksi :Dada terlihat simetris, bentuk dada normal chest, pergerakan
nafas simetris
Palpasi :Tidak ada nyeri tekan, tidak teraba adanya benjolan, taktil
premitus terasa kuat
Perkusi : Terdengar suara sonor
Auskultasi : Suara napas vesikuler
c. Payudara:
Inspeksi
1) Vena kongesti : Tidak ada
2) Hiperpigmentasi pada areola mamae dan putting: Diarea mamae terdapatmya
hiperpigmentasi berwarna coklat dan putting susu menonjol
3) Peningkatan ukuran : Pembesaran pada mamae
Palpasi
1) Nodular : Tidak ada benjolan
2) Sensitif bila disentuh : Tidak sensitif
d. Abdomen (secara umum dan pemeriksaan) :
Inspeksi : Tampak adanya stretchmark
Palpasi:
1) Leopold I : 3 jari dibawah Px dengan TFU: 24 cm
2) Leopold II : Punggung kanan
3) Leopold III : Presentasi kepala
4) Leopold IV : Masuk pintu atas panggul (PAP)
5) Tinggi fundus uteri : 23 cm
Auskultasi
1) Frekuensi : DJJ (170 x/menit)
2) Kekuatan : Kuat
3) Kesimpulan : Normal
e. Kontraksi DJJ: 170 x/menit (kuat)
f. Ekstremitas (edema/tidak):
Tidak ada edem pada bagian ekstremitas pasien
g. Refleks :
Normal (tidak ada kelainan pada reflex)
5. Pemeriksaan dalam
Jam Pemeriksaan Oleh Hasil
Jam 10.30 Wita Bidan Tampak keluar lender
bercampur darah dan
portio tipis lunak Ø 4-5 cm

6. Ketuban (utuh/pecah) :
Ketuban masih utuh dan tidak ada rembesan cairan bening yang keluar dari jalan lahir
pasien
Jika sudah pecah tgl/jam - Warna -

7. Laboratorium
Tanggal dan jenis Hasil pemeriksaan
Interpretasi Analisis Hasil
pemeriksaan normal
- - - -

8. Terapi yang diberikan


Rute
Tanggal Jenis Terapi Dosis Indikasi Terapi
Terapi
- - - - -
DATA PSIKOSOSIAL
1. Penghasilan keluarga setiap bulan: Rp: 3.500.000
2. Bagaimana perasaan anda terhadap kehamilan sekarang : Cemas terhadap
kehamilan pertama
3. Bagaimana perasaan pasangan anda terhadap kehamilan sekarang : Sangat bahagia
4. Jelaskan respon sibling terhadap kehamilan sekarang : Kehamilan pertama dan
sangat menanti kehadiran bayi pertama

LAPORAN PERSALINAN

KALA I
Mulai kala I, pukul 06.00 WIB
Keadaan umum
Kesadaran :
Tanda vital : TD: 110/80 mmHg Nadi: 120 x/mnt
RR: 20 x/mnt Suhu: 36,6 ⁰C
Kontraksi uterus
Frekuensi : 2x/10mnt, durasi 25 detik
Intensitas : kuat/sedang/lemah, DJJ 170 x/mnt, teratur/tidak
Pengeluaran cairan amnion : ada/tidak, warna - (liat partograf)
Pemeriksaan dalam
Dialtasi serviks : 4-5 cm, Portio: Tipis lunak
Pengeluaran : lendir/darah Penurunan kepala, bidang hodge: Penurunan
kepala janin bidang hodge I
Kebutuhan saat ini:
a. Oksigenasi
( - ) dyspnea ( - ) tachipnea CRT : < 2 detik
Kulit: ( - ) pucat ( √ ) lembab, berkeringat
b. Nutrisi dan cairan
Nutrisi : Frek 3 x/hr, jenis: nasi, sayur dan ikan, makan terakhir jam: 08.00 Wita
Cairan : Intake 2 cc/hr, jenis: Air putih
c. Eliminasi
BAK: 5-7 x/hr, warna: kuning jernih, BAK terakhir jam: 23.00 Wita
Kateter terpasang/tidak, jelaskan:
Pasien tidak terpasang kateter dan masih bisa ketoilet tanpa bantuan orang lain
BAB: 1 x/hr, konsistensi: lembek, keluhan: Tidak ada, BAB terakhir jam 07.00 Wita
Dilakuakn klisma: ya/tidak, jelaskan:
Pasien tidak dilakukan klisma karena BAB lancar
d. Aktivitas
Mobilisasi: aktif/tidak, alasan:
Mobilitas pasien aktif tidak ada keluhan saat mobilitas
e. Keamanan dan kenyamanan
( √ ) nyeri, skala: 5 (1-10) sedang ( √ ) berkeringat ( √ ) kooperatif
f. Psikososial
Penerimaan klien/keluarga terhadap kehamilan:
Pasien dan suami sangat senang terhadap kehamilan pertamanya dan sangat
menerima kahamilan ini
Social support: ( √ ) suami ( ) ibu kandug ( ) lain-lain

DATA FOKUS
Data Subjektif:
1. Pasien mengatakan perut terasa mules-mules
2. Pasien mengatakan merasa nyeri
P: Nyeri yang dirasakan saat kontraksi uterus
Q: Nyeri tarasa diremes-remes
R: Nyeri pada bagian perut dan pinggang
S: Skala nyeri 3 (1-10) sedang
T: Nyerinya hilang timbul dengan his 2x/10 menit dan durasi 25 detik/his
3. Pasien mengatakan ada keluar bercak lender bercampur darah
5. Pasien mengatakan cemas terhadap kehamilan pertama

Data Objektif:
1. Pasien tampak meringis kesakitan
2. Keringat dingin
3. TTV:
TD: 110/80 mmHg
N: 120 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,6 oC
4. Riwayat obstetric G1 P0 A0
5. Usia kehamilan 32 minggu
6. TFU (23 cm)
7. Tafsiran berat janin : 1.770 gr
8. DJJ: 170 x/menit
9. Pemeriksaan dalam : Tampak keluar lender bercampur darah dan portio tipis
lunak Ø 4-5 cm
Asuhan Keperawatan Kala 1
ANALISIS DATA

ANALISA DATA KEMUNGKINAN PENYEBAB MASALAH KEPERAWATAN


DS: Dilatasi serviks Nyeri Melahirkan
- Pasien mengatakan perut terasa mules-
mules
- Pasien mengatakan merasa nyeri
P: Nyeri yang dirasakan saat kontraksi uterus
Q: Nyeri tarasa diremes-remes
R:Nyeri pada bagian perut dan pinggang
S: Skala nyeri 3 (1-10) sedang
T:Nyerinya hilang timbul dengan his 2x/10
menit dan durasi 25 detik/his
DO:
1. Pasien tampak meringis kesakitan
2. Keringat dingin
3. TTV:
TD: 110/80 mmHg
N: 120 x/menit
RR: 20 x/menit
T : 36,60c
DS: Kurang terpapar informasi Ansietas
1. Pasien mengatakan cemas terhadap
kehamilan pertama
DO:
1. TTV:
N: 120 x/menit
RR: 20 x/menit
2. Keringat dingin
1.

Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri Persalinan b.d Dilatasi Serviks
2. Ansietas b.d Krisis situasional
3. Risiko gangguan pertumbuhan

Rencana, Implementasi, Evaluasi


Tanggal/ Diagnosa
SLKI SIKI Implementasi Evaluasi
Jam Keperawatan
15 Maret Nyeri Melahirkan Setelah dilakukan Tindakan Manajemen nyeri (I.08238) Observasi S:
2022/ b.d Dilatasi serviks keperawatan selama 2x24 Observasi - Mengidentifikasi lokasi, - Pasien mengatakan
10.30 Wita (D.0079) jam diharapkan nyeri - Identifikasi lokasi, karakteristik, karakteristik, durasi, frekuensi, perut masih terasa
persalinan teratasi dengan durasi, frekuensi, kualitas, kualitas, intensitas nyeri mules-mules
kriteria hasil: intensitas nyeri - Mengidentifikasi skala nyeri - Pasien mengatakan
Tingkat nyeri (L.08066) - Identifikasi skala nyeri - Mengidentifikasi respon nyeri masih merasa nyeri
- Keluhan nyeri, dari - Identifikasi respon nyeri non non verbal P: Nyeri yang dirasakan
saat kontraksi uterus
sedang (3) ke mampu verbal Terapeutik
Q: Nyeri tarasa diremes-
mengontrol nyeri (1) - Identifikasi pengaruh budaya - Memberikan teknik remes
- Meringis,dari sedang (3) terhadap respon nyeri nonfarmakologis untuk R:Nyeri pada bagian
ke mampu mengontrol Terapeutik mengurangi rasa nyeri (mis. perut dan pinggang
nyeri (1) - Berikan teknik nonfarmakologis Terapi pijat) S:Skala nyeri 3 (1-10)
- Frekuensi nadi, dari untuk mengurangi rasa nyeri - Memfasilitasi istirahat dan sedang
(mis. Terapi pijat) tidur T:Nyerinya hilang timbul
cukup memburuk (2) ke O:
membaik (5) - Fasilitasi istirahat dan tidur - Mempertimbangkan jenis dan
- Pasien masih tampak
- Pola napas, dari sedang - Pertimbangkan jenis dan sumber nyeri dalam pemilihan
meringis kesakitan
(3) ke membaik (5) sumber nyeri dalam pemilihan strategi meredakan nyeri - Keringat dingin
strategi meredakan nyeri Edukasi - TTV:
Edukasi - Menjelaskan penyebab, TD: 110/80 mmHg
- Jelaskan penyebab, periode periode dan pemicu nyeri N: 120 x/menit
dan pemicu nyeri - Menganjurkan memonitor RR: 20 x/menit
- Anjurkan memonitor nyeri nyeri secara mandiri A:
secara mandiri - Mengajarkan teknik - Masalah belum teratasi
- Ajarkan teknik nonfarmakologis nonfarmakologis untuk P:
untuk mengurangi rasa nyeri mengurangi rasa nyeri - Intervensi dilanjutkan
Kolaborasi Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian analgetik, - Mengkolaborasi pemberian
jika perlu analgetik

21 Ansietas b.d Krisis Setelah dilakukan Tindakan Reduksi Ansietas (1.09314) Observasi S:
Desember situasional keperawatan selama 1x24 Observasi - Memonitor tanda-tanda - Pasien mengatakan
2020/ jam diharapkan ansietas ibu - Identifikasi saat tingkat ansietas ansietas (verbal dan nonverbal) cemas berkurang
(D.0080) (kondisi, waktu, stressor) Terapeutik
20.30 Wita berkurang dengan kriteria O:
hasil: - Identifikasi kemampuan - Memberikan suasana - TTV:
Tingkat ansietas (L.09093) mengambil keputusan terapeutik untuk menumbuhkan
N: 120 x/menit
- Monitor tanda-tanda ansietas kepercayaan
- Verbalitas khawatir RR: 20 x/menit
(verbal dan nonverbal) - Memahami situasi yang
akibat kondisi yang Terapeutik membuat ansietas dengarkan - Pasien tampak tidak
dihadapi, dari sedang - Ciptakan suasana terapeutik dengan penuh perhatian pucat
(3) ke menurun (5) untuk menumbuhkan - Menggunakan pendekatan A:
- Frekuensi pernapasan, kepercayaan yang tennag dan meyakinkan
- Masalah teratasi
- Temani pasien, untuk Edukasi
dari sedang (3) ke P:
mengurangi kecemasan, jika - Menjelaskan prosedur yang
menurun (5) - Intervensi dihentikan
memungkinkan akan digunakan, termasuk
- Frekuensi nadi, dari - Pahami situasi yang membuat sensasi yang mungkin dialami
sedang (3) ke ansietas dengarkan dengan - Memberikan informasi secara
menurun (5) penuh perhatian factual mengenai diagnosis,
- Pucat, dari sedang (3) - Gunakan pendekatan yang pengobatan, perawatan
ke menurun (5) tennag dan meyakinkan - Menganjurkan keluarga untuk
- Motivasi mengidentifikasi situasi tetap bersama pasien, jika perlu
yang memicu kecemasan - Melatih kegiatan pengalihan
Edukasi untuk mengurangi ketegangan
- Jelaskan prosedur, termasuk
sensasi yang mungkin dialami
- Infromasikan secara factual
mengenai diagnosis,
pengobatan, perawatan
- Anjurkan keluarga untuk tetap
bersama pasien, jika perlu
- Anjurkan untuk mengungkapkan
perasaan dan persepsi
- Latih kegiatan pengalihan untuk
mengurangi ketegangan
- Latih penggunaan mekanisme
pertahanan diri yang tepat
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian obat
ansietas
15 maret Risiko gangguan Setelah dilakukan Tindakan Manajemen nutrisi (I.03119) Observasi Faktor Risiko:
2022/ pertumbuhan keperawatan selama 1x24 Observasi - Mengidentifikasi status nutrisi 1. Ketidakadekuatan
10.30 Wita jam diharapkan risiko - Identifikasi status nutrisi - Mengidentifikasi kebutuhan perawatan prenatal:
(D.0108)
gangguan pertumbuhan - Identifikasi kebutuhan kalori dan kalori dan jenis nutrisi Tafsiran berat janin :
teratasi dengan kriteria hasil: jenis nutrisi - Memonitor asupan makanan 1.770 gr
Status pertumbuhan - Monitor asupan makanan - memonitor berat badan 2. Prematuritas: Usia
(L.10102) - Monitor berat badan Terapeutik kehamilan 32 minggu
- Berat badan sesuai usia, - Monitor hasil pemeriksaan - Memberikan makanan tinggi dan adanya tanda-tanda
dari sedang (3) ke laboratorium kalori dan tinggi protein pasien ingin melahirkan
meningkat (5) Terapeutik - Memberikan suplemen 3. TFU (23 cm)
- Panjang badan sesuai - Berikan makanan tinggi serat makanan
usia, dari sedang (3) ke untuk mencegah konstipasi - Menyajikan makanan secara A:
meningkat (5) - Berikan makanan tinggi kalori menarik dan suhu yang sesuai - Masalah belum teratasi
- Kecepatan pertambahan dan tinggi protein Edukasi P:
berat badan, dari - Berikan suplemen makanan, jika - Mengajarkan diet yang - Intervensi dilanjutkan
sedang (3) ke perlu diprogramkan
meningkat (5) - Sajikan makanan secara Kolaborasi
- Asupan nutrisi, dari menarik dan suhu yang sesuai - Mengkolaborasi dengan ahli
sedang (3) ke Edukasi gizi untuk menentukan jumlah
meningkat (5) - Ajarkan diet yang diprogramkan kalori dan jenis nutrisi yang
Kolaborasi dibutuhkan
- Kolaborasi dengan ahli gizi untuk
menentukan jumlah kalori dan
jenis nutrisi yang dibutuhkan, jika
perlu

Banjarmasin, 15 April 2022


Mahasiswa,

(Eka Shandika Ade Pratiwi, S. Kep )


KALA 2
Mulai kala 2, pukul 12.00 WIB
Keadaan umum
Kesadaran :
Tanda vital : TD: 105/80 mmHg Nadi: 122 x/mnt
RR: 23 x/mnt Suhu: 36,5 ⁰C
Kontraksi uterus
Frekuensi : 2x/10mnt, durasi 25 detik
Intensitas : kuat/sedang/lemah, DJJ 170 x/mnt, teratur/tidak
Pengeluaran cairan amnion : ada/tidak, warna - (liat partograf)
Pemeriksaan dalam
Dialtasi serviks : 10 cm, Portio: Tipis lunak
Pengeluaran : lendir/darah Penurunan kepala, bidang hodge: Penurunan
kepala janin bidang hodge I
Kebutuhan saat ini:
g. Oksigenasi
( - ) dyspnea ( - ) tachipnea CRT : < 2 detik
Kulit: ( - ) pucat ( √ ) lembab, berkeringat
h. Nutrisi dan cairan
Nutrisi : Frek 3 x/hr, jenis: nasi, sayur dan ikan, makan terakhir jam: 08.00 Wita
Cairan : Intake 2 cc/hr, jenis: Air putih
i. Eliminasi
BAK: 5-7 x/hr, warna: kuning jernih, BAK terakhir jam: 23.00 Wita
Kateter terpasang/tidak, jelaskan:
Pasien tidak terpasang kateter dan masih bisa ketoilet tanpa bantuan orang lain
BAB: 1 x/hr, konsistensi: lembek, keluhan: Tidak ada, BAB terakhir jam 07.00 Wita
Dilakuakn klisma: ya/tidak, jelaskan:
Pasien tidak dilakukan klisma karena BAB lancar
j. Aktivitas
Mobilisasi: aktif/tidak, alasan:
Mobilitas pasien aktif tidak ada keluhan saat mobilitas
k. Keamanan dan kenyamanan
( √ ) nyeri, skala: 5 (1-10) sedang ( √ ) berkeringat ( √ ) kooperatif
l. Psikososial
Penerimaan klien/keluarga terhadap kehamilan:
Pasien dan suami sangat senang terhadap kehamilan pertamanya dan sangat
menerima kahamilan ini
Social support: ( √ ) suami ( ) ibu kandug ( ) lain-lain

DATA FOKUS
Data Subjektif:
1. Pasien mengatakan perut terasa mules-mules
2. Pasien mengatakan merasa nyeri
P: Nyeri yang dirasakan saat kontraksi uterus
Q: Nyeri tarasa diremes-remes
R: Nyeri pada bagian perut dan pinggang
S: Skala nyeri 3 (1-10) sedang
T: Nyerinya hilang timbul dengan his 2x/10 menit dan durasi 25 detik/his
3. Pasien mengatakan ada keluar bercak lender bercampur darah
5. Pasien mengatakan cemas terhadap kehamilan pertama

Data Objektif:
10. Pasien tampak meringis kesakitan
11. Keringat dingin
12. TTV:
TD: 110/80 mmHg
N: 120 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,6 oC
13. Riwayat obstetric G1 P0 A0
14. Usia kehamilan 32 minggu
15. TFU (23 cm)
16. Tafsiran berat janin : 1.770 gr
17. DJJ: 170 x/menit
18. Pemeriksaan dalam : Tampak keluar lender bercampur darah dan portio tipis
lunak Ø 4-5 cm
Asuhan Keperawatan Kala 1
ANALISIS DATA

ANALISA DATA KEMUNGKINAN MASALAH


PENYEBAB KEPERAWATAN
DS: Dilatasi serviks Nyeri Melahirkan
- Pasien mengatakan perut
terasa mules-mules
- Pasien mengatakan merasa
nyeri
P: Nyeri yang dirasakan
saat kontraksi uterus
Q: Nyeri tarasa diremes-
remes
R:Nyeri pada bagian perut
dan pinggang
S: Skala nyeri 3 (1-10)
sedang
T:Nyerinya hilang timbul
dengan his 2x/10 menit
dan durasi 25 detik/his
DO:
4. Pasien tampak meringis
kesakitan
5. Keringat dingin
6. TTV:
TD: 110/80 mmHg
N: 120 x/menit
RR: 20 x/menit
T : 36,60c
DS: Kurang terpapar Ansietas
informasi
2. Pasien mengatakan cemas
terhadap kehamilan
pertama
DO:
1. TTV:
N: 120 x/menit
RR: 20 x/menit
2. Keringat dingin
Faktor Risiko: Risiko Gangguan
Pertumbuhan
2. Ketidakadekuatan
perawatan prenatal:
Tafsiran berat janin : 1.770
gr
3. Prematuritas: Usia
kehamilan 32 minggu dan
adanya tanda-tanda pasien
ingin melahirkan
4. TFU (23 cm)
5. Kehamilan terencana

Diagnosa Keperawatan
4. Nyeri Persalinan b.d Dilatasi Serviks
5. Ansietas b.d Krisis situasional
6. Risiko gangguan pertumbuhan