Anda di halaman 1dari 8

KRITIK SENI BUDAYA

NAMA: MUHAMAD SUPRIYANA

KELAS: XII MIPA 1

SENI BUDAYA
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………………………………………………… i

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………………………………………………… ii

BAB I JUDUL KARYA ……………………………………………………………………………………………………………………… iii

BAB II DESKRIPSI KARYA ………………………………………………………………………………………………………………. 1

BAB III KEKURANGAN …………………………………………………………………………………………………………………. 2

BAB IV KELEBIHAN ……………………………………………………………………………………………………………………… 3

BAB V SARAN ……………………………………………………………………………………………………………………………. 4

BAB VI PENUTUP ………………………………………………………………………………………………………………………. 5


KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa Saya haturkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat serta Karunia-Nya
sehingga kritik seni ini bisa tuntas.

Krtik ini dibuat dengan tujuan memenuhi tugas akhir semester 2 kelas XII dari Bapak
Ardiansyah pada bidang seni budaya. Selain itu, penyusunan makalah ini bertujuan untuk
memperbaiki kesalahan yang ada agar tidak terulang lagi.

Semoga kritik ini bisa diterima oleh pembaca dan memberikan manfaat.
BAB 1

JUDUL KARYA

PRAKTEK SENI BUDAYAI II “TARI MANUK DADALI”

Kelompok=

1. Anisa Ramadhani
2. Anita
3. Nina Septiana

Link youtube: https://youtu.be/HRiJZBN09ok


BAB II

DESKRIPSI KARYA

Tari Manuk Dadali merupakan salah satu tari tradisional yang menjadi warisan budaya asal
Jawa Barat. Seni tari ini sering dipentaskan di berbagai acara kebudayaan karena sangat
menarik dan menghibur. Tari Manuk Dadali diperkirakan sudah ada sejak tahun 1962.

Tari manuk dadali diperkirakan ada pada tahun 1962. Pada tahun tersebut, ada sebuah
tembang berbahasa Sunda yang sangat populer dan sering dinyanyikan oleh masyarakat
umum. Pencipta dari tembang Sunda tersebut adalah seorang seniman bernama Sambas
Mangundikarta yang berasal dari daerah Bandung. Lagu tersebut mengisahkan tentang
sebuah Manuk Dadali yang digambarkan sebagai burung yang gagah perkasa yang menjadi
cerminan dari lambang negara Indonesia.
BAB III

KEKURANGAN

1. Pada awal video langsung diperlihatkan para penari tanpa adanya penjelasan tentang
“tarian manuk dadali”

2. Tidak samanya gerakan, yang 2 ke kiri yang 1 ke kanan

3. Terlalu sempit nya ruangan sehingga tidak terlihat wajah


BAB IV

KELEBIHAN

1. Gerakan yang sangat memukau dan lentur saat menggerakan tangan

BAB V

SARAN

1. Mencari tempat yang lebih luas atau bisa saja diluar ruangan agar lebih leluasa
untuk menggerakan
2. Take ulang bagian yang gerakan tidak sama
BAB VI
PENUTUP

Demikianlah kritik seni ini dibuat. Semoga kritik ini dapat diterima dan dapat bermanfaat bagi
kita semua. tidak lupa pula ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut
membantu dalam pembuatan tugas seni budaya.

Semoga kritik ini dapat diterima oleh semua pihak karena kritik ini merupakan tahap awal
menjadi lebih baik lagi. Dengan terwujudnya kritik seni ini bisa dijadikan pacuan untuk adik
adik kelas nanti.