Anda di halaman 1dari 18

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR ASN

PENINGKATAN KEMAMPUAN DASAR SISWA KELAS


X UPW DALAM MENGOPERASIKAN KOMPUTER
DENGAN METODE CBL (COMPUTER BASED LEARNING)
DI SMKN 1 KAYANGAN

DISUSUN OLEH

NAMA : MANNA WANNA


NIP : 199212082020122008

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT ANGKATAN I
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
TAHUN 2022
HALAMAN PERSETUJUAN

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI- NILAI DASAR ASN

Judul : Peningkatan Kemampuan Dasar Siswa Kelas X UPW dalam


Mengoperasikan Komputer dengan Metode CBL (Computer
Based Learning) Di SMKN 1 Kayangan

Penulis : Manna Wanna S.Pd

Jabatan : Ahli Pertama Guru ATPH - Mata Pelajaran Simulasi Digital

Telah diperiksa dan disetujui untuk diseminarkan.

Mataram, 19 Maret 2022


Penulis,

Manna Wanna S.Pd


NIP. 19921208 202012 2 008

Mentor, Coach,

Sabri S.Pd, M.Pd Ir. Maulana Razak M.Si


NIP. 19681231 199303 1 094 NIP. 19640225 199003 1 010

i
KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis persembahkan kehadirat Allah SWT yang


telah melimpahkan rahmat dan taufik-Nya, sehingga rancangan aktualisasi dalam
rangka pelatihan dasar pegawai negeri dapat selesai dengan baik. Salam serta
Sholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW yang melalui ilmu Beliau
sehingga sampai saat ini dapat menikmati nikmatnya iman dan islam. Aamiin.
Judul rancangan aktualisasi penulis adalah “Peningkatan Kemampuan Dasar
Siswa Kelas X UPW dalam Mengoperasikan Komputer dengan Metode CBL
(Computer Based Learning) Di SMKN 1 Kayangan”
Pedidikan di Indonesia sudah menjadi suatu keharusan didalam
masyarakat, oleh karena itu peran guru dalam mendidik dan membimbing siswa
bisa jadi memberikan pengaruh yang cukup besar dalam membentuk siswa yang
berkarakter dan sadar akan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Semoga dengan sedikit tulisan dan penelitian dari penulis dengan ini dapat
memberi manfaat bagi pembaca khususnya pendidik di sekolah menengah
kejuruan (SMK) untuk memberikan motivasi kepada siswa agar bisa menerapkan
hidup yang sadar akan era digitalisasi dan perkembangannya yang begitu pesat
sehingga dapat memberi manfaat bagi dirinya, masyarakat dan negara.
Penulis menyadari bahwa apa yang tertuang dalam rancangan tulisan ini
masih jauh dari kesempurnaan, baik dari segi penulisan maupun dari segi
penyajiannya. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran agar
kedepannya dapat lebih baik lagi. Akhir kata, semoga karya tulis ini dapat
bermanfaat khususnya bagi penulis dan seluruh pendidik diseluruh tanah air
Indonesia. Aamiin.

Peserta Latsar

Manna Wanna S.Pd

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PERSETUJUAN ................................................................ i
KATA PENGANTAR ............................................................................. ii
DAFTAR ISI ............................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ........................................................................ 1
1.2 Tujuan ..................................................................................... 3
1.3 Tujuan Penelitian .................................................................... 3
BAB II RANCANGAN AKTUALISASI
2.1 Identifikasi Isu ........................................................................ 4
2.2 Analisis Isu ............................................................................. 4
2.3 Penetapan Isu .......................................................................... 6
2.4 Gagasan Kreatif Pemecahan Isu ............................................. 6
2.5 Tabel Rancangan Aktualisasi .................................................. 9
2.6 Jadwal Rancangan Aktualisasi ................................................ 13
DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi saat ini menuntut tersedianya tenaga kerja yang
kompeten dan handal di berbagai bidang agar sebuah negara mampu bertahan dan
berperan dalam era yang penuh persaingan dan sekaligus membuka dan
memanfaatkan setiap peluang. Kondisi ini menuntut dunia pendidikan dan pasar
kerja dirancang secara terintegrasi dengan memperhatikan tujuan dan kebutuhan
dunia kerja. Dalam Pasal 15 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional mengatur bahwa pendidikan kejuruan merupakan
pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja
dalam bidang tertentu. Sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kayangan, sebagai unit
penyelenggara pendidikan juga memperhatikan perkembangan dan tantangan
masa depan. Visi SMK Negeri 1 Kayangan adalah Mewujudkan SMK Negeri 1
Kayangan Yang Berkualitas Dan Berwawasan Iptek Dan Imtaq. Didirikan pada
tanggal 5 Desember 2013 dan sampai saat ini emiliki total jumlah 6 kompetensi
keahlian yaitu Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT), Agribisnis Perikanan Air
Payau dan Air Laut (APAPL), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Usaha
Perjalanan Wisata (UPW), Nautika Kapal Penangkapan Ikan (NKPI), dan
Perhotelan. Total Jumlah peserta didik pada Tahun ajaran 2021/2022 adalah
sebanyak 284 siswa dengan total jumlah guru 28 orang dan tenaga kependidikan
sebanyak 12 orang.
SMK Negeri 1 Kayangan yang saat ini memiliki 6 kompetensi keahlian
menuntut guru atau pendidik agar dapat mendidik, mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan
anak usia dini, pada jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan
menengah. Oleh karena itu peran guru dalam pendidikan saat ini khususnya
kejuruan sangat diperlukan untuk meningkatkan keahlian siswa di masing-masing
kompetensi yang diminati.

1
Peserta mulai ditugaskan di SMK Negeri 1 Kayangan terhitung mulai
tanggal 1 Desember 2020 sesuai Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat
Nomor : 813.3/1517/BKD/2020 dengan jabatan sebagai Guru Agribisnis
Tanaman Pangan dan Hortikultura ahli pertama dan juga mengampu mata
pelajaran simulasi digital untuk kelas X dan diberikan tugas tambahan sebagai
wali kelas X UPW dan Pembina Pramuka dengan jumlah beban kerja keseluruhan
adalah 24 jam/minggu.
Peserta sebagai guru yang mengampu mata pelajaran simulasi digital di
SMKN 1 Kayangan untuk kelas X harus bisa memberikan dasar dasar
pengetahuan tentang perkembangan teknologi saat ini. Namun Ada beberapa isu
yang berkaitan dengan nilai-nilai manajemen ASN yaitu pelayanan publik di SMK
Negeri 1 Kayangan. Isu-isu tersebut sangat mempengaruhi kuantitas maupun
kualitas pelayanan yang diberikan berkaitan dengan tupoksi peserta dalam
menjalankan tugas dan fungsingnya.
Isu tersebut salah satunya yang dianggap perlu untuk segera diatasi adalah
Belum optimalnya kemampuan dasar siswa kelas X UPW dalam mengoperasikan
komputer. Hal ini sangat mempengaruhi proses belajar siswa untuk kaitannya
dengan perkembangan ilmu teknologi saat ini, kurangnya dasar pengetahuan
siswa dalam menggunakan komputer merupakan awal permasalahan yang
mempengaruhi siswa dalam proses pembelajaran selanjutnya khususnya dalam
mata pelajaran simulasi digital.
Isu permasalahan ini menuntut guru mata pelajaran simulasi digital untuk
kelas X UPW agar segera diselesaikan. Salah satu stategi pemecahan isu adalah
dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis komputer disingkat PBK dan
dalam bahasa asing disebut Computer Based Learning (CBL) atau Computer
Based Instruction (CBI). CBL merupakan suatu bentuk pembelajaran yang
menempatkan komputer sebagai piranti sistem pembelajaran individual, dimana
siswa dapat berinteraksi langsung dengan sistem komputer yang sengaja
dirancang atau dimanfaatkan oleh guru. Dalam latihan, siswa dibiasakan untuk
menggunakan komputer dan membentuk kebiasaan yang dapat memperkuat daya
tangkap siswa terhadap materi pelajaran yang diterimanya.

2
Model pembelajaran CBL ini dapat digunakan dalam semua mata
pelajaran dikarenakan dengan melalui pembelajaran berbasis komputer, siswa
akan secara cepat dapat memperoleh penguasaan dan keterampilan yang
diharapkan terutama kebiasaan dalam pengoperasian komputer. Metode
pembelajaran ini merupakan salah satu solusi dalam menjawab isu permasalahan
yang terjadi pada siswa di kelas X UPW yaitu kurangnya kemampuan dasar dalam
mengoperasikan komputer.

1.2. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dalam rancangan aktualisasi ini, yaitu :
a. Tujuan Jangka Pendek
- Meningkatkan kemampuan dasar siswa kelas X UPW dalam
mengoperasikan komputer menggunakan metode pembelajaran
Computer Based Learning (CBL) di SMK Negeri 1 Kayangan.
- Menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN BER-AKHLAK yaitu
Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal,
Adaptif, dan Kolaboratif
b. Tujuan Jangka Menengah
Menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan dapat meningkatkan
mutu pelayanan pendidikan untuk mencapai visi dan misi sekolah yaitu
Mewujudkan SMK Negeri 1 Kayangan yang Berkualitas dan Berwawasan
Iptek dan Imtaq.
c. Tujuan Jangka Panjang
Mmenjadi Abdi Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB yang
mampu berperan aktif dalam mengembangkan daerah yang lebih baik serta
dapat memberikan sumbangsih tenaga, pikiran, dan waktu sebagai bentuk
pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam rangka mencerdaskan
anak bangsa.

1.3. Ruang Lingkup


Aktualisasi dilakukan di SMK Negeri 1 Kayangan dengan lingkup
penelitian pada kelas X UPW dengan jumlah siswa 25 orang. Penelitian
aktualisasi dilaksanakan selama 1 bulan.
3
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI
2.1 Identifikasi Isu
Ada beberapa isu di SMK Negeri 1 Kayangan yang berkaitan dengan nilai-nilai
SMART ASN yaitu Integritas, Nasionalisme, Profesionalisme, Berwawasan Global,
Menguasai IT dan Bahasa Asing, Berjiwa Hospitality ( Keramah tamahan ), Berjiwa
Enterprenuer ( Berjiwa Wirausaha ), dan Memiliki Networking ( Memiliki Jaringan ).
Isu-isu tersebut sangat mempengaruhi kuantitas maupun kualitas pelayanan yang
diberikan. Selanjutnya, penulis mengkonsultasikan isu yang telah teridentifikasi kepada
rekan guru di sekolah, Mentor dan Coach untuk kemudian dapat dianalisis secara
mendalam sehingga ditemukan core issue yang akan diangkat.
Berdasarkan prinsip-prinsip kedudukan dan Peran Pegawai Negeri Sipil dalam
lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Kayangan khususnya guru mata pelajaran simulasi
digital, isu yang muncul adalah sebagai berikut :
1. Kurangnya kemampuan IT siswa kelas X UPW dalam mata pelajaran simulasi
digital di SMKN 1 Kayangan
2. Siswa kelas X UPW di SMKN 1 Kayangan tidak mengerjakan tugas mata
pelajaran simulasi Digital
3. Belum optimalnya kemampuan dasar siswa kelas X UPW dalam
mengoperasikan komputer di SMKN 1 Kayangan
4. Kurangnya minat belajar siswa kelas X UPW dalam praktek mata pelajaran
simulasi digital di SMKN 1 Kayangan
5. Rendahnya nilai hasil belajar siswa kelas X UPW dalam mata pelajaran
simulasi digital di SMKN 1 Kayangan.

2.2 Analisis Isu


Isu-isu yang berhasil diidentifikasi kemudian akan divalidasi terlebih
dahulu menggunakan tapisan isu dengan metode penilaian APKL. Perangkat
evaluasi APKL memvalidasi isu berdasarkan empat item, yaitu :
1. Aktual, artinya isu tersebut benar-benar terjadi dan sedang hangat
2. Problematik, artinya memiliki dimensi masalah yang kompleks
3. Kekhalayakan, artinya menyangkut hajat hidup orang banyak
4. Layak, artinya masuk akal dan realistis, serta relevan untuk penyelesaiannya.
4
Berikut adalah teknik penyelesaian isu menggunakan metode penilaian APKL.
Tabel 1. Teknik analisi isu dengan metode APKL
Total
No. Isu/Masalah A P K L Ranking
Nilai
Kurangnya kemampuan IT siswa
1 kelas X UPW dalam mata pelajaran 3 3 3 4 13 IV
simulasi digital di SMKN 1 Kayangan
Kurangnya perhatian siswa kelas X
UPW di SMKN 1 Kayangan dalam
2 4 3 4 4 15 III
mengerjakan tugas mata pelajaran
simulasi Digital
Belum optimalnya kemampuan dasar
siswa kelas X UPW dalam
3 5 5 3 5 18 I
mengoperasikan komputer di SMKN
1 Kayangan
Kurangnya minat belajar siswa kelas
4 X UPW dalam praktek mata pelajaran 3 5 4 4 16 II
simulasi digital di SMKN 1 Kayangan
Rendahnya nilai hasil belajar siswa
5 kelas X UPW dalam mata pelajaran 3 5 3 4 15 III
simulasi digital di SMKN 1 Kayangan
Keterangan:
5 : Sangat kuat pengaruhnya
4 : Kuat pengaruhnya
3 : Sedang pengaruhnya
2 : Kurang pengaruhnya
1 : Sangat kurang pengaruhnya

Belum optimalnya kemampuan siswa dalam mengoperasikan komputer


menjadi perhatian, karena hampir semua kelas terutama kelas X UPW yang jika
dilakukan praktek di ruang Lab. Komputer, siswa belum mengetahui dasar-dasar
atau pengetahuan dasar mengoperasikan komputer, misalnya seperti cara
menyalakan dan mematika komputer yang benar, serta nama-nama-perngkat yang
ada di komputer. Jika ditelusuri, ternyata siswa tidak pernah mempelajari tentang
ilmu komputer sejak dibangku SMP/Sederajat, sehingga nanti saat di SMK baru
siswa mengenal tentang perangkat komputer. Siswa dimasa digitalisasi ini harus
memiliki dasar yang kuat terhadap perkembangan IT sehingga tidak tertinggal
atau terlindas oleh perkembangan zaman.

5
2.3 Penetapan Isu
Berdasarkan hasil tapisan isu, maka core issue adalah belum optimalnya
kemampuan dasar siswa kelas X UPW dalam mengoperasikan komputer di
SMKN 1 Kayangan. Isu yang menjadi prioritas utama kemudian dianalisis faktor-
faktor penyebabnya sehingga dapat ditemukan solusi untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Berdasarkan data langsung peserta dilapangan dan diskusi
dengan rekan guru, dapat diidentifikasi penyebab terjadinya isu adalah sebagai
berikut :
1. Beberapa siswa tidak mendapat pelajaran komputer sejak di SMP/sederajat
2. Siswa sulit mengikuti pembelajaran lanjutan karena belum memahami dasar-
dasar penggunaan komputer
3. Membutuhkan cukup waktu yang lama agar siswa terbiasa mengoperasikan
komputer.
Inilah beberapa penyebab kurangnya kemampuan dasar siswa dala
mengoperasikan komputer. Selanjutnya adalah dampak yang ditimbulkan jika
siswa belum mampu menguasai dasar-dasar pengoperasian komputer yaitu :

1. Siswa sulit dalam mengikuti pembelajaran simulasi digital jika mengacu


sepenuhnya pada standar kurikulum dalam pendidikan nasional.
2. Siswa mengalami kesulitan dalam membuat laporan Praktek Kerja Lapangan
saat naik ke kelas XI.
3. Siswa mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran yang lain terutama
yang berkaitan dengan kompetensi keahlian yang berbasis proyek misalnya
membuat brosur paket wisata dan sejenisnya.
4. Siswa kesulitan dalam mengolah dokumen dan mengolah informasi yang ada
walaupun saat ini sudah ada smartphone tetapi penggunaan dasar pengolah
kata/dokumen, pengolah angka dan media presentasi sangat dibutuhkan dalam
dunia kerja saat ini.

2.4 Gagasan Kreatif Pemecahan Isu


Adanya core issue yang telah diidentifikasi melalui teknik APKL yaitu
adalah belum optimalnya kemampuan dasar siswa kelas X UPW dalam

6
mengoperasikan komputer di SMKN 1 Kayangan sehingga dibutuhkan
penanganan segera berdasarkan faktor penyebab dan dampak isu jika tidak segera
diselesaikan.
Salah satu stategi pemecahan isu adalah dengan menerapkan metode
pembelajaran berbasis komputer disingkat PBK dan dalam bahasa asing disebut
Computer Based Learning (CBL) atau Computer Based Instruction (CBI). CBL
merupakan suatu bentuk pembelajaran yang menempatkan komputer sebagai
piranti sistem pembelajaran individual, dimana siswa dapat berinteraksi langsung
dengan sistem komputer yang sengaja dirancang atau dimanfaatkan oleh guru.
Metode CBL ini juga pernah diterapkan pada penelitian Muhammad
Nurhalim (2009) dengan hasil penelitiannya mengatakan bahwa adanya
perbedaan hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan
pembelajaran berbasis komputer (computer based instruction) model tutorial
dengan pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada mata pelajaran Biologi di
Madrasah Aliyah Negeri se-Kota Bandung. Penelitian serupa juga dilakukan oleh
JA Dahlan Dkk (2018) dengan menyimpulkan bahwa Peningkatan kemampuan
berfikir matematik siswa pada kelompok dengan bantuan media Komputer lebih
baik dan hal ini menunjukkan bahwa peran model pembelajaran computer based
learning mempunyai peran sangat berarti dalam meningkatkan kemampuan siswa.
Bentuk-bentuk penggunaan komputer untuk pembelajaran dimana Media
dalam pembelajaran memiliki fungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan
yang disampaikan guru. Beberapa bentuk penggunaan komputer media yang dapat
digunakan dalam pembelajaran meliputi:
1) Penggunaan Multimedia Presentasi.
2) Pemanfaatan Internet dalam Pembelajaran.
3) CD Multimedia Interaktif
Beberapa model multimedia interaktif di antaranya :
 Model Drill and Practice : merupakan suatu model dalam
pembelajaran dengan jalan latihan dan praktik secara terus
menerus. Model ini juga dapat menambah kecepatan,
kesempurnaan dalam melakukan sesuatu serta dapat pula dipakai

7
untuk mengulangi bahan yang disajikan (Ruliah.2020).
 Model Tutorial: Program CBI tutorial dalam merupakan program
pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan
menggunakan perangkat lunak berupa program komputer yang
berisi materi pelajaran.
 Model Simulasi: Model simulasi dalam CBI pada dasarnya
merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan
memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui
penciptan tiruan – tiruan bentuk pengalaman yang mendekati
suasana yang sebenarnya.
 Model Games: model permainan ini dikembangkan berdasarkan
atas “pembelajaran menyenangkan”, di mana peserta didik akan
dihadapkan pada beberapa petunjuk dan aturan permainan. Dalam
konteks pembelajaran sering disebut dengan Instructional Games
(Eleanor.L Criswell, 1989:20)
Semua bentuk pembelajaran menggunakan komputer sebagai media dalam
rancangan aktualisasi ini digunakan model pembelajaran berbasis komputer yang
dikemas dengan mamanfaatkan aplikasi web/e-learning, e-book, microsoft word
dan microsoft power point serta google form atau quizizz untuk evaluasi peserta
didik serta penilaian praktek langsung penggunaan komputer. Berikut adalah
langkah sistematis yang akan dilakukan dalam pemecahan masalah atau isu
dengan stategi metode pembelajaran yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Konsultasi dengan mentor yaitu kepala sekolah.
2. Mengumpulkan referensi terkait metode pembelajaran yang digunakan
3. Menyusun RPP mata pelajaran simulasi digital
4. Melaksanakan praktek pembelajaran dengan metode computer based learning
(CBL) di ruang Lab. Komputer di ruang Lab. Komputer
5. Melakukan evaluasi praktek dasar pengoperasian komputer pada siswa kelas
X UPW
6. Menyusun laporan aktualisasi.

8
2.4 Tabel Rancangan Aktualisasi
Berikut adalah tabel rancangan aktualisasi berdasarkan tahap kegiatan sistematis yang telah dirumuskan.
Tabel 2. Rancangan Aktualisasi
Kegiatan Dan Tahap Keterkaitan Dengan Core Keterkaitan Dengan Kontribusi Terhadap
No Output Kegiatan
Kegiatan Values BerAKHLAK Aksi Bela Negara Visi Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
1 Konsultasi dengan mentor Adanya persetujuan, Akuntabilitas: Setia Pada Aman dan Berkah
yaitu kepala sekolah : dukungan, masukan Tanggung jawab, Pancasila : melalui
- Menyiapkan bahan yang berupa saran dari Kejelasan Target, menerapkan prinsip - pengembangan
akan dikonsultasikan kepala sekolah tentang Partisipatif prinsip dan nilai - masyarakat
- Meminta persetujuan rencana aktualisasi Loyal: Jujur, Terbuka, nilai musyawarah berkarakter dan
kepala sekolah tentang Sopan, Bersikap Hormat mufakat penegakan hukum
kegiatan yang akan yang berkeadilan
dilakukan selama
habituasi
2 Mengumpulkan referensi Tersedianya referensi Akuntabilitas: Rela Berkorban Bersih dan melayani
terkait metode pembelajaran terkait metode Tanggung jawab untuk bangsa dan yaitu berintegritas,
yang digunakan : pembelajaran yang Kompeten : Terus negara : berkinerja tinggi, dan
- Mengunjungi digunakan yaitu belajar, Learning Agility menyumbangkan berdedikasi
perpustakaan daerah metode CBL tenaga, pikiran,
untuk menambah referensi (Computer Based kemampuan untuk
- Mencari jurnal online Learning) dari jurnal kepentingan
melalui internet terkait penelitian yang masyarakat,
metode pembelajaran dipublikasikan melalui kemajuan bangsa,
yang digunakan internet dan negara
3 Menyusun RPP mata Tersedianya RPP mata Akuntabel : Kesadaran Sejahtera dan Mandiri
pelajaran simulasi digital : pelajaran simulasi Melaksanakan Tugas berbangsa dan

9
- Mencantumkan identitas digital sebagai acuan dengan jujur, bertnggung bernegara : Disiplin
dalam RPP dalam pembelajaran. jawab, cermat, disiplin dan bertanggung
- Merumuskan tujuan dan berintegritas tinggi jawab terhadap tugas
pembelajaran Kompeten : yang dibebankan.
- Menentukan materi Melaksanakan tugas
pembelajaran dengan kualitas terbaik.
- Menentukan metode
pembelajaran
- Menetapkan kegiatan
pembelajaran
- Memilih sumber belajar
- Menentukan penilaian
4 Melakukan observasi daerah Tersedianya informasi Berorientasi Pelayanan Setia Pada Sehat dan Cerdas
potensi wisata sebagai tugas daerah potensi wisata : Ramah, Cekatan, Pancasila : Saling Melalui peningkatan
project pembuatan artikel berupa data hasil Solutif dan dapat membantu dan kualitas sumber daya
online siswa : wawancara yang diandalkan, tolong menolong manusia sebagai
- Menyiapkan peserta didik dilakukan oleh siswa antar sesama sesuai pondasi daya saing
dan daftar hadir sebagai bahan nilai-nilai luhur daerah.
- Membagi peserta didik pembuatan artikel Pancasila untuk
menjadi 5 kelompok online mencapai
- Menyiapkan daftar kesejahteraan
pertanyaan dalam kegiatan
wawancara dilokasi wisata
- Observasi daerah wisata
- Mendokumentasikan
kegiatan
5 Melaksanakan praktek Meningkatnya Berorientasi Pelayanan Setia Pada Sehat dan Cerdas
pembelajaran dengan pemahaman siswa : Ramah, Cekatan, Pancasila : Saling Melalui peningkatan

10
metode computer based dalam Solutif dan dapat membantu dan kualitas sumber daya
learning (CBL) di ruang mengoperasikan diandalkan, Melakukan tolong menolong manusia sebagai
Lab. Komputer : komputer terhadap Perbaikan Tiada Henti antar sesama sesuai pondasi daya saing
- Menyiapkan peserta didik dasar-dasar Kompeten : Membantu nilai-nilai luhur daerah.
dan daftar hadir pengoperasian orang lain belajar, Pancasila untuk
- Memberikan materi komputer. melaksanakan tugas mencapai
pengantar sebelum dengan kualitas terbaik. kesejahteraan
melakukan praktek
- Siswa diberi kesempatan
mengoperasikan komputer
sesuai dengan materi yang
diberikan menggunakan
e-book
- Siswa membuat artikel
dengan aplikasi microsoft
office word untuk dan
media presentasi dengan
power point atau video
- Siswa diberi kesempatan
untuk menanyakan hal-hal
yang blm difahami.
6 Melakukan evaluasi praktek Terukurnya Akuntabel : Semangat Aman dan Berkah
dasar pengoperasian kemampuan siswa Melaksanakan tugas mewujudkan Melalui
komputer pada siswa kelas dengan adanya daftar dengan jujur, bertnggung Negara yang pengembangan
X UPW : nilai hasil evaluasi jawab, cermat, disiplin Berdaulat. Adil, masyarakat madani
- Menyiapkan format praktek dasar dan berintegritas tinggi dan makmur : yang beriman,
penilaian praktek siswa pengoperasian Adaptif : Terus Tidak berputus asa berkarakter dan
- Menyiapkan peserta didik berinovasi dan ketika menghadapi

11
dan daftar hadir komputer oleh siswa mengembangkan persoalan kehidupan penegakan hukum
- Memberi petunjuk kelas X UPW kreativitas, Bertindak bermasyarakat, yang berkeadilan.
pelaksanaan evaluasi Proaktif berbangsa, dan
praktek bernegara serta
- Siswa diberi kesempatan bekerja keras untuk
mempresentasikan project kesejahteraan diri
artikel online yang dan masyarakat
diberikan
- Memberikan penilaian
presentasi kelompok dan
mempublikasikan artikel
dengan membuat blog
online secara kelompok
- Siswa dievaluasi secara
mandiri dengan
menggunakan aplikasi
google form atau quizizz
7 Menyusun laporan Tersedianya laopran Akuntabel : Kesadaran Bersih dan melayani
aktualisasi : aktualisasi Melaksanakan Tugas berbangsa dan yaitu berintegritas,
- Membuat rancangan dengan jujur, bertnggung bernegara : Disiplin berkinerja tinggi, dan
aktualisasi jawab, cermat, disiplin dan bertanggung berdedikasi
- Seminar rancangan dan berintegritas tinggi jawab terhadap tugas
aktualisasi Kompeten : yang dibebankan.
- Melaksanakan habituasi Melaksanakan tugas
- Menyusun laporan dengan kualitas terbaik.
aktualisasi
- Seminar akhir aktualisasi

12
2.5 Jadwal Rencana Kegiatan
Jadwal Rencana kegiatan menggambarkan tahap-tahap kegiatan dan Jadwal pelaksanaannya.
Tabel 3. Jadwal Rencana Kegiatan
Kegiatan Tahun 2022
No kegiatan Maret April
19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 Konsultasi dengan mentor


yaitu kepala sekolah.
2 Mengumpulkan referensi
terkait metode
pembelajaran yang
digunaka
3 Menyusun RPP mata
pelajaran simulasi digital
4 Melakukan observasi
daerah potensi wisata
sebagai tugas project
pembuatan artikel online
siswa
5 Melaksanakan praktek
pembelajaran dengan
metode computer based
learning (CBL) di ruang
Lab. Komputer
6 Melakukan evaluasi
praktek dasar
pengoperasian komputer
pada siswa kelas X UPW
7 Menyusun laporan
aktualisasi.

Ket : Kegiatan Berlangsung

13
DAFTAR PUSTAKA

Criswell, Eleanor, 1989, The Design Computer Based Instruction, New York:
Macmillan Publishing Company.
Dahlan, J. A. Yaya Sukjaya Kusumah & Heri Sutarno. 2018. Pengembangan
Model Computer-Based E-Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan
High Order Mathematical Thinking Siswa SMA. E-Journal Jurusan
Pendidikan Matematika FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.
Bandung.

Nurhalim, Muhammad. 2009. Penerapan Pembelajaran Berbasis Komputer


(Computer based Instruction) Model Tutorial Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Di Madrasah Aliyah
Negeri Se-Kota Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.
ISSN: 1829-6750 Inovasi Kurikulum. Thn. 6. Vol 6 Nomor: 178

Ruliah, Bahar & Andita Suci Pratiwi. 2020. Model Pembelajaran Sistem Basis
Data Berbasis Computer Assisted Instruction. Jurnal Instruksional
Volume 2 Nomor 1. Universitas Negeri Jakarta.