Anda di halaman 1dari 76

PEMBAHASAN BEDAH

PERTEMUAN-2
1. B. PENYAKIT FIBROKISTIK
• Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke
puskesmas dengan keluhan benjolan di payudara kanan
sejak 2 bulan yang lalu. Benjolan dirasakan membesar
saat menjelang menstruasi. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan benjolan soliter di payudara kanan dengan
diameter sekitar 2 cm, konsistensi padat, tidak nyeri tekan,
berbatas tegas, dan
dapat digerakkan dari jaringan sekitarnya. Apa diagnosis
yang paling mungkin dari kasus di atas?
A. Abses mammae
B. Penyakit fibrokistik
C. Mastitis granulomatosa
D. Lipoma
E. Fibroadenoma mammae
2. A. BATU SALURAN KEMIH
Ny. Dayu 34thn datang ke IGD dengan keluhan nyeri
pinggang menjalar ke perut sejak 1 bulan lalu, nyeri saat
berkemih dan kencing berpasir. Akan dilakukan
pemeriksaan penunjang BNO IVP. Diagnosa pasien ini?

A. Batu Saluran Kemih


B. Hidronefrosis 🡪 komplikasi yang dapat terjadi dari
obstruksi batu ureter yang terus berlangsung.
C. Nefrolitiasis 🡪 nyeri pinggang, nyeri ketok pada sisi ginjal
yang terkena
D. Pielonefritis 🡪 ISK asendens akibat refluks vesiko ureter.
Demam , nyeri pinggang, riwayat ISK yang tidak
mendapatkan pengobatan dengan baik
E. Batu Buli 🡪 BAK tiba-tiba terhenti, menetes dan nyeri.
UROLITHIASIS
• Terbentuknya batu di dalam saluran kemih.
• Tanda dan gejala penyakit BSK ditentukan
oleh letak, besar dan morfologi.
• Gejala klinis umum :
• Riwayat hematuria akibat kerusakan epitel
karena passing dari urolith
• BAK terasa berpasir
• Bisa disertai dengan Infeksi saluran kemih
• Demam atau gejala sistemik lain
• Nyeri pinggang hilang timbul menjalar
BNO IVP
• BNO IVP
• Untuk melihat upper tract anatomy dan batu
salurankemih
• Memakai kontras, lebih invasif daripada CT
Scan tapi lebihmurah
• Sebagai pemeriksaan penunjang awal untuk
Batu SaluranKemih
• Bermanfaat bila batu radioopaque
→Tidak dapat digunakan !! Pada ibu hamil, anak
–anakdan orang dengan gangguan fungsi ginjal
→USG
3.
Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri pada belakang
pergelangan kaki kanan setelah melompat. Tanda vital dalam batas normal.
Pemeriksaan saat betis dipijat, tidak didapatkan plantar fleksi. Apa diagnosis yang
tepat?

A. Fraktur calcaneus -> krepitasi (+)

B. Cedera ACL -> Lachman test (+) anterior drawer test (+)

C. Ankle sprain -> Thompson test (-)

D. Ruptur tendon gastrocnemius -> Thompson test (-)

E. Ruptur tendon achilles


4. D. 4
Tn. W 52thn , datang dengan keluhan nyeri pinggang
kiri sejak 1minggu yang lalu. Dokter curiga ini adalah
batu saluran kemih, dan dilakukan pemeriksaan
penunjang IVU. Dari hasil didapatkan gambaran
dilatasai pelvis renal, dilatasi seluruh kaliks dan
hilangnya seluruh parenkim. Grading hidronefrosis
pada pasien ini?
A. 1
B. 2 Keyword: • dilatasai pelvis renal,
dilatasi seluruh kaliks dan
C. 3 hilangnya seluruh parenkim →
D. 4 balooning
E. 5
5A
7B
8C
9 B (Dx: Ruptur urethra anterior)
No.10
10.Tn. Jipp, usia 60 tahun dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran
sejak 5 jam yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien
muntah 3x saat dalam perjalanan menuju RS. Pemeriksaan fisik tanda
vital TD 140/80 mmHg, Nadi 60 x/menit, Laju Napas 16 x/menit, GCS
233, pupil anisokor, refleks patologis (+). Terdapat hematom di
temporoparietal dekstra. Hasil CT Scan seperti gambar di bawah.
Temuan pada pemeriksaan penunjang pasien tersebut adalah?
a. Pada CT Scan ditemukan gambaran Bikonkaf shape
b. Sumber perdarahan berasal dari aneurisma yang pecah
c. Pada CT Scan ditemukan gambaran Lenticular shape
d. Sumber perdarahan berasal dari arteri cerebri media
e. Pada CT Scan ditemukan gambaran hiperlusen mengikuti sulcus
dan gyrus
No. 10
11
Seorang perempuan berusia 36 tahun, datang ke poliklinik dengan
nyeri perut terus menerus sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri dirasakan di
daerah perut kanan atas terutama setelah makan makanan berlemak.
Keluhan disertai dengan demam dan muntah. Pemeriksaan fisik:
keadaan umum compos mentis, TD 130/80mmHg, HR 86x/m, RR
20x/m, suhu 38,1 c. Tinggi badan 160cm, bb 80kg. Dokter mencurigai
pasien menderita infeksi pada kandung empedu. Tanda apa yang
diharapkan ada pada pemeriksaam fisik pasien tersebut?
a. Meniscus sign
b. Ligath sign
c. Murphy sign
d. Warning sign
e. Mc. Burney sign
Pembahasan No. 11
12
An. Quinn, usia 2 tahun 5 bulan, dibawa ke RS oleh
orangtuanya dengan keluhan keluar darah yang banyak dari
anus yang hilang timbul dalam 4 bulan terakhir. Anak tampak
tidak rewel namun ketika perut ditekan anak jadi menangis.
Pada pemeriksaan fisik juga ditemukan adanya konjungtiva
pucat, Hb 8 g/dL. Dari pemeriksaan radiologi ditemukan hotspot
sign pada bagian dekat umbilikus dan gaster. Apakah
diagnosis pada pasien tersebut?
A. Malrotasi usus
B. Diverticulum Meckel
C. Persisten Urachus
D. Polip colon kongenital
E. Intususepsi
12
13
Tn. Leonardo, usia 42 tahun datang ke poliklinik dengan
keluhan nyeri pada jari-jari tangan yang terasa kaku terutama di
pagi hari yang berlangsung hingga 2 jam. Pada pemeriksaan
fisik : Tanda vital TD 110/70 mmHg, RR 20x/menit HR
90x/menit dan Tax 37.1C ditemukan adanya deviasi ulnar.
Kemudian dokter melakukan pemeriksaan penunjang radiologi.
Apakah yang diharapkan muncul pada pemeriksaan
penunjang?
A. Pannus dan Anti-CCP +
B. Gambaran sunburst appearance dan peningkatan alkalin
fosfatase
C. Gambaran penyempitan celah sendi dan ACPA –
D. Gambaran hair on end dan ANA +
E. Gambaran tophus dan hiperurisemi
13
14
36. Tn. Beck, usia 20 tahun datang ke UGD karena nyeri pada
pergelangan kaki kiri. Riwayat pasien jatuh saat bermain basket
2 hari yang lalu. TD 120/80 mmHg, Nadi 88 x/menit, Laju Napas
22 x/menit, Suhu 37 C, status lokalis regio pedis sinistra
tampak edema pada sekitar malleolus lateralis, krepitasi (-).
Dokter melakukan pemeriksaan dengan menekan betis pasien
terjadi gerakan plantarfleksi. Apakah diagnose kasus diatas
….
a. Ruptur gastrocnemius
b. Ruptur tendon Achilles
c. Tendinitis Achilles
d. Ankle sprain
e. Fraktur calcaneus
14
15
Tn. Boby, berusia 30 tahun datang ke RS karena nyeri di lutut
kanan setelah bermain futsal sejak 1 hari yang lalu. Saat itu,
pasien menghindari tackle lawan dan jatuh dengan lutut
terpelintir ke sisi kanan. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD
120/80 mmHg, Nadi 88 x/menit, Laju Napas 22x/menit, Suhu
36.7 C. Pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan pada sendi
lutut dan terdengar bunyi “klik” saat lutut pasien ditekuk ke arah
luar tubuh (mc murray positif). Diagnosis yang tepat pada
pasien tersebut adalah?
a. Anterior Cruciate Ligament Injury
b. Posterior Cruciate Ligament Injury
c. Ruptur tendon achilles
d. Medial Meniscus Ligament Injury
e. Lateral Meniscus Ligament Injury
15
16
32. Tn. Roman, usia 30 tahun datang ke poli orthopedi
dengan keluhan nyeri kaki kiri dan tidak bisa berjalan.
Riwayat patah tulang 5 bulan lalu dan menolak tindakan
operasi. Pemeriksaan tanda vital TD 120/80 mmHg, Nadi
88 x/menit, Laju Napas 22x/menit, Suhu 36.7 C,
didapatkan deformitas pada cruris sinistra. Pemeriksaan
X-Ray tampak tulang belum menyatu, pseudoarthrosis
(-). Diagnosis pasien tersebut adalah?
a. Union
b. Mal Union
c. Delayed Union
d. Consolidation
e. Non - Union
16
17
An. Harry, usia 4 tahun dibawa ke poliklinik anak dengan
keluhan buah zakar kanan lebih tinggi daripada sisi kiri.
Gejala sudah muncul semenjak pasien masih bayi. Buah
zakar kanan bahkan pernah terasa setinggi pangkal
paha, namun kadang bisa kembali ke posisi semula di
dalam skrotum. Pemeriksaan fisik tanda vital masih
dalam batas normal. Apa diagnosis yang paling
memungkinkan?
A. Hidrokel
B. Varikokel
C. Torsio testis
D. Retractile testis
E. Undesensus testis
17
18
Ny. Emelia, usia 25 tahun, datang ke RS dengan keluhan mata
merah yang berulang sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai
penglihatan kabur, kaku pada punggung, terkadang membaik
dengan olahraga. Penurunan berat badan disangkal, riwayat
batuk lama disangkal. Pada PF, didapatkan uji Schober positif.
Pada pemeriksaan darah, didapatkan peningkatan LED.
Temuan foto polos yang paling mungkin ditemukan
adalah...
a. Gibbus
b. Light bulb appearance
c. Osteofit
d. Scottie Dog Sign
e. Fusi corpus-corpus vertebrae
18
• Uji Schober sangat berguna dalam menilai
keterbatasan gerak sendi dengan cara sebagai berikut:
• Pasien berdiri tegak dan dibuat 2 tanda pada kulit yang
melapisi prosesus spinosus vertebra lumbal ke-5 dan
10 cm di atasnya. Kemudian pasien diminta
membungkukkan punggungnya tanpa menekuk lutut.
Pada keadaan normal, jarak antara kedua titik akan
bertambah akibat regangan kulit yang melapisinya. Bila
jarak di antara kedua titik kurang dari 15 cm, berarti
terdapat penurunan gerak vertebra.
19
40. Tn Kygo, usia 56 tahun datang ke poliklinik RS untuk kontrol
rutin. Pasien mengatakan saat ini tidak ada keluhan. Pasien
memiliki riwayat hipertensi dengan terapi amlodipine 1x5mg.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70, HR 86x/menit,
RR 20x/menit, Tax 36,8C. Pemeriksaan lab didapatkan hasil Hb
12 gr/dl, WBC 8000/mm3 PLT 250.000 /mm3 kadar asam urat
darah 9.2 mg/dl. Apakah tetapi yang tepat pada pasien
tersebut?
a. Probenecid 1x100mg
b. Natrium diclofenac 2x50mg
c. Allopurinol 1x10mg
d. Kolkisin 1 x 0,5 mg
e. Allopurinol 1x100mg
19
20
An. Miko, berusia 5 tahun datang ke poliklinik dibawa
oleh kedua orangtuanya dengan keluhan buah zakarnya
membesar. Keluhan tidak disertai nyeri. Dari
pemeriksaan fisik didapatkan vital sign dalam batas
normal. Dari pemeriksaan skrotum didapatkan bentuk
seperti buah pir, konsistensi elastis, fluktuasi (+), nyeri
tekan (-), testis teraba, hasil pemeriksaan transluminasi
(+). Apa kemungkinan diagnosis pada pasien ini ?
a. Torsio testis
b. Hidrokel
c. Spermatokel
d. Varikokel
e. Epididimitis
20
21
Tn. Freddie, usia 27 tahun datang ke IGD mengeluhkan nyeri
pada penisnya dan ereksi tidak berhenti sejak 5 jam yang lalu.
Keluhan dirasakan setelah pasien jatuh saat bersepeda 2 hari
yang lalu terkena benturan pada selangkangannya oleh sadel
sepeda. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 120/80
mmHg, Nadi 82 x/menit, Laju Napas 20 x/menit, Suhu 37C.
Pada pemeriksaan didapatkan penis ereksi tidak terlalu kaku,
dan pemeriksaan USG doppler alirah darah cukup. Apa
kelainan yang dialami pasien?
a. Ereksi fase detumesen
b. Peyroni disease
c. Fraktur penis
d. Priapismus low-flow
e. Prispismus high-flow
21
22
22.Tn. Ryan, berusia 40 tahun datang ke IGD dengan keluhan
nyeri pada buah zakarnya. Nyeri dirasakan sejak kemarin dan
disertai demam. Pasien memiliki riwayat HT dan DM. Tanda
vital TD 120/80 mmHg, HR 90x/min, RR 20x/min, suhu 37,8oC.
Pemeriksaan fisik yang didapatkan edema dan hiperemis pada
skrotum. Saat dilakukan pemeriksaan dengan mengangkat
skrotum ke atas, nyeri berkurang. Apa pemeriksaan
penunjang yang tepat?
A. USG abdomen
B. Urinalisis
C. USG Doppler
D. Foto polos
E. IVP
22 dx: epididimo orchiditis
23
Tn Mavi, usia 37 tahun dibawa ke IGD dengan luka bakar
grade 2-3 dengan onset 1 jam yang lalu. Pasien kompos
mentis, BB 50kg, tanda-tanda vital didapatkan TD
100/60mmHg, HR 100kali/mnt, RR 20 kali/mnt, suhu
36.1C. Luka bakar terdapat pada masing-masing
ekstremitas atas 3%, ekstremitas bawah 4%, perut 3%,
punggung 2%. jumlah cairan yang dibutuhkan pasien
adalah ?
a. 1.100cc / 8 jam pertama
b. 1.200cc/ 8 jam pertama
c. 2.400cc / 8 jam pertama
d. 2.000cc / 24 jam
e. 2.500 cc/ 24 jam
23
24
By. Lora, usia 10 bulan datang ke IGD dengan keluhan nyeri
perut dan muntah. Ibu pasien menyatakan 6 jam yang lalu
pasien menangis berkali-kali dan tidak bisa ditenangkan. Saat
menangis pasien memegangi perutnya dan mengangkat
tungkainya mendekati perut. Keluhan juga disertai dengan
muntah dan BAB mucoid berwarna kemerahan. Pada
pemeriksaan fisik anak menangis saat palpasi abdomen.
Dokter melakukan USG abdomen dan ditemukan target sign.
Apakah tatalaksana yang paling tepat pada kasus ini?
A. Prosedur Ladd
B. Enema udara
C. Apendektomi
D. Piloromiotomi
E. Masase
24
25
By. Eric, berusia 2 hari dibawa ke IGD oleh ibunya dengan
keluhan muntah setiap diberi ASI. Muntah berwarna sama
dengan ASI. Riwayat bayi lahir cukup bulan ditolong oleh
bidan. Pemeriksaan fisik TTV HR 170x/mnt, RR 40x/mnt, S
37,8C, tampak letargis, akral dingin, ubun-ubun cekung, dan
turgor kulit kembali lambat. Pasien banyak mengeluarkan air
liur seperti busa. Riwayat demam sebelumnya disangkal.
Diagnosis tepat pada kasus tersebut adalah?
A. Atresia duodenum
B. Atresia esofagus
C. Pneumonia
D. Bronkiolitis
E. Hypertrophic Pyloric Stenosis
25
26
By. Neil, berusia 3 hari dibawa oleh orang tuanya ke IGD
dengan keluhan perut semakin membesar dan muntah
berwarna kehijauan. Riwayat meconium keluar lebih dari 24
jam. Riwayat pijat perut disangkal. Pada pemeriksaan fisik HR
150 kali/mnt, RR 40 kali/mnt, T 36,8C, pasien tampak ikterik,
pemeriksaan fisik abdomen tampak distensi abdomen, darm
contour, darm steifung (+). Pemeriksaan radiologi terdapat
tampakan triple bubble appearance (+). Diagnosis yang tepat
pada pasien adalah?
a. Atresia jejunum
b. Hipertrofi Pilorus Stenosis
c. Atresia bilier
d. Atresia duodenum
e. Megacolon Congenital
26
27
By. Lico, usia 3 hari dibawah ke UGD dengan keluhan
muntah setiap setelah diberi minum ASI. Muntah
menyemprot dengan coffee ground appereance.
Pemeriksaan tanda vital Nadi 160 x/mnt, RR 40x/mnt,
Suhu 38 C. Pemeriksaan fisik anak tampak letargi, mata
cowong, turgor kulit lambat, dan teraba benjolan seperti
buah zaitun di regio epigastrium. Apa diagnosis yang
paling tepat?
a. Atresia duodenum
b. Invaginasi
c. Ca pankreas
d. Stenosis pilorus
e. Hirsprung disease
27
28 E
29 B
30
31 A
32
33 D
34 A
Nyeri + Radang lokal+ perode
menyusu
35 D
36 A Birthmark
37
38 A
39 A
40 B Dx: Abses
Mammae

Anda mungkin juga menyukai