Anda di halaman 1dari 6

MetalurgiSerbuk

Metalurgi serbuk merupakan kegiatan yang mencakup pembuatan benda komersial dari serbuk
logam melalui penekanan.Proses metalurg iserbukdisertaipemanasan.Pemansanselama proses
dikenal dengan istilah sinter.

Sifat-sifat khusus serbuk logam

Ukuran partikel,bentuk dan distribusiukuran serbuk logam mempengaruhi karakteristik dan sifat
fisis benda yang dimampatkan.

1.Bentuk

Bentukpartikelserbuktergantungpadacarapembuatannya,dapatbulat,takteratur,pipihataubersudutt
ajam.

2.Kehalusan

Kehalusan berkaitan erat dengan ukuran butir dan ditentukan dengan mengayak serbuk dengan
ayakan standar atau dengan pengukuran mikroskop.

3.Distribusi ukuran partikel

Distribusi ukuran partikel ditentukan jumlah partikel dari setiap ukuran standar dalam serbuk
tersebut.

4.Mampu alir

Mampu alir merupakan karakteristik yang menggambarkan sifat alir serbuk dan kemampuan
memenuhi ruang cetak.

5.Sifat Kimia
Terutama menyangkut kemurnian serbuk,jumlah oksida diperbolehkan dan kadar
elemenlainnya.

6.Kompresibilitas

Adalah perbandinagn volum serbuk semuladengan volume benda yang ditekan.

7.Berat jeniscurah

Berat jeniscurah atau berat jenis serbuk dinyatakan dlam kilogram permeterkubik.

8.Kemampuan sinter

Sinter adalah proses pengikatanpartikelmelalui proses pemanasan.

CARA PEMBUATAN SERBUK

Berbagai jenis serbuk logam, karena mempunyai ciri-ciri fisis dan kimia tertentu memerlukan
cara pembuatan yang berbeda. Prosedur berbeda, begitu pula ukuran dan struktur partikel.
Pemesinan menghasilkan partikel yang kasar dan digunakan untuk membuat serbuk magnesium.
Proses penggilingan dapat menghancurkan berbagai jenis logam. Shootting adalah proses
dimana logam cair dituangkan melalui suatu saringan atau lubang disusul dengan pendinginan
dalam air, menghasilkan partikel yang bulat atau lonjong. Atomisasi atau penyemprotan logam
merupakan cara yang baik untuk membuat serbuk dari logam suhu rendah. Jika bentuk partikel
tidak teratur dan ukurannya berbeda-beda, disebut granulasi dimana tergantung pada
pembentukan oksida pada permukaan partikel selama proses pengadukan.

Cara yang umum digunakan untuk mengolah logam adalah Pengendapan elektrolik
(Electrolytic deposition), menggunakan elektroda pelat baja sebagai anoda dan pelat baja tahan
karat sebagai katoda ditempatkan dalam tangki yang mengandung elektrolit. Cara produksi yang
lain meliputi presipitasi, kondensasi, dan proses kimia telah dikembangkan untuk menghasilkan
serbuk logam.

CARA PERSIAPAN SERBUK KHUSUS

Serbuk Paduan

Serbuk campuran digunakan karena lebih mudah membuatnya dan memerlukan tekanan yang
lebih rendah serta hasilnya memiliki sifat-sifat seperti daya tahan korosi, kekuatan tinggi atau
daya tahan terhadap suhu tinggi.

Serbuk Berlapis

Setiap partikel tersalut dengan merata sehingga menghasilkan prouk serbuk yang bila disinter
akan mempunyai karakteristik tertentu dari bahan pelapis dan jauh lebih homogen dibanding
produk hasil pencampuran.
PEMBENTUKAN

Penekanan (pressing)

Ada dua penekanan, penekanan atas yang sesuai dengan bentuk bagian atas dari benda dan
penekanan bawah yang sesuai dengan bentuk die bagian bawah. Penekanan bawah sekaligus
berfungsi sebagai ejektor untuk mengeluarkan benda yang dicetak. Tekanan yang lebih besar
menghasilkan benda dengan dengan berat jenis lebih tinggi sehingga kekuatannya bertambah.

Peningkatan Kepadatan Secara Sentrifugal

Merupakan cara untuk menghasilkan benda dengan berat jenis yang merata karena gaya
sentrifugal yang bekerja pada masing-masing partikel serbuk khusunya untuk serbuk logam
berat.

Cetakan Slip

Serbuk yang diubah menjadi campuran kental, mula-mula dituangkan dalam cetakan yang
dibuat dari gips. Setelah terbentuk lapisan dengan ketebalan tertentu, cairan yang berlebihan
dituangkan ke luar menghasilkan benda yang berongga.

Ekstrusi

Digunakan pada benda berbentuk panjang dan pada pembuatan elemen bahan bakar padat nuklir
dan bahan-bahan lainnya seperti untuk penggunaan pada suhu tinggi.
Sinter Gravitasi

Serbuk dengan ketebalan merata diletakkan di atas tatakan keramik dan disinter selama 48
jamdalam lingkungan gas amonia bersuhu tinggi lalu digiling.

Mengerol

Menghasilkan sifat mekanik yang merata dan porositas yang terkendali.

Pencetakan isostatik

Untuk mendapatkan serbuk logam dengan berat jenis merata pada operasi pemampatan dengan
tekanan tinggi ke segala arah yang sama besar dengan media penekanan berupa gas dan jika zat
cair maka disebut penekanan hidrostatik.
PENEKANAN PANAS

Dapat menghasilkan benda mentah yang lebih kuat dan keras, dimensi yang lebih tepat dan berat
jenis yang lebih tinggi.

SINTER LATU

Serbuk ditekan dan disinter sekaligus dalam waktu yang sangat singkat yaitu 12 sampai 15 detik.

PENYELESAIAN
Benda jadi masih dapat mengalami operasi penyelesaian seperti peresapan minyak, infiltrasi,
penepatan ukuran (sizing atau coining), perlakuan panas, pelapisan dan pemesinan.

KEUNTUNGAN DAN KETERBATASAN METALURGI SERBUK

Keuntungan :

1. Dapat menghasilkan karbida sinter, bantalan porous, dan produk bimetal yang terdiri dari
lapisan serbuk yang berbeda.

2. Dapat menghasilkan produk dengan porositas yang terkendali.

3. Dapat menghasilkan bagian yang kecil bertoleransi ketat dan permukaan yang halus
dalam jumlah banyak dan mampu bersaing dengan pemesinan.

4. Serbuk murni menghasilkan produk yang murni pula.

5. Sangat ekonomis karena tidak ada bahan yang terbuang selama proses produksi

6. Upah buruh rendah karena tidak perlu tenaga dengan keahlian khusus.

Keterbatasan :

1. Serbuk logam mahal dan terkadang sulit penyimpanannya karena mudah terkontaminasi.

2. Peralatan mahal.

3. Tidak dapat dibuat secara ekonomis

4. Bentuk yang sulit dan rumit tidak dapat dibuat

5. Serbuk logam dengan titik cair rendah sulit disinter sehingga produk tidak bermutu.

6. Beberapa jenis serbuk logam mudah meledak dan terbakar,.

7. Sulit mendapatkan kepadatan yang merata.

PRODUK SERBUK LOGAM

Dapat berupa saringan logam, karbida semented, roda gigi dan rotor pompa, sikat motor,
bantalan berpori, magnit, dan kontak listrik.