KONSEP PERSONAL HYGIENE & ASKEP

OLEH KELOMPOK III
1) 2) 3) 4) 5) DISUSUN OLEH : RIANTI PRAMITA (071101005) SYAMSUL RIZKI (071101006) MAYA INDRIANI B.BARA (071101008) RAHMI SURILESMANA (071101009) ARIF MIFTAH KHOIR (071101010)

PERSONAL BERASAL DARI BAHASA

YUNANI PENGERTIAN: PERSONAL HYGIENE ADALAH SUATU TINDAKAN UNTUK MEMELIHARA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN SESEORANG UTK KESEJAHTERAAN FISIK DAN PSIKIS

MENINGKATKAN PERCAYA DIRI 6. MENCIPTAKAN KEINDAHAN . MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN 2.TUJUAN PERSONAL HYGIENE : 1. PENCEGAHAN PENYAKIT 5. MEMELIHARA KEBERSIHAN DIRI 3. MEMPERBAIKI PERSONAL HYGIENE 4.

2. 6. 3.FAKTOR – FAKTOR YG MEMPENGARUHI : 1. 5. 4. 7. BODY IMAGE PRAKTIK SOSIAL STATUS SOSIAL – EKONOMI PENGETAHUAN BUDAYA KEBIASAAN SESEORANG KONDISI FISIK .

Rambut c. Mulut dan Gigi b. Mata. Umum Kaki dan Kuku e. Telinga. Genitalia (alat kelamin pria) . Kulit d.Pemeriksaan fisik pada Personal Hygiene : a. dan Hidung f.

PENGKAJIAN ORAL HYGIENE a) Pengkajian perawat pada klien dimulai dari bibir. warna. gigi. . dan adanya luka. b) Perhatikan texture. peradangan pada gusi. d) Klien yang tidak teratur oral hygiene dapat dikarenakan karies gigi. c) Perhatikan bila ada nyeri yang dikarenakan gusi atau gangguan pada gigi. hidrasi. dan lidah. halitosis. buccal mucosa. gusi. langit2.

b) Periodental disease c) Halitosis d) Stomatitis e) Glosistis f) Gingivitis .Masalah – masalah yg terjadi pada mulut a) Masalah karies gigi sering terjadi pada org yg lebih muda.

Diagnosa Keperawatan a) Gangguan membran mukosa oral b. tidak efektifnya kebersihan mulut.d. Body Image b. . penurunan tkt kesadaran. trauma mulut.d trauma mukosa mulut. d) Resiko tinggi infeksi b. c) Gg.d. trauma yg dihubungkan dengan Chemotherapy. halitosis. kelemahan.d. b) Kurangnya perawatan diri (oral hygiene) b. tidak adanya gigi.

sayuran segar.Intervensi 1. Diet a) Rubah kebiasaan makan. irigasi diperlukan utk cleaning mencegah pleque. b) Setelah makan dianjurkan utk menggosok gigi. Oral hygiene Menggosok gigi. 3. makanan yg manis. buah apel. bgn dalam. Sikat gigi a) Sikat gigi sedikitnya 4x sehari (setelah makan/mandi) b) Pilihlah sikat gigi yg dpt mencapai semua gigi c) Sikat gigi dimulai dari permukaan mulut. mengurangi karbohidrat. dental floss. luar dan pipi. . 2.

Bagi klien yg tidak sadar dpt dilakukan prosedur oral hygiene. Klien yg beresiko Stomatitis. 6. Klien yg infeksi oral a) Jangan gunakan gigi palsu b) Beri obat kumur –kumur c) Gunakan liquid topikal antibiotik .4. 5. Klien yg Diabetes dianjurkan utk datang ke praktek dokter setiap 3 atau 4 bln. 7. Sebelum atau sesudah makan gunakan solution berisi garam dan baking soda.

Observasi klien saat menyikat gigi. Inflamasi. Hasil yang diharapkan Mukosa. dan lesi tidak ada dan gigi bebas dari plak. 1. 2. gusi. Observasi kondisi bibir 3. lidah. merah muda dan utuh.Evaluasi Inspeksi kondisi lidah. dan bibir akan menjadi lembab. dan garis pii. . permukaan gigi.

Hair Care Pengkajian : rambut normal : bersih. Masalah Rambut : a) Alopecia b) Pediculosis c) Ketombe . tidak kusut dan kulit kepala bersih. berkilau. dan bebas dari lesi.

Sikat rambut 2. Integritas kulit b. Gg. Kutu menularkan berbagai penyakit pada manusia Intervensi : 1.d. gigitan serangga. 2. Gg.d laserasi kulit kepala. Bercukur .Diagnosa Keperawatan: 1. penampilan fisik 3. Bershampoo dengan teratur 3. Body Image b.

Kulit terasa hangat ketika dipalpasi 4. Ada turgor yang baik (elastic dan tetap). Kulit lembut dan fleksibel. Perubahan yang terlokalisasi dalam tekstur dapat dipalpasi pada permukaan kulit. 6. Warna kulit beragam. dengan rentang dari cokelat tua ke merah muda ke merah-muda terang (Potter dan Perry. 5. Kulit halus dan kering 2. Kulit utuh dan tidak memiliki abrasi 3. 2005). dengan kulit yang secara umum halus dan lembut. .HYGIENE KULIT Karakteristik kulit normal: 1.

PENGKAJIAN Pengkajian fisik pada kulit meliputi INSPEKSI b) PALPASI a) .PROSES KEPERAWATAN 1.

. 2. Produk kosmetik apa yang digunakan 4.PENGKAJIAN PADA KEBERSIHAN KULIT a. Saat mandi selalu menggunakan shower atau yang lainnya. SKIN CARE PRACTICE : 1. Produk apa yg sering digunakan 3. Bagaimana dan kapan membersihkan make up di wajah.

ruam pada kulit.b. rasa gatal. SKIN PROBLEM Apakah ada kecendrungan pada kekeringan kulit. kelebihan atau kekurangan keringat. memar. . SELF CARE ABILITIES Kemampuan untuk mengatasi masalah kulit ketika melakukan skin care c.

Bantu pasien dlm peningkatan input cairan utk mencegah dehidrasi .atau perhiasan lain yg dpt mengakibatkan abrasi Angkat klien. Kulit kering 1. jgn dorong saat ingin klien. 2. pindah dari t4 tidur Jaga luka tetap kering dan bersih Saat memandikan klien jgn gunakan sabun atau batasi penggunaannya. 2.MASALAH YG TERJADI PADA KULIT Masalah dan penampilan Abrasion Tindakan keperawatan 1. penggunaannya. 3. Jgn gunakan cicin.

mencegah gatal. . penjepit) rambut. Gunakan lotion atau antiseptic untuk mencegah gatal. keretakan pada kulit Hilangkan rambut yg tidak diinginkan (obat penghilang rambut. penjepit) Hirsutism 1. Erythema Tindakan keperawatan Jaga kulit tetap bersih utk mencegah infeksi sekunder 1.Masalah dan penampilan Acne.

dan penurunan sensasi. gangguan kognitif. Gg. Kurangnya perawatan diri: mandi/hygiene s. 2. sirkulasi vena. arteri. Gg. gangguan penglihatan. . kurangnya motivasi. integritas kulit s.2. dan kekurangan atau kelebihan nutrisi dan cairan.d. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. gangguan jantung.d Immobility.

2.Intervensi 1. cincin yang dapat membuat luka kecil perlu dihindari Hindarkan penggunaan handuk yg kasar serta menggosok badan secara kasar yg dpt menyebabkan kerusakan jaringan. Tubuh yang bau disebabkan oleh bakteri di kulit: a) Bersihkan tubuh terlbh dahulu lalu beri deodorant . Kesehatan kulit merupakan perlindungan bagi tubuh: a) b) c) Cegah kulit dari iritasi dan injury Kuku tajam.

5. Kelembaban yg selalu kontak dgn kulit dpt menyebabkan peningkatan pertumbuhan bakteri: Setelah mandi kulit klien dikeringkan scr hati2 terutama di area bawah payudara. . axilla.3. bahan kimia 4. Kulit yang sensitif dari iritasi dan injury tergantung pada tiap – tiap individu : a) Infant. kekurangan cairan b) Orang yg betubuh kurus/gemuk c) Kosmetik. sela paha diantara jari kaki. Dapat menggunakan lotion atau cream. Status nutrisi. Perlindungan dari injury bagi kulit yg kering.

Klien memiliki kulit utuh selama hospitalisasi 2. Klien akan bebas bau badan selama hospitalisasi Hasil yang diharapkan Kulit tampak kemerahan. . lembut. kulit akan hangat.Evaluasi Periksa permukaan kulit setelah dibersihkan dan obsevasi gerakan tubuh dan sikap pasien. drinasi atau sekresi akan berkurang dan bau akan berkurang. terhidrasi baik. halus. Tujuan 1.

dan pemakaian alas kaki. elektrodesikasi. Pencucian yang sering. penggunaan deodorant kaki.Hygiene Umum Kaki dan Kuku Masalah-masalah yang sering dihadapi: a) Kalus b) Katimumul c) Kutil pada kaki d) Paronisia e) Bau kaki Intervensi Pembedahan mungkin diperlukan Pengobatan menggunakan asam salisilat. . pengompresan dan penggunaan sale antibiotic lokal.

infeksi kornea .Hygiene Mata Pengkajian: 1. Kemerahan pada mata 3. Pandangan kabur 4. Air mata berlebihan 5. Palpasi Masalah pada mata : 1. Inspeksi 2. Ketidaknyamanan lensa 2.

pemberian makan enternal.Hygiene Telinga dan Hidung Telinga Hygiene telinga terganggu bila substansi lilin atau benda asing berkumpul di kanal telinga. Inflamasi lokal atau nyeri mempengaruhi pendengaran klien. atau endotrakea yang masuk kedalam hidung membutuhkan perhatian khusus. Hidung Perawatan higienis hidung adalah sederhana tetapi untuk klien yang menggunakan nasograstik. .

Penis dicuci dengan air dan sabun lembut minimal sehari sekali. . bila tidak. harus lebih teliti dalam membersihkan daerah kelamin. Jika tidak disunat. akan terdapat smegma yang dapat menimbulkan infeksi. 4. Sesudah membersihkan. 3. jangan lupa mengeringkan dengan handuk untuk mencegah timbulnya jamur.Hygiene Alat Kelamin Pria Tips menjaga kebersihan alat kelamin pria : 1. Cuci tangan sebelum dan sesudah BAK 2.

Sekresi yang menumpuk di sekitar permukaan genitalia dan jaringan yang traumatik menyebabkan masuknya organiisme penginfeksi. Perawatan perineum mencegah kontak dengan mikroorganisme dalam sekresi tubuh.HYGIENE PERINEUM Diperlukan ketika klien menggunakan kateter urin tetap. Pembersihan mengurangi transmisi mikroorganisme dari anus ke urethra atau genitalia . atu genital dan kelahiran. pasca operasi rectal.

Than’X FOR ATTENTION .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful