Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS

PADA NY. H DENGAN G1P0A0 USIA KEHAMILAN 35 MINGGU


INFARTU KALA 1 FASE LATEN RIWAYAT KETUBAN PECAH DINI
(KPD)

Untuk Menyelesaikan Tugas Profesi Keperawatan Maternitas


Program Profesi Ners

Disusun Oleh:
Rohandi Yusuf
11194692110120

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MULIA
BANJARMASIN
2022
LEMBAR PERSETUJUAN

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS


PADA NY. H DENGAN G1P0A0 USIA KEHAMILAN 35 MINGGU INFARTU KALA
1 FASE LATEN RIWAYAT KETUBAN PECAH DINI (KPD)

Tanggal 16 Maret 2022

Disusun oleh :
Rohandi Yusuf
11194692110120

Banjarmasin, 16 Maret 2022

Mengetahui,

Preseptor Akademik (PA) Preseptor Klinik (PK)

Hj. Latifah, S.Kep., Ns., M.Kep Hj. Fauziah, S.Kep., Ners


NIK. 1166072021198 NIP. 19730323 199703 2 011
PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS
PADA PERIODE INTRANATAL

Nama Mahasiswa : Rohandi Yusuf Tempat Praktek : VK Bersalin


NIM : 11194692110120 Tanggal Praktek :-
Tanggal pengkajian : 18 Maret 2022

DATA UMUM
Inisial Klien : Ny. H Nama Suami : Tn. Z
Umur : 18 Tahun Umur : 25 Tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SMP Pendidikan : SMA
Suku bangsa : Banjar Suku Bangsa : Banjar
Status perkawinan : Kawin Status perkawinan : Kawin
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta
Alamat : Banjarmasin,
Kalimantan Selatan

DATA UMUM KESEHATAN


1. Tinggi/Berat Badan : 155 cm/ 56 kg
2. Berat Badan sebelum hamil : 50 kg
3. Masalah kesehatan khusus :
Pasien mengeluhkan adanya rembesan air pada bagian kemaluan 01.00 wita. Pasien
juga mengatakan khawatir pada kondisi karena ini merupakan kehamilan yang
pertama baginya.
4. Alergi (makanan/obat-obatan/bahan tertentu):
Pasien tidak ada riwayat alergi dan tidak mengkonsumsi obat-obatan
5. Diet khusus:
Pasien mengatakan tidak sedang dalam program diet yang dianjurkan
6. Menggunakan alat bantu:
Sebutkan: Pasien tidak menggunakan alat bantu penglihatan, pendengaran, ataupun
alat bantu jalan
7. Frekuensi BAB: 1 x/hari
Masalah: Pasien mengatakan tidak ada permasalahan dalam BAB
8. Frekuensi BAK: 5 x/hari
Masalah: Pasien mengatakan saat BAK air urine nya berwarna kekuningan
9. Kebiasaan waktu tidur:
Pasien mengatakan tidak ada kebiasaan atau permasalahan saat tidur
DATA UMUM MATERNITAS
1. Kehamilan sekarang direncanakan (ya/tidak) : Ya
2. Status Obstetrikus : G1 P0 A0
3. Usia kehamilan : 35 minggu
4. HPHT : 11 - 08 - 2021
5. Taksiran partus : 18 – 4 - 2022
6. Jumlah anak di rumah : tidak ada, karena kehamilan yang pertama
7. Mengikuti kelas prenatal (ya/tidak) : Tidak
8. Jumlah kunjungan selama kehamilan ini : 4x kunjungan ke bidan, hanya untuk
pemeriksaan kandungan
9. Masalah kehamilan yang lain :
a. Trimester I :
Pada trimester I pasien mengatakan mengalami mual
b. Trimester II :
Pada trimester II pasien mengatakan tidak permasalahan
c. Trimester III :
Pada trimester III pasien mengatakan adanya rembesan air
10. Masalah kehamilan sekarang :
Usia kehamilan 35 minggu pasien mengalami adanya rembesan air pada bagian
kemaluan
11. Kontrasepsi yang pernah dipakai: Pasien tidak menggunakan alat kontrasepsi
Rencana KB setelah kehamilan ini: Pasien mengatakan setelah kehamilan
menggunakan KB jenis spiral.
12. Makanan bayi sebelumnya ASI/PASI: Pasien belum melahirkan
13. Pendidikan kesehatan yang ingin ibu dapatkan selama perawatan (Beri tanda √
didepan option)
 Relaksasi pernafasan
 Manfaat ASI dan cara menyusui yang baik
 Senam nifas
 Metode KB
 Perawatan perineum
 Perawatan payudara
14. Setelah bayi lahir siapa yang diharapkan membantu: suami/teman/orang tua atau yang
lain: Suami dan orang tua
15. Masalah persalinan yang lalu:
Pasien mengatakan kehamilan yang sekarang merupakan yang pertama
RIWAYAT PERSALINAN SEKARANG
1. Mulai persalinan (kontraksi/pengeluaran pervaginam) : tgl /jam
Pasien mengatakan kontraksi tanggal 18-3-2022 pada 10.00 wita dan ketuban sudah
pecah pada jam 01.00 wita
2. Keadaan kontraksi (frekuensi dalam 10 menit, lamanya, kekuatan):
Kontraksi fase laten
3. Frekuensi dan kekuatan denyut jantung janin :
135x/menit
4. Pemeriksaan fisik:
Kenaikan Berat Badan selama kehamilan : 6 kg
Tanda vital: TD = 113/78 mmHg Suhu = 36 °C
Nadi = 103x/menit Respirasi = 20x/menit
a. Kepala/leher :
Rambut dan kepala : Rambut tidak mengalami kerontokan, warna rambut
hitam, kondisi tampak bersih, dan tidak ada luka di bagian
kepala
Kelenjar tiroid : Tidak ada terdapat pembesaran kelenjar tiroid
Kaku kuduk : Tidak ada
JVP : Tidak ada kenaikan JVP
b. Dada (jantung, paru-paru) :
Jantung
Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis
Palpasi : Iktus kordis teraba pada ICS 5
Perkusi : Terdengar suara redup
Auskultasi : Suara S1 dan S2 tunggal
Paru-paru
Inspeksi : Dada tampak simetris, retraksi dinding dada simtetris, tidak lesi di
bagian dada
Palpasi : Tidak teraba adanya nyeri tekan, taktil premitus terasa kuat
Perkusi : Terdengar sonor
Auskultasi : Terdengar vesikuler
c. Payudara:
Inspeksi
1) Vena kongesti : Tidak ada
2) Hiperpigmentasi pada areola mamae dan putting: Di area mamae berwarna
coklat dan putting menonjol
3) Peningkatan ukuran : Adanya pembesaran pada mamae
Palpasi
1) Nodular : Tidak ada benjolan
2) Sensitif bila disentuh : Tidak sensitif
d. Abdomen (secara umum dan pemeriksaan) :
Inspeksi : Tampak ada strecthmark
Palpasi:
1) Leopold I : 3 jari dibawah prx dengan tfu 27 cm
2) Leopold II : Punggung kanan, teraba datar seperti papan
3) Leopold III : Presentasi kepala, teraba bulat, keras, dan melenting
4) Leopold IV : Masuk pintu atas panggul (PAP)
5) Tinggi fundus uteri : 27 cm
Auskultasi
1) Frekuensi : DJJ (135x/menit)
2) Kekuatan : Kuat
3) Kesimpulan : Normal
e. Kontraksi DJJ: 135x/menit (kuat)
f. Ekstremitas (edema/tidak): Tidak
g. Refleks : Normal (Tidak ada kelainan)

5. Pemeriksaan dalam
Jam Pemeriksaan Oleh Hasil
Jam 10.00 Wita Bidan Tampak keluar lender

6. Ketuban (utuh/pecah) : Pecah


Jika sudah pecah tgl/jam - Warna -
Pecahnya pada tanggal 18-03-2022 jam 01.00 wita berwarna jernih
7. Laboratorium
Tanggal dan jenis Hasil pemeriksaan
Interpretasi Analisis Hasil
pemeriksaan normal
- - - -
8. Terapi yang diberikan
Rute
Tanggal Jenis Terapi Dosis Indikasi Terapi
Terapi
- - - - -

DATA PSIKOSOSIAL
1. Penghasilan keluarga setiap bulan: Rp: 3.000.000
2. Bagaimana perasaan anda terhadap kehamilan sekarang : Cemas karena kehamilan
pertama
3. Bagaimana perasaan pasangan anda terhadap kehamilan sekarang : Sangat bahagia
4. Jelaskan respon sibling terhadap kehamilan sekarang : Kehamilan pertama dan
sangat menantikan kehadirang bayi pertama
LAPORAN PERSALINAN

KALA I
Mulai kala I, pukul 10.00 WIB
Keadaan umum
Kesadaran : Komposmentis
Tanda vital : TD:110/80 mmHg Nadi:100 x/mnt
RR:20 x/mnt Suhu: 36 ⁰C
Kontraksi uterus
Frekuensi : Kontraksi fase laten
Intensitas : kuat/sedang/lemah, DJJ 135 x/mnt, teratur/tidak
Pengeluaran cairan amnion : ada/tidak, warna jernih
Pemeriksaan dalam
Dialtasi serviks : 2 cm, Portio: tebal
Pengeluaran : Lender (air ketuban)
Penurunan kepala, bidang hodge:
Kebutuhan saat ini:
a. Oksigenasi
( ) dyspnea ( ) tachipnea CRT : < 2 detik
Kulit: ( ) pucat ( √ ) lembab, berkeringat
b. Nutrisi dan cairan
Nutrisi : Frek 3 x/hr, jenis: nasi, sayur dan ikan, makan terakhir jam: 08.00 Wita
Cairan : Intake 1800 cc/hr, jenis: air mineral
c. Eliminasi
BAK: 5 x/hr, warna: kuning jernih , BAK terakhir jam: 22.00 Wita
Kateter terpasang/tidak, jelaskan: Pasien tidak terpasang kateter
BAB: 1 x/hr, konsistensi:, keluhan:, BAB terakhir jam 07.00 Wita
Dilakuakn klisma: ya/tidak, jelaskan: Karena BAB pasien lancar
d. Aktivitas
Mobilisasi: aktif/tidak, alasan: Pasien tidak ada permasalahan saat mobilitas
e. Keamanan dan kenyamanan
( √ ) nyeri, skala: 2 (1-10) () berkeringat (√) kooperatif
f. Psikososial
Penerimaan klien/keluarga terhadap kehamilan:
Social support: ( √ ) suami ( ) ibu kandug ( ) lain-lain
DATA FOKUS
Data Subjektif:
1. Pasien Mengeluhkan adanya rembesan pada bagian kemaluan
2. Pasien mengatakan kehamilan ini merupakan yang pertama
3. Pasien mengatakan khawatir pada kondisinya
4. Pasien mengatakan tidak mengikuti kelas prenatal
Data Objektif:
1. Pasien merupakan ibu hamil pertama (G1P0A0)
2. Pasien tampak cemas terhadap kondisi kehamilan dan janinnya
3. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital
Tekanan Darah : 113/78 mmHg
Nadi : 103x/menit
Suhu : 36°C
Respirasi : 20x/menit
4. Hasil pengkajian
Usia kehamilan : 35 minggu
HPHT : 11 - 08 - 2021
Taksiran partus : 18 – 4 - 2022
5. Hasil pemeriksaan palpasi leopold
Leopold I : 3 jari dibawah prx dengan tfu 27 cm
Leopold II : Punggung kanan, teraba datar seperti papan
Leopold III : Presentasi kepala, teraba bulat, keras, dan melenting
Leopold IV : Masuk pintu atas panggul (PAP)
6. Hasil pemeriksaan auskultasi
Frekuensi DJJ : 135x/menit
7. Pasien dalam kondisi kala 1 fase laten
Asuhan Keperawatan Kala 1
ANALISIS DATA

ANALISA DATA KEMUNGKINAN PENYEBAB MASALAH KEPERAWATAN


DS: Kekhawatiran terhadap kondisi Ansietas
kehamilan dan janin
- Pasien mengatakan kehamilan ini
merupakan yang pertama
- Pasien mengatakan khawatir pada
kondisinya
DO:
- Pasien merupakan ibu hamil pertama
(G1P0A0)
- Pasien tampak cemas terhadap kondisi
kehamilan dan janinnya
- Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital
Tekanan Darah : 113/78 mmHg
Nadi : 103x/menit
Suhu : 36°C
Respirasi : 20x/menit
Faktor resiko Faktor resiko ketuban pecah dini Resiko infeksi
(KPD)
- Pasien mengeluhkan adanya rembesan
pada bagian kemaluan
- Pasien merupakan ibu hamil pertama
(G1P0A0)
- Hasil pengkajian
Usia kehamilan : 35 minggu
HPHT : 11 - 08 - 2021
Taksiran partus : 18 – 4 - 2022
- Hasil pemeriksaan palpasi leopold
Leopold I : 3 jari dibawah prx dengan tfu
27 cm
Leopold II : Punggung kanan, teraba datar
seperti papan
Leopold III : Presentasi kepala, teraba bulat,
keras, dan melenting
Leopold IV : Masuk pintu atas panggul
(PAP)
- Hasil pemeriksaan auskultasi
Frekuensi DJJ : 135x/menit

Diagnosa Keperawatan
1. Ansietas b.d Kekhawatiran terhadap kondisi kehamilan dan janin
2. Resiko infeksi dengan faktor resiko ketuban pecah dini (KPD)
Rencana, Implementasi, Evaluasi
Tanggal/ Diagnosa
SLKI SIKI Implementasi Evaluasi
Jam Keperawatan
Tanggal 18 Ansietas b.d Setelah dilakukan Tindakan Reduksi Ansietas Observasi S:
-03-2022 Kekhawatiran keperawatan selama 1x24 Observasi - Memonitor tanda-tanda - Pasien mengatakan
(20.30 terhadap kondisi jam diharapkan ansietas ibu - Identifikasi saat tingkat ansietas (verbal dan cemas berkurang
wita) kehamilan dan berkurang dengan kriteria ansietas (kondisi, waktu, nonverbal) O:
janin hasil: stressor) Terapeutik - TTV:
Tingkat ansietas - Identifikasi kemampuan - Memberikan suasana TD: 110/80 mmHg
- Verbalitas khawatir mengambil keputusan terapeutik untuk N: 100 x/menit
akibat kondisi yang - Monitor tanda-tanda ansietas menumbuhkan RR: 20 x/menit
dihadapi menurun (verbal dan nonverbal) kepercayaan A:
- Frekuensi Terapeutik - Memahami situasi yang - Masalah teratasi
pernapasan - Ciptakan suasana terapeutik membuat ansietas P:
menurun untuk menumbuhkan dengarkan dengan penuh - Intervensi dihentikan
- Frekuensi nadi kepercayaan perhatian
menurun - Temani pasien, untuk - Menggunakan pendekatan
- Pucat berkurang mengurangi kecemasan, jika yang tennag dan
memungkinkan meyakinkan
- Pahami situasi yang Edukasi
membuat ansietas - Menjelaskan prosedur yang
dengarkan dengan penuh akan digunakan, termasuk
perhatian sensasi yang mungkin
- Gunakan pendekatan yang dialami
tennag dan meyakinkan - Memberikan informasi
- Motivasi mengidentifikasi secara factual mengenai
situasi yang memicu diagnosis, pengobatan,
kecemasan perawatan
Edukasi - Menganjurkan keluarga
- Jelaskan prosedur, termasuk untuk tetap bersama
sensasi yang mungkin pasien, jika perlu
dialami - Melatih kegiatan
- Infromasikan secara factual pengalihan untuk
mengenai diagnosis, mengurangi ketegangan
pengobatan, perawatan
- Anjurkan keluarga untuk
tetap bersama pasien, jika
perlu
- Anjurkan untuk
mengungkapkan perasaan
dan persepsi
- Latih kegiatan pengalihan
untuk mengurangi
ketegangan
- Latih penggunaan
mekanisme pertahanan diri
yang tepat
Kolaborasi
Kolaborasi pemberian obat
ansietas
Tanggal Resiko infeksi Setelah dilakukan Tindakan Pencegahan infeksi Observasi S:
18-03- keperawatan selama 1x24 Observasi: - Memonitor tanda-tanda - Pasien mengatakan
dengan faktor
2022 jam diharapkan derajat - Monitor tanda gejala infeksi infeksi masih ada rembesan
resiko ketuban lokal dan sistemik
(20.30 infeksi menurun dengan Terapeutik O:
Terapeutik
Wita) pecah dini (KPD) kriteria hasil : - Membatasi jumlah - Pasien merupakan ibu
- Batasi jumlah pengunjung
Tingkat infeksi - Cuci tangan sebelum dan penunggu pasien maksimal hamil pertama (G1P0A0)
- Nyeri berkurang sesudah kontak dengan pasien 2 orang - Hasil pemeriksaan DJJ :
- Kemerahan dan lingkungan pasien - Melakukan hand hygiene 142x/menit
berkurang - Pertahankan teknik aseptik sebelum dan sesudah - TTV:
- Kadar sel darah pada pasien berisiko tinggi kontak dengan pasien TD: 110/80 mmHg
putih membaik Edukasi
- Mempertahan teknik N: 100 x/menit
- Jelaskan tanda dan gejala
aspetik RR: 20 x/menit
infeksi
- Anjurkan meningkatkan asupan Edukasi A:
cairan - Menjelaskan kepada - Masalah belum teratasi
Kolaborasi pasien tentang tanda-tanda P:
Kolaborasi pemberian imunisasi infeksi - Intervensi dilanjutan
- Memberikan informasi
tentang meningkatkan
asupan cairan

Banjarmasin, 18 Maret 2022


Mahasiswa,

(Rohandi Yusuf, S. Kep )