Anda di halaman 1dari 21

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS

PADA NY. L DENGAN G1 P1 A0 POST SECTIO


CAESAREA INDIKASI PRE EKLAMSIA BERAT
DI RSUD DR. H. MOCH ANSARI SALEH
BANJARMASIN

Untuk Menyelesaikan Tugas Profesi Keperawatan Maternitas


Program Profesi Ners

Disusun Oleh:
Eka Shandika Ade Pratiwi, S.Kep
11194692110099

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MULIA
BANJARMASIN
2022
LEMBAR PERSETUJUAN

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS


PADA NY. L DENGAN POST SC INDIKASI PEB

Tanggal 28 Maret 2022

Disusun oleh :
Eka Shandika Ade Pratiwi, S.Kep
11194692110099

Banjarmasin, 28 Maret 2022

Mengetahui,

Preseptor Akademik, Preseptor Klinik,

Onieqe Ayu Dhea Manto, Ns.,M. Kep Nurdiana, S.Kep., Ners


NIK. 1166012014063 NIK. 19811028 200903 2 005
PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS

Nama Mahasiswa : Eka Shandika Ade Pratiwi


Tempat Praktek :-
Tanggal Praktek : 14 Maret 2020 – 09 April 2020

Data Demografi
Nama Klien : Ny. L
Nama suami : Tn. E
Umur klien : 21Tahun
Alamat : Banjarmasin
Status Perkawinan : Kawin
Agama : Islam
Suku : Banjar
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Swasta
Diagnosa Medik : Post SC + Kala II Lama
Tgl. Masuk RS : 26 Maret 2022
No. RM : 123xxx
Tgl. Pengkajian : 28 Maret 2022

Keluhan Utama Saat Ini


Klien mengatakan Nyeri, sakit kepala dan kaki bengkak

Riwayat Penyakit Dahulu


Klien mengatakan tidak ada memiliki riwayat penyakit dahulu, klien mengatakan
tidak ada memiliki penyakit menular seperti hepatitis, TBC, dan lain-lain.

Riwayat Persalinan
G1 P1 A0

Riwayat Persalinan dan Kelahiran Saat Ini


Lamanya persalinan : 3 Jam
Posisi fetus : Posisi janin anterior
Jenis kelahiran : Sectio cesarea
SC a/I : PEB
Penggunaan anastesi : Anastesi Spinal
Jenis Kelamin Bayi : P, BB / PB: 2500 gr / 53 cm
Perdarahan : +- 250cc
Masalah selama persalinan : PEB

Keadaan Psikologis Ibu


Klien mengatakan ingin di ajarkan tentang teknik perawatan bayi baru lahir yang
benar, dan klien mengatakan ingin mendapatkan asi eklusif untuk bayinya

Riwayat Penyakit Keluarga


Klien mengatakan ibu pasien memiliki riwayat penyakit hipertensidan tidak ada
keluarganya yang memiliki riwayat penyakit menular seperti TBC, hepatitis, dan
lain-lain.

Genogram:

Ny. L
Umur 21

Keterangan:
:Laki – laki :Perempuan meninggal
:Laki – laki meninggal : Perempuan
:Garis serumah

Riwayat Ginekologi
Tidak ada kelainan pada klien
( - ) Infertilitas ( - ) PMS ( - ) Endometriosis ( - ) Infeksi vagina/panggul
( - ) Polip serviks ( - ) mioma uteri ( - ) kista ovarium
Riwayat Obstetri
Tempat Komplikasi
No Jenis Cara BB Keadaan
persalinan selama proses Umur
. Kelamin lahir lahir saat ini
dan penolong persalinan
1 Laki-laki SC RS dan Dokter 2500g Tidak ada Sehat 1 hari

Reproduksi: Kehamilan G2 P2 A0
No. Lama Tempat persalinan/
Gg. Kehamilan Proses persalinan
Anak persalinan penolong
1 Tidak ada SC 4 jam RS / Dokter

Masalah Keadaan anak


Masalah nifas dan laktasi Masalah bayi
persalinan saat ini
PEB Klien mengatakan ingin di ajarkan cara Tidak ada Sehat
merawat bayi baru lahir yang benar

Pemeriksaan Fisik
Penampilan Umum : Baik
BB : 60 kg
TB : 155 cm
TTV :
TD = 170/80 mmHg HR = 90 x/menit
RR = 21 x/menit T = 36,2 oC

Kulit dan Kuku


Pigmentasi : Tampak ada bercak hitam pada lipatan leher
Vaskularisasi kulit : Normal
Kelembaban kulit : Kulit tampak kering
Warna kulit : Kuning langsat
Turgor : Kembali < 2 detik
Kuku : Bersih dan tidak panjang

Kepala dan Leher


Rambut dan kepala : Rambut tidak mengalami kerontokan, warna rambut hitam
dan kepala terlihat bersih, tidak ada ketombe, tidak
terdapat luka pada bagian kepala
Kelenjar tiroid : Tidak ada terdapatnya pembesaran kelenjar thyroid
Kaku kuduk : Tidak ada
JVP : Tidak terdapat kenaikan JVP

Mata
Sclera : Tidak ikterik
Konjunctiva : Anemis
Palpebrae : Normal
Alat bantu penglihatan : Tidak ada menggunakan alat bantu melihat seperti
kecamata

Telinga
Kebersihan : Tidak ada kotoran
Keutuhan membrane Timpani : Pendengaran baik
Struktur luar telinga : Bentuk simetris dan tidak ada kelainan telinga
Cairan dari telinga : Tidak ada pengeluaran serumen
Rasa penuh di telinga : Tidak ada gejala kelainan pada telinga
Tinnitus : Normal
Penggunaan alat bantu dengar : Tidak ada menggunakan alat bantu dengar.

Mulut, Hidung, dan Tenggorokan


Mulut : kedaan umum mulut baik, membran mokusa bibir lembab,
tidak ada gangguan menelan, gigi bersih dan tidak ada
berlobang, gigi lengkap.
Tenggorokan :Tidak ada pembesaran tonsil, tidak ada penebalan kulit
pada bagian tenggorokan
Hidung : lubang hidung simetris, fungsi penciuman baik, tidak ada
cairan atau darah yang keluar dari hidung dan tidak ada
polip

Thorax dan Paru-Paru


Inspeksi :Dada terlihat simetris, bentuk dada normal chest, pergerakan
nafas simetris.
Palpasi :Tidak ada nyeri tekan, tidak teraba adanya benjolan, taktil
premitus terasa kuat
Perkusi :Terdengar suara sonor
Auskultasi :Suara napas vesikuler

Payudara
Inspeksi
Hiperpigmentasi pada areola mamae dan putting : Di area mamae terdapatnya
hiperpigmentasi berwarna coklat dan putting susu
menonjol
Peningkatan ukuran : Pembesaran pada mamae
Asi / Kolostrum : ASI susah keluar
Palpasi
Nodular : Tidak ada benjolan
Sensitif bila disentuh : Tidak sensitif
Masalah : Tidak ada masa

Jantung
Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis
Palpasi : Iktus kordis teraba pada ICS 5
Perkusi : Terdengar suara redup
Auskultasi : Suara S1 dan S2 tunggal

Abdomen
Inspeksi : Tampak adanya stretchmark, terdapat jahitan sepanjang
±10cm, lebar ±4cm horizontal, luka tertutup balutan kassa,
keadaannya tampak bersih, tidak ditemukan tanda-tanda
infeksi serta tidak ada perembasan dikassa.
Palpasi : tidak terab massa, Tinggi fundus 3 jari di bawah pusat
Perkusi : Terdengar suara timpani
Auskultasi : Bising usus normal

Genetalia
Inspeksi
1) Distribusi rambut di genetalia: distribusi rambut pada genetalia tampak
merata, tampak terpasang selang
kateter
2) Warna kulit : Sedikit lebih gelap, halus dan bersih
3) Bekas luka episoitomi : Tidak ada
4) Perianal laserasi untuk multipara : Tidak terdapat sobekan
1) 5) Lokhea : pasien mengatakan terdapat pendarahan
(loche rubra) warna kemerahan dalam jumlah ±100cc

Anus dan Rektum


Lesi : Normal
Warna : Coklat
Oedem : Normal
Hemoroid : Tidak ada

Vaskularisasi Perifer
Warna : Merah
Kemerahan : Tidak ada
Edema : Terdapat pembekakan pada bagian kaki dengan pitting edema
derajat 2
Capillary refill : Normal kembali < 2 detik

Musculoskeletal
Otot 0 1 2 3 4 5
Ekstremitas atas dextra √
Ekstremitas atas sinistra √
Ekstremitas bawah dextra √
Ekstremitas bawah sinistra √
Pasien terjadi keterbatasan gerak karena adanya luka jahitan bekas operasi SC.
Pasien terpasang infus Rl diekstremitas kiri atas

Ket:
0: Lumpuh total
1: Ada kontraksi
2: Dapat bergerak dengan tekanan
3: Dapat melawan gravitasi
4: Dapat menahan tahanan ringan
5: Dapat menahan tahanan berat
Riwayat Kesehatan Nutrisi
Pola makan frekuensi, jenis dan jumlah : Makan 3x1 hari, tinggi protein dalam 1
porsi
Perubahan pola selama hamil : Lebih sering makan
Alergi makanan : Tidak ada alergi makanan
Minuman jumlah dan jenis : Air putih sebanyak 1500 – 2500 cc
Keluhan yang berhubungan dengan nutrisi : Mual muntah saat hamil

Eliminasi
BAK : terpasang kateter uk. 16F keadaan kateter tampak
bersih, dengan urine 600cc
BAB : BAB klien ± 1 x/hari
Aktivitas dan latihan : pasien mengatakan mobilisasinya terganggu
karna luka operasi
Aktivitas selama hamil : mengerjakan pekerjaan rumah
Keluhan dalam beraktivitas : Tidak ada

Istirahat dan Tidur


Pola istirahat dan tidur : pasien mengatakan tidur ±6-7 jam/hari kadang
tidur siang ± 2 jam/hari
Faktor yang mengganggu : lingkungan dan kesehatan
Faktor yang mengganggu :tidak ada
Keluhan yang berhubungan dengan istirahat dan tidur : px mengatakan tidak
ada keluhan
Seksualitas
Pola berhubungan seksual selama hamil: Jarang tetapi kebutuhan seksual
terpenuhi
Komunikasi antar pasangan : Tidak ada masalah
Masalah yang dihadapi pasangan selama hamil: Tidak ada masalah
Keluhan klien : Tidak ada masalah

Persepsi dan kognitif


Status mental : Baik
Sensasi :
1) Pendengaran : Baik, tidak ada gangguan pada pendengaran
2) Berbicara : Lancar, tidak ada kesulitan saat berbicara
3) Penciuman : Bisa mencium yang ada disekeliling
4) Perabaan : Tidak ada kelainan
5) Kejang : Tidak ada
6) Nyeri : Ada nyeri di bekas luka operasi

Persepi Diri dan Konsep Diri


Motivasi terhadap kehamilan : sangat termotivasi karna kehamilan pertama
Efek kehamilan terhadap body image : Tidak ada
Orang paling dekat : Suami dan Ibu
Tujuan dari kehamilan : Untuk mendapatkan keturunan

Profil Keluarga
Pendukung keluarga : Suami
Jumlah anak : 1 (satu)
Tipe rumah dan komunitas : Sederhana dan lingkungan rumah yang damai
Pekerjaan : Swasta
Tingkat pendidikan : SMA
Tingkat sosial ekonomi : Cukup

Riwayat dan Rencana Keluarga Berencana


Klien mengatakan tidak menggunakan alat kontrasepsi

Pemeriksaan Laboratorium atau Hasil Pemeriksaan Diagnostik


LainnyaTerapi
Tanggal dan
jenis Hasil pemeriksaan dan nilai normal Interpretasi
pemeriksaan
Himoglobin 11 (11,5 – 15,5) gr / dl
Leukosit 6000 (4000 – 11000) / ul
Eritrosit 4,64 (4,50 – 5,50) Juta / ul
Hematokrit 42,1 (35,0 – 45,0) %
Trombosit 16000 (15000 – 35000) / ul
Medis yang Diberikan

Tanggal Jenis terapi Rute terapi Dosis Indikasi terapi


03 Desember 1. RL 1000cc (dalam 24 14 tts/menit 500 ml Ketidak seimbangan elektrolit tubuh, diare, luka
2020 jam) bakar, kekurangan kalsium, kekurangan kalium,
hipertensi

2. Ceftriaxon 2x1 1 gram Mengobati dan mencegah infeksi bakteri

3. Ketorolac 3x1 30 mg Digunakan untuk meredakan nyeri

4. Nifedepine 3x1 10 mg Digunakan untuk menurunkan tekanan darah

5. Metildopa
3x1 500 mg Digunakan untuk menurunkan tekanan darah

6. Asam Traneksamat
3x1 500mg Digunakan untuk menghentikan perdarahan
Analisa Data

Data Kemungkinan Penyebab Masalah


DS: Agen pencendera fisik Nyeri akut
- Klien mengatakan nyeri pada bekas operasi sc (Prosedur operasi)
P: Klien mengeluh nyeri saat bergerak
Q: Klien mengatakan nyerinya seperti diiris-iris
R: Klien mengatakan nyerinya pada bagian perut bawah
S: Skala nyeri 5 (sedang)
T: Klien mengatakan nyerinya hilang timbul
DO:
- Klien tampak meringis
- TTV:
TD: 170/80 mmHg
N: 95 x/menit
R: 20 x/menit
DS : Gangguan aliran balik vena Hipervolemia
- Klien mengatakan kakinya bengkak
- Klien mengeluh pusing

DO :
- Tampak adanya edema pada kaki klien
- Pitting edema derajat 2
- TD: 170/80 mmHg
- N: 95 x/menit
- RR: 22 x/menit
- T: 36,5 oC
-

DS: Ketidakadekuatan suplai ASI Menyusui tidak efektif


- Klien mengatakan ingin mendapatkan ASI eksklusif
DO:
- Tampak sedikit terjadinya pengeluaran kolostrum/Asi
- Terjadi pembesaran pada mamae
DS: Kondisi pasca operasi Risiko jatuh
-
DO:

- Musculoskeletal
Otot 0 1 2 3 4 5
Ekstremitas atas dextra √

Ekstremitas atas sinistra √

Ekstremitas bawah dextra √

Ekstremitas bawah sinistra √

Ket:
0: Lumpuh total
1: Ada kontraksi
2: Dapat bergerak dengan tekanan
3: Dapat melawan gravitasi
4: Dapat menahan tahanan ringan
5: Dapat menahan tahanan berat
- Aktivitas dan latihan : Belum bisa mobilisasi
Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri akut b.d Agen pencendera fisik (Prosedur operasi)
2. Hipervolemia b.d gangguan aliran balik vena
2. Menyusui tidak efektif b.d ketiidakadekuatan suplai ASI
4. Risiko jatuh b.d kondisi pasca operasi
Rencana, Implementasi, Evaluasi
Tanggal SDKI
/ Jam SLKI SIKI Implementasi Evaluasi
29 Maret Nyeri akut b.d agen Setalah dilakukan tindakan Manajemen nyeri (I.08238) Observasi S:
2022 pencedera fisik keperawatan dalam 1x24 jam Observasi - Mengidentifikasi lokasi, - Klien mengatakan nyeri pada
14.40 Wita (prosedur operasi) diharapkan Nyeri dapat teratasi - Identifikasi lokasi, karakteristik, karakteristik, durasi, frekuensi, bekas operasi sc sedikit
(D.0077) dengan kriteria hasil: durasi, frekuensi, kualitas dan kualitas dan intensitas nyeri berkurang
Tingkat Nyeri (L.08066) intensitas nyeri - Mengidentifikasi faktor yang P: Klien mengeluh nyeri
 Keluhan nyeri, dari - Identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan saat bergerak
sedang (3) ke menurun memperberat dan memperingan nyeri Q: Klien mengatakan
(5) nyeri - Memonitor keberhasilan terapi nyerinya seperti diiris-iris
 Meringis, dari sedang (3) - Memonitor keberhasilan terapi yang sudah dilakukan R: Klien mengatakan
ke menurun (5) yang sudah dilakukan Terapeutik nyerinya pada bagian
 Gelisah, dari sedang (3) Terapeutik - Memberikan tehnik non perut bawah
ke menurun (5) - Berikan tehnik non farmakologis farmakologis dalam melakukan S: Skala nyeri 3 (ringan)
 Pola tidur, dari cukup dalam melakukan penanganan penanganan nyri T: Klien mengatakan
buruk (2) ke cukup nyri - Mengontrol lingkungan yang nyerinya hilang timbul
membaik (4) - Kontrol lingkungan yang memperberat nyeri O:
memperberat nyeri Edukasi - Klien tampak meringis
Edukasi - Menjelaskan penyebab, priode - TTV:
- Jelaskan penyebab, priode dan dan pemicu nyeri TD: 176/110 mmHg
pemicu nyeri - Mengajarkan strategi meredakan N: 93 x/menit
- Ajarkan strategi meredakan nyeri nyeri R: 20 x/menit
- Mengajarkan dan menganjurkan - Mengajarkan dan menganjurkan A:
untuk memonitor nyeri secara untuk memonitor nyeri secara - Masalah belum teratasi
mandiri mandiri P:
- Mengajarkan tehnik non - Mengajarkan tehnik non - Pasien pulang
farmakologis yang tepat farmakologis yang tepat
Kolaborasi Kolaborasi
- Kolaborasi dalam pemberian - Kolaborasi dalam pemberian
analgetik jika perlu analgetik, katerolac (3x1)
29 Maret Hipervolemia b/d Setelah dilakukan Tindakan Management Hipervolemia (I.03114) Observasi S:
2022 Gangguan aliran keperawatan selama 1x24 jam - Klien mengatakan kaki masih
14.40 Wita balik vena diharapkan hipervolemia teratasi Observasi - Memeriksa tanda gejala bengkak
(D.0022) dengan kriteria hasil: hypervolemia O:
- Periksa tanda gejala hypervolemia - Mengidentifikasi penyebab - Tampak adanya edema pada
Keseimbangan Cairan - Identifikasi penyebab hipervolemia hipervolemia kaki klien
(L.03020) - Moitor status hemodinamik - Memoitor status hemodinamik - Klien tampak kooperatif saat
- Monitor intake dan ouput cairan - Memonitor intake dan ouput cairan diberikan implementasi oleh
- Edema, dari sedang (3) ke Terapetik Terapetik perawat
menurun (5) - TD: 176/110 mmHg
- Timbang BB setiap hari - Melakukan timbang BB setiap hari
- Tekanan darah, dari cukup
- Batasi asupan cairan dan garam - Membatasi asupan cairan dan - N: 121 x/menit
memburuk (2) ke cukup
- Tinggikan kepala 30-40o garam
membaik (4) - RR: 22 x/menit
- Denyut nadi radial, dari Edukasi - Meninggikan kepala 30-40o
- T: 36,5 oC
sedang (3) ke membaik (5) Edukasi
- Tekanan arteri rata-rata, dari - Anjurkan melapor jika BB A:
sedang (3) ke membaik (5) bertambah lebih dari 1 kg dalam - Menganjurkan melapor jika BB - Masalah belum teratasi
sehari bertambah lebih dari 1 kg dalam P:
sehari Pasien pulang
Kolaborasi
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian deuritik jika
diperlukan Berkolaborasi pemberian deuritik
- Kolaborasi penggantian
kehilangan kalium akibat deuritik
29 Maret Menyusui tidak Setelah dilakukan tindakan Edukasi Menyusui (I.12393) Observasi S:
2022 efektif b.d keperawatan selama 1x24 jam Observasi - Mengidentifikasi kesiapan dan - Klien mengatakan ingin
14.40 Wita ketiidakadekuatan diharapkan kesiapan - Indentifikasi kesiapan dan kemampuan menerima informasi mendapatkan ASI eksklusif
suplai ASI peningkatan manajemen kemampuan menerima informasi - Mengidentifikasi tujuan atau O:
(D. 0029) kesehatan meningkat dengan - Identifikasi tujuan atau keinginan keinginan menyusui - Tampak sedikit adanya
kriteria hasil: menyusui Terapeutik pengeluaran kolostrum
Status Menyusui (L.03029) Terapeutik - Menyediakan materi dan media - Terjadi pembesaran pada
 Perlekatan bayi pada - Sediakan materi dan media pendidikan mamae
payudara ibu, dari sedang pendidikan - Menjadwalkan pendidikan A:
(3) ke meningkat (1) - Jadwalkan pendidikan kesehatan kesehatan sesuai kesepakatan - Masalah belum teratasi
 Suplai ASI adekuat, dari sesuai kesepakatan - Mendukung ibu meningkatkan P:
cukup menurun (4) ke - Dukung ibu meningkatkan kepercayaan diri dalam - Pasien pulang
meningkat (1) kepercayaan diri dalam menyusui
 Kepercayaan diri ibu, dari menyusui - Melibatkan system pendukung:
sedang (3) ke meningkat - Libatkan system pendukung: suami, keluarga, tenaga
(1) suami, keluarga, tenaga kesehatan dan keluarga
 Tetesan/pancaran ASI, dari kesehatan dan keluarga Edukasi
sedang (3) ke meningkat Edukasi - Memberikan konseling menyusui
(1) - Berikan konseling menyusui - Menjelaskan manfaat menyusui
- Jelaskan manfaat menyusui bagi bagi ibu dan bayi
ibu dan bayi - Mengajarkan 4 (empat) posisi
- Ajarkan 4 (empat) posisi menyusui dan perlekatan (lacth
menyusui dan perlekatan (lacth on) dengan benar
on) dengan benar - Mengajarkan perawatan
- Ajarkan perawatan payudara payudara antepartum dengan
antepartum dengan mengkompres dengan kapas
mengkompres dengan kapas yang telah diberi minyak kelapa
yang telah diberi minyak kelapa - Mengajarkan perawatan
- Ajarkan perawatan payudara payudara postpartum (mis.
postpartum Memeras ASI, pijat payudara,
pijat oksitosin).
29 Maret Risiko jatuh b.d Setelah dilakukan tindakan Pencegahan Jatuh (I.14540) Observasi S:
2022 kondisi pasca keperawatan selama 2x24 jam Observasi - mengidentifikasi faktor risiko -
14.40 Wita operasi diharapkan risiko jatuh - Identifikasi faktor risiko jatuh jatuh (mis. Gangguan O:
(D.0143) menurun dengan kriteria hasil: (mis. Gangguan keseimbangan) keseimbangan) - Musculoskeletal
Tingkat jatuh (L.14138) - Identifikasi risiko jatuh - Mengidentifikasi risiko jatuh Otot 0 1 2 3 4 5
 Jatuh saat berdiri, dari setidaknya sekali setiap shif atau setidaknya sekali setiap shif atau Ekstremitas √
sedang (3) ke menurun sesuai dengan kebijakan institusi sesuai dengan kebijakan institusi atas dextra
(5) - Hitung risiko jauh dengan - Menghitung risiko jauh dengan Ekstremitas √
 Jatuh saat duduk, dari menggunakan skala (fall morse menggunakan skala (fall morse
atas sinistra
sedang (3) ke menurun scale) jika perlu scale) jika perlu
Ekstremitas √
(5) - Monitor kemampuan berpindah - Memonitor kemampuan
bawah
 Jatuh saat berjalan, dari dari tempat tidur kekursi roda da berpindah dari tempat tidur
dextra
sedang (3) ke menurun sebaliknya kekursi roda da sebaliknya
Ekstremitas √
(5) Terapeutik Terapeutik
bawah
 Jatuh saat dipindahkan, - Pastikan roda tempat tidur dan - Memastikan roda tempat tidur
kursi roda selalu dalam kondisi dan kursi roda selalu dalam sinistra
dari sedang (3) ke
menurun (5) terkunci kondisi terkunci Ket:
- Pasang handrail tempat tidur - Memasang handrail tempat tidur 0: Lumpuh total
- Atur tempat tidur mekanis pada - Megatur tempat tidur mekanis 1: Ada kontraksi
posisi terendah pada posisi terendah 2:Dapat bergerak dengan
- Gunakan alat bantu berjalan - Menggunakan alat bantu tekanan
(mis. Kursi roda) berjalan (mis. Kursi roda) 3: Dapat melawan gravitasi
Edukasi Edukasi 4:Dapat menahan tahanan
- Anjurkan memanggil perawat jika - Menganjurkan memanggil ringan
membutuhkan bantuan untuk perawat jika membutuhkan 5:Dapat menahan tahanan berat
berpindah bantuan untuk berpindah - Aktivitas dan latihan: Belum
- Anjurkan untuk berkonsentrasi - Menganjurkan untuk bisa mobilisasi
untuk mejaga keseimbangan berkonsentrasi untuk mejaga- Setelah dilakukannya sc
tubuh keseimbangan tubuh menggunakan anestesi spinal
A:
- Masalah belum teratasi
P:
- Intervensi dilanjutkan