Anda di halaman 1dari 6

PENDAHULUAN

Setiap manusia hidup bermasyarakat, saling tolong menolong dalam menghadapi berbagai
macam persoalan untuk menghadapi berbagai macam persoalan untuk menutupi kebutuhan
antara yang satu dengan yang lainya. Ketergantungan seseorang kepada orang lain dirasakan ada
ketika manusia lahir.
Kemampuan seseorang hanya terbatas pada bidang tertentu saja. Misalnya petani hanya mapu
menanam ketela pohon dan padi tetapi tidak dapat membuat cangkul. Jadi petani mempunyai
ketergantungan dengan seseorang ahli yang pandai membuat cangkul, begitu juga orang yang
pandai membuat cangkul juga memiliki ketergantungan kepada petani.
Kebutuhan sering menimbulkan pertentangan-pertentangan kehendak. Untuk itu perlu adanya
aturan-aturan yang mengatur kebutuhan manusia agar manusia itu tidak dapat melanggar dan
memperkosa hak-hak orang lain, maka timbullah hak dan kewajiban di antara sesama manusia.
Hak milik diberi gambaran nyata oleh hakekat dan sifat syari¶at islam sebagai berikut :
Tabi¶at dan sifat syari¶at islam ialah merdeka (bebas)
Syari¶at islam dalam menghadapi berbagai kemusykilan senantiasa bersandar kepada maslahat
(kepentingan umum) sebagai salah satu sumber dari sumber-sumber pembentukan hukum.
Corak ekonomi islam berdasarkan al qur¶an dan as sunnah, yaitu suatu corak yang mengakui
adanya hak pribadi dan hak umum.
II.RUMUSAN MASALAH
Dalam makalah ini akan dibahas berbagai masalah diantaranya :
a.Apa definisi hak dalam islam ?
b.Bagaimana pengakuan al qur¶an terhadap hak milik individu ?
c.Apa saja tipe-tipe hak dalam islam ?
d.Bagaimana ruang lingkup hak dalam islam ?
III.PEMBAHASAN
A.Definisi Hak Dalam Islam
Menurut pengertian umum, hak ialah :
΍ϑϱϝ ϙΕ ϭ΍ Γ ρϝ αωέαϝ΍ ϩ Ώέέϑ
ϱι΍ ι
ΕΡ ΍
³ Suatu ketentuan yang digunakan oleh syara¶ untuk menetapkan suatu kekuasaan/suatu beban
hukum´.
Ada juga hak yang didefinisikan sebagai berikut :
ϩέϱ ύϝ ι
Υε ϯϝω ΏΝϱ΍ϡ ϭ΍ Ήε
ϝ΍ ϯϝ ω Γρϝαϝ΍
³Kekuasaan mengenai sesuatu/sesuatu yang wajib dari seseorang kepada yang lainya´.
Milk dalam buku pokok-pokok fiqih muamalah dan hukum kebendaan dalam islam,
didefinisikan sebagai berikut1 :
ϱωέ ε ϝ΍ ωϥ ΍ ϡ ϝ΍ ϡΩ ω Ωϥ ω ω΍ϑ
Εϥ΍ ϝ ΍ ϭ ϑ
έιΕϝ ΍ Ώ ΩΏΕ
αϱ ϥ ΍ ΍ ωέε ϩΏΡ΍ ι
ϥϙϡϱ ι
΍ ιΕΡ΍
³Kekuasaan terdapat pemilik suatu barang menurut syara¶ untuk bertindak secara bebas
bertujuan mengambil mantfaatnya selama tidak ada penghalang syar¶I´.
Apabila seseorang telah memiliki suatu benda yang sah menurut syara¶, orang tersebut bebas
bertindak terhadap benda tersebut baik akan dijual maupun akan digadaikan baik dia sendiri
maupun dengan perantara orang lain.
Perbedaan antar hak dan milik, dicontohkan sebagai berikut : Seseorang pengampu berhak
menggunakan harta orang yang berada dibawah ampuanya. Pengampu punya hak untuk
membelanjakan harta itu dan pemilikinya adalah adalah orang yang berada di bawah ampuanya.
Jadi, tidak semua yang memiliki berhak menggunakan dan tidak semua yang punya hak
penggunaan dapat memiliki2.
Hak ada kalanya merupakan sulthah, adakalnya merupakan taklif.
a.Sulthah terbagi menjadi dua, yaitu
Sulthah µala al nafsi : hak seseorang terhadap jiwa
Sulthah µala syai¶in mu¶ayan : hak manusia untuk memiliki sesuatu
b.Taklif adalah orang yang bertanggung jawab
Taklif adakalanya tanggungan pribadi (¶adah syakhsyiyah), adakalnya tanggungan harta (ahdah
maliyah).

B.Pengakuan Al Qur¶an Terhadap Hak Individu


Semua kekayaan dan harta benda merupakan milik Allah. Manusia memilikinya hanya
sementara, semata-semata sebagai suatu amanah atau pemberian Allah. Manusia menggunakan
harta berdasarkan kedudukanya sebagai pemegang amanah bukan sebagai pemilik yang kekal.
Karena manusia mengemban amanah mengelola hasil kekayaan dunia, maka manusia harus bisa
menjamin kesejahteraan bersama dan dapat mempertanggung jawabkanya dihadapan Allah
SWT.
Dalam islam, kewajiban datang terlebih dahulu baru setelah itu hak. setiap individu memiliki
kewajiban tertentu. Dan sebagai hasil dari pelaksanaan kewajiban tersebut, setiap orang akan
memperoleh hak-hak tertentu.
Dalam surat Adzariyat dan al kahfi, Allah berfirman tentang hak kepemilikan pribadi ada hak-
hak umum yang harus dipenuhi

Artinya : Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang
miskin yang tidak mendapat bagian (Adzariat : 19)

Artinya : Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang
miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan
(hartamu) secara boros.(al isra¶ : 26)
Dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa islam mengakui hak milik pribadi dan menghargai
pemiliknya, selama harta itu diperoleh dengan jalan yang halal. Islam melarang setiap orang
mendzalimi dan merongrong hak milik orang lain dengan azab yang pedih, terlebih lagi kalau
pemilik harta itu adalah kaum yang lemah, seperti anak yatim dan wanita.3

C.Tipe-Tipe Hak Dalam Islam


Dalam pengertian umum, hak dapat di bagi menjadi dua bagian yaitu mal dan ghoiru mal4.
Hak mal adalah :
ϥϭϱΩ ϝ΍ ϭ ϥ ΍ϱω΍ ϝ΍ Γ ϱϙϝϡ ϙϝ΍ ϡϝ ΍Ώ ϕϝωΕϱ ΍ϡ
³Sesuatu yang berpautan dengan harta seperti pemilikan benda-benda atau utang´
Sedangkan hak ghoiru mal terbagi kepada dua bagian yaitu hak syakhshi dan hak µaini.
Hak syakhshi adalah :
ϝω ιΥεϝ ωέε
ϝ΍ ϩ έϕϱ Ώ ϝρϡ έ Υ΍ ϯ
³ Suatu tuntutaan yang ditetapkan syara¶ dari seseorang terhadap orang lain´.
Sedangkan hak µaini adalah hak orang dewasa dengan bendanya tanpa dibutuhkan orang kedua.
Hak µaini ada dua macam : ashli dan thab¶i. hak µaini ashli adalah adanya wujud benda tertentu
dan adanya shahub al haq seperti hak mulkiyah dan hak irtifaq
Hak µaini thab¶I ialah jaminan yang ditetapkan untuk seseorang yang mengutangkan uangnya
atas yang berhutang.
Macam-macam hak µaini adalah sebagai berikut 5:
a.Hak al milkiyah ialah hak yang memberikan pemiliknya hak wilayah. Dia boleh memiliki,
menggunakan, mengambil manfaat, menghabiskanya, merusaknya, dan membinasakanya dengan
syarat tidak menimbukan kesulitan bagi orang lain
b.Hak al intifa¶ ialah hak yang hanya boleh dipergunakan dan diusahakan hasilnya
c.Haq al irtifaq ialah hak memiliki manfaat yang ditetapkan untuk suatu kebun atas kebun yang
lain, yang dimiliki bukan oleh pemilik kebun pertama.
d.Haq al istihan adalah hak yang diperoleh dari harta yang digadaikan
e.Haq al ihtibas ialah hak menahan suatu benda
f.Haq qarar (menetap) atas tanah wakaf, yang termasuk hak menetap atas tanah wakaf adalah :
Haq al hakr ialah hak menetap diatas tanah wakaf yang disewa, untuk yang lama dengan seizin
hakim
Haq al ijaratain ialah hak yang diperoleh karena ada akad ijarah dalam waktu yang lama dengan
seizing hakim atas tanah wakaf yang tidak sanggup dikembalikan kedalam keadaan semula.
Haq al qadar ialah hak menambah bangunan yang dilakukan oleh penyewa
Haq al marshad ialah hak mengawasi atau mengontrol
g.Haq al murur ialah
ϩ έϱύ ϙϝϡ ϯϑ ι
΍ Υϕϱέρ ϡ ΍ ϡ΍ ω ϕϱέρ ϥϡ ϩϙϝϡ ϯϝ΍ ϥ΍ α
ϥ ΍ ϝ΍ έϭ έϡ ϕΡ
h.Hak ta¶ali ialah hak manusia untuk menempatkan bangunanya diatas bangunan orang lain.
i.Haq al jiwar ialah hak-hak yang timbul disebabkan oleh berdempetnya batas-batas tempat
tinggal.
j.Haq syafah atau haq syurb ialah kebutuhan manusia terhadap air untuk diminum sendiri dan
untuk diminum binatangnya serta untuk kebutuhan rumah tangganya.
Sebab-sebab pemilikan
Adapun factor-faktor yang menyebabkan harta dapat dimiliki antara lain 6:
1.Ikraj al muhabat, untuk harta yang mubah (belum dimiliki seseorang) atau harta yang tidak
termasuk dalam harta yang dihormati (milik yang sah) dan tidak ada penghalang syara¶ untuk
dimiliki. Untuk memiliki benda-benda mubahat diperlulkan dua syarat, yaitu :
Benda mubahat belum diikrazkan oleh orang lain
Adanya niat (maksud) memiliki
2.Khalafiyah ialah:
ϕϭϕΡϝ΍ ϯ ϑϝΉ΍ ί ϡ ϱΩ ϕϝΡϡ Ω ϱΩ Ν Ήεϭ΍ ιΥεϝϭ ϝΡ
³Bertempatnya seseorang atau sesuatu yang baru bertempat di tempat yang lama, yang telah
hilang berbagai macam haknya´.
Khalafiyah ada dua macam :
Khalafiyah syakhsyi µan syakhsyi yaitu si waris menempati tempat si muwaris dalam memiliki
harta-harta yang ditinggalkan oleh muwaris. Harta yang ditinggalkan oleh muwaris disebut
firkah
Khalafiyah syai¶an syai¶an yaitu apabila seseorng merugikan milik orang lain atau menyerobot
barang orang lain, kemudian rusak ditanganya atau hilang. Maka wajiblah dibayar harganya dan
diganti kerugian. Kerugian pemilik harta
3.Tawallud mim mamluk, yaitu segala yang terjadi dari benda yang dimiliki hak bagi yang
memiliki benda tersebut.
4.Karena penguasa terhadap milik Negara atas pribadi yang sudah lebih dari 3 tahun
D.Ruang Lingkup Hak Dalam Islam
Milk yang di bahas dalam fiqih muamalah secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 bagian,
yaitu sebagai berikut7 :
1.Milk tam yaitu suatu kepemilikan yang meliputi benda dan manfaatnya sekaligus, artinya
bentuk benda dan kegunaanya dapat dikuasai. Pemilikan tam bisa diperoleh dengan banyak cara
misalnya jual beli.
2.Milk naqishah, yaitu bila seseorang hanya memiliki salah satu dari benda tersebut. Memiliki
benda tanpa memiliki manfaatnya atau memiliki manfaatnya saja tanpa memiliki zatnya.
Milk naqishah yang berupa penguasaan terhadap zat barang (benda) disebut milk raqabah.
Sedangkan milk naqish yang berupa penguasaan terhadap kegunaanya saja disebut milk
manfaat/hak guna pakai.
Dilihat dari segi mahal (tempat) milik dibagi menjadi 3 bagian8 :
1.Milk al µain atau milk al raqabah, yaitu memiliki semua benda baik benda tetap (ghair manqul)
maupun benda-benda yang dapat dipindahkan (manqul) seperti pemilikan terhadap rumah,
kebun, mobil, motor dll
2.Milk manfaah, yaitu seseorang yang hanya memiliki manfaatnya saja dari suatu benda. Seperti
benda hasil meminjam, wakaf dll
3.Milk al dayn, yaitu pemilikan karena adanya utang. Misalnya sejimlah uang yang dipinjamkan
kepada seseorang/pengganti benda yang dirusakkan.
Dari segi shurah (cara berpautan milik dengan yang dimiliki) milik dibagi menjadi dua bagian
yaitu :
1.Milk al mutamayyiz
ϩ΍ϭα ϥϡ ϩ ϝ ιϑ
Ε Ω ϭ ΩΡϱΫ ΩϱωΕϡ Ή εΏϕϝωΕ ΍ϡ
³Sesuatu yang berpautan dengan yang lain, yang memiliki batasan-batasan yang dapat
memisahkanya dari yang lain´.
Misalnya : antara sebuah mobil dan seekor kerbau
2.Milik al sya¶I atau milik al musya yaitu :
΍ ϙϝϡ ϝ΍΍ έϱύιϭ΍ ΍ έϱΏϙ ˯ ίΝϝ ΍ ϙϝΫ ϥ΍ ϙ ΍ ϡ ϩϡ ΉΏ
εϝ ΍ ωϭϡΝϡ ϥϡ Ϋϱωϡ έϱύ ϱΏαϥ ˯ίΝΏϕϝ ωΕϡ ϝ
³Milik yang berpautan dengan sesuatu yang nisbi dari kumpulan sesuatu, betapa besar/betapa
kecilnya kumpulan itu´. Misalnya memiliki seekor sapi yang dibeli oleh 40 orang, untuk
disembelih dan dibagikan dagingnya.
IV.KESIMPULAN
Hak milik adalah suatu ketentuan yang digunakan oleh syara¶ untuk menetapkan sutau
kekuasaan atau suatu beban hukum
Tipe-tipe hak dalam islam secarta umum ada 2 yaitu hak mal dan ghoiru mal. Sedangkan hak
ghoiru mal terbagi pada 2 bagian yaitu hak syakhshi dan hak µaini
Runag lingkup hak milik dalam islam secara garis besar dibagi menjadi 2 bagian yaitu milik tam
dan milik naqishah. Sedangkan jika dilihat dari segi mahal (tempat) milik dapat di bagi menjadi
3 bagian yaitu milk al µain, milk al manfaah, dan milk al dayn
V.PENUTUP
Demikianlah makalah yang dapat kami sampaikan dan tentunya kami pemakalah sebagai
manusia biasa yang tak kan luput dari yang namanya kesalahan maka saran konstruktif maupun
kritik sangat kami harapkan untuk perbaikan makalah yang akan datang.
REFERENSI
Suhendi, Fiqih Muamalah, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2002
http://74.125.153.132.dimel2002.multiply.com/journal/item/IIkedudukan hak milik dalam islam

http://blog.beswandjarum.com/soikhurojib/?p=164