Anda di halaman 1dari 7

LISTRIK STATIS

Listrik statis (electrostatic) membahas muatan listrik yang berada dalam keadaan diam (statis).
Sifat-sifat Muatan Listrik

1. Muatan listrik digolongkan menjadi dua jenis yaitu muatan listrik positif dan muatan listrik
negatif. Benda akan bermuatan positif (+) jika kekurangan elektron, sedangkan benda bermuatan
negatif (-) jika kelebihan elektron.

2. Muatan listrik yang sejenis akan saling tolak-menolak dan muatan listrik yang tak sejenis tarik-
menarik.

Hukum Coulomb

Besar gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik sebanding dengan muatan-muatannya dan
berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan.

Secara matematis hukum Coulomb dinyatakan sebagai berikut:

Dimana :

F = gaya tolak atau gaya tarik antara kedua muatan (N)


k = tetapan / konstanta = 9 x 109 Nm2C-2 untuk benda yang berada di dalam medium vakum (udara) dimana
k = dan εo = 8,85 x 10-12C2N-1m2
q = besar muatan (C, dimana 1 μC = 10-6 C dan 1 nC = 10-9 C)
r = jarak antara kedua muatan (m)

Menggambar Vektor Gaya Coulomb

Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar vektor gaya Coulomb yaitu:

1. muatan sejenis tolak-menolak, muatan tak sejenis tarik-menarik.


2. vektor gaya Coulomb F terletak pada garis hubung kedua muatan.
Perhatikan gambar di bawah ini:

Contoh Soal dan Penyelesaian

Dua buah muatan masing-masing 20 μC dan 24 μC terpisah pada jarak 12 cm. Hitung besar gaya yang
bekerja pada kedua muatan tersebut

Penyelesaian:
Dik:

q1 = 20 μC = 20 x 10-6 C
q2 = 24 μC = 24 x 10-6 C
r = 12 cm = 12 x 10-2 m
k = 9 x 109 Nm2C-2
Dit: F= …………..?

Penyelesaian:

(20𝑥10−6 )(24𝑥10−6 )
𝐹 = (9𝑥109 )𝑥
12𝑥10−2
3600𝑥10−3
𝐹=
12𝑥10−2
36𝑥10−1
𝐹=
12𝑥10−2
𝐹 = 30 𝑁
Resultan Dua Gaya Coulomb yang Segaris

Sebuah partikel bermuatan +2 μC diletakkan pada garis hubung diantara partikel-partikel bermuatan -2
μC dan -4 μC yang berjarak 0,2 m. Tentukan besar gaya pada partikel bermuatan +2 μC jika diletakkan di
tengah-tengah kedua partikel bermuatan negatif!

Penyelesaian:

-2 µC 0,2 m 2 µC -4 µC

Dik:
q1 = -2 μC = -2 x 10-6 C
q2 = -4 μC = -4 x 10-6 C
q3 = 2 μC = 2 x 10-6 C
r1=r2 = 0,2 m
k = 9 x 109 Nm2C-2
Dit: F = ….?
Jawab:
Arah ke kanan ditetapkan sebagai gaya positif, dan arah ke kiri ditetapkan sebagai gaya negatif maka:

F = F32 + (-F31)

9
(2𝑥10−6 )(2𝑥10−6 )
𝐹31 = (9𝑥10 )𝑥
0,22

Tanda positif menyatakan bahwa arah resultan gaya pada q3 berarah ke kanan atau mendekati q2.
Kuat Medan Listrik

Jika ada muatan q2 yang berada di sekitar muatan lain q1 maka muatan q2 akan merasakan gaya Coulomb dari
q1. Daerah yang masih merasakan pengaruh gaya Coulomb ini dinamakan medan listrik. Medan listrik ini
didefinisikan sebagai gaya yang dirasakan oleh muatan uji positif 1 C.
Dua hal yang perlu diperhatikan untuk menggambar vektor kuat medan listrik pada suatu titik adalah

1. vektor E menjauhi muatan sumber positif (gambar pertama) dan mendekati muatan sumber negatif
(gambar kedua)

2. vektor E memiliki garis kerja sepanjang garis hubung antara muatan sumber dengan titik yang akan dilukis
vektor kuat medannya.

Sedangkan besar medan listrik dinamakan kuat medan listrik dirumuskan seperti berikut.

𝐹 𝑞
𝐸= 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝐸 2
𝑞 𝑟

dengan:

F = Gaya Coulomb (N)


E = kuat medan listrik (N/C)

q = muatan listrik (coulomb)


r = jarak titik dari muatan (m)
k = 9 x 109 Nm2/C2

Contoh Soal dan Penyelesaian

1. Sebuah muatan uji +3 x 10-5 C diletakkan dalam suatu medan listrik. Gaya Coulomb yang bekerja pada
muatan uji tersebut adalah 0,45 N. Berapa besar kuat medan listrik pada muatan uji?

Penyelesaian:
Dik:

qo = +3 x 10-5 C
F = 0,45 N
Dit: E = …. ?
𝐹
Jawab: 𝐸 =
𝑞

Jadi besar kuat medan listriknya adalah 0,15 x 105 N/m


2. Tentukan kuat medan listrik dan arahnya pada jarak 1 cm dari sebuah muatan positif 10 -6 C!
Penyelesaian:

Dik:
r = 1 cm = 1 x 10-2 m
q = 10-6 C
Dit: E = ….?

Jawab:

Karena muatan sumber bermuatan positif maka medan listrik di titik tersebut menjauhi muatan sumber.

Hukum Gauss

Pengertian Garis-garis Gaya Listrik

Medan listrik dapat divisualkan dengan menggunakan garis-garis medan listrik (ada juga yang menyebutnya
garis-garis gaya listrik).

Tiga hal tentang garis-garis medan listrik:

1. Garis-garis medan listrik tidak pernah berpotongan


2. Garis-garis medan listrik selalu mengarah radial ke luar menjauhi muatan positif dan radial ke dalam
mendekati muatan negatif (lihat gambar di atas)
3. Tempat di mana garis-garis medan listrik rapat menyatakan tempat yang medan listriknya kuat.
Sedangkan tempat dimana garis-garis medan listrik renggang menyatakan tempat yang medan
listriknya lemah.
Hukum Gauss

Sebelum membahas tentang hukum ini lebih jauh, akan dibahas terlebih dahulu mengenai konsep fluks listrik.

Fluks listrik didefinisikan sebagai jumlah garis-garis medan listrik yang menembus tegak lurus suatu bidang
(perhatikan gambar di atas). Secara matematis fluks listrik dirumuskan dengan:

Ф=ExA
Dimana:

Ф = fluks listrik (NC-1m2 atau disebut Weber)


E = kuat medan listrik (N/C)

A = luas bidang (m2)

Jika garis-garis medan listrik menembus suatu bidang dengan tidak tegak lurus maka fluks listrik dapat
ditentukan dengan:

Ф = E A cos θ

Dengan θ adalah sudut yang dibentuk oleh garis medan listrik dengan garis normal bidang (n).

Contoh Soal dan Penyelesaian

Hitung jumlah garis medan yang menembus suatu bidang persegi panjang yang panjangnya 30 cm dan
lebarnya 20 cm, bila kuat medan listrik homogen sebesar 200 N/C dan arahnya:

1. searah dengan bidang


2. membentuk sudut 30o terhadap bidang
3. tegak lurus terhadap bidang

Penyelesaian:

Dik:
p = 30 cm = 0,3 m
l = 20 cm = 0,2 m
A = p x l = 0,3 x 0,2 = 0,06 m2

E = 200 N/C

Dit: Ф = ….?
Jawab:

1. Untuk arah kuat medan yang searah bidang berarti arah kuat medan tegak lurus dengan normal bidang
(θ = 90o). Ф = E A cos θ, karena cos 90o = 0 maka Ф = 0.

2. Untuk kuat medan listrik yang membentuk sudut 30o terhadap bidang dapat dilihat pada gambar
berikut:

Ф = E A cos θ

= 200 x 0,06 cos 60o

= 200 x 0,06 x ½

= 6 Weber

3. Untuk kuat medan listrik yang tegak lurus bidang dapat dilihat pada gambar berikut:

Ф = E A cos θ = 200 x 0,06 cos 0o = 200 x 0,06 x 1 = 12 Weber

Dari konsep fluks listrik yang telah dibahas di atas inilah Gauss merumuskan hukumnya yang berbunyi:

Jumlah garis-garis medan listrik (fluks listrik) yang menembus suatu permukaan tertutup sama dengan jumlah
muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu dibagi dengan permitivitas udara εo.

Anda mungkin juga menyukai