Anda di halaman 1dari 4

SURAT PERJANJIAN JUAL-BELI MOBIL

Pada hari ini Senin tanggal (Delapan Belas) 18 bulan April tahun D(--- bulan dalam huruf
---) tahun ([-------] [--- tahun dalah huruf ---]), telah diadakan perjanjian jual-beli yang
ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian, antara:
1. Nama : Nazla Nurifa
Umur : 32 Tahun
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Seroja No.3b komplek garot Keutapang
Nomor KTP/SIM : 190300127152665901

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PENJUAL.

2. Nama : Muhammad Rafi


Umur : 25 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Lr.mesjid dusun pendidikan No.4a kecamatan banda raya kota
Banda Aceh
Nomor KTP/SIM : 1903101010306300
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PEMBELI.

Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual-beli di mana syarat
dan ketentuannya diatur dalam pasal-pasal di bawah ini.

Pasal 1
OBJEK PERJANJIAN
Bahwa PENJUAL dengan ini menjual dan menyerahkan MOBIL kepada PEMBELI dan
PEMBELI bersedia membeli mobil dari PENJUAL dengan spesifikasi:
a. Merek/Tipe : Honda Brio/Tipe E
b. Tahun Perakitan : 2019
c. Nomor Polisi : BL 4798 SQ
d. Nomor BPKB : 09278832
e. Nomor Rangka : MH 125 X4J-271879
f. Nomor Mesin : F403I0271263
g. Warna : Hitam
h. Kondisi Barang : seconde

Pasal 2
HARGA DAN CARA PEMBAYARAN
1. Harga MOBIL yang telah disepakati kedua belah pihak adalah ([Rp 142.000.000,00]
[Seratus Empat Puluh Dua Juta Rupiah]).
2. PEMBELI menerapkan cara pembayaran dengan syarat dan ketentuan yang juga telah
disepakati PENJUAL, yaitu pembayaran uang tunai sebesar ([Rp 50.000.000,00] [Lima
Puluh Juta Rupiah]) yang dibayarkan PEMBELI setelah penandatanganan surat
perjanjian ini.

Pasal 3
JAMINAN
PENJUAL memberikan jaminan bahwa MOBIL yang dijualnya:
a. Miliknya sendiri secara sah,
b. Tidak ada orang atau pihak lain yang turut memilikinya,
c. Belum pernah dijual atau dipindahkan haknya, atau dijaminkan kepada orang atau pihak
lain dengan cara bagaimanapun.

Pasal 4
SERAH TERIMA MOBIL
Ayat 1
PENJUAL menyerahkan MOBIL kepada PEMBELI setelah ditandatanganinya surat
perjanjian ini.
Ayat 2
Penyerahan MOBIL dari PENJUAL kepada PEMBELI dilakukan dengan cara diantar oleh
PENJUAL ke alamat PEMBELI paling lambat 1 (satu) hari setelah perjanjian jual-beli ini
ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Ayat 3
Buku BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) masih tetap berada di tangan PENJUAL
hingga PEMBELI melunasi keseluruhan pembayarannya.
Pasal 5
STATUS KEPEMILIKAN
Ayat 1
Status kepemilikan MOBIL masih tetap berada di tangan PENJUAL hingga PENJUAL
menerima keseluruhan uang pembayaran dari PEMBELI secara tunai sesuai dengan tanggal
yang tertera padanya.
Ayat 2
Status kepemilikan akan beralih kepada PEMBELI jika PENJUAL telah menerima lunas
pembayarannya dan PENJUAL menyerahkan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor)
KENDARAAN tersebut.

Pasal 6
GARANSI
PEMBELI mendapatkan garansi selama (satu tahun) sejak MOBIL tersebut diserahkan oleh
PENJUAL. Selama masa garansi, PEMBELI bebas mengganti sebagian atau seluruh
onderdil, bagian mobil, atau mesin mobil yang rusak.

Pasal 7
SANKSI-SANKSI
Apabila PEMBELI terlambat membayar, maka dikenakan sanksi berupa denda atas
keterlambatan pembayarannya tersebut. Jumlah denda ditetapkan sebesar (0,5% [nol koma
lima persen]) persen dari jumlah uang yang telah dibayarkan PEMBELI setiap hari dan
maksimum denda adalah ([---------]% [------ jumlah dalam huruf ------]) persen.

Pasal 9
KERUSAKAN DAN KEHILANGAN
Ayat 1
Selama dalam pemakaian dan penjagaannya, PEMBELI bertanggung jawab penuh atas
MOBIL.
Ayat 2
Apabila terjadi kerusakan, PEMBELI diharuskan memperbaiki atau mengeluarkan ongkos
biaya atas kerusakan yang diderita MOBIL tersebut sehubungan dengan pemakaiannya.
Ayat 3
Apabila terjadi kehilangan, PEMBELI tetap diharuskan membayar kekurangan
pembayarannya.

Pasal 10
HAL-HAL LAIN
Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan diselesaikan secara kekeluargaan
atau musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.

Pasal 11
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah
untuk mufakat, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan
kedua belah pihak telah sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umum dan tetap di
(------- Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri -------).

Pasal 11
PENUTUP
Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) dengan dibubuhi materai secukupnya yang
berkekuatan hukum yang sama, yang masing-masing dipegang PENJUAL dan PEMBELI
dan mulai berlaku sejak ditandatangani kedua belah pihak.

Dibuat di : Banda Aceh


Tanggal : 18 April 2022

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

(Nazla Nurifa) (Muhammad Rafi)


SAKSI-SAKSI:

(Rika Purnamawati) (Saddam Risky)

Anda mungkin juga menyukai