Anda di halaman 1dari 34

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)

DI NISSAN PURWAKARTA

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti


Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)

DISUSUN OLEH:
1. AZHAR BAHTIYAR NIS 202113825
2. ILHAN KURNIAWAN NIS 202113832

PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT


DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 LEMAHSUGIH
2021/2022
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)


DI NISSAN PURWAKARTA

Lemahsugih, Maret 2022


Disetujui untuk diajukan kemuka sidang Praktik Kerja Lapangan (PKL)
SMK Negeri 1 Lemahsugih

Mengesahkan,
Penguji 1 Penguji 2

NIP. NIP.

Mengetahui,

Kepala Sekolah Kepala Program Keahlian

NIP. NIP.

i
LEMBAR PERSETUJUAN

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)


DI NISSAN PURWAKARTA

Lemahsugih, Maret 2022


Disetujui untuk diajukan kemuka sidang Praktik Kerja Lapangan (PKL)
SMK Negeri 1 Lemahsugih

Pembimbing 1 Pembimbing 2

Beni Pamungkas, S.Pd. Jeje Jaenal Aripin, S.Pd., M.T., Gr.


NIP. NIP.

ii
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah


memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Praktik
Kerja Lapangan (PKL) dan dapat menyusun laporan ini dengan baik guna
memenuhi kelengkapan bukti belajar (evidence).   Laporan Praktik Kerja
Lapangan (PKL) ini dapat disusun dengan baik berkat bantuan dari pihak-pihak
yang telah memberikan bimbingan dan dukungan sebagai bahan masukan untuk
kami. Untuk itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Endi Rohaendi, S.Pd., M.M., selaku Kepala SMKN 1 Lemahsugih
2. Bapak Kodir., selaku Kepala Bengkel Nissan Datsun Purwakarta yang telah
memberikan ijin pada kami untuk melaksanakan PKL.
3. Bapak Jeje Jaenal Aripin, S.Pd., M.T., Gr., selaku Kepala Program dan
Pembimbing Jurusan SMK Negeri 1 Lemahsugih
4. Orang tua tercinta yang selalu mendukung saat melaksanakan PKL
5. Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak
langsung sehingga penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan dapat
terselesaikan.    
Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan kekeliruan dalam
penulisan laporan ini. Untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun dari pembaca. Akhirnya penulis mengucapkan terimakasih atas
segala dukungan dan bantuan sehingga laporan ini dapat tersusun dengan baik.

Lemahsugih, Maret 2022

Penulis,

iii
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN
LEMBAR PERSETUJUAN..................................................................................ii
KATA PENGANTAR..........................................................................................iii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR............................................................................................vii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
1.1 Latar Belakang.............................................................................................1
1.2 Tujuan..........................................................................................................1
1.3 Manfaat........................................................................................................2
1.4 Bentuk Pelaksanaan.....................................................................................2
1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan..................................................................3
1.6 Sistematika Laporan.....................................................................................3
BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN.....................................................5
2.1 Latar Belakang dan Sejarah Perusahaan......................................................5
2.2 Bidang Garapan dan Proses Jasa Pelayanan Servis (Perbaikan)..................5
2.3 Deskripsi Jabatan dan Tugas Departemen...................................................6
2.4 Visi dan Misi Perusahaan.............................................................................6
2.4.1 Visi......................................................................................................6
2.4.2 Misi.....................................................................................................6
2.5 Struktur Organisasi.......................................................................................7
2.6 Tugas Pokok dan Fungsi..............................................................................8
2.7 Kepegawaian dan Sistem Kerja.................................................................12
2.8 Dispilin Kerja.............................................................................................12
BAB III PELAKSANAAN PKL DI PERUSAHAAN.......................................13
3.1 Pelaksanaan Jenis Kegiatan........................................................................13
3.1.1 Jenis Pekerjaan..................................................................................13
3.1.2 Tune Up Engine................................................................................14
3.2 Hambatan-Hambatan yang Dialami..........................................................21
3.3 Solusi..........................................................................................................21
iv
BAB IV PENUTUP..............................................................................................23
4.1 Kesimpulan................................................................................................23
4.2 Saran...........................................................................................................23
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................25
LAMPIRAN..........................................................................................................26

v
DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Absensi Siswa Harian.................................................................. 3

vi
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.3 Struktur Organisasi..................................................................... 7


Gambar 3.1 Pemeriksaan Saringan Udara...................................................... 15
Gambar 3.2 Pemeriksaan Baterai................................................................... 16
Gambar 3.3 Pemeriksaan Radiator................................................................. 17
Gambar 3.4 Pemeriksaan Oli Mesin............................................................... 18
Gambar 3.5 Pemeriksaan Busi....................................................................... 19
Gambar 3.6 Pemeriksaan Throttle Body......................................................... 20

vii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai program bersama
antara SMK dan Instansi yang dilaksanakan di dunia Usaha atau Industri.
Upaya ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu tamatan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) dalam mencapai tujuan relevansi pendidikan
dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja.
Tujuan kegiatan penyelenggaraan Praktik di dunia usaha/industri ini
disamping keahlian propesional siswa meningkat sesuai dengan tuntutan
kebutuhan dunia usaha/industri, juga siswa akan memiliki etos kerja yang
meliputi.
Kemampuan Bekerja, Motivasi Kerja, Inisiatif, Kreativitas, hasil pekerjaan
yang berkualitas disiplin waktu dan kerajinan dalam bekerja. Untuk
mendeteksi perkembangan para siswa peserta PKL di dunia usaha/industri
diperlukan suatu perangkat yang dapat memberikan informasi tentang
kualifikasi dan jenis kegiatan Praktik siswa.

1.2 Tujuan
Adapun tujuan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan oleh
siswa/siswi SMK Negeri 1 Lemahsugih, adalah sebagai berikut:
1. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Uji Kompetensi Keahlian.
2. Untuk menambah wawasan dan melatih siswa/siswi agar dapat
menyesuaikan diri pada dunia kerja yang nyata.
3. Memperkenalkan pada siswa/siswi cara kerja yang sesungguhnya.
4. Untuk mengetahui situasi dan kondisi dunia kerja yang sebenarnya serta
dapat melakukan pekerjaan dan dapat memecahkan masalah-masalah
yang mungkin terjadi sehubungan dengan pekerjaan yang dilaksanakan.
5. Agar siswa/siswi memiliki pengalaman yang kelak menjadi bekal untuk
terjun ke dunia kerja.
1
2

6. Melatih mental siswa/siswi untuk bersikap dewasa serta


bertanggungjawab dalam melaksanakan pekerjaan.
7. Untuk memperoleh peluang baik di Instansi maupun Industri.

1.3 Manfaat
1. Bagi Siswa:
a. Mengenalkan Siswa/Siswi atau calon pekerja pada pekerjaan
lapangan, baik di perusahaan maupun di industri.
b. Menambah pengalaman bekerja.
c. Menambah ilmu, terlebih ilmu yang tidak didapatkan di sekolah.
d. Melatih siswa untuk menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab
sebelum memasuki dunia kerja profesional.
e. Melatih kedewasaan dan kemandirian
2. Bagi Sekolah:
a. Adanya timbal balik dari kedua belah pihak.
b. Dapat menyesuaikan program pendidikan sesuai dengan kebutuhan
lapangan kerja.
b. Menjalin kerjasama yang baik antara lembaga pendidikan dengan
instansi.
c. Meningkatkan kualitas pendidikan dan mempercepat pembentukan.

1.4 Bentuk Pelaksanaan


1. Seluruh Siswa yang mengikuti PKL harus melaksanakan kegiatan kantor
yang dalam pelaksanaannya dibutuhkan ketelitian, keterampilan dari
Siswa/Siswi itu sendiri tanpa harus ada instruksi, agar pelaksanaan PKL
dapat diselesaikan dengan lancar dan baik. Selain melaksanakan tugas
kegiatan, siswa/siswi harus melaksankan tata tertib yang ada di Instansi
tempat pelaksanaan PKL.
2. Selama PKL siswa/siswi membantu pekerjaan di Bengkel Nissan Datsun
Purwakarta dan membantu membongkar pasang serta servis mobil.
3

3. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan seluruh siswa/siswi harus


dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan siswa/siswi juga harus
cekatan dalam memperbaiki jika ada suatu kesalahan.

1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan


PKL SMK Negeri 1 Lemahsugih merupakan kegiatan yang
dilaksanakan pada tanggal 03 Januari 2022 hingga Maret 2022 yang
berlangsung kurang lebih selama 3 bulan. Jadwal efektif kerja setiap hari
Senin hingga Jumat pukul 08.30– 16.30 Wib, dan Sabtu pukul 08.00 – 15.00
Wib.
Adapun tempat pelaksanaan PKL dilakukan di Bengkel Nissan
Purwakarta yang beralamat di Desa Sadang, Kecamatan Purwakarta,
Kabupaten Purwakarta sebagai berikut:

JAM
HARI
MASUK ISTIRAHAT MASUK PULANG

SENIN 08.30 12.00 13.00 16.30

SELASA 08.30 12.00 13.00 16.30

RABU 08.30 12.00 13.00 16.30

KAMIS 08.30 12.00 13.00 16.30

JUMAT 08.30 11.30 13.00 16.30

SABTU 08.00 12.00 13.00 15.00

MINGGU LIBUR

Tabel 1.1 Absensi Siswa Harian

1.6 Sistematika Laporan


Untuk mendapatkan gambaran dari isi laporan ini, disusunlah secara
garis besarnya dengan sistematika sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
4

1.1 Latar Belakang


1.2 Tujuan
1.3 Manfaat
1.4 Bentuk Pelaksanaan
1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
1.6 Sistematika Laporan
BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
2.1 Latar Belakang dan Sejarah Perusahaan
2.2 Visi dan Misi Perusahaan
2.3 Struktur Organisasi
2.4 Kepegawaian dan Sistem Kerja
2.5 Disiplin Kerja dan Keselamatan
BAB III PELAKSANAAN PKL DI PERUSAHAAN
3.1 Pelaksanaan Jenis Kegiatan
3.1.1 Jenis-jenis Kegiatan
3.1.2 Langkah dan Proses Kerja
3.2 Hambatan-hambatan yang dialami
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Latar Belakang dan Sejarah Perusahaan


Bengkel Nissan Purwakarta yang beralamat kan di Jl. Veteran Kp.
Cihideung RT 003/003 Cisereuh Purwakarta berdiri pada tanggal 11 Mei
2015, namun pada tanggal 25 April sudah mulai beroperasi secara tidak
resmi. PT. Indomobil Nissan Datsun Purwakarta yang memfasilitasi 3S (
Sales, Service dan Spare Parts) di tunjang dengan sales dan teknisi yang
handal, untuk bisnis penjualan jasa dan kendaraan Nissan Datsun.

2.2 Bidang Garapan dan Proses Jasa Pelayanan Servis (Perbaikan)


PT. Wahana Wirawan (Nissan Datsun Purwakarta), tempat penulis
melaksanakan kegiatan Praktik/pelatihan dengan sistem ganda bergerak
dalam bidang jasa pelayanan servis, dan panggilan servis dan perbaikan besar
(Overhoul) khusus untuk mobil apapun yang akan di perbaiki dengan proses
sebagai berikut :
1. Pemeriksaan & Penggantian rutin Oli/Air/Battery Accu
2. Pemeriksaan & Pemasangan Aksesoris
3. Pemeriksaan & Perbaikan Rem
4. Pekerjaan Tune up mobil
5. Perbaikan Transmisi
6. Perbaikan Drive shaft
7. Pekerjaan Overhoul mesin
8. Pemeriksaan & perbaikan kelistrikan
9. Pemeriksaan dan penggantian kopling
10. Pemeriksaan dan perbaikan sistem suspensi

5
6

2.3 Deskripsi Jabatan dan Tugas Departemen


Dalam pelaksanaan kegiatan, penulis ditempatkan pada bagian
perbaikan mesin overhoul, perbaikan service, tune up, pengecekan sistem
rem. Yang meliputi beberapa jabatan dengan tugas-tugas sebagai berikut:
1. Pemilik saham tidak begitu aktif berperan dalam jalanya perusahaan
2. Mekanik yang bertugas untuk memperbaiki kendaraan costomer yang
datang ke bengkel
3. Pencuci yang bertugas mencuci engine setelah overhoul

2.4 Visi dan Misi Perusahaan


2.4.1 Visi
Tercetaknya tamatan yang berkualitas dan mandiri melalui
pengembangan IPTEK dan IMTAQ dalam bidang teknik kendaraan
ringan.

2.4.2 Misi
a. Melaksanakan pengembangan dan implementasi kurikulum SMK
Negeri 1 Lemahsugih
b. Mengembangkan Penyiapan Persiapan Mengajar, materi pelajaran,
media pembelajaran, alat dan bahan praktik yang peduli terhadap
lingkungan;
c. Melaksanakan pengembangan evaluasi dan pelaporan hasil belajar;
d. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam
progran keahlian teknik kendaraan ringan otomotif, agar dapat
bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di
DU/DI
e. Meningkatkan kualitas pendidik melalui sertifikasi kompetensi
7

2.5 Struktur Organisasi

KEPALA CABANG

HENGKY

KEPALA
BENGKEL
KODIR

SERVICE ADVISOR NTA/FOREMAN SPAREPART

SIGIT SULISTYANTO RAHMAN ADIYATMA KUSNADI

TEKNISI SPOORING TEKNISI GENERAL CREW

ALL TEKNISI CECE DIAT TULLOH YONO

IRPAN SAEPUL P. TOPAN

JAKARIA

RAHMAT
NURCAHYONO

Gambar 2.1. Struktur Organisasi


8

2.6 Tugas Pokok dan Fungsi


1. Tugas Kepala Bengkel
a. Menyusun rencana dan program kerja Bengkel sebagai pedoman
pelaksanaan tugas
b. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidangnnya
c. Mengkoordinasikan bawahan dalam melaksanakan tugas agar
terjalin kerja sama yang baik
d. Mempersiapkan bahan dan peralatan praktikum mahasiswa
berdasarkan jadwal praktikum
e. Menyusun rencana kebutuhan bahan dan alat praktikum
berdasarkan data dan informasi sebagai bahan masukan Atasan
f. Menyusun konsep saran alternatif dibidang pengembangan bengkel
dan bahan masukan Atasan
g. Melaksanakan urusan bengkel berdasarkan masukan dari unit yang
membidangi Sistem Informasi
h. Menyelenggarakan pendidikan dan latihan perbengkelan dalam
rangka peningkatan keterampilan dan kemampuan Staf
i. Melayani kegiatan praktikum mahasiswa perbengkelan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanan tugas
di bidang akademik
j. Menyusun laporan kegiatan bengkel sesuai dengan hasil yang telah
dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas
k. Melaksanakan jasa perbengkelan kepada unit kerja yang
memerlukan
2. Tugas Service advisor
a. Bertanggung jawab melayani kebutuhan pelanggan yang datang dan
keluar bengkel dengan mendengarkan, menganalisa, dan
menjelaskan tentang kerusakan kendaraan, membuat estimasi waktu
serta biaya untuk mencapai kepuasan pelanggan, serta menjaga
kerapian data-data kendaraan pelanggan.
9

b. Melayani pelanggan, yaitu menganalisa kerusakan dan memeriksa


kendaraan, serta menjelaskan hasil pemeriksaan pada pelanggan.
c. Memasukkan data keluhan pelanggan mengenai kondisi kendaraan
pelanggan ke komputer.
d. Membuat Surat Perintah Kerja Bengkel (PKB).
e. Membuat penawaran dari pekerjaan perbaikan kendaraan atau
estimasi biaya dan waktu perbaikan pada pelanggan.
f. Menginformasikan pekerjaan tambahan bila ada kepada pelanggan
beserta estimasi biaya dan waktu tambahan yang diperlukan.
g. Memeriksa kendaraan yang telah diperbaiki, apakah sesuai dengan
Perintah Kerja Bengkel (PKB).
h. Melakukan test drive dan memeriksa keberadaan parts bekas di
dalam kendaraan.
i. Menyerahkan kembali kendaraan pada pelanggan dalam keadaan
bersih berikut suku cadang bekas sesuai dengan Form Pemeriksaan
Kendaraan (FPK).
j. Melakukan follow up ke pelanggan setelah 2-3 hari kendaraan
diperbaiki di bengkel.
k. Mengingatkan pelanggan untuk melakukan perawatan berkala
berikutnya pada saat selesai perawatan perbaikan.
l. Melakukan update data pelanggan beserta riwayat kendaraan untuk
setiap perawatan yang telah selesai dikerjakan yang dipakai sebagai
dasar Customer Relationship Management (CRM).
3. Tugas NTA/Foreman
a. Mengembangkan Menganalisa PKB dari Service Advisor untuk
mendistribusikan job kepada mekanik.
b. Mengawasi kerja mekanik sesuai PKB dan flate rate yang
ditetapkan.
c. Membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi mekanik, dengan
menjelaskan cara “ Trouble Shooting “.
10

d. Mendukung mekanik dalam penyedian suku cadang dan penyediaan


tools.
e. Membuat laporan berkala mengenai job return, problem yang
dihadapi untuk diserahkan pada atasan.
f. Memeriksa hasil kerja mekanik sesuai dengan PKB.
g. Menjelaskan pada pelanggan tentang kondisi kendaraan yang sedang
diperbaiki.
h. Melakukan test drive terhadap kendaran yang telah selesai
diperbaiki.
4. Tugas Staf Sparepart
a. Membuat laporan ketersediaan stok sparepart
b. Menjalankan kartu stock untuk semua sparepart
c. Mencatat semua movement sparepart di Warehouse
d. Bertanggung jawab atas terhadap semua sparepart di Warehouse
e. Melakukan pendataan sparepart dari mulai menginput nama, tipe,
jumlah dan penggunaan barang
f. Memberikan informasi terkait dengan kondisi barang dan stok
barang yang tersedia
g. Menerima dan melakukan pendataan barang yang datang dari
supplier
h. Menata dan merapikan kondisi layout sparepart
i. Bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kondisi barang
j. Menjaga kebersihan area penyimpanan
k. Melakukan stock opname terhadap kondisi sparepart setiap satu
tahun sekali
l. Menjaga dan mendata keluar masuknya barang
5. Tugas Teknisi Spooring
a. Mengerjakan perbaikan / perawatan kendaraan sesuai perintah yang
ada pada SPK
b. Memelihara (menjaga kebersihan dan kelengkapan) peralatan kerja,
menjaga kerapian dan kebersihan tempat kerjanya.
11

c. Menginformasikan kerusakan yang ditemukan diluar SPK kepada


Kepala Teknisi / Ass. Kepala Teknisi untuk ditindak lanjuti.
d. Mengantarkan pelanggan pergi dengan memberikan aba-aba
lalulintas, meberikan senyum, dan salam selamat tinggal. Bisa
dilakukan secara mandiri maupun bersama Sales
6. Tugas Teknisi General
a. Melakukan pekerjaan perbaikan kendaraan pelanggan dengan
sebaik-baiknya sesuai dengan instruksi kerja yang tercantum dalam
Perintah Kerja Bengkel (PKB), maupun petunjuk-petunjuk dari
Kepala Regu.
b. Menjaga dan memelihara peralatan bengkel 
c. Menjaga kebersihan dan keamanan di tempat kerja dan menjaga
kendaraan pelanggan, baik yang sedang dalam proses perbaikan,
maupun yang sudah selesai.
d. Meminta dan mengambil suku cadang / bahan yang dibutuhkan
dalan pekerjaan perbaikan setelah disetujui oleh SA atau kepala
bengkel.
e. Menempatkan suku cadang bekas kedalam kantong plastik dan
kemudian meletakannya dengan rapi di kendaraan pelanggan yang
telah selesai diperbaiki.
b. Menggunakan cover set pada kendaraan pelanggan sebelum
melakukan proses perbaikan.
c. Menggunakan tools, equipment dan sst dalam proses perbaikan
sesuai dengan prosedur perbaikan.
d. Menyimpan seluruh peralatan pekerjaan yang telah selesai
digunakan pada tempatnya.
7. Tugas Crew
a. Menerima tamu dengan baik
b. Memberikan informasi kepada nasabah yang sedang membutuhkan
bantuan
c. Memberikan informasi produk-produk yang sedang dijual
12

d. Menghandle komplain atau kritik dari nasabah


e. Memberikan pelayanan jasa, produk, transfer, inkaso, pemindahan
buku tabungan dan beberapa pelayanan lainnya
f. Melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh atasan
2.7 Kepegawaian dan Sistem Kerja
Jumlah karyawan di Bengkel Mobil Nissan Datsun Purwakarta sampai
sekarang tercatat 11 orang, terdiri dari Kepala Cabang, Kepala Bengkel,
Service Advisor, NTA/Foreman, Sparepart, Teknisi General dan Crew.

2.8 Dispilin Kerja


Disiplin kerja adalah suatu keperluan yang teramat penting kepada
manusia. Kehidupan kita tergantung kepada kerja. Karena ia merupakan sumber
ekonomi untuk keperluan. Pekerjaan juga dapat mengangkat status dan
pengiktirafan seorang individu dalam masyarakatnya. Pekerjaan juga meletakan
harga diri seseorang. Umumnya, kebanyakan mereka yang sukses adalah orang
yang disiplin dalam kerja.
Kedisiplinan di Bengkel Nissan Datsun Purwakarta yaitu:
1. Setiap pagi karyawan masuk pukul 09.00 WIB.
2. Jam istirahat yaitu pukul 12.00 WIB dan masuk kembali pukul 13.00.
3. Karyawan diperbolehkan pulang pukul 16.00 WIB pada hari Senin s/d Sabtu,
sedangkan hari Minggu libur.
4. Setiap karyawan harus menggunakan pakaian wearpack pada hari Senin
sampai Sabtu.
BAB III
PELAKSANAAN PKL DI PERUSAHAAN

3.1 Pelaksanaan Jenis Kegiatan


3.1.1 Jenis Pekerjaan
Selama melaksanakan Praktik Kerja Industri, penulis
mengerjakan pekerjaan yang terdapat dibengkel, walaupun sifatmya
hanya membantu. Namun dari pekerjaan tersebut penulis mendapatkan
banyak pengalaman yang sebelumnya belum pernah penulis dapatkan
disekolah. Jenis kegiatannya meliputi :
1. Tune Up
2. Memeriksa busi dan filter udara/bensin
3. Injeksi
4. Kondisi air radiator dan air aki
5. Memeriksa oli mesin
6. Servis Rem                                        
7. Ganti kanvas rem
8. Servis master silinder dan silinder roda
9. Setel rem
10. Membleeding rem
11. Servis Kelistrikan
12. Servis lampu dan mengganti bohlam lampu
13. Servis power window
14. Servis wiper
15. Servis Sistem Pemindah Tenaga
16. Mengganti oli transmisi & gardan
17. Servis transmisi

13
14

Adapun yang akan kami paparkan adalah tune up engine.


3.1.2 Tune Up Engine
3.1.2.1 Alat dan Bahan
1. Kunci busi
2. Corong oli
3. Amplas
4. Obeng plus dan minus
5. Kain lap (kanebo atau lap biasa)
6. Oli baru
7. Tang
8. Air gun
9. Midtronics
10. Injector cleaner

3.1.2.2 Keselamatan Kerja


1. Menggunakan wearpack.
2. Menggunakan  alat–alat kerja dengan benar dan hati–hati
untuk menghindari kerusakan pada alat kerja.
3. Menghindari  kerusakan pada bahan kerja.
4. Menyimpan baut–baut dan mur–mur yang dilepas pada
tempat yang disediakan.
15

3.1.2.3 Prosedur Pemeriksaan


1. Pemeriksaan Saringan Udara

Gambar 3.1 Pemeriksaan Saringan Udara


Saringan udara harus diperiksa dan dibersikan
menggunakan air gun secara rutin, sebab elemennya
berangsur-angsur akan tersumbat dengan debu dan tidak
dapat memberikan udara yang cukup pada mesin,
menyebabkan tenaga mesin turun.
Prosedur Pemeriksaan :
a. Buka kap mobil.
b. Lepas pengunci tutup rumah saringan udara.
c. Ambil saringan udara.
d. Periksa elemen saringan udara, apabila sudah sangat
kotor maka sebaiknya diganti.
e. Bersihkan saringan udara menggunakan air gun dan
bersihkan juga rumah saringan udara.
f. Pasang kembali saringan udara dan tutup saringan
udara.
16

2. Pemeriksaan Baterai

Gambar 3.2 Pemeriksaan Baterai


Baterai sebagai penyuplai utama arus listrik
kekomponen-komponen mesin yang membutuhkan
listrik untuk bekerja seperti motor starter, koil, dll harus
dalam keadaan yang siap pakai dan cukup untuk
menyediakan energi yang dibutuhkan oleh mesin. Maka
baterai juga perlu untuk dicek dan diperiksa kondisinya.
Memeriksa Kondisi Baterai :
a. Cek kotak baterai dari kebocoran dan cacat
b. Buka tutup ventilasi dan bersihkan lubang ventilasi
c. Bersihkan terminal baterai dari kerak dengan air
panas atau amplas
d. Periksa volume elektrolit baterai dengan melihat
garis batas volume elektrolit
e. Apabila dibawah atau berada digaris “low”, maka
perlu ditambah dengan air aki
Memeriksa Tegangan Baterai :
a. Siapkan midtronics
17

b. Tempelkan testlead negative (hitam) ke terminal


negative baterai dan testlead positif (merah) ke
terminal positif baterai.
c. Baca hasil pengukuran pada midtronics (Standard :
12 volt)
d. Apabila kurang dari 12 volt maka baterai perlu diisi
dengan battery charger
3. Pemeriksaan Sistem Pendinginan
Sistem Pendinginan merupakan salah satu
komponen mesin yang berfungsi untuk mengkondisikan
dan mensirkulasikan air pendingin agar sesuai dengan
keadaan dan kebutuhan mesin.
a. Tinggi Cairan Pendingin
b. Ketinggian air pendingin diantara garis low dan garis
full pada tangki cadangan (reservoir tank). Jika air
pendingdin berada dibawah garis low, maka isi
dengan cairan pendingin hingga garis full.
c. Kondisi Cairan Pendingin
d. Periksa air pendingin dari kemungkinan terdapat oli,
karat dan kotoran.
4. Pemeriksaan Radiator

Gambar 3.3 Pemeriksaan Radiator


Periksa kemungkinan terdapat :
a. Kerusakan pada radiator maupun pada selang
b. Kerusakan pada kisi – kisi radiator
c. Klem selang longgar
18

5. Pemeriksaan Oli Mesin


Oli Mesin merupakan salah satu bagian terpenting
dalam pengoperasian kendaraan. Oli berfungsi sebagai
pelumas, pembersih, pendingin, dan perapat komponen-
komponen mesin yang bekerja secara berkala dan terus
menerus selama kendaraan berjalan. Maka diperlukan
pengecekan dan pemeriksaan pada Oli Mesin secara
berkala agar tidak terjadi kerusakan pada komponen
mesin.

Gambar 3.4 Pemeriksaan Oli Mesin


a. Pemeriksaan Kuantitas
1) Angkat dipstik kemudian lap permukaannya.
2) Masukan lagi dipstik ke lubang oli lalu angkat
dan amati volume oli. Tinggi oli harus berada
diantara tanda L dan tanda F.
3) Jika lebih rendah dari tanda L, maka tambah oli
kingga tanda F.
4) Pengisian/Penambahan Oli Mesin dilakukan
membuka tutup oli pada cover engine
19

menggunakan tang dan masukkan oli


menggunakan corong.

b. Pemeriksaan Kualitas
Pada waktu yang sama saat dipstik diangkat,
teteskan oli ketangan kemudian amati lemungkianan
kotor dan perubahan warna.
Periksa kuantitas Oli, apabila oli berwarna :
a. Hitam Pekat : tercampur karbon
b. Putih Susu : tercampur air
c. Merah  : tercampur bensin
d. Kelabu : tercampur serbuk bantalan
Jika sudah terlalu kotor lakukan pengantian oli.
6. Pemeriksaan Busi
Busi merupakan salah satu komponen mesin yang
sangat penting. Tanpa busi, kendaraan tidak bisa hidup
karena tidak ada api yang membantu pembakaran bahan
bakar udara. Karena terjadi loncatan bunga api secara
terus menerus pada elektroda, sehingga menyebabkan
elektroda hangus dan juga celahnya mengecil. Maka perlu
dilakukan pengecekan dan penyetelan pada celah busi agar
sesuai dengan kondisi awal dan meningkatkan kinerja
mesin.
20

Gambar 3.5 Pemeriksaan Busi


Periksa busi dari kemungkinan:
a. Retak atau kerusakan pada ulir dan isolator
b. Keausan elektroda
c. Gasket rusak atau berubah bentuk
d. Elektroda terbakar  atau terdapat kotoran yang
berlebihan
e. Periksa celah busi

Warna busi :
a. Busi putih, mengalami kekeringan atau miskin bahan
bakar dan mesin cenderung panas. Kondisi ini dapat
menyebabkan rontoknya komponen seperti ring
piston.
b. Busi abu-abu  adalah busi normal dan memiliki
performa irit, bertenaga dan terasa enteng.
Pembakaran bersih dan mesin bekerja pada suhu
paling ideal.
c. Busi abu-abu bersemu merah adalah busi lebih kaya
sedikit dari normal dan memiliki perfoma irit,
bertenaga dan  terasa enteng. Pembakaran bersih dan
mesin bekerja pada suhu paling ideal. Busi ini sudah
ideal untuk dalam kota dan perjalanan jauh.
d. Busi merah bata adalah busi dimana kondisi mesin
bekerja dengan full power dari rpm bawah sampai
atas. Tingkat kebersihan ruang bakar kategori normal.
Irit dan performa tinggi sangat balance.
e. Busi hitam tidak perlu dikatakan lagi. Sangat boros,
performa loyo, kerak tebal, dan mesin dalam kondisi
dingin tidak beroperasi maksimal.
7. Pemeriksaan Throttle Body
21

Throttle body adalah bagian dari sistem asupan


udara yang mengontrol jumlah udara yang mengalir ke
dalam mesin. Letaknya biasanya di antara saringan udara
dan intake manifold, melekat dan dekat dengan sensor
aliran udara. Bagian terbesar dalam throttle body adalah
pelat throttle, yang merupakan katup kupu-kupu yaang
mengatur debit aliran udara. Biasanya akan terlihat jelaga
hitam di seputar skep kupu-kupunya. Dibersihkan dengan
cara disemprot memakai injektor cleaner.
Untuk  menghilangkan jelaga yang sudah mengeras, jika
perlu digunakan kain untuk membersihkan throttle yang
sudah disemprot pembersih injektor.

Gambar 3.6 Pemeriksaan Throttle body

3.2 Hambatan-Hambatan yang Dialami


1. Prosedur kerja kurang jelas.
2. Informasi dan penjelasan suatu tugas sangat minim
3. Adanya ketidaktelitian saat menerjemahkan atau menjalankan tugas
4. Media komunikasi sering bermasalah.
5. Faktor individual adanya perbedaan emosi, persepsi pribadi, umur, status,
penyaringan informasi, dan keterampilan seorang individu dalam
perusahaan.
22

6. Faktor kultur dan budaya kerja dalam suatu perusahaan. Budaya kerja
yang telah terbentuk dalam suatu perusahaan juga mempengaruhi sikap,
perilaku individu, dan juga efektifitas komunikasi dalam suatu perusahaan.
Hambatan ini berasal dari struktur organisasi yang rumit, kultur
komunikasi yang tertutup, dan adanya persaingan tidak sehat antar
karyawan.
3.3 Solusi
1. Selalu melakukan maintenance kelayakan media perusahaan
2. Pelatihan teknologi agar karyawan selalu update dengan teknologi yang
baru.
3. Menciptakan budaya kerja yang saling menghormati dan berpikiran
terbuka agar keharmonisan antar perbedaan usia, status, dan persepsi agar
bisa saling memahami.
4. Berkomitmen dan bekerjasama untuk memegang teguh etika
berkomunikasi.
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Setelah praktik kerja industri dilaksanakan penulis dapat menarik
beberapa kesimpulan diantaranya:
1. Kegiatan PKL sangatlah berguna untuk menambah wawasan dan
pengalaman dalam melakukan interaksi di lingkungan kerja yang
sesungguhnya.
2. Dengan PKL dapat melatih siswa bekerjasama menetapkan langkah-
langkah dalam suatu pekerjaan.
3. Berinteraksi atau menggeluti dunia usaha bukanlah hal yang mudah, ada
banyak hal yang perlu dilakukan agar orang yang akan melakukan
hubungan kerja dengan kita dapat terkesima akan apa yang kita lakukan
atau kerjakan.
4. Pembelajaran di dunia kerja melalui PKL adalah suatu strategi yang
memberi peluang kepada siswa untuk mengalami proses belajar melalui
bekerja langsung pada pekerjaan yang sesungguhnya sehinga tidak kaget
lagi saat benar-benar terjun ke dunia kerja.

4.2 Saran
Penulis menyadari dalam pelaksanaan PKL masih banyak
kekurangan.Penulis ingin menyampaikan beberapa saran dalam kegiatan PKL
ini. Mohon maaf sebelumnya, jika dalam penyampaian saran ini kurang
berkenan dihati pembaca. Semoga saran ini bermanfaat pada pelaksanaan
PKL diwaktu mendatang.
1. Memperbanyak Pembekalan PKL
2. Bagi Industri
a. Sebaiknya lebih banyak melibatkan siswa yang PKL dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan.
b. Berikanlah contoh yang baik kepada siswa PKL.
c. Berusahalah membimbing dan berkomunikasi dengan siswa yang PKL
agar siswa lebih mengerti, tentang suatu pekerjaan yang dilakukan.
23
24

d. Sebaiknya  tidak tidak terlalu banyak menerima siswa PKL agar lebih mudah
untuk mengawasinya dan siswa PKL dapat bekerja dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA

https://thistask.blogspot.com/2019/06/laporan-PKL-tune-up-mobil-efi.html
https://mohamadhadiwijaya.wordpress.com/2016/05/21/tune-up-mobil-injeksi/
https://captendaniel2107.blogspot.com/2018/05/cara-mengukur-dan-memeriksa-
baterai.html
http://arifotomotifsmkn2garut.blogspot.com/2014/11/laporan-PKL-otomotif.html
https://mobilkamu.com/artikel/tekanan-udara-ban-mobil-aman/

25
LAMPIRAN

Bengkel Mobil Nissan Datsun Purwakarta

Sedang Menaikan Mesin Sedang Mencoba Menghidupkan Mesin

26

Anda mungkin juga menyukai