Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM

Praktikum : Instrumentasi Analitik


Judul Praktikum : Instrumen Turbidimeter
Nama : Faradillah Komalasari
NPM : 21901060104
Turbidimeter
A. Tujuan
1. Mengetahui fungsi turbidimeter untuk kekeruhan contoh suspense (NTU) dengan
pembanding suspense
2. Melakukan pengukuran pembanding standart
B. Pembahasan
Turbiditas disebut juga sebagai tingkat kekeruhan air. Turbiditas atau kekeruhan
merupakan keadaan mendung atau kekaburan dari cairan karena adanya materi suspensi,
seperti tanah liat/lempung, endapan lumbur, partikel organik yang koloid, plankton, dan
organisme lainnya. Kekeruhan bukan merupakan ukuran langsung dari partikel
melainkan suatu ukuran bagaimana partikel menghamburkan cahaya. Air dengan
penampilan keruh atau tidak tembus pandang akan memiliki kekeruhan tinggi,
sementara air jernih atau tembus pandang akan memiliki kekeruhan rendah (Febrian
Aulia, 2017).
Alat untuk mengukur turbiditas/tingkat kekeruhan air disebut Turbidimeter. Alat
ini berprinsip pada spektroskopi absorpsi dan yang diukur adalah absorpsi akibat
partikel yang tercampur. Turbiditas juga biasa diukur dengan turbidimeter/nephelometer
yang berprinsip pada hamburan sinar dengan peletakan detektor pada sudut 900 dari
sumber sinar dan yang diukur adalah hamburan cahaya oleh campurannya (Fadlillah,
2020).
Tingkat kekeruhan atau turbiditas ini ditunjukkan dengan satuan pengukuran ini
ditunjukkan dengan satuan pengukuran Nephelometric Turbidity Units (NTU). Semakin
tinggi nilai NTU, maka air akan semakin keruh dan sangat berpengaruh terhadap
kualitas air (Fadlillah, 2020).

a) Metode Kalibrasi
Turbidimeter yang digunakan dalam penelitian ini bisa digunakan sebagai
alat ukur kekeruhan air dengan terlebih dahulu melakukan pengkalibrasian
mengukur Is/Ip untuk tiap standar yang sudah dibuat dengan turbiditas tertentu.
Standar yang digunakan diperoleh dengan melakukan proses pengenceran larutan
induk dengan nilai turbiditas atau kekeruhan sebesar 200 NTU.

Berdasarkan video yang ditampilkan, metode kalibrasi yang dilakukan pada


praktikum ini yaitu:

 Ditekan tombol on/off dan tombol mode secara bersamaan, kemudian


dilepas tombol on/off, tombol modenya ditahan dan dilepaskan. Akan
muncul tanda panah pada layar display.
 Arahkan tanda panah ke kalibrasi sebelah kanan dengan cara menekan
tombol tanda seru (!), setelah itu ditekan kembali tombol mode sampai
muncul tulisan USER dan angka pada layar.
Pada layar muncul angka 0,1 artinya alat tersebut meminta larutan kalibrasi
dengan kekeruhan 0,1 NTU.
 Masukkan larutan kalibrasi pada tempatnya arahkan sesuai dengan tanda
panah, kemudian tekan tombol READ dan ditunggu selama 1 menit. Pada
layar muncul angka 200, keluarkan larutan dari tempatnya.
 Masukkan larutan standar dengan konsentrasi 200 NTU untuk kalibrasi,
tekan kembali tombol READ ditunggu sampai 1 menit. Pada layar mucul
angka 800.
 Keluarkan kembali larutan dan masukkan kembali larutan dengan
konsentrasi 800 NTU. Ditekan tombol READ dan ditunggu selama 1 menit.
 Setelah kalibrasi alat akan mati dan siap digunakan.

b) Prinsip Turbidimeter

Prinsip kerja turbidimeter yaitu mengukur hamburan cahaya yang mengenai partikel
yang terkandung dalam air dengan cara menghindarkan sumber cahaya yang berasal
dari lampu ke kuvet. Kemudian partikel tersebut akan menyerap energi cahaya dan
akan memantulkan cahaya ke segala arah (Wahyu Guretno.,dkk. 2017).

c) Hasil pembacaan turbidimeter pada video memiliki arti apa?


Pada layar muncul angka 0,1 artinya alat tersebut meminta larutan kalibrasi dengan
kekeruhan 0,1 NTU.
Setelah dimassukkan larutan 0,1 NTU, layar kemudian menampilkan angka 200
NTU untuk larutan yang akan dikalibrasi. Dan terakhir muncul angka 800 NTU
artinya alat tersebut meminta larutan dengan kinsentrasi 800 NTU.
Angka yang muncul pada layar display menunjukkan tingkat kekeruhan sebuah
larutan. Semakin tinggi nilai NTU, berarti larutannya semakin keruh.

C. Kesimpulan
Turbidimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kekeruhan air.
Besar kekeruhan ditentukan oleh suatu nilai yang disebut Nephelometer Turbidity Unit
(NTU). Semakin tinggi nilai NTU, maka air akan semakin keruh dan sangat
berpengaruh terhadap kualitas air.

D. Daftar Pustaka
Aulia, F. 2017. Perancangan dan Pembuatan Alat Pengontrol Level Ketinggian dan
Kekeruhan Air dengan Menggunakan SMS Berbasis Arduino Uno. Jurnal Ilmiah
Integritas, Vol. 3, No. 2.
Fadlillah, P. R. 2020. Turbidity Level Measurement Based on The Principle of Light
Scattering Using a Turbidimeter. Semarang: Universitas Diponegoro.
Guretno, W.,dkk. 2017. Turbidimeter Berbasis Mikrokontroller dengan Penyimpanan
Internal. Surabaya: Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya.