Anda di halaman 1dari 1

1.

IDE
"IDE" atau GAGASAN seringkali dipersepsikan sama dengan "konsep". Padahal, secara
etimologis keduanya berbeda artinya. Meskipun, di dalam MODUL, dikatakan bahwa "ide
dan konsep dalam logika adalah sama artinya". Sebab itu, saya perlu membedakan
keduanya untuk menjelaskan adanya Tuhan, manusia dan alam semesta. Rene Descartes
mengatakan bahwa "ide adalah model pikiran" (Ensiklopedia Filsafat Stanford). Ide dipahami
sebagai cara yang dianggap (atau contoh dari pikiran atau manifestasi pikiran). Jika
dijelaskan bahwa esensi atau sifat pikiran adalah berpikir, maka ide adalah cara berpikir
yang mewakili obyek untuk pikiran. Secara praksis, Descartes membagi ide menjadi tiga: ide
bawaan (innate idea), ide adventif (adventitious idea), dan ide tiruan (factitious idea).
Pembagian itu menjelaskan adanya Tuhan, manusia dan alam semesta. Ide bawaan (tak
terbatas) adalah gagasan Tuhan, ide adventif (terbatas pada pikiran) adalah gagasan
manusia, dan ide tiruan adalah gagasan (terbatas pada tubuh) adalah alam semesta. Ide
adventif tergantung pada ide bawaan. Ide adventif adalah apa yang direnungkan oleh
pikiran. Ide tiruan adalah ide independen, hal-hal yang ada eksternal dari pikiran. Oleh
karena itu, ide sebagai obyek perwakilan dari pikiran. Tentunya, sebagai model atau bentuk
pikiran, ide memunculkan konsep