Anda di halaman 1dari 1

Penyelenggaraan prinsip Money Follow Function dipemerintahan daerah di Indonesia

dengan konsep ini sebenarnya menjadi sesuatu yang harus dilakukan di setiap satuan/unit
kerja di instansi pemerintah daerah sebagai upaya perbaikan kinerja dan efisiensi
pengalokasian anggaran dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut dibentuk. Hal
ini merupakan upaya yang harus dilakukan sebagai perimbangan keuangan pusat dan
daerah diantara mana dengan adanya otonomi daerah yang mengisyaratkan pelimpahan
kewenangan dari pemerintah kepada daerah otonom juga harus diikuti dengan pembiayaan
yang sesuai dengan besar kewenangan tersebut. Jadi, agar pembiayaan desentralisasi
tersebut efektif dan efesien, maka harus dilakuakan upaya profesionalisme satuan unit kerja
dengan menempatkan orang yang tepat serta bekerja dalam koridornya masing-masing
sehingga tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.
Namun, jika melihat kenyataannya saat ini, banyak daerah otonom yang masih belum
mampu menerapkan konsep ini dengan baik. Banyak diantara satuan kerja/unit dalam
instansi pemerintah daerah bukan merupakan orang yang benar-benar ahli sehingga yang
didapat hanyalah kinerja yang kurang maksimal serta banyaknya tumpang tindih pekerjaan
karena tidak mengetahui dengan baik fungsinya masing-masing. Hal ini dapat dilihat dalam
pengelolaan keuangan daerah yang tidak bisa dimanfaatkan dengan optimal karena
kurangnya kemampuan untuk menjalankan fungsinya masing-masing. Contohnya dapat
dilihat dari dana keuangan daerah yang tidak bisa dikelola dengan baik sehingga kembali ke
negara. Hal ini bukan karena sebagian dana yang telah dipakai sudah cukup untuk
memenuhi kebutuhan daerah tersebut, tetapi lebih kepada kekurangjelian oleh satker/unit
kerja yang terlibat dalam memprediksi dan menafsirkan apa yang harus dimuat dalam mata
anggaran serta bagaimana cara pengalokasian dana tersebut sehingga berbagai kebutuhan
penting daerah tersebut tercapai.
Money follow function akan mengefisienkan pengalokasian anggaran karena dapat dihindari
overlapping fungsi/kegiatan. Money follow function akan lebih memungkinkan pencapaian
output dan outcomes secara optimal, karena kegiatan yang diusulkan masing-masing
satker/unit benar-benar merupakan pelaksanaan dari tugas dan fungsinya. Money follow
function mendorong pencapaian kinerja masing-masing satker/unit untuk lebih maksimal.
Money follow function akan menghindarkan overlapping fungsi dalam kegiatan yang
dilakukan. Hal ini tentunya akan mengefesienkan kinerja dari setiap unit karena pekerjaan
yang dilakukan memang sesuai dan tanpa adanya tumpang tindih. Dengan begini, kegiatan
yang diusulkan dan dilaksanakan oleh satuan/unit kerja tersebut memang sesuai dengan
ruang lingkup dan fungsinya sehingga akan mendapat pengalokasian anggaran yang sesuai
dan tepat karena tidak adanya duplikasi pekerjaan.