Anda di halaman 1dari 2

Diskusi 1

Pembentukan persekutuan diantara dua orang atau lebih yang masing-masing hanya
menyerahkan setoran modalnya dalam bentuk uang atau barang kepada persekutuan yang
membuat pembukuan tersendiri tidak banyak mengalami kesulitan, tetapi bila persekutuan
didirikan dengan menggabungkan beberapa perusahaan yang sudah berjalan maka biasanya
timbul beberapa persoalan. Menurut saudara apa saja yang menjadi permasalahan tersebut?
Jawab,

Permasalahan yang timbul jika persekutuan dibentuk dengan menggabungkan beberapa


perusahaan yang sudah ada adalah sebagai berikut :

a. Adanya ketidakcocokan tehadap visi dan misi perusahaan selama beberapa waktu
berjalan, karena hal ini maka ada sekutu yang mengundurkan diri kemudian
bergabunglah sekutu baru yang sudah memilik perusahaan yang berjalan. Dalam
hal ini, maka akan dilakukannya evaluasi ulang terhadap aset yang dimiliki oleh
masing-masih sekutu dalam persekutuan dan dilakukannya dlikuidasi modal
terhadap sekutu tersebut.
b. Dalam hal penggunaan catatan pembukuan perusahaan, ini harus jelas akan
menggunakan metode pencatatan pembukuan seperti apa yang cocok bagi
perusahaan yang telah bergabung ini. Apakah akan menggunakaan pembukuan
dari salah satu perusahaan yang ada tersebut ataupun membuat catatan pembukuan
baru tersendiri.
c. Dalam hal perubahaan nilai terhadap posisi aktiva dan pasiva dari setiap
perusahaan yang telah bergabung. Dilakukan dengan penyesuaian terhadap nilai
aktiva dari masing-masing sekutu terhadap perusahaan, kemudian melakukan
kesepakatan terhadap nilai keseluruhan aktiva yang ada.

Sumber :
Slamet, Sugiri., dan Vogy Gautama Buanaputra "Akuntansi Keuangan Lanjutan
II." Tangerang Selatan: Universitas Terbuka (2020).
Diskusi 8

Buat kesimpulan menggunakan bahasa saudara sendiri mengenai kepemilikan dalam ventura
bersama-aset yang terkendali secara bersama dan entitas yang terkendali secara bersama!
Jawab,

 Terkait dengan kepemilikan dalam ventura bersama-aset yang terkendali secara bersama
dan entitas yang terkendali secara bersama, menurut PSAK 12 untuk paragraf 18 dan 19
yaitu bagian aset, liabilitas, penghasilan atas penjualan yang terjadi dalam joint venture,
maupun beban-beban yang telah terjadi merupakan partisipasi dari para venturer dalam
joint venture tersebut dan bagian serta pengendaliannya merupakan bersama dengan
venturer lain.
 Untuk pencatatan oleh venturer yang berada dalam entitas yang terkendali secara bersama
yaitu, menurut PSAK 12 :
- Dilakukan pencatatan sendiri serta menghasilkan laporan keuangan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku. (IAS 31 paragraf 28)
- Pengendalian bersama entitas substansinya sama dengan join venture yang
pengendaliannya aset/operasinya bersamaan.
 Pencatatan dalam entitas yang terkendali bersama menurut IAS 31 :
Terdapat 2 metode pencatatan :
a. Metode proporsional
Venturer dalam laporan keuangannya mengikutsertakan aset dan kewajiban yang
dimiliki terhadap aset juga kewajiban yang terkendali bersama pada joint venture.
Selain itu pada laporan laba/ruginya juga venture mengikutsertakan kepemilikannya
pada beban dan pendapatan yang terkendali bersama. (IAS 31 paragraf 33)
b. Metode ekuitas
Bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas dicatat sebesar biaya
perolehan yang kemudian disesuaikan dengan bagian masing-masing venturer pada
joint venture atas aset neto tersebut. Itu kemudian muncul pada laporan keuangan.
Selain itu pada laporan laba/ruginya venturer hanya mencakup bagian laba/ruginya
sendiri atas laba/rugi dalam pengendalian bersama entitas.

Sumber : Materi Insiasi 8 PPT