Anda di halaman 1dari 4

RANGKUMAN MATERI Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan makhluk hidup yang

Mapel Ilmu Pengetahuan Alam telah mati. contoh : jamur, bakteri, dan cacing.
Kelas Lima / Semester 2
KD 3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring
makanan di lingkungan sekitar
A. Ekosistem
Ekosistem : hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Ada 2 macam ekosistem :
1Ekosistem alami : ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa campur
tangan manusia. Gambar 1. Rantai makanan
contoh : laut, sungai, danau, rawa, padang rumput
2. Ekosistem buatan : ekosistem yang sengaja di buat oleh manusia. Dalam rantai makanan perlu adanya keseimbangan antar populasi.
contoh : sawah, kolam, kebun, waduk Seimbang berarti tidak ada salah satu komponen yang lebih atau kurang.
Ada 2 komponen dalam ekosistem misalnya pada contoh rantai makanan di atas :
a. komponen biotik ( makhluk hidup) : tumbuhan, hewan, manusia
Makanan tikus disawah adalah padi, Ketika jumlah tikus disawah semakin
b. komponen abiotik ( lingkungan tak hidup) : cahaya matahari, air, tanah,
banyak maka semakin banyak padi yang dimakan tikus. akan tetapi
udara, dan suhu
disawah ada ular sawah yang bisa mengurangi populasi tikus. Sebaliknya
 hubungan makhluk hidup dengan mahluk hidup (komponen biotik dan biotik)
ketika ular sawah banyak di bunuh manusia maka jumlahnya akan semakin
terjadi pada rantai makanan
menurun, sehingga populasi tikus akan meningkat karena tidak ada yang
 Komponen biotik pada rantai makanan meliputi :
memangsa. sehingga terjadi ketidakseimbangan pada rantai makanan
a. Produsen
produsen adalah makhluk hidup yang bisa menghasilkan makanan sendiri. Jaring-jaring makanan : beberapa rantai makanan dapat saling
Posisi produsen selalu ditempati oleh tumbuhan berhubungan satu sama lain
b. Konsumen
Konsumen adalah makhluk hidup yang memperoleh makanan dari produsen
atau makhluk hidup lain. Konsumen bisa konsumen 1, konsumen 2,
konsumen 3, dan konsumen 4
c. Pengurai/ dekomposer
B. PENGGOLONGAN HEWAN BERDASAR MAKANANNYA  Metamorfosis di bedakan menjadi 2 yaitu metamorfosis sempurna dan
1. Herbivora : hewan pemakan tumbuhan. metamorfosis tidak sempurna
Contoh : kuda, sapi, dan kambing a. Metamorfosis sempurna
Susunan gigi terdiri atas gigi seri (untuk memotong makanan) dan gigi Tahapan : telur-larva-pupa-imago (dewasa)
geraham yang lebar dan kuat (untuk mengunyah makanan) Contoh : kupu – kupu, kumbang, lebah, lalat, katak dan nyamuk
2. Karnivora : hewan pemakan daging
Contoh : singa, harimau, dan buaya
Hewan karnivora memiliki gigi taring atau paruh yang tajam untuk merobek
daging mangsanya
3. Omnivora : hewan pemakan hewan dan tumbuhan.
Contoh : bebek, tikus, dan ayam
Susunan gigi terdiri atas gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham yang
berkembang seimbang
Gambar 2. Tahapan metamorfsosis pada kupu-kupu
4. Insektivora : hewan pemakan serangga
Contoh : cecak, katak, trenggiling, dan bunglon b. Metamorfosis tidak sempurna
Hewan insektivora umumnya memiliki berupa lidah yang panjang dan Pada metamorfosis tidak sempurna bentuk hewan muda mirip dengan
lengket untuk menangkap mangsanya induknya, tetapi ada bagian-bagian tubuh yang belum terbentuk.
(Perhatikan struktur gigi hewan di buku paket bupena 5B hal 79 misalnya sayap
tahapan : telur – nimfa – imago ( dewasa)
C. DAUR HIDUP HEWAN contoh : kecoa, belalang, capung, jangkrik
 Daur hidup adalah suatu proses perubahan dalam pertumbuhan dan
perkembangan yang dialami hewan sepanjang hidupnya.
 Daur hidup di mulai dari telur atau saat kelahiran hingga menjadi hewan
dewasa yang dapat bereproduksi.
 Berdasar perubahan bentuk hewan, daur hidup hewan dibedakan menjadi
menjadi 2 yaitu :
1. Hewan bermertamorfosis
 Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk tubuh secara bertahap
sampai menjadi dewasa.
Gambar 3. Tahap metamorfosis pada kecoa
2. Hewan tidak bermetamorfosis a. ikan remora dan hiu ( ikan remora memakan sisa-sisa makanan ikan hiu)
 hewan yang tidak mengalami perubahan bentuk dan penambahan b. ikan badut dan anemon laut ( ikan badut bersembunyi di sela-sela anemon
struktur tubuh atau struktur tubuhnya sama saat masih muda hingga laut dari pemangsa, anemone laut tidak dirugikan )
dewasa c. bunga anggrek dengan tanaman yang ditumpanginya ( anggrek mendapat
 contoh : kucing, ayam, ikan, dan sebagainya sinar matahari &tempat hidup, tumbuhan yang ditumpangi tidak dirugikan)
Latihan ! Kerjakan Paket Bupena hal 99 muatan IPA no 1-5 3. Simbiosis Parasitisme
D. HUBUNGAN MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM Hubungan khas antara 2 makhluk hidup , satu pihak untung sedang yang
 Individu : satu makhluk hidup lain rugi
 populasi : kumpulan individu sejenis dalam ekosistem. Contoh :
 komunitas : kumpulan makhluk hidup yang tinggal disuatu lingkungan yang 1. benalu dan tanaman mangga ( benalu menyerap makanan dari pohon
sama dan saling bergantung. mangga sehingga merugikan pohon mangga)
2. tali putri dan tanaman teh-tehan ( tali putri membelit tanaman teh-
Interaksi makhluk hidup antar individu meliputi : tehan)
1. Simbiosis Mutualisme 3. Kutu dan manusia (kutu mengambil darah, manusia dirugikan)
Hubungan khas antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan. 4. Predasi dan kompetisi
Contoh : Predasi : hubungan antara dua makhluk hidup, di mana salah satu makhluk
a. bunga dan kupu-kupu ( kupu –kupu mendapat madu, bunga mengalami hidup memangsa makhluk hidup yang lain. Contoh : Singa memangsa zebra
penyerbukan) Kompetisi : Persaingan dua atau lebih makhluk hidup yang memiliki
b. burung jalak yang hinggap di punggung kerbau ( burung jalak memakan kebutuhan yang sama. Contoh : persaingan merebutkan makanan,air,
kutu yang dipunggung kerbau, kerbau untung karena kutunya mati) tempat hidup, atau sinar matahari.
c. manusia dan bakteri E.colli yang hidup di usus besar ( bakteri E colli
membantu proses pembusukan makanan di usus besar manusia) E. Faktor-Faktor yang mempengaruhi keseimbangan ekosistem
d. burung clover dan buaya ( burung clover mendapat makanan dengan 1 Faktor Alam
membersihkan sisa sisa makanan di sela sela gigi buaya Contoh bencana alam : gempa bumi, gunung meletus, tsunami, angin
topan, dsb
2. Simbiosis Komensalisme 2 Faktor aktivitas Manusia
Hubungan khas antara 2 makhluk hidup, satu pihak untung sedang yang Contoh : pertambangan, penebangan hutan , perburuan liar, membuang
tidak diuntungkan dan tidak dirugikan) limbah di perairan.
Contoh: Pahami materi di paket bupena hal 144-145 dan kerjakan ayo berlatih
hal 145