Anda di halaman 1dari 5

Tutorial Membuat Arrow Watershed Pada Aplikasi WMS

1. Buka/ Open aplikasi WMS


2. Inset file dxf (berupa kontur) pada menu File – Open

3. Klik kanan pada layer CAD Data. Kemudian Pilih CAD -> Tin
4. Kemudian setelah proses selesai klik kanan pada CAD Layer, Convert, TIN -> DEM

Atau bisa juga dengan memilih menu TIN, Convert, TIN -> DEM

5. Muncul dialog Convert TIN -> DEM, untuk Interpolation Method pilh Linier, kemudian OK
6. Muncul dialog Delete existing Tin data? Plih Yes
7. Uncentang pada layer Map Data
8. Pilih menu Hydrologic Modeling Wizard
9. Muncul dialog Project File. Pada Menu Project Filename, save project tersebut

10. Menu Define Project Bounds, atur Project coordinate system, kemudian next
11. Menu Compute Flow Directions and Accumulation, atur sub basin area dan distance nya.
Kemudian pilih Compute Topaz

Muncul flow direction, kemudian Next

Jika tidak muncul flow directionnya, pilih Menu Display


Pada tab dialog Display Option, pilih DEM Data, kemudian centang Flow Direction

12. Menu Choose Outlet Locations, pilih Create Oulet Point, arahkan kursor pada aliran air dan
pick dimana oulet nya akan di tentukan, kemudian Next

13. Menu Delineate Watershed, klik Delineate Watershed, kemudan close/ cancel.
Muncul boundary chatment area