Anda di halaman 1dari 2

Tugas Menyimpulkan Dari

“15 Characteristics 21st Century Teacher”

Untuk memenuhi matakuliah Profesi Kependidikan


Dosen Pengampu : Donna Avianty, MM.

Disusun Oleh :

Laily Rahmawati (2191000210028)

FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU EKSAKTA DAN KEOLAHRAGAAN


INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BUDI UTOMO MALANG
PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN MATEMATIKA
2022
Tsiana Palmer dalam tulisannya yang berjudul 15 characteristics 21st Century
Teacher menjelaskan tentang masyarakat kita yang berubah dalam sistem pengajarannya.
Kemajuan teknologi terkini telah mempengaruhi banyak bidang kehidupan kita, termasuk
cara kita berkomunikasi, berkolaborasi, belajar, dan tentu saja mengajar. Jelas, mengajar di
abad ke-21 adalah fenomena yang sama sekali berbeda, sebelumnya tidak pernah ada
pembelajaran seperti sekarang yang dapat dilakukan di mana pun, setiap saat, pada topik apa
pun yang memungkinkan, mendukung gaya atau preferensi belajar apa pun yang
memungkinkan. Tsiana Palmer pun membuat 15 karakteristik guru di abad ke-21 yang
dijelaskan secara gamblang, salah satunya adalah kelas yang berpusat pada peserta didik dan
instruksi yang dipersonalisasi, sehingga siswa diizinkan untuk membuat pilihan mereka
sendiri, mereka memiliki pembelajaran mereka sendiri, meningkatkan motivasi intrinsik, dan
berusaha lebih keras untuk hasil belajar yang lebih baik.

Di abad ke-21 ini siswa juga dapat menjadi produsen. Mereka memiliki peralatan
penunjang belajar mahal untuk membaca bahkan menghasilkan blog, infografis, buku, video
petunjuk, dan tutorial dengan mempelajari teknologi baru, karena teknologi terus
berkembang. Semua peralatan masa kini memungkinkan untuk belajar tentang negara dan
orang lain secara langsung melalui internet. Namun, kita juga harus cerdas dalam penggunaan
smartphone. Saya telah melihat perubahan positif sejak saya mulai melihat smartphone siswa
yang dengan mudahnya mencari dan menemukan sesuatu di internet, sehingga harus
digunakan dengan bijak contohnya saat menulid di internet atau blogging.

Pentingnya blogging siswa dan guru untuk membangun keahlian menulis dan
kreativitas digital mereka. Teknologi memungkinkan kolaborasi antara guru dan siswa.
Membuat sumber daya digital, presentasi, dan proyek bersama-sama dengan pendidik dan
siswa lainnya akan membuat aktivitas kelas menyerupai dunia nyata. Selain itu, berpartisipasi
dalam obrolan Twitter adalah cara termurah dan paling efisien untuk mengatur kepercayaan
diri seseorang, berbagi ide, dan tetap mengikuti perkembangan masalah dan pembaruan di
lapangan. Mudahnya mengakses internet dalam media telekomunikasi masa kini
memungkinkan kita untuk terhubung dengan siapa saja, di mana saja, kapan saja.

Pembelajaran berbasis proyek saat ini menjadi salah satu acuan penting karena siswa
saat ini memiliki akses ke sumber daya otentik di web, para ahli di mana pun di dunia,
melakukan penelitian, menghubungi pakar, dan membuat proyek akhir untuk dibagikan,
semuanya menggunakan perangkat yang sudah ada di tangan mereka. Sedangkan guru hanya
membimbing mereka, tetapi guru masa kini harus memberi contoh bagaimana menggunakan
media sosial dengan tepat, bagaimana memproduksi dan mempublikasikan konten yang
berharga, dan bagaimana membuat sumber daya yang dapat dibagikan. Mempertahankan
perilaku profesional baik di kelas maupun online akan membantu membangun jejak digital
positif dan memberikan contoh tindakan yang tepat bagi siswa. Adanya pembelajaran
berbasis teknologi membuat guru dan siswa terus belajar, karena alat baru dan teknologi baru
terus bermunculan, belajar dan beradaptasi sangat penting untuk di masa yang akan datang.