Anda di halaman 1dari 12

HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

PLEDOI (PEMBELAAN)
DALAM PERKARA PIDANA NO. 123 / Pid-B / 2010 / PN YK
PADA PENGADILAN NEGERI YOGYAKARTA
Atas Nama Terdakwa : Arman Kusuma dan Wisnu

Kepada Yang terhormat


Majelis Hakim Pemeriksa Perkara Pidana
No. 123 / Pid-B / 2010 / PN YK
di –
Y OGYAKARTA
Majelis Hakim Yang Kami Muliakan
Saudara Penuntut Umum yang kami Hormati :
Sebelum kami mengajukan isi pledoi ini, kami ingin mengajukan sekema
penyamapaian pledoi dalam bentuk :
I. PENDAHULUAN
II. MENGENAI SURAT DAKWAAN
III. FAKTA-FAKTA DALAM PERSIDANGAN
IV. ANALISIS HUKUM ATAS FAKTA-FAKTA PERSIDANGAN
V. KESIMPULAN
VI. PERMOHONAN DAN PENUTUP

I. PENDAHULUAN
Majelis Hakim Yang Kami Muliakan
Saudara Penuntut Umum yang kami Hormati :
Hari ini merupakan bagian hidup terpenting untuk seorang anak manusia,
sebelumnya perkenankanlah kami sebagai penasihat hukum para
Terdakwa yang telah di dakwa melakukan perbuatan pidana
PERAMPOKAN sebagaimana diatur dan di ancam dalam pasal 365 (2)
KUHPidana oleh saudara penuntut umum. Tentu semua hadirin telah
memahami bagaimana arti sebuah sanksi pidana bagi seseorang yang
belum pernah mengalami hal ini.

Pada dasarnya ciptaan Allah SWT merupakan makhluk yang penuh akan
kesalahan dan keikhlasan yang jauh dari kesempurnaan, karena
kesempurnaan datangnya hanya dari Allah SWT. Dengan begitu kita yang
hadir dalam persidangan kali ini dapat menjadi seseorang yang penuh
dengan kekhilafan dan dapat juga menjadi Terdakwa.
Majelis Hakim Yang Kami Muliakan, para Terdakwa hanyalah korban dari
kesengsaraan hidup dan bujuk rayu dari seseorang untuk melakukan
suatu kejahatan yang dilarang dalam KUHPidana. Sepantasnya mereka
para Terdakwa hanya menjadi korban atas suatu keadaan. Sehingga
dengan keadaan tersebut, kami mohon majelis hakim memberikan
putusan yang seadil-adilnya.
1
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

II. MENGENAI SURAT DAKWAAN

1. Identitas Para Terdakwa

Terdakwa Pertama (1) :


Nama lengkap : Arman Kusuma
Tempat Lahir : Yogyakarta
Umur / tanggal lahir : 28 th / 22 Maret 1982
Kebangsaan : Indonesia
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Pendidikan : Mahasiswa

Terdakwa Kedua (2) :


Nama lengkap : Wisnu
Tempat Lahir : Yogyakarta
Umur / tanggal lahir : 27 th / 08 Agustus 1981
Kebangsaan : Indonesia
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Pendidikan : Mahasiswa

2. Penahanan
Penyidik POLRI menahan sejak tanggal 26 Januari 2010 sampai dengan
tanggal 14 Febuari 2010. Diperpanjang oleh Kepala Kejaksaan Negeri
Yogyakarta sejak tanggal 15 Febuari 2010 samapai dengan 27 Febuari
2010. Ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum sejak tanggal 26 Febuari 2010
samapai dengan 17 Maret 2010.

3. Dakwaan
Bahwa dalam surat dakwaan penuntut umum mendakwa Terdakwa
sebagai berikut :
Bahwa Terdakwa Arman Kusuma als Maman dan Wisnu pada hari Senin
tanggal 25 Januari 2010 sekira pukul 22.00 wib di sebuah toko “SETRUM”,
mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan
saksi Bp. Rezky dengan maksud untuk untuk dimiliki secara melawan
hukum yang didahului disertai atau diikuti dengan kekerasan atau
ancaman kekerasan terhadap orang dengan maksud akan memyiapkan
atau memudahkan pencurian itu atau jika tertangkap tangan supaya ada
kesempatan bagi dirinya sendiriatau bagi kawannya yang turut
melakukan kejahatan itu akan melarikan diri atau supaya barang yang
2
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

dicuri itu tetap ada ditangannya, yang dilakukan dua orang atau lebih
dengan bersekutu, perbuatan mana yang dilakukan dengan cara sebagai
berikut :
Bahwa saksi Terdakwa bernama Arman Kusuma als Maman dan Wisnu
pada hari Jumat 23 Januari 2010 Terdakwa I menghubungai Terdakwa II
menanyakan tentang rencana pembobolan toko milik mantan majikannya
sendiri yaitu Bp. Rezky, lalu Terdakwa II menjawab bahwa segala
perlengkapan sudah dipersiapkan.
Bahwa pada hari Minggu tanggal 24 Januari 2010 sekira pukul 21.30
kedua Terdakwa membuat perencanaan, pembagian peran dan persiapan
alat – alat yang dipakai untuk perampokan tersebut.
Bahwa setelah mengetahui peran masing – masing sekira menjelang
malam hari tanggal 25 Januari 2010, Terdakwa I langsung memantau
pergerakan saksi korban di rumahnya yang berjarak kurang lebih 1 [satu]
kilometer. Setelah mengetahui saksi Bp. Rezky berada dirumahnya,
Terdakwa I menghubungi Terdakwa I yang telah bersiap di depan toko
elektronik “SETRUM” yang pada saat itu dijaga seorang pegawai yaitu
saksi Ibu Amira.
Bahwa mengetahui keadaan tersebut Terdakwa I bertanya pada Terdakwa
II “piye nu, toko wes aman?” kemudian Terdakwa II menjawab “wis aman,
wis arep tutup iki”. Kemudian Terdakwa I bergegas memasuki toko yang
pada saat itu dalam keadaan sepi dan kemudian menodongkan pisau
kepada saksi Ibu Amira yang pada saat itu sedang berada dibelakang
mesin kasir dan mengancam dan mengancam untuk memberikan seluruh
uang yang berada pada mesin tersebut. Tidak lama kemudian masuklah
Terdakwa I yang langsung mengikat tangan dan kaki saksi Ibu Amira
dengan tali pelastik.
Bahwa saksi Ibu Amira terus menerus mendapatkan siksaan yang berupa
pemukulan menggunakan benda tumpul oleh Terdakwa II hingga
kemudian hingga kemudian pingsan. Bahwa Terdakwa I dan Terdakwa II
pada hari tersebut telah mengambil 5 set komputer, 3 buah laptop Apple,
3 buah printer laser merk Canon LB2900, dan beberapa buah televisi
merk Polytron dan Panasonic.
Bahwa untuk melancarkan aksinya kedua Terdakwa juga mengambil
sebuah mobil Pick – up merk Suzuki warna hijau denag Nomor Polisi AB
123 LZ KM yang diparkir pada garasi Toko tersebut, beserta uang Rp.
50.000.000; [lima puluh juta rupiah].
Bahwa akibat dari perbuatan Terdakwa, saksi Ibu Amira mengalami luka –
luka dan berdasarkan visum et repertum no. 11/E-II/V1S/I/2010 tanggal 26
Januari 2010 yang ditandatangani oleh dr. Gina Amanda dari RSUD
Wirosaban, yang menerangkan sebagai berikut :
Keadaan umum : Baik
Luka – luka : Kepala :
3
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

1. Luka lecet dibibir bagian bawah dengan ukuran 1,3 x


0,5 cm
2. Luka lecet dengan ukuran 0,5 x 0,3 cm dibibir bawah
bagian dalam sebelah kiri
Punggung :
1. Memar kemerahan dengan ukuran 8 x 6 cm di
punggung kiri bawah
2. Luka lecet di punggung kanan dengan ukuran 2,5
x 1 cm
Anggota gerak :
1. Bengkak pada lutut kanan dengan ukuran 4 x4 cm
2. Luka lecet dengan ukuran 1 x 0,5 cm ditungkai
kanan bawah.
Kesimpulan : Kelalaian tersebut diatas disebabkan kekerasan
benda tumpul.
Bahwa perbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa Arman Kusuma als
Maman dan Wisnu sebagaimana diatur dan diancam pidana sebagaiman
diatur dalam pasal 365 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

III. FAKTA-FAKTA DALAM PERSIDANGAN


Fakta-fakta yang terungkap di pengadilan, secara berturut-turut sebagai
berikut.
A. KETERANGAN SAKSI-SAKSI
1. SAKSI KORBAN PERTAMA
Nama Lengkap : Ibu Amira
Tempat Lahir : Yogyakarta
Umur / Tanggal Lahir : 41 Tahun / 06 Februari 1970
Jenis Kelamin : Perempuan
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jl. Gono Gini, Giwangan, Yogyakarta
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Pendidikan : Sarjana Ekonomi Starata 1
Pada hari sidang tanggal 11 September 2010 menerangkan dibawah
sumpah dimuka persidangan tentang hal-hal sebagai berikut:
- Bahwa benar saksi tidak memiliki hubungan dengan para
Terdakwa.
- Bahwa benar saksi hanya mengenal para Terdakwa.
- Bahwa benar saksi menjadi pegawai pada toko “SETRUM”
milik Bp. Rezky.
- Bahwa benar para Terdakwa pernah bekerja pada toko
SETRUM 1 tahun yang lalu namun sudah dibrhentikan oleh
saksi Bp. Rezky dan tidak disertai pesangon.
4
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

- Bahwa benar pada tanggal 25 Januari 2010 pukul 22.00 WIB


saksi berada di toko “SETRUM” untuk melakukan
pekerjaannya sebagai pegawai toko tersebut.
- Bahwa benar saksi ketika itu telah didatangi oleh Para
Terdakwa pada saat saksi berada dibelakang meja kasir.
- Bahwa benar saksi hanya diancam dengan kata-kata oleh Para
Terdakwa untuk memberikan uang yang berada didalam
mesin kasir dan brangkas tersebut.
- Bahwa benar saksi berusaha membela diri dan berteriak
serta memukul para Terdakwa dan mencari bantuan.
- Bahwa benar saksi lalu di ancam dengan sebilah pisau.
- Bahwa benar saksi melihat dan mengalami Terdakwa Pertama
masuk dan mengikat saksi dengan tali raffia.
- Bahwa benar saksi terus menerus melawan dan
memberontak serta mengalami pukulan dari Para Terdakwa.
- Bahwa benar saksi mengalami luka pada bibir bawah bagian
dalam sebelah kiri, memar dipunggung, bengkak lutut kanan
dan lecet pada tungkai bawah akibat pemukulan yang
dilakukan olehPara Terdakwa.
- Bahwa benar saksi dibawa ke rumah Sakit RSUD Wirosaban
oleh saksi Bp. Rezky.
TANGGAPAN PARA TERDAKWA
Bahwa Terdakwa tidak membenarkan / membantah bahwa telah memukul
saksi melainkan bentuk pembelaan diri dari Terdakwa Pertama karena
terkena pukulan dari ibu Amira.

2. SAKSI KORBAN KEDUA


Nama Lengkap : Bp. Rezky
Tempat Lahir : Yogyakarta
Umur / Tanggal Lahir : 50 Tahun / 25 Juni 1961
Jenis Kelamin : Laki – laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jalan Supadi No.7 Yogyakarta
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta pemilik toko “SETRUM”
Pada hari sidang tanggal 22 November 2010 menerangkan dibawah
sumpah dimuka persidangan tentang hal-hal sebagai berikut:
- Bahwa benar saksi hanya mengenal Terdakwa anak dari
Ibu Zahira (ponakan Bp. Rezky).
- Bahwa benar Terdakwa merupakan pegawai saksi.
- Bahwa benar saksi pernah mempekerjakan Terdakwa
sebagai service bagian perakitan komputer, namun telah

5
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

diberhentikan 1 tahun yang lalu karena Para Terdakwa


menghilang selama 3 bulan.
- Bahwa benar pada tanggal 25 Januari 2010 pukul 22.30
saksi berada dirumah Ibu Zahira dan kemudian mendengar
berita tentang perampokan yang terjadi pada toko
elektronik miliknya.
- Bahwa benar saksi mempekerjakan saksi Ibu Amira sebagai
penjaga toko bagian kasir pada saat kejadian.
- Bahwa benar dalam peristiwa tersebut saksi kehilangan 5
set komputer, 3 buah laptop Apple, 3 buah printer laser
merk Canon LB2900, dan beberapa buah televisi merk
Polytron dan Panasonic.
- Bahwa benar untuk melancarkan aksinya kedua Terdakwa
juga mengambil sebuah mobil Pick – up merk Suzuki warna
hijau denag Nomor Polisi AB 123 LZ KM yang diparkir pada
garasi Toko tersebut, beserta uang Rp. 50.000.000; [lima
puluh juta rupiah].

TANGGAPAN TERDAKWA
Bahwa Para Terdakwa menyanggah terkait kesaksian saksi Rezky yang
menyatakan bahwa Para Terdakwa menghilang selama tiga (3) bulan,
yang sebenarnya Para Terdakwa dipecat tanpa alasan yang jelas dan
tidak diberikan pesangon serta gaji tiga bulan terakhir.

3. SAKSI
Nama Lengkap : Ibu Zahira
Tempat Lahir : Kulonprogo
Umur / Tanggal Lahir : 45 Tahun / 25 Juni 1966
Jenis Kelamin : Perempuan
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jalan Krasak No. 89 Yogyakarta
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta bekerja di toko “SETRUM”
Pada hari sidang tanggal 22 November 2010 menerangkan dibawah
sumpah dimuka persidangan tentang hal-hal sebagai berikut:
- Bahwa benar saksi mengenal Terdakwa sekaligus memiliki
hubungan keluarga.
- Bahwa benar Terdakwa merupakan anak dari saksi.
- Bahwa benar Terdakwa pernah bekerja pada saksi Bp. Rezky,
namun telah diberhentikan 3 bulan yang lalu karena alasan
yang tidak jelas .
6
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

- Bahwa benar pada tanggal 25 Januari 2010 pukul 22.30 saksi


mendengar berita tentang perampokan yang terjadi pada toko
elektronik milik saksi Bp. Rezky serta bersama Bp. Rezky
dikediaman ibu Zahira.
- Bahwa saksi tidak mengetahui perampokan yang dilakukan
oleh Para Terdakwa.
- Bahwa benar saksi mengetahui dalam peristiwa tersebut saksi
korban Rezky kehilangan 5 set komputer, 3 buah laptop
Apple, 3 buah printer laser merk Canon LB2900, dan beberapa
buah televisi merk Polytron dan Panasonic sebuah mobil Pick-
up merk Suzuki Futura warna putih yang diparkir pada garasi
Toko tersebut, beserta uang Rp. 50.000.000; (lima puluh juta
rupiah) karena diberitahu saksi Bp. Rezky.
TANGGAPAN TERDAKWA
Ada tanggapan, bahwa kesaksian saksi tidak benar. Bahwa saksi telah
menjadi otak kejahatan dan merupakan orang yang menyuruh Para
Terdakwa untuk melakukan pencurian tersebut. Dan barang-barang
curian tersebut sebagian masih ada ditempat tinggal saksi Ibu Zahira.

4. Saksi Ahli
Nama Lengkap : dr. Gina Amanda
Tempat Lahir : Sampit
Umur / Tanggal Lahir : 35 Tahun / 25 Juni 1975
Jenis Kelamin : Perempuan
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Perum ADA AJA No. 41, Bantul.
Agama : Islam
Pekerjaan : Dokter forensik
Pada hari sidang tanggal 22 November 2010 menerangkan dibawah
sumpah dimuka persidangan tentang hal-hal sebagai berikut:
- Bahwa benar saksi tidak mengenal Terdakwa.
- Bahwa benar saksi adalah dokter umum di RSUD
Wirosaban Yogyakarta.
- Bahwa benar pada tanggal 25 Januari 2010 pukul 22.30
saksi korban dibawa ke Rumah Sakit RSUD Wirosaban oleh
saksi Bp. Rezky.
- Bahwa benar saksi korban berada di Rumah Sakit selama 3
(tiga) hari untuk menjalani rangakaian perawatan.
- Bahwa benar saksi korban mengalami luka memar di
bagian bibir bawah bagian dalam sebelah kiri, memar
7
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

kemerahan dipunggung kiri bawah, lecet dipunggung


kanan, bengkak pada lutut kanan, lecet pada tungkai
kanan bawah.
- Bahwa benar saksi korban dapat sembuh dalam waktu 1
bulan.

A. ALAT BUKTI SURAT


• Visum et repertum no 11/E-II/V1S/I/2010 tanggal 26 Januari
2010 yang ditandatangani oleh dr. Gina Amanda dari RSUD
Wirosaban. Yang menerangkan bahwa korban mengalami luka
memar di bagian bibir bawah bagian dalam sebelah kiri, memar
kemerahan dipunggung kiri bawah, lecet dipunggung kanan,
bengkak pada lutut kanan, lecet pada tungkai kanan bawah.
• Surat dari penyidik tentang hasil sidik jari Terdakwa yang
melekat pada tali raffia dan pisau tersebut.
• Bukti surat kontrak kerja yang ditanda tangani oleh Para
Terdakwa dan Bp. Rezky.

B. BARANG BUKTI
Satu bundle tali rafia untuk mengikat korban pertama, satu buah pisau
untuk mengancam korban dan, barang bukti tersebut telah disita secara
sah menurut hukum dan telah diperlihatkan kepada saksi-saksi dan
Terdakwa yang pada pokoknya membenarkan barang bukti tersebut, oleh
karena itu dapat dipergunakan untuk memperkuat pembuktian.

C. KETERANGAN TERDAKWA
Dimuka persidangan pada intinya menerangkan sebagai berikut:
• Bahwa benar Terdakwa dalam keadaan sehat jasmani dan
rohani.
• Bahwa Para Terdakwa mengira perbuatan tersebut adalah
pencurian.
• Bahwa Terdakwa tidak mengetahui memukul saksi korban Ibu
Amira dan melakukan perampokan adalah melanggar hukum
dan dapat dikenai pasal perampokan.
• Bahwa pada tanggal 25 Januari 2010 pukul 22.00 WIB, Para
Terdakwa berada ditoko SETRUM jalan Mendungan No.17
GiwanganYogyakarta.
• Bahwa Terdakwa mengancam saksi korban dengan kata-kata
bernada keras terhadap Ibu Amira untuk menyerahkan uang
yang ada dalam brangkas namun saksi korban Ibu Amira

8
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

menolak dan berteriak dan memukul Para Terdakwa untuk


mencari pertolongan.
• Bahwa atas tindakan saksi korban, Terdakwa panik kemudian
Terdakwa Pertama masuk ke toko, mengancam dengan kata-
kata dan nada keras kemudian megikat tangan dan kaki saksi
korban dan memukulinya hingga saksi korban pingsan.
• Bahwa benar Terdakwa Kedua mengambil uang di brangkas
dan barang-barang yang akan dicurinya.
• Bahwa Terdakwa melakukan pemukulan tersebut karena
panik dan membela diri atas pukulan dari saksi Amirah
• Bahwa Terdakwa telah mengambil 5 set komputer, 3 buah
laptop Apple, 3 buah printer laser merk Canon LB2900, dan
beberapa buah televisi merk Polytron dan Panasonic, beserta
uang Rp. 50.000.000; (lima puluh juta rupiah).
• Bahwa Terdakwa setelah tercapai tujuannya untuk mengambil
barang – barang yang berada di toko kemudian pergi
melarikan diri dengan mobil Suzuki Pic-Up Futura warna putih
dengan nomor polisi AB 5566 KM bukan dengan plat mobil AB
123 LZ KM.
• Bahwa sesungguhnya Terdakwa melakukan tindak pidana
tersebut berdasarkan anjuran dan printah dari Ibu Zahira
dengan system bagi hasil 50 : 50.

IV. ANALISIS HUKUM ATAS FAKTA-FAKTA PERSIDANGAN


1. Terhadap keterangan saksi korban Ibu Amira
Penasehat Hukum berpendapat, hal-hal yang menyebabkan terjadinya
peristiwa ini dikarenakan korban yang terlebih dahulu berteriak dan
melakukan pemukulan sehingga Para Terdakwa menjadi panik. Lalu Para
Terdakwa mengikat korban disertai ancaman dengan hanya menunjukan
pisau.Tapi hal ini secara reflek belaka yang mana tidak ada dalam akal
sehat Terdakwa untuk membalas pukulan Ibu Amira. Perbuatan ini hanya
ada unsur membela diri karena keadaan terancamnya Terdakwa.
2. Terhadap keterangan saksi korban Bp. Rezky
Penasehat hukum berpendapat, latar belakang terjadinya tindak pidana
ini dikarenakan sakit hati oleh perbuatan Bp. Rezky yang tidak
memberikan pesangon dan gaji 3 (tiga) bulan terakhir atas pemecatan
yang tidak dilandasi oleh alasan logis dan menyalahi perjanjian kontrak
kerja selama 2 (dua) tahun terhitung sejak bulan Agustus 2009.
3. Terhadap saksi Ibu Zahira
Atas keterangan saksi, penasehat hukum berpendapat adanya perintah
disertai rasa sakit hati para Terdakwa terhadap saksi Bp. Rezky dengan
disertai imbalan sebesar 50% atas hasil curian merupakan dasar tindakan
perampokan yang dilakukan Para Terdakwa. Jika saat itu Ibu Zahira tidak
9
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

memberikan ajakan atau anjuran disertai printah selain itu juga status ibu
Zahirah sebagai ibu dari Para Terdakwa. Sehingga menjadikan Para
Terdakwa semakin menginginkan melakukan perbuatan jahat tersebut.
4. Terhadap saksi ahli dr.Gina Amanda
Penasehat hukum berpendapat, bahwa seluruh keterangan ahli tersebut
adalah benar.
5. Terhadap keterangan Para Terdakwa
Terhadap keterangan Terdakwa,sudah jelas sehingga seharusnya status
para Terdakwa hanya menjadi orang suruhan atas ajakan dan perintah
dari Ibu Zahira.
6. Rekonstruksi Peristiwa
Dari fakta-fakta di persidangan terungkap bahwa rekonstruksi peristiwa
dari kejadian tersebut dapat disimpulkan :
a. Bahwa saksi Terdakwa bernama Arman Kusuma
als Maman dan Wisnu pada hari Jumat 23 Januari 2010 Terdakwa I
menghubungai Terdakwa II menanyakan tentang rencana
pembobolan toko milik mantan majikannya sendiri yaitu Bp. Rezky,
lalu Terdakwa II menjawab bahwa segala perlengkapan sudah
dipersiapkan.
b. Bahwa pada hari Minggu tanggal 24 Januari 2010
sekira pukul 21.30 kedua Terdakwa membuat perencanaan,
pembagian peran dan persiapan alat – alat yang dipakai untuk
perampokan tersebut.
c. Bahwa Bahwa setelah mengetahui peran masing –
masing sekira menjelang malam hari tanggal 25 Januari 2010,
Terdakwa I langsung memantau pergerakan saksi korban di
rumahnya yang berjarak kurang lebih 1 [satu] kilometer. Setelah
mengetahui saksi Bp. Rezky berada dirumahnya, Terdakwa I
menghubungi Terdakwa I yang telah bersiap di depan toko
elektronik “SETRUM” yang pada saat itu dijaga seorang pegawai
yaitu saksi Ibu Amira.
d. Bahwa mengetahui keadaan tersebut Terdakwa I
bertanya pada Terdakwa II “piye nu, toko wes aman?” kemudian
Terdakwa II menjawab “wis aman, wis arep tutup iki”. Kemudian
Terdakwa I bergegas memasuki toko yang pada saat itu dalam
keadaan sepi dan kemudian menodongkan pisau kepada saksi Ibu
Amira yang pada saat itu sedang berada dibelakang mesin kasir dan
mengancam dan mengancam untuk memberikan seluruh uang yang
berada pada mesin tersebut. Tidak lama kemudian masuklah
Terdakwa I yang langsung mengikat tangan dan kaki saksi Ibu Amira
dengan tali pelastik.
e. Bahwa saksi Ibu Amira terus menerus
mendapatkan siksaan yang berupa pemukulan menggunakan benda
10
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

tumpul oleh Terdakwa II hingga kemudian hingga kemudian


pingsan. Bahwa Terdakwa I dan Terdakwa II pada hari tersebut telah
mengambil 5 set komputer, 3 buah laptop Apple, 3 buah printer
laser merk Canon LB2900, dan beberapa buah televisi merk Polytron
dan Panasonic.
f. Bahwa untuk melancarkan aksinya kedua
Terdakwa juga mengambil sebuah mobil Pick – up merk Suzuki
warna hijau denag Nomor Polisi AB 5566 KM yang diparkir pada
garasi Toko tersebut, beserta uang Rp. 50.000.000; (lima puluh juta
rupiah).
g. Bahwa akibat dari perbuatan Terdakwa, saksi Ibu
Amira mengalami luka – luka dan berdasarkan visum et repertum
no. 11/E-II/V1S/I/2010 tanggal 26 Januari 2010 yang ditandatangani
oleh dr. Gina Amanda dari RSUD Wirosaban, yang menerangkan.
h. Bahwa benar posisi Terdakwa pada saat memukul
korban dalam keadaan panik dan tekanan saat menjalankan
aksinya.

V. KESIMPULAN
Sehingga berdasarkan analisis tersebut dapat kita ketahui terkait
dakwaan yang telah dilayangkan oleh Jakasa Penuntut Umum yang
menggolongkan perbuatan Para Terdakwa termasuk daalam pasal 365 (2)
KUHPidana yang seharusnya tidak dikenai pasal tersebut. Yang
seharusnya merupakan delik pperbuatan pencurian yang diatur di dalam
pasal 362 jo. 55 (1) KUHPidana. Dimana pencurian tersebut diplopori oleh
aktor intelektual (uit locker) sedangkan Para Terdakwa sebagai orang
suruhanya (pleger).

VI. PERMOHONAN DAN PENUTUP


Majelis Hakim Yang Mulia ;
Saudara Penuntut Umum Yang Kami Hormati ;
Berdasarkan faktor-faktor yang dapat dipertimbangkan untuk
meringankan Para Terdakwa maka kami mohon agar Majelis Hakim Yang
Muliakan berkenan menjatuhkan putusan kepada Para Terdakwa dengan
PUTUSAN YANG SERINGAN-RINGANNYA, yaitu dengan PUTUSAN PIDANA
PERCOBAAN / PIDANA BERSYARAT ATAU SETIDAK-TIDAKNYA DIBERIKAN
PUTUSAN YANG SEADIL-ADILNYA :

11
HASBI ASH SIDDIQY VAD’AQ (08410137)

Demikian pledoi ini kami sampaikan dalam persidangan dihari yang penuh
hikmah ini, semoga Yang Maha Adil memberikan Petunjuk dan kekuatan
kepada kita semua. Atas perhatian dan kebijaksanaan Majelis Hakim Yang
Mulia, kami selaku penasihat hukum Para Terdakwa mengucapkan
Teriamakasih.

Yogyakarta, 14 Agustus 2010


Hormat kami,
Penasihat hukum Para Terdakwa

1. Hasbi Ash Siddiqy , SH. MH 2. Fuadi Setya Nugraha,


SH. M.Hum

12

Anda mungkin juga menyukai