Anda di halaman 1dari 4

Nama : Zukhrufal Jannah

NIM : 043290211
Program Studi : S1-Manajemen
Mata Kuliah : Bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank
UPBJJ : UPBJJ UT Surabaya

1. Jelaskan dua peranan aset keuangan dalam perkekonomian beserta contoh


penjelasannya?

a. Sebagai media untuk intermediasi antara pihak yang memerlukan dana

Aset keuangan dapat mengalihkan dana. Misalnya, ketika seorang


pengusaha membutuhkan tambahan modal untuk usahanya. Untuk itu, dia
bisa menerbitkan aset keuangan berupa sahan ataupun obligasi Yang
kemudian dapat dijual kepada pemilik dana dan selanjutnya dana tersebut
dapat digunakan untuk membiayai perluasan usaha.

b. Sebagai media untuk membagi resiko (risk sharing)

Aset keuangan mampu membagikan resiko arus kas dari aset fisik yang
tak terhindarkan. Bagi seorang pengusaha, resiko ketidakpastian
pendapatan usaha merupakan hal yang tak terhindarkan. Jika usahanya
dibiayai dengan menjual saham ke berbagai pihak, maka resiko
ketidakpastian tersebut tidak ditanggung sendiri, dan ditanggung juga oleh
para pemegang saham.

2. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi pasar keuangan berdasarkan jatuh tempo


klaim ?

a. Pasar Uang (money market)

Yaitu pasar Yang memperdagangkan aset keuangan dengan


instrumen utang jangka pendek. Pada umumnya, jangka waktu jatuh tempo
surat utang nya dibawah 12 bulan.

b. Pasar modal (capital market)

Yaitu pasar bagi aset-aset keuangan jangka panjang. Dimana aset


keuangan tersebut jatuh temponya lebih dari 12 bulan. Di pasar jenis ini,
aset keuangan yang diperdagangkan bisa berupa instrumen utang atau
dengan instrumen ekuitas.

3. Sebutkan manfaat dari suatu sistem keuangan yang modern atau sistem
keuangan yang baik bagi suatu perekonomian ?

Sistem keuangan modern memiliki berbagai manfaat, seperti


kemudahan untuk melakukan transaksi pembayaran hingga produksi dan
perekonomian dapat tumbuh dengan pesat, yang selanjutnya dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sistem keuangan yang
baik juga aakan memudahkan pemindahan dana dari pihak yang kelebihan
dana kepada pihak yang kekurangan dana, yang kemudian dapat
dibelanjakan alat-alat investasi untuk meningkatkan produksi. Dengan
kondisi ini maka tidak akan ada lagi dana yang menganggur, karena sangat
memungkinkan untuk memobilisasi dana guna memenuhi kebutuhan
investasi, yang selanjutnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain itu, sistem keuangan yang baik juga akan memberikan


keleluasaan bagi rumah tangga dan institusi-instisusi lain untuk melakukan
investasi, meskipun mereka tidak perlu melakukan usaha secara teknis.
Kondisi ini memungkinkan rumah tangga untuk memilih alternating
tabungan guna mengoptimalkan pendapatannya.

4. Jelaskan jasa-jasa keuangan utama apa saja yang dapat diberikan / ditawarkan
oleh lembaga keuangan sebagai industri jasa keuangan?

a. Mengubah aset keuangan yang didapatkan dari pasar menjadi bentuk aset
keuangan yang berbeda, untuk tujuan yang berbeda pula. Contohnya,
lembaga keuangan memberikan jasa mengubah aset keuangan berupa
tabungan menjadi kredit. Selanjutnya aset tabungan ini menjadi
kewajiban mereka, sementara kredit menjadi klaim mereka. Pemberian
jasa merubah bentuk aset keuangan ini, merupakan fungsi dari lembaga
keuangan sebagai lembaga perantara (intermediary) dari pihak yang
kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana.

b. Membantu menciptakan berbagai bentuk aset keuangan untuk


kepentingan klien perusahaanya.

c. Memperdagangkan aset keuangan untuk berbagai kepentingan, baik


kepentingan perusahaan keuangan sendiri maupun kepentingan pihak
lain atau klien.

d. Memberikan jasa perlindungan atas resiko yang mungkin dihadapi oleh


kliennya, baik resiko bismis ataupun resiko yang lain.

e. Memberikan jasa konsultasi untuk para investor dan pelaku pasar


keuangan lainnya.

f. Memberikan jasa pengelolaan portfolio, baik untuk pelaku pasar


keuangan maupun untuk masyarakat umum.

5. Sebutkan klasifikasi lembaga keuangan sebagai lembaga perantara


(intermediary) beserta contohnya?

a. Lembaga keuangan depository

Lembaga ini sebagian besar dananya diperoleh dengan cara


menghimpun dana dari masyarakat, yang dilakukan dengan menawarkan
jasa tabungan atau simpankan. Simpanan dapar berupa giro, tabungan,
deposito, dan lain sebagainya. Selanjutnya, dana tersebut ditawarkan pada
masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk lainnya, seperti kredit atau
untuk oembelian aset keuangan lain. Contoh lembaga keuangan depository
adalah Bank (bank umum, BPR, bank syari'ah, BPR syari'ah) dan lembaga
simpan pinjam (koperasi)

b. Lembaga non-depository

Merupakan lembaga keuangan dimana penghimpun dana


masyarakat tidak dilakukan dengan menawarkan produk tabungan atau
simpankan, melainkan dengan cara lain. Contoh lembaga keuangan non
depository adalah asuransi, lembaga pembiayaan, lembaga dana pensiun,
lembaga reksa dana (mutual funds) dan lain sebagainya.

6. Sebutkan dan jelaskan peranan mendasar dan fungsi utama dari Bank Sentral
dalam perekonomian ?

Untuk mengatur uang, peranan bank sentral adalah strategis. Peranan


yang paling mendasar adalah sebagai penyedia uang inti, yaitu yang bertugas
mencetak dan mengedarkan uang. Di semua negara, bank sentral merupakan
satu-satunya lembaga yang berwenang untuk menyediakan dan mengedarkan
mata uang yang diperlukan masyarakat sebagai alat pembayaran.

Selain menyediakan dan mengedarkan mata uang, bank sentral memiliki


3 fungsi utama dalam perekonomian, yaitu

a. Fungsi kebijakan monoter

Untuk menjaga stabilitas nilai uang, bank sentral dapat


merumuskan dan melaksanakan kebijakan monoter untuk
mengendalikan jumlah uang yang beredar. Stabilitas uang yang dimaksud
adalah stabil terhadap barang dan jasa maupun stabil terhadap mata uang
negara lain, yang keduanya berarti nilai inflasi rendah.

b. Melakukan pengaturan dan pelaksanaan sistem pembayaran

Fungsi ini terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan sistem


pembayaran, mencakup sekumoulan kesepakatan, aturan, standar dan
prosedur peredaran uang antar pihak dengan menggunakan instrumen
pembayaran yang sah. Pada prinsipnya sistem pembayaran dibagi
menjadi pembayaran tunai dan non tunai. Dalam sistem pembayaran
tunai, tugas bank sentral adalah menyalurkan dan menyedaakan alat
pembayaran berupa uang kartal. Sedangkan pada sistem pembayaran non
tunai tugas bank sentral adalah mengatur dan mengendalikan peredaran
uang giral dan produk perbankan lain seperti kartu kredit, ATM dan lain
sebagainya.
c. Bank sentral sebagai banknya para bank (bank's of the bank)
Apabila perbankan membutuhkan uang untuk memenuhi
likuiditasnya, maka bank akan meminjam uang dari bank sentral.

d. Mengatur dan mengawasi perbankan


Bank merupakan lembaga yang cukup vital dalam proses
intermediasi. Di negara berkembang, proses intermediasi dari yang
kelebihan dana ke yang kekurangan dana lebih benyak menggunakan
bank daripada lembaga keuangan non bank. Hal ini karena pada
umumnya, lembaga keuangan non bank di negara berkembang belum
berjalan baik. Bank juga merupakan infrastruktur kebijakan moneter dan
bank juga berperan penting dalam proses pembayaran transaksi antar
anggota masyarakat. Oleh karena itu, bank perlu mengawasi dan
mengatur proses perbankan.

7. Sebutkan dan jelaskan 2 pendekatan yang dilakukan BI dalam menjalankan


tugas pengawasan bank ?

Dalam melaksanakan fungsi sebagai pengawas bank, bank Indonesia


menggunakan 2 pendekatan, yaitu pengawasan berdasarkan kepatuhan
(compliance based supervision) dan pengawasan berdasarkan resiko (risk based
supervision/RBS)
Pendekatan pengawasan berdasarkan kepatuhan menekankan
pemantauan kepatuhan bank untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan yanh
terkait dengan operasi dan pengelolaan bank. Pendekatan ini mengacu pada
kondisi bank di masa lalu dengan tujuan untuk memastikan bahwa bank telah
beroperasi dan dikelola dengan baik dan benar menurut prinsip kehati-hatian.
Pendekatan pengawasan berdasarkan resiko merupakan pendekatan
pengawasan yang berorientasi kedepan. Dengan pendekatan ini, pengawasan
atau pemeriksaan suatu bank difokuskan pada resiko-resiko Yang melekat
(inherent risk) pada aktivasi fungsional bank serta sistem pengendalian resiko.
Dengan pendekatan ini, lebih memungkinkan otoritas pengawasan bank untuk
proaktif dalam melakukan pencegahan terhadap permasalahan yang potensial
tumbuh di bank.

8. Sebutkan tiga tugas pokok Bank Indonesia berdasarkan UU no. 23 tahun 1999
yang telah diubah dengan UU no.3 tahun 2004 ?

Tugas pokok bank Indonesia meluputi :


a. Menciptakan dan melaksanakan kebijakan moneter.
b. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
c. Mengatur dan mengawasi bank.