Anda di halaman 1dari 35

RANCANGAN AKTUALISASI

“PENDATAAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI KALANGAN


APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) YANG EFISIEN MENGGUNAKAN
GOOGLE FORM”

NAMA : ADNAN ANWAR, S.T.


NIP : 19910625 202012 1 010
INSTANSI : PEMERINTAH KABUPATEN PULAU MOROTAI
JABATAN : ANALIS INFRASTRUKTUR
NDH : 28

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN II DAN III ANGKATAN VI


KABUPATEN PULAU MOROTAI KERJA SAMA
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN
KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
TAHUN 2022
LEMBAR PERSETUJUAN

LEMBAR PERSETUJUAN
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN II DAN III ANGKATAN VI


KABUPATEN PULAU MOROTAI KERJA SAMA PUSAT PELATIHAN DAN
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA/MANUSIA
PROVINSI MALUKU UTARA
TAHUN 2022

NAMA : ADNAN ANWAR, S.T.


NIP : 19910625 202012 1 010
INSTANSI : PEMERINTAH KABUPATEN PULAU MOROTAI
JABATAN : ANALIS INFRASTRUKTUR
NDH : 28

“PENDATAAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI KALANGAN


APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) YANG EFISIEN MENGGUNAKAN
GOOGLE FORM”

Telah di seminarkan dan disempurnakan berdasarkan masukan dari Penguji,


Coach dan Mentor pada tangga …………2022
Morotai…,………………2022
Menyetujui,
COACH MENTOR

NONIAHMAD,
NONI AHMAD,S.Pd,
S.Pd,M.M.
M.M. PENGUJI AHMAD M. IQBAL,
AHMAD S.T. S.T.
M. IQBAL,
196512111989012005 198406202010011019

ANITA S. MUHIDDIN,S.H
196709261993122001
LEMBAR PERSETUJUAN

LEMBAR PERSETUJUAN
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN II DAN III ANGKATAN VI


KABUPATEN PULAU MOROTAI KERJA SAMA
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN
KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
TAHUN 2022

NAMA : ADNAN ANWAR, S.T.


NIP : 19910625 202012 1 010
INSTANSI : PEMERINTAH KABUPATEN PULAU MOROTAI
JABATAN : ANALIS INFRASTRUKTUR
NDH : 28

“PENDATAAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI KALANGAN


APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) YANG EFISIEN MENGGUNAKAN
GOOGLE FORM”

Disetujui untuk disampaikan pada Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan


Dasar Golongan II dan III Angkatan VI Kabupaten Pulau Morotai kerja sama
Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan
Lembaga Administrasi Negara tahun 2022.
Morotai…,………………2022
Menyetujui,
Coach Mentor

NONI AHMAD,
NONI AHMAD, S.Pd,
S.Pd, M.M.
M.M. AHMAD M. IQBAL, S.T.
196512111989012005 198406202010011019
LEMBAR PERSETUJUAN

LEMBAR PERSETUJUAN
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN II DAN III ANGKATAN VI


KABUPATEN PULAU MOROTAI KERJA SAMA
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN
KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
TAHUN 2022

NAMA : ADNAN ANWAR, S.T.


NIP : 19910625 202012 1 010
INSTANSI : PEMERINTAH KABUPATEN PULAU MOROTAI
JABATAN : ANALIS INFRASTRUKTUR
NDH : 28

“PENDATAAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI KALANGAN


APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) YANG EFISIEN MENGGUNAKAN
GOOGLE FORM”

Telah di seminarkan dan disempurnakan berdasarkan masukan dari Penguji,


Coach dan Mentor pada tangga …………2022
Morotai…,………………2022
Coach Mentor

NONI AHMAD,
NONI AHMAD, S.Pd,
S.Pd, M.M
M.M. AHMAD M. IQBAL, S.T.
196512111989012005 198406202010011019
Mengetahui
Kepala badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Maluku utara

MUHAMMAD MIFTAH BAAY, SIP.M.M


Pembina Utama Madya
NIP. 196712111989021001
KATA PENGANTAR

Bismillaahirrohmaanirrohiim, Alhamdulillaahirobbilaalamiin. Puji dan Syukur


penulis ucapkan kepada Allah SWT karena atas berkat Rahmat dan Karunia-Nya
Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi dengan Judul “Pendataan Izin Mendirikan
Bangunan (Imb) di Kalangan Aparatur Sipil Negara (Asn) Yang Efisien
Menggunakan Google Form.” dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Dengan menerapkan nilai-nilai Beriorentasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, Dan Kolaboratif (Berakhlak)

Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini disusun sebagai salah satu persyaratan


kelulusan Latsar CPNS Kabupaten Pulau Morotai. Selama menyelesaikan
Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi ini penulis banyak menerima petunjuk,
saran, bimbingan, motivasi dan bantuan dari berbagai pihak. Sehubungan
dengan hal tersebut penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Ahmad M. Iqbal, S.T. selaku mentor yang selalu memberikan


motivasi, saran, arahan dan bimbingan sehingga Rancangan ini dapat
diselesaikan dengan baik.

2. Ibu Noni Ahmad, S.Pd, M.M. sebagai Coach yang juga telah memberikan
banyak masukan, koreksi dan saran sehingga Rancangan ini dapat
diselesaikan dengan baik.

3. Bapak/Ibu Widya Iswara Provinsi Maluku Utara yang mengajar di Badan


Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Wilayah Provinsi Maluku
Utara yang telah memberikan pengetahuan sehingga memudahkan
penyusunan Rancangan ini.

4. Teman-teman CPNS Kabupaten Pulau Morotai yang berjuang bersama


selama mengikuti LATSAR di Ternate.

Semoga Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi ini dapat menjadi panduan dalam


membuat Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi di Masa Mendatang. Penulis
sadar bahwa Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi ini masih memiliki banyak
kekurangan. Semoga Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi ini dapat memberikan
manfaat dan wawasan tambahan bagi para pembaca dan bagi penulis sendiri.

Morotai, Maret 2022

Adnan Anwar, S.T.


DAFTAR ISI

.............................................................................................................................................
LEMBAR PERSETUJUAN ...................................................................................................... i.
KATA PENGANTAR............................................................................................................. ii.
DAFTAR ISI........................................................................................................................ iii.
DATA IDENTITAS............................................................................................................... iv.
BAB I.................................................................................................................................. 5.
1.1 LATAR BELAKANG ........................................................................................ 9
1.2 TUJUAN KEGIATAN ..................................................................................... 10
1.3 MANFAAT KEGIATAN.................................................................................. 10
1.4 WAKTU DAN PELAKSANAAN .................................................................... 11
BAB II................................................................................................................................ 12
2.1 GAMBARAN UMUM INSTANSI .................................................................. 12
2.1.1 PROFIL KABUPATEN .............................................................................. 12
2.1.2 STRUKTUR ORGANISASI ...................................................................... 13
2.1.3 TUGAS DAN FUNGSI............................................................................... 13
2.1.4 VISI DAN MISI ORGANISASI .................................................................. 17
2.1.5 NILAI-NILAI ORGANISASI ............................................................................. 20
2.1.6 GAMBARAN MATA PELATIHAN .................................................................. 21
1. BerAKHLAK ............................................................................................................... 21
2. Manajemen ASN ...................................................................................................... 22
3. Smart ASN ................................................................................................................ 24
BAB III............................................................................................................................... 25
3.1 PENETAPAN ISU ............................................................................................... 25
3.2 RANCANGAN AKTUALISASI ........................................................................... 26
DATA IDENTITAS

1. Data Peserta
a. Nama Lengkap : Adnan anwar, S.T.
b. NIP : 199106252020121010
c. No. HP : 0822 92 555 706
d. Email : adnananwarr@yahoo.com
e. Instansi : Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai
f. Unit Kerja : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
g. Jabatan : Analis Infrastruktur
2. Data Mentor
a. Nama : Ahmad M. Iqbal, S.T.
b. Jabatan : Kabid. Tata ruang dan Bina Konstruksi
c. No. Kontak : 085396513602
3. Data Coach
a. Nama : Noni Ahmad, S.Pd, M.M.
b. No. Kontak :
c. Email :
4. Visi dan Misi :
5. Nilai Organisasi/ :
Budaya Kerja
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Dalam pelaksanaan pembangunan diperlukan adanya ketentuan yang
harus dijalankan masyarakat agar terjadinya penataan ruang secara efektif.
Ketentuan tata bangunan, dimana tampilan bangunan yang ditetapkan dengan
mempertimbangkan bahan bangunan, serta keserasian bangunan dengan
lingkungan sekitarnya. Pengaturan zonasi (planning), pengaturan terkait
perbatasan terhadap penggunaan/ pemanfaatan area atau zona yang dinilai
berbahaya.

Dalam Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2005, izin mendirikan


bangunan gedung adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah Kab/ Kota
kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah,
memperluas mengurangi dan merawat bangunan gedung sesuai dengan
persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku. Permohonan izin
mendirikan bangunan gedung adalah permohonan yang dilakukan pemilik
bangunan gedung kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan izin
mendirikan bangunan gedung.

Dengan adanya IMB dapat mewujudkan tata lingkungan yang teratur,


sehingga terjadi keserasian antara lingkungan dan manusia selaku pengguna
lahan. Banyak bangunan bangunan yang tidak memiliki izin mendirikan
bangunan yang dibongkar, karena dibangun diatas lahan yang tidak boleh
digunakan untuk mendirikan bangunan.

Adapun kegunaan Izin mendirikan bangunan (IMB) bagi penduduk adalah


untuk kenyamanan, ketenangan lahir batin bagi pemilik rumah. Jika mendirikan
rumah tidak punya IMB di saat adanya pemeriksaan/ peninjauan oleh instansi
yang berwenang, maka akan diberi peringatan dan secara langsung rumah
tersebut dapat dibongkar tanpa izin dari pemilik rumah.

Salah satu faktor yang menjadi dasar masyarakat tidak mengurus izin
mendirikan bangunan, adalah karena lambannya pengerusan pemberkasan dan
pendataan yang membutuhkan waktu dalam pengumpulan data dan kurangnya
informasi mengenai alur procedural dalam pengajuan izin. Sementara itu
masyarakat memiliki andil dalam pelaksanaan peraturan pemerintah tentang izin
mendirikan bangunan (IMB) tersebut, hal ini berguna untuk kemudahan
masyarakat dalam Mendirikan Bangunan. Masyarakat dalam hal ini Aparatur Sipil
Negara sebagai personil pemerintahan yang loyal terhadap aturan. Pentingnya
pendataan Izin Mendirikan Bangunan dikalangan ASN yang efisien berdasarkan
peraturan yang berlaku khususnya di Kabupaten Pulau Morotai, serta
permasalahan IMB yang terjadi dilingkungan masyarakat dan pegawai ASN,
menjadi landasan penulis dalam mengangkat isu ini sebagai bahan aktualisasi
habituasi. Oleh karena itu, dengan mengambil judul Pendataan Izin Mendirikan
Bangunan di kalangan Aparatur Sipil Negara yang efisien menggunakan google
form diharapkan dari output dari proses aktualisasi ini dapat membantu dalam
meningkatkan kesadaran dan mempermudah Aparatur Sipil Negara dalam
penerbitan Izin Mendirikan Bangunan.

1.2 TUJUAN KEGIATAN


Tujuan dari kegiatan ini adalah :
1. Menanamkan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN);
2. Menjadikan pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki terkait substansi mata
pelatihan ASN BerAKHLAK, kedudukan, dan peran ASN di NKRI dalam
pelaksanaan kegiatan-kegiatan rancangan aktualisasi sebagai bentuk
penyelesaian masalah yang diperoleh dari proses habituasi di Unit Kerja;
3. Sebagai salah satu syarat kelulusan CPNS dalam Pelatihan Dasar;
4. Melaksanakan pendataan Izin Mendirikan Bangunan yang efisien dan tepat di
kalangan ASN demi menjadikan contoh dimasyrakat dan meningkatkan PAD
Kab. Pulau Morotai.

1.3 MANFAAT KEGIATAN


Manfaat kegiatan pengaktualisasian nilai-nilai dasar ASN adalah sebagai berikut:
a. Bagi Diri Sendiri
Meningkatkan pemahaman dan mampu untuk mengimplementasikan
nilai-nilai dasar BerAKHLAK sehingga menjadi dasar dalam melaksanaan
pendataan IMB yang efisien di kalangan ASN dengan menggunakan metode
googleform.
b. Bagi Organisasi
Membantu upaya mengoptimalikan pelaksanaan pembuatan Izin
Mendirikan Bangunan, di Kabupaten Pulau Morotai.

c. Bagi Masyarakat
Memahami tentang pentingnya pembuatan izin mendirikan bangunan,
guna tercapainya pendapatan daerah yang optimal.

1.4 WAKTU DAN PELAKSANAAN


1. Waktu Pelaksanaan : Pelaksnaan aktualisasi dilaksanakan selama 30
hari berdasarkan kalender Latihan Dasar CPNS
oleh Badan Pengembangan Sumber Daya
Manusia Provinsi Maluku Utara yaitu tanggal 23
April 2022 sampai dengan 11 Juni 2022
2. Tempat Pelaksanaan : Ruang lingkup kantor bupati Kabupaten Pulau
Morotai
BAB II
GAMBARAN UMUM

2.1 GAMBARAN UMUM INSTANSI

2.1.1 PROFIL KABUPATEN


2.1.1.1 Profil Kabupaten Pulau Morotai
Kabupaten Pulau Morotai mempumyai luas wilayah 4.301,53 Km2,
dengan luas daratan seluas 2.314,90 Km2 dan luas wilayah laut sejauh 4 mil
seluas 1.970,93 Km2. Panjang garis pantai 311.217 Km. Jumlah pulau-pulau
kecil yang terdapat di Kabupaten Pulau Morotai berjumlah 33 pulau dengan
rincian pulau yang berpenghuni berjumlah 7 pulau dan yang tidak berpenghuni
berjumlah 26 pulau.
a. Posisi geografis wilayah Kabupaten Pulau Morotai berada pada koordinat
20 00' sampai 2040'LU dan 128015' sampai 128040‟ BT. Adapun batas -
batas administrasi yang dimiliki oleh kabupaten ini adalah, sebagai
berikut:

b. Selain itu batas-bata wilayah kabupaten pulau morotai adalah :


a) Sebelah utara berbatasan dengan Samudra pasifik
b) Sebelah timur berbatasan dengan laut halmmahera
c) Sebelah selatan berbatsan dengan selat Sulawesi
d) Sebelah barat berbatasan dengan laut Sulawesi
Kabupaten pulau morotai dengan ibu kota daruba, terletak di pulau
morotai memiliki kecamatan dan 88 desa yang sebelumnya ada beberapa desa
yang merupakan desa pemekaran.

2.1.2 STRUKTUR ORGANISASI

2.1.3 TUGAS DAN FUNGSI


Tugas dan fungsi pada Bidang Penataan Ruang dan Bina Konstruksi adalah:
1. Bidang Penataan Ruang dan Bina Konstruksi di pimpin oleh Kepala Bidang
yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan
pelaksanaan pengaturan, perencanaan Penataan ruang, pemanfaatan
ruang dan pembinaan bidang penataan ruang sesuai dengan kewenangan
Pemerintah Kabupaten berdasarkan peraturan perundang-undanga yang
berlaku.
2. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1),
Bidang Penataan Ruang menyelenggarakan fungsi:
a. Penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang
pengaturan penataan ruang daerah Kabupaten;
b. Penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang
perencanaan Penataan ruang wilayah Kabupaten dan Kawasan Strategis
Kabupaten;
c. Penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan pemanfaatan ruang
wilayah Provinsi dan Kawasan Strategis Provinsi;
d. Penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan pembinaan penataan
ruang kepada Kabupaten;
e. Penyiapan bahan kerjasama penataan ruang antar provinsi dan
memfasilitasi kerjasama penataan antar kabupaten; dan
f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
g. Mengembangkan dan peningkatan kompetensi tenaga ahli konstruksi;
h. Menyelenggarakan sistem informasi jasa konstruksi cakupan daerah
kabupaten;
i. Melaksanakan kebijakan pembinaan, menyebarluaskan peraturan
perundang-undangan, menyelenggarakan pelatihan, bimbingan teknis,
dan penyuluhan jasa konstruksi di wilayah Kabupaten;
j. Mengembangkan dan peningkatan kapasitas badan usaha jasa
konstruksi di wilayah Kabupaten;
k. Melaksanakan pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggara dan tertib
pemanfaatan jasa konstruksi di wilayah Kabupaten;
l. Melaksanakan pembinaan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi
tingkat provinsi dan asosiasi jasa konstruksi di wilayah Kabupaten;
m. Meningkatkan kemampuan teknologi, penggunaan dan nilai tambah jasa
dan produk konstruksi dalam negeri di wilayah Kabupaten; dan
n. Pelaksanaan pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggara dan tertib
pemanfaatan jasa konstruksi di wilayah Kabupaten;
o. Melaksanakan pembinaan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi
tingkat provinsi dan asosiasi jasa konstruksi di wilayah Kabupaten;
p. Pelaksanaan tugas dan fungsi lain, yang diberikan oleh pimpinan baik
lisan maupun tulisan.

3. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam ayat


(1) dan ayat (2), Bidang Penataan Ruang dan Bina Konstruksi terdiri atas:
a. Seksi Pengaturan, Pembinaan, Pengendalian dan Penertiban.
Seksi Pengaturan dan Pembinaan, Pengendalian dan Penertiban di
pimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas membantu Kepala
Bidang Penataan Ruang dan Bina Kontruksi
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1),
Seksi Pengaturan, Pembinaan, Pengendalian dan Penertiban
menyelenggarakan fungsi:
1. Pelaksanaan pengawasan teknis dan pengawasan khusus terhadap
penyelenggaraan penataan ruang;
2. Pelaksanaan pemantauan terhadap penyelenggaraan penataan
ruang; dan
3. Pelaksanaan evaluasi terhadap tingkat penyelenggaraan penataan
ruang.
4. Penyusunan dan penetapan perangkat insentif dan disinsentif, serta
pelaksanaan pemberian insentifdan disinsentif dalam penataan
ruang;
5. Penyusunan dan penetapan ketentuan pemberian izin pemanfaatan
ruang, serta pelaksanaan pemberian izin pemanfaatan ruang;
6. Penyusunan dan penetapan ketentuan sanksi administratif, serta
pelaksanaan pemberian sanksi administratif dalam penataan ruang.
7. Pelaksanaan penyidikan dan penerbitan terhadap pelanggaran
pemanfaatan ruang;
8. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang penyidikan dan
penerbitan terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang;
9. Koordinasi dan pembinaan terhadap PPNS penataan ruang;
10. Operasionalisasi PPNS penataan ruang.
11. Melaksanakan pembinaan lembaga pengembangan jasa konstruksi
tingkat Kabupaten dan asosiasi jasa konstruksi;
12. Meningkatkan kemampuan teknologi, penggunaan dan nilai tambah
jasa dan produk konstruksi dalam negeri;
13. Pengembangan pasar dan kerjasama konstruksi di wilayah
Kabupaten;
14. Melaksanakan pembinaan dan penerbitan izin usaha jasa konstruksi
nasional (non kecil dan kecil) di wilayah kabupaten; dan
15. Pelaksanaan tugas dan fungsi lain, yang diberikan oleh pimpinan
Baik lisan maupun tulisan

b. Seksi Pengaturan, Pemberdayaan dan Pengawasan.


Seksi Pengaturan, Pemberdayaan dan Pengawasan di pimpin oleh
Kepala Seksi yang mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Penataan
Ruang dan Bina Kontruksi. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana
dimaksud pada ayat (1), Seksi Pengaturan, Pemberdayaan dan
Pengawasan, menyelenggarakan fungsi:
1. Pelaksanaan pengawasan teknis dan pengawasan khusus terhadap
penyelenggaraan penataan ruang;
2. Pelaksanaan pemantauan terhadap penyelenggaraan penataan
ruang;
3. Pelaksanaan evaluasi terhadap tingkat penyelenggaraan penataan
ruang.
4. Penyusunan dan penetapan perangkat insentif dan disinsentif, serta
pelaksanaan pemberian insentif dan disinsentif dalam penataan
ruang;
5. Penyusunan dan penetapan ketentuan pemberian izin pemanfaatan
ruang, serta pelaksanaan pemberian izin pemanfaatan ruang;
6. Penyusunan dan penetapan ketentuan sanksi administratif, serta
pelaksanaan pemberian sanksi administratif dalam penataan ruang.
7. Pelaksanaan penyidikan dan penerbitan terhadap pelanggaran
pemanfaatan ruang;
8. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang penyidikan dan
penerbitan terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang;
9. Koordinasi dan pembinaan terhadap PPNS penataan ruang; dan
10. Operasionalisasi PPNS penataan ruang.
11. Melaksanakan pembinaan lembaga pengembangan jasa konstruksi
tingkat provinsi dan asosiasi jasa konstruksi;
12. Meningkatkan kemampuan teknologi, penggunaan dan nilai tambah
jasa dan produk konstruksi dalam negeri;
13. Pengembangan pasar dan kerjasama konstruksi di wilayah
kabupaten;
14. Melaksanakan pembinaan dan penerbitan izin usaha jasa konstruksi
nasional (non kecil dan kecil) di wilayah kabupaten; dan
15. Pelaksanaan tugas dan fungsi lain, yang diberikan oleh pimpinan baik
lisan maupun tulisan.

2.1.4 VISI DAN MISI ORGANISASI

Menelaah visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah
terpilih ditujukan untuk memahami arah pembangunan yang akan dilaksanakan
selama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati tersebut dan untuk
mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang dapat mempengaruhi pencapaian
visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai tersebut.
Hasil identifikasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kabupaten Pulau Morotai tentang faktor-faktor penghambat dan pendorong
pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang dapat
mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah
terpilih ini juga akan menjadi input bagi perumusan isu-isu strategis pelayanan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pulau Morotai. Dengan
demikian, isu-isu yang dirumuskan tidak saja berdasarkan tinjauan terhadap
kesenjangan pelayanan, tetapi juga berdasarkan kebutuhan pengelolaan faktor-
faktor agar dapat berkontribusi dalam pencapaian visi dan misi kepala daerah
dan wakil kepala daerah terpilih.
1. Visi
Visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Pulau Morotai tahun 2017 - 2022 selaras dengan arah
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pulau Morotai,
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi
Maluku Utara serta selaras juga dengan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN).
Visi merupakan pernyataan cita-cita atau impian sebuah kondisi yang
ingin dicapai di masa depan. Kondisi yang dicita-citakan atau diimpikan
tersebut adalah kondisi yang di akhir periode dapat diukur capaiannya
melalui berbagai usaha pembangunan. Usaha-usaha pembangunan yang
dilaksanakan, umumnya berorientasi untuk memperbaiki tingkat hidup (level
of living) masyarakat. Visi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai merupakan
gambaran kesuksesan yang ingin dicapaidalam kurum waktu 5 (lima) tahun
kedepan. yang disusun dengan memperhatikan visi RPJMD Kabupaten
Pulau Morotai Tahun 2017 – 2022.
Pengertian visi diartikan sebagai gambaran spesifik tentang apa yang
ingin dicapai dan misi adalah bagaimana visi itu diwujudkan, kemudian
berdasarkan visi dan misi tersebut kemudian dirumuskan tujuan serta
sasaran-sasaran yang akan dicapai beserta indikator-indikatornya. Visi
Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2017 – 2022 adalah:
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT MOROTAI YANG AMAN, DAMAI DAN
SEJAHTERA”
Penjelasan dari visi di atas yang disebut sebagai Visi “MOROTAI BANGKIT”
diuraikan sebagaiberikut:
a. AMAN Suatu kondisi terjadi keseimbangan antara korelasi kebutuhan
hubungan antar manusia dengan manusia lainnya, hubungan manusia
dengan alam lingkunganya, serta hubungan manusia dengan penciptanya.
Morotai yang aman adalah Morotai yang senantiasa membentengi diri dari
berbagai ancaman pengaruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila
dan nilai-nilai agama, budaya dan kearifan lokal, menuju tatanan
kemasyarakatan dan kepemerintahan yang berakhlak mulia.
b. DAMAI Suatu kondisi masyarakat yang senantiasa diliputi oleh atmosfir
kesejukan sehingga menciptakan masyarakat yang konstruktif, produktif,
kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan potensi dan ketersediaan sumber
daya yang berorientasi pada pencapaian hasil kinerja yang lebih baik,
berprestasi dan berdaya guna, dengan berlandaskan pada pengetahuan dan
keterampilan untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara dalam kebhinnekaan.
c. SEJAHTERA Suatu kondisi terpenuhinya kebutuhan lahir dan batin
masyarakat dalam berbagai aspek secara aman, damai dan tenteram, serta
berkemampuan mengembangkan diri secara tangguh dan profesional.
Visi yang dirumuskan ini juga menjadi acuan dan penuntun bagi setiap
upaya yang akan dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Kabupaten Pulau Morotai ke depan
2. Misi
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan
PembangunanNasional menjelaskan bahwa misi adalah rumusan umum
mengenai upaya - upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi.
Oleh karena itu, sebuah visi belum dapat dikatakan sempurna tanpa adanya
serangkaian misi yang berfungsi untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Misi
adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan
untuk mewujudkan visi. Rumusan misi yang baik membantu lebih jelas
penggambaran visi yang ingin dicapai dan menguraikan upaya- upaya apa
yang harus dilakukan. Dalam suatu dokumen perencanaan, rumusan misi
menjadi penting untuk memberikan kerangka bagi tujuan dan sasaran serta
arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan jalan yang akan
ditempuh untuk mencapai visi. Misi RPJMD Kabupaten Pulau Morotai Tahun
2017-2022 yang dirangkai dalam satu kata „IPOLEKSOSBUD-HANKAM‟
adalah sebagai berikut.
a. (IDEOLOGI) Membangun masyarakat yang religius dan memperteguh
kebhinekaan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila;
b. (POLITIK) Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif,
demokratis dan terpercaya
c. (EKONOMI) Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berorientasi
pada peningkatan nilai tambah sesuai dengan karakteristik dan potensi
unggulan daerah;
d. (SOSBUD) Membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan
berkepribadian dalam kebudayaan;
e. (HANKAM) Mewujudkan kawasan perbatasan Negara yang berdaya
saing dengan berorientasi keseimbangan lingkungan hidup dan berwawasan
mitigasi bencana secara berkelanjutan.
Dari kelima Misi Kabupaten Pulau Morotai tersebut di atas, maka misi
yang harus di emban Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang adalah
sebagai berikut :
a. Membangun masyarakat yang religius dan memperteguh kebhinekaan
berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila;.
b. Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan
terpercaya
c. Membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berkepribadian
dalam kebudayaan;
d. Mewujudkan kawasan perbatasan Negara yang berdaya saing dengan
berorientasi keseimbangan lingkungan hidup dan berwawasan mitigasi
bencana secara berkelanjutan.
Misi diatas merupakan sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan
oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pulau Morotai
sesuai dengan visi yang ditetapkan agar tujuan organisasi dapat tercapai
secara efektif dan efisien

2.1.5 NILAI-NILAI ORGANISASI

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pulau Morotai Nomor 49 Tahun


2019 Tentang Reformasi Birokrasi dan Reformasi Mental, nilai – nilai organisasi
tertuang dalam budaya kerja yang termuat pada pasal pasal 8 sebagai berikut:
1. Integritas
2. Profesionalitas
3. Inovasi
4. Tanggung Jawab
5. Keteladanan
2.1.6 GAMBARAN MATA PELATIHAN

1. BerAKHLAK
BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan,
Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Adanya
Core Values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan
Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dalam
satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh
seluruh ASN. Sedangkan bangga melayani bangsa merupakan Employer
Branding ASN melayani sepenuh hati.
Panduan Perilaku Core Values ASN BerAKHLAK sebagai berikut:
a. Berorientasi Pelayanan
a) Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
b) Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.
c) Melakukan perbaikan tiada henti.
d) Kata kunci: Responsivitas, Kualitas, Kepuasan
b. Akuntabel
a) Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat,
serta disiplin dan berintegritas tinggi.
b) Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara
bertanggung jawab, efektif dan efisien.
c) Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
d) Kata kunci: Integritas, Konsisten, Dapat dipercaya, Transparan
c. Kompeten
a) Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang
selalu berubah.
b) Membantu orang lain belajar.
c) Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
d) Kata kunci: Kinerja terbaik, Sukses, Keberhasilan, Learning Agility,
Ahli di bidangnya
d. Harmonis
a) Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya.
b) Suka menolong orang lain.
c) Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
d) Kata kunci: Peduli, Perbedaan, Selaras
e. Loyal
a) Memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
b) Setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah.
c) Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara,
serta menjaga rahasia jabatan dan negara.
d) Kata kunci: Komitmen, Dedikasi, Kontribusi, Nasionalisme,
Pengabdian
f. Adaptif
a) Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan.
b) Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.
c) Bertindak proaktif
d) Kata kunci: Inovasi, Antusias Terhadap Perubahan, Proaktif
g. Kolaboratif
a) Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
b) Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
c) Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan
bersama.
d) ASN harus mempunyai orientasi untuk memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat.
e) Kata kunci: Kesediaan bekerja sama, Sinergi untuk hasil yang lebih
baik.

2. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai
ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi,bebas dari
intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawai
sehingga diharapkan agar selalu tersedia sumber daya aparatur sipil Negara
yang unggul selaras dengan perkembangan jaman.
Untuk menjalankan kedudukannya tersebut, maka pegawai ASN berfungsi
sebagai berikut:
a. Pelaksana kebijakan publik;
b. Pelayan publik; dan
c. Perekat dan pemersatu bangsa.
Selanjutnya pegawai ASN bertugas:
a. Melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh pejabat Pembina
kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan
b. Memberikan pelayanan public yang professional dan berkualitas,
dan
c. Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Hak adalah sesuatu yang patut atau layak diterima.Agar dapat
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dapat
meningkatkan produktivitas, menjamin kesejahteraan ASN dan akuntabel,
maka setiap ASN diberikan hak. Hak ASN adalah gaji, tunjangan, fasilitas,
cuti, jaminan pensiunan, jaminan hari tua, perlindungan, dan pengembangan
kompetensi.
Kewajiban adalah sesuatu yang sepatutnya diberikan. Kewajiban pegawai
ASN yang disebutkan dalam UU ASN adalah:
a. Setia dan taat pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik
Indonesia, dan pemerintah yang sah
b. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
c. Melaksanakan kebijakan yang dirumuskan pejabat pemerintah yang
berwenang;
d. Menaati ketentuan peraturan perundang- undangan
e. Melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian,
kejujuran, kesadaran, dan tanggung jawab
f. Menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku,
ucapan dan tindakan kepada setiap orang,baik didalam maupun
diluar kedinasan
g. Menyimpan rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan
rahasia jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan dan
h. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia.

3. Smart ASN
Penerapan sistem merit dalam pengelolaan ASN mendukung
pencapaian tujuan dan sasaran organisasi, memberikan ruang bagi
tranparansi, akuntabilitas, obyektivitas dan juga keadilan. Beberapa langkah
nyata dapat dilakukan untuk menerpakan sistem ini baik dari sisi
perencanaan kebutuhan yang berupa transparansi dan jangkauan
penginformasian kepasa masyarakat maupun jaminan obyektifitasnya dalam
pelaksanaan seleksi. Sehingga instansi pemerintah mendapatkan pegawai
yang tepat dan berintegritas untuk mencapai visi dan misinya. Pasca
recruitment, dalam organisasi berbagai system pengelolaan pegawai harus
mencerminkan prinsip merit yang sesungguhnya dimana semua prosesnya
didasarkan pada prinsip-prinsip yang obyektif dan adil bagi pegawai.
Jaminan sistem merit pada semua aspek pengelolaan pegawai akan
menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran dan kinerja.
Pegawai diberikan penghargaan dan pengakuan atas kinerjanya yang tinggi,
disisi lain bad performers mengetahui dimana kelemahan dan juga diberikan
bantuandari organisasiuntuk meningkatkan kinerja.

Smart ASN merupakan pegawai dengan kompetensi, kinerja, serta


profesionalisme yang tinggi sehingga mampu beradaptasi dan semakin
responsif terhadap perubahan dan pencapaian tujuan organisasi.
BAB III
KEGIATAN

3.1 PENETAPAN ISU


Sebelum menentukan judul rancangan aktualisasi terlebih dahulu
dilakukan penetapan isu berdasarkan pengamatan peserta selama bertugas
di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang terkhususnya di kalangan
kantor Bupati. Dari hasil pengamatan yang dilakukan selama bertugas,
peserta menetapkan isu yaitu kurangnya kesadaran Aparatur Sipil Negara
dalam membayar IMB dikarenakan pendataan berkas yang sering kali belum
di pahami dan ribet, mengakibatkan tidak maksimalnya PAD daerah
Kab.Pulau Morotai. Sesuai dengan kegiatan tersebut peserta dapat
menetapkan isu berdasarkan kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan
dengan penjabaran sebagai berikut :

Kondisi Kondisi yang


No. Masalah Penetapan Isu
saat ini diharapkan
1. Belum Dengan adanya Kurangnya Memudahkan
adanya pendataan Izin kesadaran proses
pendataan Mendirikan ASN dalam pendataan dalam
Izin Bangunan (IMB) pengurusan pengurusan Izin
Mendirikan di kalangan IMB Mendririkan
Bangunan Aparatur Sipil dkarenakan Bangunan di
(IMB) di Negara (ASN) pendataan kalangan ASN
kalangan yang efisien, yang belum menggunakan
Aparatur mudah, dan optimal dan google form
Sipil Negara tepat, proses yang (smart ASN)
(ASN) yang menjadikan membutuhkan
efisien, salah satu cara waktu
mudah,dan meningkatkan
tepat PAD daerah
3.2 RANCANGAN AKTUALISASI
UNIT KERJA : Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan
Ruang
IDENTIFIKASI ISU : Kurangnya kesadaran Aparatur Sipil Negara dalam
membayar IMB
ISU YANG DIANGKAT : Memudahkan proses pendataan dalam
pengurusan Izin Mendririkan Bangunan di
kalangan ASN
GAGASAN : Melakukan pendataan IMB secara efisien
PENGALIHAN ISU menggunakan google form
TUJUAN GAGASAN : Terwujudnya pendataan IMB dikalangan ASN
PEMECAH ISU yang lebih mudah, cepat dan tepat

Menyiapkan rencana kegiatan pendataan rumah ASN


Kegiatan 1
dengan menggunakan aplikasi GoogleForm
Keterkaitan dengan mata Dalam Melakukan persiapan pendataan rumah ASN
pelatihan dengan menggunakan aplikasi GoogleForm , maka
kegiatan tersebut diambil dari agenda 3 yaitu Smart ASN
dan Menejemen ASN
Keterkaitan subtansi mata
Tahapan Kegiatan Output/Hasil
pelatihan
1.1 Melapor ke atasan 1.Foto Dalam melakukan konsultasi
2. Surat dari BPSDM dengan mentor saya berpakaian
3. Draft Rancangan rapi, tepat waktu, Berorientasi
pelayanan: melaksanakan
tugas dengan jujur,
bertanggung jawab, cermat
disiplin dan berintegritas
(akuntabel)
1.2 Konsultasi ke Mentor 1. Jadwal Pertemuan Untuk menetapkan jadwal
terkait usulan 2. foto pertemuan saya dengan mentor
pendataan rumah ASN 3. Notulen saya berkomitmen
dengan menggunakan melaksanakan tugas dengan
aplikasi GoogleForm kualitas terbaik (Loyal),
berdedikasi kinerja terbaik
dan dalam melakukan
konsultasi dengan mentor saya
berkolaboratif demi
mewujudkan kerja sama yang
di sepakati berpakaian rapi,
tepat waktu, Berorientasi
pelayanan: melaksanakan
tugas dengan jujur,
bertanggung jawab, cermat
disiplin dan berintegritas
(akuntabel)

1.3 Mecari Literatur tentang 1. Foto Dalam mengumpulkan data


Izin Mendirikan 2. ScreenShoot Bahan saya akan Kompoten
Bangunan dan informasi Materi melaksanakan tugas dengan
tentang Google Form 3. Sumber data (hasil kualitas terbaik, kinerja terbaik
pencarian googling) dan melakukan inovasi
(Adaptif)
Konstribusi terhadap visi Dengan Terwujudnya pendataan IMB dikalangan ASN
dan misi organisasi yang lebih mudah, cepat dan tepat
Saya akan berkontribusi terhadap visi bupati Pulau
Morotai yaitu: Terwujudnya masyarakat Morotai yang
aman, damai dan sejahtera

Penguatan Nilai organisasi Dengan Melakukan pendataan rumah ASN dengan


menggunakan aplikasi GoogleForm untuk kemudahan,
cepat dan tepat maka nilai organisasi yang saya akan
perkuat adalah Terciptanya Infrastruktur yang handal
Menyiapkan pengolahan data IMB menggunakan
Kegiatan 2
Googleform
Keterkaitan dengan mata Dalam Menyiapkan Alur pengolahan data IMB
pelatihan menggunakan Googleform , maka kegiatan tersebut
diambil dari agenda 3 Smart ASN
Keterkaitan subtansi mata
Tahapan Kegiatan Output/Hasil
pelatihan
2.1 Konsultasi ke Mentor 1.Foto Saya melapor kepada mentor
2. Notulen dengan menggunakan bahasa
yang baik dan secara sopan,
hal ini mewujudkan nilai
nasionalisme (Loyal). Dan
bertanggung jawab dengan
sungguh-sungguh atas isu yang
saya ambil, perwujudan dari
nilai integritas (Akuntabel).
2.2 menyiapakan draft 1. foto Dalam menyusun draft konsep
pengisian google form 2. konsep pengisian Googleform saya dengan jujur,
bertanggung jawab, cermat
disiplin dan berintegritas
(akuntabel)

2.3 Membuat llnk google 1. foto Dalam membuat link


form 2. screenshoot link googleform saya menggunakan
bahasa yang baik dan
mengunakan data yang relevan
terkait retribusi pembayaran
yang telah di cantumkan dalam
PERDA
Konstribusi terhadap visi Dengan meyiapkan alur pendataan IMB, saa berkontribusi
dan misi organisasi terhadap visi buapati yaitu : Terwujudnya masyarakat
Morotai yang aman, damai dan sejahtera
MIsi :(POLITIK) Membangun tata kelola pemerintahan
yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya

Penguatan Nilai organisasi Dengan Melakukan pendataan rumah ASN dengan


menggunakan aplikasi GoogleForm untuk kemudahan,
cepat dan tepat maka nilai organisasi yang saya akan
perkuat adalah Terciptanya Infrastruktur yang handal
Pengenalan metode pendataan IMB dikalangan ASN
Kegiatan 3
menggunakan GoogleForm
Keterkaitan dengan Dalam pengenalan metofe pendataan IMB saya menggunakan
mata pelatihan googleform, maka kegiatan ini masuk dalam agenda 3 (Smart
ASN)
Keterkaitan subtansi mata
Tahapan Kegiatan Output/Hasil
pelatihan
3.1 kosultasi ke 1.Foto Saya melapor kepada mentor
mentor terkait 2. Notulen dengan menggunakan bahasa
penyusunan yang baik dan secara sopan, hal ini
pengisian mewujudkan nilai nasionalisme
(Loyal). Dan bertanggung jawab
dengan sungguh-sungguh atas isu
yang saya ambil, perwujudan dari
nilai integritas (Akuntabel).
3.2 sosialisasi 1.Foto Dalam melakukan sosialisasi saya
penggunanan 2. Video meningkatkan kompetensi diri saya
dan cara 3. Daftar peserta terus belajar dan mengembangkan
pengisian 4. Materi Sosialisasi kapabiitas saya, demi mendaptkan
hasil kinerja yang baik (Kompeten)
3.3 Mendemokan 1.Foto Saya mendemokan cara pengisian
cara pengisian 2.Video Data IMB menggunakan
Data IMB Googleform untuk
menggunakan mengembangkan kreatifitas dan
Googleform memberikan inovasi dari hasil kerja
saya (Adaptiv)
Konstribusi Dengan Terwujudnya Pengenalan metode pendataan IMB
terhadap visi dan dikalangan ASN menggunakan GoogleForm yang lebih mudah,
misi organisasi cepat dan tepat
Saya akan kontribusi terhadap visi bupati Pulau Morotai yaitu:
(SOSBUD) Membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas
dan berkepribadian dalam kebudayaan
Penguatan Nilai Dengan melakukan pengenalan mettode yang di gunakan untuk
organisasi kemudahan, cepat, dan tepat maka nilai organisasi yang saya
perkuat adalah INOVASI
Implementasi pendataan IMB dikalangan ASN
Kegiatan 4
meggunakan googleform
Keterkaitan dengan mata Dalam pengimplentasian pendataan IMB ASN
pelatihan menggunakan Googleform maka, kegiatan ini masuk
dalam agenda 3
Keterkaitan subtansi
Tahapan Kegiatan Output/Hasil
mata pelatihan
4.1 Konsultasi ke mentor 1. foto Saya melapor kepada
2. Notulen mentor dengan
menggunakan bahasa yang
baik dan secara sopan, hal
ini mewujudkan nilai
nasionalisme (Loyal). Dan
bertanggung jawab dengan
sungguh-sungguh atas isu
yang saya ambil,
perwujudan dari nilai
integritas (Akuntabel).
4.2 Membuat surat keluar 1. foto Dalam pembuatan surat
yang di terbitkan dinas 2. Surat Keluar surat saya menggunakan
PUPR perihal 3. Hasil metode yang bahasa yang baik, dan

permintaan data ke akan di gunakan meminta kesidiaan ke OPD

seluruh OPD, yang di lain untuk bekerja sama


atas mejalankan pendataan
ketahui atasan
ini agar selaras dalam
langsung
mendata(Loyal,
Harmonis,Kolaboratif)
4.3 Melakukan 1. foto Dalam meyebarkan link
penyebaran link 2. screenschoot Google form saya
google form ke dengan transparan, dan
kalangan ASN berkomitmen untuk
menjaga rahasia
terhadap data yang di
berikan (Loyal)
4.4 Menarik data output 1. foto Dalam menarik data
IMB dari link 2. screenschoot output dari link google
Googleform form saya dapat di
percaya, dan
berkomitmen atas
kepercaya dalam
menarik data
(Akuntabel, Loyal)
4.4 Mengolah hasil 1. foto Akuntabilitas:
output penarikan data 2. screenschoot bertanggungjawab tidak
dan siap di teruskan menyalahgunakan data
Ke PTSP sebagai yang didapatkan.
arsip Pemohon IMB
Konstribusi terhadap visi Dalam Implementasi pendataan IMB dikalangan ASN
dan misi organisasi meggunakan
Saya akan berkontribusi terhadap visi bupati Pulau
Morotai yaitu: Terwujudnya masyarakat Morotai yang
aman, damai dan sejahtera
Penguatan Nilai Dalam Implementasi pendataan IMB dikalangan ASN
organisasi meggunakan penguatan nilai organisasi (SOSBUD)
Membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas
dan berkepribadian dalam kebudayaan
Kegiatan 5 Evaluasi dan Pelaporan
Keterkaitan dengan mata Dalam evaluasi dan pelaporan pendataan IMB ASN
pelatihan menggunakan Googleform maka, kegiatan ini masuk
dalam agenda 3 Smart ASN dan Manajemen ASN
Keterkaitan subtansi
Tahapan Kegiatan Output/Hasil
mata pelatihan
5.1 Melapor ke mentor 1. foto Saya melapor kepada
terkait hasil dari 2. Notulen mentor dengan

Implementasi Metode menggunakan bahasa yang


baik dan secara sopan, hal
yang di gunakan
ini mewujudkan nilai
nasionalisme (Loyal). Dan
bertanggung jawab dengan
sungguh-sungguh atas isu
yang saya ambil,
perwujudan dari nilai
integritas (Akuntabel).
5.2 testimoni 1. foto Dalam membuat
2. Video testimony saya dapat
dipercayadan dapat
bekerjasama
(Akuntabel, Kolaboratif)
Dan meninjau kepuasan
terhadap kegiatan yang
saya lakukan
(Berorientas Pelayanan)
5.3 Laporan 1. foto (Akuntabilitas)
2. Hasil Laporan membuat laporan
sebagai
pertanggungjawaban dari
kegiatan
(Berorientasi
Pelayanan) efektif dan
efisien dalam
menggunakan waktu dan
sumber daya
Konstribusi terhadap visi Dengan Terwujudnya pendataan IMB dikalangan ASN
dan misi organisasi yang lebih mudah, cepat dan tepat
Saya akan berkontribusi terhadap visi bupati Pulau
Morotai yaitu: Terwujudnya masyarakat Morotai yang
aman, damai dan sejahtera
Penguatan Nilai Dengan Melakukan pendataan rumah ASN dengan
organisasi menggunakan aplikasi GoogleForm untuk kemudahan,
cepat dan tepat maka nilai organisasi yang saya akan
perkuat adalah Terciptanya Infrastruktur yang handal