Anda di halaman 1dari 83

PRESENTED BY : Yakub Setiawan

OSH DEPARTMENT

SAFETY IN WORKSHOP
BAGIAN 1

12 MARET 2021
BPM
SAFETY MOMENT
ICE BREAKER
ICE BREAKER
PERKENALAN
TATA TERTIB

HP WAJIB SILENT/GETAR
TERIMA TELP DI LUAR RUANGAN
TIDAK MEMBUAT FORUM SENDIRI
EFISIENSI WAKTU – FOKUS PADA MATERI
SALING MENGISI DENGAN POSITIF
MENCARI SOLUSI – HINDARI DEBAT
AGENDA

1. PEMBUKAAN

2. HIGH RISK WORK (HRW)

3. IZIN KERJA BERBAHAYA (IKB)

4. PENERAPAN IKB DALAM HRW


MATERI
LATAR BELAKANG

PEKERJAAN TIM WORKSHOP → PEKERJAAN YANG UNIK

TERJADWAL & TIDAK TERJADWAL

LOKASI TERTENTU DAN TIDAK TERTENTU

POTENSI BAHAYA DIKENAL DAN BARU/TIDAK DIKENAL


LATAR BELAKANG

KECELAKAAN YANG PERNAH TERJADI:

KEBAKARAN DI TANGKI SOLAR DI PGM

JATUH DARI KETINGGIAN DI PGM

LIFTING FAILURE DI JETTY RHB


LATAR BELAKANG

PEKERJAAN BERBAHAYA YANG “RUTIN” DAPAT


MENIMBULKAN “MATI RASA”/NUMB:

PENCUCIAN TANGKI H2S

PEMBERSIHAN TUNGKU BAKAR BOILER

PENCUCIAN TANGKI / VESSEL LAIN


HIGH RISK WORK (HRW)

HRW adalah semua pekerjaan yang memenuhi kriteria:

✓ Pekerjaan yang memiliki nilai Risiko Tinggi


✓ Dapat mengakibatkan kematian, cedera berat atau
kerugian harta benda dalam jumlah besar
✓ Bukan pekerjaan rutin/timbulnya bahaya baru
✓ Pengendalian bahaya sulit diterapkan/tidak ada
✓ Biasanya tidak ada Engineering Control
HIGH RISK WORK (HRW)

Contoh pekerjaan yang memenuhi kriteria HRW:

✓ Pengelasan / pemotongan dengan api di luar WS


✓ Masuk ruang terbatas
✓ Perbaikan screw conveyor
✓ Perbaikan panel listrik
✓ Pemotongan conveyor di ketinggian
✓ Pemotongan pipa saluran solar (gerinda/blander)
✓ Lifting menggunakan crane
✓ Lainnya?
HIGH RISK WORK (HRW)
JENIS PEKERJAAN HW CS WAH KDIE LIFTING
IZIN KERJA
BERBAHAYA
IZIN KERJA BERBAHAYA

Izin Kerja Berbahaya (IKB) adalah izin yang harus diurus


sebelum dilaksanakannya pekerjaan yang termasuk
dalam kategori High Risk Work.
IZIN KERJA BERBAHAYA

IKB dibagi menjadi beberapa jenis:

1. Hot Work (HW)


2. Confined Space (CS)
3. Work at Height (WAH)
4. Kerja dengan Isolasi Energi (KIE)
5. Lifting
IZIN KERJA BERBAHAYA

IKB memiliki kelebihan dan keterbatasan.


Kelebihan IKB sebagai berikut:

✓ Identifikasi bahaya kerja baru


✓ Menyebutkan siapa yang berwenang
✓ Memastikan orang yang bekerja sudah kompeten
✓ Area kerja jelas-waktu kerja jelas-pekerjanya jelas
✓ Dapat diarsipkan untuk membantu penyelidikan
✓ Memastikan pekerjaan selesai/ditutup dengan aman
IZIN KERJA BERBAHAYA

Keterbatasan IKB sebagai berikut:

✓ Terlalu banyak IKB = menurunkan kualitas Haz-Id


✓ Menimbulkan ketergantungan kepada petugas OSH
✓ OSH terlihat menjadi hambatan pelaksanaan kerja
✓ Tergantung pada kompetensi orang yang ttd IKB
✓ Pemenuhan persyaratan kerja menyebabkan delay
✓ Penyalahgunaan suatu IKB untuk pekerjaan lain
PENGONTROLAN IKB

Kualitas penerapan IKB sangat tergantung kepada


orang-orang yang terlibat. Jika semua atau sebagian
pihak bersepakat untuk abai, maka penerapan IKB
menjadi tidak berguna.

IKB dirancang untuk dilaksanakan oleh 3 pihak agar


ada sistem kontrol yang seimbang dan sehat.

INGAT! IKB khusus Pekerjaan Berbahaya. Pelanggaran


IKB dapat berakibat hilangnya nyawa/cedera berat !!!
MASA BERLAKU IKB

IKB ditetapkan untuk berlaku 1 (satu) hari, dan


maksimal jam 18.00 di Shift 2 (dua) dengan verifikasi.

TIDAK ADA IKB DI ATAS JAM 18.00!


PENGISIAN IKB

IKB diisi oleh Pemohon dan Petugas OSH sesuai bagian


masing-masing di dalam IKB.

Pemohon mengisi bagian berikut:


✓ Identitas Permintaan Izin Kerja (dilampirkan daftar
nama seluruh pekerja yang akan bekerja)
✓ Identitas Pekerjaan
✓ Jenis Izin Kerja
✓ Kategori Risiko Pekerjaan (lampirkan JSA yang
lengkap di ttd semua pihak terkait)
PENGISIAN IKB

Pemohon mengisi bagian berikut (lanjutan):


✓ Daftar Keselamatan (diisi bagian Pemohon Izin)
✓ Peralatan Keamanan (yang terkait pekerjaan)
✓ Persetujuan Izin (ttd pada kolom Pemohon)
PENGISIAN IKB

Petugas OSH mengisi bagian berikut:


✓ Konfirmasi Identitas Permintaan Izin Kerja (termasuk
seluruh pekerja yang akan bekerja sesuai lampiran)
✓ Konfirmasi Identitas Pekerjaan beserta peralatan
yang digunakan
✓ Konfirmasi Jenis Izin Kerja (bisa lebih dari satu)
✓ Konfirmasi JSA sudah dibaca(kan) seluruh pekerja
✓ Mengisi Daftar Keselamatan (diisi bagian OSH)
✓ Konfirmasi Peralatan Keamanan sesuai dan tersedia
PENGISIAN IKB

Petugas OSH mengisi bagian berikut (lanjutan):


✓ Isi bagian Pengecekan Gas (jika perlu dilakukan
pengecekan gas ulangan, isikan dalam Tabel yang
tersedia hasil pengukurannya)
✓ Persetujuan Izin (ttd pada kolom Petugas OSH)

Khusus pekerjaan yang lanjut di Shift 2 maksimal hingga


pk. 18.00, wajib diverifikasi ulang di awal Shift 2 oleh
Petugas OSH.
PENGISIAN IKB

Pemilik Lokasi melakukan hal berikut:


✓ Dengan menggunakan perspektif seluruh kegiatan di
area tersebut, Pemilik Lokasi menimbang apakah
pengajuan Izin Kerja Berbahaya yang diajukan
dapat dilaksanakan atau tidak. Pertimbangan
berdasarkan lokasi kerja, waktu kerja, jumlah tenaga
kerja, langkah pencegahan dan pemantauan yang
tersedia. Pemilik Lokasi dapat meminta ditambahkan
langkah pencegahan jika dirasa kurang,
berdasarkan kondisi spesifik lokasi kerja yang akan
digunakan.
PENGISIAN IKB

Pemilik Lokasi melakukan hal berikut (lanjutan):


✓ Mengizinkan permohonan sesuai yang diajukan, atau
✓ Mengizinkan permohonan dengan revisi pada waktu,
lokasi, jumlah tenaga kerja, dll. atau
✓ Menolak permohonan dengan menuliskan alasannya

Untuk Penutupan IKB, Pemohon Izin, Petugas OSH dan


Pemilik Lokasi wajib verifikasi lapangan dan
menandatangani Penutupan IKB.
PENGISIAN IKB

Pemilik Lokasi melakukan hal berikut (lanjutan):


✓ Mengizinkan permohonan sesuai yang diajukan, atau
✓ Mengizinkan permohonan dengan revisi pada waktu,
lokasi, jumlah tenaga kerja, dll. atau
✓ Menolak permohonan dengan menuliskan alasannya

Untuk Penutupan IKB, Pemohon Izin, Petugas OSH dan


Pemilik Lokasi wajib verifikasi lapangan dan
menandatangani Penutupan IKB.
HRW
HOT WORK
HRW HOT WORK

HRW HOT WORK (HRW HW) adalah semua pekerjaan


yang dapat menimbulkan panas atau api. Contoh HRW
HW meliputi:
▪ Welding, brazing, soldering
▪ Cutting torch
▪ Grinding
DASAR ATURAN HW

Peraturan yang terkait HW adalah:

UU 1/1970. Ps 3. Ayat 1.
Huruf b: mencegah, mengurangi dan memadamkan
kebakaran.
Huruf c: mencegah dan mengurangi bahaya
peledakan.
DASAR ATURAN HW

Peraturan yang terkait HW adalah:

Permenaker 2/1982. Ps 5. Ayat 1.


Jenis pekerjaan las yang ditetapkan pada sertifikat juru
las.

Welder di perusahaan minimal memiliki sertifikasi Juru


Las Kelas III.
DASAR ATURAN HW

Peraturan yang terkait HW adalah:

Kepmenaker 186/1999. Ps 2. Ayat 1.


Pengurus atau pengusaha wajib mencegah,
mengurangi dan memadamkan kebakaran, latihan
penanggulangan kebakaran di tempat kerja.

Salah satu tim HRW HW minimal memiliki kompetensi


menggunakan APAR untuk pemadaman api mula.
HAZARD HW

Kesetrum listrik. Primary (230/460 V) dan Secondary (60-


100 V).
Terpapar radiasi berlebihan. Radiasi IR: panas. Radiasi
UV: eye burn/welder’s flash.
Asap dan gas
Api dan ledakan. Panas arc welding mencapai 10.000
derF (5.537,78 derC). Percikan bisa loncat hingga 10 m.
HAZARD HW

Bahan mudah terbakar:


Cairan: cat, thinner, bensin, solar, oli.
Padat: kayu, karton, kertas, organic dust, flammable
coating.
Gas: asetilen, hidrogen, LPG (utamanya propana dan
butana)
Fire Watcher: jika HW dekat bahan mudah terbakar
(jarak 10m)
HAZARD HW

Fume dan gas.


Fume mengandung partikel padat dari bahan las, base
metal dan coatingnya.
Mata iritasi/rasa terbakar/panas. Pusing. Mual. Demam.
Fume Zinc menyebabkan demam asap logam. Sakit
sementara yang mirip dengan Flu.
Paparan jangka panjang dan kronis terhadap Fume las
dapat menyebabkan Siderosis (timbunan logam di
paru2 dan mempengaruhi fungsi paru)
HAZARD HW

Fume dan gas.


Cadmium. Logam beracun. Dapat dijumpai sebagai
coating baja atau solder perak. Fume Cadmium FATAL
AKIBATNYA WALAU TERPAPAR SEBENTAR. Pengelasan 20
menit dimana terdapat Fume cadmium DAPAT
MEMATIKAN. Gejala demam fume logam dalam 1 jam
dan kematian 5 hari kemudian.
HAZARD HW

Fume dan gas.


Gas dari pengelasan memiliki potensi bahaya.
Kebanyakan shielding gases (argon, helium, CO2) tidak
beracun. Namun mengusir O2 dan dapat
menyebabkan kekurangan Oksigen: pusing, pingsan
dan kematian jika otak cukup lama tidak mendapat
oksigen.
Welding dapat juga menghasilkan gas bereacun CO.
HAZARD HW

Fume dan gas.


Radiasi panas dan UV yang dihasilkan dari pengelasan,
saat mengenai udara akan membentuk Ozone dan
Nitrogen Oksida yang dapat menyebabkan pusing,
sakit dada, iritasi mata dan gatal di hidung dan
tenggorokan.
HAZARD HW

Fume dan gas.


Cara paling gampang menghindarinya: jauhkan
kepala dari kepulan fume/asap logam.
Gunakan ventilasi mekanis untuk menarik kepulan
fume menjauh dari wajah pekerja.
Baca SDS elektroda untuk mengetahui fume apa yang
dihasilkan.
Kenali base metal dan ketahui apakah ada coating
yang dapat menghasilkan racun.
HAZARD HW

FLASH BACK

VIDEO FLASH BACK


HAZARD HW

FLASH BACK

VIDEO FLASH BACK2


HAZARD HW

FLASH BACK

VIDEO FLASH BACK ARRESTER1


HAZARD HW

FLASH BACK

VIDEO FLASH BACK ARRESTER2


HAZARD HW

QUIZ:
API MANA YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMOTONG JIKA
MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR ACETYLENE?

A B
HAZARD HW

QUIZ:
API MANA YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMOTONG JIKA
MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR LPG (PROPANA)?

A B
HAZARD HW

VIDEO PELAJARAN
KEBAKARAN DAN PENANGANAN DI BENGKEL
HAZARD HW

VIDEO LEDAKAN TABUNG


HAZARD HW

HW + CS = KURANG O2
IKB HW

PRAKTIK. PENGURUSAN IKB HW. 3 TIM.

Pemotongan drum bekas oli

Pemotongan pipa saluran tangki Solar

Pengelasan tangga di area fiber (jarak 5m)


PPE & ALAT KHUSUS HW

PPE PENGELASAN

HELM
SEPATU
WELDING GLOVE
WELDING APRON + LENGAN
WELDING MASK (DIPASANG DI HELM)
PPE & ALAT KHUSUS HW

ALAT KHUSUS PENGELASAN

APAR
FIRE BLANKET/KARUNG BASAH
BLOWER/EXHAUST
STAND BY HYDRANT
PPE & ALAT KHUSUS HW

PPE GERINDA (TANGAN / MEJA)

FACE SHIELD (DIPASANG KE HELM/ TANPA HELM)


LEATHER GLOVES
SEPATU
PPE & ALAT KHUSUS HW

ALAT KHUSUS GERINDA (TANGAN / MEJA)

MACHINE GUARD
FIRE BLANKET/KARUNG BASAH
APAR
PPE & ALAT KHUSUS HW

PPE CUTTING TORCH

HELM
SEPATU
WELDING GLOVE
WELDING APRON + LENGAN
WELDING MASK (DIPASANG DI HELM)
PPE & ALAT KHUSUS HW

PPE CUTTING TORCH

APAR
FIRE BLANKET/KARUNG BASAH
BLOWER/EXHAUST
STAND BY HYDRANT
ALAT KERJA KHUSUS HW

APAR

FIRE BLANKET (KARUNG BASAH)

SELANG HIDRANT
KOMPETENSI PEKERJA HW

PETUGAS PERAN KEBAKARAN KELAS C&D (HIDRANT &


APAR)

LISENSI WELDER KELAS 3

DASAR-DASAR K3 DI WORKSHOP
HRW
CONFINED SPACE
CONFINED SPACE

CONFINED SPACE (CS) adalah ruangan yang:


▪ Cukup luas dan memiliki konfigurasi sedemikian
rupa sehingga pekerja dapat masuk dan melakukan
pekerjaan di dalamnya
▪ Mempunyai akses keluar masuk yang terbatas
(co: tank, silo, lemari besi, tangki timbun, tangki truk)
▪ Tidak dirancang untuk tempat kerja berkelanjutan
atau terus-menerus di dalamnya
CONFINED SPACE
KATEGORI CONFINED SPACE
• RUANGAN CUKUP LUAS & PEKERJA DAPAT
MASUK DAN BEKERJA?
NO BUKAN RUANG
• AKSES KELUAR MASUK TERBATAS? TERBATAS
• TIDAK UNTUK KERJA TERUS-MENERUS?

MEMENUHI SALAH SATU:

• ATMOSFIR BERBAHAYA? YES RUANG TERBATAS


RUANG TERBATAS DENGAN IZIN KHUSUS
• BAHAYA TENGGELAM?

• STRUKTUR BERBAHAYA? NO RUANG TERBATAS


TANPA IZIN KHUSUS
• BAHAYA SERIUS LAINNYA?
HRW CONFINED SPACE

HRW CONFINED SPACE (HRW CS) adalah pekerjaan


yang mengharuskan pekerja masuk ruang terbatas
dengan izin khusus yang memiliki kondisi lingkungan
berbahaya, baik dalam waktu sebentar atau lama.
HRW CONFINED SPACE

Ruang terbatas dibagi menjadi 2 kategori:


1. Ruang terbatas tanpa izin khusus: ruang terbatas
yang tidak berpotensi mengandung atmosfer yang
berbahaya atau mengandung bahaya lainnya yang
dapat menyebabkan kematian atau bahaya
terhadap fisik lainnya.
HRW CONFINED SPACE

Ruang terbatas dibagi menjadi 2 kategori (lanjutan):


2. Ruang terbatas dengan izin khusus: ruang terbatas
yang mempunyai satu atau lebih ciri-ciri berikut:
▪ Mengandung gas atmosfer udara yang berbahaya
▪ Mengandung material yang berpotensi
memerangkap pekerja di dalamnya
▪ Mempunyai konfigurasi atau struktur sedemikian
rupa sehingga petugas utama dapat
terperangkap atau mengalami asfiksia akibat
dinding yang melengkung ke dalam atau lantai
HRW CONFINED SPACE

Ruang terbatas dibagi menjadi 2 kategori:


2. Ruang terbatas dengan izin khusus: ruang terbatas
yang mempunyai satu atau lebih ciri-ciri berikut:
▪ (lanjutan) yang curam dan mengarah ke lorong
atau ruangan yang lebih kecil, atau
▪ Mengandung bahaya lainnya
HRW CONFINED SPACE

Bahaya lainnya yang terdapat di dalam lingkungan


kerja ruang terbatas dapat disebabkan salah satu atau
beberapa hal berikut:
▪ Gas, uap atau kabut uap yang mudah terbakar
dengan konsentrasi melebihi 10% dari LFL.
▪ Debu di udara yangmudah meledak dengan
konsentrasi setara atau melebihi BRDM. Catatan:
konsentrasi ini dapat diperkirakan jika debu dapat
terlihat secara visual pada jarak 1,5 m atau kurang.
HRW CONFINED SPACE

▪ (lanjutan) konsentrasi oksigen di udara di bawah


19,5% atau melebihi 23,5%.
▪ Konsentrasi substansi yang konsentrasinya atau nilai
ambang batasnya dimuat dalam Surat Edaran
Menaker No. SE. 01/Men/1997 (aturan terbaru
Permenaker 5/2018 tentang K3 Lingkungan Kerja)
▪ Setiap keadaan lingkungan yang langsung
berbahaya bagi kesehatan atau dapat
mengakibatkan kematian.
HRW CONFINED SPACE

KONDISI ATMOSFIR RENDAH OKSIGEN:


19,5% Tingkat Oksigen minimal yang dapat diterima manusia
15-19% Menurunkan kemampuan bekerja. Mengganggu kordinasi gerak.
Muncul gejala awal kekurangan Oksigen.
12-14% Pernafasan meningkat. Kemampuan berpikir menurun.
10-12% Pernafasan meningkat. Bibir membiru.
8-10% Tidak mampu berpikir jernih. Pingsan. Mual. Muntah.
6-8% 8 menit: fatal. 6 menit: 50% fatal. 4-5 menit: dapat diselamatkan.
4-6% Koma dalam waktu 40 detik. Kematian.
HRW CONFINED SPACE

KONDISI ATMOSFIR BERLEBIH OKSIGEN:


Tingkat Oksigen di atas 21% menyebabkan bahan mudah terbakar menjadi
terbakar hebat saat ada titik api: rambut, baju, bahan berminyak.

JANGAN GUNAKAN OKSIGEN MURNI UNTUK VENTILASI DI DALAM CS !

JANGAN MENYIMPAN TABUNG BERTEKANAN DI DALAM CS !


HRW CONFINED SPACE

MENGENAL HIDROGEN SULFIDA (H2S)


Dihasilkan dari dekomposisi material organik/limbah
Berbau telur busuk pada konsentrasi rendah
Kemungkinan tidak ada peringatan pada konsentrasi tinggi
PPM EFEK WAKTU PAPARAN
10 Masih dapat diterima 8 jam
50 – 100 Iritasi ringan: mata, tenggorokan 1 jam
200 – 300 Iritasi berat 1 jam
500 – 700 Tidak sadar. Meninggal. 0,5 – 1 jam
> 1000 Tidak sadar. Meninggal. Beberapa menit
HRW CONFINED SPACE

MENGENAL KARBON MONOKSIDA (CO)


Gas tidak berbau/berwarna. Hasil sampingan dari pembakaran .
PPM EFEK WAKTU PAPARAN
50 Masih dapat diterima 8 jam
200 Sedikit pusing. Tidak nyaman. 3 jam
600 Sakit kepala. Tidak nyaman. 1 jam
1000-2000 Linglung, mual, sakit kepala. 2 jam
1000-2000 Limbung. 1,5 jam
1000-2000 Jantung berdebar. 0,5 jam
2000-2500 Hilang kesadaran. 0,5 jam
DASAR ATURAN CS

Peraturan yang terkait CS adalah:

UU 1/1970. Ps 3. Ayat 1.
Huruf a: mencegah dan mengurangi kecelakaan.
Huruf k: menyelenggarakan penyegaran udara yang
cukup.
DASAR ATURAN CS

Peraturan yang terkait CS adalah:

Kepdirjen 113/2006 Amar Pertama.


Huruf b: petugas keselamatan dan kesehatan kerja
ruang terbatas sebagaimana dimaksud huruf a yang
selanjutnya disebut Petugas K3 Confined Spaces terdiri
dari 2 (dua) jenjang meliputi Petugas Madya dan
Petugas Utama.
HAZARD HRW CS

Udara

Kadar oksigen di luar batas aman (19,5%-23,5%)


Gas, uap, kabut uap yang mudah terbakar dengan
konsentrasi melebihi 10% dari LFL
Debu di udara yang mudah meledak dengan
konsentrasi sama atau lebih dari LFL
Gas beracun (CO, H2S)
HAZARD CS

Material

Padatan atau cairan yang dapat memerangkap atau


dapat terhirup dan menyebabkan gangguan
penyumbatan sistem pernafasan sehingga dapat
menimbulkan kematian melalui tenggelam, tercekik,
terhimpit, tersumbat, tertimbun.
Contoh: ?
HAZARD CS

Struktur

Struktur bangunan di dalam ruang terbatas yang tajam


atau lancip dan dapat melukai pekerja
Struktur bangunan yang dapat memerangkap dan
mengakibatkan asfiksia karena melengkung,
mengerucut atau mengecil.
HAZARD CS

VIDEO KERJA CS DENGAN SELAMAT


HAZARD CS

VIDEO KECELAKAAN CS JEBAKAN SILO GRAIN


IKB CS

PRAKTIK. PENGURUSAN IKB CS. 2 TIM.

Pencucian tangki timbun CPO

Pengelasan di dalam tangki mobil CPO


PPE & ALAT KHUSUS CS

PPE CS

HELM
SEPATU
COTTON GLOVES
RESPIRATOR GAS/DEBU
PPE & ALAT KHUSUS HW

ALAT KHUSUS CS

GAS DETECTOR
FULL BODY HARNESS
KATROL DAN KUDA2
BLOWER/EXHAUST
TALI/WEBBING & CARABINER
SCBA
KOMPETENSI PEKERJA CS

PETUGAS UTAMA: YANG BERWENANG MASUK DAN


MELAKUKAN PEKERJAAN DI DALAM RUANG TERBATAS
DENGAN IZIN KHUSUS

PETUGAS MADYA: PEKERJA YANG BERJAGA DI LUAR


SATU ATAU LEBIH RUANG TERBATAS DENGAN IZIN
KHUSUS, MENGAWASI PETUGAS UTAMA, DAN
MELAKUKAN FUNGSI PETUGAS MADYA SESUAI PROGRAM
PENGAWASAN RUANG TERBATAS (TERMASUK EVAKUASI
JIKA TIMBUL KORBAN).
WE WANT EVERYONE TO
RETURN HOME SAFELY
EVERYDAY

Anda mungkin juga menyukai