Anda di halaman 1dari 34

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota yang
bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja.
Puskesmas Situ adalah salah satu dari UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang
dengan wilayah kerja yang mencakup 5 (Lima) desa dan 1 Kelurahan.
Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan Puskesmas Situ yaitu
Terwujudnya Masyarakat Sumedang yang Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, dan
Kreatif (SIMPATI) Pada Tahun 2023, dan Misi Memenuhi Pelayanan Kesehatan Dasar
Secara Mudah Dan Terjangkau untuk kesejahteraan masyarakat. Visi dan Misi ini tidak
hanya untuk kepentingan menghadapi masalah saat ini, melainkan juga guna
menyongsong tantangan di masa depan. Selain itu untuk mencapai visi tersebut yaitu
memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan dasar secara mudah dan terjangkau untuk
kesejahteraan masyarakat Puskesmas perlu ditunjang dengan pelayanan dijaringan
Puskesmas yang meliputi Pustu (Puskesmas Pembantu), Poskesdes (Pos Kesehatan Desa)
yang dikelola oleh bidan Desa, Dokter Praktek Swasta, Bidan Praktek Swasta, Klinik
Pratama, Batra dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Sesuai dengan perkembangan di bidang kesehatan telah terjadi pergeseran orientasi
pelayanan kuratif menjadi pelayanan promotif dan prefentif, maka lebih luasnya
pelayanan kesehatan mencakup pelaksanaan pemberian informasi untuk mencegah
timbulnya penyakit dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya arti
kesehatan secara menyeluruh. Dalam pelaksanaannya agar dapat berjalan dengan baik
dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat maka Puskesmas Situ menyusun Pedoman
Jejaring Dan Jaringan Puskesmas.
Dalam rangka meningkatkan aksebilitas pelayanan puskesmas didukung oleh
jaringan dan fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri atas Pustu (Puskesmas Pembantu),
Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) yang dikelola oleh bidan Desa, Dokter Praktek Swasta,
Bidan Praktek Swasta, Klinik Pratama, Batra dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Dalam rangka meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat
jaringan dan jejaring pelayanan fasilitas kesehatan di wilayah Puskesmas Situ perlu
dikelola dan dioptimalkan serta dilakukan pembinaan agar dapat memberikan pelayanan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan yang mudah diakses
masyarakat.
Berdasarkan data Tahun 2021, Jejaring yang ada di wilayah kerja Puskesmas Situ
meliputi Apotek berjumlah 10, PMB berjumlah 13, Praktek dokter swasta berjumlah 3,
dan Klinik dokter swasta 3. Adapun Jaringan meliputi 9 Polindes dan 2 Pustu.

1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Untuk mengetahui hasil pencapaian program jaringan dan jejaring di

Puskesmas Situ selama Tahun 2021.

1.2.2 Tujuan Khusus


1. Tersedianya data yang akurat sesuai dengan evidence based mengenai
jaringan dan jejaring di Puskesmas Situ.
2. Sebagai alat untuk mengevaluasi sejauh mana kegiatan program jejaring dan
jaringan di puskesmas Situ.
3. Hasil pencapaian menjadi landasan bagi penyusunan perencanaan program satu
tahun berikutnya.
4. Sebagai bahan penilaian kinerja program dan kinerja petugas Puskesmas Situ.

1.3 Sistematika Penulisan


Sistematika penyajian Laporan Jejaring Puskesmas Situ Tahun 2021 adalah

sebagai berikut :

Bab I : Pendahuluan

Terdiri dari Latar belakang, Tujuan dan Sistimatika penulisan.

Bab II : Analisa Situasi

Bab ini menyajikan tentang Gambaran data dasar Puskesmas Situ

mencakup : Analisa Geografi Puskesmas Situ, Analisis Demografi

Puskesmas Situ , Manajemen Puskesmas, Gedung dan Sarana KIA,

Fasilitas Kesehatan, Jejaring Puskesmas dan UKBM, Lintas sektor,


Perumusan Masalah dan analisa data menetapkan prioritas masalah (USG),

mencari akar penyebab masalah (fishbond), menetapkan cara pemecahan

masalah.

Bab III : Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK)

Bab ini berisi uraian tentang Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Tahun 2022

dan Rencana Pelaksanaan (RPK) Tahun 2021

Bab IV : Kesimpulan dan Saran.

Bab ini menguraikan tentang hal-hal penting yang perlu disimak dan

ditelaah lebih lanjut dari Laporan Jejaring Puskesmas Situ di tahun yang

bersangkutan. Selain keberhasilan-keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini

juga mengemukakan hal-hal yang dianggap masih kurang dalam rangka

penyelenggaraan pembangunan kesehatan.


BAB II
ANALISA SITUASI

2.1 Analisa Geografis


Puskesmas Situ merupakan salah satu Puskesmas di kabupaten Sumedang yang
terletak di sebelah utara kota Kabupaten Sumedang yang berjarak 2 kilometer, dengan
waktu tempuh 10 menit menggunakan kendaraan roda 4. Keadaan geografis dataran
rendah dengan suhu maksimum 24 derajat celsius, dengan curah hujan tertinggi pada
bulan Januari. Luas Wilayah Kerja Puskesmas Situ adalah 24.581 km2. Secara
administrasi Puskesmas Situ berbatasan dengan :

1. Sebelah utara berbatasan dengan Puskesmas Cimalaka


2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Puskesmas Situ
3. Sebelah Timur berbatasan dengan Puskesmas Kotakaler
4. Sebelah Barat berbatasan dengan Puskesmas Padasuka.
2.2 Analisis Demografi
1. Jumlah Penduduk menurut jenis kelamin dan kelompok umur

Tabel 2.1
Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur
Tahun 2021

KELOMPOK JUMLAH PENDUDUK


NO UMUR LAKI- PEREMP LAKI-LAKI + RASIO JENIS
(TAHUN) LAKI UAN PEREMPUAN KELAMIN
1 2 3 4 5 6
1 0-4 994 979 1.973 101,53
2 5-9 1.095 1.089 2.184 100,55
3 10 - 14 2.513 2.630 5.143 95,55
4 15 - 19 2.803 2.401 5.204 116,74
5 20 - 24 2.863 2.775 5.638 103,17
6 25 - 29 2.336 2.495 4.831 93,63
7 30 - 34 2.252 2.194 4.446 102,64
8 35 - 39 2.026 2.110 4.136 96,02
9 40 - 44 1.841 1.941 3.782 94,85
10 45 - 49 1.621 1.704 3.325 95,13
11 50 - 54 1.464 1.387 2.851 105,55
12 55 - 59 1.513 1.387 2.900 109,08
13 60 - 64 1.207 1.217 2.424 99,18
14 65 - 69 1.017 984 2.001 103,35
15 70 - 74 818 706 1.524 115,86
16 75+ 521 513 1.034 101,56
JUMLAH 26,884 26,512 53,396 101,40

Berdasarkan tabel diatas jumlah penduduk perempuan lebih banyak


daripada jumlah penduduk laki-laki, dengan jumlah terbanyak ada dari kelompok
umur 20-24 tahun. Rasio jenis kelamin sebesar 116,74 % .
Puskesmas Situ pada tahun 2021 mempunyai jumlah penduduk sebanyak
53,396 orang dengan jumlah laki-laki 26,884 dan perempuan 26.512.
Tabel 2.2
Jumlah Penduduk Per Desa/Kelurahan
Di Wilayah UPTD Puskesmas Situ
Tahun 2021

DESA/ JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA


NO
KELURAHAN H RW H RT H KK H JIWA

1 KEL. SITU 20 70 6.014 18.010


2 MEKARJAYA 9 40 2.666 7.715
3 JATIMULYA 9 43 2.308 6.852
4 JATIHURIP 15 52 4.013 10.910
5 KEBONJATI 7 15 1.524 4.624
6 MARGAMUKTI 6 32 1.816 5.285
JUMLAH 66 252 18.341 53.396
Sumber : Profil Puskesmas Situ 2021.
Berdasarkan data di atas terlihat bahwa jumlah penduduk paling banyak
berada di kelurahan Situ dikarenakan wilayah ini merupakan pusat kota sehingga
mobilisasi penduduknya sangat tinggi.

Tabel 2.3
Jumlah Penduduk Menurut Status Pekerjaan
Di Wilayah UPTD Puskesmas Situ
Tahun 2021

Pekerjaan
N DESA/ Jasa
O KEL Pedagang / Karya PNS / Tidak
Petani Buruh /Lain-
Wiraswasta wan TNI Bekerja
Lain
1 Kel. Situ 59 387 2677 1450 1155 1125 7356

2 Mekarjaya 135 453 942 673 331 993 1547

3 Jatimulya 130 398 951 559 229 1829 2695

4 Jatihurip 175 791 1525 1040 498 241 4683

5 Kebonjati 138 401 617 325 116 97 3391


Margamu 125 483 615 441 123 109 2398
6
kti
 Jumlah 762 2913 7327 4488 2452 4394 22070
Sumber : Profil Puskesmas Situ 2021.
Tabel 2.4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Pendidikan yang ditamatkan
Di Wilayah UPTD Puskesmas Situ
Tahun 2021

Tam Tam
Belum
DESA/ Belum Tamat at at
NO Tamat D1 D3 D4 S1 S2
KEL Sekolah SD SLT SLT
Sekolah
P A
1 Kel. Situ 980 3536 2830 2546 5057 105 767 486 943 103
2 Mekarjaya 525 1048 1650 999 1751 271 206 156 259 29
3 Jatimulya 460 709 1493 1057 1847 25 127 441 136 9
4 Jatihurip 726 1163 2496 1669 3235 78 279 796 263 25
5 Kebonjati 314 455 1155 789 1193 20 74 168 17 3
Margamu 19 5
6 416 536 1267 831 1457 13 71 221
kti
1454
Jumlah
3421 7447 10891 7891 0 512 1524 2268 1637 174
Sumber : Profil Puskesmas Situ 2021.
Berdasarkan data di atas bahwa tingkat pendidikannya, sebagian besar
penduduk di wilayah kerja Puskesmas Situ tamatan SLTA, hal ini menunjukkan
bahwa tingkat kesadaran penduduk untuk melanjutkan pendidikan meningkat.

Tabel 2.5
Kelompok Sasaran KIA
Di UPTD Puskesmas Situ Tahun 2021

DESA/ Balit APRA Buli Bufa WU


No Neo Bayi Bumil PUS
KEL a S n s S
1 Kel. Situ 237 237 937 484 267 255 255 4384 2280
2 Mekarjaya 105 105 414 214 118 113 113 1938 976
3 Jatimulya 95 95 377 194 107 102 102 1762 1017
4 Jatihurip 166 166 655 338 186 178 178 3063 1573
5 Kebonjati 69 69 272 140 77 74 74 1271 736
Margamukt 841
6 74 74 291 150 83 79 79 1361
i
1368
Jumlah 741 741 2926 1510 833 795 795 7423
9
Sumber : Profil Puskesmas Situ 2021.
2.3 Manajemen Puskesmas
Sumber daya manusia kesehatan (SDMK) merupakan salah satu sub sistem dalam
sistem kesehatan nasional yang mempunyai peranan penting dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai upaya dan pelayanan kesehatan.
Tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam
penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang berkualitas harus
didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas disamping ketersediaan sumber
daya yang lain.
Tabel 2.6
Tenaga Kesehatan yang ada di UPTD Puskesmas Situ
Tahun 2021
Jenis
Kepega
J waian
u N
m o
No. Jenis Tenaga
l P n
a N
h S P
N
S
Kepala Puskesmas 1 1
Kepala Sub Bag. Tata 1
1
Usaha
Dokter Umum 3 2 1
Dokter Gigi 1 1
Penyuluh Kes. 1 1
Masyarakat
Perawat 2 8 1
0 2
Perawat Gigi 1 1
Bidan 2 8 1
7 9
Sanitarian 1 1
10 Analis 2 1 1
11 Apoteker 2 1 1
12 Ass. Apoteker 0
13 Gizi 1 1
14 Medikal Record 1 1
15 Bendahara 0
16 Akutansi 1 1
17 Pengadministrasian 8 2 6
Umum
18 Tenaga IT 1 1
19 Pekerjaan Rumah / 3 3
Kebersihan
20 Keamanan / Jaga 1 1
Malam
Jumlah 7 2 4
6 8 8
Pada Tabel 2.7 dapat dilihat sebaran bidan yang bertugas di wilayah kerja
Puskesmas Situ.

Tabel 2.7
Tenaga Bidan
di Wilayah Kerja Puskesmas Situ

STATUS
PENDIDIKAN
NO NAMA JABATAN NON
TERAKHIR PNS
PNS
1 Juliah Am..Keb Bidan Koordinator DIII Kebidanan /2010 v
2 Yoyoh Juariah Am,keb Bidan Puskesmas DIII Kebidanan / 2010 v
3 N.Olis N.Str,Keb PJ.Poned D4 Kebidanan/ 2017 v
4 Hj.Teti M. S.Tr,Keb Bidan Pelaksana D4 Kebidanan/ 2019 v
5 Cantika .Am,keb Bidan Poned DIII Kebidanan / 2019 v
6 Neni Suherni S.Tr Keb Bidan Poned D4 Kebidanan/ 2017 v
7 N. Lela N.S.Tr.Keb Bidan Poned D4 Kebidanan/ 2020
8 Nia Karnia S.Tr,Keb Bidan Poned D4 Kebidanan/ 2019 v
9 Serly Fauziah Am.Keb Bidan Poned DIII Kebidanan / 2014 v
10 Nina Am.Keb Bidan Poned DIII Kebidanan / 2014 v
11 Nenden R. F.Am.Keb Bidan Poned DIII Kebidanan / 2017 v
12 Siti Wahyuni Am.keb Bidan Poned DIII Kebidanan / 2018 v
13 Risnawati AmKeb Bidan Poned DIII Kebidanan v
14 Dinda Nur Azizah Bidan Kel.Situ 1 DIV Kebidanan v
15 Erna Am,Keb Bidan Kel Situ 2 DIII Kebidanan / 2010 v
16 Wulan N.S. Am,Keb Bidan Kel Situ 1 DIII Kebidanan / 2011 v
17 Hani K’Am,Keb Bidan Desa Mekarjaya1 DIII Kebidanan / 2009 v
18 Rijki Agiatin Am.Keb Bidan Desa Mekarjaya 2 DIII Kebidanan / 2015 v
19 Irma P. Am,Keb Bidan Desa Jatimulya DIII Kebidanan / 2008 v
20 Rizma Bidan Bidan Desa Jatimulya DIV Kebidanan v
21 Lilit Prilitasari Amkeb Desa Jatihurip 1 DIII Kebidanan / 2012 v
22 Meylina N.Z Am,Keb Bidan Desa Jatihurip 2 DIII Kebidanan / 2014 v
23 Puji N Am,Keb Bidan desa Kebonjati DIII Kebidanan / 2011 v
24 Serly Silviana Am,Keb Bidan Desa Margamukti DIII Kebidanan / 2011 v
2.4 Gedung dan Sarana KIA
Tabel 2.8
Ruangan KIA di Puskesmas Situ (Non Rawat Inap)

NO NAMA RUANGAN KETERANGAN


1 Ruang Tunggu
2 Ruang MTBS
3 Ruang IBU/KB
4 Ruang USG
5 Ruang Imunisasi
6 Ruang Ramah Anak
7 Ruang Persalinan
8 Ruang Nifas
9 Ruang Menyusui
10 Ruang PI
11 Ruang Petugas
12 Ruang Admin Poned / Triase
13 Jamban Ada di Tiap Ruang ada
14 Ruang Konseling

2.4.1 Kondisi Bangunan Dan Prasarana


1. Sanitasi
a. Pada ruangan konsultasi KIA/KB disediakan ruang pencegahan infeksi
khusus dengan debit air mengalir yang cukup.
b. Dilengkapi dengan tempat sampah yang tertutup.
2. Ventilasi
a. Ventilasi cukup agar sirkulasi udara dalam ruangan tetap terjaga
b. Arah bukaan ventilasi tidak berdekatan dengan tempat pembuangan
sampah (TPS), toilet, dan sumber penularan lainnya.
3. Pencahayaaan
a. Intensitas cahaya cukup agar dapat melakukan pekerjaan denganbaik.
4. Listrik
a. Tersedia kotak kontak yang aman untuk peralatan/perlengkapan.
2.4.2 Jenis Peralatan
Peralatan/perlengkapan yang disediakan pada ruangan konsultasi/ unit
KIA/KB antara lain :
Tabel 2.9
Sarana dan Prasarana Ruangan Unit KIA-KB
Puskesmas Situ Tahun 2021

NO JENIS BARANG JUMLAH KONDISI


1. Meja 4 Baik
2. Kursi 8 Baik
3. Lemari Arsip 3 1Baik/2RR
4. Lemari Alat-alat 1 Baik
5. Tempat Tidur Pemeriksaan 3 Baik
6. Obgyn Bed 1 Baik
7. Timbangan Bayi 1 Baik
8. Timbangan Dewasa 1 1 Rusak
9. Microtoice 1
10. Lampu sorot 1
11. Troli 2 Baik
12. Standar Infus 1 Baik
13. IUD KIT 2 Baik
14. Implan KIT 2 Baik
15. Korentang 1 Baik
16. Tempat Sampah 2 Baik
17. Sarana cuci tangan/Wastafel 3 Baik
18. Manual Resusitator 1 Baik
19. Tensimeter 2 1 Baik, 1 Rusak
20. Stetoscope Dewasa 1
21 Stetoscope Duplek 1
22 Dopler 2
23 Alat USG 1
DATA OBAT-OBATAN
NO JENIS OBAT JUMLAH KONDISI
1. Lidocain inj. 10 amp Baik
2. Depo Progestin 3 cc 1 box Baik
3. Depo Progestin 1 cc 1 box Baik
4. Cyclogeston 1 box Baik
5. Pil KB 50 strip Baik
6. CuT 380 10 Baik
7. Norplant 10 Baik
8. Bethadin 4 botol Baik
9. Alkohol 1 botol Baik
10. Stesolid 2 Baik
DATA BAHAN HABIS PAKAI
NO BAHAN HABIS PAKAI JUMLAH KONDISI BARANG
1. Kassa 1 toples Baik
2. Kapas Alkohol 1 toples Baik
3. Tissue 2 pak Baik
4. Plester 1 buah Baik
5. Handscoon Steril 10 pasang Baik
6. Handscoon Bersih 1 box Baik
7. Cairan Clorin 500 cc Baik
8. Sabun Cuci Tangan 1 botol Baik
9. Spuit 3cc 40 buah Baik

SARANA ADMINISTRASI KIA


N
JENIS BARANG JUMLAH KONDISI
O
1. Meja Kerja 2 Baik
2. Kursi 2 Baik
3. File Box 20 buah Rusak
4. Laptop 1 buah Baik
5. Buku KIA 1000 buah Baik
6. Komputer 1 Baik
7. Format Kartu bayi 30 lbr Baik
8. Format kartu Ibu 30 lbr Baik
9. Form MTBM dan MTBS 30 lbr Baik
10. Form Register Kohort Ibu 1 buah Baik
11. Form Register Kohort Bayi 1 buah Baik
12. Form Register Kohort Balita 1 buah Baik
13. Form Register KESPRO 1 buah Baik
15. Buku PWS 1 buah Baik
16. Buku SPK 1 buah Baik
Buku Kepmenkes 1464 Tahun 1 buah
17. Baik
2010
18. Lemari Arsip 1 buah Baik
21. Flashdisk 1 buah Baik
22. SOP Pelayanan KIA 1 paket Baik
Buku saku pelayanan KIA di 1 paket
23. Baik
Faskes Dasar
25. Lembar ABPK 1 paket Baik
26. Lembar Balik MTBS 1 paket Baik
27 Lembar Balik Kelas Ibu Hmil 1 Baik
28 Lembar balik Kelas Balita 1 Baik
29 Lembar balik 1000 HPH 1 Baik
30 PMBA 1 Baik

Tabel 2.10
Jumlah Sarana dan Prasarana Bidan Desa
di Puskesmas Situ Tahun 2021
DESA/ KELURAHAN
N0 PRASARANA MEKAR JATI JATI KEBON MARGA KET
SITU
JAYA MULYA HURIP JATI MUKTI
1 KIT SDIDTK 1 1 1 1 1 1
2 Meja Periksa 3 2 2 2 2 1
3 Bidan Kit 0 0 0 0 0 0
Tempat Tidur
4 3 2 2 2 2 1
Periksa
5 Kursi 7 4 4 8 4 3
6 Standar Infus 1 1 2 1 1
7 Troly 3 2 2 2 2 1
8 Lemari Obat 2 2 2 2 1 1
9 Lampu sorot 0 0 0 0 0 1
10 Dopler 1 1 1 1 1 1
11 Tensi meter 3 2 1 2 2 1
12 Stetoskop 3 2 2 2 2 1
13 Papan Data 3 2 1 2 1 1
2.5 Fasilitas Kesehatan, Jejaring Puskesmas dan UKBM
Berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Situ dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.11
Distribusi Fasilitas Kesehatan, Jejaring Puskesmas UKBM
di wilayah kerja Puskemas Situ Tahun 2021

Fasyankes Sarana pasyankes/UKBM UKBM Sarana Psyankes Jejaring


PM RS
NO DESA Posyand Ambulan PosKB Poskesde Posy. Dr.Umu
Pustu Bides Klinik Dr Spesials B U
u Desa Desa s Remaja m
1 SITU 0 3 3 18 1 1 3 1 1 2 6 0

2 MEKARJAYA 0 2 1 10 1 2 1 2 0 2 0

3 JATIMULYA 0 2 0 1 2 1 1 0 2 0

4 JATIHURIP 1 2 0 10 1 2 1 1 0 4 0

5 KEBONJATI 1 1 0 5 1 1 1 1 0 0 1 0

6 MGMUKTI 0 1 0 6 1 1 1 1 1 0 1 0

PUSKESMAS 2 11 2 52 3 6 11 6 4 2 16 0

2.6 Lintas sektor


Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang paling dikenal dewasa ini.
Posyandu menyelenggarakan minimal 5 (lima) program prioritas yaitu Kesehatan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana, Perbaikan Gizi,
Imunisasi dan Penanggulangan Diare.
Untuk meningkatkan kualitas Posyandu telah dilakukan pengelompokkan Posyandu ke dalam 4 tingkat perkembangan, jumlah
Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Situ pada tahun 2021 adalah 79 Posyandu.
Tabel 2.12
Jumlah Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Situ
Tahun 2021

Nama Desa/ Strata


No Nama Posyandu Ket
Kelurahan Posyandu
1 Kebonjati Ikan Mas I Purnama
Ikan Mas II Madya
Nilem Mandiri
Nila I Mandiri
Nila II Purnama
2 Jatimulya Sentosa Mandiri
Makmur Mandiri
Bahagia Purnama
Sejahtera I Purnama
Sejahtera II Purnama
3 Jatihurip Aster Mandiri
Authurium Mandiri
Rosela Purnama
Sakura Purnama
Mawar Purnama
Melati Purnama
Kenanga Purnama
Cempaka Purnama
Dahlia Purnama
Kemuning Purnama
4 Margamukti Cut mutia Mandiri
Kartini I Purnama
Kartini II Purnama
Cut Nyak Dien Mandiri
Dewi Santika Purnama
Kristina Purnama
5 Mekarjaya Cenderawasih I Purnama
Cenderawasih II Mandiri
Gelatik Purnama
Merpati Purnama
Ketilang I Purnama
Ketilang II Purnama
Murai Mandiri
6 Kelurahan Situ Manggis Purnama
Kiwi Manis Purnama
Delima Merah Purnama
Jambu Air Purnama
Harumanis Purnama
Semangka Madya
Papaya I Madya
Papaya II Madya
Lengkeng Purnama
Rambutan Purnama
Belimbing Madya
Anggur Mandiri
Sawo I Mandiri
Sawo II Madya
Murbey Purnama
Apel Purnama
Delima Purnama
Durian Mandiri
Markisa Purnama

Tabel 2.13
Jumlah Kader Posyandu
di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Situ
Tahun 2021

No Desa/Kel Jumlah Posyandu Jumlah Kader


1 Kel. Situ 19 125
2 Mekarjaya 7 42
3 Jatimulya 5 36
4 Jatihurip 10 60
5 Kebonjati 5 33
6 Margamukt 6 36
i
JUMLAH 79 470

2.7 Perumusan Masalah

2.7.1 Identifikasi Masalah

Masalah adalah kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan keadaan

yang sebenarnya. Hasil identifikasi program jaringan dan jejaring adalah

sebagai berikut :
Tabel 2.14
Identifikasi Masalah
Program Jaringan dan Jejaring Puskesmas Situ
Tahun 2021

No Upaya Target Pencapaian Masalah


1. Pembinaan Apotek 10 6 Terdapat kesenjangan
cakupan pembinaan
sebesar 4 atau 40%.
2. Pembinaan Klinik 3 3 Tidak ada kesenjangan
3. Pembinaan PMB 13 12 Terdapat kesenjangan
cakupan pembinaan
sebesar 1 atau 8%.
4. Pembinaan Pustu dan 11 11 Tidak ada kesenjangan
Polindes
5. Pembinaan Dokter 3 3 Tidak ada kesenjangan
Praktek Swasta
6. Pelaksanaan Pusling 5 0 Terdapat kesenjangan
cakupan pembinaan
sebesar 5 atau 100%.

2.7.2 Menetapkan Prioritas Masalah (USG)

Prioritas masalah dilakukan untuk menentukan masalah kesehatan mana

yang perlu mendapat perhatian lebih dari masalah yang lainnya, untuk

memudahkan dalam perencanaan dan pemecahan masalah kesehatan

selanjutnya.

Penentuan prioritas masalah dalam laporan ini menggunakan metode USG

(Urgency, Seriousness, Growth). (USG) adalah salah satu alat untuk menyusun

urutan prioritas isu yang harus diselesaikan. Caranya dengan menentukan

tingkat urgensi, keseriusan, dan perkembangan isu dengan menentukan skala

nilai 1 – 5 atau 1 – 10. Maka berdasarkan metode tersebut, prioritas masalah

program Jaringan dan Jejaring adalah seperti yang tercantum dalam tabel

berikut ini :
Tabel 2.15
Prioritas Masalah dengan Metode USG

No Masalah U S G Total Rank


1 Tidak berjalannya kegiatan Pusling 10 10 10 30 1
2 Rendahnya cakupan pembinaan apotek 9 9 9 27 2
3 Rendahnya cakupan pembinaan PMB 9 9 8 26 3
4 Pembinaan Klinik 9 8 8 25 4
5 Pembinaan Dokter Praktek Swasta 8 7 7 22 5
6 Pembinaan Pustu dan Polindes 7 7 7 21 6
2.7.3 Mencari Akar Penyebab Masalah

Setelah ditentukan prioritas masalah, selanjutnya dicari akar penyebab dari masalah tersebut. Untuk mencari akar penyebab masalah

program Jaringan dan Jejaring Puskesmas menggunakan metode fishbone atau tulang ikan.

1. Tidak berjalannya kegiatan Pusling

Metode Sarana Manusia

Terbatasnya SDM yang ada


berangkat pusling
Kegiatan pusling mengalami Ambulance terbatas hanya
hambatan dikarenakan kondisi ada satu unit.
pandemi COVID 19
Sulit mengikuti jadwal pusling
Belum lengkapnya sarana dan karena memiliki kesibukan di
prasarana pusling unit masing-masing
Tidak
berjalannya
kegiatan
Pusling

Kurangnya dukungan dari


Operasional pelaksanaan tidak
lintas sektor dan desa setempat
ada

Dana Lingkungan
2. Fishbone rendahnya cakupan pembinaan Apotek

Metode Sarana Manusia

Monitoring mengalami hambatan Terbatasnya SDM yang ada


dikarenakan kondisi pandemi membuat jadwal pembinaan
COVID 19 Sarana yang terbatas dalam diundur-undur
Belum ada juknis untuk melakukan pembinaan
melakukan pembuatan laporan Sulit membuat jadwal karena
dari Apotik Belum adanya sosialisasi sulit menggabungkan waktu
penggunaan akun Jaringan dan
antar tim pembinaan
Jejaring Rendahnya
cakupan
pembinaan
Apotek

Kurang kooperatif dari pihak


Operasional pembinaan tidak
apotek
ada

Dana Lingkungan
3. Fishbone rendahnya cakupan pembinaan PMB

Metode Sarana Manusia

Monitoring mengalami hambatan Terbatasnya SDM yang ada


dikarenakan kondisi pandemi membuat jadwal pembinaan
COVID 19 Sarana yang terbatas dalam diundur-undur
melakukan pembinaan
Sulit membuat jadwal karena
sibuk dengan tugas lain Rendahnya kesadaran
Hanya menggunakan daftar pemilik PMB untuk
tilik yang ada dilakukan Pembinaan
Rendahnya
cakupan
pembinaan
Kurang kooperatif dari pihak Klinik
PMB
Operasional pembinaan tidak
ada Rendahnya kepatuhan PMB
akan hak dan kewajibannya

Dana Lingkungan
2.8 Menetapkan Cara Pemecahan Masalah

Alternatif pemecahan masalah pada beberapa kegiatan program jejaring puskesmas, berdasarkan penyebab masalah yang telah dikemukakan di atas
adalah sebagai berikut :

Tabel 2.21
Alternatif Pemecahan Masalah
Program Jejaring Puskesmas

Prioritas
No Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Masalah Pemecahan Masalah Terpilih
Masalah
1. Tidak 1. Kegiatan pusling mengalami hambatan 1. Kegiatan pelaksaan menerapkan 1. Kegiatan pelaksaan
berjalannya dikarenakan kondisi pandemi COVID protokol kesehatan menerapkan protokol
kegiatan 19 2. Koordinasi dengan pihak apotek kesehatan
Pusling dan dinas untuk memenuhi 2. Koordinasi dengan pihak
2. Ambulance terbatas hanya ada satu
persyaratan yang ditentukan apotek dan dinas untuk
unit. dalam peraturan perundang- memenuhi persyaratan yang
3. Belum lengkapnya sarana dan undangan. ditentukan dalam peraturan
prasarana pusling 3. Perencanaan jadwal pembinaan perundang-undangan.
4. Terbatasnya SDM yang ada berangkat sebulan sebelumnya untuk 3. Perencanaan jadwal
pusling mencegah terhadinya bentrok pembinaan sebulan
5. Sulit mengikuti jadwal pusling karena jadwal kegiatan sebelumnya untuk mencegah
4. Membuat ajuan kebutuhan terhadinya bentrok jadwal
memiliki kesibukan di unit masing-
operasional pembinaan kegiatan
masing Melengkapi sarana prasarana 4. Membuat ajuan kebutuhan
6. Kurangnya dukungan dari lintas sektor yang dibutuhkan operasional pembinaan
dan desa setempat 5. Melengkapi sarana prasarana
7. Operasional pelaksanaan tidak ada yang dibutuhkan

1. Cakupan 1. Monitoring mengalami hambatan 1. Kegiatan pembinaan dilakukan 1. Kegiatan pembinaan dilakukan
pembinaan dikarenakan kondisi pandemi COVID secara virtual. secara virtual.
Apotek 19 2. Koordinasi dengan pihak apotek 2. Koordinasi dengan pihak apotek
2. Belum ada juknis untuk melakukan dan dinas untuk memenuhi dan dinas untuk memenuhi
pembuatan laporan dari Apotik persyaratan yang ditentukan dalam persyaratan yang ditentukan
peraturan perundang-undangan. dalam peraturan perundang-
3. Sarana yang terbatas dalam
3. Perencanaan jadwal pembinaan undangan.
melakukan pembinaan sebulan sebelumnya untuk 3. Perencanaan jadwal pembinaan
4. Belum adanya sosialisasi penggunaan mencegah terhadinya bentrok sebulan sebelumnya untuk
akun Jaringan dan Jejaring jadwal kegiatan mencegah terhadinya bentrok
5. Terbatasnya SDM yang ada membuat 4. Membuat ajuan kebutuhan jadwal kegiatan
jadwal pembinaan diundur-undur operasional pembinaan 4. Membuat ajuan kebutuhan
6. Sulit membuat jadwal karena sulit 5. Melengkapi sarana prasarana yang operasional pembinaan
dibutuhkan 5. Melengkapi sarana prasarana
menggabungkan waktu antar tim
yang dibutuhkan
pembinaan
7. Kurang kooperatif dari pihak apotek
8. Operasional pembinaan tidak ada
2. Cakupan 1. Monitoring mengalami hambatan 1. Kegiatan pembinaan dilakukan 1. Kegiatan pembinaan dilakukan
pembinaan dikarenakan kondisi pandemi COVID secara virtual. secara virtual.
PMB 19 2. Koordinasi dengan pihak apotek 2. Koordinasi dengan pihak apotek
dan dinas untuk memenuhi dan dinas untuk memenuhi
2. Sulit membuat jadwal karena sibuk
persyaratan yang ditentukan persyaratan yang ditentukan
dengan tugas lain dalam peraturan perundang- 3. dalam peraturan perundang-
3. Sarana yang terbatas dalam undangan. undangan.
melakukan pembinaan 3. Perencanaan jadwal pembinaan 4. Perencanaan jadwal pembinaan
4. Hanya menggunakan daftar tilik yang sebulan sebelumnya untuk sebulan sebelumnya untuk
ada mencegah terhadinya bentrok mencegah terhadinya bentrok
5. Terbatasnya SDM yang ada membuat jadwal kegiatan jadwal kegiatan
4. Melakukan pendekatan kepada 5. Melakukan pendekatan kepada
jadwal pembinaan diundur-undur
pemilik PMB via telpon atau pemilik PMB via telpon atau
6. Rendahnya kesadaran pemilik PMB kunjungan langsung. kunjungan langsung.
untuk dilakukan Pembinaan 5. Membuat ajuan kebutuhan 6. Membuat ajuan kebutuhan
7. Kurang kooperatif dari pihak PMB operasional pembinaan operasional pembinaan
8. Rendahnya kepatuhan PMB akan hak 6. Melengkapi sarana prasarana yang 7. Melengkapi sarana prasarana
dan kewajibannya dibutuhkan yang dibutuhkan
9. Operasional pembinaan tidak ada
BAB III

RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK ) TAHUN 2022


DAN
RENCANA PELAKSANAAN (RPK) TAHUN 2021

3.1. Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Tahun 2022

Setelah alternatif pemecahan masalah ditentukan maka selanjutnya adalah menyusun rencana usulan kegiatan untuk memperjelas langkah-langkah

yang diambil dalam penanggulangan masalah kesehatan. Rencana Usulan Kegiatan program jejaring di Puskesmas Situ, adalah sebagai berikut :

Upaya Kebutuha Indikat Sumber


N Target Mitra Kebutuhan
Kesehata Kegiatan Tujuan Sasaran PJ n Sumber Waktu or Pembiaya
o Sasaran Kerja Anggaran
n Daya Kinerja an
Penyediaan
Tim
Modul
Jaringa
1 Laporan Percetakan Januari
JARINGAN DAN JEJARING

n dan
Jaringan
Jejaring
dan Jejaring
2 Pendataan Melakukan Jaringan Seluruh Tim ATK Tim Januari SPPD  BOK
Jaringan pendataan semua dan jaringan Jaringa Jaringan ASN
dan jejaring fasilitas kesehatan di jejaring di dan n dan dan Non ASN
wilayah kerja wilayah Jejaring di jejaring jejaring
Puskesmas Situ kerja Puskesma
meliputi Pustu, Puskesmas s Situ
Poskesdes, Dokter Situ
Praktek Swasta,
Bidan Praktek
Swasta dan Batra
Pertemuan Melakukan Jaringan Seluruh ATK, Tim Februari SPPD  BOK
Jaringan pertemuan Jaringan dan jaringan Snack, Jaringan ASN
dan jejaring dan Jejaring jejaring di dan Tim LCD, dan Non ASN
wilayah Jejaring di Jaringa Laptop, jejaring
3 n dan
kerja Puskesma Modul
Puskesmas s Situ jejaring jaringan
Situ dan
jejaring
Monitoring Melakukan Jaringan Seluruh ATK Tim Maret, SPPD  BOK
pemeriksaan untuk dan jaringan Jaringan Juni, ASN
menemukan jejaring di dan dan Septem Non ASN
kesalahan awal agar wilayah Jejaring di jejaring ber,
segera diketahui kerja Puskesma Tim Desemb
untuk dapat Puskesmas s Situ Jaringa er
4 dilakukan tindakan Situ n dan
perbaikan sehingga jejaring
mengurangi resiko
yang lebih besar dari
jejaring dan jaringan
di Puskesmas Situ.
5 Evaluasi Melakukan penilaian Jaringan Seluruh Tim ATK Tim Maret, SPPD  BOK
terhadap hasil yang dan jaringan Jaringa Jaringan Juni, ASN
telah capai oleh jejaring di dan n dan dan Septem Non ASN
semua fasilitas wilayah Jejaring di jejaring jejaring ber,
kesehatan di wilayah kerja Puskesma Desemb
kerja Puskesmas Situ Puskesmas s Situ er
meliputi Pustu, Situ
Poskesdes, Dokter
Praktek Swasta,
Bidan Praktek
Swasta, Batra dan
fasilitas kesehatan
lainnya.
Rencana Menyiapkan rencana Jaringan Seluruh ATK Tim April, SPPD  BOK
Tindak tindakan selanjutnya dan jaringan Jaringan Juli, ASN
Lanjut dari penilaian jejaring di dan dan Oktober Non ASN
terhadap hasil yang wilayah Jejaring di jejaring
telah capai oleh kerja Puskesma
semua fasilitas Puskesmas s Situ
Tim
kesehatan di wilayah Situ
Jaringa
6 kerja Puskesmas Situ
n dan
meliputi Pustu,
jejaring
Poskesdes, Dokter
Praktek Swasta,
Bidan Praktek
Swasta, Batra dan
fasilitas kesehatan
lainnya.
3.2. Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Tahun 2021

Upaya Target Penanggung Volume Rincian Lokasi


No Kegiatan Tujuan Sasaran Jadwal Biaya
Kesehatan Sasaran jawab kegiatan Pelaksanaan pelaksanaan
Upaya Pertemuan Untuk Jaringan 100% PJ Jaringan Maret 1. Persiapan Puskesmas 1.125.000
Kesehatan Jaringan dan merumuskan dan dan Jejaring 2021 jadwal Situ
Pengembanga Jejaring laporan Jejaring bintek
n kegiatan di wilayah 2. Pelaksana
jaringan dan kerja an bintek
jejaring Puskesmas
Analisis
Situ
hasil
bintek
1. Upaya Pembinaan Meningkatka 10 Apotek 60% PJ Jaringan 6 apotek Januari s.d 3. Persiapan Wilayah 17.500.000
Kesehatan apotek n mutu dan di wilayah dan Jejaring Desember jadwal kerja
Pengembanga kinerja dari kerja 2021 bintek Puskesmas
n apotek yang Puskesmas 4. Pelaksana Situ
ada di Situ an bintek
wilayah kerja
5. Analisis
Puskesmas
Situ hasil
bintek
2. Upaya Pembinaan Meningkatka 13 PMB 92% PJ Jaringan 12 PMB Januari s.d 1. Persiapan Wilayah 10.500.000
Kesehatan PMB n mutu dan di wilayah dan Jejaring Desember jadwal kerja
Pengembanga kinerja dari kerja 2021 bintek Puskesmas
n PMB yang Puskesmas 2. Pelaksana Situ
ada di Sumedang an bintek
wilayah kerja Selatan
3. Analisis
Puskesmas
Situ hasil
bintek
3. Upaya Pembinaan Meningkatka 3 Klinik di 100% PJ Jaringan 3 Klinik Januari s.d 1. Persiapan Wilayah 1.400.000
Kesehatan Klinik n mutu dan wilayah dan Jejaring Desember jadwal kerja
Pengembanga kinerja dari kerja 2021 bintek Puskesmas
n Klinik yang Puskesmas 2. Pelaksana Situ
ada di Situ an bintek
wilayah kerja
Puskesmas 3. Analisis
Situ hasil
bintek
4. Upaya Pembinaan Meningkatka 3 dokter 100% PJ Jaringan 3 dokter Januari s.d 1. Persiapan Wilayah 4.200.000
Kesehatan dokter n mutu dan praktek dan Jejaring praktek Desember jadwal kerja
Pengembanga praktek kinerja dari swasta di swasta 2021 bintek Puskesmas
n swasta dokter wilayah 2. Pelaksana Situ
praktek kerja an bintek
swasta yang Puskesmas
3. Analisis
ada di Sumedang
wilayah kerja Selatan hasil
Puskesmas bintek
Situ
6. Upaya Pembinaan Meningkatka 6 desa/kel 100% PJ Jaringan 10 Januari s.d 1. Persiapan Wilayah 700.000
Kesehatan Pustu dan n mutu dan di wilayah dan Jejaring Polindes Desember jadwal kerja
Pengembanga Polindes kinerja dari kerja /Pustu 2021 bintek Puskesmas
n Pustu dan Puskesmas 2. Pelaksana Situ
Polindes yang Sumedang an bintek
ada di Selatan
3. Analisis
wilayah kerja
Puskesmas hasil
Situ bintek
BAB IV
PENUTUP

Demikian laporan tahunan jaringan dan jejaring Puskesmas Situ Tahun 2021 ini dibuat,

agar dapat memberikan gambaran dan penjelasan tentang pelaksanaannya.

Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga

adanya laporan tahunan jaringan dan jejaring Puskesmas Situ Tahun 2021 ini. Semoga dengan

adanya laporan tahunan jaringan dan jejaring Puskesmas Situ Tahun 2021 ini, dapat

meningkatkan kinerja program jaringan dan jejaring semakin meningkat di tahun mendatang.

Tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam laporan tahunan jaringan dan

jejaring Puskesmas Situ Tahun 2021 ini, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan

atau referensi yang penulis dapatkan. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi

memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya laporan

tahunan ini dikesempatan berikutnya.


SOSIALISASI TENTANG JARINGAN DAN JEJARING
PUSKESMAS SITU

PERTEMUAN TIM JARINGAN DAN JEJARING


KONSULTASI PERSIAPAN PERTEMUAN
SOSIALISASI DAN PENGGALANGAN KOMITMEN
JARINGAN DAN JEJARING

STUDY BANDING PROGRAM JEJARING DAN JARINGAN


KUNJUNGAN KE JARINGAN DAN JEJARING