Anda di halaman 1dari 23

REGULASI PENGELOLAAN LIMBAH B3

DAN LIMBAH NON B3


Ir. Achmad Gunawan Widjaksono, MAS, IPU
Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN SAMPAH, LIMBAH DAN B3


KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
2022
OUTLINES

1 Amanat Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020

2 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021

3 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021

4 Peraturan Menteri LHK Nomor 6 Tahun 2021

5 Updating Mekanisme Perizinan Pengelolaan Limbah B3

6 Peraturan Menteri LHK Nomor 19 Tahun 2021

7 Ketentuan Pengelolaan Limbah NonB3

2
OVERVIEW
OMNIBUS LAW adalah . . .

Penyederhanaan, sinkronisasi, dan pemangkasan atas banyaknya aturan dan regulasi


yang menghambat pencapaian tujuan untuk penciptaan lapangan kerja menjadi
satu payung hukum
Undang – Undang Nomor 11
> 80 Undang - Undang > 1.200 Pasal
Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
1 Penerapan Perizinan Berbasis Resiko Dalam bidang LHK,
bertujuan:
2 Kesesuaian Tata Ruang melindungan kualitas Lingkungan
dan mempermudah Kegiatan
3 Persetujuan Lingkungan
Berusaha
KLUSTER
PENYEDERHANAAN 4 Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi (LSF)
PERIZINAN
BERUSAHA
5 Penataan Kewenangan Perizinan Berusaha (Pusat dan Daerah) 3
AMANAT UNDANG – UNDANG CIPTA KERJA
Pasal 12

Pasal 22

Pasal 185 Diimplementasikan melalui:

Peraturan Menteri LHK Nomor 6 Tahun 2021


tentang Tata Cara dan Persyaratan
Pengelolaan Limbah B3
4
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 5 TAHUN 2021
tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Resiko
Pasal 39 PERSYARATAN
PERIZINAN BERUSAHA

Dikarenakan . . . SKKLH (bila AMDAL) /


PKPLH (bila UKL / UPL)
Lampiran II
SLO

Pasal 15 Standar Teknis


(diatur dalam Permen 3
sehingga memerlukan dan Permen 6 tahun 2021)
Perizinan Berusaha
Dana Penanggulangan
Pencemaran

5
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 22 TAHUN 2021
tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

BAB VII: Pasal 274 Pengelolaan LNB3


Setiap orang yang menghasilkan Kegiatannya diatur dalam
Limbah wajib melakukan pasal 450 - 470
pengelolaan Limbah yang
dihasilkannya.
Implikasi

Pengelolaan LB3 1 Perubahan status 9 LB3 menjadi LNB3 terdaftar


Kegiatannya diatur dalam pasal Perubahan Mekanisme Izin Pengelolaan LB3 menjadi
275 - 449 2
Persetujuan Teknis Pengelolaan LB3 (kecuali
Meliputi: PengurangaN, Penyimpanan,
Pengumpulan, Pengangkutan, Pemanfaatan,
Penyimpanan LB3)
Pengolahan, Penimbunan, dan Dumping Pengajuan Persetujuan Teknis Pengelolaan LB3 tidak
Jenis LB3 tercantum dalam 3
mensyaratkan Fasilitas Pengelolaan LB3 telah
Lampiran IX terbangun

6
DEFINISI PENGELOLAAN LIMBAH B3 DAN NONB3
LIMBAH B3:
Sisa Suatu Usaha dan/atau Kegiatan yang
mengandung B3
Jumlah Zat

Mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup,


dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan,
serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain

Sifat Zat
Konsentrasi Zat
Jika, Sisa Suatu Usaha dan/atau Kegiatan yang
tidak menunjukkan karakteristik B3 disebut
LIMBAH NONB3
7
SPECIAL CASE 1 : PASAL PERALIHAN
Bagaimana bila telah memiliki Izin PPLH . . . .?

STATUS IZIN PPLH Implikasi

Izin Pengelolaan LB3 tetap berlaku sesuai


1 ketentuan yang tercantum selama tidak
dilakukan perubahan

2 Bila dilakukan perubahan dan/atau


BAB XII: Pasal 527 masa berlaku Izin habis, maka
melalui permohonan PERTEK BARU
Izin Lingkungan, izin PPLH, SKKL, rekomendasi UKL UPL,
Bila Izin Pengelolaan LB3 merupakan
atau dokumen Lingkungan Hidup yang telah mendapat 3
kegiatan Penyimpanan LB3 dan/atau
persetujuan sebelum berlakunya PP ini, dinyatakan tetap
berlaku dan menjadi prasyarat serta temuat dalam memuat Pengelolaan LNB3, maka
Perizinan Berusaha / Persetujuan Pemerintah tidak perlu mengajukan PERTEK

8
SPECIAL CASE 2 : PENYIMPANAN LIMBAH B3
Pasal 282 ayat (3)

Kegiatan Wajib SPPL


Tidak perlu PERTEK untuk

Standar Penyimpanan LB3


diintegrasikan ke NIB;
dan/atau
Rincian Teknis
Kegiatan Wajib
Penyimpanan LB3 AMDAL atau UKL/UPL
yang termuat
untuk
dalam PL
Instansi Pemerintah
yang menghasilkan LB3

99
RINCIAN TEKNIS ?
IDENTITAS LIMBAH B3 PENGEMASAN
 Nama dan kode LB3  Jenis dan kapasitas
 Sumber LB3 kemasan
 Karakteristik LB3  Simbol dan Label LB3
 Jumlah timbulan  Tata cara penyimpanan
Berupa tabel LB3
Pasal 68 s.d. 78

FASILITAS PENYIMPANAN KEWAJIBAN


 Lokasi TPS LB3  Pencatatan nama dan
 Jenis TPS LB3 jumlah timbulan LB3
 Peralatan tanggap  Menyusun dan
darurat menyampaikan laporan
 Fasilitas bongkar muat Penyimpanan LB3
Pasal 57 s.d. 67 Pasal 80

10
PERATURAN MENTERI LHK NOMOR 6 TAHUN 2021
tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3

?
PERIZINAN BERUSAHA

1 2 3 4 5 6 7
KETENTUAN PENETAPAN PENGELO- PERPINDAHAN PERS. TEKNIS & KETENTUAN KETENTUAN
UMUM STATUS LB3 LAAN LB3 LINTAS BATAS SLO PERALIHAN PENUTUP
BAB I BAB II BAB III – X BAB XI BAB XII BAB XIII BAB XIV
Pasal 1 Pasal 3 – 48 Pasal 49 – 215 Pasal 216 – 219 Pasal 220 – 234 Pasal 235 Pasal 236

Mencabut Permen LH Nomor 18 tahun 2009, Permen LHK Nomor 63 tahun 2016,
Nomor 12 tahun 2018, Nomor 95 tahun 2018, Nomor 4 tahun 2020, Nomor 10 tahun
2020, Nomor 12 tahun 2020, Nomor 18 tahun 2020, Kepdal Nomor 03 tahun 1995 dan
Kepmen LH Nomor 128 tahun 2003
11
MEKANISME PENERBITAN PERS. TEKNIS & SLO

Validasi dan
NIB, Permohonan, Verifikasi Teknis Penerbitan
Kajian Teknis Pembangunan Fasilitas
Pers. Teknis Pelaporan
dan Pelaksanaan Uji Coba*
*bagi Pengelolaan Limbah B3 yang
memerlukan fasilitas dan/atau uji coba

Perizinan
Berusaha Berdasarkan hasil Verifikasi Lapangan, bila tidak
sesuai maka perubahan Pers. Teknis sesuai
actual site atau pembangunan actual site sesuai Verifikasi
Penerbitan SLO ketentuan Pers. Teknis Lapangan

12
KETENTUAN UMUM PERS. TEKNIS PENGUMPULAN

KONTAINER
Fasilitas
SILO
Pengumpulan
Limbah B3
TANGKI WASTEPILE

WASTE
IMPOUNDMENT
BANGUNAN

Dilarang melakukan pencampuran Limbah B3 yang dikumpulkan


13
KETENTUAN UMUM REKOM. PENGANGKUTAN

Identitas dan simbol LB3


(pada sisi kendaraan)
Alat Penanganan LB3

Prosedur
PT TRANSPORTASI bongkar
muat

Apabila terjadi kecelakaan, hubungi Telp. (021) xxxxxxxx

Prosedur Tanggap
Darurat

Roda 4 atau lebih GPS Tracking

LB3 Kategori 1 melakukan mobil Bak Terbuka,


LB3 Kategori 2 melakukan mobil Bak Terbuka atau Tertutup
14
KETENTUAN UMUM PERS. TEKNIS PEMANFAATAN
Pemanfaatan Limbah B3 sebagai . . .

Substitusi Bahan Baku Substitusi Sumber Energi Bahan Baku Sesuai IPTEK
*sifat / fungsi sama dengan bahan *menghasilkan panas dan energi, *sifat / fungsi sama dengan bahan *Technically feasible &
baku yang disubstitusi serta kalori ≥ 2.500 kkal /kg baku sehingga komposisi 100% Environment Friendly

Diperlukan Uji Coba bagi Pemanfaatan Limbah B3 sebagai Substitusi Bahan Baku
yang belum memiliki SNI dan/atau Substitusi Sumber Energi
Bila Limbah B3 tidak tersedia maka wajib menggunakan Bahan Baku dan/atau
Bahan Bakar murni
15
KETENTUAN UMUM PERS. TEKNIS PENGOLAHAN
Pengolahan Limbah B3 dilakukan dengan cara . . .

Termal dengan Insinerasi Stabilisasi & Solidifikasi Bioremediasi

Elektrokoagulasi Pencucian Kemasan Tank Cleaning


16
KETENTUAN UMUM PERS. TEKNIS PENIMBUNAN
Fasilitas:
Persyaratan:

1 Bebas banjir 100 tahunan

2 Permeabilitas tanah
SUMUR INJEKSI
3 Stabil dan bukan kawasan lindung

Hidrologi permukaan dan bukan


LANDFILL DAM TAILING 4
resapan air tanah

BACKFILLING

Jasa Penimbun Limbah B3 hanya boleh melakukan Penimbunan Limbah B3 di fasilitas Landfill
17
KETENTUAN UMUM PERS. TEKNIS DUMPING
Berlaku bagi Limbah: Tidak dilakukan di
Daerah Sensitif
 Kawasan Konservasi Laut
 Wisata Bahari
 Kawasan Mangrove
 Ekosistem Terumbu Karang
 Taman Nasional
SERBUK BOR  Taman Wisata Alam Laut
(synthetic based mud)
 Kawasan Cagar Budaya
 Kawasan Rawan Bencana Alam
LUMPUR BOR  Kawasan Budidaya Perikanan
TAILING (water based mud)  Alur Migrasi Biota Laut yang dilindungi
 Zona Perikanan Produktif
 Alur Pelayaran
SERBUK BOR  Daerah Khusus Militer
(water based mud)

Bila dilakukan Ex-situ maka menggunakan pipa penyalur ≥ 8 mdpl


18
PERATURAN MENTERI LHK NOMOR 19 TAHUN 2021
tentang Pengelolaan Limbah NonB3
Limbah NonB3 terdiri dari Limbah NonB3 Terdaftar yang tercantum dalam
Lampiran XIV Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 dan Limbah NonB3
Khusus yang ditetapkan melalui Penetapan Pengecualian
Tidak Memerlukan Persetujuan Teknis PELARANGAN
Dumping tanpa Persetujuan
Rinciannya Dimuat dalam Persetujuan Lingkungan Pemerintah Pusat
Dokumen Rincian Teknis (DRT) meliputi Identitas
Open Burning
Limbah NonB3; Sumber, Bentuk, Jumlah Limbah NonB3
yang dihasilkan; Jenis Pengelolaan Limbah NonB3 Mencampurkan LNB3
Bila belum Dimuat, maka diajukan dengan LB3
Perubahan Persetujuan Lingkungan Penimbunan di fasilitas
Pemrosesan Akhir

19
KETENTUAN PENGELOLAAN LIMBAH NONB3
dilakukan dengan cara . . .

Pemantauan
Pengurangan Penyimpanan Pemanfaatan Penimbunan Pengangkutan Perpindahan dan Pelaporan
Lintas Batas

Dapat dilakukan oleh Dilakukan setiap


6 bulan, memuat:
Nama Limbah NonB3
Jumlah Limbah NonB3
Waktu SImpan
Pemerintah Pemerintah Kelompok Badan Usaha Jenis Kegiatan
Pusat Daerah Orang yang memiliki PB
20
INFOGRAFIS PENGELOLAAN LIMBAH NONB3 (FABA)

Paving, Batako
High Fixed Carbon High Burning
Low Volatile Matter Efficiency Minimum Ash

Readymix

Optimum Heat & Roadbase


Alternative : Landfill
Pressure
21
INFOGRAFIS PENGELOLAAN LIMBAH NONB3 (SLAG-NI)

Ni
Product
Granular after watering
Drying Matte Smelting
Nickel Ore Reduce MC becomes 20% Produce Liquid Matte (27%)

Slag Ni (Waste)

Reduction
Convert NiO becomes Calcin Purification
Produce Liquid Matte (78%)

Roadbase
22
Terima Kasih ...