Analisis Dinamik Struktur 2D Dengan SAP2000 (SNI Gempa 2002

)
By admin, 21/01/2010 12:38 pm Bangunan gedung perkantoran 3 lantai dari beton bertulang dengan konfigurasi seperti pada Gambar 1 direncanakan dibangun di kota Semarang. Sistem struktur dari bangunan gedung merupakan Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB).

Gambar 1. Konfigurasi Struktur

Gambar 2. Portal Arah X dan Y Jarak portal arah X = 4m dan jarak portal arah Y = 6m. Tinggi tingkat lantai 2 sampai pondasi = 6m, dan tinggi tingkat lantai 3 dan lantai 4 (atap) = 4m. Ukuran semua kolom pada struktur = 40cm (K40x40), ukuran semua balok arah sumbu X = 50x30cm (B50x30) dan ukuran semua balok arah Y = 40x25cm (B40x25).

Beban hidup terbagi merata pada semua Lantai 2 dan Lantai 3 qL = 250 kg/m2.5 m.2D + 0.5L + 0. L : Beban Hidup.Denah Lantai 2 dan Lantai 3 Denah Lantai 4 (Atap) Disekeliling Lantai 2 dan Lantai 3 terdapat dinding setinggi 3. Pembebanan Struktur • • § Beban mati terbagi merata pada semua lantai bangunan qD = 150 kg/m2 (belum termasuk berat sendiri struktur). R = Faktor Reduksi Beban Gempa.2.6L § Kombinasi Pembebanan Sementara : U = 1. berat jenis beton = 2. dan pada Lantai 4 (Atap) qL = 100 kg/m2. kondisi tanah dibawah bangunan merupakan tanah sedang. Data-data untuk perhitungan : Konfigurasi Struktur • • • § Mutu beton : fc’ = 20 MPa.3(I/R)Ex + 1.5L +1. § Koefisien reduksi dari beban hidup untuk perhitungan beban gempa = 0. .30 Kombinasi pembebanan yang ditinjau di dalam analisis : • • § Kombinasi Pembebanan Tetap : U = 1. I = Faktor Keutamaan Struktur.2D + 1. modulus elastisitas : Ec = 210000 kg/cm2 dan angka poisson = 0. Ey : Beban Gempa Arah Y. Beban dinding diperhitungkan sebesar 250 kg/m untuk setiap tinggi 1 m.2D + 0.0(I/R)Ey dimana D : Beban Mati.0(I/R)Ex + 0.3(I/R)Ey : U = 1. Ex : Beban Gempa Arah X. dan diseliling Lantai 4 (atap) terdapat dinding setinggi 1 m. § Mutu tulangan pokok : fy = 400 MPa dan mutu tulangan geser sengkang : fy = 240 MPa § Bangunan terletak di Semarang ( wilayah gempa 2 ).4 ton/m3.

I = 1.0 0.23 0.0 3. pilih sistem satuan yang digunakan di dalam analisis struktur (pd contoh perhitungan ini.0 Data Masukan (Input) SAP 2000 : 1. Diagram Respon Spektrum Gempa Rencana • § Diagram Respon Spektrum Gempa Rencana untuk zona/wilayah gempa 2.6 1.2 0. Gambar 3.0 2.38 0. diperlihatkan pada Gambar 3.15 0.115 0. Respon Spektrum Gempa Rencana Respon Spektrum Gempa Rencana untuk kondisi tanah sedang : Periode Getar Koefisien Gempa T (detik) 0.076 . § Faktor Keutamaan struktur dari bangunan. digunakan sistem satuan : Kgf-cm-C).1. (C) 0.0 • § Faktor Reduksi Gempa untuk Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB) ditentukan R = 3.5. Memilih Sistem Satuan Pada kotak sistem satuan yang tersedia.38 0.

Perubahan koordinat dilakukan dengan cara : klik semua joint pada tumpuan.X = 3 Bay Width. Pilih gambar 3D Frame dan ketikkan data konfigurasi struktur sbb.Y = 4 Bay Width.X = 600 Number of Bays. Gambar 4. Menyusun Bentuk Stuktur Dari menu File. akan menghasilkan struktur portal 3 dimensi lantai dengan ketinggian masingmasing tingkat 400 cm. Pilih menu Edit dan Move. Pada kotak Move Selected Point masukan data : Change coordinate by : • • • Delta X = 0 Delta Y = 0 Delta Z = -200 . C. : • o o o o o o o o 3D Frame Type = Portal Number of Stories = 3 Story Height = 400 Number of Bays.2. Pada kotak New Model Initialization. Untuk mendapatkan tinggi tingkat dari lantai satu sama dengan 600 cm.Y = 400 Klik OK. pilih sistem satuan yang digunakan yaitu Kgf. pilih New Model. Data masukan untuk konfigurasi struktur Masukan data ini. maka perlu dilakukan perubahan koordinat arah Z dari joint-joint di tumpuan. cm.

klik elemen-elemen balok. fys = 2400 Klik OK.Untuk menampilkan konfigurasi struktur.0024 Modulus of Elasticity = 210000 Poisson Ratio = 0. Pilih menu Edit dan Cut untuk menghilangkan elemen-elemen ini. klik OK. fy = 4000 Shear Reinf. pilih Material . Mendefinisikan Dimensi Elemen Dari menu Define. Pada kotak Material Property Data masukkan data material : • o o o o o o o o o o o o o o Type of Material : Isotropic Analysis Property Data Mass per unit Volume = 0 Weight per unit Volume = 0.20 Coeff of Thermal Expansion = 0 Design Property Data Specified Conc Comp Strength. Untuk menyesuaikan bentuk denah Lantai 4 (Atap) yang direncanakan. kolom. dan pelat yang akan dihilangkan. 3. masukkan data : Design Type : Beam Concrete Cover to Rebar Center : Top = 5 Bottom = 5 Klik OK . Pada kotak Define Material. Yield Stress. Pada kotak Choose Property Type for Add. 4. f’c = 200 Bending Reinf. Pada kotak Reinforcement Data. Yield Stress. klik Add Rectangular. Mendefinisikan Karakteristik Material Dari menu Define. Pada kotak Display Option For Active Window. pilih menu View dan Set Display Optons. klik Fill Object. Pada kotak Rectangular Section. : • o o o o o o o o o o Section Name : B50x30 Dimension : – Depth (t3) = 50 : – Width (t2) = 30 Material : CONC Klik Concrete Reinforcement. kemudian klik Add New Property. pilih Frame Sections untuk menampilkan kotak Frame Properties. masukkan dimensi balok 50/30 cm. sbb. klik Modify/Show Material. pilih CONC.

masukkan data sbb. Pada kotak Reinforcement Data. Pada kotak Rectangular Section. dilakukan sbb. Pada kotak Choose Property Type for Add. klik Add Rectangular.Untuk mendefinisikan Balok 40/25 cm. pilih Frame Sections untuk menampilkan kotak Frame Properties. Pada kotak Reinforcement Data. masukkan dimensi balok 40/25 cm. masukkan data : Design Type : Beam Concrete Cover to Rebar Center : Top = 4 Bottom = 4 Klik OK Untuk mendefinisikan Kolom 40/40 cm. : Pada kotak Frame Properties. dilakukan sbb. masukkan dimensi dari kolom sbb. masukkan data : Design Type : Column Configuration of Reinforcement : Rectangular Lateral Reinforcement : Ties Retangular Reinforcement : Cover to Rebar Center = 4 Number of Bar in 3-dir = 0 Number of Bar in 2-dir = 0 Check/Design : Reinforcement to be Designed Klik OK Untuk mendefinisikan pelat tebal 10 cm (pelat lantai 4/atap). Pada kotak Rectangular Section. kemudian klik Add New Property. sbb. dilakukan sbb. Klik Add New Section. : • o o o o o o o o o o Section Name : B40x25 Dimension : – Depth (t3) = 40 : – Width (t2) = 25 Material : CONC Klik Concrete Reinforcement. klik Add Rectangular dan klik Add New Property. : Dari menu Define. Pada kotak Shell Section Data. pilih Area Sections untuk menampilkan kotak Area Sections. : Dari menu Define. : • o o o o o o o o o o o o o o Section Name : K40x40 Dimension : – Depth (t3) = 40 : – Width (t2) = 40 Material : CONC Klik Concrete Reinforcement. : • o Section Name : P10 .

Penempatan Elemen Pada Sistem Struktur Untuk mendefinisikan penempatan elemen pada sistem struktur. Klik semua kolom dari struktur. dilakukan sbb. 6. klik OK. Pilih menu Assign. klik tumpuan jepit. Mendefinisikan Kasus Pembebanan (Load Case) . dilakukan sbb. Klik Add New Section. : • o o o o o o o Section Name : P12 Type : Shell Thin Material Name : CONC Material Angle : 0 Thickness : Membrane : 12 Bending : 12 Klik OK 5. : • • • • • Klik balok-balok arah X dari struktur. Klik semua pelat pada Lantai 4 (Atap). klik OK. Klik balok-balok arah X dari struktur. kemudian Frame/Cable dan Frame Sections.o o o o o o Type : Shell Thin Material Name : CONC Material Angle : 0 Thickness : Membrane : 10 Bending : 10 Klik OK Untuk mendefinisikan pelat tebal 12 cm (pelat Lantai 2 dan 3). kemudian Area dan Sections. Pilih menu Assign. pilih Area Sections untuk menampilkan kotak Area Sections. : Klik joint-joint yang merupakan tumpuan jepit pada struktur. Pada kotak Area Sections pilih P12. Di dalam kotak Joint Restraints. Pada kotak Shell Section Data. klik OK. Pilih menu Assign. Pilih menu Assign. kemudian Area dan Sections. klik OK. Pada kotak Frame Properties pilih K40x40. dilakukan sbb. Mendefinisikan Jenis Tumpuan Untuk mendefinisikan jenis tumpuan pada struktur. Klik semua pelat pada Lantai 2 dan Lantai 3. 7. pada Fast Restraints. Pada kotak Frame Properties pilih B50x30. kemudian Joint dan Restraints. klik OK. kemudian Frame/Cable dan Frame Sections. Pada kotak Frame Properties pilih B50x30. Pilih menu Assign. kemudian Frame/Cable dan Frame Sections. Pada kotak Area Sections pilih P10. Pilih menu Assign. : Dari menu Define. masukkan data sbb. klik OK.

Dari menu Define. Untuk itu perlu didefinisikan kasus pembebanan (load cases) untuk beban mati (DEAD).285Ey Dari menu Define.2D + 0. Pada kotak Define Loads masukkan data : • o o o o o o o o o o o o o o o o Load Name : DEAD Type : DEAD Self Weight Multiplier : 1 Klik Add New Load Load Name : LIVE Type : LIVE Self Weight Multiplier : 0 Klik Add New Load Load Name : QUAKE-X Type : QUAKE Self Weight Multiplier : 0 Load Name : QUAKE-Y Type : QUAKE Self Weight Multiplier : 0 Klik OK 8.2D + 0.2 Klik Add Case Name : LIVE . beban hidup.086Ey : U = 1.Data pembebanan dari beban mati. Mendefinisikan Kombinasi Pembebanan (Load Combination) Kombinasi pembebanan (load combination) yang ditinjau bekerja pada struktur adalah : • • § Kombinasi Pembebanan Tetap : U = 1. klik Combination. Pada kotak Define Respone Combination klik Add New Combo.285Ex + 0.2D + 1.5L + 0. klik Load Cases.5L + 0. masukkan data : • • • • • • • • Response Combination Name : COMB1 Combination Type : Linear Add Define Combination of Case Results Case Name : DEAD Case Type : Linear Static Scale Factor : 1.6L § Kombinasi Pembebanan Sementara : U = 1. dan beban gempa dimasukkan secara terpisah pada program komputer. Pada kotak Response Combination Data.086Ex + 0. beban hidup (LIVE) dan beban gempa arah X (QUAKE-X) dan beban gempa arah Y (QUAKE-Y).

.2 Klik Add Case Name : LIVE Case Type : Linear Static Scale Factor : 0.6 Klik Add Klik OK.2 Klik Add Case Name : LIVE Case Type : Linear Static Scale Factor : 0. Klik Add New Combo Response Combination Name : COMB2 Combination Type : Linear Add Define Combination of Case Results Case Name : DEAD Case Type : Linear Static Scale Factor : 1.086 Klik Add Klik OK.285 Klik Add Case Name : QUAKE-X Case Type : Linear Static Scale Factor : 0.285 Klik Add Klik OK.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Case Type : Linear Static Scale Factor : 1.5 Klik Add Case Name : QUAKE-X Case Type : Linear Static Scale Factor : 0. Klik Add New Combo Response Combination Name : COMB3 Combination Type : Linear Add Define Combination of Case Results Case Name : DEAD Case Type : Linear Static Scale Factor : 1.086 Klik Add Case Name : QUAKE-X Case Type : Linear Static Scale Factor : 0.5 Klik Add Case Name : QUAKE-X Case Type : Linear Static Scale Factor : 0.

b. C Load Type and Direction : Forces Coord Sys : GLOBAL Direction : Z Options : Add to Existing Loads Pada Uniform Load masukkan beban. Beban Mati Pada Pelat Klik semua lantai pada Lantai 2. kemudian klik OK. C Load Type and Direction : Forces Coord Sys : GLOBAL Direction : Z Options : Add to Existing Loads Pada Uniform Load masukkan beban. Load = -2. kemudian klik OK.015 kg/cm2). Klik balok-balok tepi dari Lantai 4 (Atap) yang akan dibebani dinding setinggi 1 m (q = 2. Beban Mati ( Dinding ) Pada Balok Tepi Klik balok-balok tepi dari Lantai 2 dan Lantai 3 yang akan dibebani dinding setinggi 3. klik Area Loads.9. masukkan data beban : • • • • • • • Load Case Name : DEAD Units : Kgf. .50. klik Distributed.75. klik Distributed. dan Lantai 4 yang akan dibebani beban mati qD = 150 kg/m2 (= 0. C Load : -0. Load = -8. Pada Frame Distributed Loads. cm. Pilih menu Assign. Pilih menu Assign. Mendefinisikan Beban Mati & Beban Hidup Pada Struktur a.50 kg/cm). klik Uniform (Shell). Lantai 3. cm.5 m (q = 8.75 kg/cm).015 Coord System : GLOBAL Direction : Z Options : Replace Existing Loads Klik OK. klik Frame/Cable Loads. Pilih menu Assign. masukkan data beban : • o o o o o o Load Case Name : DEAD Units : Kgf. klik Frame/Cable Loads. cm. Pada Frame Distributed Loads. masukkan data beban : • o o o o o o Load Case Name : DEAD Units : Kgf.

terlebih dahulu perlu disusun fungsi dari Respon Spektrum yang akan digunakan. masukkan data beban : • • • • • • • Load Case Name : LIVE Units : Kgf. klik Area Loads.c. C Load : -0. Klik semua lantai pada Lantai 4 (Atap) yang akan dibebani beban hidupqL = 100 kg/m2 (= 0.23  2. cm. masukkan data beban : • • • • • • • Load Case Name : LIVE Units : Kgf.0 0. Lantai 3.025 kg/cm2). cm.2 0. dengan menu Define. Pada Define Respons Spectrum Function di kotak Choose Function Type to Add pilih User Spectrum dan klik Add New Function.38  0.05 Define Function : Periode Acceleration  0. Mendefinisikan Beban Gempa Pada Struktur Untuk analisis beban gempa. Pilih menu Assign.38  1.0 0. klik Area Loads.010 Coord System : GLOBAL Direction : Z Options : Replace Existing Loads Klik OK. dan Response Spectrum. klik Uniform (Shell). masukkan data : • o o o o Function Name : Zone2-Sedang Function Damping Ratio : 0.0 0.0 0.025 Coord System : GLOBAL Direction : Z Options : Replace Existing Loads Klik OK. yang akan dibebani beban hidup qL = 250 kg/m2 (= 0. 10. Beban Hidup Pada Pelat Klik semua lantai pada Lantai 2.6 0.115  3.076 Klik OK . Pilih menu Assign. klik Uniform (Shell). C Load : -0. Function.15  0. Pada kotak Response Spectrum Function Definition.010 kg/cm2).

masukkan data seperti pada gambar bb. : Dari menu Define. Fungsi spektrum respon wilayah gempa 2 untuk kondisi tanah sedang. Setelah fungsi Respon Spektrum didefinisikan.Gambar 5. dengan cara sbb. kemudian didefinisikan cara analisis beban gempa yang akan digunakan. klik Analysis Cases. . Pada kotak Analysis Case Data – Response Spectrum. Pada kotak Analysis Cases klik QUAKE-X kemudian Modify/Show Case< /i>.

klik Analysis Cases. masukkan data seperti pada gambar di bawah. Pada kotak Analysis Cases klik QUAKE-Y kemudian Modify/Show Case. Gambar 7. Data masukan untuk metode analisis superposisi ragam spektrum respon arah X Dari menu Define.Gambar 6. Model Massa Terpusat . Data masukan untuk metode analisis superposisi ragam spektrum respon arah Y 11. Pada kotak Analysis Case Data – Response Spectrum.

dt2/cm. Massa dari Lantai 4 adalah 176 kg. dengan letak titik berat terletak ditengah-tengah bangunan. massa dari suatu lantai bangunan dipusatkan pada titik berat lantainya. Untuk perhitungan beban gempa. .5m dari tepi bangunan (lihat Gambar 9). Massa dari Lantai 2 dan Lantai 3 adalah 260 kg.64 ton. Salah satu model struktur yang sering digunakan untuk keperluan analisis dinamik adalah model massa terpusat (lump mass model). didapat berat dari masing-masing Lantai 2 dan Lantai 3 adalah 255. Gambar 8. berupa beban mati dan beban hidup.15 ton. Letak titik berat Lantai 2 dan Lantai 3. Dari hasil analisis. Dengan menggunakan model ini. didapat berat dari Lantai 4 (Atap) adalah 172. diperlukan data masukan berupa massa dari setiap lantai struktur. Kombinasi pembebanan yang ditinjau bekerja pada lantai bangunan adalah 100% beban mati (termasuk dinding) ditambah 30% beban hidup. berat dari setiap lantai bangunan diperhitungkan dengan meninjau beban yang bekerja di atasnya.5 m dan 7. Dari hasil analisis.dt2/cm.Untuk melakukan analisis dinamik. dengan letak titik berat 9.

dipusatkan pada titik berat masingmasing lantai bangunan. Massa dari tiap lantai yang didapat dari perhitungan.Gambar 9. maka pada setiap titik berat lantai dipusatkan massa kearah X dan massa kearah Y (lihat Gambar 10). Karena analisis struktur dilakukan secara 3 dimensi. . Gambar 10. Letak titik berat Lantai 4 (Atap). Massa-massa terpusat pada lantai struktur.

id/?p=869 .web. pilih MODAL kemudian klik Modify/Show Case. : Dari menu Define. Data masukan untuk jumlah waktu getar struktur yang dianalisis 13. jika pada lantai yang bersangkutan mendapat pengaruh gempa. agar joint-joint ini dapat berdeformasi secara besama-sama. Untuk mendefinisikan 6 waktu getar dari struktur yang akan ditinjau di dalam perhitungan dilakukan sbb. 12. Mukti Wiwoho. Oleh : Bp. pilih Analysis Case. Sumber : Bahan Kuliah DInamika Struktur. maka joint-joint yang terdapat pada suatu lantai harus dikekang (constraint). Pada kotak Analysis Case Data – Modal masukkan data sbb. ST ( Dosen USM) http://handokokdw. klik Run Analysis. Pada kotak Analysis Case. (lihat Gambar 12) : Gambar 11. Waktu Getar Struktur Untuk melakukan analisis dinamik perlu dimasukkan waktu getar dari struktur yang akan ditinjau dalam perhitungan. Analisis Struktur Pilih menu Analyze.Untuk membuat model massa terpusat (lump mass model) dari struktur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful