Anda di halaman 1dari 5

KASUS PENYUSUNAN ANGGARAN DI RUMAH SAKIT.

Klinik “ AL Jabbar sebuah klinik yang sedang berkembang pesat sedang dalam proses
menyusun anggaran adapun transaksi –transaksi yang direncanakan / diestimasikan didasarkan
pada pengalaman masa lalu sebagai berikut
Klinik AL Jabbar mempunyai visi “ Menjadi rumah sakit rujukan terpercaya di Asia Tenggara
dengan pelayanan yang professional
Dari Visi diatas manajemen mencoba memformulasikan renstra sebagai berikut :

RENSTRA :

1. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui pendidikan & latihan


2. Melengkapi standar peralatan medis
3. Menurunkan Los
4. Memperbaiki / merenovasi fisik bangunan yang ada
5. Menambah layanan baru sesuai dengan kebutuhan
6. Meningkatkan optimalisasi kegiatan pemasaran
7. Menjalin kerjasama dengan institusi pelayanan kesehatan di wilayah Asia

Disamping renstra Klinik Ar Rochmin juga mempunyai kinerja keuangan dari cost centre per
bulan sbb :

1. Biaya gaji Rp 500.000.000


2. Biaya Pengadaan barang Rp 300.000.000
3. Biaya ATK Rp 25.000.000
4. Biaya Pemasaran Rp 15.000.000
5. Biaya Investasi Rp 125.000.000
6. Biaya lain – lain Rp 10.000.000

Estimasi pendapatan yang diperkirakan akan didapat pada tahun depan per bulan sbb :

KUNJUNGAN : ( bulanan )

1. Poli IGD / bl 750 Rp 25.000


2. Poli internis 600 35.000
3. Poli anak 875 35.000
4. Poli kebidanan 550 35.000
5. Poli gigi 800 25.000
6. Poli Syaraf 660 35.000
7. Poli Bedah 1200 35.000
8. Poli THT 560 35.000
9. Poli Mata 450 35.000
10. Poli Jantung 950 50.000
11. Poli Kulit 770 35.000
12. Poli ortopedi 1000 40.000
13. Poli rematik 780 35.000
14. Poli paru 770 40.000

RADIOLOGI ; ( bulanan )

1. Sederhana 440 a Rp 54.000


2. Sedang 350 a Rp 75.000
3. Besar 250 a Rp 150.000
4. Canggih 100 a Rp 350.000

LABORATORIUM : ( bulanan )

1. Patologi 50 RP 500.000
2. Kimia 175 Rp 250.000
3. Rutin 500 Rp 100.000

FARMASI 1500 R / Rp 150.000

ELEKTROMEDIK ( bulanan )

1. USG 50 Rp 75.000
2. EKG 75 Rp 150.000
3. EEG 60 Rp 120.000
4. STCan 50 Rp 450.000
5. Bran mapping 20 Rp 275.000
6. Enduscopi 25 Rp 185.000
7. Bronchoscopi 20 Rp 200.000

LAIN –LAIN : bulanan

1. Fisioterai 1200 Rp 150.000


2. Konsultasi gizi 50 Rp 30.000
3. Kartu Tunggu 1200 Rp 10.000
4. Adminstrasi 1200 Rp 25.000
5. Linen 15 Rp 100.000
6. Rukti Jenazah 25 100.000
7. Kantin 50 100.000
8. Khitan 35 100.000

OPERASI : ( bulanan )

1. Kecil 120 Rp 750.000


2. Sedang 150 Rp 1200.000
3. Besar 260 Rp 5000.000
4. Khusus 200 Rp 10.000.000
RANAP : à BOR Average 65 %
LOS 3 hari
Saldo kas Rp 4.500.000.000

AKOMODASI :dengan los 3 hari

1. VVIP 25 ( pasien ) Rp 1000.000


2. VIP 20 ( pasien ) Rp 500.000
3. Utama 25 ( pasien ) Rp 350.000
4. Klas 1 30 ( pasien ) Rp 150.000
5. Klas II 50 ( pasien ) Rp 85.000
6. KLs III 60 ( pasien ) Rp 50.000

VISITE : ( per kali visite ) dg LOS 3 hari

1. VVIP 250.000
2. VIP 150.000
3. UTAMA 100.000
4. KLAS I 50-.000
5. KLAS 2 30.000
6. KLAS III 20.000

Pertanyaaan :

1. Susunlah Anggaran program berdasarkan renstra yang ada


2. Susunlah anggaran statistik untuk memprediksi pendapatan & biaya
3. Buatlah cash flow dari data tersebut diatas
4. Buatlah program dari renstra diatas

TAHAPAN PENYUSUNAN ANGGARAN

TAHAP PERENCANAAN :
:
1. Menyusun visi dan misi
2. Menganalisa SWOT
3. Menyusun Renstra
4. Menbreakdown renstra kedalam tahapan - tahapan prioritas jangka panjang , menengah,
dan jangka pendek
5. Rentra jangka pendek di breakdown menjadi program dan anggaran

TAHAP IMPLEMENTASI :

JENIS ANGGARAN RS :

1. Statistik à untuk melakukan estimasi tentang rencana biaya & pendapatan yang sifat nya
ritin
2. Cash flow à untuk mengetahui kemampuan financial apabila anggaran tersebut
dilaksanakan sesuai dengan kenyataan yang ada
3. Program à dipergunakan untuk menganggarkan program 2 yang bersifat rutin maupun non
rutin baik value added maupun yang non value added
4. Investasi à anggaran investasi dipergunakan untuk merencakan pengadaan sarana prasarana
rumah sakit dengan disertai studi kelayakan proyek

ASUMSI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN :

1. Tingkat hunian
2. Jumlah kunjungan
3. Estimasi infasi
4. Kebijakan –kebijkan direksi yang mendukung terlaksananya anggaran

DUKUMEN PENDUKUNG :

1. Blangko usulan anggaran


2. Blangko permintaan barang
3. Blangko perhitungan studi kelayakan
4. Lain –lain

TAHAP PENGEDALIAN :

SISTEM OTORISASI :

1. Tingkat user à kepala bidang -2 masing -2


2. Tingkat Departemen anggraran
3. Tingkat komite anggaran
4. Tingkat yayasan
5. Bagian pengadaan barang
6. Bagian verifikasi
7. Bagian hutang
8. Bagian direksi

SISTEM PENILAIN KINERJA ANGGARAN :


1. Laporan pertanggunjawaban anggraran à 1 sd 2 bulan sekali
2. Rapat cross fungsional
3. Rapat direksi
4. Rapat Yayasan
5. Rapat evaluasi anggaran

TAHAP PELAPORAN :
1. Laporan anggaran
2. Laporan realisasi dan deviasi ( penyimpangan )
3. Laporan keuangan ( Rugi –Laba maupun Neraca )
4. Analisa rasio