Anda di halaman 1dari 38

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI -NILAI DASAR ASN

“OPTIMALISASI PENCATATAN DAN PELAPORAN


SURVEY PHBS RUMAH TANGGA MELALUI e-
SURVEY DI UPTD PUSKESMAS MANTANG”

Disusun oleh:

NAM : ANGGITA RIZKI NOVITASARI, S.KM


A : 19921126 202012 2 005
NIP

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


ANGKATAN XVI
KERJASAMA PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
TAHUN 2022
HALAMAN PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR ASN

Judul : OPTIMALISASI PENCATATAN DAN PELPORAN


SURVEY PHBS RUMAH TANGGA MELALUI e-SURVEY
DI UPTD PUSKESMAS MANTANG

Penulis : ANGGITA RIZKI NOVITASARI, S.KM

Jabatan : PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT

No. Absen : 07

Telah diperiksa dan disetujui untuk diseminarkan.

Mataram, 21 Mei 2022


Penulis,

ANGGITA RIZKI NOVITASARI, S.KM


NIP. 19921126 202012 2 005

Mentor, Coach,

NURIDAN, S.Kep HAELI, SE., M.AK


NIP. 19671231 199001 1 016 NIP. 19750817 200801 2 026
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa,
karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Rancangan
Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar ASN ini sesuai dengan waktu yang telah
ditetapkan.
Rancangan Aktualisasi ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi
oleh penulis sebagai Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemerintah
Kabupaten Lombok Tengah dalam kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai
Negeri Sipil Tahun 2022. Adapun nilai-nilai dasar sebagai seorang ASN yang
harus diterapkan peserta dalam unit Pelayanan masing-masing yang kaitannya
dengan penyusunan Rancangan Aktualisasi ini yaitu BerAKLHLAK yang
merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabilitas, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
Dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan rasa terima kasih dan
penghargaan yang tulus kepada:
1. Kepala UPTD Puskesmas Mantang Bapak Nuridan, S.Kep., yang telah
memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti pelatihan dasar
CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Nusa
Tenggara Barat.
2. Kepala BPSDM Provinsi Nusa Tenggara Barat Bapak Ir. Lalu Hamdi,
M.Si., beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan kepada
penulis menjadi peserta dalam penyelenggaraan diklat ini.
3. Bapak Dr. Suardi, S.KM., M.PH selaku Kepala Dinas Kesehata Kabuaten
Lombok Tengah yang bersedia memberikan bimbingan dengan penuh
motivasi
4. Ibu Haeli, SE., M.Ak selaku coach yang memberikan bimbingan, arahan,
kritik dan saran demi sempurnanya rancangan aktualisasi ini.
5. Bapak Arifin, S.H., M.H selaku penguji pada seminar rancangan
aktualisasi ini.
6. Bapak dan Ibu Widyaswara yang dengan semangat dan motivasi tinggi
memberikan materi, pengetahuan baru, serta pemahaman demi membuka

i
wawasan penulis sehingga dapat menyusun rancangan aktualisasi dengan
baik.
7. Orangtua serta keluarga yang senantiasa memberikan doa dan semangat
sehingga penulis dapat menyelesaikan rancangan aktualisasi ini.
8. Rekan kerja di UPTD Puskesmas Mantang.
9. Segenap rekan dan teman-teman selaku peserta Pelatihan Dasar CPNS
Kabupaten Lombok Tengah Angkatan XVI.
Dalam penyusunan rancangan ini, penulis menyadari bahwa penyusunan
Rancangan Aktualisasi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis
sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Demikian Rancangan
Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ASN yang penulis susun, semoga bermanfaat bagi
pembaca.

Praya, 21 Mei 2022


Penulis,

Anggita Rizki Novitasari, S.KM


NIP. 19921126 202012 2 005

ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.........................................................................................i
DAFTAR ISI........................................................................................................iii
DAFTAR TABEL................................................................................................iv
BAB I. PENDAHULUAN...................................................................................1
Latar Belakang...................................................................................................1
Tujuan.................................................................................................................5
Ruang Lingkup...................................................................................................6
BAB II. RANCANGAN AKTUALISASI..........................................................8
2.1. Identifikasi Isu..............................................................................................8
2.2. Analisis Isu....................................................................................................8
2.3. Penetapan Isu................................................................................................11
2.4. Gagasan Kreatif Pemecahan Isu.................................................................13
2.5. Tabel Rancangan Aktualisasi......................................................................14
2.6. Jadwal Rencana Kegiatan...........................................................................28
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................29

iii
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1.1. Isu-Isu yang ditetapkan..................................................................1


Tabel 2.2.1. Pembobotan Analisis Kriteria Isu APKL.....................................9
Tabel 2.2.2. Analisis Isu dengan Metode APKL...............................................9
Tabel 2.2.3. Analisis Isu dengan Metode USG..................................................11
Tabel 2.5.1. Rancangan Aktualisasi...................................................................14
Tabel 2.6.1. Jadwal Rencana Kegiatan..............................................................28

iv
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggrakan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama,
dengan lebih menutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerja. Prinsip
penyelenggaraan Puskesmas tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 43 tahun 2019 tentang Puskesmas meliputi paradigma sehat,
pertanggungjawaban wilayah, kemandirian masyarakat, ketersediaan akses
pelayanan kesehatan, teknologi tepat guna, serta keterpaduan dan kesinambugan.
UPTD Puskesmas Mantang merupakan salah satu Puskesmas di Lombok
Tengah yang terletak di Desa Mantang, Kecamatan Batukliang. Menurut
Keputusan Bupati Lombok Tengah Nomor 42 Tahun 2020 tentang Pemberian Izin
Operasional Unit Pelayanan Teknis Daerah, UPTD Puskesmas Mantang adalah
unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah yang
bertanggung jawab menyelenngarakan pembangunan kesehatan di 5 Desa yaitu
Desa Mantang, Desa Barabali, Desa Bujak Desa Peresak, dan Desa Tampak
Siring. Luas wilayah binaan Puskesmas Mantang adalah 24,15 km2 dengan jumlah
penduduk sebanyak 46.361 jiwa (BPS Kab. Lombok Tengah, 2022).
Struktur organisasi UPTD. Puskesmas Mantang dikepalai oleh Kepala
Puskesmas, dan Kepala Tata Usaha. UPTD Puskesmas Mantang Memiliki 6
penanggung jawab upaya yaitu Upaya Kesehatan Masyarakat Esensial, Upaya
Kesehatan Masyarakat Pengembangan, Upaya Kesehatan Perorangan, Farmasi
dan Laboratorium, Penanggung Jawab Jejaring dan Jaringan, Penanggung Jawab
Bangunan, Prasarana, dan Peralatan, Penanggung Jawab Mutu Puskesmas.
Program promosi kesehatan berada di bawah penanggung jawab Upaya Kesehatan
Masyarakat Esensial.
Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 tahun
2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, Puskesmas mempunyai tugas
melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan di
wilayah kerjanya. Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan, Puskesmas

1
mengintegrasikan program yang dilaksanakannya dengan pendekatan keluarga.
Pendekatan keluarga merupakan salah satu cara Puskesmas mengintergrasikan
program untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan akses
pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Dalam
melaksanakan tugasnya, puskesmas memiliki dua fungsi utama, yaitu
penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan penyelenggaraan
Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) tingkat pertama diwilayah kerjanya.
Visi Kabupaten Lombok Tengah yaitu “Terwujudnya masyarakat Lombok
Tengah yang beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya (BERSATU
JAYA)”. Kabupaten Lombok Tengah meliliki 5 misi sebagai berikut: 1) Merawat
ahlaqul karimah dalam kehidupan bermasyarakat; 2) Mencapai sumber daya
manusia yang cerdas, mandiri, dan unggul; 3) Pelayanan umum pemerintahan
yang mudah, cepat dan bersih; 4) Pembangunan ekonomi yang berkesinambungan
dan berkelanjutan didukung infrastruktur berkualitas; 5) Melestarikan dan
mengembangkan nilai-nilai budaya luhur. Untuk mendukung misi Kabupaten
Lombok Tengah khususnya pada misi “Mencapai sumber daya yang cerdas,
mandiri, dan unggul”, UPTD Puskesmas Mantang memiliki visi yaitu
“Terwujudnya Puskesmas yang berkualitas dan terpadu menuju Lombok Tengah
Sehat”.
Tujuan UPTD Puskesmas Mantang adalah melaksanakan pembangunan
kesehatan dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-
tingginya di wilayah kerja. Nilai budaya yang diterapkan di UPTD Puskesmas
Mantang adalah “Melayani dengan IKHLAS” yang merupakan akronim dari
Inovatif; Kreatif; Handal; Lapang dada; Amanah; dan Santun.
Tugas Pokok penulis di UPTD Puskesmas Mantang sebagai Penyuluh
Kesehatan Masyarakat. Menurut Keputusan Menteri Negara PAN No.
58/Kep/Men.PAN/8/2000, Jabatan Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat
Ahli merupakan tenaga yang mempunyai kemampuan dalam melakukan kegiatan
penyuluhan kesehatan masyarakat atau promosi kesehatan yang meliputi
pelaksanaan kegiatan advokasi, pembinaan suasana, dan gerakan pemberdayaan
masyarakat, melakukan penyebar luasan informasi, membuat rancangan media,

2
melakukan pengkajian/penelitian perilaku kesehatan masyarakat yang
berhubungan dengan kesehatan, merencanakan intervensi dalam rangka
mengembangkan perilaku masyarakat yang mendukung kesehatan serta
mengembangkan kemampuan dan ketrampilan perorangan. Promosi Kesehatan
adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran
dari, oleh untuk, dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya
sendiri serta mengembangkan kegiatan yang bersumberdaya masyarakat sesuai
sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan
kesehatan (SK Menkes No. 1192/Menkes/SK/X/2004). Tugas pokok Penyuluh
Kesehatan Masyarakat adalah:
a. Melaksanakan kegiatan advokasi, bina suasana, dan pemberdayaan masyarakat
b. Melakukan penyebarluasan informasi kesehatan dalam berbagai bentuk dan
saluran komunikasi
c. Membuat rancangan media, baik media cetak, elektronika, maupun media luar
ruang;
d. Melakukan pengkajian/penelitian perilaku masyarakat yag berhubungan
dengan kesehatan;
e. Merencanakan intervensi dalam rangka mengembangkan perilaku masyarakat
yang mendukung kesehatan.
Dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyuluh kesehatan, program
promosi kesehatan memiliki berbagai kegiatan yang diprioritaskan pada:
a. PHBS Rumah Tangga;
b. PHBS di Sekolah;
c. PHBS di Institusi Kesehatan;
d. PHBS di Tempat Umum;
e. PHBS di Tempat Kerja;
f. Promosi Kesehatan di Rumah Sakit;
g. Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.
Dari uraian tugas dapat dilihat bahwa salah satu tugas Penyuluh Kesehatan
Masyarakat adalah melakukan pengkajian/penelitian perilaku masyarakat yang
berhubungan dengan kesehatan. Salah satu bentuk pengkajian yang menjadi

3
prioritas kegiatan promosi kesehatan adalah pengkajian perilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga atau biasa disebut dengan survey PHBS
Rumah Tangga. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan sekumpulan perilaku
yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang
menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang
kesehatan dan berperan aktif dalam meweujudkan kesehatan masyarakatnya.
Promosi Kesehatan memiliki visi yaitu individu, keluarga dan masyarakat
Indonesia telah melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam
rangka mencegah timbulnya penyakit dan masalah kesehatan; menanggulangi
penyakit dan masalah-masalah kesehatan lain dalam rangka meningkatkan derajat
kesehatan; memanfaatkan pelayanan kesehatan; serta mengembangkan dan
menyelenggarakan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat. Dari uraian visi
tersebut, dapat disimpulkan bahwa PHBS erat kaitannya dengan kegiatan tujuan
promosi kesehatan. Selain itu menurut Menteri Peraturan Kesehatan nomor 4
tahun 2019 tentang Standart Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada
Standart Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, ada 6 dari 12 indikator
SPM yang sekaligus menjadi indikator PHBS. Terdapat 10 indikator PHBS
Rumah tangga yaitu:
1. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan;
2. Bayi di beri ASI ekslusif;
3. Menimbang balita setiap bulan;
4. Ketersediaan air bersih;
5. Ketersediaan jamban sehat;
6. Memberantas jentik nyamuk;
7. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun;
8. Melakukan aktifitas fisik setiap hari;
9. Makan buah dan sayur;
10. Tidak merokok dalam rumah.
Dari data Riskesdas tahun 2018, diketahui bahwa rumah tangga yang telah
mempraktekkan PHBS baru mencapai 38,7%, sedangkan target yang tercantum
dalam Rencana Strategis Kemenkes adalah 70%. Capaian PHBS rumah tangga di

4
UPTD Puskesmas Mantang pada tahun 2021 adalah sebesar 50%. Untuk
mengetahui capaian PHBS Rumah Tangga di suatu wilayah, petugas promosi
kesehatan melakukan kegiatan survey PHBS Rumah Tangga untuk pengkajian
perilaku dan digunakan sebagai dasar intervensi lanjutan. UPTD Puskesmas
Mantang telah melaksanakan survey PHBS Rumah Tangga setiap tahun. Survey
PHBS Rumah Tangga merupakan salah satu kegiatan Promosi Kesehatan
Puskesmas Mantang yang dilakukan untuk mengkaji perilaku hidup bersih dan
sehat di wilayah binaan UPTD Puskesmas Mantang. Survey PHBS rumah tangga
dilakukan oleh kader kesehatan yang telah terlatih dengan sasaran 210 rumah
tangga, terbagi dalam 30 cluster di 5 desa wilayah binaan Puskesmas Mantang
yang telah terpilih secara acak menggunakan metode random sampling. Namun
dalam pelaksanaan survey PHBS Rumah Tangga di UPTD Puskesmas Mantang
tersebut terdapat kendala yang dihadapi antara lain adalah kader kurang
memahami cara pengisian survey PHBS Rumah Tangga, pencatatan survey masih
menggunakan kertas manual, dan juga proses pengumpulan dan pengolahan data
membutuhkan waktu yang lama.
Berdasarkan uraian diatas, maka dalam penulisan aktualisasi ini penulis
menetapkan lokus isu pada 5 Desa binaan UPTD Puskesmas Mantang (Desa
Mantang, Desa Barabali Desa Bujak, Desa Peresak, Desa Tampaksiring)
Dikarenakan proses pencatatan dan pelaporan survey PHBS Rumah Tangga di
wilayah tersebut belum optimal. Fokus isu yang diangkat adalah “Optimalisasi
Pencatatan dan Pelaporan Survey PHBS melalui e-Survey di UPTD
Puskesmas Mantang”. Dengan menggagas serangkaian kegiatan yang sesuai
dengan sasaran kinerja pegawai, tugas pokok dan fungsi serta inovasi pribadi
dengan menanamkan nilai-nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK) pada setiap kegiatan.

1.2. Tujuan
a. Tujuan Jangka Pendek
Tujuan penyusunan rancangan aktualisasi ini adalah mengoptimalkan
pencatatan dan pelaporan survey PHBS Rumah Tangga melalui e-Survey untuk

5
mengefisiensi dan mengefektifkan proses pengkajian tentang perilaku
masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan. Implementasi dari nilai dasar
Pegawai Negeri Sipil yang bertujuan sebagai pedoman untuk
mengaktualisasikan nilai- nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabilitas,
Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (BerAKHLAK) sebagai
Aparatur Sipil Negara di instansi tempat bekerja.
b. Tujuan Jangka Menengah
Tujuan dilaksanakannya aktualisasi bagi UPTD Puskesmas Mantang yaitu
membantu mewujudkan visi dan misi dari instansi yaitu Terwujudnya
Puskesmas yang berkualitas dan terpadu dan mendorong pelayanan yang
efektif dan efisien. Laporan aktualisasi ini juga dapat digunakan sebagai bahan
dalam proses akreditasi Puskesmas serta mengembangkan karya tulis ilmiah.
c. Tujuan Jangka Panjang
Tujuan jangka panjang yang ingin dicapai dalam pelaksanaan aktualisasi
ini yaitu mewujudkan visi untuk mewujudkan masyarakat Lombok Tengah
yang beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya (BERSATU JAYA),
adapun misi yang berkaitan langsung dengan UPTD Puskesmas Mantang yaitu
“Mencapai sumber daya manusia yang cerdas, mandiri, dan unggul”.
Memberikan pelayanan yang efektif dan efisien di bidang kesehatan
diharapkan mampu meningkatkan kemampuan sumber daya masyarakat.

1.3. Ruang Lingkup


Pada aktualisasi ini, ruang lingkup atau batasan penelitian adalah sebagai
berikut:
a. Penerapan kegiatan dibatasi pada penjabaran implementasi nilai-nilai dasar
ASN, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabilitas, Kompeten, Harmonis,
Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (BerAKHLAK) terhadap isu yang ditetapkan
yaitu: “Optimalisasi Survey PHBS Rumah Tangga melauli e-Survey di UPTD
Puskesmas Mantang”;
b. Kegiatan aktualisasi dilaksanakan dari tanggal 23 Mei 2022 sampai 21 Juni
2022;

6
c. Pelaksanaan aktualisasi di 5 Desa wilayah Binaan UPTD Puskesmas Mantang
yaitu Desa Mantang, Desa Barabali, Desa Bujak, Desa Peresak, dan Desa
Tampaksiring.
d. Sasaran kegiatan aktualisasi ini adalah 210 keluarga dari 30 cluster dusun yang
dipilih secara random sampling (masing-masing cluster terdiri atas 7
responden). Pendataan survey dilakukan oleh kader yang telah terlatih.

7
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI
1.
2.
2.1. Identifikasi Isu
Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) istilah kata “Isu” adalah
masalah yang akan dikedepankan untuk ditanggapi dan sebagainya. Definisi
lainnya menurut Regester dan Larkin bahwa sebuah isu ialah mempresentasikan
suatu kesenjangan antara oraktek koorporat dengan harapan-harapan para stake
holdernya. Dengan kata lain, sebuah isu yang timbul ke permukaan adalah suatu
kondisi atau peristiwa, baik di dalam maupun di luar organisasi, yang jika
dibiarkan akan menjadi efek yang signifikan pada fungsi atau kinerja organisasi
tersebut atau pada target-target organisasi tersebut dimasa mendatang.
Rancangan aktualisasi ini dimulai dengan mengidentifikasi isu yang
muncul pada instansi kerja penulis. Selama menjalankan tugas sebagai staff di
bagian Promosi Kesehatan UPTD Puskesmas Mantang, penulis menemukan
beberapa isu, antara lain:
Tabel 2.1.1 Isu-isu yang di tetapkan
No Isu Sumber Isu
1. Kurang optimalnya pencatatan dan Hasil observasi
pelaporan survey PHBS Rumah Tangga dan pengalaman
penulis
2. Kurang optimalnya penyuluhan kesehatan Hasil observasi
oleh petugas promkes di Posyandu dan pengalaman
penulis
3. Kurang optimalnya pemanfaatan media Hasil observasi
promosi kesehatan oleh petugas promkes dan pengalaman
penulis
4. Kurang optimalnya ketrampilan kader Hasil observasi
posyandu dalam penyampaian informasi dan pengalaman
kesehatan pada masyarakat penulis
5. Kurang optimalnya advokasi petugas Hasil observasi
promkes kepada lintas sektor untuk dan pengalaman
mendukung terbentuknya Poskestren penulis

1.
2.
2.1.

8
2.2. Analisis Isu
Analisis isu berfungsi untuk memahami bagaimana isu tersebut secara utuh
dan kemudian dengan menggunakan kemampuan berpikir konseptual dicarikan
alternatif jalan keluar pemecahan isu. Dalam penetapan isu yang berkualitas, baik
dan memiliki dimensi masalah yang kompleks, maka penulis menggunakan alat
analisis isu APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan Layak) dan USG
(Urgency, Seriousness dan Growth). Aktual artinya enar-benar terjadi, sedang
hangat dibicarakan di masyarakat. Problematik artinya isu memiliki dimensi
masalah yang kompleks sehingga perlu dicarikan solusinya sesegera mungkin.
Kekhalayakan artinya isu menyangkut hajat hidup orang banyak. Layak massuk
akal, realistis, relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalah
Tabel 2.2.1. Pembobotan Analisis Kriteria Isu APKL
Bobot Keterangan
5 Sangat kuat pengaruhnya
4 Kuat pengaruhnya
3 Sedang pengaruhnya
2 Kurang pengaruhnya
1 Sangat kurang pengaruhnya

Tabel 2.2.2. Analisis Isu dengan Metode APKL


No Isu Kriteria Jumlah Rangking
A P K L
1. Kurang optimalnya 4 5 4 5 18 I
pencatatan dan pelaporan
survey PHBS Rumah
Tangga
2. Kurang optimalnya 4 4 5 4 17 II
penyuluhan kesehatan oleh
petugas promkes di
Posyandu
3. Kurang optimalnya 3 4 4 4 15 III
pemanfaatan media promosi
kesehatan oleh petugas
promkes
4. Kurang optimalnya 3 3 3 3 12 V
ketrampilan kader posyandu
dalam penyampaian
informasi kesehatan pada
masyarakat

9
5. Kurang optimalnya 3 3 4 4 14 IV
advokasi petugas promkes
kepada lintas sektor untuk
mendukung terbentuknya
Poskestren

Keterangan:
A: Aktual P: Problematik K: Khalayak L: Layak
Berdasarkan hasil dari analisis isu menggunakan metode APKL (Aktual,
Problematik, Khalayak, Layak) diatas, terdapat 3 isu yang memenuhi kriteria
yaitu:
1. Kurang optimalnya pencatatan dan pelaporan survey PHBS Rumah Tangga;
2. Kurang optimalnya penyuluhan kesehatan oleh petugas promkes di Posyandu;
3. Kurang optimalnya pemanfaatan media promosi kesehatan oleh petugas
promkes.
Dari ketiga isu tersebut, dilanjutkan dengan analisa penetapan prioritas isu
menggunakan metode USG (Urgency, Seriousnes dan Growth). Metode USG
merupakan salah satu cara untuk menentukan urutan prioritas isu dengan metode
ditindaklanjuti. Kriteria USG dikategorikan ke dalam rentang penilaian skala
likert 1-5 dengan ketentuan semakin besar nilainya, maka semakin strategis isu
tersebut harus diselesaikan. Pengertian masing-masing variabel dari metode USG
dapat dijabarkan sebagai berikut:
a. Urgency yaitu seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas dikaitkan dengan
waktu yang tersedia serta seberapa keras tekanan waktu untuk memecahkan
masalah tersebut untuk memecahkan masalah yang menyebabkan isu tadi
b. Seriousmess yaitu seberapa serius isu tersebut perlu dibahas dikaitkan dengan
akibat yang timbul dengan penundaan pemecahan masalah yang menimbulkan
isu tersebut atau akibat yang menimbulkan masalah-maslaah lain kalau
masalah penyebab isu tidak dipecahkan.
c. Growth yaitu seberapa kemungkinan isu tersebut menjadi berkembang
dikaitkan kemungkinan masalah penyebab isu akan makin memburuk kalau
dibiarkan.

10
Proses untuk metode USG dilaksanakan dengan memperhatikan urgensi dari
masalah, keseriusan masalah yang dihadapi, serta kemungkinan berkembangnya
masalah tersebut semakin besar. Dengan penggunaa metode USG peneliti
menentukan skala prioritas isu dari beberapa isu yang ada:

Tabel 2.2.3 Analisis Isu dengan Metode USG


No Isu U S G Jumlah Rangking
1. Kurang optimalnya pencatatan 4 5 5 14 I
dan pelaporan survey PHBS
Rumah Tangga
2. Kurang optimalnya penyuluhan 4 4 4 12 II
kesehatan oleh petugas promkes
di Posyandu
3. Kurang optimalnya pemanfaatan 3 4 4 11 III
media promosi kesehatan oleh
petugas promkes
Keterangan:
U: Urgency S: Seriousness G: Growth
Angka 1: Sangat gawat/mendesak/cepat
Angka 2: Gawat/mendesak/cepat
Angka 3: Cukup gawat/mendesak/cepat
Angka 4: Kurang gawat/mendesak/cepat
Angka 5: Tidak gawat/medesak/cepat
2.3. Penetapan Isu
Berdasarkan analisis isu menggunakan metode USG (Tabel 2.2.3), dapat
disimpulkan bahwa isu nomor urut 1 mendapat jumlah terbesar (peringkat 1)
sehingga menjadi prioritas utama yang akan dipecahkan permasalahannya. Dilihat
dari tingkat Urgency-nya, isu nomor 1 sangat penting mengingat kegiatan tersebut
merupakan bentuk salah satu tugas penyuluh kesehatan masyarakat yaitu
pengkajian/penelitian perilaku masyarakat yag berhubungan dengan kesehatan.
Output kegiatan berupa data dan informasi yang dibutuhkan untuk intervensi
dalam rangka mengembangkan perilaku masyarakat yang mendukung kesehatan.
Isu tersebut juga berdampak serius (Seriousness) karena jika isu ini tidak dibahas,
maka hasil survey tidak menggambarkan kondisi PHBS di masyarakat, proses

11
pengumpulan dan pengolahan data survey PHBS membutuhkan waktu yang lama
sehingga pelaporan hasil survey PHBS Rumah Tangga Mantang menjadi
terlambat. Sedangkan dari tingkat Growth, jika isu tidak ditangani, intervensi
masalah kesehatan terkait PHBS Rumah Tangga di UPTD Puskesmas Mantang
menjadi terhambat.
Dari metode analisis yang dilakukan dipilih isu kontemporer yang paling
tepat untuk diangkat yaitu tentang “Optimalisasi Pencatatan dan Pelaporan Survey
PHBS Rumah Tangga melalui e-Survey di UPTD Puskesmas Mantang”. Alasan
utama pengangkatan isu ini agar pelaksanaan survey PHBS Rumah Tangga
berjalan efektif dan efisien sebagai dasar untuk meningkatan kesadaran keluarga
dan masyarakat Indonesia untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat
(PHBS). Pemilihan isu “Optimalisasi Pencatatan dan Pelaporan Survey PHBS
Rumah Tangga melalui e-Survey di UPTD Puskesmas Mantang” tidak lepas dari
penyebab munculnya isu tersebut. Adapun beberapa penyebab munculnya isu
tersebut adalah:
a. Keterbatasan petugas promosi kesehatan dalam memberikan informasi tentang
tata cara pengisian survey PHBS Rumah Tangga di UPTD. Puskesmas
Mantang;
b. Kader pelaksana kurang memahami tata cara pengisian survey PHBS Rumah
Tangga;
c. Pencatatan survey PHBS Rumah Tangga masih menggunakan cara manual
(menggunakan kertas).
Oleh karena itu, dampak yang muncul jika isu tersebut tidak segera diatasi
adalah sebagai berikut;
a. Dampak Bagi Petugas
1) Petugas promosi kesehatan UPTD Puskesmas Mantang dianggap tidak
maksimal dalam menjalankan visinya yaitu mewujudkan individu, keluarga
dan masyarakat Indonesia telah melaksanakan perilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS);

12
2) Petugas promosi kesehatan UPTD Puskesmas Mantang tidak berhasil
menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal karena terlambat
dalam pengumpulan laporan.
b. Dampak Bagi Masyarakat
1) Proses survey PHBS membutuhkan waktu yang lama;
2) Hasil survey tidak menggambarkan kondisi PHBS di masyarakat;
3) Pelaksanaan intervensi masalah kesehatan terkait PHBS Rumah Tangga
terhambat.
c. Dampak Bagi Instansi
1) UPTD Puskesmas Mantang dianggap tidak maksimal oleh masyarakat
menjalankan tujuannya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat;
2) UPTD Puskesmas Mantang dianggap tidak maksimal dalam mendukung
Visi dan Misi Kabupaten Lombok Tengah.

2.4. Gagasan Kreatif Pemecahan Isu


Berdasarkan isu yang diangkat “Optimalisasi Pendampingan Penyuluh
Kehutanan Dalam Rangka Meningkatkan Aspek Pemasaran Kelompok Tani
Hutan Brang Tampu pada Balai KPH Batulanteh”, maka penulis merancang
beberapa gagasan pemecahan isu. Adapun gagasan pemecahan isu tersebut adalah
sebagai berikut:
1) Membuat Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) e-Survey PHBS Rumah Tangga;
2) Konsultasi dengan Kepala Puskesmas dan berkoordinasi dengan lintas program
untuk menyusun Definisi Operasional (DO) 10 indikator PHBS Rumah
Tangga;
3) Membuat form e-survey PHBS Rumah Tangga menggunakan google form;
4) Merencanakan kegiatan sosialisasi e-survey PHBS Rumah Tangga;
5) Pelaksanaan kegiatan sosialisasi e-survey PHBS Rumah Tangga dengan
sasaran kader pelaksana survey;
6) Pelaksanaan e-survey PHBS Rumah Tangga di 5 Desa Binaan UPTD
Puskesmas Mantang;
7) Penyusunan laporan dan evaluasi kegiatan e-survey PHBS Rumah Tangga

13
8) Intervensi terkait masalah PHBS yang ditemukan;
9) Penyusuan laporan aktualisasi.
Pada masing-masing kegiatan, penulis juga akan melakukan analisis terkait
nilai-nilai BerAKHLAK, Aksi Bela Negara, dan kontribusi terhadap Visi Misi
Daerah yang dapat diimplementasikan.

14
2.5. Tabel Rancangan Aktualisasi
Tabel 2.5.1. Rancangan Aktualisasi
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
1. Membuat KAK Terbentuk KAK Kegiatan membuat KAK e- Kegiatan membuat KAK e- Kegiatan ini
(Kerangka Acuan e-survey PHBS survey PHBS Rumah Tanggasurvey PHBS Rumah merupakan proses
Kegiatan) e-Survey Rumah Tangga dilaksanakan dengan Tangga berkaitan dengan mewujudkan Visi dan
PHBS Rumah Tangga mengaktualisasikan nilai- Aksi Bela Negara, yaitu: Misi Pemerintah
Tahapan: nilai dasar ASN BerAkhlak, 1) Cinta Tanah Air: Kabupate Lombok
a. Merancang KAK yaitu: a) Jiwa patriotisme Tengah; Mencapai
b. Melakukan konsultasi 1) Akuntabel: terhadap bangsa dan sumber daya
KAK dengan Kepala Penyusunan KAK negaranya; manusia yang
Puskesmas berlandaskan dasar b) Memberikan cerdas, mandiri, dan
c. Melakukan perbaikan hukum, refrensi, dan konstribusi pada unggul
dan menyampaikan tujuan ang jelas kemajuan bangsa dan
KAK final pada 2) Kompeten: Negara.
Kepala Puskesmas Membuat KAK dengan 2) Rela Berkorban untuk
kemampuan yang terbaik Bangsa dan Negara
sesuai dengan kondisi a) Bersedia
yang ada mengorbankan waktu,
3) Harmonis: tenaga dan pikirannya
Konsultasi KAK dengan untuk kemajuan
Kepala Puskesmas bangsa dan negara;
diharapkan mampu b) Berpartisipasi aktif
membangun suasana dalam pembangunan
lingkungan kerja yang masyarakat, bangsa,

15
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
kondusif dan negara.
4) Kolaboratif
Konsultasi KAK dengan
Kepala Puskesmas
sebagai bentuk kerja
sama untuk
menghasilkan nilai
tambah
2. Konsultasi dengan Terbentuk Kegiatan konsultasi dengan Kegiatan Kegiatan Kegiatan ini
Kepala Puskesmas dan definisi Kepala Puskesmas dan konsultasi dengan Kepala merupakan proses
berkoordinasi dengan operasional berkoordinasi dengan lintas Puskesmas dan mewujudkan Visi dan
lintas program untuk indikator PHBS program untuk menyusun berkoordinasi dengan lintas Misi Pemerintah
menyusun Definisi Rumah Tangga Definisi Operasional (DO) program untuk menyusun Kabupate Lombok
Operasional (DO) 10 10 indikator PHBS Rumah Definisi Operasional (DO) Tengah; Mencapai
indikator PHBS Rumah Tangga dilaksanakan dengan 10 indikator PHBS Rumah sumber daya
Tangga mengaktualisasikan nilai- Tangga berkaitan dengan manusia yang
Tahapan: nilai dasar ASN BerAkhlak, Aksi Bela Negara, yaitu: cerdas, mandiri, dan
a. Undangan pertemuan yaitu: 1) Sadar Berbangsa dan unggul
lintas program 1) Berorintasi Pelayanan Bernegara
b. Pelaksanaan Kegiatan penyusunan a) Berpartisipasi aktif
pertemuan lintas DO bertujuan untuk dalam organisasi
program untuk mempermudah pengisian kemasyarakatan,
menyusun DO survey oleh kader profesi, maupun
pelaksana politik;
2) Kompeten b) Berpikir, bersikap,

16
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
Penyusunan DO survey dan berbuat yang
dibuat dengan singkat terbaik bagi bangsa
dan jelas sesuai dengan dan negaranya.
masing-masing indikator 2) Setia pada Pancasila
dari masing-masing a) Mengamalkan nilai-
program nilai Pancasila dalam
3) Harmonis kehidupan sehari-hari
Melibatkan lintas (musyawarah
program dalam mufakat)
penyusunan DO untuk b) Menjadikan pancasila
membangun lingkungan sebagai pemersatu
kerja kondusif bangsa dan negara
4) Loyal
Berdedikasi tinggi dalam
bekerja
5) Adaptif
Bersikap proaktif
6) Kolaboratif
Melibatkan lintas
program dalam
penyusunan DO untuk
memberik kesempatan
berbagai pihak untuk
berkontribusi dan
menghasilkan kualitas

17
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
terbaik
3. Membuat form e-survey Terbentuk form Kegiatan membuat form e- Kegiatan membuat form e- Kegiatan ini
PHBS Rumah Tangga PHBS Rumah survey PHBS Rumah Tanggasurvey PHBS Rumah merupakan proses
menggunakan google tangga berbasis menggunakan google form Tangga menggunakan mewujudkan Visi dan
form google form dilaksanakan dengan google form berkaitan Misi Pemerintah
Tahapan: mengaktualisasikan nilai- dengan Aksi Bela Negara, Kabupate Lombok
a. Menyusun pertanyaan nilai dasar ASN BerAkhlak, yaitu: Tengah; Mencapai
e-survey PHBS yaitu: 1) Cinta Tanah Air sumber daya
Rumah Tangga 1) Berorintasi Pelayanan a) Jiwa patriotisme manusia yang
b. Membuat form survey Membuat e-Survey terhadap bangsa dan cerdas, mandiri, dan
menggunakan google PHBS menggunaan negaranya; unggul
form google form merupakan b) Memberikan
kegiatan solutif untuk konstribusi pada
mempermudah kemajuan bangsa dan
pencatatan dan pelaporan Negara.
survey PHBS Rumah 2) Rela Berkorban untuk
Tangga Bangsa dan Negara
2) Kompeten a) Bersedia
Menyusun form dengan mengorbankan waktu,
kinerja terbaik tenaga dan pikirannya
3) Adaptif untuk kemajuan
Membuat e-Survey bangsa dan negara;
PHBS menggunaan b) Berpartisipasi aktif
google form merupakan dalam pembangunan
sebuah inovasi untuk masyarakat, bangsa,

18
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
mendukung digitalisasi dan negara.
dan merupakan bentuk
pengembangan
kreatifitas
4. Merencanakan kegiatan Terpilih cluster Kegiatan merencanakan Kegiatan merencanakan Kegiatan ini
sosialisasi e-survey survey, kegiatan sosialisasi e-survey kegiatan sosialisasi e- merupakan proses
PHBS Rumah Tangga undangan PHBS Rumah Tangga survey PHBS Rumah mewujudkan Visi dan
a. Mengacak cluster sosialisasi dilaksanakan dengan Tangga berkaitan dengan Misi Pemerintah
survey survey PHBS mengaktualisasikan nilai- Aksi Bela Negara, yaitu: Kabupate Lombok
b. Membuat undangan Rumah Tangga nilai dasar ASN BerAkhlak, 1) Sadar Berbangsa dan Tengah; Mencapai
c. Mendisribusikan yaitu: Bernegara sumber daya
undangan 1) Akuntabel a) Berpartisipasi aktif manusia yang
Mengacak cluster survey dalam organisasi cerdas, mandiri, dan
dengan cermat kemasyarakatan, unggul
2) Kompeten profesi, maupun
Merencanakan kegiatan politik;
sosialisasi e-survey b) Berpikir, bersikap,
PHBS Rumah Tangga dan berbuat yang
dengan kemampuan terbaik bagi bangsa
terbaik dan negaranya.
3) Harmonis 2) Rela Berkorban untuk
Mendistribusikan Bangsa dan Negara
undangan kepada lintas a) Bersedia
sektor merupakan bentuk mengorbankan waktu,
saling menghargai guna tenaga dan pikirannya

19
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
menciptakan kondisi untuk kemajuan
yang kondusif bangsa dan negara;
4) Loyal b) Berpartisipasi aktif
Berdedikasi tinggi dalam dalam pembangunan
bekerja masyarakat, bangsa,
dan negara.
5. Pelaksanaan kegiatan Terlaksana Kegiatan membuat Kegiatan sosialisasi e- Kegiatan ini
sosialisasi e-survey kegiatan sosialisasi e-survey PHBS survey PHBS Rumah merupakan proses
PHBS Rumah Tangga sosialisasi Rumah Tangga dengan Tangga dengan sasaran mewujudkan Visi dan
dengan sasaran kader survey PHBS sasaran kader pelaksana kader pelaksana survey Misi Pemerintah
pelaksana survey Rumah Tangga survey dilaksanakan dengan berkaitan dengan Aksi Bela Kabupate Lombok
a. Mempersiapkan mengaktualisasikan nilai- Negara, yaitu: Tengah; Mencapai
kegiatan (daftar hadir, nilai dasar ASN BerAkhlak, 1) Cinta Tanah Air sumber daya
materi, konsumsi) yaitu: a) Jiwa patriotisme manusia yang
b. Memberikan informasi 1) Berorintasi Pelayanan terhadap bangsa dan cerdas, mandiri, dan
tentang tata cara Memberikan pelayanan negaranya; unggul
pencatatan dan yang ramah dan b) Memberikan
pelaporan e-survey informatif dalam konstribusi pada
PHBS Rumah Tangga melakukan sosialisasi e- kemajuan bangsa dan
survey PHBS Rumah Negara.
Tangga 2) Rela Berkorban untuk
2) Akuntabel Bangsa dan Negara
Melaksanakan kegiatan a) Bersedia
sosialisasi dengan mengorbankan waktu,
disiplin dan penuh tenaga dan pikirannya

20
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
tanggung jawab untuk kemajuan
3) Kompeten bangsa dan negara;
Memberi contoh dan b) Berpartisipasi aktif
membantu kader dengan dalam pembangunan
memberikan informasi masyarakat, bangsa,
yang jelas tentang tata dan negara.
cara pencatatan dan
pelaporan e-survey
PHBS Rumah Tangga
4) Harmonis
Menciptakan lingkungan
yang kondusif ketika
melaksanakan kegiatan
sosialisasi
5) Loyal
Berdedikasi tinggi dalam
bekerja
6) Adaptif
Bersikap proaktif
7) Kolaboratif
Bersinergi dengan kader
agar pelaksanaan e-
survey PHBS dilakukan
dengan tepat
6. Pelaksanaan e-survey Pengisian form Pelaksanaan e-survey PHBS Pelaksanaan e-survey Kegiatan ini

21
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
PHBS Rumah Tangga di e-survey PHBS Rumah Tangga di 5 Desa PHBS Rumah Tangga di 5 merupakan proses
5 Desa Binaan UPTD Rumah Tangga Binaan UPTD Puskesmas Desa Binaan UPTD mewujudkan Visi dan
Puskesmas Mantang olrh Kader Mantang dilaksanakan Puskesmas Mantang Misi Pemerintah
oleh kader dengan mengaktualisasikan berkaitan dengan Aksi Bela Kabupate Lombok
Tahapan: nilai-nilai dasar ASN Negara, yaitu: Tengah; Mencapai
a. Kader menentukan BerAkhlak, yaitu: 1) Cinta Tanah Air sumber daya
sasaran di setiap 1) Berorintasi Pelayanan a) Jiwa patriotisme manusia yang
cluster Melaksanakan e-survey terhadap bangsa dan cerdas, mandiri, dan
b. Melakukan pencatatan PHBS Rumah Tangga negaranya; unggul
dan pelaporan e- dengan penuh b) Memberikan
survey PHBS Rumah keramahan konstribusi pada
Tangga 2) Akuntabel kemajuan bangsa dan
Melaksanakan e-Survey Negara.
dengan penuh integritas
tinggi (jujur, disiplin) 2) Rela Berkorban untuk
3) Kompeten Bangsa dan Negara
Melaksanakan e-Survey a) Bersedia
PHBS Rumah Tangga mengorbankan waktu,
sesuai dengan tenaga dan pikirannya
kompetensi yang untuk kemajuan
dimiliki dan bangsa dan negara;
melaksanakan dengan b) Berpartisipasi aktif
kualitas terbaik dalam pembangunan
4) Harmonis masyarakat, bangsa,
Menghargai setiap dan negara.

22
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
sasaran survey untuk
menciptakan lingkungan
yang kondusif
5) Loyal
Pelaksanaan e-survey
PHBS rumah Tangga
merupakan kontribusi
dalam meningkatkan
derajat kesehatan
masyarakat Indonesia
6) Adaptif
Pelaksanaan e-Survey
PHBS menggunaan
google form merupakan
sebuah inovasi untuk
mendukung digitalisasi
dan merupakan bentuk
pengembangan
kreatifitas
7) Kolaboratif
Melibatan kader dalam
pelaksanaan e-survey
PHBS Rumah Tangga
sebagai bentuk
menggerakan

23
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
pemberdayaan
masyarakat untuk tujuan
bersama
7. Penyusunan laporan Terbentuk Kegiatan penyusunan Kegiatan penyusunan Kegiatan ini
dan evaluasi kegiatan e- laporan kegiatan laporan dan evaluasi laporan dan evaluasi merupakan proses
survey PHBS Rumah dan evaluasi kegiatan e-survey PHBS kegiatan e-survey PHBS mewujudkan Visi dan
Tangga Rumah Tangga dilaksanakan Rumah Tangga berkaitan Misi Pemerintah
a. Jumlah sasaran dengan mengaktualisasikan dengan Aksi Bela Negara, Kabupate Lombok
b. Lama waktu nilai-nilai dasar ASN yaitu: Tengah; Mencapai
pelaksanaan BerAkhlak, yaitu: 1) Cinta Tanah Air sumber daya
c. Kesesuaian pengisian 1) Akuntabel a) Jiwa patriotisme manusia yang
survey Menyusun laporan terhadap bangsa dan cerdas, mandiri, dan
d. Hasil survey PHBS dengan integritas tinggi negaranya; unggul
rumah tangga (jujur, tidak b) Memberikan
memanipulasi data) konstribusi pada
2) Kompeten kemajuan bangsa dan
Menyusun laporan sesuai Negara.
dengan kompetensi dan 2) Rela Berkorban untuk
memberikan hasil terbaik Bangsa dan Negara
3) Harmonis a) Bersedia
Membangun komunikasi mengorbankan waktu,
dan konsultasi dengan tenaga dan pikirannya
Kepala Puskesmas dan untuk kemajuan
Lintas Program terkait bangsa dan negara;
hasil e-survey PHBS b) Berpartisipasi aktif

24
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
Rumah Tangga dalam pembangunan
4) Loyal masyarakat, bangsa,
Berdedikasi tinggi dalam dan negara.
bekerja
5) Adaptif
Bersikap proaktif
6) Kolaboratif
Menyampaikan hasil e-
survey PHBS Rumah
Tangga kepada lintas
program untuk ditindak
lanjuti
8. Intervensi terkait 1) Kegiatan Kegiatan intervensi terkait Kegiatan intervensi terkait Kegiatan ini
masalah PHBS yang penyuluhan masalah PHBS yang masalah PHBS yang merupakan proses
ditemukan terkait ditemukan dilaksanakan ditemukan berkaitan dengan mewujudkan Visi dan
Tahapan masalah PHBS dengan mengaktualisasikan Aksi Bela Negara, yaitu: Misi Pemerintah
a. Menentukan indikator melalui nilai-nilai dasar ASN 1) Rela Berkorban untuk Kabupate Lombok
PHBS Rumah Tangga Posyandu BerAkhlak, yaitu: Bangsa dan Negara Tengah; Mencapai
yang akan diintervesi 2) Kegiatan JUS 1) Berorintasi Pelayanan a) Bersedia sumber daya
b. Melakukan MANGGA Memberikan pelayanan mengorbankan waktu, manusia yang
penyuluhan kesehatan (Jumat Sehat prima dalam melakukan tenaga dan pikirannya cerdas, mandiri, dan
terkait masalah PHBS Masyarakat penyuuhan kesehatan untuk kemajuan unggul
Rumah Tangga Bangga: 2) Akuntabel bangsa dan negara;
Penyuluhan Melaksanakan b) Berpartisipasi aktif
kesehatan penyuluhan kesehatan dalam pembangunan

25
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
menggunakan dengan integritas tinggi masyarakat, bangsa,
media sosial) 3) Kompeten dan negara
Melaksanakan 2) Memiliki Kemampuan
penyuluhan kesehatan Awal Bela Negara
menggunakan a) Memiliki kecerdasan
kompetensi sebagai emosional dan spirit
petugas promosi serta intelejensia;
kesehatan dengan b) Senantiasa besyukur
kualitas terbaik dan bedoa atas
4) Harmonis kenikmatan yang
Menghargai dan peduli diberikan Tuhan
terhadap masalah YME.
kesehatan yang dihadapi
oleh sasaran penyuluhan
kesehatan guna
menciptakan lingkungan
yang kondusif
5) Loyal
Berdedikasi tinggi dalam
bekerja dengan
berkontribusi dalam
memberikan
pengetahuan tentang
kesehatan kepada
masyarakat

26
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
6) Adaptif
Inovasi JUS MANGGA
sebagai bentuk
penyuluhan
menggunakan osial
media untuk mendukung
digitalisasi pelayanan
publik
7) Kolaboratif
Melibatkan lintas sektor
dan lintas program
dalam melakukan
penyuluhan kesehatan
9. Penyusunan laporan Terbentuk Kegiatan penyusunan Kegiatan penyusunan Kegiatan ini
aktualisasi laporan laporan aktualisasi laporan aktualisasi merupakan proses
Tahapan: aktualisasi dilaksanakan dengan berkaitan dengan Aksi Bela mewujudkan Visi dan
a. Menyusun laporan mengaktualisasikan nilai- Negara, yaitu: Misi Pemerintah
aktualisasi nilai dasar ASN BerAkhlak, 1) Sadar Berbangsa dan Kabupate Lombok
b. Konsultasi laporan yaitu: Bernegara Tengah; Mencapai
aktulisasi dengan 1) Akuntabel a) Berpartisipasi aktif sumber daya
metor dan coach Menyusun laporan dalam organisasi manusia yang
dengan integritas tinggi kemasyarakatan, cerdas, mandiri, dan
(jujur, tidak profesi, maupun unggul
memanipulasi data) politik;
2) Kompeten b) Berpikir, bersikap,

27
No Kegiatan dan Tahap Output Keterkaitan dengan core Keterkaitan dengan Aksi Keterkaitan dengan
Kegiatan Kegiatan value BerAKHLAK Bela Negara Visi dan Misi Daerah
1 2 3 4 5 6
Menyusun laporan sesuai dan berbuat yang
dengan kompetensi dan terbaik bagi bangsa
memberikan hasil terbaik dan negaranya.
3) Harmonis 2) Memiliki Kemampuan
Membangun komunikasi Awal Bela Negara
dan konsultasi dengan a) Memiliki kecerdasan
Kepala Puskesmas dan emosional dan spirit
Coach serta intelejensia;
4) Loyal b) Senantiasa besyukur
Berdedikasi tinggi dalam dan bedoa atas
bekerja kenikmatan yang
5) Adaptif diberikan Tuhan
Bersikap proaktif YME.

28
2.6. Jadwal Rencana Kegiatan
Tabel 2.6.1. Jadwal Rencana Kegiatan
No Kegiatan Tanggal Pelaksanaan
23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1. Membuat KAK (Kerangka Acuan
Kegiatan e-survey PHBS Rumah
Tangga)
2. Konsultasi dengan atasan dan
berkoordinasi dengan rekan sejawat
untuk menyusun definisi operasional
indikator PHBS Rumah Tangga
3. Membuat form survey e-PHBS Rumah
Tangga
4. Merencanakan kegiatan sosialisasi e-
survey PHBS Rumah Tangga
5. Kegiatan sosialisasi e-survey PHBS
Rumah Tangga
6. Pelaksanaan e-survey PHBS Rumah
Tangga
7. Penyusunan laporan dan evaluasi
kegiatan survey PHBS Rumah Tangga
8. Intervensi Masalah PHBS
9. Penyusunan laporan aktualisasi

29
DAFTAR PUSTAKA
Depdikbud. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
KBBI, 2019. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). [Online] tersedia di:
https://kbbi.web.id/isu
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Adaptif. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Akuntabel. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Analisis Isu Kontemporer. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Berorientasi Pelayanan. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Habituasi. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Harmonis. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Kesiapsiagaan Bela Negara Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Kolaboratif. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Kompeten. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Loyal. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Manajemen ASN. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Smart ASN. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS:
Wawasan Kebangsaan. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

29
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang
Pusat Kesehatan Masyarakat.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Hasil utama Riskesdas 2018.
Jakarta: 2018.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2269 Tahun 2011
tentang Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2000 tentang Jabatan Fungsional
Penyuluh Kesehatan Masyarakat.

30

Anda mungkin juga menyukai