Anda di halaman 1dari 6

UNIVERSITAS KADER BANGSA PALEMBANG

FAKULTAS KEBIDANAN DAN


KEPERAWATAN
Jl. Mayjend. H.M Ryacudu No. 88 Ulu Palembang, Sumatera Selatan-Indonesia
http://www.ukb.ac.id/
SOAL UJIAN
FM-07.1.8-08/R0

UJIAN SEMESTER GANJIL

Tahun Akademik: 2021/2022

Mata Uji : Keperawatan Keluarga


Tingkat / Smt : VI
Dosen Pengampu : Ns. Andre Utama Saputra., S.Kep., M.Kep
Ns. Sasono Mardiono., S.K ep ., M.Kes
Hari/Tanggal :Selasa ,26 April 2022
Waktu : 08.00-09.40
Sifat Ujian : Open Book

1. Pada Kunjungan Rumah Didapatkan Laki Laki Berusia 45 Tahun Dengan Tb Paru
Sejak Satu Bulan Yang Lalu Dan Klien Sudah 4 Hari tidak minum obat karena
merasa sehat karena batuk nya sudah berkurang .hasil observasi : klien
membuang dahak sembarang tempat serta batuk tidak di tutup.
APakah Masalah keperawatan utama pada kasus

A. Prilaku kesehatan cenderung beresiko


B. Manejemen Kesehatan Tidak Efektif
C. Pemeliharan Kesehatan tidak Efektif
D Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
E. Penyangkalan Tidak Efektif

2. Sebuah keluarga memiki remaja berusiah 16 tahun Yang Menengalami batuk sejak 3
minggu lalu.sesekali orang tuanya memberikan air perasan jeruk nipis namun Kondisi
anak nya belum juga pulih. Orang tua Mengatakan batuk adalah hal yang biasa yg di
alami dan akan sembuh dengan sendiri nya
Apakah kriteria menonjol nya masalah kesehatan keluarga pada kasus ?

A. masalah tetapi tidak perluh segera di tangani


B. masalah perlu segera di tangani
C. masalah dapat di tangani
D. masalah tidak di rasakan
E. ada masalah

3. Saat kunjungan rumah, perawat menemukan seseorang pria menderita TB paru. Hasil
anamnesis didapatkan keluarga mengatakan tidak tahu apa yang harus di lakukan agar
klien mau minum obat secara rutin.
Apakah tujuan keperawatan keluarga yang harus di Lakukan oleh perawat Pada kasus ?

A. meningkatkan kemampuan keluarga untuk berprilaku sehat


B. meningkatkan kemampuan mengenali masalah kesehatan
C. menyadarkan keluarga akan bahaya penyakit tb paru
D. meningkatkan peran serta keluarga dalam terapi klien
E. meningkatan pemeliharan kesehatan klien

4. Seorang laki laki berusia 60 tahun tinggal bersama keluarga didiagnosa tb paru sejak 4
bulan yang lalu,mengatakan kalau berjalan atau melakukan aktivitas seseknya
bertambah,klien tersebut merasa tergangu dengan keluhanya itu. Sebagai keperawatan
keluarga apa intervensi keperawatan yang dapat di lakukan pada klien tersebut ?

A. melatih batuk efektif


B. memakai alat bantu jalan
C. mengajarkan berjalan efektif
D. membantu kebutuhan klien
E. melatih relaksasi napas dalam

5. pada kunjungan keluarga di temukan seseorang laki laki meneluh sulit mengeluarkan
dahak .hasil pemeriksaan fisik di temukan bunyi whezzing pada paru sebelah kanan dan
terdengar ronkhi
Bagaimanakah cara perawat melakukan teknik vibrasi agar secret dapat keluar ?

A. Melakukan kompresi dan getaran pada dada waktu klien ekspirasi


B. melakukan control napas agar muncul sampai ke belakang tenggorokan
C. mengeluarkan sekresi dengan cara menepuk nempuk dinding dada
D. melakukan kompres hangat dan menepuk nepuk daerah dinding dada
E. melakukan massage pada seluruh lapang dada agar skret bisa keluar

6. Seorang perawat puskesmas sedang melakukan penyuluhan kesehatan tentang tb paru


pada sebuah keluarga yang beresiko terkena penularan pada sebuah slide media
penyuluhannya tampak menampilkan sebuah ilustrasi poto anak yang mengalami
penularan tb paru. Wajah anak tersebut terlihat jelas tanpa di samarkan atau di tutupi.
Prinsip etik manakah yang di langgar oleh perawat dalam kasus ?

A. beneficence
B. nonmalefincence
C. Anonimity
D. confidentiality
E.fidelity

7. Perawat melakukan pengkajian di suatu RW dengan membuat peta lingkungan dan


menggambarkan lokasi tempat berkumpulnya warga, fasilitas ibadah, tempat bermain anak,
sekolah serta lingkungan yang beresiko menimbulkan masalah kesehatan di masyarakat
Apakah metode pengkajian dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut?

A. Kuesioner
B.Wawancara
C.Studi Literatur
D.Wienshield survey
E.Focus grup discussion

8. Hasil pengkajian di kelurahan ditemukan data peningkatan 20% kasus baru penyakit
menular TBC, 60% merasakan adanya gejala penyakit, 50% keluarga bekerja sebagai
buruh, 70% keluarga prasejahtera, serta 50% penderita jarang meluangkan waktu untuk
memeriksakan diri di fasilitas kesehatan.
Apakah diagnosis keperawatan pada kasus diatas?

A. Kesiapan meningkatkan managemen kesehatan


B. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
C. Ketidakefektifan managemen kesehatan
D. Perilaku kesehatan cenderung beresiko
E. Defsiensi kesehatan komunitas

9. Diagnosa Keperawatan Keluarga : Risiko tinggi terjadi penyakit akibat lingkungan yg


kurang sehat pada warga RW 007 Kel.A. berhubungan dengan kurangnya kemampuan
masyarakat memelihara lingkungan sesuai syarat kesehatan
Tanda atau manifestasi yang paling tepat untuk mendukung diagnose tersebut adalah?

A. Saat musim hujan terjadi banjir


B. Sumber air bersih yg digunakan 85 % sumur
C. Ditemukan 15 orang penduduk menderita diare dan 2 orang menderita DHF
D. Penduduk sering membuang sampah ke sungai
E. Kurang nya Kemampuan Masyarakat memelihara lingkungan

10. Perawat A melakukan pengkajian keperawatan keluarga di desa C, terdapat ibu hamil 10
orang. 2 orang berusia kurang dari 20 tahun dan 4 orang berusia lebih dari 35 tahun, 2
orang mengalami kaki bengkak, 2 orang Anemia, 5 orang Hipertensi, dan 7 orang tidak
mengetahui tentang kehamilan dengan risiko tinggi.
Diagnosa keperawatan keluarga yang paling tepat untuk data diatas adalah?

A. Risiko terjadi perdarahan diantara ibu hamil


B. Risiko terjadi persalinan dengan penyulit diantara ibu-ibu hamil
C. Risiko terjadi kematian diantara bayi yang dilahirkan
D. Risiko terjadi anemia diantara ibu hamil
E. Resiko terjadi Kehamilan dengan resiko tinggi

11. Saat kunjungan rumah, di dapat kan seorang perempuan berusia 50 tahun menginap
hipertensi.keluarga mengatakan dua hari yang lalu klien terjatuh dari kamar mandi
,kejadian jatuh di kamar mandi terjadi udah 3 kali dalam waktu 6 bulan ini . hasil
pengkajian di dapatkan TD : 150/100 mmhg, frekuensi nadi 85 kali/ menit frekuensi napas
28 kali/menit, dan IMT 30 (obesitas). Apakah yang harus di kaji selanjutnya ?

A. pengkajian pengetahuan tentang hipertensi


B. pengkajian resiko jatuh
C. pengkajian gangguan keseimbangan
D. pengkajian pola makan
E. pengkajian lingkungan kamar mandi

12. Saat kunjungan kerumah ,di dapatkan anak perempuan berusia 10 tahun dengan riwayat
asma, ibu mengatak anak nya menginap asma dari sejak kecil, serta kambuh saat kelelah
dan mengalami stress . jika kambu ibu langsung memberikan obat . Saat perawat dating ,
anak sedang nonton Tv sendirian di rumah . apakah data yang harus di kaji lebih lanjut ?

A. pola tidur anak


B. aktivitas waktu luang anak
C. lingkungan rumah
D. tingkat pengetahuan orang tua
E. status sosial ekonomi

13. Saat kunjungan rumah , di jumpai seorang perempuan berusia 40 tahun dengan riwayat
DM A 10 tahun . Klien mengeluh tidak kuat berjalan jahu di karena kaki gemetar .
aktivitas sehari hari di dalam atau di teras rumah saja . keluarga mengatakan sudah
hampir 2 tahun klien tidak mau berobat karena bosan penyakit nya tidak bisa sembuh ,
apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut ?

A. ketidakberdayaan
B. perilaku berisiko
C. koping tidak efektif
D. pemeliharaan kesehatan tidak efektif
E. menjemen kesehatan tidak efektif

14. Pada saat kunjungan di rumah , di jumpai seseorang perempuan berusia 40 tahun ,
mengeluh batuk berdahak dan sudah 6 minggu tidak sembuh , sering sesak napas , dan
cepat lelah . suami menatakan sudah memberikan obat batuk dan obat tradisional ,
namun keluhan tidak berkurang dan badan istrinya semakin kurus . ia ingin membawah
nya kerumah sakit ,tetapi takut biaya pengobatan nya mahal . apakah permasalahan
keperawatan pada kasus tersebut ?
A. prilaku berisiko
B. pemeliharaan kesehatan tidak efektif
C. manajemen kesehatan tidak efektif
D. ketidakberdayaan
E. defisit nutrisi

15. Pada saat kunjungan rumah di temukan seorang anak berusia 3 tahun . anak tersebut
sudah 4 hari mengidap batu dan pilek . ibu mengatakan anak nya rewal susah makan , dan
sudah di belikan obat dari apotik . ibu menganggap batu dan pilek nya hal yang wajar yang
di alami anak anak . apakah masalah keperawatan pada kasus ini ?

A. perilaku kesehatan cenderung berisiko


B. resiko defisit nutrisi
C. defisit pengetahuan
D. pemeliharaan kesehatan tidak efektif
E. manajemen kesehatan tidak efektif

ESAY

Kasus
A. Bp. P (50 th) mempunyai seorang istri Ibu H (47 th) dan 2 orang anak berumur
23 th laki-laki bernama B dan D (13 th) perempuan. Bp. P menderita Kusta
dan drop out pengobatan sudah 2 minggu karena perutnya terasa mual kalau
minum obat. Pada kulit tangan Bp. P terlihat bercak-bercak putih. Bp. P
mempunyai kartu kontrol dari Puskesmas. Bp. P bekerja sebagai buruh pabrik
dengan penghasilan 900.000 rb/bln. Anak laki-laki Bp. P membantu mencari
nafkah dengan bekerja sebagai pelayan toko. Bp. P dan keluarga tinggal di rumah
sendiri. Sekarang Bp. P mengeluh gatal-gatal pada seluruh tubuh, tidak bisa
tidur, dan sering pusing. Ibu H tidak tahu bagaimana perawatan Kusta. D saat ini
baru menstruasi, karena malu D cenderung pendiam dan menarik diri.
Komunikasi di keluarga Bp. P kurang terbuka, karena tidak tahu bagaimana
cara dan manfaat komunikasi terbuka.
Pertanyaan :
1. Rumuskan minimal 3 diagnosis keperawatan keluarga yang aktual!
2. Rumuskan minimal 1 diagnosis keperawatan keluarga risiko!

B. Bp. P (50 th) mempunyai seorang istri Ibu H (47 th) dan 2 orang anak
berumur 23 th laki-laki bernama B dan D (13 th) perempuan. Bp. P
menderita Kusta dan drop out pengobatan. Bp. P bekerja sebagai buruh pabrik
dengan penghasilan 900.000 rb/bln. Anak laki-laki Bp. P membantu mencari
nafkah dengan bekerja sebagai pelayan toko. Bp. P dan keluarga tinggal di
rumah sendiri. Sekarang Bp. P mengeluh gatal-gatal pada seluruh tubuh, tidak
bisa tidur, dan sering pusing. Ibu H tidak tahu bagaimana perawatan Kusta. D
saat ini baru menstruasi, karena malu D cenderung pendiam dan menarik
diri. Komunikasi di keluarga Bp. P kurang terbuka karena tidak tahu
bagaimana cara dan manfaat komunikasi terbuka
Pertanyaan
 Susunlah perencanaan keperawatannya!

C. Bp. P (50 th) mempunyai seorang istri Ibu H (47 th) dan 2 orang anak
berumur 23 th laki-laki bernama B dan D (13 th) perempuan. Bp. P
menderita Kusta dan drop out pengobatan. Bp. P bekerja sebagai buruh pabrik
dengan penghasilan 900.000 rb/bln. Anak laki-laki Bp. P membantu mencari
nafkah dengan bekerja sebagai pelayan toko. Bp. P dan keluarga tinggal di
rumah sendiri. Sekarang Bp. P mengeluh gatal-gatal pada seluruh tubuh, tidak
bisa tidur, dan sering pusing. Ibu H tidak tahu bagaimana perawatan Kusta. D
saat ini baru menstruasi, karena malu D cenderung pendiam dan menarik
diri. Komunikasi di keluarga Bp. P kurang terbuka karena tidak tahu
bagaimana cara dan manfaat komunikasi terbuka.
Pertanyaan
 Berdasarkan kasus di atas Perawat melakukan pendidikan kesehatan tentang perawatan
kusta, bagaimanakah evaluasi formatifnya?

 Pada diagnosis keperawatan risiko terjadinya penularan pada keluarga Bp.P berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kusta. Perawat telah memberikan
pendidikan kesehatan, keluarga telah memahami tentang perawatan kusta, bagaimanakah
evaluasinya dengan menggunakan SOAP?

Anda mungkin juga menyukai