Anda di halaman 1dari 19

TUGAS AUDIT ENERGI DAFTAR SPESIFIKASI BAHAN BAKAR DAN HARGA

Oleh

Muhammad Iqbal (08414020) Kelas : 3 TKPB

TEKNIK KIMIA PRODUKSI BERSIH POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2011

I. Bahan Bakar Minyak I.1. Avtur


Bahan Bakar Minyak ini merupakan BBM jenis khusus yang dihasilkan dari fraksi minyak bumi. Avtur didisain untuk bahan bakar pesawat udara dengan tipe mesin turbin (external combution). performa atau nilai mutu jenis bahan bakar avtur ditentukan oleh karakteristik kemurnian bahan bakar, model pembakaran turbin dan daya tahan struktur pada suhu yang rendah. Aviation Turbine Fuel (AVTUR) atau secara internasional lebih dikenal dengan nama Jet A-1 adalah bahan bakar untuk pesawat terbang jenis jet atau turbo jet (baik tipe jet propulsion atau propeller).
Jet A-1 Jet A-1 Jet A Jet A > 38 C (100.4 F) 210 C (410 F) < 40 C (52.6 F) (52.6 )

Flash point Autoignition temperature Freezing point Pembakaran udara Terbuka suhu Density at 15 C (59 F) Specific energy

< 47 C

287.5 C (549.5 F) 0.775 kg/L to 0.840 kg/L > 42.80 MJ /kg

Sumber

: http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html 002-p-dm-migas-1979-avgas-kero-solar-diesel

I.2. Avgas

Bahan Bakar Minyak ini merupakan BBM jenis khusus yang dihasilkan dari fraksi minyak bumi. Avgas didisain untuk bahan bakar pesawat udara dengan tipe mesin sistem pembakaran dalam (internal combution), mesin piston dengan sistem pengapian. Performa BBM ini ditentukan dengan nilai octane number antara nilai dibawah 100 dan juga diatas nilai 100 . Nilai octane jenis Avgas yang beredar di Indonesia memiliki nilai 100/130. Sumber : http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html 002-p-dm-migas-1979-avgas-kero-solar-diesel

I.3. Bensin
Jenis Bahan Bakar Minyak Bensin merupakan nama umum untuk beberapa jenis BBM yang diperuntukkan untuk mesin dengan pembakaran dengan pengapian. Di Indonesia terdapat beberapa jenis bahan bakar jenis bensin yang memiliki nilai mutu pembakaran berbeda. Nilai mutu jenis BBM bensin ini dihitung berdasarkan nilai RON (Randon Otcane Number). Oktan adalah angka yang menunjukkan berapa besar tekanan maksimum yang bisa diberikan di dalam mesin sebelum bensin terbakar secara spontan. Berdasarkan RON tersebut maka BBM bensin dibedakan menjadi 3 jenis yaitu:

I.3.1. Premium
Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna tambahan (dye). Penggunaan premium pada umumnya adalah untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti : mobil, sepeda motor, motor tempel dan lain-lain. Bahan bakar ini sering juga disebut motor gasoline atau petrol Harga : Premium Rp 4.500

I.3.2. Pertamax
Ditujukan untuk kendaraan yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal (unleaded). Pertamax juga direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters.

Harga
No 1 2 3 4 5 Sifat-sifat Densitas Angka Oktana Riset Kandungan Timbal Kandungan Aromatic Distilasi 10% vol penguapan pada 50% vol penguapan pada 90% vol penguapan pada Titik Didih Residu Tekanan Uap Reid pada 37,8 C Getah Purwa Periode Induksi Kandungan Belerang Korosi Bilah Tembaga 3 jam/50C Doctor Test atau Belerang Mercaptan 12 13 14 15 16 Kandungan Oxigenate Warna Kandungan Pewarna Fuel Injector Cleanliness Intake Valve Sticking Intake Valve Cleanliness II Metode 1, 4 valve average or Metode 2, BMW Test or Metode 3, Ford 2,3 L Combustion Chamber Deposits

: Pertamax : Rp 8.700
Spesifikasi1) Satuan kg/m3 RON gr/ltr % vol C C C C % vol kPa mg/100ml menit % massa ASTM No. % massa % vol Gr/100 Lt % flow loses Pass/fail 45 4.0 360 0.10 No. 1 Negatif 0.0020 10
4)

Min 715 91

Maks 780

0.013 50.0 70 77 110 180 205 2.0 60


3)

2)

Metoda UJI ASTM/Lainn ya D 1298/D 4052 D 2700 D 3341/D 5059 D 1319 D 86

6 7 8 9 10 11

D 323 D 381 D 525 D 1266 D 130 IP 3 D 3227 D 4806 Visual

4.0

Dilaporkan Dilaporkan 5 Pass

17

avg avg avg

CEC-F-05A-93 D 5500 D 6201

18

Metode 1, or Metode 2, or

% Mg/mesin

D 6201 CEC-F-20A-98

I.3.3. Pertamax Plus


Jenis BBM ini telah memenuhi standar performance International World Wide Fuel Charter (WWFC). Ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan. Pertamax Plus sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi ratio > 10,5 dan juga yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTi), (VTI), Turbochargers dan Catalytic Converters.

Harga
No 1 2 3 4 5 Sifat-sifat Densitas Angka Oktana Riset Kandungan Timbal Kandungan Aromatic Distilasi 10% vol penguapan pada 50% vol penguapan pada 90% vol penguapan pada Titik Didih Residu 6 7 8 9 10 11 Tekanan Uap Reid pada 37,8 C Getah Purwa Periode Induksi Kandungan Belerang Korosi Bilah Tembaga 3 jam/50C Doctor Test atau Belerang Mercaptan 12 13 14 15 16 17 Kandungan Oxigenate Warna Kandungan Pewarna

: Pertamax Plus : Rp 9.100


Satuan kg/m
3

Spesifikasi1) Min 715 95 0.013 50.0 70 77 110 180 205 2.0 45 4.0 360 0.10 No. 1 Negatif 60
3) 2)

Metoda UJI ASTM/Lainnya D 1298/D 4052 D 2700 D 3341/D 5059 D 1319 D 86

Mak 780

RON gr/ltr % vol C C C C % vol kPa mg/100 ml menit % massa ASTM No. % massa % vol Gr/100 Lt % flow loses Pass/fail

D 323 D 381 D 525 D 1266 D 130 IP 3 D 3227 D 4806 Visual

4.0

0.0020 104) Dilaporkan Dilaporkan 5 Pass

Fuel Injector Cleanliness Intake Valve Sticking Intake Valve Cleanliness II Metode 1, 4 valve average or Metode 2, BMW Test or Metode 3, Ford 2,3 L

avg avg avg

50 100 90

CEC-F-05-A-93 D 5500 D 6201

18

Combustion Chamber Deposits Metode 1, or Metode 2, or

% Mg/mesi n

140 3500

D 6201 CEC-F-20-A-98

Sumber :http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html http://bioadditif.wordpress.com/2009/12/09/spesifikasi-bbm/

I.4. Kerosene
Minyak tanah atau kerosene merupakan bagian dari minyak mentah yang memiliki titik didih antara 150 C dan 300 C dan tidak berwarna. Digunakan selama bertahun-tahun sebagai alat bantu penerangan, memasak, water heating, dll. Umumnya merupakan pemakaian domestik (rumahan), usaha kecil

Sumber

: 002-p-dm-migas-1979-avgas-kero-solar-diesel http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html

I.5. Minyak Solar


High Speed Diesel (HSD) merupakan BBM jenis solar yang memiliki angka performa cetane number 45, jenis BBM ini umumnya digunakan untuk mesin trasportasi mesin diesel yang umum dipakai dengan sistem injeksi pompa mekanik (injection pump) dan electronic injection, jenis BBM ini diperuntukkan untuk jenis kendaraan bermotor trasportasi dan mesin industry.

Sumber

: http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html 002-p-dm-migas-1979-avgas-kero-solar-diesel

I.6. Minyak Diesel


Minyak Diesel adalah hasil penyulingan minyak yang berwarna hitam yang berbentuk cair pada temperatur rendah. Biasanya memiliki kandungan sulfur yang rendah dan dapat diterima oleh Medium Speed Diesel Engine di sektor industri. Oleh karena itulah, diesel oil disebut juga Industrial Diesel Oil (IDO) atau Marine Diesel Fuel (MDF)

Sumber

: 002-p-dm-migas-1979-avgas-kero-solar-diesel http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html

I.7. Minyak Bakar


Minyak Diesel adalah hasil penyulingan minyak yang berwarna hitam yang berbentuk cair pada temperatur rendah. Biasanya memiliki kandungan sulfur yang rendah dan dapat diterima oleh Medium Speed Diesel Engine di sektor industri. Oleh karena itulah, diesel oil disebut juga Industrial Diesel Oil (IDO) atau Marine Diesel Fuel (MDF) Sumber : http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html

I.8. Biodiesel
Jenis Bahan Bakar ini merupakan alternatif bagi bahan bakar diesel berdasar-petroleum dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak nebati atau hewan. Secara kimia, ia merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak. Jenis Produk yang dipasarkan saat ini merupakan produk biodiesel

dengan campuran 95 persen diesel petrolium dan mengandung 5 persen CPO yang telah dibentuk menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Sumber : http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html

I.9. Pertamax Dex


Adalah bahan bakar mesin diesel modern yang telah memenuhi dan mencapai standar emisi gas buang EURO 2, memiliki angka performa tinggi dengan cetane number 53 keatas, memiliki kualitas tinggi dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm, jenis BBM ini direkomendasikan untuk mesin diesel teknologi injeksi terbaru (Diesel Common Rail System), sehingga pemakaian bahan bakarnya lebih irit dan ekonomis serta menghasilkan tenaga yang lebih besar. Harga Sumber : Pertamax DEX : Rp 10.800 : http://www.bphmigas.go.id/p/bphmigaspages/bbm/jenis_bbm.html

I.10.

Pertamax Racing
Bahan bakar ini termasuk jenis bensin gan, tapi di khususkan buat bahan bakar balap. Yang selama ini masi

memakai Avgas ato Benzol. Tentu saja ini bukan pilihan yang tepat, sebab Avgas bukan peruntukan bahan bakar darat karena mengandung Tetra Ethyl Lead (TEL) yang tinggi dan sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat merusak sistem syaraf dan menurunkan IQ. Berbeda dengan bahan bakar biasa yang memiliki angka oktan 88 sampai dengan 95, PERTAMAX RACING memiliki angka oktan minimal 100 dan diformulasikan secara khusus dengan penambahan additive yang berperan sebagai corossion inhibitor, antioksidan dan detergensi serta ditambahkan bio ethanol sehingga menjadi produk yang high grade dan ramah lingkungan. Termasuk produk baru pertamina. Harga bahan bakar minyak ini dijual di kisaran Rp50-60 ribu/liter. Sumber : http://www.868-pertamax-racing-siap-masuk-pasar.html

II.Bahan Bakar Padat II.1. Batu Bara

Berdasarkan tingkat proses pembentukannya yang dikontrol oleh tekanan, panas dan waktu, batu bara umumnya dibagi dalam lima kelas: antrasit, bituminus, sub-bituminus, lignit dan gambut.

Antrasit adalah kelas batu bara tertinggi, dengan warna hitam berkilauan (luster) metalik, mengandung antara 86% - 98% unsur karbon (C) dengan kadar air kurang dari 8%. Bituminus mengandung 68 - 86% unsur karbon (C) dan berkadar air 8-10% dari beratnya. Kelas batu bara yang paling banyak ditambang di Australia. Sub-bituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air, dan oleh karenanya menjadi sumber panas yang kurang efisien dibandingkan dengan bituminus. Lignit atau batu bara coklat adalah batu bara yang sangat lunak yang mengandung air 35-75% dari beratnya. kualitas rata-rata dari beberapa endapan batu bara Eosen di Indonesia
Kadar air total (%ar) 10.00 9.00 11.00 12.00 Kadar air inheren (%ad) 7.00 4.00 4.40 6.50 Kadar abu (%ad) 8.00 15.00 12.00 <8.00 Zat terbang (%ad) 41.50 39.50 40.50 36.50 Nilai energi (kkal/kg) (ad) 6800 6400 6700 6900

Tambang

Cekunga n Asamasam Pasir Pasir Ombilin

Perusahaan PT Arutmin Indonesia PT Arutmin Indonesia PT BHP Kendilo Coal PT Bukit Asam

Beleran g (%ad) 0.80 0.70 0.80 0.50 -

Satui Senakin Petangis Ombilin

0.60 Parambah an Ombilin PT Allied Indo Coal 4.00 10.00 (ar) 37.30 (ar) 0.50 (ar) 6900 (ar)

kualitas rata-rata dari beberapa endapan batu bara Miosen di Indonesia.


Kadar air total (%ar) 9.00 13.00 24.00 18.00 24.60 24.00 24.00 Kadar air inheren (%ad) 14.00 16.00 18.00 Kadar abu (%ad) 4.00 7.00 3.00 4.20 4.30 5.30 4.00 Zat terbang (%ad) 39.00 37.50 40.00 40.10 37.80 34.60 40.00 Nilai energi (kkal/kg) (ad) 6800 (ar) 6200 (ar) 5200 6100 5800 5300 5950 (ar) (ad) (ad) (ad) (ad)

Tambang

Cekunga n Kutai Kutai Pasir Tarakan Tarakan Sumsel Barito

Perusahaan PT Kaltim Prima Coal PT Kaltim Prima Coal PT Kideco Jaya Agung PT Berau Coal PT Berau Coal PT Bukit Asam PT Adaro

Beleran g (%ad) 0.50 0.40 0.20 0.50 0.90 0.49 0.10

Prima Pinang Roto South Binungan Lati Air Laya Paringin

Sumber

: http://gemaputra1970.tripod.com/id1.html file:///H:/exercize/Audit%20Energi/Batu_bara.htm

III. Bahan Bakar Gas III.1. LPG

Elpiji, pelafalan bahasa Indonesia dari akronim bahasa Inggris; LPG (liquified petroleum gas, harafiah: "gas minyak bumi yang dicairkan"), adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya etana (C2H6) dan pentana (C5H12). Dalam kondisi atmosfer, elpiji akan berbentuk gas. Volume elpiji dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang sama. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair dalam tabung-tabung logam bertekanan. Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas (thermal expansion) dari cairan yang dikandungnya, tabung elpiji tidak diisi secara penuh, hanya sekitar 80-85% dari kapasitasnya. Rasio antara volume gas bila menguap dengan gas dalam keadaan cair bervariasi tergantung komposisi, tekanan dan temperatur, tetapi biasaya sekitar 250:1. Tekanan di mana elpiji berbentuk cair, dinamakan tekanan uap-nya, juga bervariasi tergantung komposisi dan temperatur; sebagai contoh, dibutuhkan tekanan sekitar 220 kPa (2.2 bar) bagi butana murni pada 20 C (68 F) agar mencair, dan sekitar 2.2 MPa (22 bar) bagi propana murni pada 55 C (131 F). Menurut spesifikasinya, elpiji dibagi menjadi tiga jenis yaitu elpiji campuran, elpiji propana dan elpiji butana. Spesifikasi masing-masing elpiji tercantum dalam keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi Nomor: 25K/36/DDJM/1990. Elpiji yang dipasarkan Pertamina adalah elpiji campuran. Sifat elpiji terutama adalah sebagai berikut:

Cairan dan gasnya sangat mudah terbakar Gas tidak beracun, tidak berwarna dan biasanya berbau menyengat Gas dikirimkan sebagai cairan yang bertekanan di dalam tangki atau silinder.

Cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat. Gas ini lebih berat dibanding udara sehingga akan banyak menempati daerah yang rendah. Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Elpiji

III.2.

LNG
Gas alam cair (Liquefied natural gas, LNG) adalah gas alam yang telah

diproses untuk menghilangkan ketidakmurnian dan hidrokarbon berat dan kemudian dikondensasi menjadi cairan pada tekan atmosfer dengan mendinginkannya sekitar -160 Celcius. LNG ditransportasi menggunakan kendaraan yang dirancang khusus dan ditaruh dalam tangki yang juga dirancang khusus. LNG memiliki isi sekitar 1/640 dari gas alam pada Suhu dan Tekanan Standar, membuatnya lebih hemat untuk ditransportasi jarak jauh di mana jalur pipa tidak ada. Ketika memindahkan gas alam dengan jalur pipa tidak memungkinkan atau tidak ekonomis, dia dapat ditransportasi oleh kendaraan LNG, di mana kebanyakan jenis tangki adalah membran atau "moss".

LNG menawarkan kepadatan energi yang sebanding dengan bahan bakar petrol dan diesel dan menghasilkan polusi yang lebih sedikit, tetapi biaya produksi yang relatif tinggi dan kebutuhan penyimpanannya yang menggunakan tangki cryogenic yang mahal telah mencegah penggunaannya dalam aplikasi komersial. Kondisi yang dibutuhkan untuk memadatkan gas alam bergantung dari komposisi dari gas itu sendiri, pasar yang akan menerima serta proses yang digunakan, namun umumnya menggunakan suhu sekitar 120 and -170 derajat celsius (methana murni menjadi cair pada suhu -161.6 C) dengan tekanan antara 101 dan 6000 [kilopascal|kPa]] (14.7 and 870 lbf/in).Gas alam bertakanan tinggi yang telah didapat kemudian diturunkan tekanannya untuk penyimpanan dan pengiriman.

Kepadatan LNG kira-kira 0,41-0,5 kg/L, tergantung suhu, tekanan, dan komposisi. Sebagai perbandingan, air memiliki kepadatan 1,0 kg/L. LNG berasal dari gas alam yang merupakan campuran dari beberapa gas yang bereda sehingg tidak memililiki nilai panas yang spesifik.Nilai panasnya bergantung pada sumber gas yang digunakan dan proses yang digunakan untuk mencairkan bentuk gasnya. Nilai panas tertinggi LNG berkisar sekitar 24MJ/L pada suhu -164 derajat Celsius dan nilai terendahnya 21ML/L. Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Liquefied_natural_gas

http://id.wikipedia.org/wiki/Arun_Natural_Gas_Liquefaction