Anda di halaman 1dari 5

KLEPTOMANIA Bisa Sembuh Nggak? Kebanyakan orang sering menyamakan kleptomania dengan pencuri atau pengutil.

Mereka memang mengambil sesuatu yang bukan miliknya. Kleptomania disebabkan gangguan jiwa, sedangkan pengutil disebabkan kebiasaan buruk. Tapi kleptomania beda dengan mengutil, bukan saja dari pencetusnya tapi juga dari kadar barang-barang yang diambilnya.

Kleptomania bukan penyakit turunan dan banyak ditemui pada wanita. Kemungkinannya, sih, penyebab gangguan ini adalah gangguan biologis atau psikologis. Gangguan psikologis bisa terjadi karena pola asuh yang salah waktu kecil, atau juga karena kejadian-kejadian tertentu yang pernah dialaminya.

Bisa juga hal ini karena penderitanya mengalami depresi, dan salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengambil barang milik orang lain. Penderita klepto hanya mengambil barang-barang yang sebenarnya tidak berharga atau berguna untuknya. Lokasi tempat mengambil barang tidak hanya di satu tempat. Seringnya mereka beraksi justru di tempat-tempat yang tidak biasa, seperti kantor, hotel, atau di rumah seseorang.

Gangguan ini bisa diatasi selama ada kesadaran dan keinginan si klepto untuk sembuh. Namun penyebabnya harus dicari dulu melalui konsultasi dengan psikolog, baru disembuhkan dengan psikoterapi. Bila keinginan itu muncul dan belum terwujud, mereka akan terus merasa tegang dan gelisah. Saat itulah peran kita dibutuhkan untuk membuat mereka merasa rileks.

Kita akan menemui kesulitan kalau penderita ini orangnya tertutup. Apalagi kalau situasi dan pola saat mereka beraksi itu acak, kadang-kadang mereka beraksi karena sifat kleptonya tapi nggak jarang mereka mengutil beneran. Kita harus tetap menolong mereka, nggak peduli dia klepto atau pengutil. Kalau kita merasa tidak cukup mampu membantunya, ajak dia berkonsultasi ke psikiater di Bagian Psikologi Klinis, Lembaga Psikologi Terapan UI, di Kampus UI, Depok.

Definisi : Kleptomania (bahasa Yunani: kleptein, mencuri, , mania) adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau

barang-barang lainnya.Klepto diartikan sebagai suatu kecendrungan yang dimiliki seseorang untuk mengambil benda-benda milik orang lain, dengan atau tanpa sepengetahuan orang tersebut. Mania berarti dilakukan berulang kali dan menjadi suatu kebutuhan untuk orang tersebut. Kleptomania sebenarnya sama saja dengan mencuri karena intinya adalah mengambil milik orang lain. Kleptomania ialah gangguan yang ditandai oleh kegagalan menahan dorongan yang berulang-ulang untuk mencuri sesuatu yang tidak dibutuhkan atau tidak menghasilkan uang. Barang itu kemudian dibuang, diberikan kepada orang lain atau dikumpulkan. Sebelum melakukan tindakan, ia mengalami ketegangan dan merasa puas pada saat melakukan tindakan dan segera sesudahnya.Sering penderita merasa murung, gelisah dan merasa bersalah. Namun perasaan ini tidak menghentikan dorongan mencuri pada saat muncul secara tiba-tiba. Ciri-ciri seorang kleptomania : 1. Biasanya mereka mempunyai perasaan ingin memiliki suatu barang dan tertarik pada barang tersebut tanpa diketahui oleh orang yang punya. 2. Orang kleptomania biasanya akan mengalami stress sebelum mengambil dan juga dia tidak mempunyai rasa bersalah. 3.umumnya penderita mampu membeli barang yang dia curi 4.penderita akan merasa tegang saat melihat barang yang dia inginkan dan sesaat sebelum mengambulnya.setelah berhasil ia akan merasa senang dan lega 5.penderita mengambil barang secara spontan dan tanpa strategi serta langkah yang rumit,naja seringkali ia meninggalkan jejak dan jejak tersebut justru mengarah ke pelaku tunggal yaitu ia sendiri 6. Penderita tidak merasa bersalah setelah mengambil barang tersebut,bahkan ia akan berani memakainya di depan si pemilik asli,tetapi ada pula yang menyembunyikan atau malah mengembalikannya

Penyebab penderita itu tidak merencanakan melakukan aksi mencuri. Dorongan untuk melakukan itu muncul secara tiba-tiba. Setelah menyadari keadaannya, pada umumnya mereka yang melakukan tindakan ini merasa malu dan jarang melaporkan perilakunya ini. Apa yang menyebabkan keadaan ini, belum diketahui secara pasti. Ada yang menduga dari pandangan psikodinamika karena ada pertahanan melawan impuls, keinginan, konflik atau kebutuhan yang menakutkan di alam bawah sadar. Impuls atau keinginan ini merupakan refleksi motif seksual atau masochistic (kesenangan karena menderita) dan tindakan mencuri merupakan pengeluaran impuls yang menunjukkan mekanisme narsisistik individu yang mudah dikritik untuk mencegah pengecilan diri.penyebab lainnya adalah : 1.kejadian traumatis,atau kehilangan yang membuatnya terpukul

2.bentuk pemberontakan terhadap suatu system 3.kerusakan otak dan keracunan CO(karbon monoksida) 4.jumlah cairan otak serotonin yang tidak normal Kebanyakan penelitian menyokong pendapat bahwa seseorang dengan kleptomania mempunyai keruwetan dan disfungsi pada masa kanak-kanaknya. Dorongan mencuri adalah usaha untuk mengembalikan kekurangan pada masa kanak-kanak dini ini. Kleptomania sering ditemukan merupakan bagian dari spektrum gangguan afektif, atau memperlihatkan gejala obsesif kompulsif termasuk kompulsif dalam mencuci tangan, membersihkan, memeriksa, mengumpulkan dan membeli sesuatu atau gangguan makan terutama bulemia. Kleptomania erat hubungan dengan sistem serotonergik. Kleptomania adalah penyakit kronik, umumnya dimulai pada akhir remaja dan kemudian berlanjut beberapa tahun kemudian.

Cara mengatasi: Berdasarkan pemahaman bahwa gangguan ini disebabkan masa kecil yang tidak terpuaskan yang bisa menimbulkan kegelisahan atau depresi, banyak spikiater mencoba memberikan obat anti-sedih. Namun banyak yang menyembuhkan penderita dengan melakukan pendekatan psikoterapi dengan cara memperbaiki perilaku atau mengubah cara pemahaman penderita mengenai dirinya. Sebenarnya kleptomania bias di obati obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit obsesif-kompulsif,anti depresi seperti PROZAC,PAXI atau ZOLOFF.Penyembuhan dengan pendekatan psikoterapi dengan orientasi pemahaman memerlukan waktu panjang bisa 2-3 thun. Ada baiknya dilakukan pendekatan untuk mengenal dirinya melalui meditasi. Dengan meditasi, penderita diajar untuk memusatkan pikirannya. Bila ia bisa melakukan pemusatan pikiran dan kemudian ia bisa tidur nyenyak, maka keseimbangan yang diperoleh ini akan meningkatkan fungsi sistem yang ada dalam tubuhnya. Sistem saraf otonom, sistem daya tahan tubuh dan sistem hormonal akan bekerja bersama-sama dalam keadaan seimbang yang mempengaruhi sistem neurotransmiter. Keseimbangan neurotransmiter ini akan meningkatkan kesadaran anak yang menyebabkan adanya pemahaman diri. Jika dengan dirinya sendiri ia belum mampu untuk memahami dirinya dan mengontrol dirinya, maka anak perlu ditangani oleh psikiater untuk mendapatkan psikoterapi meditasi sehingga proses pemahaman bisa diperoleh lebih cepat. Jika permasalahannya lebih banyak disebabkan oleh masa kecil yang tidak terpuaskan, maka memperbaiki trauma masa lampau sangat membantu anak memahami dirinya. Anak akan dibawa untuk merasakan apa yang terjadi waktu kanak-kanak dan menyelesaikan permasalahannya itu. Kalau permasalahan waktu kecil sudah dipahami seumur munculnya masalah itu, maka diharapkan editing sejak mulai adanya permasalahan sampai ke keadaan sekarang akan

terjadi secara otomatis yang dilakukan oleh sendiri dirinya. Dengan anak ini melakukan meditasi selama 10 menit setiap hari dua kali, diharapkan disiplin diri sudah terbentuk, pengontrolan diri sudah terlatih sehingga munculnya impuls untuk mencuri bisa segera disadari dan dicegah untuk bertindak.

Perbedaan pena.. dengan pencuri 1.penderita kleptomania mencuri barang yg kurang beharga,sedangkan pencuri mengambil barang beharga 2.penderita kleptomania akan menyimpan barang yg dicurinya terkadang mereka juga akan lupa terhadap barang barang tersebut.kalau pencuri begitu dapat barang yg dicuri ya kalu gak buat pakai sendiri,biasanya mereka akan menjualnya demi sjumlah uang 3.penderia kleptoimania ketika akan mencuri barang,tidak berniat jahat sedangkan pencuri ketika mengambil barang pasti berniat jahat 4.penderita kleptomania tidak memperhatikan keadaan sekitar ketika akan mencuri barang.mau banyak,mau sepi rangnya,mau gelap kalau sudah kebelet pasti akan di ambilnya kalau pencuri akan mengambil waktu yg tepat ketika akan mencuri 5.orang klepto tidak mau mngaku dirinya klepto,tetapi pencuri kadang kadang mengakui dirinya klepto

Kleptomania Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum DiperiksaKleptomania Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal ICD-10 F63.2

ICD-9 312.32

Kleptomania (bahasa Yunani: , kleptein, "mencuri", , "mania") adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau barang-barang lainnya. Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang

subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini harus dibedakan dari tindakan mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya.

Penyakit ini umum muncul pada masa puber dan ada sampai dewasa. Pada beberapa kasus, kleptomania diderita seumur hidup. Penderita juga mungkin memiliki kelainan jiwa lainnya, seperti kelainan emosi, Bulimia Nervosa, paranoid, schizoid atau borderline personality disorder.[1] Kleptomania dapat muncul setelah terjadi cedera otak traumatik dan keracunan karbon monoksida. [2][3]