Anda di halaman 1dari 11

CRITICAL JOURNAL

REVIEW
MK. Pendidikan Budi
Pekerti Prodi S1 PGSD-
Fakultas Ilmu
Pendidikan
Skor Nilai:

PENDIDIKAN BUDI PEKERTI

( PENUMBUHAN BUDI PEKERTI MELALUI GERAKAN LITERASI


SEKOLAH , 2016 )

Disusun

Oleh :

Nama : Novita Yolanda Panjaitan


Nim : 1193111039
Kelas : Reguler E2019
Dosen Pengampu : Sugianto S.Pd., M.Ag

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU


SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Medan, 2022
KATA PENGANTAR

Puji Syukur Kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebab telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya serta kesehatan kepada Kami, sehingga Kami
mampu menyelesaikan tugas “ CRITICAL JOURNAL REVIEW “. Laporan ini
Kami buat untuk memenuhi salah satu mata kuliah Kami yaitu “PENDIDIKAN
BUDI PEKERTI“.

Critical Journal Review ini disusun dengan harapan dapat menambah


pengetahuan dan wawasan kita semua. Kami menyadari bahwa tugas Critical
Journal Review ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, Kami harap dosen
pengampu dapat memberikan kritik dan saran untuk kesempurnaan laporan ini. Dan
semoga laporan ini dapat diterima dan dinilai dengan objektif oleh dosen pengampu.

Medan, April 2022

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................. i


DAFTAR ISI .............................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1
1.1 Rasionalisasi pentingnya CJR ........................................................... 1
1.2 Tujuan penulisan CJR ....................................................................... 1
1.3 Manfaat CJR ..................................................................................... 1
1.4 Identitas Jurnal.................................................................................. 1
BAB II RINGKASAN ISI ARTIKEL ......................................................... 3
2.1 Pendahuluan ..................................................................................... 3
2.2 Deskripsi Isi...................................................................................... 3
BAB III PEMBAHASAN/ANALISIS ........................................................ 6
3.1 Pembahasan isi Jurnal ....................................................................... 6
3.2 Kelebihan dan Kekurangan ............................................................... 6
BAB IV PENUTUP .................................................................................... 7
4.1 Kesimpulan ...................................................................................... 7
4.2 Rekomendasi .................................................................................... 7
Daftar Pustaka............................................................................................. 8

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Rasionalisasi pentingnya CJR


Sering sekali kita bingung memilih jurnal untuk kita baca dan pahami.
Terkadang kita memilih satu jurnal, namun itu kurang memuaskan kita. Misalnya
dari segi bahasa jurnal tersebut serta pembahasannya. Oleh karena itu tugas Critical
Journal Review ini dapat mempermudah pembaca dalam memilih referensi
terkhusus pada pokok pembahasan Pembelajaran Tematik
Mengkritik jurnal tidak dapat dilakukan apabila pengkritik tidak membaca
keseluruhan jurnal tersebut. Dengan melakukan review tersebut pembaca dapat
mengetahui kualitas jurnal dengan membandingkan terhadap karya dari penulis
yang sama atau penulis lainnya serta dapat memberikan masukan kepada penulis
jurnal berupa kritik dan saran terhadap sistematika penulisan, isi, dan subtansi
jurnal.

1.2 Tujuan penulisan CJR


Penulisan ini dibuat agar dapat melatih diri untuk berfikir kritis dalam
mencari informasi yang diberikan oleh setiap pembahasan dari jurnal dapat
menganalisis dan mengetahui segala informasi yang terdapat didalam jurnal.

1.3 Manfaat CJR


Adapun beberapa manfaat dari CJR, yaitu :
a. Untuk menambah wawasan mengenai Pendidikan Budi Pekerti
b. Agar pembaca mengetahui kelemahan dan kelebihan dari jurnal Pendidikan
Budi Pekerti
c. Meningkatkan hasil analisa pada setiap jurnal yang akan dikritik.

1.4 Identintas Jurnal


a. Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan
b. Judul Jurnal : Penumbuhan Budi Pekerti Melalui Gerakan
Sekolah
c. Penerbit : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad
Dahlan

1
d. Tahun Terbit 2016
e. Nama Penulis : Triwati Rahayu
f. Kota Terbit : Yogyakarta

2
BAB II

RINGKASAN ISI ARTIKEL

2.1 Pendahuluan
Pendidikan merupakan alat kebangkitan bangsa dan senjata untuk
mewujudkan kemajuan dan kemakmuran. Indikasi yang paling dominan untuk
menunjukkan suatu peradaban maju dari sebuah bangsa adalah ketika sektor
pendidikannya berkualitas baik. Budaya sebuah bangsa akan terlihat pada budaya
literasi masyarakatnya. Rencana pembangunan jangka panjang Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, pada periode tahun 2010-2015 ditekankan pada
pembangunan penguatan pelayanan dan fokus selanjutnya adalah peningkatan
mutu pendidikan agar relevan dan berdaya saing. Salah satu elemen pada deklarasi
visi pendidikan nasional tahun 2025 adalah kompetitif tingkatan global. Oleh sebab
itu, pada periode pembangunan tahun 2015-2020 difokuskan pada kualitas
pendidikan yang memiliki daya saing regional pada tingkat ASEAN.
Globalisasi pada bidang pendidikan membuat Kemdikbud
menyelenggarakan program pendidikan skala nasional dengan mutu internasional.
Kebijakan strategis pada periode ini akan membawa kepada perwujudan visi
Kemdikbud pada tahun 2025. Masyarakat global dituntut untuk dapat mengadaptasi
kemajuan teknologi dan keterbaruan. Salah satu kebijakan Kemdikbud yang
didasari pada sembilan agenda prioritas (Nawacita) adalah gerakan literasi sekolah
(GLS). Kebijakan GLS terkait erat dengan komponen literasi sebagai modal
pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif dan berdaya saing,
berkarakter, dan nasionalis.

2.2 Deskripsi isi


Pembinaan karakter merupakan kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku
positif di sekolah yang dimulai secara bertahap dari pendidikan dasar hingga
pendidikan tinggi. Salah satu pembiasaannya terkait dengan gerakan literasi sekolah
yaitu kegiatan wajib menggunakan 15 menit sebelum hari pembelajaran membaca
buku selain buku teks (setiap hari). Kebijakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS)
terkait erat dengan literasi sebagai komponen dasar pembentukan sumber daya
manusia yang berkualitas, produktif dan berdaya saing, berakhlak mulia, dan

3
nasionalisme. Ada tiga tahapan dalam pelaksanaan GLS, yaitu pembiasaan kegiatan
membaca yang menyenangkan di lingkungan sekolah; pengembangan minat baca
untuk meningkatkan keterampilan literasi; dan implementasi pembelajaran berbasis
literasi. Program GLS dapat menciptakan ekosistem sekolah yang melek huruf dan
menumbuhkan karakter peserta didik.

4
BAB III

PEMBAHASAN / ANALISIS

3.1 Pembahasan isi jurnal


Membahas menegenai penumbuhan budi pekerti melalui gerakan literasi
sekolah. Tingkat budaya literasi masyarakat mempunyai korelasi terhadap kualitas
bangsa. Kebiasaan membaca seseorang akan sangat berpengaruh terhadap wawasan,
mental, dan perilaku seseorang. Kebiasaan dapat dibina dan dikembangkan. Oleh
karena itu, salah satu peningkatan mutu sumber daya manusia ditentukan budaya
literasi. Literasi terkait dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan,
menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi,
menggunakan, dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai
persoalan. Hal itu akan menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui
pembudayaan ekosistem literasi sekolah agar menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Program GLS dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan
sekolah di seluruh Indonesia. Kesiapan ini mencakup kesiapan kapasitas, kesiapan
warga sekolah, dan kesiapan sistem pendukung lainnya.

3.2 Kelebihan dan Kekurangan Jurnal

No Aspek Keterangan
1. KELEBIHAN
Melampirkan secara jelas nama jurnal, judul jurnal,
Identitas jurnal
penulis, link download, serta dengan tahun jurnal.

Sistematika penulisan pada jurnal yakni bagian


Sistematika penulisan daftar referensi benar dan sesuai. Begitu juga
dengan pendahuluan sampai dengan penutup setiap
bahasa asingnya di miringkan atau juga di buat
tanda kurung. Dan marginnya juga rata kiri kanan.

Tampilan Tampilannya rapi sehingga membuat pembaca suka


membacanya.

5
2. Ukuran font pada abstrak lebih kecil, sebaiknuya
KELEMAHAN
sama dengan pembahsan atau juga ukuran normal
Sistematika penulisan
yaitu font 12 serta tidak melampirkan abstrak
berbahasa Indonesia.
Tabel yang terlampir tidak sempurna, garis-garisnya
Tampilan
tidak lengkap sehingga tidak membentuk suatu
tabel.

Pembahasan tentang metode penelitian terlalu


Isi
ringkas, tidak menjelaskan secara keseluruhan.

6
BAB IV

PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dengan adanya penjelasan dalam materi jurnal tersebut dapat di simpulkan
bahwasannya Meresensi jurnal yang dalam bahasa inggris populer dengan kalimat
critical jurnal report. Secara sederhana meresensi adalah mengungkapkan kembali
isi jurnal secara ringkas dengan tambahan saran dan juga tentang kelebihan dan juga
kekurangan jurnal sesuai dengan aturan yanag ada. Secara keseluruhan sistematika
penulisan dan juga isi jurnal ini sangatlah baik dan bagus untuk di baca tidak hanya
dari kalangan pelajar tetapi juga para tenaga pendidik maupun calon pendidik yakni
para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk komponen dasar pembentukan
sumber daya manusia yang berkualitas, produktif dan berdaya saing, berakhlak
mulia, dan nasionalisme. Ada tiga tahapan dalam pelaksanaan GLS, yaitu
pembiasaan kegiatan membaca yang menyenangkan di lingkungan sekolah;
pengembangan minat baca untuk meningkatkan keterampilan literasi; dan
implementasi pembelajaran berbasis literasi. Program GLS dapat menciptakan
ekosistem sekolah yang melek huruf dan menumbuhkan karakter peserta didik..

4.2 Rekomendasi
Semoga dengan laporan review jurnal ini dapat membantu para pembaca
dalam memahami jurnal yang diriview pada laporan jurnal ini. Dan pembaca
lainnya tetap melakukan perbaikan yang lebih baik kedepannya.

7
DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, T. (2016). Penumbuhan Budi Pekerti Melalui Gerakan Litarasi Sekolah.


Jurnal Pendidikan, 179-183.