Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAH BESAR
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
Email: ppi.sawahbesar@gmail.com

Nomor : Jakarta, 10 November 2021


Hal : Rekomendasi PPI Terkait Perubahan Alur Kepada;
Pelayanan Covid Dan Non Covid Yth. Direktur RSUD Sawah
Besar
Lampiran : 1 (satu) Di
Tempat

Dengan Hormat,
Dalam Rangka Perubahan alur layanan RSUD Sawah Besar dari RSUD pelayanan full Covid
19 menjadi pelayanan mixed dengan Non Covid 19, maka kami dari Komite Pencegahan
Pengendalian Infeksi RSUD Sawah Besar mengajukan beberapa rekomendasi mengikuti
kaidah PPI yang perlu diperhatikan antara lain sebagai berikut;
a. Mengantisipasi kemungkinan 3 transmisi/penularan, yaitu melalui kontak
(contact), percikan (droplet) dan udara (airborne).
b. Pembagian Zona covid dan Non Covid tidak bersilangan
c. Desain harus meminimalisir risiko penyebaran infeksi, harus memperhatikan alur
pergerakan petugas, pasien dan barang bersih/kotor (oneway flow).
d. Pergerakan orangan harus mengikuti prinsip “tiga zona dan dua bagian”, yaitu
zona yang terkontaminasi, zona yang berpotensi terkontaminasi dan zona bersih
yang disediakan dan ditandai dengan jelas, dan dua zona penyangga antara
zona yang terkontaminasi dan zona yang berpotensi terkontaminasi.
e. Sistem tata udara khusus untuk menghindarkan penularan penyakit.
Adapun rekomendasi beberapa unit kritikal terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang
sedang tahap renovasi terlampir.
Demikian surat rekomendasi ini kami buat dalam usaha Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
di RSUD Sawah Besar. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Ketua Komite PPI


RSUD Sawah Besar

Dr. Rini Juliyanti


NIP. 198607292014032002
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAH BESAR
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
Email: ppi.sawahbesar@gmail.com

Lampiran:
REKOMENDASI PPI TERKAIT ALUR PELAYANAN RS MIXED COVID, NON COVID

1. CSSD (Central Sterile Supply Department)


a. Loket Kotor pelayanan covid 19 (area pelayanan Covid lantai 3, IGD Covid
lantai 1) berada di loket area dalam (loket lama).
Petugas dari unit mengantar langsung ke loket kotor dan naik melalui akses Lift
1/kotor untuk petugas IGD Covid lantai 1.
Instrumen dimasukkan ke dalam box bertutup. Untuk specimen lab juga
dimasukkan ke box bertutup.

b. Loket Kotor pelayanan Non Covid melalui passbox (terpasang bel) yang
terletak di lantai 3 samping lift bersih. Akses petugas pelayanan non covid
melalui lift bersih ke lantai 3.
Instrumen dimasukkan ke dalam box bertutup. Untuk specimen lab juga
dimasukkan ke box bertutup.

c. Pencucian dan DTT APD ukuran besar seperti sepatu booth dan lainnya
dilakukan di area pencucian ex toilet laki2 lantai 1 (difasilitasi
renovasi/pembuatan saluran yang memungkinkan proses sterilisasi tersebut).
Akses petugas cssd melalui lift 1/kotor. Jam pengangkutan mengikuti unit terkait.

d. Loket Bersih terletak di lantai 3, loket lama.


Dilakukan penyekatan di area samping tangga lantai 3 yang memungkinkan
akses dari tangga lantai 2 ke loket bersih dilantai 3. Sehingga loket bersih tetap
berada di area bersih/hijau.
Jalur akses petugas sebagai berikut ;
Non Covid ; melalui lift bersih ke lantai 2, naik tangga tengah menuju loket
bersih di lantai 3.
Covid ; Petugas sebelum ke area pelayanan dalam kondisi bersih mengambil
terlebih dahulu alat/instrument yang d butuhkan ke loket bersih CSSD melalui lift
bersih ke lantai 2, naik tangga tengah menuju loket bersih di lantai 3.

2. PENGANGKUTAN LIMBAH
a. Non Covid : Pengangkutan Limbah melalui lift 2/ bersih dengan pengaturan
waktu disesuaikan. Limbah ditempatkan didalam plastik dan dimasukkan ke
dalam troli bertutup, diproses sesuai SPO dan Petugas memakai masker medis.
b. Covid : Pengangkutan Limbah melalui lift 1/kotor dengan pengaturan waktu
disesuaikan, diproses sesuai SPO dan Petugas memakai APD level 3.

3. GIZI/DAPUR
a. Pengantaran makanan dilakukan sesuai SPO melalui jalur bersih dan troli
bertutup melewati lift 2/ bersih dan dimasukkan ke passbox lantai 1 dan 3 untuk
pelayanan covid 19 dan pengantaran langsung ke lantai 2 non covid.
b. Tidak direkomendasikan unit layanan TB satu area dengan unit gizi/dapur.

4. LAUNDRY
a. Linen bersih : dilakukan sesuai SPO melalui jalur bersih dan troli bertutup
melewati lift 2/ bersih dan dimasukkan ke passbox lantai 1 dan 3 untuk
pelayanan covid 19 dan pengantaran langsung ke lantai 2 non covid.
b. Pengambilan linen kotor : diatur waktu berbeda antara pengambilan linen
kotor pelayanan Covid dan Non Covid.
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAH BESAR
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
Email: ppi.sawahbesar@gmail.com

Linen Non Covid : Pengambilan dan pengolahan linen kotor Non Covid
didahulukan waktunya dari Non Covid.
Petugas memakai APD sesuai ketentuan dan melewati jalur lift bersih (yang
waktu nya diatur bergantian dengan jalur pelayanan lain).

Linen Covid; petugas memakai APD sesuai ketentuan dan melewati jalur lift
kotor ke area pelayanan dan ditempatkan ke dalam plastic dan troli bertutup.
Dilakukan desinfeksi troli segera setelah pemakaian.

5. RUANG SWAB
a. Dibuatkan akses ke jalur kotor (dibuatkan pintu akses ke zona covid).
b. Petugas memakai APD sesuai ketentuan dan melakukan swab untuk karyawan
dan pasien rawat jalan terlebih dahulu.
c. Setelah melakukan swab rutin, petugas swab melalui pintu akses zona covid
melakukan swab pasien covid di area perawatan dan lanjut ke jalur/area
pelepasan APD lantai 1 atau 3, mandi dan keluar ke zona non covid/bersih.

6. RUANG PEMAKAIAN APD


Terpusat di area ruang transit/antara lantai 1 IGD Non Covid.
Disediakan box tempat APD, Cermin dan stiker pemakaian APD.

7. RUANG PELEPASAN APD


Non Covid : diarea spoelhoek
Covid : diarea pelepasan APD jalur merah/covid lantai 1 ditempat pelepasan APD lama
dekat toilet lantai 1.
Area pelepasan APD lantai 3 ruang OK.

8. POLI GIGI
a. Distribusi udara di dalam ruangan: flow udara bergerak dari paflon dekat pintu
segaris tempat tidur pasien ditarik menuju dinding bawah posisi kepala pasien,
modifikasi AC dan celah terbuka.
b. Dipasang exhaust di tiap ruang isolasi Tindakan dengan lokasi posisi kepala dan
jarak 30 cm dr lantai.
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAH BESAR
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
Email: ppi.sawahbesar@gmail.com
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAH BESAR
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
Email: ppi.sawahbesar@gmail.com
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAH BESAR
KOMITE PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
Email: ppi.sawahbesar@gmail.com

PENGESAHAN

Rekomendasi No:
Tanggal :
Telah ditelaah dan dirapatkan dengan Direktur pada tanggal :
Catatan dan Kesimpulan :

Mengetahui,
Direktur RSUD Sawah Besar

dr. Budi Wibowo, MARS


NIP. 197703282006041017