Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR FISIKA2

Nama Nomor Group Fakultas Jurusan Nomor Percobaan Nama Percobaan Tanggal Percobaan Minggu ke Kawan kerja

: Sofan Sofyan : 17 : Teknik : Teknik Elektro : L7 : Hukum Ohm : 22 May 2011 : 4 (empat) : 1. Sabto Subiaktono (NPM : 10.03.0.002) 2. Nikita (NPM : 10.03.0.041) 3. Darno (10.03.0.051) 4. Sadam Husin (10.03.0.067) 5. Jutlasro Sibuea (NPM : 10.03.0.022) 6. Andi Karno (NPM : 10.03.0.057) 7. Supriyanto (NPM : 09.03.0.091)

Nomor Pokok Mahasiswa10.03.0.001 :

Asisten

L7 : HUKUM OHM

I.

Tujuan Percobaan
Menentukan hambatan jenis dari kawat pengantar dan hambatan dalam dari mulltimeter.

II. Alat Alat 1. 2. 3. 4.

Kawat penghantar Catu daya arus searah Multimeter (dua buah) Hambatan standart

III. Teori Jika suatu kawat penghantar diberi beda tegangan pada Ujung-ujungnya dan untuk setiap perbedaan tegangan kita ukur arus yang melewatinya,inaka harga arusini adalah berbanding lurus dengan beda tegangan.

Gambar 1

Menurut hukum ohm: V= IR .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. (1 ) dengan V merupakan beda tegangan,I adalah arus dan R hambatan. Dan untuk menentukan hambatan jenis dari suatu penghantar digunakan rumus : R= pL/A .....................(2) Disini L merupakan panjang kawat, A luas penampang dan p merupakan hamatan jenis.

Gambar 2

IV. Cara Kerja A.Mengukur hambatan dalam dari amperemeter 1. Susun rangkaian seperti gambar 2 dengan R adalah hambatan. standard 2. Tentukan besar tegangan yang digunakan. 3. Ganti R sebanyak lima kali 4. Catat arus yang melewati amperemeter. B. Mengubah hambatan dalam dari voltmeter. 1. Susun rangkaian seperti gambar 3 dengan R adalah hambatan standard. 2. Ubah tegangan sumber dan R sebanyak lima kali. 3. Catat besar arus yang melewati amperemeter. 4. Catat besar tegangan pada voltmeter

Gambar 3

C. Mengukur hambatan dari kawat penghantar 1. Susun rangkaian seperti gambar 1 dengan R diganti kawat penghantar! 2. Catat panjang diameter kawat! 3. Ubah besar tegangan! 4. Catat arus yang melewati ampereneter! 5. Catat besar tegangan pada voltmeter! 1. Ulangi percobaan Cl-05 until berbagai diameter dan panjang kawat! V. Tugas pendahuluan 1. Jelaskan prinsip pengukuran! Jawaban: Prinsip Prinsip Pengukuran
a)

Mengukur pada hakekatnya membandingkan suatu besaran yang belum diketahui besarannya dengan besaran lain yang diketahui besarnya. Untuk keperluan tersebut diperlukan alat ukur.

b) Ada 2 kelompok kekeliruan dalam kegiatan pengukuran, yaitu kekeliruan sistematik (berkaitan dengan alat ukur, metode pengukuran, dan faktor manusia) dan kekeliruan acak (berkaitan dengan faktor non teknis/sistematik).
b)

Ada 2 besaran listrik yang esensial yang hendak diketahui nila besarannya, yaitu arus dan tegangan.

Karakteristik alat ukur perlu dipahami dan dimengerti agar dapat digunakan sesuai dengan besaran yang diukur sehingga terhindar dari kesalahan. Mengenai Avo Meter AVO meter disebut juga multimeter atau multitester dan biasanya untuk mengukur besaran hambatan, tegangan DC, tegangan AC, dan Arus DC.
1)

Ada AVO meter jenis digital dan analog, bedanya pada penunjukkan hasil pengukuran analog pakai jarum dan digital pakai angka.
2)

3) Untuk mengukur arus AVO dipasang seri dan untuk memasang tegangan AVO dipasang paralel. 4) Watt meter digunakan untuk mengukur besarnya daya. 5) CRO digunakan untuk mengukur tegangan, frekuensi, periode dan beda fasa. Parameter pengukuran listrik
1.

Ketepatan (akurasi) : menyatakan berapa dekat angka terbaca pada alat Ukur dengan nilai sebenarnya. Ketelitian (presisi) : menyatakan berapa dekat nilai bacaan alat ukur untuk mengukur besaran berkali-kali. Kepekaan (sensitivitas) : menyatakan perbandingan keluaran terhadap perubahan pada besaran yang diukur. Pada dArsonval kepekaan arus dinyatakan oleh arus yang menyebabkan simpangan penuh ( = /2). Daya Pisah (resolusi) : perubahan terkecil daripada besaran yang diukur, yang mana alat ukur memberi respon Kesalahan : simpangan terhadap nilai sebenarnya besaran yang diukur

2.

3.

4.

5.

2. Apakah pengaruh temperature hambatan dengan voltmeter dan amperemeter! Jawaban: Kita tahu bahwa hambatan listrik terbuat dari berbagai bahan baik konduktor,semi konduktor maupun isolator, ad bebrepa bahan semi konduktor yang sensitif terhadap pengaruh suhu atau temperatur, maka dari itu akam mempengaruhi hasil pengukuran dalam sebuah penelitian, bahan bahan semi kondutor,, apa bila terkena suhu yang tinggi cenderung tahanan jenisnya menurun, sehingga bahan tersebut akan lebih cenderung ke bahan konduktor, maka dari temperatur yang berbeda beda menyebabkan hasil pengukuran menjadi bebeda beda pula.

3. Buktikan rumus 2! Jawaban: Sebuah termometer hambatan logam memiliki hambatan 75,0 sewaktu dicelup ke dalam es yang sedang melebur dan memiliki hambatan 96,0 sewaktu dicelup ke dalam air yang sedang mendidih.Tentukan suhu termometer jika hambatan logam a.bernilai 82,0 b.bernilai 72,0
Jawab:

R = Ro t Rt - Ro = Ro t 96 - 75 = 75 (100 - 0) 21 = 75 100 = 21 / 75 . 100 2a. R = Ro t Rt - Ro = Ro t 82 - 75 = 75 *(21 / 75 . 100) t 7 = 21 / 100 t t = 700/21 t = 33,3 derajat C 2b. R = Ro t Rt - Ro = Ro t 72 - 75 = 75 *(21 / 75 . 100) t - 3 = 21 / 100 t t = - 300/21 t = - 14,3 derajat C 4. Buat bagan data pengamatan!

Tabel Pengamatan A S/ Besar N teganan 1 2 3 4 5

Besar Arus

Remaks

Tabel Pengamatan B S/ N 1 2 3 4 5 Sumber Teganan Hambatan R Arus Tegang an Remaks

Tabel Pengamatan C Perubah Panja an S/N ng Teganga kawat n 1 2 3 4 5

Arus (amperme ter)

Teganga n (Voltmet er)

Remaks

VI. Tugas Akhir 1. Hitung besar f ~. (tahanan dalam voltmeter) dan r a (tahanan dalam ampereineter)! 2. Hitung besar hambat jenis dari kedua kawat tersebut! 3. Hitung kesalahan literature dari percobaan ini! 4. Buat kesimpulan dan 7 percobaan ini!