Anda di halaman 1dari 7

PERJANJIAN KERJASAMA INVESTASI

Pada hari ini, ……………… tanggal ………….. bulan Desember tahun dua ribu dua puluh satu
(…–12–2021), yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Nama :
NIK :
Pekerjaan :
Umur :
Alamat :
Untuk selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA”.

2. Nama :
NIK :
Pekerjaan :
Umur :
Alamat :
Untuk selanjutnya disebut sebagai “PIHAK KEDUA”.

Bahwa sebelum ditandatanganinya Perjanjian ini, para pihak menerangkan terlebih dahulu
hal–hal sebagai berikut:
1. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah selaku “INVESTOR” yang memiliki modal sebesar
Rp……………..,- (terbilang) untuk selanjutnya disebut sebagai “DANA INVESTASI”
untuk project………………………………..

2. Bahwa PIHAK KEDUA adalah Pengusaha di bidang………………. yang berlokasi


di……………. yang menerima DANA INVESTASI dari PIHAK PERTAMA.

3. Bahwa PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA setuju untuk saling mengikatkan diri dalam
suatu Perjanjian Kerjasama Investasi dalam Peningkatan Modal Investasi
di………………………. yang berlokasi di…………………………………, sesuai dengan ketentuan
hukum yang berlaku.

Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas, kedua belah pihak menyatakan sepakat dan
setuju untuk mengadakan Perjanjian Kerjasama ini yang dilaksanakan dengan ketentuan
dan syarat-syarat sebagai berikut :

PASAL 1
MAKSUD DAN TUJUAN

PIHAK PERTAMA dalam perjanjian ini memberi DANA INVESTASI kepada PIHAK KEDUA
sebesar Rp.……………………..,- (terbilang) dan PIHAK KEDUA dengan ini telah menerima
penyerahan DANA INVESTASI tersebut dari PIHAK PERTAMA serta menyanggupi untuk
melaksanakan pengelolaan DANA INVESTASI tersebut.

PASAL 2
RUANG LINGKUP

1. Dalam pelaksanaan perjanjian ini, PIHAK PERTAMA memberi DANA INVESTASI kepada
PIHAK KEDUA sebesar Rp.………………………,- (terbilang) dan PIHAK KEDUA dengan ini
telah menerima penyerahan DANA INVESTASI tersebut dari PIHAK PERTAMA serta
menyanggupi untuk melaksanakan pengelolaan DANA INVESTASI.

2. PIHAK KEDUA dengan ini berjanji dan mengikatkan diri untuk melaksanakan perputaran
DANA INVESTASI pada Usaha Peningkatan Modal Investasi di bidang…………………….
yang berlokasi di…………………………………………… setelah ditandatanganinya perjanjian
ini.
PASAL 3
JANGKA WAKTU KERJASAMA

1. Perjanjian kerjasama ini berlaku/berlangsung untuk jangka waktu selama 3 (tiga) bulan,
terhitung sejak tanggal....... bulan............ tahun.................... (...,............,.........)
sampai dengan tanggal....... bulan............ tahun.................... (...,............,.........).

2. Jangka waktu perjanjian berakhir manakala PIHAK PERTAMA menginginkan DANA


INVESTASI tersebut diminta kembali untuk keseluruhannya, dengan catatan DANA
INVESTASI telah melampaui 1 (satu) bulan sejak perjanjian ini ditandatangani dan
PIHAK PERTAMA memberikan pemberitahuan untuk meminta kembali DANA INVESTASI
paling lambat 1 (satu) minggu sebelum diserahkan kembali oleh PIHAK KEDUA, maka
PIHAK KEDUA akan mengembalikan DANA INVESTASI kepada PIHAK PERTAMA sejumlah
modal dengan pembagian hasil sesuai Pasal 6.

PASAL 4
HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

Dalam Perjanjian Kerjasama ini, Hak dan Kewajiban PIHAK PERTAMA sebagai berikut :

1. Memberikan DANA INVESTASI kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp.………………………..,-


(terbilang).

2. Berhak meminta kembali DANA INVESTASI yang telah diserahkan kepada PIHAK KEDUA
dengan ketentuan berdasarkan Pasal 3 Ayat 2.

3. Menerima hasil keuntungan atas pengelolaan DANA INVESTASI, sesuai dengan Pasal 6
perjanjian ini.

PASAL 5
HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
Dalam Perjanjian Kerjasama Investasi Modal ini, Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA sebagai
berikut :

1. Menerima DANA INVESTASI dari PIHAK PERTAMA sebesar Rp.………………….,- (terbilang)

2. Memberikan bagian hasil keuntungan kepada PIHAK PERTAMA, sesuai dengan Pasal 6
perjanjian ini.

PASAL 6
PEMBAGIAN HASIL ATAU PROFIT SYSTEM

Dalam Perjanjian Kerjasama Investasi Modal ini, kedua belah pihak sepakat didalam hal
pembagian hasil investasi penyertaan dana sebagai berikut :

1. Perjanjian ini adalah kerjasama Usaha/Bisnis dengan profit sharing system (sistem bagi
hasil), dimana PIHAK KEDUA mengelola DANA INVESTASI milik PIHAK PERTAMA di
bidang......................(Contoh: Penjualan rumah, dll).

2. Usaha/Bisnis ini sepenuhnya adalah milik PIHAK KEDUA. Peran PIHAK PERTAMA dalam
usaha/Bisnis ini sebatas imbreng/penyertaan DANA INVESTASI milik PIHAK PERTAMA
sehingga PIHAK PERTAMA tidak memiliki hak dan wewenang dalam mencampuri
operasional Usaha/Bisnis. Hak PIHAK PERTAMA sesuai yang diatur dalam perjanjian ini.

3. Kedua belah pihak sepakat dan setuju bahwa perjanjian kerjasama ini dilakukan dengan
cara pemberian keuntungan yang diperoleh dalam Usaha Peningkatan Modal Investasi
di…………………………. yang berlokasi di………………………… sebagaimana diatur lebih lanjut
dalam Pasal 7 perjanjian ini.

4. Bagi hasil yang dimaksud diatas dilakukan dengan memperhitungkan biaya investasi
sebagaimana tersebut dalam pasal 2 ayat 2.

5. Bagi hasil yang dimaksud di atas berlaku sampai dengan PIHAK PERTAMA menarik
kembali DANA INVESTASI yang telah diserahkan sesuai dengan perhitungan Pasal 7 ayat
1 perjanjian ini.
PASAL 7
PERIODE BAGI HASIL

1. PIHAK KEDUA dengan ini berjanji dan mengikatkan diri untuk memberikan keuntungan
(profit) kepada PIHAK PERTAMA sebanyak ….% (……… persen) atau sebesar Rp.
………………….,- (terbilang) per bulan, terhitung sejak tanggal....... bulan............
tahun.................... (...,............,.........) hingga tanggal....... bulan............
tahun.................... (...,............,.........), sehingga nilai keuntungan ( profit) seluruhnya
berjumlah Rp.………………….,- (terbilang).

2. Keuntungan (profit) tersebut akan dibayarkan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA secara utuh tanpa potongan (100%) dalam jangka waktu selambat-lambatnya
3 (tiga) bulan setelah pengembalian DANA INVESTASI, yaitu pada tanggal....... bulan
Mei tahun dua ribu dua puluh dua (... -05-2022).

3. Keuntungan (profit) tersebut akan diserahkan kepada PIHAK PERTAMA secara langsung
tanpa ada perantara pihak manapun.

4. Keuntungan (profit) tersebut dapat disampaikan lewat ransfer rekening antar bank yang
telah ditunjuk/disepakati atau dapat berupa pemberian cash secara langsung kepada
PIHAK PERTAMA.

PASAL 8
PENGEMBALIAN DANA INVESTASI

PIHAK KEDUA berkewajiban mengembalikan DANA INVESTASI kepada PIHAK PERTAMA,


dengan tata cara pengembalian telah disepakati oleh dan antara PIHAK PERTAMA dan
PIHAK KEDUA, yaitu sebagai berikut:
- DANA INVESTASI sebesar Rp.……………………….,- (terbilang) akan dikembalikan pada
tanggal tanggal....... bulan Maret tahun dua ribu dua puluh dua (... -03-2022)
secara utuh tanpa potongan (100%). Apabila sampai pada tanggal tersebut DANA
INVESTASI tidak/belum dikembalikan, maka PIHAK KEDUA dikenakan uang paksa
(dwangsom) sebesar Rp.……………………….,- (terbilang) per hari dan semua kewajiban
PIHAK KEDUA telah dibayarkan kepada PIHAK PERTAMA.

PASAL 9
KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN

1. Apabila Pasal 7 dan Pasal 8 tidak terpenuhi dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari
sejak tanggal yang ditentukan tersebut, maka PIHAK PERTAMA berhak dan berwenang
untuk mengambil/menyita asset PIHAK KEDUA senilai jumlah tersebut. Perjanjian ini
dianggap berakhir setelah semua kewajiban PIHAK KEDUA dibayarkan secara utuh dan
sekaligus lunas.
2. Pengembalian DANA INVESTASI dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA berbentuk
uang nominal secara utuh, bukan berupa barang atau jasa

3. Apabila terjadi keadaan overmacht/force majeur/bencana alam/pailit, maka penyelesaian


masalah diatur sesuai dengan kesepakatan kekeluargaan dan/atau merujuk pada
peraturan perundang‐undangan yang berlaku.

PASAL 10
PINALTY

1. Selama masa perjanjian ini berlangsung, PIHAK PERTAMA maupun PIHAK KEDUA tidak
dapat merubah atau membatalkan atau memutus kontrak ini secara sepihak, kecuali ada
kesepakatan bersama yang diatur dalam addendum tersedndiri yang merupakan
kesatuan yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini.

2. Penarikan DANA INVESTASI baik sebagian atau seluruhnya sebelum berakhirnya masa
berlaku perjanjian ini, maka PIHAK KEDUA dapat mengenakan biaya penalty yang
besarnya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

PASAL 11
AHLI WARIS

1. Apabila PIHAK PERTAMA dalam masa berlakunya perjanjian ini mengalami halangan
tetap atau meninggal dunia, maka segala urusan yang mengikat dalam perjanjian ini
akan dilanjutkan oleh ahli waris atau kuasa yang ditunjuk (secara tertulis) berdasarkan
kesepakatan ahli waris PIHAK PERTAMA.

2. Apabila PIHAK KEDUA sebagai pengelola investasi dalam masa berlakunya perjanjian ini
mengalami halangan tetap atau meninggal dunia sehingga tidak bisa melanjutkan atau
mengelola Usaha/Bisnis ini, maka segala urusan yang mengikat dalam perjanjian ini
akan dilanjutkan oleh ahli waris atau kuasa yang ditunjuk (secara tertulis) berdasarkan
kesepakatan ahli waris PIHAK KEDUA.

PASAL 12
WANPRESTASI
1. Dalam hal salah satu pihak telah melanggar kewajibannya yang tercantum dalam salah
satu Pasal perjanjian ini, telah cukup bukti dan tanpa perlu dibuktikan lebih lanjut,
bahwa pihak yang melanggar tersebut telah melakukan tindakan Wanprestasi.

2. Pihak yang merasa dirugikan atas tindakan Wanprestasi tersebut dalam ayat 1 diatas,
berhak meminta ganti kerugian dari pihak yang melakukan wanprestasi tersebut atas
sejumlah kerugian yang dideritanya, kecuali dalam hal kerugian tersebut disebabkan
karena adanya suatu keadaan memaksa, seperti tercantum dalam Pasal 7.

PASAL 13
PERSELISIHAN

Bilamana dalam pelaksanaan perjanjian Kerjasama ini terdapat perselisihan antara kedua
belah pihak baik dalam pelaksanaannya ataupun dalam penafsiran salah satu Pasal dalam
perjanjian ini, maka kedua belah pihak sepakat untuk sedapat mungkin menyelesaikan
perselisihan tersebut dengan cara musyawarah. Apabila musyawarah telah dilakukan oleh
kedua belah pihak, namun ternyata tidak berhasil mencapai suatu kemufakatan maka Para
Pihak sepakat bahwa semua sengketa yang timbul dari perjanjian ini akan diselesaikan pada
Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Batam.

PASAL 14
ATURAN PENUTUP

Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam perjanjian ini apabila dikemudian
hari dibutuhkan dan dipandang perlu akan ditetapkan tersendiri secara musyawarah dan
selanjutnya akan ditetapkan dalam suatu ADDENDUM yang berlaku mengikat bagi kedua
belah pihak, yang akan direkatkan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Perjanjian ini.

Demikianlah perjanjian kerjasama ini dibuat dalam rangkap 2 (dua), untuk masing-masing
pihak, yang ditandatangani di atas kertas bermaterai cukup, yang masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama dan berlaku sejak ditandatangani.

Batam, ……. Desember 2021

PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA,

( ) ( )