Anda di halaman 1dari 8

PERSIAPAN PENGUSULAN

DAN PENDAANAN
DAK 2023
DEPUTI BIDANG PENDANAAN PEMBANGUNAN

6 JUNI 2022
OUTLINE

GAMBARAN DAK 2022

PENDANAAN DAK 2023

DUKUNGAN KRISNA

2
GAMBARAN DAK 2022
“Alokasi terbatas, namun pemanfaatan belum fokus dan isu yang dituntaskan belum optimal”

Jumlah lokasi Prioritas menurun, namun masih banyak Penyerapan alokasi DAK belum optimal.
dan menu belum fokus sehingga rata-rata alokasi per Rata-rata penyerapan 2021 per Bidang 80%.
daerah rendah.
0 20 40 60 80 100
Konsep ketuntasan belum optimal. Daerah tidak LHK 77 85
mengusulkan menu/kegiatan yang dibutuhkan. Contoh: Transdes 79 92
Trans Air 76 90
Sekolah A membutuhkan 4 kegiatan penuntasan: IKM 82 88
pembangunan ruang kelas, laboratorium, ruang Pariwisata 82 89
perpustakaan dan pengadaan TIK, namun yang diusulkan KP 85 91
Penyerapan
hanya pengadaan TIK Pertanian 88 93
Irigasi 79 86 Penyaluran

Perkim 87 96
Pagu alokasi yang Rp. Triliun Sanitasi 92 98
tidak ditetapkan 60,9
58,8 Air Minum 85 92
dalam Tahap Rencana Jalan 84 93
Kegiatan masih tinggi Kesehatan 72 89
(Rp2,1 T) Pendidikan 81 88
Sumber: Data per April 2022
Alokasi RK

3
PERKIRAAN PENDANAAN DAK 2023
“Ketersediaan Anggaran diperkirakan turun, DAK perlu lebih fokus”

1. Indikasi total pagu DAK Fisik 2023 turun 10,4 T


(17%) dibanding 2022 KETERSEDIAAN
2. Ruang gerak sempit, DAK harus lebih fokus ANGGARAN
dengan menajamkan a.l:
PERKIRAAN
• Lokasi prioritas, agar alokasi tidak tipis merata URAIAN 2021 2022
2023
• Menu/rincian kegiatan diarahkan pada DAK 203,2 194,4 182,3
tahapan penuntasan 1. DAK Fisik 65,2 60,9 50,5
• Rencana pemanfaatan DAK agar dapat secara 2. DAK Non Fisik 131,2 128,7 129,7
optimal mendukung pencapaian prioritas
3. Hibah Ke Daerah 6,8 4,8 2,1
Catatan:
1. Perkiraan 2023 berdasarkan informasi per 13 Mei 2022
2. Telah memperhitungkan Hibah Daerah, sesuai amanat UU 1/2022 HKPD

4
RENCANA & KORIDOR PEMANFAATAN DAK 2023
1. Fokus mengutamakan penyelesaian isu secara bertahap untuk mempercepat pencapaian prioritas
o Isu Tematik (PN/MP)
o Rincian kegiatan utama Bidang/Tematik
2. Mempertimbangkan alokasi agar tidak tipis-merata dan diarahkan untuk memastikan tahapan
penuntasan
3. Memperhatikan keterkaitan kegiatan antar Bidang/Tematik dalam DAK Fisik dan antar DAK Fisik
dengan DAK Non Fisik
4. Memperhatikan kesiapan pengusulan dan kapasitas pelaksanaan di daerah
5. Mempertimbangkan integrasinya dengan Belanja K/L, APBD Non DAK dan
sumber pendanaan lainnya (a.l KPBU, Swasta)

5
PERKUATAN PENYUSUNAN DAK 2023
DALAM KRISNA-DAK (Fitur)

Perkuatan Data Referensi Tahap Persiapan


• Memastikan pengusulan telah mencakup • Membantu memastikan kesiapan daerah
seluruh penanganan yang dibutuhkan untuk sebelum proses pengusulan DAK
ketuntasan isu o Seleksi daerah potensial
• Setiap referensi/lokus mendapatkan o Penyiapan dan penilaian data readiness
criteria usulan lebih awal
penanganan yang sesuai dengan kebutuhan
• Saat ini telah digunakan pada persiapan
”Tematik Penanganan Kawasan Kumuh”.

Historis Data
• Tracking Target: persandingan target tahun sebelumnya sebagai pertimbangan
pengusulan DAK

6
TINDAK LANJUT - PENGUSULAN DAERAH
● Agar DAK dapat optimal mendukung pencapaian sasaran prioritas, perlu dipastikan
kualitas pengusulan.
● Pengusulan daerah diharapkan dapat lebih berkualitas, fokus, terarah dan terintegrasi
baik antar tematik, maupun antar Bidang.
● Pengusulan setidaknya dapat mencakup:
⎼ Urgensi dan tujuan pengusulan DAK
⎼ Keterkaitan usulan dengan prioritas nasional dan daerah
⎼ Target dan indikasi kebutuhan
⎼ Dukungan APBD dan integrasi dengan sumber pendanaan lainnya
⎼ Data dukung yang memadai (misal. studi kelayakan, DED, AMDAL)
Usulan disampaikan melalui KRISNA dari tanggal 6 Juni - 6 Juli 2022.

* Terdapat perubahan format KAK (dapat diunduh dalam Sistem Informasi KRISNA)

7
TERIMA KASIH