Anda di halaman 1dari 98

LAPORAN

AKTUALISASI DAN HABITUASI


NILAI-NILAI DASAR PNS
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
GOLONGAN III

JUDUL
OPTIMALISASI PROSEDUR PELAYANAN BERJENJANG
DI UPTD PUSKESMAS BILALANG

DISUSUN OLEH :
NAMA : dr. AYU AZIZAH ARLA PRATIWI
NIP : 199008092020122004
GOLONGAN : III b
JABATAN : AHLI PERTAMA - DOKTER
UNIT KERJA : UPTD PUSKESMAS BILALANG
COACH : Ir. DJUHARDI NIKLAS JOROH, M,Si
MENTOR : dr. EKA BUDIYANTI

PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU


BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI SULAWESI UTARA
TAHUN 2022
LEMBAR PERSETUJUAN
LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
NILAI-NILAI DASAR PNS

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III


PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU
BEKERJA SAMA DENGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER
DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA
TAHUN 2022

Nama : dr. AYU AZIZAH ARLA PRATIWI

NIP : 199008092020122004

Jabatan : AHLI PERTAMA - DOKTER

Unit Kerja : UPTD PUSKESMAS BILALANG

Judul Aktualisasi :

OPTIMALISASI PROSEDUR PELAYANAN BERJENJANG


DI UPTD PUSKESMAS BILALANG

Telah disetujui untuk diseminarkan pada Evaluasi Aktualisasi dan


Habituasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III
Angkatan I
Pemerintah Kota Kotamobagu
Juni 2022, Bertempat di Kopandakan II

MENTOR, COACH,

dr. Eka Budiyanti Ir. Djuhardi Niklas Joroh, M, Si


Pembina Pembina Utama
NIP. 198008292009022002 NIP. 196501081992031009

ii
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
NILAI-NILAI DASAR PNS

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III


PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU
BEKERJA SAMA DENGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER
DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA
TAHUN 2022

Nama : dr. AYU AZIZAH ARLA PRATIWI

NIP : 199008092020122004

Pangkat/Gol.Ruang : PENATA MUDA TINGKAT I / III B

Jabatan : AHLI PERTAMA - DOKTER

Unit Kerja : UPTD PUSKESMAS BILALANG

Judul Aktualisasi :

OPTIMALISASI PROSEDUR PELAYANAN BERJENJANG


DI UPTD PUSKESMAS BILALANG

Kopandakan II, Juni 2022

COACH, PENGUJI, MENTOR,

Ir. Djuhardi N. Joroh, M, Si DR. Drh. Fredrik D. Rotinsulu dr. Eka Budiyanti
PEMBINA UTAMA PEMBINA UTAMA MADYA PEMBINA
NIP. 19650108199203009 NIP. 195912231983031013 NIP.198008292009022002

Mengetahui,

KEPALA BADAN KEPALA BADAN


PENGEMBANGAN SUMBER DAYA KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN
MANUSIA DAERAH DAN PELATIHAN
PROVINSI SULAWESI UTARA, KOTA KOTAMOBAGU

Drs. MARHAEN R. TUMIWA, M.Pd SARIDA MOKOGINTA, SH


PEMBINA UTAMA MADYA PEMBINA TINGKAT I
NIP. 196505091986021004 NIP. 197408152000122003

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas
izin-Nya sehingga penyusunan laporan hasil kegiatan aktualisasi dan
habituasi dengan judul “Optimalisasi Prosedur Pelayanan Berjenjang di
UPTD Puskesmas Bilalang” dapat diselesaikan.

Adapun Laporan Aktualisasi ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk
penyelesaian Pelatihan Dasar CPNS yang didalamnya tentang
internalisasi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara dalam tugas pekerjaan.

Keberhasilan penyusunan laporan ini tidak lepas dari bantuan,


bimbingan, dan motivasi dari berbagai pihak. Maka dalam kesempatan ini
penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Bapak Drs. Marhaen R. Tumiwa, M.Pd selaku Kepala Badan


Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi
Utara.
2. Ibu Sarida Mokoginta, SH selaku Kepala Badan Kepegawaian
Pendidikan dan Pelatihan kota Kotamobagu.

3. Bapak Ir. Djuhardi Niklas Joroh, M, Si. selaku Coach yang telah
memberikan bimbingan, saran, masukan, motivasi selama aktualisasi
dan habituasi.

4. Ibu dr. Eka Budiyanti selaku Mentor yang telah memberikan


bimbingan, arahan, saran, masukan, kritikan dan motivasi dalam
pelaksanaan aktualisasi.

5. Bapak DR. Drh. Fredrik D. Rotinsulu selaku Penguji pada Seminar


Rancangan Aktualisasi dan Penguji pada Seminar Laporan Akhir
Aktualisasi dan Habituasi.

6. Suami Kapt. Inf. Supriyanto, S.S.T.Han., S.I.P. yang selalu


memberikan support dan motivasi.

7. Orang tuaku H. Arief Triastono dan Hj. Nurlelawati yang memberikan

iv
dukungan dan semangat tiada henti.

8. Anak-anakku Fatih dan Habibah yang sudah menjadi support


sistemnya bunda.

9. Instruktur dan Widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya


Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Utara atas bimbingan dan ilmu
yang telah dibagikan.

10. Teman-teman kamar 109 atas motivasi, dukungan, kerjasama dan


kebersamaannya.

11. Teman-teman Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III


Angkatan 1 atas kebersamaan dan kekompakan yang terjalin selama
masa diklat dan proses penyelesaian laporan akhir.

12. Semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan Aktualisasi


dan Habituasi.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam laporan


aktualisasi dan habituasi ini, oleh karena itu kritik dan saran yang
membangun sangat diharapkan untuk kesempurnaan laporan ini dan hasil
yang lebih baik.

Kopandakan II, Juni 2022


Penulis,

dr. Ayu Azizah Arla Pratiwi

v
DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN …………………………...………………….. ii

LEMBAR PENGESAHAN .................................................................. iii

KATA PENGANTAR ..................................................................... … iv

DAFTAR ISI ........................................................................................ vi

DAFTAR TABEL ................................................................................ viii

DAFTAR GAMBAR ............................................................................. ix

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ........................................................ 1


B. Tujuan ..................................................................... 4
C. Manfaat ................................................................... 4
D. Ruang Lingkup ........................................................ 5

BAB II DESKRIPSI LOKUS

A. Profil Organisasi ...................................................... 6


B. Struktur Organisasi .................................................. 13
C. Visi Misi Organisasi ................................................. 13
D. Motto/Slogan Organisasi …………………………..…. 14

BAB III IDENTIFIKASI ISU DAN RANCANGAN AKTUALISASI


NILAI-NILAI DASAR PNS

A. Identifikasi Isu ..................................................... … 15


B. Penetapan Isu ......................................................... 17
C. Nilai-Nilai Dasar ASN .............................................. 19
D. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ASN .... …. 21
E. Jadwal Kegiatan Aktualisasi .………………………. 34

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN AKTUALISASI


NILAI-NILAI DASAR PNS

A. Hasil Aktualisasi ……………………………………… 35


B. Pembahasan Aktualisasi ..………………………….. 50

vi
BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan …………………………………………… 63
B. Saran ...………………………………………………... 64

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………. 65

LAMPIRAN – LAMPIRAN …………………………………………….… 67

vii
DAFTAR TABEL

TABEL 3.1 Identifikasi Isu Menggunakan Teknik APKL .................. 16

TABEL 3.2 Penetapan Isu Menggunakan Teknik USG ................... 18

TABEL 3.3 Rancangan Aktualisasi ................................................. 22

TABEL 3.4 Jadwal Kegiatan Aktualisasi ......................................... 34

TABEL 4.1 Hasil Aktualisasi............................................................ 36

TABEL 5.1 Jadwal Konsultasi ………………………………………... 83

viii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Merencanakan Menghadap Pimpinan Kepala


UPTD Puskesmas Bilalang Mendengarkan Saran,
Arahan dan Petunjuk……………………………………. 67

Lampiran 2 Memohon Ijin Dan Persetujuan Dari Pimpinan Untuk


Pelaksanaan Seluruh Kegiatan Aktualisasi Yang
Sudah Direncanakan .................................................... 68

Lampiran 3 Melakukan Evaluasi Dari Hasil Kegiatan ...................... 70

Lampiran 4 Berkonsultasi Dengan Pimpinan Mengenai Materi


Sosialisasi ..................................................................... 71

Lampiran 5 Mencari Referensi Materi Sosialisasi ........................... 73

Lampiran 6 Menyiapkan Materi Sosialisasi……….,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,..74

Lampiran 7 Menyiapkan Desain Leaflet dan Banner ....................... 75

Lampiran 8 Melakukan Konsultasi Dengan Pimpinan Mengenai


Desain Leaflet Dan Banner …….............................. ….76

Lampiran 9 Mencetak Leaflet Dan Banner ............................... .... 77

Lampiran 10 Menyiapkan Materi Sosialisasi...................................... 78

Lampiran 11 Melakukan Konsultasi Dengan Pimpinan ..................... 79

Lampiran 12 Melakukan Sosialisasi .................................................. 80

Lampiran 13 Melakukan Pemantauan Terhadap Penerapan


Yang Sudah Diberikan .................................................. 81

Lampiran 14 Melakukan Evaluasi Dari Hasil Kegiatan ..................... 82

ix
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Aparatur Sipil Negara adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang bekerja pada
instansi pemerintah. Pegawai ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang diangkat oleh
Pejabat Pembina Kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan
pemerintahan atau diserahi tugas Negara lainnya dan digaji
berdasarkan peraturan perundang-undangan. Kondisi ideal tata perilaku
ASN diatur dalam UU ASN No.5 tahun 2014 pasal 3 yaitu bertingkah
laku sesuai nilai dasar, berkode etik, komitmen, integritas, tanggung
jawab pada pelayan publik, berkompeten, memberikan pelayanan publik
yang profesional dalam bertugas dan memperat persatuan dan
kesatuan NKRI.
Namun fenomena yang terjadi saat ini menunjukan ASN yang
melakukan pelanggaran, diantaranya adalah pelanggaran disiplin dan
pelanggaran administrasi publik. Hal ini membenarkan anggapan
masyarakat bahwa kinerja PNS memang masih rendah. Sehingga perlu
adanya perombakkan besar-besaran dari segi pembenahan etika ASN
itu sendiri, salah satunya yaitu melalui Pelatihan Dasar dengan
penerapan pola baru yang berfokuskan pada internalisasi nilai-nilai
dasar BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).
Sistem pembelajaran pada pendidikan dan pelatihan dasar pola baru
menuntut setiap peserta untuk mengaktualisasikan nilai-nilai dasar
profesi sehingga peserta bisa menemukan dan mengungkapkan makna
dibalik penerapan nilai-nilai dasar tersebut pada setiap pelaksanaan
kegiatan yang telah dirancang oleh peserta di tempat tugas. Dengan
demikian peserta pelatihan dasar dapat menjadi ASN yang profesional

1
sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat dan
pemersatu bangsa.
Puskesmas sebagai salah satu pelayanan kesehatan masyarakat
mempunyai tugas pokok memberikan pembinaan kesehatan masyarakat
dan pelayanan kesehatan dasar. Saat ini distribusi Puskesmas dan
Puskesmas pembantu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan
dasar telah lebih merata. Setiap Puskesmas melayani 30.000 – 50.000
penduduk atau sekurang-kurangnya 1 (satu) kecamatan mempunyai
satu Puskesmas. Untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan,
setiap Puskesmas dibantu oleh 3-4 Puskesmas pembantu. Pusat
Kesehatan Masyarakat yang dikenal dengan sebutan Puskesmas adalah
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bertanggung jawab
atas kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya pada satu atau bagian
wilayah kecamatan.
Berdasarkan Permenkes Republik Indonesia No.75 tahun 2014,
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan Kesehatan yang
menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya Kesehatan
perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya
promotive dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
Dalam tugas pelayanan kesehatan khususnya tanggung jawab
sebagai seorang Dokter ditemukan beberapa kendala yang butuh
perhatian khusus untuk diselesaikan. Sesuai pengamatan dan
observasi penulis di puskesmas Bilalang diperoleh beberapa temuan
isu sebagai berikut :
Isu yang pertama yaitu “Belum optimalnya sosialisasi pemeriksaan
kesehatan secara rutin di UPTD Puskesmas Bilalang” dimana
berdasarkan hasil observasi di UPTD puskesmas Bilalang, masih
banyak pasien yang tidak secara rutin melakukan pemeriksaan
Kesehatan dan menebus obat setiap bulan terutama pada pasien-
pasien yang memiliki penyakit kronis, misalkan saja : Diabetes Melitus,
Hipertensi.

2
Isu yang kedua yaitu “Masih Kurangnya jumlah tenaga medis di
UPTD Puskesmas Bilalang” dimana berdasarkan observasi penulis di
UPTD Puskesmas Bilalang juga penting, jika jumlah tenaga medis
ditambah maka pelayanan di puskesmas akan lebih optimal.
Isu yang ketiga yaitu “Kurang optimalnya pengisian rekam medis
pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas Bilalang” dimana berdasarkan
obervasi di UPTD Puskesmas Bilalang, pengisian rekam medis oleh
petugas masih belum lengkap yang dapat mempengaruhi data riwayat
pasien selama berobat.
Isu yang keempat yaitu “Kurang memadainya sarana penunjang di
UPTD Puskesmas Bilalang” dimana berdasarkan observasi di
Puskesmas Bilalang, untuk alat-alat pemeriksaan banyak yang tidak
berfungsi dengan baik sehingga pemeriksaan pasien menjadi tidak
optimal.
Isu yang kelima yaitu “Kurang optimalnya prosedur pelayanan
berjenjang di UPTD Puskesmas Bilalang” dimana berdasarkan hasil
observasi di puskesmas Bilalang isu ini menjadi isu yang sangat penting,
masih banyak pasien yang datang ke puskesmas hanya untuk meminta
rujukan tanpa mengetahui apa diagnosa penyakit dan bagaimana
prosedur pelayanan berjenjang di puskesmas.
Sistem pelayanan rujukan sejatinya dilaksanakan secara berjenjang,
mulai dari fasilitas Kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, RS
Tipe D, klinik atau prakter dokter mandiri. Kemudian jika diperlukan
pelayanan lanjutan oleh spesialis tertentu, maka pasien dapat dirujuk ke
fasilitas Kesehatan tingkat II yakni Rumah Sakit Tipe C atau B dan jika
di fasilitas Kesehatan tingkat kedua masih tidak memungkinkan untuk
dilayani karena sarana dan prasarana kurang memadai maka dokter
fasilitas Kesehatan tingkat II akan merujuk ke fasilitas kesehatan tingkat
III yang diisi oleh Rumah Sakit Tipe A.
Dewasa ini banyak masyarakat yang masih belum mengetahui
mengenai sistem pelayanan Kesehatan secara berjenjang, oleh karena
itu sering terjadi misskomunikasi dalam pelayanan Kesehatan.

3
Berdasarkan hasil analisa isu, didapatkan hasil isu utama, yaitu
“Kurang optimalnya prosedur pelayanan berjenjang di UPTD
Puskesmas Bilalang”. Isu ini menjadi prioritas utama untuk
diselesaikan. Hal ini dikarenakan jika isu tersebut tidak dilakukan
penyelesaian maka akan berdampak pada kurangnya pemahaman
masyarakat mengenai prosedur tersebut membuat masyarakat
berorientasi bahwa datang ke puskesmas hanya untuk minta rujukan
ke rumah sakit, padahal jenis penyakit yang diderita termasuk dalam
144 diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk dan harus selesai pada
Fasilitas Kesehatan Tingkat I. Hal ini juga menyebabkan angka rujukan
di UPTD Puskesmas Bilalang begitu tinggi dan mendapat catatan
khusus darinpihak Jaminan Kesehatan Masyarakat dalam hal ini BPJS.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis memutuskan untuk


melakukan rancangan aktualisasi agar dapat meningkatkan
pembelajaran dan mutu pelayanan. Oleh karenanya, penulis
memutuskan membuat rancanan aktualisasi dengan judul
“OPTIMALISASI PROSEDUR PELAYANAN BERJENJANG DI UPTD
PUSKESMAS BILALANG”

B. Tujuan
Yang menjadi tujuan dalam pelatihan dasar ini adalah :
1. Mampu menerapkan nilai – nilai dasar BerAKHLAK dalam
melaksanakan setiap pekerjaan/kegiatan yang dilakukan, dan
berkontribusi dalam memperkuat visi dan misi organisasi
2. Optimalisasi prosedur pelayanan berjenjang di puskesmas Bilalang.

C. Manfaat
Yang menjadi tujuan dalam pelatihan dasar ini :
1. Menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi ASN serta peran dan
kedudukannya.

4
2. Meningkatkan mutu pelayanan masyarakat pada satuan kerja dan
kenyamanan masyarakat.
3. Manfaat yang didapatkan oleh peserta diklat latsar adalah peserta
dapat memahami, menginternalisasi dan kemudian
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam melaksanakan
tugas dan fungsi ASN di tempat kerja.
4. Manfaat bagi unit kerja dan organisasi adalah mendapatkan
kontribusi dari peserta diklat latsar untuk mencapat tujuan, visi dan
misi bersama.

D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup kegiatan ini meliputi penerapan nilai – nilai dasar
ASN yaitu BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dalam melaksanakan tugas dan
Fungsi sebagai ASN. Ruang lingkup aktualisasi bagi penulis
dilaksanakan di lokasi orientasi lapangan CPNS, tepatnya di UPTD
Puskesmas Bilalang, Kecamatan Kotamobagu Utara, kota Kotamobagu
dengan rencana kegiatan sebagai berikut :
1. Melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
2. Membuat leaflet alur pelayanan kesehatan berjenjang.
3. Membuat banner 144 diagnosa penyakit yang tidak dapat dirujuk.
4. Melakukan penyuluhan mengenai alur pelayanan kesehatan
berjenjang dan 144 diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk
harus selesai ditangani pada fasilitas Kesehatan tingkat pertama.

5
BAB II
DESKRIPSI LOKUS

A. Profil UPTD Puskesmas Bilalang

1. Keadaan Geografi

UPTD Puskesmas Bilalang terletak di Desa Bilalang I yang

merupakan wilayah Administratif Kecamatan Kotamobagu Utara

yang terdiri dari 2 Desa dan 1 kelurahan.

Wilayah kerja UPTD Puskesmas Bilalang memiliki luas 857

km² dengan suhu 20-320C Kondisi geografis berupa dataran tinggi

yang terdiri atas tanah pemukiman, pekarangan dan persawahan.

Adapun transportasi yang digunakan oleh masyarakat yaitu

kendaraan roda empat, roda dua dan bentor.

Letak Puskesmas berada di depan jalan raya dan di sekitar

pemukiman penduduk sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat.

Secara rinci 3 wilayah kerja UPTD Puskesmas Bilalang yaitu :

1. Desa Bilalang I

Desa Bilalang I memiliki luas wilayah 380 Km², yang terdiri dari 5

dusun dengan jumlah penduduk 2.873 jiwa.

2. Desa Bilalang II

Desa Bilalang II memiliki luas wilayah 330 Km², yang terdiri dari 6

dusun dengan jumlah penduduk 2.438 jiwa.

3. Kelurahan Genggulang

Kelurahan Genggulang memiliki luas wilayah 147 Km², yang terdiri

dari 3 Lingkungan dengan jumlah penduduk 3.986 Jiwa.

6
Adapun Batas-batas geografis Puskesmas Bilalang sebagai berikut:

- Sebelah Utara dengan Kecamatan Passi Timur Bolaang

Mongondow Induk

- Sebelah Timur dengan Wilayah Kerja Puskesmas Upai

- Sebelah Selatan dengan Kecamatan Kotamobagu Barat

- Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Passi Barat.

2. Keadaan Demografi Wilayah Kerja

Kondisi, perkembangan dan jumlah penduduk di wilayah kerja

Puskesmas Bilalang dapat dilihat dari 2 grafik di bawah ini:

Grafik 2.1 Jumlah Penduduk Menurut Tahun


8600
8492
8400
8297
8200
8000 8035 8065

7800 Penduduk
7668
7600
7400
7200
2017 2018 2019 2020 2021

Sumber: Bagian SP2TP UPTD Puskesmas Bilalang Tahun 2021

Berdasarkan grafik diatas dapat dilihat bahwa jumlah

penduduk di wilayah kerja Puskesmas Bilalang mengalami

penurunan di Tahun 2021 yaitu 8.297 jiwa.

7
Grafik 2.2Jumlah Penduduk Menurut Wilayah Kerja

3000
2500
2986
2000
2873 2438
1500
1000
500
0
Bilalang I Bilalang II Genggulang

Sumber: Data Dasar UPTD Puskesmas Bilalang Tahun 2021

Berdasarkan grafik diatas dapat dilihat jumlah penduduk

terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Bilalang terdapat di Kelurahan

Genggulang yaitu sebanyak 2.986 jiwa, diikuti Desa Bilalang I

sebanyak 2.873 jiwa, dan Desa Bilalang II yaitu 2.438 jiwa.

3. Keadaan Sosial Budaya Wilayah Kerja Sarana dan Prasarana

Pembangunan sarana dan prasarana di wilayah kerja


Puskesmas Bilalang berkembang pesat mengikuti semakin tinggi
mobilitas penduduk termasuk perbaikan drainase dan pelebaran
jalan dilakukan guna memenuhi kebutuhan dan kenyamanan
masyarakat. Sarana transportasi berupa bentor merupakan
kendaraan umum yang dipakai masyarakat dalam menjalankan
aktivitas, disamping kendaraan roda dua dan roda empat.

8
Tabel C.1 Sarana Pendidikan di Wilayah Kerja
SARANA
NO. LETAK JUMLAH
PENDIDIKAN
Bilalang 1, Bilalang 2 dan
1. PAUD / TK 3
Genggulang
Bilalang 1, Bilalang 2 dan
2. SD 3
Genggulang
3. SMP Bilalang 2 1
4. SMA Genggulang 1
5. SMK Genggulang 1
6. AKPER Genggulang 1
TOTAL 10
Sumber : Bagian SP2TP UPTD Puskesmas Bilalang Tahun 2021

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat 10 jumlah sarana Pendidikan

yang berada di 3 wilayah kerja Puskesmas Bilalang.

Tabel C.2 Sarana Kesehatan di Wilayah Kerja


SARANA
NO LETAK JUMLAH
KESEHATAN
Puskesmas Rawat
1 Bilalang 1 1
Inap dan PONED
2 Poskesdes Bilalang 2 dan Genggulang 2
3 Praktek Dokter Genggulang 3
4 Apotek Genggulang dan bilalang I 2
5 Toko Obat 0
Pengobatan Bilalang 1, Bilalang 2 dan
6 7
Tradisional Genggulang
TOTAL
Sumber : Bagian SP2TP UPTD Puskesmas Bilalang Tahun 2021

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat 15 jumlah sarana kesehatan

yang ada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bilalang.

9
4. Peran Serta Masyarakat
Peran serta dari masyarakat sebagai salah satu upaya dalam

melaksanakan kegiatannya sebagai bentuk partisipasi aktif mereka

terutama dalam bidang kesehatan adalah:

1. Posyandu, yang terdiri:

- Posyandu Balita

- Posyandu Lansia

2. Posbindu

Perlu diketahui bersama kriteria jenis posyandu yaitu sebagai

berikut:

1. Posyandu Pratama

Posyandu Pratama adalah Posyandu yang belum mantap, yang

ditandai oleh kegiatan bulanan Posyandu belum terlaksana

secara rutin serta jumlah kader terbatas yakni <5 orang.

2. Posyandu Madya

Posyandu Madya adalah Posyandu yang dapat melaksanakan

kegiatan >8 kali pertahun, dengan rata-rata jumlah kader

sebanyak 5 orang atau lebih, tetapi cakupan kegiatan utamanya

(KIA-KB, Gizi, Imunisasi) masih rendah.

3. Posyandu Purnama

Posyandu Purnama adalah Posyandu yang sudah dapat

melaksanakan kegiatan >8 kali pertahun dengan rata-rata jumlah

kader sebanyak 5 orang atau lebih, tetapi cakupan kegiatan

utamanya >50%, serta mampu menyelenggarakan Program

tambahan dan telah memperoleh sumber pembiayaan dari dana

10
sehat yang dikelola oleh Masyarakat yang pesertanya masih

terbatas yakni <50% KK di wilayah kerja Posyandu.

4. Posyandu Mandiri

Posyandu Mandiri adalah Posyandu yang sudah dapat

melaksanakan kegiatan >8 kali pertahun dengan rata-rata jumlah

kader sebanyak 5 orang atau lebih, tetapi cakupan kegiatan

utamanya >50%, serta mampu menyelenggarakan Program

tambahan dan telah memperoleh sumber pembiayaan dari dana

sehat yang dikelola oleh Masyarakat yang pesertanya masih

terbatas yakni >50% KK di wilayah kerja Posyandu.

Dari berbagai kriteria Posyandu tersebut, sebanyak 6

Posyandu yang terdapat di wilayah kerja UPTD Puskesmas

Bilalang termasuk dalam Kriteria Posyandu Madya.

Tabel 2.3 Jumlah Jenis Peran Serta Masyarakat Di Wilayah Kerja


JENIS PERAN SERTA
NO JUMLAH
MASYARAKAT
1 Posyandu balita 5
2 Posyandu Lansia 3
3 Posbindu 3
4 Kader yang aktif 39
Sumber : Bagian SP2TP UPTD Puskesmas Bilalang Tahun 2021

Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat bahwa Jenis Peran

serta masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bilalang yaitu

Posyandu balita sebanyak 5, Posyandu Lansia 3. Kemudian,

Posbindu sebanyak 3 dan Jumlah kader yang aktif sebanyak 39

Kader.

11
5. Sarana dan Prasarana

Pelayanan kesehatan penduduk oleh unit pelayanan

kesehatan pemerintah, yaitu mulai dari pelayanan kesehatan dasar

melalui Poskesdes, Puskesmas dan Puskesmas Keliling serta

Pelayanan Kebidanan Dasar oleh Bidan Desa. Unit-unit Pelayanan

tersebut tersedia dan mudah dijangkau oleh sasaran.

Tabel 2.4Sarana Fasilitas Kesehatan Puskesmas


No. Jenis Jumlah
1. PONED / Rawat Inap 1
2. Poskesdes 2
3. Rumah Medis 1
4. Rumah Paramedis 3

Berdasarkan tabel diatas, dapat dillihat bahwa Sarana

Fasilitas Kesehatan di Puskesmas terdiri atas PONED/Rawat Inap

berjumlah 1 unit, Poskesdes berjumlah 2, Rumah Medis berjumlah 1

dan Rumah Paramedis sebanyak 3 unit.

Tabel 2.5 Sarana Operasional Kesehatan Puskesmas


No. Jenis Jumlah
1. Mobil Operasional Kepala Puskesmas 1
2. Puskesmas Keliling 1
3. Mobil Ambulance 1
4. Motor operasional petugas kesehatan 16

Berdasarkan table diatas, Sarana Operasional Kesehatan

Puskesmas terdiri atas Mobil Operasional Kepala Puskesmas

sebanyak 1 unit, Puskesmas Keliling 1 unit, Mobil Ambulance 1 unit

dan Motor Operasional Petugas Kesehatan sebanyak 16 unit.

12
B. Struktur Organisasi

C. Visi Misi

Visi kota Kotamobagu


“KOTA KOTAMOBAGU sebagai kota jasa dan perdagangan berbasis
kebudayaan lokal menuju masyarakat sejahtera dan berdaya saing.

Misi kota Kotamobagu


1. Meningkatkan kualitas kesejahteraan berbasis modal sosial melalui
pemberdayaan masyarakat.
2. Meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan dengan
inovasi dan kreativitas yang berbasis potensi ekonomi daerah yang
berwawasan lingkungan.
3. Meningkatkan pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat
dengan pendekatan data rill, didukung teknologi informasi dan tata
Kelola yang baik.

13
D. Slogan Puskesmas Bilalang.
“PASTI BISA”
PASTI :
P : Profesional “Mengerjakan pekerjaan sesuai standar dan wewenang”.

A : Amanah “Dapat dipercaya dalam melaksanakan tugas serta penuh


tanggungjawab”

S : Siap “Siap melayani masyarakat pada jam kerja sesuai ketentuan


berlaku”

T : Tepat “Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan


cermat, cepat, tepat, penuh ketelitian”

I : Indah “Mengatur tempat kerja dengan rapi sehingga masyarakat dan


petugas nyaman”

BISA :

B : Bersih “Menjaga kebersihan diri dan tempat kerja baik di dalam


maupun di luar puskesmas

I : Inovasi “Kreatifitas petugas dalam menata pelayanan dan


pelaksanaan program/kegiatan.

S : Sederhana “MemberIkan pelayanan kepada masyarakat dengan


penampilan petugas yang sesuai dan prosedur yang mudah dipahami.

A : Adil “Memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tidak


membedakan status sosial”.

14
BAB III

IDENTIFIKASI ISU DAN RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI


DASAR PNS

A. Identifikasi Isu
Identifikasi isu dalam rancangan aktualisasi ini diperoleh dari
penemuan masalah atau problematika yang terjadi pada instansi
penulis yakni Puskesmas Bilalang kota Kotamobagu.
Penggunakan metode AKPL (Aktual, Kekhalayakan, Problematik
dan Kelayakan) dengan skala skor 1-5. Metode ini digunakan untuk
mengetahui bahwa isu tersebut benar terjadi yang telah menimbulkan
kegelisahan yang perlu segera dicari penyebab dan pemecahannya.
Jika diperbaiki, dapat memberikan nilai kekhalayakan yang baik untuk
semua orang serta isu tersebut logis dan dapat dibahas sesuai dengan
tugas, hak, wewenang dan tanggung jawab.
Adapun kriteria penetapan indikator AKPL, yaitu:

Aktual :
1. Pernah benar-benar terjadi
2. Benar-benar sering terjadi
3. Benar-benar terjadi dan bukan menjadi pembicaraan
4. Benar-benar terjadi terkadang menjadi bahan pembicaran
5. Benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan

Problematik
1. Masalah sederhana
2. Masalah kurang kompleks
3. Masalah cukup kompleks namun tidak perlu segera
dicarikan solusi
4. Masalah kompleks
5. Masalah sangat kompleks sehingga perlu dicarikan segera
solusinya

15
Khalayak
1. Tidak menyangkut hajat hidup orang banyak
2. Sedikit menyangkut hajat hidup orang banyak
3. Cukup menyangkut hajat hidup orang banyak
4. Menyangkut hajat hidup orang banyak
5. sangat menyangkut hajat hidup orang banyak

Layak
1. Masuk akal
2. Realistis
3. Cukup masuk akal dan realistis
4. Masuk akal dan realistis
5. Masuk akal, realistis, dan relevan untuk dimunculkan
inisiatif pemecahan masalahnya

Adapun identifikasi isu dijabarkan dalam tabel berikut


Tabel 1. Identifikasi Isu (Teknik APKL)

FAKTOR
NO ISU SKOR
A P K L
Belum optimalnya sosialisasi

1 pemeriksaan kesehatan secara 3 3 3 4 13


rutin di UPTD Puskesmas Bilalang.
Masih Kurangnya jumlah tenaga

2 medis di UPTD Puskesmas 4 4 4 3 15


Bilalang.
Kurang optimalnya pengisian

3 rekam medis pasien rawat jalan di 2 3 2 2 9


UPTD Puskesmas Bilalang.
Kurang memadainya sarana

4 penunjang di UPTD Puskesmas 3 3 3 3 12


Bilalang.

16
Kurang optimalnya prosedur

5 pelayanan Kesehatan berjenjang 4 4 4 5 17


di UPTD Puskesmas Bilalang.

B. Penetapan Isu
Setelah penetapan isu dengan menggunakan teknik AKPL,
kemudian menarik 3 isu yang dipertimbangkan kembali untuk dijadikan
isu prioritas. Ketiga isu tersebut kembali diidentifikasi dengan
menggunakan teknik U (Urgency), S (Seriousness), dan G (Growth).

Adapun kriteria penetapan indikator USG, yaitu:

Urgency :

1 : Tidak penting
2 : Kurang penting
3 : Cukup penting
4. : Penting
5. : Sangat penting
Seriousness :

1 : Akibat yang ditimbulkan tidak serius

2 : Akibat yang ditimbulkan kurang serius

3 : Akibat yang ditimbulkan cukup serius

4. : Akibat yang ditimbulkan serius

5. : Akibat yang ditimbulkan sangat serius

Growth :

1 : Tidak berkembang

2 : Kurang berkembang

3 : Cukup berkembang

4. : Berkembang

17
5 : Sangat berkembang

Adapun identifikasi isu dijabarkan dalam tabel berikut :

Tabel 2. Penetapan Isu (Teknik USG)

N KRITERIA TOTAL PRIORITA


ISU
O U S G SKOR S
Belum optimalnya
sosialisasi
pemeriksaan
1 3 4 3 10 III
kesehatan secara
rutin di UPTD
Puskesmas Bilalang.
Masih Kurangnya
jumlah tenaga medis
2 4 4 4 12 II
di UPTD Puskesmas
Bilalang.
Kurang optimalnya
prosedur pelayanan
3 Kesehatan 4 5 5 14 I
berjenjang di UPTD
Puskesmas Bilalang.

Berdasarkan pendekatan analisis teknik AKPL, dan USG, maka


kesimpulan yang diperoleh mengarah pada isu :
“Kurang optimalnya prosedur pelayanan kesehatan berjenjang
di puskesmas Bilalang”.

18
C. Nilai-Nilai Dasar ASN

Nilai-nilai dasar PNS merupakan landasan dalam menjalankan


profesi ASN. Berdasarkan peraturan perundang-undangan No. 5 Tahun
2014 Tentang ASN, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu
mengaktualisasikan nilai dasar ASN Berorientasi pelayanan, Akuntabel,
Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Berikut ini
penjelasan mengenai masing-masing nilai dari BerAKHLAK yaitu:

1. Berorientasi Pelayanan
Berorientasi pelayanan adalah keinginan memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat, dengan panduan perilaku :
• Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat
• Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan
• Melakukan perbaikan tiada henti

2. Akuntabel
Akuntabel adalah bertanggung jawab atas kepercayaan yang
diberikan, dengan panduan perilaku :
• Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat,
disiplin, dan berintegritas tinggi
• Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara
bertanggung jawab, efektif, dan efisien
• Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan

3. Kompeten
Kompeten adalah terus belajar dan mengembangkan kapabilitas,
dengan panduan perilaku :
• Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang
selalu berubah
• Membantu orang lain belajar
• Melaksanakan tugas dengan kualitas terbai

19
4. Harmonis
Harmonis adalah saling peduli dan menghargai perbedaan, dengan
panduan perilaku :
• Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya
• Suka menolong orang lain
• Membangun lingkungan kerja yang kondusif

5. Loyal
Loyal adalah berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa
dan negara, dengan panduan perilaku :
• Memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI serta pemerintahan
yang sah
• Menjaga nama baik sesama ASN, Pimpinan, Instansi, dan Negara
• Menjaga rahasia jabatan dan negara

6. Adaptif
Adaptif adalah terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan
serta menghadapi perubahan, dengan panduan perilaku :
• Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan
• Terus berinovasi dan mengembangkan kreatifitas
• Bertindak proaktif

7. Kolaboratif
Kolaboratif adalah membangun kerjasama yang sinergis, dengan
panduan perilaku :
• Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi
• Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah
• Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan
bersama

20
D. Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja : UPTD Puskesmas Bilalang


Identifikasi Isu : 1. Kurang optimalnya prosedur pelayanan berjenjang di UPTD puskesmas Bilalang.
2. Masih Kurangnya jumlah tenaga medis di UPTD puskesmas Bilalang.
3. Belum optimalnya sosialisasi pemeriksaan kesehatan
secara rutin di UPTD puskesmas Bilalang.

Isu yang Diangkat : Kurang optimalnya prosedur pelayanan berjenjang di UPTD puskesmas Bilalang.

Gagasan Pemecahan Isu : Optimalisasi prosedur pelayanan berjenjang di UPTD puskesmas Bilalang.

21
Tabel 3. Rancangan Aktualisasi

Kontribusi
Penguatan
Tahapan Keterkaitan Subtansi Terhadap Visi
No Kegiatan Output / Hasil Nilai
Kegiatan Mata Pelatihan dan Misi
Organisasi
Organisasi
1. Melakukan 1. Merencanakan 1. Adanya Berorientasi Pelayanan : Dengan Dengan
konsultasi menghadap Rencana Saat menghadap atasan melakukan melakukan
tentang pimpinan pelaksanaan bersikap sopan, ramah, konsultasi pertemuan
pelaksanaan Kepala UPTD kegiatan dan cekatan dan memberikan tentang bersama
kegiatan Puskesmas komunikasi solusi terhadap pelaksanaan pimpinan
aktualisasi. Bilalang, dan interaksi permasalahan. kegiatan saya ikut
mendengarkan dengan Akuntabel : aktualisasi saya berkontribusi
saran, arahan pimpinan. Mendiskusikan rencana ikut dalam
dan petunjuk. kegiatan dengan berkontribusi penguatan
bertanggung jawab, cermat dalam nilai
dan berintegritas tinggi. Visi KOTA organisasi
Kompeten : KOTAMOBAG yaitu “PASTI
Melaksanakan tugas U BISA”

22
dengan kualitas terbaik. “Sebagai kota Profesional
jasa dan Amanah
2. Memohon Izin 2. Adanya Harmonis : perdagangan
dan saran, arahan dengan meminta izin dan berbasis
persetujuan dan petunjuk persetujuan berarti kebudayaan
dari pimpinan untuk membangun lingkungan lokal menuju
untuk melaksanaka kerja yang kondusif. masyarakat
pelaksanaan n kegiatan Loyal : sejahtera dan
seluruh aktualisasi. melaksankan kegiatan berdaya saing.”
kegiatan aktulisasi dengan mengikuti
aktualisasi aturan-aturan dan menjaga
yang sudah di nama baik pimpinan dan
rencanakan . instansi.
Adaptif :
Dalam pelaksanaan
aktualisasi terus berinovasi
dan mengembangkan
kreativitas bertindak
proaktif.

23
3. Melakukan 3. Adanya hasil Kolaboratif :
evaluasi dari laporan, menerima evaluasi hasil
hasil kegiatan. documentasi kegiatan dari atasan dan
foto. teman berarti terbuka dalam
kerja sama untuk
menghasilkan nilai tambah.
Berorientasi Pelayanan :
setelah menerima evaluasi,
melakukan perbaikan tiada
henti.
Kompeten : Melaksanaka
evaluasi dengan kualitas
terbaik.
2. Mencari materi 1. Berkonsultasi 1. Persetujuan Akuntabel : Dengan mencari
sosialisasi dengan pimpinan Melaksanakan tugas materi sosialisasi
prosedur pimpinan mengenai dengan jujur, bertanggung prosedur
pelayanan mengenai materi jawab, cermat, disiplin dan pelayanan
berjenjang dan sosialisasi. berintegritas tinggi berjenjang dan

24
144 diagnosis materi Harmonis : 144 diagnosis
penyakit yang sosialisasi. Membangun lingkungan penyakit yang
tidak dapat kerja yang kondusif. tidak dapat
dirujuk. Kolaboratif : dirujuk.
Terbuka dalam bekerja saya ikut
sama untuk menghasilkan berkontribusi
nilai tambah. dalam
Misi KOTA
2. Terkumpulnya Akuntabel : KOTAMOBAGU
2. Mencari referensi Saat mencari referensi “Meningkatkan
referensi materi materi sosialisasi pelayanan publik
materi prosedur dilaksanakan dengan berbasis
sosialisasi. pelayanan bertanggung jawab, kebutuhan
berjenjang berintegritas tinggi, cermat masyarakat
dan 144 dalam mencari literatur dengan
diagnosis yang valid. pendekatan data
penyakit yang Adaptif : rill, didukung
tidak dapat Terus berinovasi dan teknologi
dirujuk. mengembangkan informasi dan

25
kreativitas. tata Kelola yang
Kompeten : baik.
Melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik.

3. Menyiapkan 3. Tersedianya Kompeten :


materi materi Meningkatkan kompetensi
sosialisasi. sosialisasi diri serta melaksanakan
tugas dengan kualitas
terbaik.
Berorientasi Pelayanan:
Memahami dan memenuhi
kebutuhan masyarakat.
Akuntabel :
Melaksanakan tugas
dengan jujur, bertanggung
jawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.

26
3. Membuat 1. Menyiapkan 1. Adanya Dengan Dengan
Akuntabel :
materi desain leaflet desain leaflet membuat materi membuat
melaksanakan tugas
sosialisasi dan banner dan banner. sosialisasi materi
dengan rasa penuh
prosedur prosedur sosialisasi
tanggung jawab, cermat
pelayanan pelayanan prosedur
dan berintegritas tinggi.
berjenjang dan berjenjang dan pelayanan
Kompeten :
144 diagnosis 144 diagnosis berjenjang
Melaksanakan tugas
penyakit yang penyakit yang dan 144
dengan kualitas terbaik.
tidak dapat tidak dapat diagnosis
Adaptif :
dirujuk. dirujuk, saya penyakit
terus berinovasi dan
berkontribusi yang tidak
mengembangkan
dalam dapat dirujuk.
kreativitas.
Misi KOTA saya ikut
KOTAMOBAGU berkontribusi
Berorientasi Pelayanan:
2. Persetujuan “Meningkatkan dalam
2. Melakukan Saat melakukan
pimpinan kualitas penguatan
konsultasi konsultasi dengan
mengenai kesejahteraan nilai
dengan pimpinan bersikap sopan,
desain leaflet berbasis modal organisasi
pimpinan ramah, cekatan dan dapat
dan banner. sosial melalui yaitu :

27
mengenai diandalkan. pemberdayaan “PASTI
desain leaflet Kolaboratif : masyarakat.” BISA”
dan banner. memberikan kesempatan Profesional
kepada berbagai pihak Tepat
untuk berkontribusi. Inovasi
Adaptif : Adil
Bertindak proaktif dengan
berkonsultasi dengan
pimpinan mengenai
desainleaflet

Berorientasi Pelayanan:
3. Mencetak 3. Tersedianya Meningkatkan
leaflet dan leaflet dan pemahaman kepada
banner. banner masyarkat mengenai alur
pelayanan rujukan secara
berjenjang di puskesmas.
Kolaboratif :
Kita dapat memanfaatan

28
sumberdaya masyarakat
untuk peningkatan
pengetahuan dibidang
Kesehatan.
Akuntabel :
Melaksanakan tugas
dengan jujur, bertanggung
jawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.

4. Melaksanakan 1. Menyiapkan 1. Tersusunnya Akuntabel: Dalam Dengan Dengan


sosialisasi materi materi menyiapkan materi melaksanakan Melaksanaka
prosedur sosialisasi. sosialisasi. sosialisasi harus cermat sosialisasi n sosialisasi
pelayanan memilih referensi. prosedur prosedur
berjenjang dan Adaptif : pelayanan pelayanan
144 diagnosis Dalam menyiapkan materi berjenjang dan berjenjang
penyakit yang penyuluhan cepat 144 diagnosis dan 144
tidak dapat menyesuaikan dengan penyakit yang diagnosis
dirujuk. referensi yang terbaru. tidak dapat penyakit

29
Kompeten : dirujuk, saya ikut yang tidak
Melaksanakan tugas berkontribusi dapat dirujuk,
dengan kualitas terbaik. dalam saya ikut
Misi KOTA berkontribusi
2. Melakukan 2. Persetujuan Harmonis : KOTAMOBAGU dalam
konsultasi pimpinan Melakukan konsultasi “Meningkatkan penguatan
dengan untuk dengan pimpinan. Adalah pelayanan publik nilai
pimpinan. melaksanaka salah satu bentuk berbasis organisasi
n sosialisasi. membangun lingkungan kebutuhan yaitu :
kerja yang kondusif. masyarakat “PASTI
Kolaboratif : dengan BISA”
Dengan melakukan pendekatan data Profesional
konsultasi dengan rill, didukung Tepat
pimpinan berarti teknologi Inovasi
menggerakkan informasi dan Adil
pemanfaatan berbagai tata Kelola yang
sumberdaya untuk tujuan baik.”
bersama.
Berorientasi pelayanan :

30
Melakukan perbaikan
tiada henti.

3. Melaksanakan 3. Adanya Berorientasi Pelayanan:


Sosialisasi. laporan sosialisasi dilakukan
pelaksanaan, dengan ramah dan tidak
documentasi melupakan senyum,
foto. salam, sapa, sopan,
santun.
Kompeten :
saat sosialisasi
dilaksanakan dengan
sebaik mungkin.
Loyal :
Menajaga nama baik
sesame ASN, pimpinan,
instansi dan negara.

31
5. Mengevaluasi 1. Melakukan 1. Pasien di Akuntabel : Dengan Dengan
Kegiatan. pemantauan Puskesmas Tidak menyalahgunakan melaksanakan melaksanaka
terhadap Bilalang dapat kewenangan jabatan evaluasi n evaluasi
penerapan memahami Kompeten : kegiatan saya kegiatan,
yang sudah prosedur yang Melaksanakan tugas ikut berkontribusi saya ikut
diberikan. sudah dengan kualitas terbaik. dalam berkontribusi
disosialisasika Adaptif : Misi KOTA dalam
n. terus berinovasi dan KOTAMOBAGU penguatan
mengembangkan “Meningkatkan nilai
kreativitas. pelayanan publik organisasi
berbasis yaitu :
2. Melakukan 2. Adanya hasil Akuntabel : kebutuhan “PASTI
evaluasi dari laporan, Melakukan evaluasi masyarakat BISA”
hasil documentasi dengan penuh dengan Inovasi
kegiatan foto tanggungjawab, cermat pendekatan data Profesional
dan berintegritas tinggi. rill, didukung Tepat
Kolaboratif : teknologi Inovasi
Dengan melakukan informasi dan Adil
evaluasi berarti

32
menggerakkan tata Kelola yang
pemanfaatan berbagai baik.”
sumberdaya untuk tujuan
bersama.
Kompeten :
Melaksanakan evaluasi
dengan kualitas terbaik.

33
Tabel 4. Jadwal Rencana Kegiatan Aktualisasi

Pelaksanaan Kegiatan

April Mei
No. Kegiatan
2 3 4 1 2 3 4
Melakukan konsultasi tentang
1
pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
Mencari materi sosialisasi prosedur
2
pelayanan berjenjang dan 144
diagnosis penyakit yang tidak dapat
dirujuk.

Membuat materi sosialisasi


3
prosedur pelayanan berjenjang dan
144 diagnosis penyakit yang tidak
dapat dirujuk.

Melaksanakan sosialisasi prosedur


4
pelayanan berjenjang dan 144
diagnosis penyakit yang tidak dapat
dirujuk.

Mengevaluasi Kegiatan.
5.

34
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN AKTUALISASI

A. Hasil Aktualisasi
Kegiatan Aktualisasi dilakukan setelah kegiatan Seminar
Rancangan Aktualisasi selesai dilaksanakan, yaitu selama satu
bulan tiga mingu terhitung mulai tanggal 13 April 2022 sampai
dengan 1 Juni 2022 yang dilaksanakan pada UPTD Puskesmas
Bilalang. Tujuan utama dari kegiatan aktualisasi ini adalah untuk
menghabituasikan nilai-nilai dasar PNS (BerAKHLAK) kepada
CPNS, sehingga pemahaman terhadap nilai tersebut dapat
dilaksanakan melalui beberapa kegiatan. Berdasarkan isu terpilih
yaitu “Kurang Optimalnya Prosedur Pelayanan Berjenjang di UPTD
Puskesmas Bilalang” maka terdapat beberapa pemecahan masalah
untuk menyelesaikan isu utama tersebut. Setelah penulis
mengajukan rancangan kegiatanyang telah disetujui maka penulis
telah melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut yang dapat
dilihat pada table 6 dibawah ini :

35
Tabel 1 Hasil Aktualisasi

Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
1 Melakukan 1) Merencanakan Rabu, 13 April Adanya Berorientasi Pelayanan : Lampiran 1
konsultasi menghadap 2022 rencana Saat menghadap atasan
tentang pimpinan pelaksanaan bersikap sopan, ramah,
pelaksanaan Kepala UPTD kegiatan, cekatan dan memberikan
kegiatan Puskesmas komunikasi dan solusi terhadap
aktualisasi. Bilalang, interaksi dengan permasalahan.
mendengarkan pimpinan. Akuntabel :
saran, arahan Mendiskusikan rencana
dan petunjuk. kegiatan dengan
bertanggung jawab, cermat
dan berintegritas tinggi.
Kompeten :
Melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik.

36
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
1 Melakukan 2) Memohon Ijin Senin, 18 Adanya saran, Harmonis : Lampiran 2
konsultasi dan April 2022 arahan dan dengan meminta izin dan
tentang persetujuan petunjuk untuk persetujuan berarti
pelaksanaan dari pimpinan melaksanakan membangun lingkungan
kegiatan untuk kegiatan kerja yang kondusif.
aktualisasi. pelaksanaan aktualisasi. Loyal :
seluruh melaksankan kegiatan
kegiatan aktulisasi dengan mengikuti
aktualisasi aturan-aturan dan menjaga
yang sudah di nama baik pimpinan dan
rencanakan . instansi.
Adaptif :
Dalam pelaksanaan
aktualisasi terus berinovasi
dan mengembangkan
kreativitas bertindak proaktif.

37
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
1 Melakukan 3) Melakukan Senin, 18 Adanya hasil Kolaboratif : Lampiran 3
konsultasi tentang evaluasi dari April 2022 laporan, menerima evaluasi hasil
pelaksanaan hasil documentasi kegiatan dari atasan dan
kegiatan kegiatan. foto. teman berarti terbuka dalam
aktualisasi. kerja sama untuk
menghasilkan nilai tambah.
Berorientasi Pelayanan :
setelah menerima evaluasi,
melakukan perbaikan tiada
henti.
Kompeten : Melaksanaka
evaluasi dengan kualitas
terbaik.

38
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
2 Mencari materi 1) Berkonsultasi Selasa, 19 Persetujuan Akuntabel : Lampiran 4
sosialisasi dengan April 2022 pimpinan Melaksanakan tugas
prosedur pimpinan mengenai dengan jujur, bertanggung
pelayanan mengenai materi jawab, cermat, disiplin dan
berjenjang dan materi sosialisasi. berintegritas tinggi
144 diagnosis sosialisasi. Harmonis :
penyakit yang Membangun lingkungan
tidak dapat kerja yang kondusif.
dirujuk. Kolaboratif :
Terbuka dalam bekerja
sama untuk menghasilkan
nilai tambah.

39
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
2 Mencari materi 2) Mencari Rabu, 20 Terkumpulnya Akuntabel : Lampiran 5
April 2022
sosialisasi referensi referensi materi Saat mencari referensi
prosedur materi prosedur materi sosialisasi
pelayanan sosialisasi. pelayanan dilaksanakan dengan
berjenjang dan berjenjang dan bertanggung jawab,
144 diagnosis 144 diagnosis berintegritas tinggi, cermat
penyakit yang penyakit yang dalam mencari literatur
tidak dapat tidak dapat yang valid.
dirujuk. dirujuk. Adaptif :
Terus berinovasi dan
mengembangkan
kreativitas.
Kompeten :
Melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik.

40
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
2 Mencari materi 3) Menyiapkan Kamis, 21 Tersedianya Kompeten : Lampiran 6
sosialisasi materi April 2022 materi Meningkatkan kompetensi
prosedur sosialisasi. sosialisasi. diri serta melaksanakan
pelayanan tugas dengan kualitas
berjenjang dan terbaik.
144 diagnosis Berorientasi Pelayanan:
penyakit yang Memahami dan
tidak dapat memenuhi kebutuhan
dirujuk. masyarakat.
Akuntabel :
Melaksanakan tugas
dengan jujur, bertanggung
jawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi

41
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
3 Membuat materi 1) Menyiapkan Jumat, 22 Adanya desain Lampiran 7
Akuntabel :
sosialisasi desain leaflet April 2022 leaflet dan
melaksanakan tugas
prosedur dan banner. banner.
dengan rasa penuh
pelayanan
tanggung jawab, cermat
berjenjang dan
dan berintegritas tinggi.
144 diagnosis
Kompeten :
penyakit yang
Melaksanakan tugas
tidak dapat
dengan kualitas terbaik.
dirujuk.
Adaptif :
terus berinovasi dan
mengembangkan
kreativitas.

42
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
3 Membuat materi Senin, 25 Persetujuan Berorientasi Pelayanan: Lampiran 8
2) Melakukan
sosialisasi April 2022 pimpinan Saat melakukan
konsultasi
prosedur mengenai konsultasi dengan
dengan
pelayanan desain leaflet pimpinan bersikap sopan,
pimpinan
berjenjang dan dan banner. ramah, cekatan dan dapat
mengenai
144 diagnosis diandalkan.
desain
penyakit yang Kolaboratif :
leaflet dan
tidak dapat memberikan kesempatan
banner.
dirujuk. kepada berbagai pihak
untuk berkontribusi.
Adaptif :
Bertindak proaktif dengan
berkonsultasi dengan
pimpinan mengenai desain
leaflet.

43
No. Kegiatan Tahapan Waktu Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
3 Membuat materi Selasa, 26 Tersedianya Berorientasi Pelayanan: Lampiran 9
3) Mencetak
sosialisasi April 2022 leaflet dan Memahami dan
leaflet dan
prosedur banner. memenuhi kebutuhan
banner.
pelayanan masyarakat, mengenai
berjenjang dan alur pelayanan rujukan
144 diagnosis berjenjang
penyakit yang Kolaboratif :
tidak dapat Memanfaatan
dirujuk. sumberdaya masyarakat
untuk peningkatan
pengetahuan dibidang
Kesehatan.
Akuntabel :
Melaksanakan tugas
dengan jujur, bertanggung
jawab, cermat, disiplin.

44
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
4 Melaksanakan 1) Menyiapkan Selasa, 26 Tersusunnya Akuntabel: Dalam Lampiran 10
April 2022
sosialisasi materi materi menyiapkan materi
prosedur sosialisasi. sosialisasi. sosialisasi harus cermat
pelayanan dalam memilih referensi.
berjenjang dan Adaptif :
144 diagnosis Dalam menyiapkan materi
penyakit yang penyuluhan cepat
tidak dapat menyesuaikan dengan
dirujuk. referensi yang terbaru.
Kompeten :
Melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik.

45
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
4 Melaksanakan 2) Melakukan Rabu, 27 Persetujuan Harmonis : Lampiran 11
April 2022
sosialisasi konsultasi pimpinan untuk Melakukan konsultasi
prosedur dengan melaksanakan dengan pimpinan. Adalah
pelayanan pimpinan. sosialisasi. salah satu bentuk
berjenjang dan membangun lingkungan
144 diagnosis kerja yang kondusif.
penyakit yang Kolaboratif :
tidak dapat Dengan melakukan
dirujuk. konsultasi dengan
pimpinan berarti
menggerakkan
pemanfaatan berbagai
sumberdaya untuk tujuan
bersama.
Berorientasi pelayanan :
Melakukan perbaikan
tiada henti.

46
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
4 Melaksanakan 3) Melaksanakan Kamis 28 Adanya laporan Berorientasi Pelayanan: Lampiran 12
sosialisasi Sosialisasi. April 2022 pelaksanaan, sosialisasi dilakukan
/prosedur sampai documentasi dengan ramah dan tidak
pelayanan Sabtu, 28 Mei foto. melupakan senyum,
berjenjang dan 2022 salam, sapa, sopan,
144 diagnosis santun.
penyakit yang Kompeten :
tidak dapat saat sosialisasi
dirujuk. dilaksanakan dengan
sebaik mungkin.
Loyal :
Menajaga nama baik
sesame ASN, pimpinan,
instansi dan negara.

47
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
5 Mengevaluasi 1) Melakukan Senin, 30 Mei Pasien di Akuntabel : Lampiran 13
Kegiatan. pemantauan 2022 Puskesmas Tidak menyalahgunakan
terhadap Bilalang dapat kewenangan jabatan
penerapan memahami Kompeten :
yang sudah prosedur yang Melaksanakan tugas
diberikan. sudah dengan kualitas terbaik.
disosialisasikan. Adaptif :
terus berinovasi dan
mengembangkan
kreativitas.

48
Tahapan Waktu
No. Kegiatan Output/Hasil Nilai Dasar Keterangan
Kegiatan Pelaksanaan
5 Mengevaluasi 2) Melakukan Selasa, 31 Adanya hasil Akuntabel : Lampiran 14
kegiatan evaluasi Mei 2022 laporan, Melakukan evaluasi
dari hasil documentasi dengan penuh
kegiatan. foto. tanggungjawab, cermat
dan berintegritas tinggi.
Kolaboratif :
Dengan melakukan
evaluasi berarti
menggerakkan
pemanfaatan berbagai
sumberdaya untuk tujuan
bersama.
Kompeten :
Melaksanakan evaluasi
dengan kualitas terbaik.

49
B. Pembahasan Aktualisasi

Kegiatan Aktualisasi telah dilaksanakan berdasarkan setiap tahapan


kegiatan yang dikaitkan dengan nilai-nilai dasar BerAKHLAK
(Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal,
Adaptif, Kolaboratif ). Pembahasan terkait tahapan kegiatan tersebut
dapat dilihat pada penjelasan ini :

Kegiatan 1 : Melakukan konsultasi tentang pelaksanaan


kegiatan aktualisasi.
Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Bilalang pada hari
Rabu 13 April 2022 sampai dengan 18 April 2022. Dalam kegiatan
ini terdapat 3 (tiga) tahapan kegiatan yang dilaksanakan yaitu :
1) Merencanakan Menghadap pimpinan Kepala Puskesmas
Bilalang dan mendengarkan saran, arahan dan petunjuk.
Tahapan pertama pada kegiatan ini diawali dengan menyiapkan
bahan-bahan tentang pelaksanaan kegiatan aktualisasi yang
akan dilaporkan kepada Kepala UPTD Puskesmas Bilalang
selaku pimpinan dan merencanakan untuk melakukan konsultasi
dengan pimpinan.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :
• Adanya rencana pelaksanaan kegiatan, komunikasi dan
interaksi dengan pimpinan.
Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Akuntabel :
Menkonsultasikan rencana kegiatan dengan bertanggung
jawab, cermat dan berintegritas tinggi.
• Kompeten :
Dalam membuat rencana kegiatan melaksanakan dengan
kualitas terbaik.
• Berorientasi Pelayanan :
Saat menghadap atasan bersikap sopan, ramah, cekatan

50
dan memberikan solusi terhadap permasalahan.

2) Memohon Ijin dan persetujuan dari pimpinan untuk


pelaksanaan seluruh kegiatan aktualisasi yang sudah di
rencanakan .
Tahapan kedua pada kegiatan ini adalah menghadap kepala
UPTD Puskesmas Bilalang selaku pimpinan/atasan. Hal ini
dilakukan untuk mendapatkan ijin atau persetujuan untuk
melaksanakan kegiatan aktualisasi serta memohon bimbingan,
saran, arahan dan petunjuk agar dapat melaksanakan kegiatan
dengan baik.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :
• Adanya saran, arahan dan petunjuk untuk melaksanakan
kegiatan aktualisasi.
Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Harmonis :
dengan meminta izin dan persetujuan berarti membangun
lingkungan kerja yang kondusif.
• Loyal :
melaksankan kegiatan aktulisasi dengan mengikuti aturan-
aturan dan menjaga nama baik pimpinan dan instansi.
• Adaptif :
Dalam pelaksanaan aktualisasi terus berinovasi dan
mengembangkan kreativitas bertindak proaktif.

3) Melakukan evaluasi dari hasil kegiatan.


Tahap ketiga pada kegiatan ini adalah evaluasi, dengan adanya
evaluasi maka kegiatan aktualisasi dapat terlaksanan dengan
lebih baik.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :
• Adanya hasil laporan, documentasi foto.

51
Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini
yaitu :

• Kolaboratif :
menerima evaluasi hasil kegiatan dari atasan dan teman
berarti terbuka dalam kerja sama untuk menghasilkan nilai
tambah.
• Berorientasi Pelayanan : setelah menerima evaluasi,
melakukan perbaikan tiada henti.
• Kompeten : Melaksanaka evaluasi dengan kualitas terbaik.

Analisis dampak :
Setelah melaksanakan kegiatan ini dampak yang ditimbulkan adalah
peserta memiliki rasa bertanggung jawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi. Saat membuat rencana kegiatan peserta
melaksanakan dengan kualitas terbaik, saat menghadap atasan
memiliki rasa sopan santun, ramah, cekatan dan memberikan
solusi terhadap permasalahan. Dalam melaksanakan kegiatan
peserta mengikuti aturan-aturan dan menjaga nama baik pimpinan
dan instansi, serta terus berinovasi dan mengembangkan
kreativitas serta bertindak proaktif.

Kegiatan 2 : Mencari materi sosialisasi prosedur pelayanan


berjenjang dan 144 diagnosis penyakit yang tidak
dapat dirujuk.

Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Bilalang pada hari


Selasa 19 April 2022 sampai dengan 21 April 2022. Pelaksanaan
kegiatan ini memiliki 3 (tiga) tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu :

1) Berkonsultasi dengan pimpinan mengenai materi


sosialisasi.

kegiatan pertama yaitu berkonsultasi dengan pimpinan mengenai


materi yang akan disosialisasikan kepada pasien. Pada tahapan

52
kegiatan ini peserta berkonsultasi mengenai apa saja materi yang
akan disampaiakn pasa saat pelaksanaan kegiatan sosialisasi,
dengan adanya komunikasi yang baik dan persetujuan dari
pimpinan serta adanya saran dan masukan yang diberikan kepada
penulis, maka penulis dapat memberikan materi sosilisasi dengan
sebaik mungkin, tepat sasaran dalam memberikan materi sehingga
materi sosialisasi dapat dengan mudah dimengerti oleh pasien.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 19 April 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :

• Persetujuan pimpinan mengenai materi sosialisasi.

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Akuntabel :
Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan berintegritas tinggi.
• Harmonis :
Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
• Kolaboratif :
Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai
tambah.

2) Mencari referensi materi sosialisasi.


Kegiatan yang ke dua adalah mencari referensi materi
sosialisasi, dalam mencari referensi materi sumber mengacu
pada literatur yang valid. Adapun kegiata ini dilakukan pada hari
selasa, 19 April 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :

• Terkumpulnya referensi materi prosedur pelayanan berjenjang


dan 144 diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

53
• Akuntabel :
Saat mencari referensi materi sosialisasi dilaksanakan dengan
bertanggung jawab, berintegritas tinggi, cermat dalam mencari
literatur yang valid.
• Adaptif :
Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.
• Kompeten :
Dalam mencari referensi materi sosialisasi melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik.

3) Menyiapkan materi sosialisasi.


Sesudah mencari referensi materi sosialisasi, pada kegiatan yang
ketiga peserta mempersiapkan materi yang akan disosialisasikan,
materi yang sudah didapat, ditulis dan disampaikan dengan padat,
singkat dan jelas pada saat kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini
berlangsung pada hari Kamis, 21 April 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :


Tersedianya materi sosialisasi.

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Kompeten :
Meningkatkan kompetensi diri serta melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik.
• Berorientasi Pelayanan:
Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

• Akuntabel :
Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan berintegritas tinggi.

54
Analisis Dampak

Kegiatan kedua yang telah diakukan menimbulkan dampak dalam


diri peserta yaitu adanya rasa jujur, bertanggung jawab, cermat,
disiplin dalam melaksanakan tugas. Dalam mencari refernsi materi
terus berinovasi, mengembangkan kreativitas, melaksanakan
tugas dengan kualitas terbaik dan membangun lingkungan kerja
yang kondusif.

Kegiatan 3 : Membuat materi sosialisasi prosedur pelayanan

berjenjang dan 144 diagnosis penyakit yang tidak


dapat dirujuk.

Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Bilalang pada hari


Jumat, 22 April 2022 sampai dengan Selasa, 26 April 2022.
Pelaksanaan kegiatan ini memiliki 3 (tiga) tahapan kegiatan yang
dilakukan yaitu :

1) Menyiapkan desain leaflet dan banner.

kegiatan yang pertama adalah menyiapkan desain leflet dan


banner. Dalam menyiapkan desain leaflet dan banner peserta
harus cermat dalam memilih reverensi. Desain leaflet dan
banner haruslah yang menarik dan mudah dipahami, dimengerti
oleh masyarakat, sehingga memudahkan masyarakat untuk
mengerti dan meneraapa yang sudah disosialisasikan. Kegiatan
ini dilaksanakan pada Jumat, 22 April 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :


• Adanya desain leaflet dan banner.

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Akuntabel :
Dalam mempersiapkan desain, peserta melaksanakan tugas
dengan rasa penuh tanggung jawab, cermat, dan

55
berintegritas tinggi.
• Kompeten :
Saat menyiapkan desain leaflet dan banner, penulis
mempersiapkan dengan sangat teliti, hati-hati, serta
melaksanaka tugas dengan sebaik mungkin dan dengan
kualitas terbaik.
• Adaptif :
Dalam menyiapkan desain leaflet dan banner penulis terus
berinovasi dan mengembangkan kreativitas.

2) Melakukan konsultasi dengan pimpinan mengenai desain leaflet


dan banner.
Kegiatan yang ke dua adalah melakukan konsultasi dengan
pimpinan mengenai desain leaflet dan banner, kegiatan ini
dilaksanakan pada Senin, 25 April 2022.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :

• Persetujuan pimpinan mengenai desain leaflet dan banner

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :


• Berorientasi Pelayanan:
Saat melakukan konsultasi dengan pimpinan bersikap
sopan, ramah, cekatan dan dapat diandalkan.
• Kolaboratif :
Dalam melaksanakan konsultasi dengan pimpinan mengenai
desain leaflet, banner dan mendapat koresi untuk diperbaiki
maka penulis menerima arahan dan masukan dari pimpinan
dengan baik yaitu memberikan kesempatan kepada berbagai
pihak untuk berkontribusi.
• Adaptif :

Melakukan konsultasi dengan pimpinan mengenai desain


leaflet dan banner penulis bertindak proaktif.

56
3) Mencetak leaflet dan banner.
Langkah yang ke tiga yaitu mencetak leaflet dan banner, setelah
disetujui oleh pimpinan mengenai desain leaflet dan banner maka
peserta menuju ke percatakan untuk mencetak leaflet dan banner,
dengan adanya leafleat dan banner maka dapat meningkatkan
pemahaman kepada masyarakat mengenai alur pelayanan rujukan
secara berjenjang dan 144 penyakit yang tidak dapat dirujuk di
puskesmas. Serta membantu untuk memperluas informasi ke
keluarga ataupun tetangga tentang sosialisasi yang sudah
disampaikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 26 April 2022.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :
• Tersedianya leaflet dan banner

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :


• Berorientasi Pelayanan
Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat,
mengenai alur pelayanan rujukan berjenjang .
• Kolaboratif
Memanfaatan sumberdaya masyarakat untuk
peningkatan pengetahuan dibidang Kesehatan.

• Akuntabel

Dalam mencetak leaflet dan banner melaksanakan tugas


dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.

Analisis Dampak

Dampak yang ditimbulkan setah peserta melaksanakan kegiatan ini


adalah peserta melaksanakan tugas dengan rasa penuh tanggung
jawab, cermat, dan berintegritas tinggi. Saat menyiapkan desain
leaflet dan banner peserta mempersiapkan dengan sangat teliti, hati-
hati, serta melaksanaka tugas dengan sebaik mungkin dan dengan

57
kualitas terbaik. Saat melakukan konsultasi dengan pimpinan
bersikap sopan, ramah, cekatan dan dapat diandalkan. Melakukan
konsultasi dengan pimpinan mengenai desain leaflet dan banner
penulis bertindak proaktif.

Kegiatan 4 : Melaksanakan sosialisasi prosedur pelayanan

berjenjang dan 144 diagnosis penyakit yang tidak


dapat dirujuk.

Dalam melaksanakan sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan


144 diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk ada 3 tahap kegiatan
yang dilaksanakan. Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas
Bilalang pada hari Selasa, 26 April 2022 sampai dengan Sabtu 28
Mei 2022. Pelaksanaan kegiatan ini memiliki 3 (tiga) tahapan
kegiatan yang dilakukan yaitu :
1) Menyiapkan materi sosialisasi.
kegiatan yang pertama adalah menyiapkan materi sosialisasi,
Dalam menyiapkan materi sosialisasi peserta harus cermat
dalam memilih referensi.. kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa,
26 April 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :


• Tersusunnya materi sosialisasi.
Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :
• Akuntabel: Dalam menyiapkan materi sosialisasi harus
cermat dalam memilih referensi.
• Adaptif :
Dalam menyiapkan materi penyuluhan cepat menyesuaikan
dengan referensi yang terbaru.
• Kompeten :

Dalam menyiapkan mayteri sosialisasi penulis


melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

58
2) Melakukan konsultasi dengan pimpinan.
Kegiatan yang ke dua adalah melakukan konsultasi dengan
pimpinan, setelah menyiapkan materi peserta berkonsultasi
dengan pimpinan Damengenai materi yang akan disampaikan
pada saat sosialisasi. Peserta mencatat saran, arahan serta
masukan yang diberikan oleh pimpinan terkait materi sosialisasi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 27 April 2022.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :
Persetujuan pimpinan untuk melaksanakan sosialisasi.
Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :
• Harmonis :
Melakukan konsultasi dengan pimpinan. Adalah salah satu
bentuk membangun lingkungan kerja yang kondusif.
• Kolaboratif :
Dengan melakukan konsultasi dengan pimpinan berarti
menggerakkan pemanfaatan berbagai sumberdaya untuk
tujuan bersama.

• Berorientasi Pelayanan
Melakukan perbaikan tiada henti.

3) Melaksanakan Sosialisasi.
Langkah yang ketiga melaksanakan sosialisasi. Sosialisasi
dilakukan dengan ramah, sopan dan santun, dengan tidak
melupakan point penting dari isi sosialisasi. kegiatan ini
dilaksanakan pada Kamis 28 April 2022 sampai Sabtu, 28 Mei
2022.
Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :
Adanya laporan pelaksanaan, documentasi foto.
Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

59
• Berorientasi Pelayanan:
Sosialisasi dilakukan dengan ramah dan tidak melupakan
senyum, salam, sapa, sopan, santun.
• Kompeten :

saat sosialisasi dilaksanakan dengan sebaik mungkin..

• Loyal

Menajaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan


negara.

Analisis Dampak

Dampak yang ditimbulkan setelah melaksanakan kegiatan ini


peserta menjadi cermat dalam memilih referensi sosilisasi, saat
melakukan konsultasi dengan pimpinan membangun lingkungan
kerja yang kondusif dan harmonis. Sosialisasi dilakukan dengan
ramah dan tidak melupakan senyum, salam, sapa, sopan santun
serta melaksanakan kegiatan dengan sebaik mungkin dengan
menajaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara.

Kegiatan 5 : Mengevaluasi Kegiatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Bilalang pada hari


Senin, 30 Mei 2022 sampai dengan Selasa, 31 Mei 2022.
Pelaksanaan kegiatan ini memiliki 2 (dua) tahapan kegiatan yang
dilakukan yaitu :

1) Melakukan pemantauan terhadap penerapan yang sudah


diberikan
Dalam melaksanakan evaluasi kegiatan, tahapan kegiatan yang
pertama yaitu melakukan pemantauan terhadap penerapan yang
sudah diberikan. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat dan
mengawasi perkembangan dari kegiatan yang telah dilakukan
sejak sosialisasi, apakah masyarakat dapat menerima dan

60
memahami apa yang sudah disosialisasikan. Kegiatan ini
dilaksanakan pada Senin , 30 Mei 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :


• Pasien di Puskesmas Bilalang dapat memahami prosedur yang
sudah disosialisasikan.

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Akuntabel :

Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan dalam melakukan


pemantauan.
• Kompeten :
Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
• Adaptif :
Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.

2) Melakukan evaluasi dari hasil kegiatan


Kegiatan yang terakhir dilaksanakan adalah evaluasi. Kegiatan
ini dilaksanakan pada Selasa , 31 Mei 2022.

Output/hasil dari tahapan kegiatan ini adalah :


Adanya hasil laporan, documentasi foto

Nilai-nilai Dasar ASN yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu :

• Akuntabel :

Melakukan evaluasi dengan penuh tanggungjawab, cermat dan


berintegritas tinggi.

• Kolaboratif :

Dengan melakukan evaluasi berarti menggerakkan


pemanfaatan berbagai sumberdaya untuk tujuan bersama.

61
• Kompeten :

Melaksanakan evaluasi dengan kualitas terbaik..

Analisis Dampak

Dampak yang ditimbulkan setelah melaksanakan kegiatan ini


peserta menjadi lebih bertanggungjawab, cermat dan
berintegritas tinggi dalam melaksanakan kegiatan, berinovasi
dan mengembangkan kreativitas. Melakukan tugas dan kegiatan
dengan kualitas terbaik dan tidak menyalah gunakan kewenangan
jabatan.

62
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari Hasil pelaksanaan kegiatan aktualisasi dan habituasi yang


dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Kegiatan aktualisasi berjalan dengan baik dengan adanya saran


dan arahan dari pimpinan, yang berlandaskan nilai-nilai dasar
ASN BerAKHLAK. Dalam melaksanakan sosialisasi prosedur
pelayanan berjenjang dan 144 diagnosis penyakit yang tidak
dapat dirujuk dengan banner dan leaflet, sebagai upaya
memenuhi kebutuhanan masyarakat pada fasilitas kesehatan
tingkat pertama, telah berkontribusi dalam memperkuat visi dan
misi Kota Kotamobagu yaitu “Kota Kotamobagu Sebagai Kota
Jasa dan Perdagangan Berbasis Kebudayaan Lokal Menuju
Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing” dan “Meningkatkan
Pelayanan Publik Berbasis Kebutuhan Masyarakat dengan
Pendekatan Data Rill, Didukung Teknologi Informasi dan Tata
Kelola yang Baik.”

2. Kegiatan aktualisasi yang dilakukan adalah sebagai bentuk


pemecahan isu utama yang terjadi pada unit kerja penulis yaitu
kurang optimalnya prosedur pelayanan berjenjang di UPTD
puskesmas Bilalang. Pemecahan isu tersebut kemudian diatasi
dengan melakukan “optimalisasi prosedur pelayanan berjenjang
di UPTD puskesmas Bilalang”. Melalui kegiatan aktualisasi ini
dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat yaitu
meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap prosedur
pelayanan berjenjang dan 144 penyakit yang tidak dapat dirujuk,
dampak positif selanjutnya adalah menekan angka rujukan ke
Fasilitas kesehatan tingkat 2.

63
B. Saran

Menurut penulis perlu adanya saran untuk kiranya hal ini bisa tetap
dipertahankan :
1. Sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144 diagnosis
penyakit yang tidak dapat dirujuk, diharapkan dapat dijadikan
program tetap untuk dilanjutkan pelaksanaannya minimal 3x
dalam 1 minggu di UPTD puskesmas Bilalang, supaya
masyarakat semaikin mengetahui dan paham mengenai
perosedur pelayanan berjenjang.

2. Bagi petugas di UPTD Puskesmas Bilalang baik seluruh ASN yang


ada kiranya dapat melaksanakan sosialisasi prosedur pelayanan
berjenjang dan 144 diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk
secara bergantian dengan berlandaskan nilai-nilai dasar ASN,
yaitu BerAKHLAK yaitu (Berorientasi pelayanan, Akuntabel,
Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).

64
DAFTAR PUSTAKA

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan

Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 Tentang


Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Berorientasi Pelayanan: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Admintrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Akuntabel: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Admintrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Kompeten: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Admintrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Harmonis: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Admintrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Loyal: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Admintrasi
Negara.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Adaptif: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Admintrasi
Negara.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. BerAKHLAK,


Kolaboratif: Modul Diklat Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Admintrasi Negara.

65
Keputusan Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Utara Nomor. 002. 1 Tahun
2021 tentang Pedoman Sistimatika Penulisan Laporan Aktualisasi dan
Habituasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

66
LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN 1

Melakukan konsultasi tentang pelaksanaan kegiatan aktualisasi.

1) Merencanakan Menghadap pimpinan Kepala Puskesmas


Bilalang dan mendengarkan saran, arahan dan petunjuk.

67
LAMPIRAN 2

Melakukan konsultasi tentang pelaksanaan kegiatan aktualisasi.

2) Memohon Ijin dan persetujuan dari pimpinan untuk


pelaksanaan seluruh kegiatan aktualisasi yang sudah di
rencanakan.

68
69
LAMPIRAN 3

Melakukan konsultasi tentang pelaksanaan kegiatan aktualisasi.

3) Melakukan evaluasi dari hasil kegiatan.

70
LAMPIRAN 4

Mencari materi sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

1) Berkonsultasi dengan pimpinan mengenai materi sosialisasi.

71
72
LAMPIRAN 5

Mencari materi sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

2) Mencari referensi materi sosialisasi.

73
LAMPIRAN 6

Mencari materi sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

3) Menyiapkan materi sosialisasi.

74
LAMPIRAN 7

Membuat materi sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

1) Menyiapkan desain leaflet dan banner

75
LAMPIRAN 8
Membuat materi sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144
diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

2) Melakukan konsultasi dengan pimpinan mengenai desain leaflet


dan banner.

76
LAMPIRAN 9

Membuat materi sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

3) Mencetak leaflet dan banner.

77
78
LAMPIRAN 10

Melaksanakan sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

1) Menyiapkan materi sosialisasi.

79
LAMPIRAN 11

Melaksanakan sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

2) Melakukan konsultasi dengan pimpinan.

80
LAMPIRAN 12

Melaksanakan sosialisasi prosedur pelayanan berjenjang dan 144


diagnosis penyakit yang tidak dapat dirujuk.

3) Melaksanakan Sosialisasi.

81
LAMPIRAN 13

Mengevaluasi Kegiatan.

1) Melakukan pemantauan terhadap penerapan yang sudah


diberikan.

LAMPIRAN 14

82
Mengevaluasi Kegiatan

2) Melakukan evaluasi dari hasil kegiatan

83
LEMBAR KONSULTASI COACH

Nama Peserta : dr. AYU AZIZAH ARLA PRATIWI


Kelompok :1
Nama Coach : Ir. DJUHARDI NIKLAS JOROH, M,Si

Tempat Aktualisasi : UPTD PUSKESMAS BILALANG


Judul Aktuaisasi : OPTIMALISASI PROSEDUR PELAYANAN BERJENJANG DI UPTD PUSKESMAS BILALANG

Hari/ Uraian Media


No. Catatan Paraf
Tanggal Kegiatan Komunikasi
1 Rabu, 6 Konsultasi Masukkan dan
April dengan saran dari Coach
2022 Coach terkait identifikasi
tentang dan penetapan isu
identifikasi
dan
penetapan
isu

84
2 Kamis, 7 Konsultasi Masukkan dan
April dengan saran dari Coach
2022 Coach terkait rancangan
tentang aktualisasi
rancangan (perbaikan profil
aktualisasi puskesmas, nilai-
nilai dasar ASN,
tabel rancangan
aktualisasi)

3 Senin, Seminar Masukan dan


11 April rancangan saran dari Coach
2022 aktualisasi terkait seminar
rancangan
aktualisasi
(perbaikan jadwal
rencana kegiatan
aktualisasi, setiap
tahapan kegiatan
memiliki 3 nilai
dasar)

85
4 Jum’at, Konsultasi Masukan dan
15 April hasil revisi saran dari Coach
2022 BAB 1,2,3 terkait perbaikan
BAB 1,2,3 (latar
belakang)

5 Jum’at Konsultasi Masukkan dan


20 Mei BAB 4 dan saran dari Coach
2022 5 terkait perbaikan
BAB 4 dan 5
(tujuan dan
kesimpulan harus
ada benang merah,
output tahapan
kegiatan jika ada
masukkan dan
arahan harus ada
bukti catatan)

86
LEMBAR KONSULTASI MENTOR

Nama Peserta : dr. AYU AZIZAH ARLA PRATIWI


Kelompok :1
Nama Mentor : dr. Eka Budiyanti
Tempat Aktualisasi : UPTD PUSKESMAS BILALANG
Judul Aktuaisasi : OPTIMALISASI PROSEDUR PELAYANAN
BERJENJANG DI UPTD PUSKESMAS
BILALANG.

87
88
89