Anda di halaman 1dari 3

Rasa Seorang perempuan berusia 31 tahun, G3P2A0 postpartum hari kedua.

Pasien mengatakan nyeri perut saat


menyusui bayinya dan masih keluar darah berwarna merah segar saat mengganti pembalut. Hasil pengkajian:
TD: 110/70 mmHg, Frekuensi nadi: 80x/menit, Frekuensi nafas: 22 x/menit, suhu; 36,70 C. luka perineum
tampak kering.

Apakah jenis lochia pada kasus diatas?

Alba

Rubra 

Serosa 

Purulenta 

Sanguinolenta
Pembahasan Soal
Jawaban Benar : C
Jenis – Jenis Lochea menurut Suherni (2009), yaitu :
-    Lochea rubra (Cruenta) : ini berisi darah segar sisa – sisa selaput ketuban selama 2 hari pasca persalinan, 
-    Lochea sanguinolenta : warnanya merah kuning berisi darah dan lendir. Ini terjadi pada hari ke 3 – 7 pasca
persalinan
-    Lochea serosa : berwarna kuning dan cairan ini tidak berdarah lagi pada hari ke – 7 – 14 pasca persalinan.
Dan 
-    Lochea alba : cairan putih yang terjadinya pada hari setelah 2 minggu pasca persalinan. 
-    lochia purulenta: terjadi karena adanya infeksi dengan bau busuk 

Ketua tim meminta izin tidak masuk kerja pada pagi hari karena ada acara syukuran nikahan keluarga di
kampung. Namun kepala ruangan tidak mengizinkan ketua tim untuk tidak masuk kerja. Hal ini karena sebagian
besar pasien berada pada tingkat ketergantungan parsial dengan BOR 92 %. 

Apakah tindakan ketua tim selanjutnya ?

Masuk kerja sesuai ketentuan jadwal dinas

Meminta kesediaan teman untuk menggantikannya

Meminta kepada kepala ruangan mengganti di hari lain 

Meminta ulang pengertian dan pemahaman kepada kepala 

Tetap hadir namun menginformasikan akan datang terlambat


Pembahasan Soal
Jawaban Benar : A
Pembahasan : ketua tim harus professional bekerja dan tidak meminta izin pada hari itu karena tingkat
ketergantungan pasien yang tinggi, yang hapir 100 %, hal ini sangat membutuhkan pelayanan yang cepat dan
bermutu dari pasien. 
Anak perempuan usia 12 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan sudah 3 hari mengeluh nyeri pada daerah
perut bawah Hasil pengkajian: anak mengeluh nyeri saat buang air kecil, BAK tidak lancar, merasa tidak puas
setelah BAK, ekspresi tampak meringis kesakitan, nafsu makan menurun dan susah tidur.

Apakah kriteria evaluasi yang diharapkan tercapai pada kasus tersebut?

Tidak terjadi nyeri kronis

Nyeri berangsur berkurang

Kebutuhan tidur terpenuhi

Kebutuhan nutrisi terpenuhi

Pola eliminasi dalam rentang normal


Pembahasan Soal
Jawaban Kamu Sudah Benar : B
Keluhan utama pada penderita gangguan system perkemihan terutama ISK adalah nyeri saat berkemih yang
disebabkan karena adanya infeksi pada saluran kemih. Pada kasus tersebut, data yang menonjol adalah nyeri
daerah perut bawah, ada ekspresi meringis kesakitan dan nyeri saat buang air kecil. Data tersebut merupakan
data mayor untuk masalah keperawatan nyeri akut. Evaluasi , keperawatan pada nyeri akut tersebut berdasarkan
kriteria evaluasi adalah nyeri berkurang.

Seorang balita berusia 2 tahun, Terlihat peningkatan usaha dan frekuensi pernafasan, penggunaan otot bantu
nafas. Pengkajian, bentuk dada barel akibat udara yang terperangkap, bernafas dengan bibir, batuk produktif
dengan sputum yang mengidentifikasikan adanya tanda pertama infeksi pernafasan.

Pemeriksaan fisik  apa yang terfokus pada kasus tersebut ?

Palpasi

Auskulatsi

Perkusi

Inspeksi

Kolaborasi
Pembahasan Soal
Jawaban Benar : D
Teradapat 4 cara yg dilakukan pada pemeriksaan fisik, yaitu:
Inspeksi: Tahapan yang bertujuan melihat bagian tubuh & menentukan apakah seseorang mengalami kondisi
tubuh normal atau abnormal. Pada Kasus, data fokus: Terlihat peningkatan usaha dan frekuensi pernafasan,
penggunaan otot bantu nafas.
Palpasi: pemeriksaan fisik lanjutan dengan menyentuh tubuh,yang bertujuan mengecek kelembutan, kekakuan,
massa, suhu, posisi, ukuran, kecepatan pada tubuh.
Auskultasi: Proses mendengerkan suara yang dihasilkan tubuh untuk membedakan suara n ormal & abnormal.
Perkusi: Tahapan ini bertujuan mengetahui bentuk, lokasi dan struktur di bawa kulit.
Pemeriksaan fisik yang terfokus pada kasus tersebut adalah Inspeksi.

Perawat komunitas sedang melakukan pembinaan UKS di Sekolah Dasar yang 50% siswanya menderita
cacingan. Hasil pengamatan perilaku siswa 90% tidak mencuci tangan sebelum makan dan 60% tidak cuci
tangan setelah buang air besar. 

Apakah tindakan prioritas yang tepat dilakukan perawat? 

Pemberian obat untuk siswa yang sakit

Pemberian Imunisasi pada anak di sekolah 

Kolaborasi dengan guru untuk mengembangkan uks

Pendidikan kesehatan tentang PHBS di sekolah

Skreening seluruh siswa disekolah


Pembahasan Soal
Jawaban Benar : A
Rasional
Prinsip pemberian askep adalah here and now, pada kasus di atas masalah yang aktual  dan memerlukan
tindakan segera adalah Tingginya angka kesakitan Cacingan pada siswa, untuk itu tindakan yang prioritas
tentunya adalah tindakan kolaboratif pemberian obat cacing pada siswa