Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH INTERCONNECTION NETWORK

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Jaringan Komputer


Teknik Informatika A

Oleh :
Muhammad Iqbal Raihan 20104410019

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS ISLAM BALITAR
2022
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-
Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah tentang jenis-jenis jaringan.
Tujuan penulisan laporan ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah jaringan komputer
dan memberikan informasi serta pengetahuan tambahan bagi mahasiswa dan bagi para pembaca.
Dengan tersusunnya makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada segenap
pihak yang telah membantu baik secara moril maupun material dalam penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam penyajian data
dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun
dari semua pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat dan dapat
menambah pengetahuan pembaca.
Demikian makalah ini penulis susun, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan
banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Blitar, 5 Mei 2022

Penulis

Page | ii
DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN..........................................................................................................................1
1. 1. Latar belakang.............................................................................................................................1
1. 2. Rumusan masalah........................................................................................................................1
1. 3. Tujuan..........................................................................................................................................1
BAB 2 PEMBAHASAN.............................................................................................................................2
2. 1. Pengertian Interconnection Network............................................................................................2
2. 2. Jenis-jenis jaringan......................................................................................................................2
2. 3. Manfaat jaringan..........................................................................................................................4
2. 4. Perangkat jaringan.......................................................................................................................5
2. 5. Macam-Macam Metode Koneksi Internet....................................................................................6
BAB 3 PENUTUP......................................................................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................................9

Page | iii
BAB 1 PENDAHULUAN

1. 1. Latar belakang
Zaman sekarang, kebutuhan manusia dalam akses data semakin meningkat, ini
disebabkan adanya pola pergeseran hidup manusia ke arah yang lebih berkembang.
Dengan pemanfaatan komputer hal ini dapat terfasilitasi dengan cepat. Akibatnya akan
terjadi keefisiensian waktu, biaya dan resource, sehingga akan menghasikan output
yang optimal. Disisi lain kebutuhan akan akses data itu terhalangi oleh adanya jarak
dan waktu, terkadang kita membutuhkan akses informasi saudara kita yang berada di
negara yang berbeda.
Dengan adanya jaringan komputer, hal ini bisa teratasi. Bukan hanya jarak
akan tetapi perbedaan waktupun dapat selalu diakses. Misalkan ketika kita
menginginkan informasi yang telah lalu. Internet dan World Wide Web (WWW)
sangat populer di seluruh dunia. Banyak masyarakat yang membutuhkan aplikasi yang
berbasis Internet, seperti E-Mail dan akses Web melalui internet. Sehingga makin
banyak aplikasi bisnis yang berkembang berjalan di atas internet.
1. 2. Rumusan masalah
Adapun rumusan masalah dari penyusunan makalah ini yaitu sebagi berikut :
1. Apa yang dimaksud dengan interconnection network
2. Apa saja jenis-jenis jaringan ?
3. Apa saja manfaat dari jaringan komputer ?
4. Apa saja perangkat jaringan komputer ?
5. Apa saja metode yang digunakan agar bisa terkoneksi dengan internet ?
1. 3. Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu sebagi berikut :
1. Untuk menambah wawasan mengenai interconnetion network
2. Untuk mengetahui metode yang digunakan agar bisa terkoneksi dengan internet
3. Untuk menambah wawasan mengenai jaringan komputer

Page | 1
BAB 2 PEMBAHASAN

2. 1. Pengertian Interconnection Network


Internet (kependekan dari interconnection networking) secara harfiah ialah
sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan
standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh
dunia. Internet (Interconnected Network) merupakan sekumpulan jaringan yang saling
terhubung dimana jaringan tersebut menyediakan sambungan global informasi. Dalam
hal ini komputer yang sebelumnya stand-alone kini dapat berhubungan langsung
dengan host-host atau komputer-komputer yang lain. (Buhori Muslim dan Liza
Dayana, 2016)
2. 2. Jenis-jenis jaringan
Dalam mempelajari macam-macam jaringan komputer terdapat dua klasifikasi
yang sangat penting yaitu teknologi transmisi dan jarak. Secara garis besar, terdapat
dua jenis teknologi transmisi yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point.
Jaringan broadcast memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai
bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil,
disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh mesin-mesin
lainnya. Field alamat pada sebuah paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket
tersebut ditujukan. Saat menerima paket, mesin akan mencek field alamat. Bila paket
tersebut ditujukan untuk dirinya, maka mesin akan memproses paket itu, bila paket
ditujukan untuk mesin lainnya, mesin tersebut akan mengabaikannya. (Tanenbaum,
1996)
Jaringan point-to-point terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari
mesin-mesin. Untuk mengirim paket dari sumber ke suatu tujuan, sebuah paket pada
jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.
Seringkali harus melalui banyak route yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu
algoritma route memegang peranan penting pada jaringan point-to-point.
Kemudian multicomputer, sistem yang berkomunikasi dengan cara mengirim
pesan-pesannya melalui bus pendek dan sangat cepat. Setelah kelas multicomputer
adalah jaringan sejati, komputer-komputer yang bekomunikasi dengan cara bertukar
data/pesan melalui kabel yang lebih panjang. Jaringan seperti ini dapat dibagi menjadi
local area network (LAN), metropolitan area network (MAN), dan wide area network
(WAN). Akhirnya, koneksi antara dua jaringan atau lebih disebut internetwork.
Internet merupakan salah satu contoh yang terkenal dari suatu internetwork.
2. 2. 1. Local Area Network.

Page | 2
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di
dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa
kilometer.
LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer
pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik untuk
memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling
bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya
berdasarkan tiga karakteristik: ukuran, teknologi transmisi dan
topologinya.
LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu
transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui
sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya
kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga
memudahkan manajemen jaringan. LAN seringkali menggunakan
teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada
kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay
rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang
kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih
tinggi, sampai ratusan megabit/detik.

2. 2. 2. Metropolitan Area Network.


Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan
versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi
yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan
yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta)
atau umum. MAN biasanya mamapu menunjang data dan suara, dan
bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya
memiliki sebuah atau dua buiah kabel dan tidak mempunyai elemen
switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output
kabel. Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih
sederhana.
Alasan utama memisahkan MAN sebagai kategori khusus adalah
telah ditentukannya standart untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang
diimplementasikan. Standart tersebut disebut DQDB (Distributed Queue
Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah
kabel unidirectional dimana semua komputer dihubungkan. Setiap bus
mempunyai sebuah head–end, perangkat untuk memulai aktivitas
transmisi. Lalu lintas yang menuju komputer yang berada di sebelah kanan
pengirim menggunakan bus bagian atas. Lalu lintas ke arah kiri
menggunakan bus yang berada di bawah.

2. 2. 3. Wide Area Network.

Page | 3
Wide Area Network (WAN) mencakup daerah geografis yang luas,
sertingkali mencakup sebuah negara atau benua. WAN terdiri dari
kumpulan mesin yang bertujuan untuk mejalankan programprogram
aplikasi. Kita akan mengikuti penggunaan tradisional dan menyebut
mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System juga digunakan dalam
literatur. Host dihubungkan dengan sebuah subnet komunikasi, atau cukup
disebut subnet. Tugas subnet adalah membawa pesan dari host ke host
lainnya, seperti halnya sistem telepon yang membawa isi pembicaraan dari
pembicara ke pendengar.
Dengan memisahkan aspek komunikasi murni sebuah jaringan
(subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan lengkap
menjadi jauh lebih sederhana. Pada sebagian besar WAN, subnet terdiri
dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel
transmisi (disebut juga sirkuit, channel, atau trunk) memindahkan bit-bit
dari satu mesin ke mesin lainnya. Element switching adalah komputer
khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua kabel transmisi atau
lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element switching harus
memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesan-pesan tersebut.
Sayangnya tidak ada terminologi standart dalam menamakan komputer
seperti ini.
Namanya sangat bervariasi disebut paket switching node,
intermidiate system, data switching exchange dan sebagainya. (Stallings,
1985)
2. 3. Manfaat jaringan
1. Sarana mencari informasi
Manfaat Internet yang pertama yaitu sebagai sarana untuk mencari
berbagai informasi di dunia pendidikan, yang bahkan lebih update dari buku
ataupun perpustakaan. Dapat dikatakan pula bahwa hampir semua jenis informasi
mengenai pendidikan dapat Anda akses melalui jaringan ini, antara lain seperti
materi pelajaran, kurikulum, silabus, soal-soal dan cara mengerjakannya.
2. Sarana mempermudah pencarian referensi
Manfaat Internet yang kedua yaitu mempermudah user untuk pencarian
literatur. Hanya dengan mengetikkan kata kunci (keyword) sesuai dengan
keinginan Anda, maka informasi yang terkait atau relevan dengan kata kunci
tersebut akan langsung tersedia.
3. Internet Sebagai sarana pembelajaran
Manfaat Internet ketiga yaitu Sebagai sarana pembelajaran bagi para siswa
untuk mencari informasi lebih mengenai materi yang belum, sedang atau akan
dipelajari di sekolah. Hal ini juga sama berlaku untuk para mahasiswa. Selain itu,
ia juga merupakan tempat yang memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk
mempelajari berbagai hal baru melalui tips dan trik maupun tutorial mengenai
sesuatu hal.

Page | 4
4. Menyediakan fasilitas multimedia
Sebagai penyedia informasi yang memiliki kelebihan dibandingkan
dengan buku. User dapat memperoleh informasi dari jaringan komputer dengan
membaca, mendengarkan, dan menonton video. Selain itu, dengan fasilitas
multimedia ini dapat membantu memudahkan user untuk lebih memahami
informasi yang diperoleh karena adanya tambahan contoh, gambar, animasi dan
sebagainya.
5. Penyedia sumber informasi yang relatif murah
Sebagai penyedia sumber informasi yang dibutuhkan yang relatif murah
jika dibandingkan dengan membeli buku maupun majalah. Selain itu, juga
meringankan beban para siswa maupun mahasiswa yang tidak mampu dalam
mencari materi pembelajaran tanpa harus membeli buku yang lebih mahal.
2. 4. Perangkat jaringan
Didalam membentuk suatu jaringan, baik itu bersifat LAN, MAN, atau WAN,
kita membutuhkan media/perangkat baik hardware maupun software.
1. Kabel
Kabel yang biasanya digunakan untuk suatu jaringan antara lain UTP
(unshielded twisted pair), koaksial, dan serat optik. Kabel Twisted Pair (UTP).
UTP cocok untuk jaringan dengan skala dari kecil hingga besar. Kabel ini
umumnya lebih reliable dibandingkan dengan kabel koaksial. Hal ini dikarenakan
Hub memiliki kemampuan dara error correction yang akan meningkatkan
kecepatan transmisi.
Kabel koaksial. Media ini paling banyak digunakan sebagai media LAN,
meski lebih mahal dan lebih sukar dibanding dengan UTP. Kabel ini memiliki
bandwith yang lebar, oleh karena itu dapat digunakan untuk komunikasi
broadband.
Serat Optik. Jaringan dengan media ini memiliki kehandalan yang sangat
baik dan kecepatan yang sangat tinggi ( sekitar 100 Mbps). Keunggulan lainnya
adalah bebas dari gangguan lingkungan.

2. Ethernet Card (kartu jaringan ethernet)


Cara kerjanya, dimana setiap node dalam suatu jaringan menerima setiap
transmisi data yang dikirim oleh suatu node yang lain.
3. Hub dan Switch
Hub adalah suatu perangkat yang memiliki banyak port. Sebuah perangkat
yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server, atau
perangkat lain. Pada jaringan yang umum, sebuah port akan menghubungkan hub
dengan komputer Server. Hub hanya memungkinkan user untuk berbagi jalur
yang sama. Pada jaringan tersebut, tiap user hanya akan mendapatkan kecepatan
dari bandwith yang ada.
4. Repeater

Page | 5
Berguna untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu
segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama
dengan sinyal asli pada segmen kabel lain. Repeater hampir sama seperti Hub.
Dengan repeater ini, jaringan dan sinyal akan semakin kuat, apalagi jika kabel
yang digunakan adalah jenis koaksial.
5. Bridge
Gunanya sama seperti repeater tetapi lebih fleksibel dan lebih cerdas dari
repeater. Berfungsi menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah, untuk
jaringan yang sama maupun berbeda. Bridge memetakan alamat jaringan dan
hanya memperbolehkan lalu lintas data yang diperlukan. Ketika menerima sebuah
paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama,
maka paket akan ditolak. Bridge juga dapat mencegah pesan rusak agar tidak
menyebar keluar dari suatu segmen
6. Router
Cara kerja router mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router
adalah penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan
menggunakan protokol tertentu. Router mampu mengirimkan data/informasi dari
satu jaringan ke jaringan lain yang berbeda.
2. 5. Macam-Macam Metode Koneksi Internet
1. Koneksi Dial Up
Komputer yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial
up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet.
Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi
juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.
Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga
jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan
koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada
kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai
rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski
demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak
tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena
keadaan geografis yang tidak memungkinkan.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem
yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab
utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem
konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL
adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax
secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk
memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
3. Koneksi dengan Jaringan Leased Line

Page | 6
Jaringan internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk
mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana
akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh
karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line,
yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat
menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi
wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan
DSL.
4. Satelite VSAT
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat
namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung (parabola
khusus) untuk menangkap signal satelit.
 Kecepatan dari 64 hingga 2mb (berlaku hanya di Indonesia) international
lebih dari 2mb.
 Biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
 Lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
5. HANDPHONE
Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan
handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat
online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM
maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan
teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi
CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua
yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb –
2mb.
6. WIFI / Hotspot
Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal
berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung /
langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI,
biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau
colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone
smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung
dapat digunakan.
 Biaya GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya
di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp.
Semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet.
 Kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card ]
 Lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah
tahu, misalnya kantor, rumah.
7. Cable Modem
Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi
sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV).
Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet

Page | 7
broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi
dari jaringan televisi kabel. (Rauyani, 2012)

Page | 8
BAB 3 PENUTUP

3. 1. Kesimpulan
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas beberapa komputer yang
didesain sedemikian rupa sebagaimana tujuan utamanya yakni untuk dapat berbagi
sumber daya (CPU, printer), berkomunikasi (pesan instan, surel), dan dapat mengakses
informasi (situs web). Sementara menurut pembagiannya, jaringan komputer dapat
dibedakan menjadi dua jenis, yakni jaringan terdistribusi dan jaringan tersentralisasi.

Jaringan terdistribusi adalah jaringan komputer yang cara kerjanya dilakukan oleh
semua perangkat komputer di dalamnya. Ini berarti tidak ada perbedaan antara server
dengan client. Sedangkan jaringan tersentralisasi adalah jaringan komputer yang cara
kerjanya berbeda baik itu server maupun client. Pemusatan jaringan komputer
tersentralisasi adalah pada komputer server
3. 2. Saran
Mahasiswa diharapkan lebih memahami materi tentang interconnection network

Page | 9
DAFTAR PUSTAKA

Buhori Muslim dan Liza Dayana. (2016). SISTEM INFORMASI PERATURAN DAERAH (PERDA) KOTA PAGAR
ALAM BERBASIS WEB. Jurnal Ilmiah Betrik, 39.

Rauyani, A. F. (2012, November 10). Jenis-jenis modem. Retrieved from Anna FR aja:
http://annafitrirauyani.blogspot.com/2012/11/jenis-jenis-modem-dan-jenis-jenis.html

Stallings, W. (1985). Local Network. New York: Macmillan Publishing Company.

Tanenbaum. (1996). Computer Networks. AS: Prentise Hall.

Page | 10