Anda di halaman 1dari 2

Hukum Agraria 3

By: Pak Supardjo

Hak penguasaan atas tanah

1. Sebagai lembaga hukum (static functions)


2. Sebagai hubungan hukum (dynamic functions)

Ketentuan pokok hak-hak atas tanah sebagai lembaga hukum

 Ketentuan pokok:
1. Kewenangan
 Hak perorangan atas tanah dibagi menjadi jaminan, hak yang berkaitan dengan
tanah (cth: rusun), perwakafan
 Hak jaminan atas tanah, kewenangan pemegang haknya adalah menjual lelang
tanah tsb jika debitur wanprestasi.
2. Pembatasan
3. Tolak ukur pembeda

 Ketentuan pokok tentang kewajiban:


1. Fungsi sosial (pasal 6 uupa)
2. Kewajiban untuk mengerjakan/mengusahakan tanah yang dipunyai (Pasal 10 UUPA)

 Ketentuan pokok tentang subyek


1. Ketentuan pokok asas nasionalitas (pasal 9 UUPA)
2. Ketentuan umum:
- Tidak bebas memindahkan hak
- Wni saja yang boleh menjadi pemehang hak milik  lex rae sitaee
- Non-diskriminasi (ras, kelamin, status ekonomi)
- Wna dapat memiliki hak pakai
- Status tanah tidak mengikuti status hukum subyeknya (status hukum tanah menentukan
status subyeknya)
 Ketenutuan pokok tentang obyek
1. Ketentuan pokok: pasal 4 uupa
Pasal 4: objeknya adalah tanah/permukaan bumi  penggunaan permukaan bumi juga
meliputi ruang di atas permukaan bumi dan ruang di bawahnya
Jika berkaitan dengan hak atas tanah maka dihubungkan dengan penjelasan pasal 4 uupa
2. Ketentuan khusus:
- Jenis tanah
- Letak tanah  tanah pedesaan, tanah perkotaan.
- Luas tanah
- Jangka waktu tanah
 Ketentuan Pokok ha katas tanah sebagai hubungan hukum konkret
Terciptanya ha katas tanah:
1. Konversi hak-hak lama
2. Pemberian hak (hat-primer)
3. Perjanjian pembebanan hak (hat-sekunder)
4. Menurut ketentuan hukum adat
Pertanian: hak guna usaha

 Pembebanan Hak
 Tanah hak milik dapat dibebani dengan:
1. HGB
2. Hak pakai
3. Hak sewa
4. Gadai
5. Hak usaha bagi hasil
6. Hak menumpang
 Pembebanan hak jaminan atas tanah (hak tanggungan): HM, HGB, Hak pakai
 Hapusnya hakatas tanah
1. Karena peristiwa hukum (pasal 27, 34 dan 40 uupa)
2. Karena habis jangka waktu haknya
3. Karena pelepasan hak
4. Karena ditelantarkan
5. Karena dibatalkan
6. Karena pencabutan hak
 Tata cara memperoleh tanah
1. Jual beli
2. Tukar menukar
3. Perjanjian pembebanan hak di atas tanah hak milik
4. Pelepasan/pembebasan hak
5. Pencabutan hak