Anda di halaman 1dari 89

Jaringan Komputer

PENGENALAN
Definisi Jaringan komputer adalah perpindahan data (Komunikasi Data) dari suatu komputer sumber (transmiter) ke komputer tujuan (receiver) yang melawati suatu media penghantar dalam bentuk bit-bit. Salah satu contoh dari jaringan komputer adalah video conference pada komputer, dimana suara dan video yang dihantar harus terlebih dahulu dirobah dalam bentuk kumpulan bit-bit sebelum memasuki media penghantaran untuk di Komunikasikan.

P e n g h a n ta r

P e n e rim a

M e d i a P e n g h a n ta r a n S um ber
k a b e l t e m b a g a , o p t ik f i b e r , g e lo m b a n g m ik r o , s a t e l it

D e s tin a s i

Apa Motivasi Menggunakan Jaringan Komputer Dunia dewasa ini lebih dikuasai oleh mereka yang menguasai informasi (The Third Wave - Alvin Toffler, 1991). Negara atau individu yang menguasai informasi akan dapat membuat kerja dengan lebih produktif, baik, tepat dan membuka inovasi-inovasi baru. Penggunaan internet misalnya telah meningkatkat atau membawa perubahan kepada kemampuan komunikasi manusia dan meningkatkan untuk mendapatkan begitu banyak informasi. Contoh aplikasi komunikasi data, antara lain : Mengeluarkan uang dari mesin ATM di tempat yang jauh dan telebanking Pembayaran rekening air, listrik dan telefon (telebanking) Pembayaran gaji karyawan Internet (surat elektronik/e-mail, informasi/www, pertukaran file/ftp) dll.

te rm in a l te rm in a l te rm in a l M u ltip l e x e r M u ltip le x e r K o m p u te r M in i te rm in a l

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 1

Jaringan Komputer
Terdapat tiga rangkaian komunikasi yang utama; WAN (Wide Area Network) - untuk jarak yang jauh, MAN (Metropolitan Area Network) - untuk rangkaian kawasan antar kota dan LAN (Local Area Network) - untuk rangkaian lokal; dalam satu bangunan atau menghubungkan satu-dua bangunan yang dekat. Rangkaian WAN biasanya menggunakan cara komunikasi data yang disediakan oleh penyedia komunikasi data (common carrier). Terdapat banyak penyedia komunikasi data di Indonesia dengan perbagai aturan komunikasi seprti IndosatNet, Indonet, MegaNet, WasantaraNet, dll. Cara komunikasi dalam WAN dikelompokkan dalam 4 cara, iaitu; dial-up, leased line (sewa jalur khusus), jalur switched (circuit-switched) dan paket switched (packet-switched). LAN menggunakan kabel sendiri dengan aturan susunan pemasangan kabel (topologi), aturan yang popular dalam LAN adalah IEEE 802.3 (Ethernet), IEEE 802.5 (token-ring) dan FDDI (Fiber Optik).

K o m p u te r

K o m p u te r

R a n g k a ia n K o m u n ik a s i K o m p u te r K o m p u te r

K o m p u te r

K o m p u te r

Konsep Dasar Jaringan Komputer Komputer Host dan Terminal Komputer host adalah tempat proses dilakukan (penyediaan, penyimpanan dan pengambilan data atau 3S [Sumber, Simpan, Sebar]) yang dapat berupa CPU (Central Processing Unit). Jenis komputer host terdapat pada supercomputer, kerangka utama (mainframes), komputer mini dan komputer mikro. Supercomputer berfungsi untuk pemprosesan atau penyajian data yang sangat cepat. Kerangka utama (mainframe) berfungsi untuk melayan pengolahan data bagi satu organisasi yang besar, banyak cabang atau memproses data-data dari seluruh negara. Komputer mini untuk melayan pengolahan data pada tingkat cabang dalam satu organisasi yang besar dan komputer mikro hanya melayani seorang pemakai saja. Pada Mini Komputer dan Makro Komputer (Mainframe) yang menjadi Host adalah CPU-nya, dan monitor dengan keyboard menjadi Terminal.

te r m in a l te r m in a l te r m in a l M u ltip le x e r M u ltip le x e r K o m p u te r M in i te r m in a l

Biasanya data ditampilkan pada komputer pada jarak jauh atau dekat yang disebut dengan terminal. Fungsi dasarnya adalah untuk berhubungan dengan komputer host. Terminal juga dikenali dengan beberapa istilah, seperti: CRT - Cathode Ray Tube, VDT - Video Display Terminal atau display station. Terminal dibagi atas 3 jenis, yaitu : terminal dungu (dumb), yaitu terminal yang berfungsi hanya berupaya menghantar setiap karakter yang dikirimkan ke host dan menampilkan apa saja yang dikirim oleh host. terminal 'smart' , yaitu terminal yang berfungsi menghantarkan informasi tambahan selain apa yang dikirim oleh pemakai seperti kode tertentu untuk menghindari kesalahan data yang terjadi. terminal pintar (intelligent), yaitu terminal yang dapat diprogramkan untuk membuat fungsi-fungsi tambahan seperti kontrol terhadap penyimpanan ke storage dan menampilkan lay-out data dari host dengan lebih bagus. Pada jaringan komputer Mikro yang menjadi Host adalah yang berfungsi sebagai Server dan yang lainnya menjadi Terminal, seperti gambar dibwah.

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 2

Jaringan Komputer

Server (host) Kode-Kode Karakter

Terminal

Terminal

Terminal

Setiap karakter yang ditekan oleh pemakai akan diterjemahkan kedalam kumpulan jajaran bit. Cara-cara untuk menterjemahkan karakter terdiri atas : Kode ASCII Singkatan dari American Standard Code for Information Interchange, merupakan kode yang digunakan secara umum pada saat ini. ASCII merupakan kombinasi kode 7 bit, dan mempunyai 27 atau 128 kode gabungan yang berbeda yang terdiri dari bit 0 dan bit 1. Kode ini digunakan dalam komputer mikro (PC). Peranti yang menggunakan kode ini perlu menterjemahkan 2 bit didepan sebagai parity. Bit parity berfungsi sebagai tanda kesalah dalam pengriman data, yang terdiri atas parity genap (bit 1 apabila jumlah bit 1 dalam 7 deretan bit data berjumlah genap) dan parity ganjil (bit 1 apabila jumlah bit 1 dalam 7 deretan bit data berjumlah ganjil) Contoh: 1101 1010 = Z (parity genap)

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 3

Jaringan Komputer

Extended ASCII Codes

Penghantaran Paralel dan Serial Penghantaran data dari satu tempat ke tempat yang lain dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu : a. Paralel. Data dihantar serentak pada waktu yang sama dan tiba serentak pada penerima. Pergerakan data jenis ini biasanya terdapat di dalam sistem komputer, dimana data bergerak dalam 8 bit, 16 bit, 32 bit atau lebih tinggi daripada itu. Contohnya jika komputer yang mempunyai bus 32 bit, maka data akan dihantar 32 bit secara serentak diantara komponen-komponen dalam komputer. Setiap bit menggunakan jalur penghantar yang berlainan. Dengan mengambil contoh kode ASCII iaitu A=01000001 (bit ke-8 adalah bit pariti), penghantaran secara paralel memerlukan sekurang-kurangnya 8 jalur / kawat.

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 4

Jaringan Komputer

K o m p u te r

0 1 0 0 0 0 0 1

C a b le

P e n c e ta k

Keuntungannya semua bit data sampai serentak ke penerima - penghantaran lebih cepat. Kelemahannya memerlukan jumlah jalur kawat penghantaran yang banyak. Analogi: jalan yang mempunyai 8 jalur. Sangat cocok untuk penghantaran jarak dekat seperti komputer ke pencetak (printer) dalam jarak maksimal 20 kaki. (1 kaki - 20 inchi)

b.

Serial

Penghantaran data satu bit demi satu bit ke penerima dengan menggunakan satu jalur saja. Biasanya digunakan apabila penghantar dan penerima berada pada jarak yang jauh. Sebagian besar komunikasi data menggunakan cara serial ini. Keuntungannya mengurangkan jumlah jalur dan biaya akan jauh lebih murah. Kelemahannya, menghantar data lambat - byte yang dihantar dari komputer harus ditukar ke bentuk serial dan digabungkan kembali ke bentuk paralel apabila akan memasuki komputer kembali. Analogi: jalan raya yang mempunyai satu jalur, kenderaan terpaksa harus teratur.

(s e c a ra ju ju k a n ) 0 1 0 0 0 0 0 1

T e r m in a l

K o m p u te r H o s t

Penghantaran data secara serial dikategorikan atas dua jenis yaitu: i. tak serentak (asynchronous) Asyncronous merupakan penghantaran data 'mulai-berakhir' (start-stop transmission), yang biasanya dilakukan oleh terminal dungu (dumb terminal). Setiap peranti yang digunakan pada penghantar dan penerima akan ditetapkan supaya menerima dan menghantar data pada kecepatan penghantaran yang tertentu - dalam satuan bps (bit per second). Setiap karakter yang akan dihantar akan dimulai dengan bit awal (bit start) (biasanya bit 0), dan diikuti oleh rangkaian bit-bit data, bit pariti dan diakhiri dengan bit akhir (bit stop). Contohnya jika karakter A (1000001) dan karakter B (1000010) yang akan dihantar, rangkaian bit yang dihantar adalah: 0 01000001 1 0 01000010 1. Setiap karakter 7 bit yang akan dihantar memerlukan 3 bit tambahan (bit start, parity dan bit stop), dan ada juga piranti yang menggunakan dua bit akhir. Penghantaran tak serentak agak lambat dan menggunakan 'overhead' yang banyak - dan hanya cocok untuk menghantar informasi yang pendek dan ringkas saja.

1001111

1001111

ii. Serentak (syncronous). Melibatkan penghantaran data secara blok karakter. Karakter tidak dihantar satu per satu dan tidak menggunakan bit start dan bit stop (blok karakter yang dihantar masih secara bit per bit - metoda serial). Terdapat dua cara pemakaian: a. Menggunakan karakter sync (synchronization bits) - merupakan rangkaian bit yang berlainan dari kode ASCII/EBCDIC. Karakter SYNC digunakan oleh peranti untuk menentukan kecepatan penghantaran. b. Menggunakan signal penguat (clock signal) - dalam metoda ini jalur digunakan untuk menghantar signal penguat penghantar (transmit clock) dan signal penguat penerima' (receive clock). Signal penguat digunakan untuk memberitahu penerima dari rangkaian bit data bahwa ada penghantaran bit. Kebanyakan terminal yang syncronous adalah terminal pintar (intelegent terminal) yang mempunyai tombol 'ENTER' atau 'RETURN'. Apabila pemakai mengirimkan informasi, terminal penyimpannya terlebih dahulu dalam memory buffer (sementara) sehingga pemakai menekan tombol 'ENTER' - terminal akan memasukkan karakter SYNC sebagai permulaan dari blok bit yang dihantaran. Penghantaran segerak lebih kompleks dan

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 5

Jaringan Komputer
mahal daripada penghantaran tidak segerak, tetapi penghantaran segerak lebih cepat dan lebih cocok untuk menghantar pesan dalam dunia komunikasi data pada saat ini.

Trailer byte

1001111

1001111

Header Byte

Untuk menghitung persentase penghantaran data yang dihantarkan secara Asynchoronous dan Synchoronous dapat dilakukan dengan menggunakan rumus berikut: Jumlah seluruh bit yang dihantar % Penghantaran = ------------------------------------------- x 100% jumlah bit data yang dihantar Contoh: Hitung persentase penghantaran secara Asynchoronous untuk 1000 karakter data ASCII? Penyelesaian: Jumlah seluruh bit yang dihantar = 1000 x 7 = 7,000 Jumlah bit data yang dihantar (setiap karakter diwakili oleh 10 bit, dimana 3 bit untuk bit start, bit parity, dan bit stop) = 1000 x 10 = 10,000 % Penghantran = 7000/10000*100 = 70% Latihan: i) Hitung persentase penghantaran data secara Asynchoronous 50 data EBCDIC? ii) Jika satu mesin yang menggunakan kode EBCDIC 8 bit untuk satu karakter, hendak menghantar 1000 karakter memerlukan 10 karakter SYNC (8 bit setiap satu). Manakah yang baik penghantaraan secara serial segerak (syncronous) atau tidak segerak (asyncronous)? Berikan uraian anda perdasarkan persentase penghantaran. Simplex, Half-Duplex dan Full-Duplex *0 *1 *2 Jenis komunikasi pada penghantaran data terdiri atas tiga jenis, yaitu : simplex, half-duplex full-duplex.

i.

Simplex - satu arah saja. (contohnya: sistem penerima siaran radio atau televisi)

ii.

half-duplex - dua arah tetapi tidak pada waktu yang sama. (contohnya : sistem permainan radio handy talky, dimana terminal perlu menunggu jawaban dari host sebelum melakukan tindakan selanjutnya)

iii.

full-duplex - dua arah pada waktu yang sama. (contohnya : sistem Telepon, internet, dll, dimana terminal tidak perlu menunggu jawaban dari host untuk melakukan tindakan selanjutnya)

Analog Dan Digital Jenis data dalam penghantaran data terdiri atas 2, yaitu : *3 Analog, yaitu data yang sifatnya berbentuk selanjar (continuous), seperti suara, video, dan perakam suhu dan tekanan.

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 6

Jaringan Komputer
*4 Data Digital, yaitu data yang sifatnya diskrit (tetap) seperti text dan nombor, bentuk signal gelombang tegangan listrik yang tetap misalnya bit 1 diwakili oleh +5V dan bit 0 oleh +0V. Data digital dapat dibawa/diwakili oleh signal digital atau analog. Data digital diwakilkan oleh signal analog melalui pemodulatan. Data analog juga boleh diwakilkan oleh signal analog dan digital. Data analog diwakilkan oleh signal digital melalui alat yang dipanggil CODEC (Coder Decoder).

Data digital pada sistem komputer harus dirobah terlebih dahulu ke data analog sebelum dihantar melalui media komunikasi. Kelebihan Digital dibanding Analog *5 Data digital lebih tahan terhadap gangguan ('noise') karena: 1. lebih mudah mengenali bit 1 & bit 0 2. tidak mengumpulkan 'noise' seperti analog *6 Data digital lebih cocok untuk komunikasi komputer kerana data tidak perlu di 'modulate' *7 Dapat menggunakan kabel yang sama untuk membawa perbagai jenis data, seprti teks, suara & video kerana semuanya berbentuk bit. *8 Lebih mudah diengkrip menggunakan teknik perkomputeran yang canggih (komputer dapat melaksanakan algorithma yang kompleks). *9 Biaya pendigitalan semakin murah dengan adanya chip-chip yang begitu tinggi kemampuannya. Identitas data analog dan digital dapatdikenal dengan 3 cara, yaitu :

i. ii. iii.

data, yaitu asal informasi. signal, yaitu gelombang pembawa data. penghantaran, yaitu media penghantaran data

Penghantaran analog adalah penghantaran signal analog tanpa tergantung terhadap kandungan jenis data yang dibawa apakah analog atau digital. Bila amplifier digunakan untuk menguatkan semula gelombang (bersama 'noise') sehingga tidak dapat menggunakan penguat banyak-banyak, karena akan menyebabkan banyak noise yang terbawa sehingga data menjadi rusak disebabkan banyak mengandung gangguan (noise). Penghantaran Digital adalah penghantaran akan tergantung terhadap data yang dihantar yaitu digital. Penguat yang digunakan adalah repeater dan akan mengembalikan ke signal asal dengan bersih (tanpa ada 'noise'). Bandwidth Dan Kecepatan Penghantaran Bandwidth adalah pembedaan antara frekuensi yang tertinggi dengan frekuensi yang terendah pada satu saluran komunikasi data.Bandwidth untuk frekuensi 300 hingga 3100 Hz adalah 2800 Hz. Contohnya bandwidth untuk radio AM adalah 5 kHz dan FM adalah 18 kHz. Bandwidth sangat tergantung terhadap kecepatan penghantaran (lebih besar bandwidth maka lebih cepat penghantaran data). Menurut Nyquist (1928) kecepatan maksimal (dalam Baud) dalam saluran komunikasi adalah dua kali bandwidthnya, dengan rumus : B = 2W di mana B adalah kecepatan dalam Baud dan W adalah bandwidthnya dalam Hz. Dalam teori Nyquist, data yang dihantar menganggap tidak ada gangguan pada media penghantar data (noiseless). Dalam komunikasi data masih banyak faktor lain yang dapat menggangu kecepatan komunikasi data, seperti semakin besar bandwidth, semakin banyak signal dan semakin kurang 'noise' yang akan menyebabkan semakin bertambah kecepatan penghantaran. Menurut Claude Shanon, kecepatan maksimal (dalam bps) komunikasi adalah: C = W Log2(1+S/N) di mana C adalah kecepatan dalam bps, W adalah bandwidth dalam Hz dan S/N adalah nisbah isyarat terhadap 'noise' (perbandingan data terhadap gangguan). Contohnya jika bandwidth saluran adalah 4 kHz dan nisbah isyarat terhadap noise adalah 1000:1 maka kecepatannya adalah: C = 4000 Log2(1+1000/1) = 4000 Log2(1001) = 12001.7 bps

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 7

Jaringan Komputer

MEDIA PENGHANTAR DATA


Media Komunikasi Media komunikasi yaitu alat tempat jalur jalannya data. Media komunikasi terdiri atas 2, yaitu :

a. b.
1.

Guided (dipandu), yaitu media yang membawa data melalui saluran yang fisiknya dapat dilihat, seperti kabel telpon, kabel koaxial dan kabel serat optik. Unguided (Tidak dipandu), yaitu yang membawa data yang saluran fisiknya tidak dapat dilihat, seperti melalui udara, satelit dan infra merah.

Media Guided

Media jenis guided yang digunakan dalam komunikasi data terdiri atas : a. Twisted-Pair (2 kabel yang dijalin) Spesifikasi kabel ini adalah : Harganya paling murah dibandingkan dengan media komunikasi yang lain. Mengandung dua kabel tembaga yang dijalin (twist), dimana jalinan ini berfungsi untuk mengurangi gangguan. Sesuai untuk jarak jauh dengan frekuensi yang rendah. Bandwidth 3100 Hz (300 - 3400 Hz) dengan kecepatan penghantaran data antara 2400 bps - 28.8 Kbps (kilo bit per second) yang tergantung terhadap modulasi, kerapatan media dan teknologi lain interface yang digunakan. Dapat membawa data pada kecepatan 64 Kbps sampai 100 Mbps. Dapat digunakan untuk membawa data dan suara, yang biasanya digunakan pada telpon

Kelebihan media murah dan mudah dikendalikan dan kelemahaannya sangat mudah kena gangguan dibandingkan dengan media lain, seperti petir. Jenis media ini yang digunakan untuk jaringan komputer adalah kabel UTP (Unshielded Twisted Pair - terdiri atas 4 pasang twisted pair) dengan topologi Ring atau Star.

b.

Kabel Coaxial Spesifikasi kabel ini adalah : *10 Satu jenis kabel tembaga yang mengandung tiga lapisan pelindung untuk menghalangi gangguan. *11 Inteference dari luar akan diserap oleh konduktor luar dan dibumikan (ground) *12 Jenis kabel ini mempunyai beberapa jenis berdasarkan besar diameter nya. *13 Digunakan untuk frekuensi yang tinggi sampai 400 MHz, dan dapat membawa data sampai ratusan Mbps. *14 Media ini sering digunakan untuk kabel antena TV.

W a y a r te m b a g a ( k o n d u k to r d a la m ) Penebat Luar Penebat

K o n d u k to r l u a r (J a lin a n W a y a r Tem baga)

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 8

Jaringan Komputer

c.

Kabel Fiber Optic Spesifikasi kabel ini adalah : Ukurannya sangat kecil (seperti sebesar rambut). Terbuat dari kaca atau plastik, karena kaca dapat membawa data lebih jauh dengan menggunakan teknologi 'halide glass'. Mempunyai bandwidth dan kecepatan yang sangat tinggi (dalam LAN dapat membawa data dengan kecepatan rata-rata 100 Mbps). Menggunakan cahaya untuk membawa data, dengan metoda mehidupkan (switch on) atau mematikan (switch off) cahaya. Datanya tidak dapat terganggu oleh bunyi. Data yang sedang dihantar tidak dapat di sabotase dari luar karena pengkodean sangat rumit. Harga kabel dan interfacenya (FDDI - Fiber Distributed Data Interface) lebih mahal dibandingkan dengan kabel coaxial. Lebih tahan terhadap karat, kebakaran dan kilat, dan bahan kimia yang dapat merusaknya hanya asam hydroflourik.

2. Media Unguided Media jenis unguided yang digunakan dalam komunikasi data terdiri atas : a. Satelit Kelas frekuensi yang dapat dihantar oleh satelit terdiri atas :

i. ii. iii.

C-Band : dengan frekwensi 4-6 GHz (Giga Hertz) Ku-Band: dengan frekwensi 12-14 GHz Ku-Band: dengan frekwensi 20-30 GHz Kemampuan satelit, terdiri atas :

i. ii. iii. iv.

S a te lit 6 GHz (menaik)

Membawa data dengan kadar yang sangat cepat. Biaya yang murah Dapat menjangkau kawasan yang luas Penyampaian data tidak bergantung terhadap jarak

4 GHz (menurun)

C o n to h : C - B a n d ( 4 - 6 G H z )

A n te n a

A n te n a

Untuk menerima data di bumi menggunakan VSAT (Very Small Aperture Terminal), tetapi sangat bermasalah dalam keselamatan data dan gangguan hujan.

Gelombang Mikro

Spesifikasi media ini adalah : *15 Menggunakan cakram parabola untuk menerima atau menghantar data *16 penghantaran data harus dalam bentuk 'line of sight' (tidak boleh ada penghalang). *17 Sangat cocok untuk kawasan yang susah untuk pasang kabel. *18 Datanya mudah terganggu oleh hujan yang lebat dan asap. *19 Setiap jarak 25 - 30 batu harus menggunakan repeater. *20 Tidak begitu cocok untuk kawasan bandar udara kerana akan dapat bercampur dengan gelombang yang lain. Permodulasian dilakukan oleh alat MODEM (MOdulation & DEModulation), yaitu merobah signal digital dari komputer ke analog dan merobah kembali ke signal digital apabila data telah sampai ke komputer yang lain.

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 9

Jaringan Komputer

M O D E M : tu k a r d a ta d ig ita l k e b e n tu k a n a lo g m e n g g u n a k a n t e k n ik s e p e r t i A M , F M a t a u P M

M odem T e r m in a l

M odem H ost
T u k a r s e m u la k e d ig ita l

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 10

Jaringan Komputer

LOCAL AREA NETWORK (LAN)


Jaringan komputer adalah suatu rangkaian beberapa peralatan perkomputeran yang dapat melakukan pemakaian bersama-sama sumber dan pertukaran informasi. LAN adalah suatu jaringan komputer dalam jarak yang dekat, seperti yang dimiliki oleh organisasi dan mempunyai kecepatan komunikasi data yang tinggi. Ciri-Ciri LAN : Milik satu lembaga, yaitu komponen-komponen dalam LAN dimiliki oleh sasu organisasi. Kadar kecepatan komunikasi data yang sangat tinggi, antara 10 sampai 100 Mbps ke atas. Kadar kesalahan data selama komunikasi yang sangat rendah. Penghantaran data dilakukan secara Broadcast.

1. Komponen-komponen LAN Komponen dari suatu LAN terdiri atas : Peralatan pengkomputeran (komputer, modem, printer, storage dll).

Modem

Hard Disk CD Drive Card rangkaian (Network Interface Card-NIC)

Card Ethernet PCI - Pheripheral Component Interconection

Card Ethernet PCMCIA-Personal Computer Memory Card International Association

Card ISA-Industrial Standard Architecture

Sistem perkabelan (kabel, connector, terminator dll)

Terminator yang disambungkan dengan Ground Hubs atau concentrators

Software LAN (Sistem Operasi, seperti NOS, Windows, Windows NT, Unix, Novell dan software aplikasi)

Seperti Windows NT (New Technology) 2. Topologi Guided

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 11

Jaringan Komputer
Topologi merupakan tata bentuk susunan komputer terhadap pemasangan kabel dan pergerakan perputaran data dalam suatu jaringan. Topologi terdiri atas 3 bentuk utama yaitu : bus, cincin (ring) bintang (star)

Topologi dikelompokan atas 2 (dua) kategori, yaitu : Topologi fisikal, yaitu bentuk susunan yang dapat dilihat dengan mata kasar. Topologi logikal, yaitu bentuk susunan komputer dalam beroperasi melakukan pengiriman data yang tidak nampak dilihat dengan mata kasar seperti topologi jaringan internet. Oleh IEEE telah ditetapkan bahwa Ethernet disebut dengan istilah IEEE 802.3 dan token ring dalam IEEE 802.5. Khusus untuk IEEE 802.3 ada beberapa jenis topologi dan pengkabel, yaitu : IEEE 802.3 10Base5 (bus menggunakan thick coax)

IEEE 802.3 10Base2 (bus menggunakan thin coax) IEEE 802.3 10BaseT (star menggunakan UTP) IEEE 802.3 100BaseT (star menggunakan UTP, dengan kecepatan 100Mbps) IEEE 802.3 10BaseF (bus menggunakan Fiber Optic)

Kabel Fiber Optic

FDDI - Fiber Distributed Data Interface

Dalam jaringan topologi fisikal bintang tetapi topologi logikalnya adalah cincin. Contohnya, kita melihat bentuknya seperti bintang tetapi cara kerja dalamberoperasi adalah dalam bentuk susunan cincin.

Topologi Bus Topologi bus yaitu bentuk susunan komputer terhadap satu kabel panjang yang tidak bertemu antara awal dengan akhir. Peralatan pengkomputeran akan disambungkan terhadap kabel tersebut.

Ethernet

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 12

Jaringan Komputer
Topology Bus Bentuk Pemasangan Kabel,Connector

Pada setiap ujung dipasang Terminator (Resistor 50 ohm) dan satu ujung dihubungkan ke ground Spesifikasi peralatan : Kabel yang digunakan jenis Coaxial, maksimum panjang kabel 185 meter (untuk transmisi data yang baik).

T-Conector, yang berfungsi untuk penyambung antar komputer

Terminator, yaitu yang menghubungkan kawat inti dengan kawat yang dijalin dengan menggunakan resistor 50 ohm (1/4 watt) dengan identitas warna hijau, kuning, hitam dan emas (perak).

Conector biasa, yang berfungsi untuk penghubung ujung-ujung kabel.

BNC-Bayone-Neill-Concelman Thin Cable (tipis), maksimum panjang rentang kabel keseluruhan 185 meter dan Thick Cable sepanjang 500 meter.

Topologi Cincin (Ring) Pada topologi ini tidak dapat dilihat secara fisik (susunan komputer terhadap kabel), tetapi pergerakan data pada topologi ini berputar dalam suatu alat (hub) yang berbentuk cincin, sehingga pada topologi ini bentuk fisiknya sama dengan Star (Bintang)

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 13

Jaringan Komputer

Token Ring

Topologi Ring Spesifikasi topologi ini adalah : Maksimal banyak host adalah 96 Panjang kabel maksimum antar komputer 45 meter, dan maksimum panjang kabel keseluruhan 120 meter. Jenis kabel yang digunakan UTP (Unshielded Twisted Pair) dan pada setiap ujung kabel menggunakan RJ-45 connector.

RJ = Registered Jack Hub Ring Topology Topologi Bintang (Star) Satu bentuk susunan yang mempunyai satu pusat. Peralatan pengkomputeran di tarik dari pusat (hub).

Hub

Topologi Star

Hub

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 14

Jaringan Komputer

Spesifikasi topologi ini, adalah : Menggunakan kabel UTP.

Kabel UTP

Jack RJ-45

Kabel dg Jack RJ-45

Setiap ujung kabel menggunakan Jack RJ-45 untuk menghubungkan komputer dengan Hub. Dalam 3 (tiga) bentuk topologi utama dapat disatukan menjadi topologi Hybrid, baik gabungan bus dengan star, star dengan ring, ring dengan bus, atau gabungan seluruhnya.

Bentuk Topologi Hybrid Susunan pemasangan ujung kabel UTP pada setiap jack RJ-45 Nomor Pin RJ-45 Awal 1 2 3 4 5 6 7 8 Nomor Pin RJ45 Akhir (Normal) 1 2 3 4 5 6 7 8 Fungsi TX+ (signal Transmite +) TX- (signal Transmite -) RX+ (signal Receive +) Not connecting Not connecting RX- (signal Receive -) Not connecting Not connecting Warna Kabel Orange Putih Orange Hijau Putih Biru Biru Putih Hijau Coklat Putih Coklat Nomor Pin RJ-45 Akhir (by Pass) 3 6 1 4 5 2 7 8

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 15

Jaringan Komputer

3 Wireless / Nircable Jaringan Komputer Nirkabel (WLAN) Wireless LAN (WLAN) merupakan teknologi komunikasi data dan suara tanpa kabel yang dapat digunakan sebagai media komunikasi antar gedung Wireless LAN (WLAN) adalah sebuah sistem komunikasi yang di implementasikan sebagai pengembangan, atau alternatif untuk Wired Local Area Network. Menggunakan teknologi frekwensi radio (RF) Jaringan komputer nirkabel mengirim dan menerima data melalui udara dan mengurangi/ meniadakan kebutuhan penggunaan koneksi melalui kabel. Mengapa nirkabel? Dibanding jaringan Tradisional : Mobilitas->real-time-> Produktivitas Naik Fleksibilitas -> Tempat & Waktu Biaya Life Cycle

Skalabilitas -> Kemudahan dalam Topologi

MODEL KONEKSI 1. Point To Point (PtP) Suatu konfigurasi jaringan wireless yang hanya menghubungkan dua titik

Yang anda perlukan : sepasang perangkat CPE (Client Premise Equipment) dan router tower & shelter *) *) opsional 2 Point To MultiPoint (PtM) Suatu konfigurasi jaringan wireless yang menghubungkan banyak titik (multi point) dimana satu titik dipergunakan sebagai base yang melayani beberapa client.

Yang anda perlukan : sepasang perangkat client antenna/CPE (Client Premise Equipment) dan router sepasang perangkat base antenna/ BASE dan router Tower

APLIKASI Video Conferencing Sarana untuk mengadakan diskusi dari tempat yang berjauhan/dimana orang yang sedang rapat tersebut dapat terlihat pada layar monitor FTP : Merupakan Sarana untuk dapat mentransfer data dari suatu komputer ke komputer lain. Internet dedicated

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 16

Jaringan Komputer
Koneksi Internet 24 jam sehari dan 7 hari seminggu

P a k e t II I

G r id A n te n a 24 db

L M R 4 00 T O W ER D PR D

LAN

L IG H T N IN G PR O TEKTO R

G ri d A n te n a 24 db

P C R o u te r

LM R 400 TO W ER BAP PED A

LAN
LM R 600 L IG H T N IN G PR O TEKTO R TO W ER BT S K AN TO R G UBER N U R LM R 600

L I G H T N IN G PR O TEKTO R

P C R o u te r

P ic t a i l R o u te r R o u te r

G ri d A n te n a 24 db G r id A n te n a 24 db

LM R 400

T O W E R IN D O S A T n e t

LM R 400

LAN
L IG H T N IN G P R O TEKTO R LM R 400

TO W ER L I G H T N IN G PR O TEKTO R

LA N
P i c ta i l
P C R o u te r

TO WER L IG H T N IN G PR O TE KTO R P C R o u te r

P C R o u te r

R o u te r In d o s a t

Peralatan yang dibutuhkan : 1. Kabel LMR 400 2. Kabel LMR 600

3. Lightining Protector

4. . Pg Tail

5. PC Card + ISA Card 7. AP (Access Point)

6. PC Card 8. Antena Grid

9. 15 dBi 180 Degree

10. 20 dBI 90 Degree

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 17

Jaringan Komputer

11. Antena Omni

SIMULASI

I B M C o m p a ti b l e L a p to p c o m p u t e r

L a p to p c o m p u te r L a p t o p c o m p u te r

PROTOCOL
Protocol yaitu kumpulan aturan / prosedur yang mengendalikan pengoperasian unit-unit fungsional untuk melakukan hubungan komunikasi. Komponen : Aturan / prosedur, berfungsi untuk mengatur pembentukan / pemutusan hubungan dan mengatur proses transmisi data. Format / bentuk, berfungsi merepresentasikan data / pesan Kosakata / vocabulary, berfungsi untuk menterjemahkan pesan dan makna masing-masing pesan. Perbandingan antara Protocol dengan Bahasa Pemrograman Protocol Bahasa Pemrograman - Prosedur - Syntax

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 18

Jaringan Komputer
- Format - Kosakata 1. Model OSI International Organization for Standardization (ISO) telah mengembangakan sebuah model dari arsitektur komunikasi data pada komputer (jaringan) yang diberi nama Open Systems Interconnection (OSI). Tujuan dari pembuatan model ini adalah untuk mempromosikan interkoneksi antar jaringan yang beragam. Prinsip dari model OSI adalah lapisan (layer), yang setiap lapisan mempunyai fungsi yang spesifik. OSI memberikan 7 lapisan sebagai berikut : Komputer A Komputer B 7 7 Lapisan Aplikasi Lapisan Aplikasi (Application layer) (Application laye) 6 Lapisan Persembahan (Presentation layer) 5 Lapisan Sesi (Session layer) 4 Lapisan Pengangkutan (Transport layer) 3 Lapisan Jaringan (Network layer) 2 Lapisan Penghubung Data (Data Lk layer) 1 Lapisan Fisik (Physical layer) 6 Lapisan Persembahan (Presentation layer) 5 Lapisan Sesi (Session layer) 4 Lapisan Pengangkutan (Transport layer) 3 Lapisan Jaringan (Network layer) 2 Lapisan Penghubung Data (Data Link layer) 1 Lapisan Fisik (Physical layer) - Grammer - Semantic

=========

Lapisan 1. Physical Layer (Lapisan Fisik) Lapisan ini mendefinisikan tentang krakteristik dari signal secara mekanik, elektrik (tegangan listrik) dan prosedural. Sebagai contoh adalah transmisi serial pada RS 232 (DB-25) yaitu transmisi bit per bit dengan kecepatan 300 bps keatas. Lapisan ini mengirim dan menerima aliran bits (bit stream) melalui media fisik komunikasi. Lapisan 2. Data Link Layer (Lapisan Penghubung Data) Lapisan ini secara fungsional dan prosedural membuka dan menutup hubungan antar simpul. Data yang diterima dari lapisan 3 (network layer) akan dibungkus dan dikirim kelapisan 1 sebagai frame. Lapisan ini berhubungan langsung dengan Network Interface Card (NIC), melakukan data buffering (menahan), medeteksi kolisi (rusak) dan syncronisasi transmisi. Lapisan 3. Network Layer (Lapisan Jaringan) Lapisan ini bertugas menyiapkan hubungan virtual dengan partner yang akan dituju.Lapisan ini membangun hubungan, menjaga kelancaran hubungan dan memutuskan hubungan. Untuk membangun hubungan tentunya diperlukan identitas dari si pengirim dan si penerima melalui Network Address. Lapisan 4. Transport Layer (Lapisan Pengangkut) Lapisan ini bertanggung jawab atas pengiriman data antara 2 simpul (node) dan menjaga bahwa data yang dikirim sampai ketempat tujuan sepenuhnya. Lapisan 5. Session Layer (Lapisan Sesi) Lapisan ini bertugas membangun dan menutup sesi dari dialog, data exchange, alur informasi (simplex, half duplex atau full duplex). Lapisan 6. Pressentation Layer (Lapisan Persembahan) Lapisan ini bertugas mempresentasikan informasi dengan semantik yang sama walaupun mungkin berbeda syntax. Sebagai contoh adalah fromat data, encryption / decryption. Lapisan 7. Application Layer (Lapisan Aplikasi) Lapisan ini memberikan layanan langsung kepada pemakainya, misalnya layanan transfer data, remote login dan File Transfer Protocol (FTP), Hyper Text Transfer Protocol (HTTP), World Wide Web (WWW), dan juga lainnya. 2. Protocol Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP/IP) TCP/IP lahir dari sebuah proyek yang dibiayai oleh Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) pada tahun 1969, jauh sebelum model OSI dipublikasikan. TCP/IP mulai populer pada pengembangannya di Uneversitas Berkeley, Amerika Serikat dan di implementasinya dalam sistem berbasisi UNIX (Berkeleys Version). Penerapan protocol ini menjadi jaringan terbesar di dunia, yang dikenal dengan internet. Kata internet awalnya berasal dari protocol IP (Internet Protocol), yang mana kemudian pada setiap jaringan yang menggunakan IP tersebut dinamakan internet. Terminologi ini kemudian menjadi rancu, karena itu dibedakan antara internet (huruf i kecil) dengan Internet (huruf I

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 19

Jaringan Komputer
besar). The Internet adalah nama jaringan komputer (worldwide), sedangkan internet adalah jaringan yang terdiri atas beberapa komputer yang membentuk satu logical network dengan menggunakan IP.

G k lllll jg k

Pada awal penerapan jaringan ini hanya menerapkan 2 buah host pada UCLA dengan Sigma dan setelah itu digabungkan menjadi 3 host dengan topologi Ring (cincin).

Pada tahun1971, hampir menjangkau seluruh universitas di Amerika Serikat, dan tahun 1989 telah memakai media komunikasi satelit.

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 20

Jaringan Komputer

Setelah diangkatnya Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, dan Wakilnya Al Gore tahun 1990, Internet di sebarkan keseluruh negara di dunia yang di prakarsai oleh wakil Presiden Amerika Serikat dengan pemakaian banyak satelit dan antena penerima di seluruh dunia. Di Indonesia pusat penerimaannya berada pada VSAT yang ada di Jati Luhur (Jawa) dan untuk mengurus alamat (IP-Address) setiap Domain id pada Univesitas Indonesi (UI).

Infrastruktur kabel di Asia tahun 1996 Disusun oleh : Dosen UPI YPTK Halaman 21

Jaringan Komputer

Infrastructur media penghantar di dunia tahun 1996

Infrastructur media penghantar data di seluruh dunia bulan November 1999 Tujuan perancangan TCP/IP : Standard protocol yang terbuka (Open), yaitu spesifikasi dapat diperoleh dengan bebas dan dikembangkan sesuai dengan hardware yang dimiliki. Dengan demikian TCP/IP dapat di implementasikan pada platform hardware yang beragam. Tidak tergantung pada jaringan fisik hardware, yaitu TCP dapat diintegrasikan pada jaringan fisik yang bermacammacam, misalnya melalui Bus (Ethernet), Token Ring, Diul-up (Telepon), RS-232 dan media transmisi data lainnya. Skema Address yang luas, yaitu memungkinkan komputer mempunyai identitas tunggal (IP-Address), sehingga walaupun mempunyai jangkauan internasional (worldwide), komputer manapun dapat dicapai dengan mudah karena mempunyai identitas yang jelas. Standard Aplikasi, yaitu utilitas standard yang akan memudahkan pemakaiannya dalam melakukan file transfer, remote login dan remote exicution. Untuk mencapai tujuan ini, perancang TCP/IP memerlukan 4 lapisan protocol (layer), masing-masing berupa : 1. 2. 3. 4. Data link & physical layer Protocol internet Protocol TCP & UDP Protocol Aplikasi

Perbandingan Protocol OSI dengan TCP/IP OSI 7. Lapisan Aplikasi (Application layer) TCP/IP 4. Protocol Aplikasi

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 22

Jaringan Komputer
6. Lapisan Persembahan (Presentation layer) 5. Lapisan Sesi (Session layer) 4. Lapisan Pengangkutan (Transport layer) 3. Lapisan Jaringan (Network layer) 2. Lapisan Penghubung Data (Data Link layer) 1. Lapisan Fisik (Physical layer) 1. Data Link & Physical Layer (lapisan fisik) Merupakan protocol yang menghubungkan media fisik komunikasi yang digunakan. Dengan demikian bila terjadi pertukaran atau penggantian media transmisi, maka hanya lapisan ini saja yang dirubah, sedangkan lapisan lainnya tidak perlu dimodifikasi. Lapisan ini adalah lapisan pertama yang berhubungan langsung dengan Network Interface Card dan Transmisi data ketempat tujuan. Paket data yang dikirim melalui lapisan ini disebut juga frame. 2. Protocol Internet Lapisan ini mengorganisasikan pengiriman data ke host yang dituju melalui network address dan disebut sebagai Internet Protocol (IP). Protocol ini mensyaratkan bahwa setiap Host (simpul) mempunyai address tunggal (unique). Address ini adalah identitas Host yang disebut sebagai IP-Address. Internet Protocol mengirim paket data secara unreliable atau disebut sebagai connectionless. Unreliable artinya Internet Protocol tidak memberikan jaminan atas keberhasilan pengiriman paket tersebut. Protocol ini menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada lapisan diatasnya. Setiap pengiriman IP-Data paket tidak diperlukan ACKnowledge, atau jawaban dari si penerima, apakah paket tersebut telah diterima dengan baik atau tidak. Disebut connectionless karena protocol ini tidak memerlukan insialisasi hubungan, artinya IP mengirimkan paket tanpa lebih dahulu memberi tahu partnet yang dituju (analogi dengan POS). Setiap pengirim paket, IP menambahkan informasi pada paket tersebut berupa IP header yang berisi anatara lain : Info tentang versi, panjang data, id, time to live dan lain-lain IP-Address dari si Pengirim (32 bit) IP-Address dar si Penerima (32 bit) Options Data yang dikirim IP header data

3. Protocol TCP & UDP 2. Protocol internet

1. Data link physical layer

Banyak IP-Addres yang tersedia adalah 2 32 (Internet Protocol Versi 4 = IPV4) = 4.295.067.296 Paket Fragmentasi merupakan untuk mengirim data yang besar melebihi kapasitas pengirim paket, maka data tersebut akan dipecah menjadi paket-paket yang lebih kecil, sesuai dengan kemampuan bandwidth yang ada. Contohnya mengirim data sebanyak 850 bytes : Fragment 1: Data length = 240 More = 1 Fragment 2: Data length = 240 More = 1 Fragment 3: Data length = 240 More = 1 Fragment 4: Data length = 240 More = 1 Fragment 5: Data length = 130 More = 0 Internet Protocol Address (IpA) Setiap Host harus mempunyai Internet Protocol (IP) Address sebagai identifikasi yang terdiri dari atas 32 bit dengan nilai : 00000000.0000000.0000000.00000000 s/d 11111111.11111111.1111111.1111111 dengan nilai desimal 0.0.0.0 sampai dengan 255.255.255.255 Dalam address ini selain diketahui nomor ID dari Host, juga harus dijelaskan, di jaringan mana Host tersebut berada. Dengan demikian selain Host-ID diperlukan juga ID nomor jaringan (Network-ID) Struktur IP-Address : <Network-ID, Host-ID> Sebagai contoh dibuat 3 jaringan sebagai berikut : Disusun oleh : Dosen UPI YPTK Halaman 23

Jaringan Komputer

Jaringan 1 dengan 4 Host : Host A: <1, 1> Host B: <1, 2> Host C: <1, 3> Host D: <1, 4> Jaringan 2 dengan 2 Host : Host E: <2, 1> Host F: <2, 2> Jaringa 3 dengan 3 Host : Host G: <1, 1> Host H: <3, 2> Host I : <3, 3> Limitasi dari IP-Address telah ditentukan yaitu 32 bit, sehingga 32 bit ini harus dibagi dengan Network-ID dan Host-ID. Pembagian 32 bit ini membentuk 3 tiga Kelas besar utama, yang dibagi menjadi 4 buah desimal dengan masing-masing mempunyai nilai 0 s/d 255 dengan notasi sebagai berikut : xxx.xxx.xxx.xxx (xxx = 0 s/d 255)

Selanjutnya address ini dibagi menjadi nnn = 0, , 255 sebagai Network-ID dan hhh = 0, , 255 sebagai Host-ID. Kelas A : nnn.hhh.hhh.hhh

nnn adalah Network-ID yang bernilai antara 1 sampai dengan 127 dan hhh adalah Host-ID yang bernilai antara 0 sampai dengan 255. Kelas B : nnn.NNN.hhh.hhh

nnn adalah Network-ID yang bernilai antara 128 sampai dengan 190, NNN juga merupakan Network-ID yang bernilai antara 0 sampai dengan 255 dan hhh adalah Host-ID yang bernilai antara 0 sampai dengan 255. Kelas C : nnn.NNN.NNN.hhh

nnn adalah Network-ID yang bernilai antara 191 sampai dengan 244, NNN juga merupakan Network-ID yang bernilai antara 0 sampai dengan 255 dan hhh adalah Host-ID yang bernilai antara 0 sampai dengan 255. Kapan suatu jaringan memakai kelas A, B, atau C tergantung pada kebutuhan dan kondisi yang ada. Tetapi untuk pemakai Internet seluruh dunia, IP-Address ini sudah ditetapkan oleh Amerika (ARPANet) dan untuk jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP yang tidak terhubung ke Internet dapat merancang IP-Address sendiri sesuai kebutuhan atau banyaknya Host yang terhubung ke dalam satu jaringan, untuk keterangan lebih banyak Network dan Host dapat dilihat dari tabel dibawah ini. Kelas A B C Jumlah Maksimum Network 126 16.384 2.097.152 Jumlah Maksimum Host setiap satu Network. 16.777.216 65.536 255

Sebagai contoh jaringan sebelumnya, dengan menggunkan IP-Address Kelas B, yaitu jaringan 1 = 131.0, jaringan 2 = 133.0, dan jaringan 140.1. Jaringan 1 dengan 4 Host : Host A : 131.0.0.1 Host B : 131.0.0.2 Host C : 131.0.0.3 Host D : 131.0.0.4 Jaringan 2 dengan 2 Host : Host E : 133.0.0.1 Host F : 133.0.0.2 Jaringan 3 dengan 3 Host : Host G : 140.0.0.1 Host H : 140.0.0.2 Host I : 140.0.0.3 Untuk merancang IP-Address dalam suatu jaringan tidak dapat hanya menggunakan sembarang saja, karena akan mengganggu Routing (perputaran) data dalam komunikasi, yang menyebabkan transmisi data antar Host akan lambat dan lama atau host tersebut tidak bisa komunikasi dengan host lain. Untuk meningkatkan transmisi yang cepat maka IP-Address di dampingi oleh address lain, yaitu : Netmask Address (NmA) Yaitu suatu address yang berfungsi membatasi routing dalam suatu jaringan, sehingga akan meningkatkan kecepatan transmisi data. Susunan Netmask Addres disesuaikan dengan kelas yang telah ditetapkan dalam suatu jaringan, yaitu : Kelas A Kelas B Kelas C : 255.mmm.mmm.mmm : 255.255.mmm.mmm : 255.255.255.mmm Disusun oleh : Dosen UPI YPTK Halaman 24

Jaringan Komputer

dimana mmm berniali antara 0 sampai dengan 255. Salah satu cara merancang menentukan IP-Address, Broadcast Address, dan Netmask Address dalam suatu jaringan sebagai berikut : Jika diketahui jumlah host, maka untuk mencari address adalah : Cari Netmask Address Tentukan Kelas (sesuai aturan) Tentukan Network-id (sesuai aturan) Cari Host-id awal dan host-id akhir

Contoh, jika diketahui jumlah host dalam satu jaringan adalah 62 Komputer / host. Penyelesaian : Diket: Jumlah_host = 62 Dit : Kelas (juga termasuk Network-ID) Netmask Address (NmA) IP-Address (IpA) Jawab. - Alamat Dasar : 11111111.11111111.11111111.11111111 - Jumlah host : 00000000.00000000.00000000.00111111 (jumlah_host menjadi 63) 11111111.11111111.11111111.11000000 - Netmask Address : 255.255.255.192 (mmm = 192) - Karena 255 ada 3 kelompok, maka kelasnya adalah C - Tetapkan Network-ID, misalnya : 202.155.10.hhh (utk kelas C, kelompok pertama harus bernilai antara 191 s/d 244) - cari hhh awal = mmm jumlah_host = 192 63 = 129 - cari hhh akhir = mmm 1 = 192 1 = 191

- Sehingga untuk host-id setiap host adalah anatara 129 samapai dengan 191. Seperti : 202.155.10.129, 202.155.10.130, 202.155.10.131. ,dst samapai 202.155.10.191 Jika diketahui sebuah IP-Address dan Netmask Address dari sebuah jaringan, maka untuk mencari Ip-address yang lain adalah : Cari Jumlah host Cari host-id awal dan akhir

Contoh, jika diketahui sebuah Netmask address adalah 255.255.255.224 dan salah satu IP-addressnya adalah 202.155.13.197 Penyelesaian : Diket: - Netmask Address = 255.255.255.224 - Network-Id = 202.155.13.hhh Dit : Jumlah host

setiap host-id awal dan host-id akhir.

Jawab. - Kelas IP-Address adalah : C, karena jumlah network-id dari netmask address 255.255.255, - Network-ID : 202.155.13.hhh - Jumlah host untuk kelas C adalah maksimum 255 jumlah_host = 255 - mmm Maka, jumlah_host = 255 - 224 = 31 - IP-address untuk masing masing host adalah : Host-Id awal = mmm - jumlah host = 224 - 31 = 193, sehingga alamat IP-Address awal adalah : 202.155.13.193 Host-Id akhir = mmm - 1 = 224 - 1 = 223, sehingga alamat IP-Address akhir adalah : 202.155.13.223 Sehingga untuk host-id setiap host adalah anatara 193 samapai dengan 223.

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 25

Jaringan Komputer

2 2 5 .1 .1 3 0 .1 5 3 9 2 2 5 .1 .2 3 0 .1 5 3 2 Tabel Netmask Address Kelas C

2 2 5 .1 .1 4 d se ru y ,,, 0 .1 5 3 9 , an te sn a

Binary 11111111.11111111.11111111.11111111 11111111.11111111.11111111.11111110 11111111.11111111.11111111.11111100 11111111.11111111.11111111.11111000 11111111.11111111.11111111.11110000 11111111.11111111.11111111.11100000 11111111.11111111.11111111.11000000 11111111.11111111.11111111.10000000 11111111.11111111.11111111.00000000 11111111.11111111.11111110.00000000 11111111.11111111.11111100.00000000 11111111.11111111.11111000.00000000 11111111.11111111.11110000.00000000 11111111.11111111.11100000.00000000 11111111.11111111.11000000.00000000 11111111.11111111.10000000.00000000 11111111.11111111.00000000.00000000 11111111.11111110.00000000.00000000 11111111.11111100.00000000.00000000 11111111.11111000.00000000.00000000 11111111.11110000.00000000.00000000 11111111.11100000.00000000.00000000 11111111.11000000.00000000.00000000 11111111.10000000.00000000.00000000 11111111.00000000.00000000.00000000

Desimal 255.255.255.255 255.255.255.254 255.255.255.252 255.255.255.248 255.255.255.240 255.255.255.224 255.255.255.192 255.255.255.128 255.255.255.0 255.255.254.0 255.255.252.0 255.255.248.0 255.255.240.0 255.255.224.0 255.255.192.0 255.255.128.0 255.255.0.0 255.254.0.0 255.252.0.0 255.248.0.0 255.240.0.0 255.224.0.0 255.192.0.0 255.128.0.0 255.0.0.0

Jumlah Host 0 1 3 7 15 31 63 127 255 511 1.023 2.047 4.095 8.191 16.383 32.767 65.535 131.071 262.143 524.287 1.048.575 2.097.151 4.194.303 8.388.608 16.777.215

Tabel Jangkauan Ip-Address Host setiap jaringan Kelas Netmask Address C 255.255.255.255 255.255.255.254 255.255.255.252 255.255.255.248 255.255.255.240 255.255.255.224 255.255.255.192 255.255.255.128 255.255.255.0 B 255.255.254.0 255.255.252.0 255.255.248.0 255.255.240.0 255.255.224.0 255.255.192.0 255.255.128.0 255.255.0.0 A 255.254.0.0 255.252.0.0 255.248.0.0 255.240.0.0 255.224.0.0 255.192.0.0 255.128.0.0 255.0.0.0

IP-Address Awal nnn.NNN.NNN.nnn.NNN.NNN.253 nnn.NNN.NNN.249 nnn.NNN.NNN.241 nnn.NNN.NNN.225 nnn.NNN.NNN.193 nnn.NNN.NNN.129 nnn.NNN.NNN.1 nnn.NNN.NNN.0 nnn.NNN.253.0 nnn.NNN.249.0 nnn.NNN.241.0 nnn.NNN.225.0 nnn.NNN.193.0 nnn.NNN.129.0 nnn.NNN.1.0 nnn.NNN.0.0 nnn.253.0.0 nnn.249.0.0 nnn.241.0.0 nnn.225.0.0 nnn.193.0.0 nnn.129.0.0 nnn.1.0.0 nnn.0.0.0

IP-Address Akhir nnn.NNN.NNN.nnn.NNN.NNN.253 nnn.NNN.NNN.251 nnn.NNN.NNN.247 nnn.NNN.NNN.239 nnn.NNN.NNN.223 nnn.NNN.NNN.191 nnn.NNN.NNN.127 nnn.NNN.NNN.254 nnn.NNN.253.254 nnn.NNN.251.254 nnn.NNN.247.254 nnn.NNN.239.254 nnn.NNN.223.254 nnn.NNN.191.254 nnn.NNN.127.254 nnn.NNN.254.254 nnn.253.254.254 nnn.251.254.254 nnn.247.254.254 nnn.239.254.254 nnn.223.254.254 nnn.191.254.254 nnn.127.254.254 nnn.254.254.254

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 26

Jaringan Komputer
IP-Address kelas C dapat dibagi lagi menjadi kela D, E, dan F. Untuk kelas D memakai Netmask 255.255.255.240, yang jumlah host yang dapat disambungkan adalah 15 (00001111) komputer. Subnets bit 0001xxxx 0010xxxx 0011xxxx 0100xxxx 0101xxxx 0110xxxx 0111xxxx 1000xxxx 1001xxxx 1010xxxx 1011xxxx 1100xxxx 1101xxxx 1110xxxx IP-address awal xxx.xxx.xxx.17 xxx.xxx.xxx.33 xxx.xxx.xxx.49 xxx.xxx.xxx.65 xxx.xxx.xxx.81 xxx.xxx.xxx.97 xxx.xxx.xxx.113 xxx.xxx.xxx.129 xxx.xxx.xxx.145 xxx.xxx.xxx.161 xxx.xxx.xxx.177 xxx.xxx.xxx.193 xxx.xxx.xxx.209 xxx.xxx.xxx.225 Host-id Komputer lain xxx.xxx.xxx.18 s/d xxx.xxx.xxx.30 xxx.xxx.xxx.34 s/d xxx.xxx.xxx.46 xxx.xxx.xxx.50 s/d xxx.xxx.xxx.62 xxx.xxx.xxx.66 s/d xxx.xxx.xxx.78 xxx.xxx.xxx.82 s/d xxx.xxx.xxx.94 xxx.xxx.xxx.98 s/d xxx.xxx.xxx.110 xxx.xxx.xxx.114 s/d xxx.xxx.xxx.126 xxx.xxx.xxx.130 s/d xxx.xxx.xxx.142 xxx.xxx.xxx.146 s/d xxx.xxx.xxx.158 xxx.xxx.xxx.162 s/d xxx.xxx.xxx.174 xxx.xxx.xxx.178 s/d xxx.xxx.xxx.190 xxx.xxx.xxx.194 s/d xxx.xxx.xxx.206 xxx.xxx.xxx.210 s/d xxx.xxx.xxx.222 xxx.xxx.xxx.226 s/d xxx.xxx.xxx.238 IP-Address Akhir xxx.xxx.xxx.31 xxx.xxx.xxx.47 xxx.xxx.xxx.63 xxx.xxx.xxx.79 xxx.xxx.xxx.95 xxx.xxx.xxx.111 xxx.xxx.xxx.127 xxx.xxx.xxx.143 xxx.xxx.xxx.159 xxx.xxx.xxx.175 xxx.xxx.xxx.191 xxx.xxx.xxx.207 xxx.xxx.xxx.223 xxx.xxx.xxx.241

Untuk kelas E dengan Netmask 255.255.255.248 dapat menggunakan 7 (00000111) buah host dengan host-id sebagai berikut : Subnets bit IP-address awal Host-id Komputer lain IP-Address Akhir 00001xxx xxx.xxx.xxx.9 xxx.xxx.xxx.10 s/d xxx.xxx.xxx.14 xxx.xxx.xxx.15 00010xxx xxx.xxx.xxx.17 xxx.xxx.xxx.18 s/d xxx.xxx.xxx.23 xxx.xxx.xxx.24 00100xxx xxx.xxx.xxx.33 xxx.xxx.xxx.34 s/d xxx.xxx.xxx.38 xxx.xxx.xxx.39 00110xxx xxx.xxx.xxx.49 xxx.xxx.xxx.50 s/d xxx.xxx.xxx.54 xxx.xxx.xxx.55 01000xxx xxx.xxx.xxx.65 xxx.xxx.xxx.66 s/d xxx.xxx.xxx.70 xxx.xxx.xxx.71 01010xxx xxx.xxx.xxx.81 xxx.xxx.xxx.82 s/d xxx.xxx.xxx.86 xxx.xxx.xxx.87 01100xxx xxx.xxx.xxx.97 xxx.xxx.xxx.98 s/d xxx.xxx.xxx.102 xxx.xxx.xxx.103 01110xxx xxx.xxx.xxx.113 xxx.xxx.xxx.114 s/d xxx.xxx.xxx.118 xxx.xxx.xxx.119 10000xxx xxx.xxx.xxx.129 xxx.xxx.xxx.130 s/d xxx.xxx.xxx.134 xxx.xxx.xxx.135 10010xxx xxx.xxx.xxx.145 xxx.xxx.xxx.146 s/d xxx.xxx.xxx.150 xxx.xxx.xxx.151 10100xxx xxx.xxx.xxx.161 xxx.xxx.xxx.162 s/d xxx.xxx.xxx.166 xxx.xxx.xxx.167 10110xxx xxx.xxx.xxx.177 xxx.xxx.xxx.176 s/d xxx.xxx.xxx.182 xxx.xxx.xxx.183 11000xxx xxx.xxx.xxx.193 xxx.xxx.xxx.194 s/d xxx.xxx.xxx.198 xxx.xxx.xxx.199 11010xxx xxx.xxx.xxx.209 xxx.xxx.xxx.210 s/d xxx.xxx.xxx.214 xxx.xxx.xxx.215 11100xxx xxx.xxx.xxx.225 xxx.xxx.xxx.226 s/d xxx.xxx.xxx.230 xxx.xxx.xxx.231 11110xxx xxx.xxx.xxx.241 xxx.xxx.xxx.242 s/d xxx.xxx.xxx.246 xxx.xxx.xxx.247 Untuk kelas F dengan Netmask 255.255.255.252 dapat menggunakan 3 (00000011) buah host dengan host-id sebagai berikut : Subnets bit 000001xx 000010xx 000100xx 001000xx 001100xx 010000xx 010100xx 011000xx 011100xx 100000xx 100100xx 101000xx 101100xx 110000xx 110100xx 111000xx 111100xx 111110xx IP-address awal xxx.xxx.xxx.5 xxx.xxx.xxx.9 xxx.xxx.xxx.17 xxx.xxx.xxx.33 xxx.xxx.xxx.49 xxx.xxx.xxx.65 xxx.xxx.xxx.81 xxx.xxx.xxx.97 xxx.xxx.xxx.113 xxx.xxx.xxx.129 xxx.xxx.xxx.145 xxx.xxx.xxx.161 xxx.xxx.xxx.177 xxx.xxx.xxx.193 xxx.xxx.xxx.209 xxx.xxx.xxx.225 xxx.xxx.xxx.242 xxx.xxx.xxx.249 Host-id Komputer lain xxx.xxx.xxx.6 xxx.xxx.xxx.10 xxx.xxx.xxx.18 xxx.xxx.xxx.34 xxx.xxx.xxx.50 xxx.xxx.xxx.66 xxx.xxx.xxx.82 xxx.xxx.xxx.98 xxx.xxx.xxx.114 xxx.xxx.xxx.130 xxx.xxx.xxx.146 xxx.xxx.xxx.162 xxx.xxx.xxx.176 xxx.xxx.xxx.194 xxx.xxx.xxx.210 xxx.xxx.xxx.226 xxx.xxx.xxx.242 xxx.xxx.xxx.250 IP-Address Akhir xxx.xxx.xxx.7 xxx.xxx.xxx.11 xxx.xxx.xxx.19 xxx.xxx.xxx.35 xxx.xxx.xxx.51 xxx.xxx.xxx.67 xxx.xxx.xxx.83 xxx.xxx.xxx.99 xxx.xxx.xxx.115 xxx.xxx.xxx.131 xxx.xxx.xxx.147 xxx.xxx.xxx.163 xxx.xxx.xxx.179 xxx.xxx.xxx.195 xxx.xxx.xxx.211 xxx.xxx.xxx.227 xxx.xxx.xxx.243 xxx.xxx.xxx.251

Untuk IP-Address Kelas A dan B dapat menggunakan Netmask Address Kelas C, D , E, dan F, dan Kelas A dapat menggunakan Netmask B, C, D, E,dan F yang berfungsi untuk membatasi banyak host. Gateway Address (GwA) Address ini berfungsi untuk menghubungkan rangkaian yang mempunyai Network-ID yang berbeda, seperti pembuatan IP-Address semu pada Proxy atau Firewall. Contohnya. 2 (dua) buah jaringan yang digabungkan dengan identitas sebagai berikut : Network A, dengan network-id 202.155.10.hhh mempunyai 15 host dengan hhh dari 17 sampai dengan 31. Network B, dengan network-id 202.155.13.hhh mempunyai 61 host, dnegan hhh 129 sampai dengan 190. Maka 1 (satu) unit host dijadikan gateway dengan memasang 2 buah NIC, dengan identitas eth0 dan eth1. Address Eth0 adalah sebagai berikut : IP-Address : 202.155.10.67 Netmask : 255.255.255.240 Gateway : 202.155.13.130 Address Eth1 adalah sebagai berikut : IP-Address : 202.155.13.130 Netmask : 255.255.255.192 Gateway : 202.155.10.67

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 27

Jaringan Komputer

Domain Name
Tahun 1990, Internet disebarkan ke seluruh dunia, sehingga setiap komputer dapat berkomunikasi dengan Internet (Kenzie AM, 2003). Internet mempunyai aturan (protocol) yang terbuka sehingga setiap data dan informasi dapat ditemukan dan diambil (find & get) tanpa harus tahu di komputer mana data dan informasi tersebut berada (Naam J, 2001). Internet memiliki 3 (tiga) layanan utama, yaitu : Informasi, yaitu layanan dalam bentuk menyajian informasi, seperti : Hyper Text Transfer Protocol (http) World Wide Web (www) Home Page Situs Portal 2. Pesan, yaitu layanan komunikasi dalam bentuk pesan, seperti : Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) Electronic mail (e-mail) Chatting 3. Transfer file, yaitu layanan pengambilan file (berkas data), sepeti : File Transfer Protocol (ftp) Download Attachment file Untuk semua layanan ini berada pada komputer-komputer yang mempunyai nama identitas yang spesifik (Domain Name) untuk kategori data dan informasi yang terkandung dalam setiap komputer. Struktur dari identitas komputer dikelompokan atas 2, yaitu : 1.

1. 2.

Dalam Amerika Serikat, adalah Jenis_layanan.nama_komputer.kategori

Diluar Amerika Serikat, adalah Jenis_layanan.nama_komputer.kategori.singkatan_negara Yang menentukan jenis informasi yang terkandung dalam komputer tersebut adalah kategori. Kategori untuk dalam Amerika Serikat terdiri atas 3 (tiga) huruf dan diluar Amerika Serikat terdiri atas 2 (dua) huruf. Tabel Pemakaian kategori identitas komputer Dalam AS com gov mil org net Luar AS co go mi or net Deskripsi Commercial Government Military Organization Network Keterangan Komersil / Bisnis Pemerintahan Militer Organisasi Jaringan

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 28

Jaringan Komputer
edu ac Education/Academic Pendidikan

Bahan-bahan ajar dapat diambil dari komputer yang mempunyai kategori dari identitas edu untuk dalam Amerika Serikat atau ac untuk luar Amerika Serikat. Untuk singkatan negara yang ada diluar Amerika Serikat adalah sebagai berikut :

Disusun oleh : Dosen UPI YPTK

Halaman 29

Jaringan Komputer
ad:Andorra ae:United Arab Emirates af:Afghanistan ag:Antigua and Barbuda ai:Anguilla al:Albania am:Armenia an:Netherlands Antilles ao:Angola aq:Antarctica ar:Argentina as:American Samoa at:Austria au:Australia aw:Aruba az:Azerbaijan ba:Bosnia and Herzegowina bb:Barbados bd:Bangladesh be:Belgium bf:Burkina Faso bg:Bulgaria bh:Bahrain bi:Burundi bj:Benin bm:Bermuda bn:Brunei Darussalam bo:Bolivia br:Brazil bs:Bahamas bt:Bhutan bv:Bouvet Island bw:Botswana by:Belarus bz:Belize ca:Canada cc:Cocos (Keeling) Islands cd:Congo cf:Central African Republic cg:Congo ch:Switzerland ci:Cote D'Ivoire ck:Cook islands cl:Chile cm:Cameroon cn:China co:Colombia cr:Costa Rica cu:Cuba cv:Cape Verde cx:Christmas Island cy:Cyprus cz:Czech Republic de:Germany dj:Djibouti dk:Denmark dm:Dominica do:Dominican Republic dz:Algeria ec:Ecuador ee:Estonia eg:Egypt eh:Western Sahara er:Eritrea es:Spain et:Ethiopia fi:Finland fj:Fiji fk:Falkland Islands (Malvinas) fm:Micronesia fo:Faroe Islands fr:France fx:France, Metropolitan ga:Gabon gd:Grenada ge:Georgia gf:French Guiana gh:Ghana gi:Gibraltar gl:Greenland gm:Gambia gn:Guinea gp:Guadeloupe gq:Equatorial Guinea gr:Greece gs:South Georgia and the South Sandwich Islands gt:Guatemala gu:Guam gw:Guinea-Bissau gy:Guyana hk:Hong Kong hm:Heard and Mc Donald Islands hn:Honduras hr:Croatia (Hrvatska) ht:Haiti hu:Hungary id:Indonesia ie:Ireland il:Israel in:India io:British Indian Ocean Territory iq:Iraq ir:Iran is:Iceland it:Italy jm:Jamaica jo:Jordan jp:Japan ke:Kenya kg:Kyrgyzstan kh:Cambodia ki:Kiribati km:Comoros kn:Saint Kitts and Nevis kp:Korea (North) kr:Korea kw:Kuwait ky:Cayman Islands kz:Kazakhstan la:Laos lb:Lebanon lc:Saint Lucia li:Liechtenstein lk:Sri Lanka lr:Liberia ls:Lesotho lt:Lithuania lu:Luxembourg lv:Latvia ly:Libya ma:Morocco mc:Monaco md:Moldova mg:Madagascar mh:Marshall Islands mk:Macedonia ml:Mali mm:Myanmar mn:Mongolia mo:Macau mp:Northern Mariana Islands mq:Martinique mr:Mauritania ms:Montserrat mt:Malta mu:Mauritius mv:Maldives mw:Malawi mx:Mexico my:Malaysia mz:Mozambique na:Namibia nc:New Caledonia ne:Niger nf:Norfolk Island ng:Nigeria ni:Nicaragua nl:Netherlands no:Norway np:Nepal nr:Nauru nu:Niue nz:New Zealand om:Oman pa:Panama pe:Peru pf:French Polynesia pg:Papua New Guinea ph:Philippines pk:Pakistan pl:Poland pm:St. Pierre and Miquelon pn:Pitcairn pr:Puerto Rico pt:Portugal pw:Palau py:Paraguay qa:Qatar re:Reunion ro:Romania ru:Russian Federation rw:Rwanda sa:Saudi Arabia sb:Solomon Islands sc:Seychelles sd:Sudan se:Sweden sg:Singapore sh:St. Helena si:Slovenia sj:Svalbard and Jan Mayen Islands sk:Slovak Republic sl:Sierra Leone sm:San Marino sn:Senegal so:Somalia sr:Suriname st:Sao Tome and Principe sv:El Salvador sy:Syria sz:Swaziland tc:Turks and Caicos Islands td:Chad tf:French Southern Territories tg:Togo th:Thailand tj:Tajikistan tk:Tokelau tm:Turkmenistan tn:Tunisia to:Tonga tp:East Timor tr:Turkey tt:Trinidad and Tobago tv:Tuvalu tw:Taiwan tz:Tanzania ua:Ukraine ug:Uganda uk:United Kingdom um:United States Minor Outlying Islands us:United States us:USA uy:Uruguay uz:Uzbekistan va:Vatican City State vc:Saint Vincent and the Grenadines ve:Venezuela vg:Virgin Islands (British) vi:Virgin Islands (United States) vn:Viet Nam vu:Vanuatu wf:Wallis and Futuna Islands ws:Samoa ye:Yemen yt:Mayotte yu:Yugoslavia za:South Africa zm:Zambia zr:Zaire zw:Zimbabwe

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 30

Jaringan Komputer
Contoh identitas komputer : - Universitas Putra Indonesia YPTK Indonesia - Universitas Indonesia Indonesia - Institut Teknologi Bandung Indonesia - Universitas Gajah Mada Indonesia - Universitas Sumatera Utara Indonesia - Quensland Univesity Technology Australia - University Technology Mara Malaysia - University of Pennsylvania USA - Harvard University USA - Standford University USA - Ohio University USA - dan lain-lain. www.yptk.ac.id www.ui.ac.id www.itb.ac.id www.ugm.ac.edu www.usu.ac.id www.qut.ac.au www.utm.ac.my www.upenn.edu www.harvard.edu www.standford.edu www.ohou.edu

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 31

Jaringan Komputer

INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER


1. Persyaratan Hardware Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan Windows 2000 Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat mempengaruhi kinerja mesin server. Pemahaman yang baik mengenai persyaratan dan proses instalasi juga akan sangat membantu dalam proses troubleshooting serta optimasi sistem server. Untuk menjalankan berbagai latihan dalam buku ini disarankan anda menggunakan komputer Pentium 200 MHz dengan RAM 128 MB. Pada prinsipnya semakin tinggi spesifikasi hardware Anda maka performa sistem akan semakin baik. Anda perlu memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persyaratan software terutama bila Anda akan melakukan upgrade Windows NT Server 4.0 atau instalasi dual boot. Ada dua jenis sistem operasi yang dapat diupgrade menjadi Windows 2000 Server yaitu :

1 2

- Windows NT Server 3.51 - Windows NT Server 4.0 Masing-masing sistem operasi tersebut harus diinstal Service Pack minimal versi 3 sebelum diupgrade ke Windows 2000 Server. Anda dapat menginstal lebih dari satu sistem operasi dalam satu harddisk dengan syarat sistem partisi pada harddisk Anda memenuhi persyaratan untuk sistem operasi yang akan diinstal, tapi dengan kemajuan teknologi saat ini kita bisa menginstall banyak sistem operasi dalam satu OS.

2. Persyaratan File System dan Partisi Pilihan file system akan sangat berpengaruh terhadap jenis sistem operasi yang dapat disimpan dalam harddisk. Setiap file system memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga Anda harus menentukan file system yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan anda. Sistem operasi Windows NT baik versi Server maupun Workstation hanya mendukung sistem file FAT16 dan NTFS. Sedangkan keluarga Windows 2000 mendukung sistem file FAT16, FAT32, maupun NTFS. Anda harus memperhatikan dukungan sistem file terhadap setiap jenis sistem operasi terutama jika Anda ingin mengkonfigurasi instalasi dual boot. Karakteristik setiap jenis file system dalam sistem operasi Windows dapat dilihat pada tabel berikut : Karakteristik Sistem operasi yang didukung Fat16 DOS Windows 3.11 Windows 9X Windows NT Windows 2000 Efesiensi penggunaan space hardisk Kemampuan kompresi dan quota Enkripsi dan local security Dukungan network security Ukuran partisi maksimum Tidak Tidak Tidak Ya 2GB Ya Tidak Tidak Ya 32GB Ya Ya Ya Ya 2TB Fat32 Windows 95 OSR2 Windows 98 Windows 2000 NTFS Windows NT Windows 2000

Tabel 1 Jenis file system dalam sistem operasi Windows


Berdasarkan tabel tersebut terlihat bahwa kemampuan maksimum keluarga Windows NT dan Windows 2000 hanya dapat digunakan bila diinstal pada partisi NTFS. Dengan menggunakan sistem file NTFS anda dapat melakukan proteksi security hingga ke tingkat file, dibandingkan dengan partisi jenis FAT yang hanya dapat memberikan security hingga tingkat folder. Keuntungan menggunakan sistem file FAT16 adalah dukungan yang luas terhadap berbagai sistem operasi. Partisi jenis ini merupakan pilihan tepat bila anda akan ingin mengkonfigurasi instalasi dual boot antara Windows NT dengan Windows 2000 atau Windows 95. Kekurangan utama FAT16 adalah metode penyimpanan yang kurang efisien, sehinnga ruang harddisk anda akan lebih cepat penuh
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 32

Jaringan Komputer dibandingkan bila Anda menggunakan FAT32 atau NTFS. 3 Teknik Partisi Harddisk yang akan Anda gunakan dapat dipartisi dalam beberapa logical partition. Partisi adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut pembagian logical dari sebuah harddisk. Misalkan anda memiliki sebuah harddisk berkapasitas 10 GB, maka anda dapat membaginya menjadi dua logical partition yaitu drive C sebagai primary partition sebesar 4 GB dan sisanya drive D sebesar 6 GB sebagai secondary partition. Anda dapat membagi lagi secondary partition tersebut menjadi beberapa logical drive sesuai dengan kepentingan Anda. Dalam menentukan ukuran partisi Anda perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Berapa jenis dan berapa banyak sistem operasi yang akan anda instal dalam harddisk. Kebutuhan ruang harddisk, misalkan anda akan menginstal Windows 2000 Server di drive C maka disarankan ruang kosong sebesar 1GB ditambah space untuk menginstal berbagai macam software aplikasi. Lokasi system partition dan boot partition Windows 2000 Server. System partition berisi berbagai file yang dibutuhkan Windows 2000 Server untuk melakukan booting, yang secara default terinstal pada active partition, umumnya drive C. Boot partition adalah partisi yang berisi folder WINNT dimana file-file Windows 2000 Server tersimpan. Ukuran boot partition disarankan minimal 1GB, yang lokasinya secara default ada di drive C tetapi Anda dapat menentukan lokasi lain sesuai dengan ukuran partisi harddisk Anda. Anda dapat melakukan partisi harddisk dengan menggunakan utility FDISK yang terdapat dalam MS DOS atau dengan aplikasi pihak ketiga seperti Partition Magic. Penulis mengasumsikan Anda sudah cukup memahami penggunaan utility FDISK sehingga tidak akan dibahas secara detil dalam buku ini. Apabila Anda belum memahami penggunaan utility untuk partisi ini, silahkan membaca dokumentasi ataupun help file dalam MS DOS. 4 Pilihan Metode Instalasi Untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server dapat digunakan beberapa metode sebagai berikut : 1) CDROM Bootable Cara ini paling mudah dan cepat untuk dilakukan. Anda harus mengkonfigurasi BIOS komputer untuk booting dari CDROM. Sebuah tampilan text based akan memberikan beberapa pertanyaan mengenai lokasi penempatan Windows 2000 dan sistem partisi yang digunakan. 2) Setup Disk Metode ini memerlukan waktu paling lama, penulis tidak merekomendasikan cara ini kecuali anda tidak memiliki CDROM drive yang dapat digunakan secara bootable. Sebelum melakukan instalasi anda perlu membuat setup disk dari komputer lain yang sudah terinstal Windows 2000 Server.

3) Instalasi dari OS lain Apabila anda telah memiliki sistem operasi lain di komputer, maka dapat langsung menjalankan proses instalasi dengan memasukkan CDROM Windows 2000 Server dan memanfaatkan proses autorun.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 33

Jaringan Komputer

Gambar 1 Windows 2000 setup Untuk konfigurasi dual boot, pilihlah option kedua. Sedangkan untuk mengupgrade Windows NT Server ke Windows 2000 Server pilihlah option ke-1. Proses instalasi dilanjutkan dengan mencopy temporary file ke harddisk, booting ulang, dan selanjutnya tampil dialog text based sebagaimana instalsi dengan CDROM bootable. 5. Member Server dan Domain Controller Sebelum melangkah lebih lanjut untuk melakukan instalasi, anda perlu memahami peran Windows 2000 Server dalam sebuah jaringan. Windows 2000 Server dapat diinstal sebagai Member Server dan Domain Controller. Bagi anda yang pernah mengenal Windows NT, maka terdapat istilah PDC (Primary Domain Controller), BDC(Backup Domain Controller) dan Stand Alone Server. Dalam arsitektur Windows 2000 konsep PDC dan BDC sudah tidak dikenal lagi. Sebuah server yang menyimpan konfigurasi jaringan mengenai data dan hak setiap account, security, dan active directory disebut Domain Controller (DC). Peranan DC ini identik dengan PDC dalam teknologi Windows NT. Sebagai backup dari DC yang sudah ada, diperlukan DC baru yang masing-masing kedudukannya dalam jaringan adalah setara (peer). Dengan demikian bila terjadi fault pada sebuah DC, maka DC lain akan secara otomatis mengambil alih peranannnya sebagai pengendali jaringan. Antar DC dalam jaringan Windows 2000 terjadi replikasi data-data konfigurasi melalui active directory. Replikasi tersebut terjadi dalam interval tertentu, untuk menjamin kesamaan konfigurasi antar DC. Untuk menginstal sebuah server sebagai DC, maka fasilitas Active Directory harus dipasang di server tersebut. Instalasi Active Directory adalah dengan menjalankan perintah DCPROMO dari command prompt, atau dengan memanfaatkan fasilitas wizard dari menu Configure Your Server. Sebuah server yang tidak dikonfigurasi active directory disebut sebagai Member Server. Member Server identik dengan Stand Alone Server dalam jaringan Windows NT. Karena tidak memiliki active directory, maka server tersebut hanya memiliki user dan group di tingkat local computer saja. Member Server dapat melakukan mapping user dan group dari DC dengan memanfaatkan fasilitas active directory, asalkan antara DC dan member server tersebut terhubung dalam satu network. Member Server biasanya digunakan sebagai server berbagai service dalam jaringan, misalnya mail server, web server, file server, maupun proxy server. 6 Praktek Instalasi Windows 2000 Server Berikutnya tiba saatnya bagi anda untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server. Dalam praktek ini penulis menggunakan skenario instalasi dengan bootable CDROM pada harddisk kosong yang belum terisi sistem operasi lain. Setelah Windows 2000 Server terpasang sebagai Member Server, dilakukan instalasi Active Directory untuk mengupgrade server tersebut sebagai DC dengan perintah DCPROMO. 6.1 Instalasi Member Server 11. Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM

22. Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Server, dan restart komputer anda.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 34

Jaringan Komputer

3 (tekan tombol reset pada CPU komputer) 43. Muncul pilihan Press Any Key CD ...... lalu tekan tombol Enter.
54. Tampil dialog text based, lanjutkan instalasi dengan menekan Enter.

65. Setelah tampil dialog License Agreement, tekan tombol F8 untuk menerima agreement. 76. Tekan tombol ESC untuk pilih Dont repair
1a. Menghapus partisi lama : 2 Tekan tombol D untuk menghapus partisi C 3 Tekan tombl Enter untuk lanjut 4 Tekan tombol L untuk hapus 5 Tekan panah bawah untuk menuju partisi D 6 Tekan tombol D untuk hapus 7 Tekan L untuk hapus 8b. Membuat partisi baru : 9 Tekan tombol C untuk create 10 Hapus angka yang tertera dengan backspace 11 Bagi 2 (dua) partisi, misalnya buat untuk partisi C sebesar 4000 MB 12 Tekan tombol Enter untuk create 13 Tekan tombol panah bawah menuju partisi berikutnya 14 Tekan tombol C untuk create 15 Lalu tekan tombol enter untuk create yang sisa 87. Memulai install : 1 Perhatikan cursor (sorot dengan panah bawah atau panah atas) berada pada posisi partisi C 2 Tekan tombol Enter untuk memulai install 3 Ada 2 pilihan NTFS atau FAT, ambil pilihan NTFS 4 Tekan tombol Enter untuk lanjut 5 Selanjutnya proses format dan copy file berjalan dan jika selesai komputer langsung restar sendiri 6 dan muncul lagi pilihan Press Any key CD..... Jangan di Enter 98. Untuk proses instalasi selanjutnya kita dapat menggunakan MOUSE, Klik Next utuk lanjut 109. Isi nama : dengan nama Anda 1110. Isi organisasi : dengan nama kantor Anda 1211. Klik Next, Pilih jenis dan banyaknya lisensi yang akan digunakan. Lisensi per server berarti dihitung berdasarkan jumlah klien (terminal) yang melakukan koneksi ke server. Sedangkan lisensi per seat mengharuskan tiap klien untuk memiliki license, yang dapat digunakan untuk mengakses server manapun. Untuk latihan, pilihlah per Server dan isikan jumlah koneksi = 5 klien.

Gambar 2 Windows 2000server setup 12. Langkah berikutnya adalah mengisikan nama komputer. Nama tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi komputer di dalam jaringan. Misalkan anda menginstal server pertama dalam jaringan, isikan server, server1, server2 dan seterusnya sebagai nama server. 13. Isikan password dan confirm password untuk account Administrator (password=confirm passwor). Pastikan anda mengisikan password yang cukup baik (mudah diingat misal : 1234 ), karena account tersebut merupakan administrator dengan hak tertinggi dalam jaringan. 14. Klik Next sehingga muncul tampilan seperti gambar 3
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 35

Jaringan Komputer

Gambar 3 Windows component wizard 15. Lalu double klik Internet Information Services (IIS) 16. Ceklist semua services yang ada pada IIS tersebut 17. Klik Tombol OK 18. Klik tombol Next 19. Ambil pilihan ibukota negara Bangkok, Hanoi, Jakarta 20. Klik Next 21. Klik Next 22. Ganti Workgroup dengan nama : upi.ac.id atau upi1.ac.id atau upi2.ac.id tergantung nama domain masing-masing 23. Klik Finish 24. Komputer akan restart 25. Setelah proses booting kembali selesai, tekan tombol Crtl + Alt + delete secara bersamaan untuk log on ke windews 2000 server, lalu masukkan password untuk user Administrator (misal 1234 sesuai yang di entrikan pada waktu proses instalasi). Tampil desktop Windows 2000 Server, dan anda siap melakukan berbagai konfigurasi server. Pada tahap ini Windows 2000 Server telah terinstal sebagai member server.

Gambar 4 Tampil desktop Windows 2000 Server 6.2 Instalasi Ethernet Card

11. Klik kanan icon My Computer lalu pilih Properties, klik hardware, Device Manager.... ,
seperti tampilan pada gambar 5 berikut ini : Catatan : Driver Ethernet Card sudah ada pada CD-ROM, jika card ethernet sudah ada pada windows maka tidak perlu lagi melakukan instalasi Ethernet Card ( cara cek, klik kanan deka My Network Place, Klik Properties, jika sudah tertera disana Local Area Connection berarti card ethernet sudah diinstal secara otomatis)

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 36

Jaringan Komputer

Gambar 5 System Properties 12. Klik 2x Ethernet Controler

Gambar 6 Device Manager 3. Klik Driver, lalu klik update Driver.... seperti gambar 7 berikut ini :

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 37

Jaringan Komputer

Gambar 7 Ethernet Controler Properties 4. Klik Next > seperti gambar 8 berikut ini :

Gambar 8 Upgrade device driver Wizard 5. Ceklist Search for a suitable driver for my device (recommended), lalu klik tombol Next > seperti gambar 9 berikut ini :

Gambar 3.9 Install Hrdware Device driver

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 38

Jaringan Komputer

6. Pada Optional search location ceklist CD-ROM Drives, hilangkan ceklist yang ada pada Floppy
Disk drives

Gambar 10 Lokasi driver

7. Proses pencarian driver akan dilakukan secara otomatis seperti gambar 11 berikut ini :

Gambar 11 Pencarian lokasi driver


Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 39

Jaringan Komputer

8. Klik Next > Next, lalu pilih Yes dan pilih Finish, maka proses pengistalan driver Ethernet card
sudah selesai.

6.3 Instalasi / Setting IP Address Cara instalasi / setting IP Addres Windows 2000 server adalah 1. klik menu Start Setting Network and Dial-up Connections. Seperti gambar dibawah ini :

Gambar 12 Network and dial-up connection

2. Klik kanan pada Local Area Connection, Kemudian pilih Properties, Kotak dialog Local Area Connection Properties Akan seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 13 Local area connection properties 3. Kemudian sorot Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik tombol Properties, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 40

Jaringan Komputer

Gambar 14 Internet Protocol (TCP/IP) Properties Kemudian Klik pada Use the following IP Address : IP Address : Nomer IP Address komputer (misalnya : 202.155.10.196) Subnet Mask : Nomer Subnet mask komputer (misalnya : 255.255.255.240 Default Gateway : (IP Address Computer Server Utama) (misalnya : 202.155.10.193) IP Address untuk praktek sebagai berikut : Server : IP address : 202.155.10.193 Subnet mask : 255.255.255.240 Gateway : 202.155.10.193

4. Setelah selesai di setting semuanya, klik tombol OK, dan close Sekarang lakukan test ping untuk menguji apakah jaringan sudah terhubung atau belum. Klik tombol Start Run dan ketikkan perintah ping Syntax ping : ping t IP Address (salah satu ip address computer yang terhubung ke jaringan atau gateway) Seperti gambar dibawah ini :

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 41

Jaringan Komputer

Gambar 15 Test ping Jika jaringan terhubung dan berjalan dengan lancar maka akan keluar tampilan seperti gambar 16 berikut ini :

Gambar 16 Tes ping berjalan lancar Jika Muncul tampilan selain dari tampilan diatas (Reply from ) seperti : 1 time out 2 hardware error 3 destination host unreachable 4 dan lain-lain maka harus dicek ulang (ditelusuri) semua settingannya dari awal.

6.4 Instalasi Domain Controller Member Server bersifat stand alone sehingga tidak dapat digunakan untuk mengatur konfigurasi jaringan. Biasanya Member Server menginduk ke DC untuk memberikan service jaringan tertentu. Pada praktek berikutnya anda akan mengupgrade Member Server menjadi DC, yang merupakan DC pertama di jaringan anda.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 42

Jaringan Komputer PENGGUNAAN AKTIVE DIRECTORY (AD) Membuat AD untuk pertama kali

11. Configure your server dapat juga dijalankan dengan mengetikkan perintah dcpromo melalui
command prompt atau menu Start Run. Konfigurasi active directory dimulai dengan kotak dialog Active Directory Installation Wizard seperti gambar :

Gambar 17 kotak dialog Active Directory Installation Wizard

3. Klik Next untuk membuat domain controller pada domain baru ini seperti gambar dibawah :

Gambar 18 Pilihan pembuatan domain

4. Klik Next untuk membuat domain tree baru.

Gambar 19 Pembuatan domain tree baru

5. Klik Next untuk membuat domain forest baru.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 43

Jaringan Komputer

Gambar 3.20 Pembuatan domain forest baru

6. Kemudian klik Next untuk memberikan nama pada domain yang baru dibuat.

Gambar 21 Pemberian nama domain 6. Klik Next untuk pemberian nama NetBIOS. Secara otomatis, Windows 2000 akan memberikan nama NetBIOS sesuai dengan nama domain. seperti gambar 22 berikut ini :

Gambar 22 Pemberian nama NetBIOS 7. Klik Next untuk menentukan folder dimana Active Directory database dan log disimpan di komputer.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 44

Jaringan Komputer

Gambar 23 Pemilihan lokasi penyimpanan database dan log

7. Klik Next . selanjutnya akan muncul pesan bahwa Windows tidak menemukan DNS server untuk
domain yang dibuat dan menyarankan untuk instalasi DNS server pada komputer ini.

Gambar 24 Windows menyarankan untuk mengistall DNS

8. Klik OK kemudian klik Yes untuk konfirmasi instalasi DNS server pada komputer.

Gambar 25 Izin kompatible dengan pre-Windows 2000

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 45

Jaringan Komputer 10. Klik Next dan berikan password untuk administrator. Seperti gambar 26 berikut ini (misalnya : yuyu)

Gambar 26 Pemberian nama password administrator 11. Klik Next, maka akan tampil layar ringkasan dan konfirmasi mengenai instalasi seperti terlihat pada gambar 27 berikut ini :

Gambar 27 Layar ringkasan dan konfirmasi

12. Klik Finish untuk menyelesaikan instalasi. Sistem harus di boot ulang agar Active Directory
mulai dapat berfungsi.

Gambar 28 Instalasi AD telah selesai

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 46

Jaringan Komputer 13. Kemudian pada kotak konfirmasi yang muncul, klik tombol Restart Now untuk me-restart komputer.

Gambar 3.29 Konfirmasi untuk me-restart komputer 14. Perhatikan, setelah server dipromosikan menjadi domain controller untuk suatu domain, maka jika Anda jalankan Configure Your Server Active Directory, pilihan untuk membuat domain sudah tidak ada lagi. Jika Anda menggunakan Windows Explorer dan mengklik My Network Place Entire Network, akan tampak daftar : 0 Microsoft Windows Network 1 Netwere or Compatible Netwere (jika netwere juga berada pada jaringan). 2 Directory 2Klik domain upi sehingga tampil daftar objek-objek domain upi seperti tampak pada gambar 30

Gambar 30 Daftar objek-objek AD

6.5 Format Partisi Hardisk D Langkah-langkahnya adalah : 1 Klik 2x icon My Computer 2 Klik kanan partisi D, lalu pilih menu Format... seperti gambar 31 berikut :

Gambar 31 Format Partisi Hardisk


Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 47

Jaringan Komputer

Pada pilihan File System pilih NTFS, pada Format Options ceklist Quick Format seperti gambar 3.32 berikut :

Gambar 32 Option pemformatan Klik tombol Start, proses pemformatan akan berlangsung dan kemudian akan finish, lalu close

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 48

Jaringan Komputer

WINDOWS 2000 PROFESSIONAL


1 Instalasi Windows 2000 Professional 11. Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM

22. Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Profesional, dan restart komputer anda. 3 (tekan tombol reset pada CPU komputer) 43. Muncul pilihan Press Any Key CD ...... lalu tekan tombol Enter.
54. Windows 2000 akan meload semua device driver

5. Tekan tombol Enter untuk melanjutkan instalasi

16. license agreement, boleh dibaca atau tekan tombol F8 untuk melanjutkan proses instalasi 7. Tekan tombol ESC untuk pilih Dont repair 2a. Menghapus partisi lama : 3 Tekan tombol D untuk menghapus partisi C 4 Tekan tombl Enter untuk lanjut 5 Tekan tombol L untuk hapus 6 Tekan panah bawah untuk menuju partisi D 7 Tekan tombol D untuk hapus 8 Tekan L untuk hapus

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 49

Jaringan Komputer 9b. Membuat partisi baru : 10 Tekan tombol C untuk create 11 Hapus angka yang tertera dengan backspace 12 Bagi 2 (dua) partisi, misalnya buat untuk partisi C sebesar 4000 MB 13 Tekan tombol Enter untuk create 14 Tekan tombol panah bawah menuju partisi berikutnya 15 Tekan tombol C untuk create 16 Lalu tekan tombol enter untuk create yang sisa 178. Memulai install : 18 Perhatikan cursor (sorot dengan panah bawah atau panah atas) berada pada posisi partisi C 19 Tekan tombol Enter untuk memulai install 20 Ada 2 pilihan NTFS atau FAT, ambil pilihan NTFS

Tekan tombol Enter untuk lanjut

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 50

Jaringan Komputer Selanjutnya

proses format dan copy file berjalan

Jika selesai

komputer langsung restar sendiri dan muncul lagi pilihan Press Any key CD..... Jangan di Enter

9.

Welcome to the windows 2000 setup

10. Windows 2000 akan mengistal dan detect semua device

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 51

Jaringan Komputer

11. Pada regional setting Klik Next

12. Isikan name dan organization untuk komputer tersebut, lalu klik tombol next. (Misalnya untuk Name : youthe dan untuk Organization : FILKOM

12. Inputkan CD-Key dari windows 2000 Professional, lalu klik tombol Next

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 52

Jaringan Komputer 13. Inputkan Computer name, kemudian inputkan juga password untuk Administrator ( password yang diimputkan harus yang mudah diingat)

14. Select time zone untuk date and time setting, klik tombol Next.

15. Windows 2000 akan detect dan instal network setting

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 53

Jaringan Komputer 17. pilih Typical settings lalu klik tombol Next

18. Klik tombol next untuk melanjutkan proses instalasi

19. Windows akan memulai proses instalasi dari component

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 54

Jaringan Komputer

20. Dan kemudian akan melakukan Performing Final Tasks

21. Setup Wizard sudah selesai dan kemudian klik tombol Finish

22. Windows 2000 akan melakukan restart

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 55

Jaringan Komputer 23. Netword Identification Wizard, lalu pilih Next

24. Ceklist user must enter ............................

25. Proses Instalasi selesai lalu klik tombol Finish

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 56

Jaringan Komputer

26. Masukkan password untuk Administrator atau Windows akan default logon

27. Silahkan tunggu beberapa saat sampai semua setting di load

28. Selamat anda sudah berhasil melalukan instalasi windows 2000 Professional, ini adalah tampilan awal Windows 2000 Professional

2. Instalasi Ethernet Card Untuk cara Instalasi Ethernet Card pada windows 2000 Professional sama dengan cara instalasi card ethernet card pada windows 2000 server. 3. Instalasi / Setting IP Address Untuk instalasi / setting IP Adress terlebih dahulu harus dipastikan driver Ethernet Card sudah terinstal dengan benar.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 57

Jaringan Komputer

Langkah-langkah instalasi / setting IP Address adalah : 11. Klik tombol Start > Setting > Network and dial-up connection, seperti pada gamabar dibawah ini :

Gambar 3.1 Tampilan Network and Dial-up connection

12. Klik kanan Local Area connection lalu pilih menu properties, seperti gambar dibawah ini :

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 58

Jaringan Komputer

Gambar 3.2 Local Area connection Properties

13. Lalu sorot Internet Protocol (TCP/IP) > Klik tombol Properties maka akan tampil gambar seperti 2 berikut :

Gambar 3.3 Pengimputan IP Address Ceklist button Use the following IP address :, lalu inputkan : IP terminal : 202.155.10.194 Subnet mask : 255.255.255.240) Default gateway : Gateway untuk computer terminal,biasanya adalah IP Address computer server (misalnya : 202.155.10.193 ) 1 2 3
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 59

Jaringan Komputer

44. Setelah selesai isikan IP Address klik tombol OK 2x, kemudian lakukan test ping untuk menguji
apakah komputer terminal sudah terhubung dengan komputer server (sebelumnya komputer server sudah harus ready). 5 Langkah-langkahnya adalah : 0 a. Klik tombol Start > Run, kemudian ketikkan IP addres komputer server 1 (202.155.10.193), seperti gambar 2.3.4.

Gambar 3.4 Melakukan Test ping 2 b. Jika Replay from 202.155.10.193: bytes=32 time=16ms TTL=254 atau keluar tampilan seperti gambar 2.3.5. maka jaringan sudah terhubung dengan baik, jika ada pesan selain Replay....,maka saudara harus dicek ulang settingan Ip addressnya

6Gambar 3.5 Test ping berjalan lancar 4. Instalasi1 Domain di terminal Untuk instal Domain di komputer Terminal (cliet) sayartnya di komputer server sudah harus terinstal Active Directory. (lihat instalasi domain controler pada bab 3). Langkah-langkah untuk instal domain di terminal adalah : 11. Klik kanan Icon My Computer pada dekstop lalu pilih menu properties 22. Klik Network Identification, lalu klik pilihan Properties 33. Pilih Domain 44. Isi dengan : 0 a. Jika terminal1 isi dengan upi1, jika terminal2 isi dengan upi2 dan seterusnya 1 b. Klik tombol OK 2 c. Muncul pilihan isian name : Administrator 3 d. Password : 1234 (adalah password untuk user administrator) 4 e. Klik tombol OK 5 f. Tunggu sejenak
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 60

Jaringan Komputer 6 7 g. Klik tombol OK h. Klik tombol OK i. Klik Restart

5. Format Partisi Hardisk D Langkah-langkahnya adalah : 1 Klik 2x icon My Computer 2 Klik kanan partisi D, lalu pilih menu Format... seperti gambar 3.31 berikut :

Gambar 31 Format Partisi Hardisk Pada pilihan File System pilih NTFS, pada Format Options ceklist Quick Format seperti gambar 3.32 berikut :

Gambar 32 Option pemformatan Klik tombol Start, proses pemformatan akan berlangsung dan kemudian akan finish, lalu close

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 61

Jaringan Komputer

MANAJEMEN USER DAN GROUP


User dan domain dalam komputer dapat diatur dengan menggunakan Active Directory Users and Computers pada Administrative Tools. A. Organizational Unit (OU) Organizational Unit (OU) merupakan wadah yang dapat dibuat untuk sejumlah objek atau OU lainnya. OU umumnya dibangun sesuai dengan struktur organisasi atau perusahaan yang memakai. Dengan OU delegasi Administrator jaringan dapat diatur dengan mudah. OU dapat dibuat dengan klik Start >> Programs >> Administrative Tools >> Active Directory Users and Computers seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar A.1 Kotak dialog Active Directory Users and Computers Kemudian akan muncul jendela seperti dibawah ini. Arahkan kursor pada domain dimana OU akan dibuat, misalnya pada domain upi.ac.id, klik kanan dan pilih New >> Organizational Unit.

Gambar A.2 Create a new Organizational Unit in upi.ac.id Domain Kotak dialog New Object Organizational Unit akan tampil, ketik nama OU yang akan dibuat, misalnya FILKOM. Kemudian klik OK seperti pada gambar dibawah ini :
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 62

Jaringan Komputer

Gambar A.3 New Object Organizational Unit Pada OU FILKOM dapat ditambah OU baru, misalnya bernama SI, SK dan MI, dan bagian dari OU- OU tersebut, hingga terlihat seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar A.4 Contoh pembuatan OU B. Administrasi Pemakai User Account Adalah sarana yang digunakan oleh Windows 2000 untuk mengatur akses ke sumber daya (Resouce) suatu komputer atau domain pada jaringan. Ada dua tipe account pemakai, yaitu user account lokal dan user account domain. User account lokal adalah user account yang dapat digunakan untuk logon ke suatu komputer dengan akses terbatas pada sumber daya pada komputer itu saja (lokal) sedangkan user account domain mengizinkan seorang pemakai untuk logon ke suatu domain dan mempunyai izin akses sumber daya yang berada pada jaringan dibawah naungan domain tersebut, bergantung pada izin-izin (permission) yang diberikan kepada user account domain tersebut.
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 63

Jaringan Komputer

Pada saat instalasi Windows 2000, secara otomatis dibuat sejumlah user account lokal (built-in lokal user account), antara lain yaitu administrator dan guest account. Administrator account ini berguna untuk mengatur konfiguasi sistem operasi Windows 2000 serta mengatur fungsi-fungsi administrasi lainnya. Administrator memeliki izin-izin penuh (Full control) pada semua sumber daya (resource) pada komputer lokal. Accoun administrator ini tidak dapat dihapus atau dinonaktifkan, tetapi dapat diubah namanya (rename). Sedangkan account guest digunakan oleh pemakai sebelum mempunyai account sendiri. Account guest hanya memiliki izin-izin sangat terbatas untuk akses kesumber daya yang berada di komputer. B.1 Membuat Account Users Cara untuk membuat user account lokal yaitu dengan membuka Start >> Programs >> Administrative Tools >> Active Directory Users and Computers kemudian sorot (klik 1 kali) pada OU DOSEN, seandainya kita akan membuat sebuah user pada OU DOSEN, klik icon dengan gambar kepala 1 orang atau klik kanan pada OU DOSEN >> New >> User

Gambar B.1 Membuat sebuah User pada OU DOSEN

Gambar B.2 Kotak dialog New Object User


Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 64

Jaringan Komputer

Kemudian klik Next masukkan password untuk si user dan pilih jenis settingan yang didinginkan seperti pada gambar B.2

Gambar B.2.Password dan setting yang diinginkan Keterangan checklist button (tombol ceklist) : 1 User must change password at next logon (User harus mengganti password 2 yang diberikan setelah login untuk pertama kalinya) 3 User cannot change password (User tidak dapat mengubah password) 4 Password never expires (Password tidak mempunyai batas waktu) 5 Account is disabled (Account dinonaktifkan) Kemudian klik Next kemudian Finish seperti gambar berikut :

Gambar B.3 New object user

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 65

Jaringan Komputer

User baru telah tercipta pada sub-organizational DOSEN seperti gambar dibawah :

Gambar B.4 User pada sub-organizational Dosen B.2 Groups a. Open Active Directory Users and Computer seperti gambar B.5 disebelah : b. Tentukan pada Sub-Organizational Unit mana groups akan dibuat c. Klik kanan Pada OU tersebut >> New >> Group atau dengan klik satu kali pada icon bergambar kepala dua orang / seperti gambar B.5 dibawah ini :

Gambar B.5 Langkah pembuatan group baru


Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 66

Jaringan Komputer

d. Pada Jendela New Object Group isikan nama Group yang akan dibuat : * Pada group Scope pilih Opsi Global dan Group Type Security

Gambar B.6 New Object Group

Gambar B.7 user dan group yang dibuat pada sub OU Dosen B.4 Mengatur Properties user a. Menjadikan anggota group Klik kanan pada user yang akan dijadikan anggota group >> Properties dan pilih Tab Menu Member Of , kemudian klik tombol Add.. dan pilih Group yang terdapat pada jendela Select Group (contoh : jadikan anggota Group Dosen_SI dan salah satu Group Superviso, klik tombol Add.. seperti gambar dibawah ini, selesai klik tombol OK 2x

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 67

Jaringan Komputer

Gambar B. 8 Menjadikan User anggota group

Gambar B.9 User telah menjadi Anggota Group Backup Operators dan Dosen_SI

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 68

Jaringan Komputer b. Mengatur Jam kerja dari user Klik Kanan pada user yang akan diatur Jam kerjanya, pilih Properties ,klik Tab menu Account, lalu pilih Logon Hours.. lalu setting waktu untuk si user tersebut seperti gambar B.10, lalu klik tombol OK 2x

Gambar B. 10 Jam Kerja User Time User c. Log On To. Menentukan tempat atau dari terminal mana saja si user bisa log on ke server. Langkahnya adalah : Klik Kanan pada user yang akan diatur, pilih Properties , klik tombol Account pilih Tombol Log on To pilih opsi The following Computer dan isikan nama computer terminal tempat user akan Login dengan mengklik tombol Add seperti gambar berikut :, lalu klik tombol OK 2x

Gambar B. 11 Mengatur Komputer Login User

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 69

Jaringan Komputer

d. Account Expires
Masa berlaku account (user) pada system Klik 2 kali user yang akan disetting, lalu pilih menu Account, pada Account expires pilih End of :, klik panah bawah yang ada pada hari, bulan dan tahun.. lalu tentukan batas waktu berlaku user. Lalu klik tombol OK

Gambar B.12 Setting masa berlaku user Setelah semua settingan mengenai User selesai, cobalah untuk Log In ke server menggunakan account yang baru di buat tersebut, dengan cara mengklik tombol Alt + Ctrl dan Del (sekaligus) >> Log Off >> Yes >> kemudian Alt + Ctrl dan Del kembali dan Isikan User name dan Password sesuai dengan Account User yang baru tersebut.
Untuk properties yang lain silahkan dicatat pada lembaran kerja

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 70

Jaringan Komputer

PRINTER SHARING FILE SHARING dan SECURITY PADA FILE


1 Printer Sistem operasi Windows 2000 menyediakan sarana lengkap untuk printer, baik sebagai printer lokal maupun sebagai printer jaringan. Istilah-istilah yang di pakai oleh Windows 2000 pada pembahasan printer 11. Print Device 2Windows 2000 menggunakan istilah print device untuk menyebut peralatan printer itu sendiri. 3 4Ada dua jenis print device yang umum dipakai yaitu : 5
0

a. Print Device Lokal : Print device yang dihubungkan langsung ke suatu port komputer.

c.

Print Device Network : Print device yang memiliki network interface card (Ethernet Card) dan dihubungkan langsung ke jaringan LAN (Local Area Network).

3.

Printer Sedangkan istilah printer digunakan untuk menyatakan hubungan perangkat lunak (software) antara sistem operasi Windows 2000 dengan print device. Printer menentukan bagaimana suatu dokumen akan di-print dan berbagai aspek lain dalam pengaturan atau administrasi suatu print device.

4.

Print Server Adalah komputer yang berhubungan dengan print device. Print server mengatur dokumen yang dikirimkan oleh pemakai untuk dicetak oleh print device. Printer dapat dipakai secara bersama yang disebut printer sharing.

5.

Printer Driver Adalah program yang digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan print device. Setiap print device memiliki printer driver yang khusus ditulis untuk print device tersebut.

1.1 Menginstal Printer Pada Server 1. Print Device Lokal Pada print device lokal, print device dihubungkan langsung ke printer port komputer, misalnya LPT1 port. Langkah-langkah instalasinya adalah : a. Klik menu Start >> Setting >> Printers, kemudian akan muncul Jendela seperti gambar 2

Gambar 2.1 Instalasi Printer

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 71

Jaringan Komputer

1 Gambar 2 Add Printer

1b.

Klik Add Printer , pesan Welcome to the Add Printer Wizard akan muncul. Klik Next, kotak dialog Add Printer Wizard akan muncul di layar seperti tampak pada gambar 3

2
Gambar 3 Kotak dialog Add Printer Wizard

1c.

Pilih Local Printer jika hubungan print device langsung dengan komputer. Tandai kotak pilihan automatically detect and install my Plug and Play printer, jika anda ingin agar windows 2000 secara otomatis mendeteksi dan menginstal printer. Setelah itu klik Next untuk menuju ke kotak dialog berrikutnya.

d. Kemudian pilih printer port, umumnya LPT1, seperti terlihat pada gambar 3, setelah itu klik Next.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 72

Jaringan Komputer
Gambar 3 memilih printer port Pilih pabrik pembuat printer dan model dari print device, misalnya EPSON dengan Type Epson LX-800. lihat gambar 4 kemudian klik Next. (seandainya driver printer tidak terdapat pada Windows maka pilih tombol Have Disk, arahkan perintah selanjutnya pada floppy atau CD-Room atau pada folder dimana tempat driver printer tersebut disimpan jika sudah pernah di copykan ke hardisk).

d.

Gambar 4 Memilih Print device f. Berikan nama pada printer yang akan dihubungkan dan pilih apakah printer ini akan menjadi default printer (printer utama) dari komputer. g. Pilih apakah printer ini akan dipakai bersama (sharing), jika akan dipakai bersama berikan nama pada print share tersebut, misalnya EpsonLX-

Gambar 5 memilih printer sharing

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 73

Jaringan Komputer

1h. Kemudian klik Next 3x dan Finish


2. Print Device Remote

Printer terpasang pada computer server dan sudah terinstal dengan baik (ready), sudah di-sharing dan kita melakukan istalasi printer dari computer terminal Langkah-langkah instalasinya adalah : 0 a. Klik menu Start >> Setting >> Printers seperti gambar 6 berikut : 1

Gambar 6 Setting printer b. Klik icon Add Printer 2x, kemudian akan muncul kotak dialog seperti gambar berikut :

Gambar 7 Add Printer Wizard

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 74

Jaringan Komputer

c.

Klik Next dan pilih Network printer seperti gambar berikut :

Gambar 8 Local or Network Printer

d.

Pilih Type the printer name, or click next to browse for a printer, lalu klik tombol Next >>

Gambar 9 Pemilihan lokasi printer e. cari dimana printer tersebut terinstal, sorot dan klik next 2 xFinish

Gambar 10 Printer yang sudah terinstal di Server

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 75

Jaringan Komputer
1.2 Menginstal Printer Pada Server Cara berikut ini merupakan cara yang paling praktis untuk menginstal printer di terminal, langkah langkahnya : a. Double klik pada ikon My Network Place di Desktop, sesuai dengan gambar 3.1

Gambar 1 Desktop Icon b. Kemudian Double Klik Entire Network >> Entire Contents >> Microsoft Windows Network

Gambar 2 Microsoft Windows Network c. Cari di domain mana Printer terinstal (misal : pada domain upi), double klik pada domain Upi tersebut, dan pilih Server, sesuai dengan gambar 3

Gambar 3 Pilih Domain Upi

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 76

Jaringan Komputer

d. Double Klik Pada icon Printer EpsonLX-, seperti kita lihat pada gambar >> Yes , Printer sudah terinstal di terminal

Gambar 4 Icon Printer EpsonLX2.1 File Sharing 2.1.1 Folder pada windows 2000 server Seperti pada windows 95,98, pada windows 2000 server, direktori disebut juga dengan sebutan folder Ada beberapa cara untuk membuat folder : 1a. Dengan perintah DOS melalui prompt DOS 2b. Melalui Icon My Computer 3c. Melalui tools Windows 2000 server Explorer Sedikit disini diulang lagi membuat folder melalui Icon My Computer, langkah-langkah sebagai berikut : 1a. Klik ganda icon My Computer 2b. Klik ganda Drive (Partisi) C : sehingga isi drive C tersebut ditampilkan (File System = NTFS) 3c. Klik menu File > New > Folder atau pada area kosong, klik kanan >> New >> Folder, seperti pada gambar berikut, tampil directory baru dengan nama New Folder, ganti sesuai keinginan Anda (misal : deddy) lalu tekan enter, seperti gambar berikut :

Gambar 4.1 Membuat folder baru

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 77

Jaringan Komputer
2.1.2 Security Folder Sama dengan membuat folder, dalam pembuatan security (keamanan) juga punya banyak cara dan disini kita contohkan dengan tools Windows 2000 server Explorer : 1a. Klik tombol Start > Program > Accessories > Windows Explorer 2b. Muncul kotak dialog Exploring (C: ). 3c. Sorot folder yang sudah dibuat yang akan diseting securitinya lalu klik kanan mouse dan ambil pilihan Properties, kemudian sharing, lalu ambil menu security, maka akan muncul gambar seperti gambar 4.2 4 5

Gambar 4.2 Sharing Folder

Gambar 4.3 Security pada folder Deddy d. Jika Checlist pada Allow Inheritable Permission yang berada pada kiri bawah belum dihapus, hapus dahulu, kemudian Klik Copy, tambahkan Group Administrator, Group Dosen_SI, dan Backup Operators dengan ketentuan : 1. Administrator 2. Backup Operators 3. Everyone 4. Dosen_SI (Group Sendiri) = Full Control = Read & Execute, List Folder Contents, Read = List Folder Contents = Full Control

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 78

Jaringan Komputer
d. Klik tombol Add.. kemudian sorot user/ group yang diberi wewenang untuk mengakses folder tersebut lalu klik tombol Add lagi, setelah selesai klik tombol OK, seperti gambar dibawah ini :

Gambar 4.3 Memberi hak user / group pada folder 1 e. Setelah selesai klik OK

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 79

Jaringan Komputer

FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)


1. Seting FTP di Windows 2000 Server Sebelumnya hardisk / partisi dengan File System NTFS sudah di sediakan sebuah folder yang sudah disharing untuk dijadikan Folder FTP (misal : folder Deddy) dengan ketentuan / Security : 1. Administrator 2. Salah satu Group Supervisor 3. Everyone 4. Dosen_SI (Group Sendiri) = Full Control = Read & Execute, List Folder Contents, Read = List Folder Contents = Full Control

Gambar 1. Security pada Folder FTP

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 80

Jaringan Komputer Langkah-langkahnya adalah : a. Klik Start > Program > Administrative Tools > Internet Services Manager , sesuai dengan gambar di halaman berikut ini :

Gambar 2 Internet Service Manager b. Muncul jendela Internet Service Manager, klik Kanan Pada Default FTP Site >> New >> Virtual Directory, seperti terlihat pada Gambar 3 :

Gambar 3 New >> Virtual Directory untuk Folder FTP

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 81

Jaringan Komputer

c. Muncul Jendela New Virtual Directory Wizard, klik Next >> dan tuliskan nama Alias sesuai
dengan nama Folder, seperti gambar berikut ini :

Gambar 4 Tulis Nama Alias

d. Klik Next, dan klik Browse untuk mencari Path atau folder yang akan digunakan tersebut, ketemu
Klik OK >> Next

Gambar 5 Browse folder

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 82

Jaringan Komputer Kemudian Checklist Write seperti Gambar Berikut :

Gambar 6 Access Permission e. Klik Next >> Finish, FTP telah disediakan Server

12 FTP dengan menggunakan Software WS-FTP di Terminal Jika kita ingin masuk ke internet/server melalui terminal. Jaringan ini juga menyediakan pertukaran data elektronik (kirim / upload & mengambil / Download ) melalui program yang diberi nama FTP (File Tranfer Protocol ). Untuk mengambil file dari server lakukan langkah-langkah berikut : 11. Jalankan program WS FTP maka akan muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 7 Tampilan Software WS FTP Selanjutnya anda isi seperti diatas : Profile Name : Isi dengan IP Address computer server (jika sudah terdaftar langsung nama servernya seperti upi.ac.id) Host Name : Isi dengan IP Address computer server (jika sudah terdaftar langsung nama servernya seperti upi.ac.id) Host Type : Automatic Detect User ID : Nama User yang sudah terdaftar di Windows 2000 Server Password : Password User yang sudah terdaftar di Windows 2000 Server

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 83

Jaringan Komputer Kemudian klik Tombol OK akan muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 8 Setelah terhubung ke server Keterangan : 2a. Tombol mengakses hardisk di server : ChgDir : Mengganti directory (Change Directory) MkDir : Membuat directory (Make Directory) RmDir : Menghapus directory (Remove Directory) View : Melihat isi file yang dipilih Exec : Menjalankan program yang dipilih Rename : Mengganti nama file yang dipilih Delete : Menhapus File yang dipilih Refresh : Mengulang kembali tampilan directory DirInfo : Menampilkan informasi directory dilayar yang berbeda, biasanya masuk ke Notepad dari windows b. Tampilan dari hardisk server c. Tombol yang digunakan untuk memindahkan file dari dank e computer kita d. Sama dengan tombol-tombol di keterangan a e. Tampilan dari hardisk di computer kita (terminal) f. Standar jenis File yang akan dipindahkan ke computer kita g. Tampilan proses yang sedang dilakukan oleh FTP h. Menu pilihan untuk mengakses FTP site Connect atau Close : Menyambung atau menutup hubungan ke computer server Cancel : Membatalkan menghubungi computer server LogEnd : Melihat message log Help : File yang berisi informasi bantuan untuk software FTP Option : Parameter setup About : Keterangan tentang versi program Exit : Keluar dari program 3 FTP melalui DOS Prompt Pengiriman dan pengambilan data juga dapat dilalukan melalui DOS Prompt dari terminal ke server dengan syarat computer terminal sudah terkoneksi ke Server, caranya adalah sebagai berikut : 31. Klik Start > Program > Accessories > Command Prompt (ini dilakukan pada computer terminal) 42. Sehingga muncul C:\Documents and Settings\Administrator>, sekarang Anda pindah ke Folder dimana data Anda disimpan, misalnya : C:\Deddy> 53. Dari C:\Deddy> ftp upi.ac.id atau ketikkan Ip Addres computer servernya. 64. Lalu muncul isian User Name : isi dengan nama user yang anda daftarkan pada Windows 2000 Server

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 84

Jaringan Komputer 75. Lalu keluar isian Password : . isikan password Anda, seperti gambar dibawah ini :

2 Gambar 9 FTP melalui DOS Prompt


16. Selanjutnya akan keluar FTP:> dan anda bisa menggunakan perintah UNIX, jika ingin melihat perintahnya silahkan ketik HELP (enter) maka akan muncul Daftar perintah-perintah UNIX.

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 85

Jaringan Komputer

WORDL WIDE WEB (WWW)


1. Seting WWW di Windows 2000 Server Sebelumnya di hardisk / partisi dengan File System NTFS sudah di sediakan sebuah folder yang sudah disharing untuk dijadikan Folder FTP (misal : folder Deddy1) dengan ketentuan/ Security : 1. Administrator 2. Salah satu Group Supervisor 3. Everyone 4. Dosen_SI (Group Sendiri) = Full Control = Read & Execute, List Folder Contents, Read = Read & Execute, List Folder Contents, Read = Full Control

Langkah-langkahnya adalah : a. Klik Start > Program > Administrative Tools > Internet Services Manager , sesuai dengan gambar di halaman berikut ini :

Gambar 1 Internet Service Manager b. Pada Jendela Internet Service Manager , Klik Kanan Default Web Site >> New >> Virtual Directory seperti terlihat pada Gambar 2 di halaman Berikut :

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 86

Jaringan Komputer

Gambar 2 New Virtual Directory untuk www c. Klik Next dan tulis nama Alias sesuai dengan Nama folder www (misal : deddy1):

Gambar 3 Alias Folder d. Klik Next >> Browse untuk Folder deddy1 >> OK

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 87

Jaringan Komputer

Gambar 4 Browse Folder deddy1 e. Klik Next dan Checklist Execute pada Access Permission, seperti terlihat pada Gambar 5, Klik Next dan Finish

Gambar 5 Access Permission 2 Membuat Homepage Sederhana Langkah langkahnya : 11. Buka Notepad 22. Ketik data sebagai berikut : <html> <head> <title> Judul Halaman Web ada disini </title> </head> <body> Kalo Isinya Ada disini <br> <h1>Universitas Putra Indonesia </h1> Kira-kira jalan ngak ya..................!! <br> </body> </html>
Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang) Halaman 88

Jaringan Komputer

Gambar 4.6 Contoh halaman HTML sederhana

13. Lalu simpan dengan nama default.htm / default.asp / default.html 24. Jalankan dari computer terminal dengan membuka Internet Explorer dan panggil
http://upi.ac.id/deddy1 atau http://ip addressserver/deddy1 dan bisa juga dengan http://nama computer/deddy/1 (misal jika disimpan didalam folder deddy1)

Disusun oleh : Yuhandri, S.Kom, M.Kom (Staff Dosen UPI-YPTK Padang)

Halaman 89