Anda di halaman 1dari 5

RUMAH SAKIT Tk

IV 02.07.05 DEKONTAMINASI
dr.Noesmir

No. No.
Halaman
Dokumen Revisi
1 dari 4
SPO/051/XII/2015
Jl. dr. Moh. Hatta
No.64
BATURAJA
Ditetapkan,
Kepala Rumah Sakit TK IV 02.07.05
STANDAR dr.Noesmir
PROSEDUR Tanggal terbit
OPERASIONAL 11/12/2015
(SPO)
dr. Hengki Irawan, M. Biomed, Sp. An
Mayor Ckm NRP 11040005570178
1. Dekontaminasi adalah proses fisika / kimia yang digunakan
untuk menurunkan / menghilangkan mokroorganisme pada
peralatan medis sehingga aman untuk dipakai kembali.
PENGERTIAN 2. Dekontaminasi melalui tiga tahap yaitu pencucian dan
pembersihan (cleaning), disinfeksi (tidak semua
mikroorganisme mati/endospora), dan sterilisasi
(pembunuhan semua mikroorganisme termasuk
endospora).
1. Memutus mata rantai penularan infeksi dari
peralatanmedis kepada pasien, petugas kesehatan,
TUJUAN pengunjung, dan lingkunga rumah sakit.
2. Untuk mencegah/ menghindari faktor-faktor yang mungkin
dapat berpengaruh terhadap mutu sterilisasi.

1. Setiap petugas harus melakukan dekontaminasi terhadap


alat medis habis pakai.
2. Setiap petugas yang melaksanakan dekontaminasi harus
memakai APD.
3. Petugas melaksanakan pembesihan peralatan medis di
ruang pencucian dan pembersihan di unit perawatan
KEBIJAKAN dengan menggunakan air mengalir, sikat, deterjen,
kemudian dilakukan desinfeksi dengan menggunakan
cairan desinfektan (chlorine 0,5%).
4. Sesuai dengan Skep Karumkit no Skep 031/XII/2015
tentang Kebijakan Pelayanan Program Pencegahan
Infeksi di Rumah Sakit Tk IV 02.07.05 dr. Noesmir
Baturaja.

RUMAH SAKIT Tk
IV 02.07.05 DEKONTAMINASI
dr.Noesmir

No. No.
Halaman
Dokumen Revisi
2 dari 4
SPO/051/XII/2015
Jl. dr. Moh. Hatta
No.64
BATURAJA
A. Dekontaminasi Alat Medis Habis Pakai

1. Persiapan alat :
 Larutan chlorine 0,5%
 Air mengalir
 Gelas ukur
 Wadah plastik untuk menampung larutan chlorine
 Alat pelindung diri (sarung tangan rumah tangga,
apron, masker dan kaca mata pelindung wajah).

2. Langkah-langkah :
 Cuci tangan dengan air mengalir sesuai prosedur
 Pakai APD (sarung tangan, apron, masker dan
PROSEDUR
kacamata pelindung wajah).
 Segera rendam peralatan medis setelah dipakai
dalam larutan chlorine 0,5% selama 10-15 menit
(disinfektan).
 Seluruh alat medis harus terendam dalam larutan
chlorine.
 Lanjutkan pembersihan dengan cara keluarkan alat-
alat medis yang telah didekontaminasi, bilas dengan
air mengalir, sikat perlahan-lahan alat medis dari
setiap permukaan termasuk gerigi dan lekukan,
keringkan alat medis dengan kain atau di udara.
 Buka sarung tangan dan alat pelindung lainnya
 Cuci tangan dengan air mengalir sesuai prosedur.

RUMAH SAKIT Tk
IV 02.07.05 DEKONTAMINASI
dr.Noesmir

No. No.
Halaman
Dokumen Revisi
3 dari 4
SPO/051/XII/2015
Jl. dr. Moh. Hatta
No.64
BATURAJA
B. Dekontaminasi Permukaan Meja / Permukaan lain yang
tercemar / tumpahan darah atau cairan tubuh pasien

1. Persiapan alat :
 Larutan
 Air mengalir
 Gelas ukur
 Wadah plastik untuk menampung larutan chlorine
 Alat pelindung diri (sarung tangan rumah tangga, apron
Masker dan kaca mata pelindung wajah).

2. Langkah-langkah :
 Cuci tangan dengan air mengalir sesuai prosedur
 APD (sarung tangan, apron, masker dan kacamata
pelindung wajah).
 Serap darah/cairan tubuh sebanyak-banyaknya dengan
kertas, Koran bekas/tissue
 Buang kertas, Koran bekas/tissue penyerap ke dalam
kantong sampah medis
PROSEDUR  Bersihkan daerah bekas tumpahan darah/cairan tubuh
pasien dengan larutan chlorine 0.5% (disinfektan)
 Buka sarung tangan dan alat pelindung lainnya
 Cuci tangan dengan air mengalir sesuai prosedur.

C. Dekontaminasi Tumpahan Darah/Cairan tubuh pasien


1. Petugas mengenakan alat pelindung diri yaitu masker, topi,
apron dan sarung tangan.
2. Siapkan larutan desinfektan dalam bak perendam dengan
konsentrasi sesuai petunjuk pemakaian ( 0,5% ).
3. Perhatikan desinfektan yang digunakan, karena setiap
desinfektan berbeda cara pemakaiannya.
4. Alat-alat kesehatan / kedokteran seperti set ganti balutan,
set alat-alat operasi (instrument) dll setelah
dipakai,direndam dalam larutan chlorine 0,5% selama
10-20 menit dan alat-alat bekas pasien HIV AIDS/infeksius
dipisahkan sendiri.
5. Bila ada sarung tangan yang rusak atau robek,langsung
dibuang ketempat sampah yang tertutup (tempat sampah
infeksius).

RUMAH SAKIT Tk
IV 02.07.05 DEKONTAMINASI
dr.Noesmir

No. No.
Halaman
Dokumen Revisi
4 dari 4
SPO/051/XII/2015
Jl. dr. Moh. Hatta
No.64
BATURAJA

6. Setelah di rendam , alat – alat ( sarung tangan atau


instrument ganti balutan ) di cuci dengan air sabun dan di
bilas dengan air bersih.Bila masih ada noda yang
tertinggal ,bersihkan dengan bersin.
7. Alat- alat kemudian di keringkan atau di lap dan selanjutnya
PROSEDUR
di bungkus atau di kemas untuk di sterilkan.
8. Kantong tempat sampah infeksius segera diikat kuat, beri
tanda / label infeksius dan di buang ke tempat
pembuangan sampah setelah selesai melakukan
dekontaminasi.

1. Instalasi Rawat Jalan


2. Instalasi Rawat Inap
UNIT TERKAIT
3. Instalasi Kamar Operasi
4. Unit Sterilisasi