Anda di halaman 1dari 2

TUGAS INDIVIDU 1

(30 Mei 2022)

drg.Erina Fatmala

1. Pengertian Wawasan Kebangsaan


Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan
“Kebangsaan”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) dinyatakan bahwa
secara etimologis istilah “wawasan” berarti: (1) hasil mewawas, tinjauan, pandangan
dan dapat juga berarti (2) konsepsi cara pandang. Wawasan Kebangsaan sangat
identik dengan Wawasan Nusantara yaitu cara pandang bangsa Indonesia dalam
mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai
kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan (Suhady dan
Sinaga, 2006).
“Kebangsaan” berasal dari kata “bangsa” yang menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (2002) berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat,
bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri. Sedangkan “kebangsaan”
mengandung arti (1) ciri-ciri yang menandai golongan bangsa, (2) perihal bangsa;
mengenai (yang bertalian dengan) bangsa, (3) kesadaran diri sebagai warga dari suatu
negara.
Dengan demikian wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara
pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri
dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. 3 Wujud Bela Negara


a. Bidang Ideologi :
 Saling menghormati dan mencintai antarsesama manusia dengan selalu
melakukan kegiatan kemanusiaan, contohnya berdonasi pada korban
bencana alam
 Mengutamakan musyawarah dalam penyelesaian masalah yang
menyangkut kepentingan bersama, contohnya bermusyawarah dengan
tim puskesmas untuk mensukseskan vaksin penanggulan covid
b. Bidang Politik dan Hukum
 Turut serta menyukseskan pemilihan umum
 Bersikap kritis terhadap segala permasalahan
c. Sosial Budaya
 Mempererat hubungan baik antarwarga masyarakat dengan
mengembangkan sikap toleransi antar suku bangsa, agama, ras, dan
antargolongan
 Melestarikan adat istiadat dan budaya daerah

3. a. Isu Kritikal adalah : Menurut KBBI Isu adalah masalah yang dikedepankan untuk
ditanggapi, kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya.
Kritikal berasal dari kata kritis yang berarti keadaan krisis, penting, gawat, genting.
Sehingga Isu Kritikal adalah topik yang berhubungan dengan masalah-masalah
sumber daya yang memerlukan pemecahan disertai dengan adanya kesadaran publik
akan isu tersebut.

b.Teknik Tapisan Isu adalah : teknik pemilihan dan pemahaman terhadap isu
menggunakan kemampuan berpikir konseptual dan kritis. Alat bantu penetapan
kualitas isu dapat menggunakan teknik APKL (Aktual yaitu benar terjadi dan hangat
dibicarakan, Problematik yaitu menarik dan mendesak, Khalayak yaitu menyangkut
hajat hidup oarang banyak, Layak yaitu pantas, realistis dan sesuai kewenangan).
Selanjutnya alat bantu penetapan prioritas isu menggunakan metode USG (Urgency
yaitu tingkat urgensitas masalah, Seriousness yaitu tingkat keseriusan masalah,
Growth yaitu tingkat pertumbuhan masalah.

c.Teknik analisis isu adalah teknik lanjutan setelah memenuhi kriteria APKL dan
USG dalam analisis isu secara mendalam menggunakan sistem berpikir mind
mapping, fishbone, SWOT, dll.

4. 5 Rumusan isu kontemporer di Poli Gigi Puskesmas Kupang


a. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai perawatan
penambalan/tumpatan gigi
b. Rendahnya pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi mulut bayi dan anak
c. Tingginya angka karies pada siswa sekolah dasar
d. Tingginya angka gingivitis kronis pada ibu hamil
e. Belum optimalnya penggunaan dental unit dalam pelayanan kasus gigi dan
mulut

Anda mungkin juga menyukai